TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 383

Bebas April 2023, Karibnya Cerita Badan Anas Urbaningrum Lebih Berotot

0
Yunianto Wahyudi, Ketua DPD Partai Hanura Jatim, sahabat karib Anas Urbaningrum. foto : istimewa.

SURABAYA, TelusuR.ID – Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum akan bebas pada bulan April 2023. Ia selama ini mendekam di LP Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Sejak menghuni LP Sukamiskin, tak banyak berita tentang Anas Urbaningrum. Hanya sesekali akun @anasurbaningrum yang dikelola admin men-tweet sejumlah isu atau pun pemikiran Anas Urbaningrum. Terbaru Anas men-tweet ucapan Selamat Isra Mi’raj. “Dirikan Shalat, Tegakkan Keadilan dan Kemanusiaan”, dengan keterangan admin-pukul angkringan pak camat.

Lalu bagaimana kondisi Anas Urbaningrum saat ini. Ternyata secara fisik lebih berotot. Fakta ini disampaikan Yunianto Wahyudi, yang dikenal akrab dengan Anas sejak masih aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

” Mas Anas saat ini lebih berotot, karena lebih banyak waktu berolahraga. Itu yang saya lihat waktu jenguk di Sukamiskin,” kata Yunianto Wahyudi, dikutip dari channel youtube Jurnalis Nahdliyin Official yang dikelola Forkom Jurnalis Nahdliyin, Rabu (22/2/2023).

Ketua DPD Partai Hanura Jatim yang akrab disapa Masteng ini mengaku secara berkala rutin menjenguk Anas Urbaningrum di LP Sukamiskin Bandung. Menurutnya, selain banyak berolahraga, Anas juga banyak membaca buku.

Masteng menyebut selain lebih berotot, kulit sahabatnya itu juga jauh lebih gelap dari sebelumnya. Mungkin karena sering berjemur atau kena terik matahari.

“Alhamdulillah, secara fisik Mas Anas bagus. Karena beliau rajin nge-gym dan main badminton di Sukamiskin,” ujar Ketua Pimda Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Jawa Timur itu.

Untuk diketahui, Anas Urbaningrum segera bebas setelah permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang ia ajukan dikabulkan Majelis Hakim PK. Dengan demikian masa hukumannya berkurang dari 14 tahun menjadi 8 tahun.

Euforia kebebasan politikus asal Blitar itu sangat terasa dengan bertebarannya baliho bergambar Anas Urbaningrum yang bertuliskan “Tunggu Beta Bale !”.

Baliho yang diduga dipasang oleh loyalis Anas Urbaningrum itu sontak menjadi perhatian publik, karena beberapa diantaranya terdapat di sekitar Cikeas, Bogor, tak jauh dari kediaman Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. (*)

Disdikbud Jombang Lakukan Pembukaan Eskavasi Situs Pandegong Tahap IV

0

JOMBANG, TelusuR.ID     –     Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Senen S.Sos, menghadiri kegiatan pembukaan ekskavasi tahap IV di situs Pandegong, Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Kamis (16/02/2023).

Didampangi Sekretaris Disdikbud Jombang Bambang Rudy TJ dan Kepala Bidang Kebudayaan Dian Yunitasari, kegiatan pembukaan dilakukan di area situs diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan penggalian secara simbolis oleh pejabat yang hadir.

Kegiatan simbolik penggalian tanah oleh para Pejabat pada situs Pandegong, Mojowarno, Jombang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen S.Soe, menjelaskan ekskavasi tahap empat yang berlangsung hingga 26 Pebruari 2023 itu untuk menampakkan struktur utuh perwara atau bangunan candi pengiring situs utama candi Pandegong yang diperkirakan dibangun pada abad ke-10 Masehi.

“Setelah strukturnya berhasil dibuka secara keseluruhan pada 2021 dan 2022 kemarin, situs candi Pandegong ini akan kembali di ekskavasi tim BPCB Jawa Timur pada hari Jumat besok (17/02/2023), “tegasnya.

Seperti diketahui, ekskavasi terhadap candi Pandegong kali ini adalah tahap ke empat, menyusul ekskavasi tahap satu, tahap dua dan tahap tiga yang berlangsung pada 2021 dan 2022 lalu.

Ekskavasi candi Pandegong Tahap IV dilakukan untuk membuka material tanah yang masih menutupi sebagian candi perwara, terutama disisi bagian depan sebelah utara.

