TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 114

Menteri PKP Luncurkan Program ‘Gentengisasi’, Gandeng Perajin Majalengka Pasok Kebutuhan Jabar

0

MAJALENGKA, TELUSUR.ID – Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) resmi memulai inisiatif besar bertajuk Program Gentengisasi di Provinsi Jawa Barat.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa para produsen genteng lokal dari Kabupaten Majalengka akan ditarik sebagai pemasok utama untuk memenuhi kebutuhan material perumahan rakyat di wilayah tersebut.

Langkah strategis ini disampaikan dalam agenda Buka Puasa Bersama dan Rapat Gentengisasi yang dihadiri oleh Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI), jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Pemerintah Kabupaten Majalengka.

Pertemuan tersebut juga melibatkan para pengusaha genteng dari sentra industri Jatiwangi yang legendaris.

Menteri yang akrab disapa Ara ini menekankan bahwa Program Gentengisasi bukan sekadar bantuan sosial atau charity. Sebaliknya, ini adalah program penguatan kualitas dan keberlanjutan ekonomi yang dirancang untuk memastikan UMKM lokal naik kelas dan industri dalam negeri semakin tangguh menghadapi persaingan global.

“Kita ingin multiplier effect-nya terasa secara nyata. Masyarakat sebagai konsumen merasa senang karena rumah tidak panas, sementara industri genteng lokal tumbuh pesat. Ini adalah sinergi yang saling menguntungkan,” tegas Ara dalam keterangannya, dikutip Telusur Minggu (1/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, tercapai kesepakatan mengenai harga jual genteng sebesar Rp 4.300 per unit hingga sampai di lokasi proyek untuk wilayah Jawa Barat. Salah satu pengembang bahkan telah menyatakan komitmen transaksi awal dengan nilai mencapai Rp 12,6 miliar untuk menyerap produk lokal ini.

Target ambisius telah dipatok, di mana transaksi perdana diharapkan dapat segera direalisasikan pada awal April mendatang. Kendati demikian, Ara memberikan catatan kritis kepada para pengrajin mengenai pentingnya menjaga kualitas produk dan kapasitas produksi agar mampu memenuhi permintaan pasar yang besar.

Pemerintah menetapkan standar tinggi, di mana genteng yang dipasok harus memiliki ketahanan minimal 15 tahun serta tahan terhadap cuaca ekstrem. Selain fungsional, nilai estetika juga menjadi perhatian, termasuk pengembangan model genteng flat untuk memenuhi tren desain perumahan minimalis modern saat ini.

Guna mendukung standarisasi tersebut, pemerintah daerah berkomitmen penuh memfasilitasi proses sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal ini krusial agar produk lokal Majalengka memiliki daya saing yang setara dengan produk industri skala besar di mata para pengembang nasional.

Sekretaris Daerah Jawa Barat menjelaskan bahwa tahapan SNI akan mencakup proses permohonan, verifikasi, hingga audit teknis. Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun telah menyiapkan tim pendampingan khusus bagi para pengusaha genteng agar mereka mampu memenuhi seluruh kriteria teknis secara menyeluruh.

Ke depannya, Program Gentengisasi ini akan diintegrasikan langsung pada proyek rumah subsidi serta rumah yang mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Sinergi antara pemerintah pusat, perbankan, dan pengembang diproyeksikan akan menjadikan Majalengka sebagai pusat logistik genteng nasional.

“Kita mulai dari Jawa Barat sebagai proyek percontohan. Jika model ini berhasil, kita akan segera melanjutkan ekspansi ke daerah lain seperti Jawa Tengah. Kuncinya terletak pada kualitas, konsistensi produksi, dan komitmen bersama,” pungkas Ara menutup arahannya.

Iran Berduka, Ayatollah Ali Khamenei Konfirmasi Gugur dalam Serangan Gabungan AS-Israel

0

TEHERAN, TELUSUR.ID – Dunia internasional diguncang oleh kabar duka dari Timur Tengah setelah Pemerintah Iran secara resmi mengonfirmasi wafatnya Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, pada Minggu (1/3/2026).

Khamenei dinyatakan gugur akibat serangan udara gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel. Media resmi Iran, IRIB, menyebutkan bahwa sosok tertinggi dalam revolusi Islam tersebut syahid saat berada di kediamannya, kompleks Beit Rahbari.