102 Kepala TK, SD, dan SMP Negeri Ikuti Pembinaan Dari Kepala Disdikbud Jombang

0

JOMBANG, TelusuR.ID     –     Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang menggelar pembinaan dinas bagi 102 Kepala Taman Kanak-kanak (TK) Negeri, Sekolah Dasar (SD) Negeri, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri se Kabupaten Jombang. Acara berlangsung di Aula 1 Disdikbud Jombang, Kamis (19/01/2023).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Senen S.Sos, mengatakan bahwa terjadinya arus reformasi birokrasi, dipastikan berakibat pada perubahan sistem secara fundamental.

Ditegaskan Senen, pada era sekarang, transparansi pengelolaan anggaran negara tidak hanya dimonopoli oleh kalangan birokrasi, tapi semua pihak berhak mendapatkan informasi berbasis keterbukaan publik tersebut.

“Kepala Sekolah harus menjadi contoh yang baik bagi Satuan Pendidikan. Bangun kerjasama dan kekompakan tim untuk meminimalisir kesalahan kerja, “tegasnya.

Selain dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, kegiatan bertajuk pembinaan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat Disdikbud Jombang. Antaralain Kepala Bidang Pembinaan SD dan Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan.

Disdikbud Jombang Gelar Workshop Seni Hadrah Tingkat SD/MI Dan SMP/MTsN SE Kabupaten Jombang

0

JOMBANG, TelusuR.ID     –     Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang melalui Bidang Kebudayaan menggelar Workshop Seni Hadrah Tingkat SD/MI dan SMP/MTsN se Kabupaten Jombang.

Workshop digelar di Aula Terbuka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang selama 2 hari yakni tanggal 25 dan 26 Januari 2023.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen S.Sos, berencana memecahkan rekor MURI 100.000 orang hadrah untuk menandai tahun baru Islam 1 Muharram.

Ini merupakan momen besar Kabupaten Jombang bisa menunjukkan dan membuktikan bahwa Kabupaten Jombang ini Kota Santri. Sesuai Visi dan Misi Kabupaten Jombang yang Berkarakter dan Berdaya Saing.

“Sasarannya peserta didik. Kita ingin meletakkan pondasi yang kuat pada anak-anak sejak usia Paud, SD, dan SMP. Membentengi mereka dari pengaruh negatif masyarakat, salah satunya dengan agama, “tegas Senen, S.Sos, mantan Camat Mojoagung dan Kepala BKDPP Jombang ini.

Disdikbud Jombang Gelar Sosialisasi Update Data Sarpras Pada Aplikasi Dapodik SMP

0

JOMBANG, TelusuR.ID     –     Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  (Disdikbud) Kabupaten Jombang menggelar sosialisasi update data sarana dan prasarana pada aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kabupaten Jombang.

Acara berlangsung di gedung Aula 2 Disdikbud Jombang, pada Kamis pagi (02/02/2023).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen S.Sos, mengatakan bahwa dana yang diterima Satuan Pendidikan tidak hanya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jombang, melainkan juga dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN), salah satunya yakni Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Kepala Sekolah, Waka Sarpras dan Operator Sekolah sama-sama mengawal ketika mengisi data Dapodik (Data Pokok Pendidikan), “tegasnya.

Pengisian sarpras pada Dapodik harus sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya. Dengan data itu, Pemerintah Pusat dapat menentukan Satuan Pendidikan mana yang berhak mendapatkan dana khususnya DAK.

“Adapun regulasi yang dipakai yakni regulasi dari Pusat, karena DAK bersumber dari dana pusat, “terangnya.

Dalam sosialisasi tersebut tampak hadir pula Safak Efendi Kepala Bidang Pembinaan SMP dan Indah Rochani Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasaran SMP. Adapun peserta sosialiasi adalah Kepala Sekolah, Waka Sarpras, dan Operator Sekolah SMP Negeri se Kabupaten Jombang.

 

Staf Ahli Gubernur Jatim Kunjungi Disdikbud Jombang, Sampaikan 4 Hal

0

JOMBANG, TelusuR.ID     –     Staf Ahli Gubernur Jawa Timur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Ahmad Jazuli melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rabu (08/02/2023).