Menyusul pengumuman tragis tersebut, pemerintah Iran segera menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi sang pemimpin.

Suasana duka menyelimuti seluruh negeri di tengah ketegangan militer yang mencapai titik didih. Hingga saat ini, otoritas setempat masih terus melakukan koordinasi internal terkait langkah-langkah darurat pasca-insiden yang melumpuhkan jantung pemerintahan tersebut.

Militer Israel mengklaim bahwa serangan presisi tersebut tidak hanya menyasar Khamenei, tetapi juga melenyapkan sejumlah pejabat tinggi keamanan Iran.

Beberapa nama yang disebut turut menjadi korban antara lain Menteri Pertahanan, Komandan Garda Revolusi, serta Sekretaris Dewan Keamanan Iran yang merupakan penasihat terdekat Khamenei. Meski demikian, Teheran hingga saat ini belum memberikan konfirmasi resmi terkait status kematian para pejabat tinggi lainnya.

Beberapa jam sebelum pengumuman resmi dari Teheran, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah lebih dulu mengklaim keberhasilan operasi tersebut melalui platform Truth Social. Trump menyatakan bahwa Israel, dengan dukungan penuh intelijen AS, telah berhasil melacak dan menewaskan Khamenei.

Ia menegaskan bahwa teknologi pelacakan canggih yang mereka miliki tidak memberikan ruang bagi para pemimpin Iran untuk menghindar dari serangan tersebut.

Eskalasi serangan udara yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026) dimulai sesaat setelah matahari terbit, di mana ledakan dahsyat mengguncang ibu kota Teheran. Rekaman video yang beredar luas memperlihatkan kepulan asap hitam pekat membubung tinggi dari beberapa titik strategis.

Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk keras aksi tersebut sebagai pelanggaran berat terhadap kedaulatan nasional yang menyasar fasilitas militer dan area sipil.

Dampak kemanusiaan dari serangan ini dilaporkan sangat memprihatinkan oleh kelompok bantuan Bulan Sabit Merah Iran.

Data sementara menunjukkan lebih dari 200 orang tewas tersebar di berbagai wilayah yang menjadi target pemboman. Tim penyelamat masih terus bekerja di antara puing-puing bangunan untuk mencari korban yang kemungkinan masih terjebak di bawah reruntuhan fasilitas yang hancur.

Sebagai bentuk aksi balasan instan, Iran langsung meluncurkan gelombang rudal dan drone yang memperluas cakupan konflik ke level regional. Sirene peringatan serangan udara dilaporkan meraung-raung di hampir seluruh wilayah Israel, memaksa warga sipil untuk mencari perlindungan di bunker-bunker bawah tanah.

Aksi saling balas ini memicu kekhawatiran global akan terjadinya perang terbuka yang lebih besar di kawasan tersebut.

Dampak serangan balasan Iran ternyata juga merembet ke sejumlah negara Teluk, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, hingga Kuwait yang melaporkan adanya aktivitas proyektil di wilayah mereka.

Gejolak ini membuat stabilitas keamanan di jalur perdagangan energi dunia berada dalam ancaman serius, mengingat posisi strategis negara-negara tersebut dalam peta geopolitik global.

Sementara itu, Pemerintah Yordania mengonfirmasi telah mengambil tindakan defensif dengan menembak jatuh sedikitnya 49 drone dan rudal balistik yang melintasi wilayah udaranya.

Langkah ini diambil untuk melindungi kedaulatan dan keamanan warga Yordania dari ancaman proyektil yang menyasar target di luar batas negara mereka. Situasi di Timur Tengah saat ini tetap berada dalam status siaga satu dengan perhatian penuh dari komunitas internasional.

Menunggu Saat Berbuka Puasa, Ini Yang Dilakukan Satgas TMMD Reguler 127 Bersama Pemuda

0

Wonogiri,TelusuR.ID – Disela-sela padatnya kegiatan pengerjaan sasaran fisik pada pelaksanaan TMMD Reguler 127, anggota satgas meluangkan waktu istirahat sambil menunggu saatnya berbuka puasa untuk olahraga bola voli bersama pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Desa Kembang. Mereka berpartisipasi dalam pertandingan persahabatan volly yang sangat seru dan membangun kebersamaan antar anggota Satgas TMMD-127 dan masyarakat.

Pertandingan persahabatan volly yang digelar di lapangan desa Kembang ini bertujuan untuk mempererat hubungan sosial antara anggota Satgas TMMD-127 dengan anggota Karangtaruna. Kedua belah pihak bermain dengan semangat tinggi, menunjukkan sportivitas yang luar biasa dalam pertandingan tersebut. Sabtu sore (28/2/2026).

Letda Arm Vicky selaku Komandan SSK Satgas TMMD Reg 127 Kodim 0728/Wonogiri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk interaksi positif dan pendekatan kepada masyarakat.

“Kami ingin membangun kedekatan dengan pemuda setempat, sehingga memudahkan koordinasi dan sinergi dalam pelaksanaan program TMMD,” ujarnya dengan penuh antusias.

Selain mempererat tali persaudaraan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran fisik anggota Satgas TMMD-127. Olahraga bersama ini diharapkan dapat memberikan suasana yang lebih akrab dan memupuk rasa kebersamaan di antara mereka saat menunggu saat berbuka puasa.

“Walaupu bukan puasa, kegiatan olahraga bersama seperti ini sangat penting untuk menjaga kebugaran dan semangat juang kami dalam menjalani tugas di wilayah ini. Selain itu, kami berharap kegiatan seperti ini juga bisa memberikan motivasi positif bagi masyarakat setempat,” tambah Letda Vicky.

 

(Agus Kemplu)

Kabar Duka: Ketua Umum PP Fatayat NU Margaret Aliyatul Maemunah Wafat di Makamkan di Jombang

0

JAKARTA, TELUSUR.ID – Keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) tengah dirundung duka mendalam atas berpulangnya Margaret Aliyatul Maemunah, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Fatayat NU.

Tokoh perempuan muda yang dikenal inspiratif ini mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (1/3/2026) pukul 08.25 WIB di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, setelah menjalani perawatan intensif selama hampir dua pekan.

Informasi duka tersebut dikonfirmasi oleh sahabat almarhumah, Idy Muzayyad, mantan Anggota DPR RI sekaligus Komisioner BAZNAS RI. Kepergian Margaret di pagi hari bulan suci Ramadan ini menjadi kehilangan besar bagi organisasi otonom NU, mengingat dedikasi panjangnya mulai dari menjabat Ketua Umum PP IPPNU periode 2009-2012 hingga dipercaya memimpin Fatayat NU di tingkat nasional saat ini.

Margaret Aliyatul Maemunah yang juga merupakan istri dari Abdullah Mas’ud, pengurus Majelis Alumni IPNU, telah mendapatkan banyak simpati dan doa selama masa perawatannya. Doa bersama sempat dipanjatkan dalam berbagai forum besar, termasuk agenda SKKN KOPRI PMII hingga acara buka puasa bersama di kediaman Wamensesneg Juri Ardiantoro, namun rupanya Allah SWT berkehendak lain.

“Rupanya Allah SWT berkehendak lain. Insyaallah almarhumah husnul khotimah,” tulis Idy Muzayyad dalam pesan duka yang tersebar luas di kalangan aktivis dan kaum Nahdliyin dikutip Telusur.id.

Sepanjang masa perawatan di rumah sakit, dukungan moral terus mengalir dari rekan sejawat yang sangat mengharapkan kesembuhan bagi sosok yang gigih memperjuangkan hak-hak perempuan tersebut.

Berdasarkan informasi pihak keluarga, jenazah almarhumah akan disemayamkan dan disalatkan di Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat pada pukul 11.00 WIB. Prosesi ini memberikan kesempatan bagi para pelayat dan pengurus organisasi untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum jenazah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Jawa Timur.

Almarhumah rencananya akan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Pondok Pesantren Denanyar, Jombang, sebuah pusat pendidikan Islam bersejarah di Indonesia. Kepergian Margaret meninggalkan warisan pemikiran yang kuat mengenai pemberdayaan perempuan santri, yang selama ini menjadi fokus utama dalam khidmatnya untuk agama, bangsa, dan organisasi.

Duka mendalam juga dirasakan oleh kader di daerah, termasuk Ketua Fatayat Jombang, Ning Lailatun Ni’mah. Ia segera menginstruksikan seluruh kader Fatayat di Jombang untuk melakukan takziah dan memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah. “Semoga Allah melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada almarhumah, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan,” tutur Ning Eli, sapaan akrabnya.