Kunjungan mantan Sekdakab Jombang itu dilakukan dalam rangka memberikan dorongan dan motivasi kepada pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

“Hari ini kami melaksanakan beberapa agenda kegiatan di Jombang, sekaligus kami ingin bersilaturrahmi dengan rekan-rekan kami di Dinas Pendidikan, “ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, setelah menjadi imam sholat Dzuhur berjamaah di Masjid Pendidikan, Jazuli didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang memberikan motivasi kepada pegawai.

“Hari ini saya ingin berbagai tentang 4 hal faktor kebahagiaan yang telah disampaikan oleh nabi Muhammad SAW, “ucapnya.

Ia menjelaskan, 4 faktor yang menjadikan seseorang bisa bahagia adalah istri yang solikhah, anak yang baik, teman yang baik, dan mendapatkan rezeki di negeri sendiri.

“Semua itu tentu bisa kita raih dengan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, dzat yang memiliki segalanya, “terangnya.

“Mari kita luangkan waktu untuk beribadah, jangan beribadah menunggu waktu luang, “”tandanya.

Menyongsong Akreditasi Tahun 2024, 65 Sekolah Dasar Terima Sosialisasi Dari Disdikbud Jombang

0

JOMBANG, TelusuR.ID     –     Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang mengelar sosialiasi akreditasi Sekolah Dasar. Sebanyak 65 Kepala Sekolah Dasar Negeri dan Swasta dihadirkan di Aula 1 Disdikbud Jombang pada Kamis pagi (26/01/2023).

Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma, menyampaikan bahwa data akreditasi diambilkan dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Tidak tahu kapan data akan diambil. Satuan Pendidikan diminta fokus saja pada isian data-data yang ada pada Dapodik.

“Pada saat mengisi data di Dapodik, isian harus lengkap dan harus benar, “tegas Rhendra.

Rhendra menegaskan, Kepala Sekolah bertanggungjawab terhadap data-data yang diisikan pada Dapodik. Meskipun Operator Sekolah yang bertugas mengisi data, tetapi sebelum mensinkronkan data pada Dapodik pasti ada notifikasi ke Kepala Sekolah.

Selain itu Rhendra juga mengingatkan kembali bahwa guru dalam mengajar harap memperhatikan kondisi masing-masing siswa.

“Memberikan materi pembelajaran sesuai dengan keadaan anak-anak, sesuai dengan apa yang ada pada kurikulum merdeka, “ujar Rhendra.

Nursamsu, Narasumber sosialisasi akreditasi SD yang langsung Anggota Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah mengatakan bahwa akreditasi Sekolah Dasar menggunakan aplikasi Sispena (Sistem Penilaian Akreditasi).

“Visitasi akan dilakukan menurut data kinerja sekolah yang turun, “tandasnya.

Petani Jombang KESULITAN Beli SOLAR Bersubsidi

0
Petani Bingung Dengan Sisten Pembelian Solar Yang Ribet
Petani Bingung Dengan Sisten Pembelian Solar Yang Ribet

Jombang, Telusur.ID – Petani Jombang resah karena di musim tanam tahun ini, mereka harus menghadapi sulitnya untuk membeli solar bersubsidi, belum lagi prosedur  rumit yang harus dilalui oleh petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, terasa lengkap sudah penderitaan yang dialami oleh para petani Jombang .

 

Salah satu petani yang mengaku warga Desa Ploso geneng Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang , ketika di temui pada kamis (17-02-2022) menceritakan kesulitannya untuk membeli solar bersubsidi diseluruh SPBU yang berada di Kabupaten Jombang .

“Dulu cukup membawa surat dari Desa kita sudah dilayani walau di batasi cuma 20liter , akan tetapi sekarang kalau cuma membawa surat keterangan dari Desa tidak dilayani dan hal itu saya alami di seluruh pom bensin di kecamatan Jombang”. Ungkap petani yang berperawakan tinggi besar

 

Hal yang sama juga disampaikan oleh Mukiyo  (bukan nama sebenarnya) seorang buruh tani yang mengaku tidak mempunyai lahan sawah akan tetapi memiliki traktor untuk membajak sawah .