Kini, sosok Margaret Aliyatul Maemunah akan terus dikenang sebagai teladan bagi generasi muda Nahdlatul Ulama dalam berorganisasi. Semangatnya yang tak pernah padam dalam menggerakkan IPPNU hingga Fatayat NU menjadi catatan sejarah penting bagi perjalanan kepemimpinan perempuan di lingkungan santri nusantara.

Tak Diragukan Lagi, Satgas TMMD 127 Kodim Wonogiri Cekatan Rehab Atap Rumah Milik Sarikem

0

Wonogiri,TelusuR.ID – Keterampilan Satgas TMMD ke-127 tidak diragukan lagi oleh warga Dusun Golo Desa Kembang, hal ini terlihat dari kecekatan dan kesiapan personel satgas TMMD saat mulai memasang genteng atap rumah Sarikem (67). Mereka bersama warga masyarakat Desa Kembang bahu membahu menaiki atap dan memasang genteng rumah, Minggu (1/3/2026).

Anggota Satgas TMMD ke-127 Sertu Tohani, yang dari awal diberi tanggung jawab pembongkaran dan pembangunan rehab RTLH milik Sarikem mengatakan, sebelumnya, pemasangan kayu usuk dan reng harus tepat sesuai ukuran, apabila tidak tepat akan mempengaruhi pemasangan atap genteng.

“Meski pada siang hari selesai istirahat, cuaca lumayan cukup panas saat berada diatas atap, tidak mengurangi semangat anggota TNI dan warga masyarakat saat pemasangan genteng tersebut,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sertu Tohani mengatakan, saat pemasangan genteng atap rumah diperlukan banyak personel sehingga kerjasama warga masyarakat sangat kita perlukan untuk mempercepat dan meringankan pengerjaannya, disinilah diperlukan kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat.

 

(Agus Kemplu)

Menko AHY Ingatkan Dampak Eskalasi Konflik Israel-Iran Terhadap Ekonomi dan Energi Dunia

0

JAKARTA, TELUSUR.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memperingatkan potensi dampak serius dari ketegangan militer antara Iran dan Israel.

AHY menilai konflik saling serang tersebut dapat mengganggu stabilitas kawasan, termasuk berdampak pada ekonomi global dan Indonesia.

Menurut AHY, eskalasi ini berisiko menimbulkan gangguan luas pada sektor-sektor strategis.

“Kita tetap mengantisipasi (dampaknya),” ujar AHY dalam keterangannya di Jakarta Pusat, dikutip Telusur Minggu (1/3/2026).

Ketegangan terbaru pecah setelah Amerika Serikat (AS) bergabung dengan Israel dalam melancarkan serangan udara dan laut ke sejumlah titik di Iran. Serangan gabungan Washington-Tel Aviv tersebut dilaporkan menyasar wilayah Teheran, termasuk area di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Operasi militer ini diklaim sebagai upaya untuk mengeliminasi ancaman dari rezim Iran. Merespons serangan tersebut, Iran melakukan aksi balasan dengan meluncurkan gelombang rudal dan drone ke wilayah Israel serta sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah.

Situasi ini meningkatkan ketidakpastian pada jalur perdagangan global. Kawasan strategis seperti Selat Hormuz, Bab al-Mandeb, dan Terusan Suez—yang merupakan urat nadi distribusi energi dunia—kini berada dalam bayang-bayang gangguan keamanan.

AHY menyoroti bahwa karakteristik perang modern yang menggunakan rudal jarak jauh membuat risiko semakin sulit diprediksi. Hal ini diyakini akan memberikan tekanan berat pada sektor ekonomi, khususnya terkait pasokan energi dunia.

“Karena memang ini akan menyebabkan, bukan hanya ke manusia, tapi juga akan menyebabkan berbagai hambatan yang berat di sektor ekonomi, termasuk energi dunia,” jelas AHY.

Selain sektor energi, Menko Infrastruktur ini juga menyinggung potensi gangguan pada industri penerbangan internasional jika eskalasi terus meluas. Faktor keamanan menjadi pertimbangan utama bagi penyedia jasa transportasi udara.

“Pasti maskapai-maskapai juga akan menghitung kembali, faktor keselamatan adalah nomor satu,” pungkasnya.

Konflik AS-Israel vs Iran Memanas: Ancaman Guncangan Global Intai IHSG Pekan Depan

0

JAKARTA, TELUSUR.ID – Eskalasi ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke wilayah Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Serangan ini diprediksi tidak hanya mengubah peta geopolitik dunia, tetapi juga memicu gelombang kepanikan di pasar keuangan global, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Mengutip laporan Reuters, operasi militer udara yang diluncurkan pasukan AS dan Zionis Israel tersebut secara spesifik menargetkan pusat kepemimpinan tertinggi Iran, yakni Ayatollah Ali Khamenei dan Presiden Masoud Pezeshkian. Serangan ini menandai keterlibatan langsung Washington dalam konfrontasi fisik yang selama ini lebih banyak terjadi lewat proksi.

Meski demikian, sumber internal yang mengetahui operasi tersebut melaporkan bahwa Ayatollah Khamenei tidak berada di Teheran saat rudal menghantam. Pemimpin tertinggi Iran tersebut dikabarkan telah dievakuasi ke lokasi rahasia yang lebih aman sesaat sebelum serangan dimulai, guna menghindari dampak langsung dari agresi udara tersebut.

Respons cepat segera datang dari Teheran melalui Garda Revolusi Iran yang meluncurkan serangan balik masif ke pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. Hujan rudal dan drone dilaporkan menyasar seluruh instalasi militer Amerika sebagai bentuk pembalasan atas serangan terhadap kedaulatan Iran.

Dampak ledakan keras bahkan dilaporkan terdengar hingga ke Abu Dhabi dan Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Mengingat UEA adalah produsen minyak utama dunia sekaligus sekutu dekat AS, keterlibatan wilayah ini dalam jangkauan konflik menciptakan kekhawatiran akut akan terganggunya rantai pasok energi global.

Pengamat pasar modal, Wahyu Laksono, menilai bahwa keterlibatan langsung AS dalam agresi ini membuat level ancaman jauh lebih serius dibandingkan ketegangan Iran-Israel sebelumnya. Situasi ini dinilai berpotensi menyeret sekutu-sekutu AS di Timur Tengah ke dalam pusaran perang terbuka yang luas.

“Ini jauh lebih serius. Melibatkan AS secara langsung berarti banyak negara sekutu di kawasan tersebut kini dalam posisi siap tempur melawan Iran. Dampak sistemiknya terhadap ekonomi global akan sangat terasa,” ujar Wahyu dalam keterangannya, Minggu (29/2/2026) dikutip Telusur.id.

Wahyu memperingatkan bahwa tanpa adanya de-eskalasi atau resolusi diplomatik segera, pasar saham dunia akan menghadapi “Senin Berdarah” pada perdagangan 2 Maret 2026. Tekanan jual masif diprediksi akan menghantam Wall Street, bursa global, dan tidak terkecuali IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Analisis ini muncul di tengah kondisi IHSG yang sebenarnya masih berusaha mencari kestabilan. PT Bursa Efek Indonesia mencatat bahwa sepanjang periode 23-27 Februari 2026, data perdagangan ditutup bervariasi dengan kecenderungan melemah secara tipis di akhir pekan kemarin.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menjelaskan bahwa meski IHSG terkoreksi 0,44 persen ke level 8.235,485, volume transaksi harian justru naik menjadi 51,02 miliar lembar saham. Hal ini menunjukkan adanya volatilitas yang tinggi sebelum ketegangan di Timur Tengah meledak.

Namun, kapitalisasi pasar BEI tercatat sudah menyusut 1,03 persen menjadi Rp14.787 triliun. Penurunan ini semakin diperparah dengan aksi jual bersih (net sell) investor asing yang mencapai Rp694,22 miliar hanya pada hari Jumat (27/2), mencerminkan sikap hati-hati pemodal besar terhadap risiko global.

Secara akumulatif sepanjang tahun 2026, investor asing telah mencatatkan net sell sebesar Rp9,51 triliun. Angka ini menjadi sinyal merah bahwa sentimen ketidakpastian geopolitik dapat mempercepat arus modal keluar dari pasar negara berkembang (emerging markets) menuju aset aman (safe haven).

Dengan pecahnya perang terbuka di Iran, pasar modal Indonesia kini berada dalam posisi rentan. Investor diharapkan meningkatkan kewaspadaan ekstra menghadapi pembukaan pasar pekan depan, mengingat komoditas minyak dan emas diprediksi akan melonjak tajam menyusul ketidakstabilan di jantung produsen energi dunia tersebut.