” Bertahun-tahun Mas saya bekerja sebagai buruh tani untuk menghidupi anak istri saya dengan mengandalkan mesin traktor satu-satunya milik saya itu , tapi dalam musim tanam kali ini saya terpaksa banyak menolak order dari pemilik sawah , hal ini karena saya kesulitan untuk membeli Solar bersubsidi di pom bensin “, ungkapnya

 

Kali ini giliran petani dari Desa Denanyar yang juga menceritakan kesulitannya dengan bahasa jawa logat Jombangan. Sebut saja pak Setu

” Mbiyen cukup surat tekan lurah wes didoli karo arek pom bensin, tapi saiki dijaluki maneh surat tekan PPL , lah wingi aku ketemu PPL tak jaluki surat iku jawabane ‘tak pelajarane riyen pak’, wis ruwet pokoke Cak.” Ungkap setu dengan nada kesal

 

Sedangkan salah satu karyawan SPBU yang berada di kecamatan Jombang Kota dan sempat di datangi oleh tim media , menjelaskan dirinya hanya di perintahkan oleh pihak management untuk tidak melayani pembelian solar yang dilakukan petani yang cuma membawa surat dari Desa .

 

Sedangkan pada hari Jum’at (18-02-2022) beberapa petani dengan di dampingi Yusuf As Sobi yang merupakan Ketua DPD lembaga Badan Komunikasi Nasional Desa se Indonesia (BKNDI) , mendatangi Kantor Dinas Pertanian Jombang .

“Kami dari BKNDI Kabupaten Jombang banyak mendapatkan aduan dari petani terkait sulitnya membeli solar bersubsidi” Terang Sobi .

 

Sobi juga menceritakan bahwa dirinya baru saja mendampingi beberapa petani mendatangi Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Jombang .

“Tadi saya dengan beberapa petani mendatangi Kantor Dinas Pertanian Jombang dengan harapan mendapatkan penjelasan prosedur terkait pembelian solar bersubsidi untuk petani, harapan kami tadi bisa bertemu dengan kepala Dinas Pertanian tapi ternyata  beliaunya lagi Dinas luar, akhirnya kami tadi di temui oleh Pak Yusuf yang merupakan Sekdin Pertanian Jombang”, ungkap Sobi

 

Lebih lanjut Sobi menceritakan bahwa jawaban atau penjelasan  yang didapatkan dari Sekdin Pertanian Jombang sangat tidak memuaskan .

” Sekdin mengatakan  bahwa aturannya adalah petani harus membawa surat keterangan dari Desa , membawa foto Alsintan yang dimiliki , mencantumkan luasan garapan petani dengan dilampirkan surat SPPT pajak  lahan tersebut , aturan ini sudah dikeluarkan oleh BPHMigas sejak tahun 2019 , tapi anehnya Sekdin Pertanian tadi mengatakan ke kami belum sekalipun hal itu di sosialisasikan ke petani tentu , dengan alasan petani tidak ada yang pernah menanyakan hal itu, bagaimana petani mau bertanya kalau hal tersebut tidak pernah di sosialisasikan, hal semacam ini tentunya sangat ironis”, Pungkas Sobi.

(Mu’in)

Puluhan Ribu Simpatisan Prabowo Tumpah Ruah di Jember

0
caption : Gus Fawait, Bambang Hariyadi (bertopi dan kaca mata) bersama pengurus Partai Gerindra Jember menyatu dengan puluhan ribu simpatisan Prabowo Subianto. foto : istimewa.

SURABAYA, TelusuR.ID – Tak kurang dari 23.000 orang simpatisan Prabowo Subianto tumpah ruah di Kabupaten Jember. Mereka merayakan rangkaian HUT Partai Gerindra ke -15 dengan melakukan jalan sehat bersama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Bendahara DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Muhammad Fawait mengatakan, meski Prabowo Subianto tidak bisa hadir secara fisik. Namun, beliau menitipkan salam kepada masyarakat Jember. Prabowo mengungkapkan Jember selalu ada di hati beliau.

“Alhamdulillah, meski Pak Prabowo tidak hadir secara fisik tapi masyarakat Jember yang merupakan simpatisan beliau tetap antusias. Ada sekitar 23.000 massa yang hadir. Angka itu berdasar data google form yang masuk ke panitia,” kata Muhammad Fawait, dalam keterangannya, Ahad (19/2/2023).

Politikus muda Partai Gerindra yang akrab disapa Gus Fawait itu menjelaskan, dalam kegiatan tersebut hadir pengurus DPP Partai Gerindra, Bambang Hariyadi. Bambang adalah Wakil Ketua komisi VII DPR RI yang juga putera daerah asli Jember.

Menurut Fawait, kegiatan jalan sehat ini juga bagian dari kampanye hidup sehat kepada masyarakat Kabupaten Jember. Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim ini mengkampanyekan jalan sehat, karena ini adalah olahraga yang murah meriah tapi menyehatkan.

Gus Fawait, Bambang Hariyadi (bertopi dan kaca mata) bersama pengurus Partai Gerindra Jember menyatu dengan puluhan ribu simpatisan Prabowo Subianto. foto : istimewa.

“Jalan sehat ini adalah olahraga yang murah meriah tapi sangat baik untuk tubuh kita. Ini adalah olahraga masyarakat yang harus terus dikampanyekan,” ujar Gus Fawait.

Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Jawa Timur ini mengaku terharu dengan antusiasnya masyarakat yang mengikuti jalan sehat. Ini menandakan Prabowo Subianto dan Partai Gerindra diterima oleh warga Jember.

Fakta ini tentu, membuat pihaknya optimistis Partai Gerindra menjadi pilihan masyarakat, khususnya Jember dan Jawa Timur secara umum. Gus Fawait melanjutkan, ini tak lepas dari pesan Prabowo Subianto agar kader dan anggota parlemen dari Gerindra harus menyatu dengan rakyat untuk mengetahui denyut kehidupan serta aspirasi rakyat.

“Ini acara yang diadakan oleh DPC Partai Gerindra Jember tapi antusias masyarakat sangat luar biasa. Ini selevel acara tingkat provinsi. Fakta ini memberi semangat optimistis Partai Gerindra menang pemilu 2024 dan mengantarkan Pak Prabowo menjadi Presiden RI ke-8,” pungkas kader Ansor Jatim tersebut. (*)

Polres Jombang Tangkap Oknum Perguruan Silat pelaku pengeroyokan

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Polisi menangkap seorang oknum pesilat di bawah umur diduga pelaku penganiayaan anggota perguruan lain di Jl Hasyim Asy’ari Kaliwungu, Jombang Jawa Timur.

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Aldo Febrianto mengatakan pelaku yang ditangkap berinisial MRE (16) warga Kecamatan Tembelang Jombang.

“Pelaku kita tangkap tadi malam. Dan masih ada dua orang lagi masih dalam pencarian, kita sudah kantongi identitasnya. Semoga segera tertangkap semuanya” kata Aldo, Selasa (14/2 2023) sore.

Aldo mengatakan modus operandi pelaku yakni diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban AIAD bersama anggota perguruan IKSPI kera sakti.

“Karena pelaku masih menyimpan dendam dengan perguruan dari pagar nusa, yang saat itu korban menggunakan atribut pagar nusa,” kata Aldo.

Ia menjelaskan, saat itu Minggu (12/3/2023) MRE bersama rombongan mengendarai motor baru saja bubaran pengesahan di Mojokerto dan perjalanan pulang ke Jombang.

“Ini mereka bubaran dari Mojokerto, kemudian rombongan dapat Whatsapp (WA) dari rekan-rekanya, terkait masalah pagar nusa, ” katanya.

Kebetulan waktu perjalanan pulang, di dekat Pasar Pon Jombang berpapasan dengan korban AIAD (21) warga Desa Gongseng Kecamatan Megaluh Jombang yang mengunakan atribut perguruan pagar nusa. AIAD saat itu dibonceng temannya yang tidak memakai atribut perguruan.

“Diteriaki dan dikejar sampai melewati rel kereta api. terjadi kejar-kejaran. Yang dikejar korban menggunakan atribut, sedangkan saksi (temannya) tidak dikejar karena tidak menggunakan atribut,” kata Aldo.

Menurut AKP Aldo, korban di kejar para pelaku kurang lebih 10 orang yang menggunakan sepeda motor dan berpakaian serba hitam. Sampai di depan minimarket indomaret Jalan Hasyim Asy’ari, terjadi aksi pengeroyokan.

“Korban dipukul pada kepala bagian belakang, punggung dan bahu kanan yang menyebabkan korban mengalami luka robek sabetan benda tajam, serta jaket atribut korban dirampas,” kata Aldo.

Menurut Kasat Reskrim, pelaku yang ditangkap melakukan aksi pemukulan pada bagian kepala korban. Sedangkan pelaku yang menyabetkan senjata tajam berinisial NYA (20) masih diburu.

Dalam ungkap kasus tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain handphone, visum, kaos perguruan, dobel stik, dan sepeda motor.

“Pelaku dijerat pasal 170 ayat (1) dan (2) ke-1 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkasnya

(Mu’in)