Tentu, melihat situasi geopolitik yang memanas antara AS-Israel dan Iran, pasar modal biasanya akan bereaksi dengan volatilitas tinggi (gejolak harga).

Berikut adalah ringkasan strategi investasi yang bisa dipertimbangkan oleh para investor untuk menghadapi pembukaan pasar pada Senin, 2 Maret 2026:

Strategi Investasi Menghadapi Gejolak Geopolitik

1. Rebalancing ke Aset Safe Haven

Dalam kondisi perang atau ketidakpastian global, investor cenderung menarik dana dari aset berisiko (saham) dan memindahkannya ke aset aman.

* Emas: Harga emas biasanya melonjak saat terjadi konflik bersenjata.

* Mata Uang Kuat: Dolar AS (USD) seringkali menguat sebagai pelarian nilai.

2. Pantau Sektor Energi dan Komoditas

Timur Tengah adalah jantung produksi minyak dunia. Serangan di wilayah tersebut (terutama jika mengenai infrastruktur minyak di Iran atau sekutu AS seperti UEA) akan memicu lonjakan harga minyak mentah dunia. Saham-saham perusahaan migas di IHSG berpotensi menjadi penahan koreksi indeks.

3. Hindari Keputusan Emosional (Panic Selling)

Meskipun IHSG diprediksi tertekan, hindari menjual seluruh portofolio secara terburu-buru di harga rendah. Perhatikan level support kuat IHSG. Jika penurunan terjadi karena sentimen global (bukan fundamental perusahaan), biasanya akan terjadi rebound teknikal setelah situasi sedikit mereda.

4. Siapkan Cash On Hand

Memiliki porsi tunai yang cukup sangat penting. Penurunan tajam akibat sentimen perang seringkali menjadi kesempatan “belanja” saham-saham blue chip dengan harga diskon (strategi buy on weakness) bagi investor jangka panjang.

5. Cermati Sektor Defensif

Sektor yang kurang terdampak oleh daya beli global seperti Consumer Goods (barang konsumsi pokok) dan Telekomunikasi biasanya lebih stabil dibandingkan sektor perbankan atau properti saat terjadi guncangan makroekonomi.

Sinergi Gus Lilur dan Tokoh Eksportir: Upaya Naikkan Kelas Rokok Madura di Kancah Internasional

0

PAMEKASAN, TELUSUR.ID – Industri hasil tembakau di Pulau Madura mulai menunjukkan taringnya di kancah internasional. Meski ribuan pabrik rokok menjamur di Pulau Garam, tantangan besar tetap ada pada ketatnya regulasi pasar global.

Hingga kini, hanya segelintir pelaku usaha lokal yang mampu menembus barikade hukum dan standar internasional untuk memasarkan produk mereka secara legal ke luar negeri.

Kondisi ini memicu HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, atau yang akrab disapa Gus Lilur, untuk mengambil langkah besar. Pemilik brand Rokok Bintang Sembilan tersebut kini tengah merancang peta jalan strategis guna menjadikan produk tembakau Madura sebagai pemain utama di level regional, sekaligus mendobrak dominasi merek-merek global.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Gus Lilur melakukan pertemuan intensif dengan seorang sosok pionir ekspor asal Pamekasan yang telah sukses menembus pasar Asia hingga Eropa. Pertemuan ini menjadi ajang transfer pengetahuan mengenai standar tinggi yang dibutuhkan agar produk lokal bisa diterima di pasar internasional secara resmi.

“Saya belajar banyak mengenai seluk-beluk tembakau, racikan saus, hingga manajemen pabrik yang harus memenuhi standar ekspor,” ujar Gus Lilur usai berdiskusi mendalam di Pamekasan, Sabtu (28/02/2026) dikutip Telusur.id.

Baginya, kualitas produksi adalah harga mati jika ingin bersaing dengan produsen rokok mancanegara. Gus Lilur mengungkapkan ambisi besarnya untuk mencetak sejarah baru dalam industri tembakau nasional.

Ia memiliki visi untuk membangun ekosistem bisnis rokok terbesar di Asia yang berbasis di Madura. Menurutnya, potensi bahan baku dan tenaga kerja di Madura sangat melimpah, namun selama ini masih terkendala oleh akses dan keberanian ekspansi.

“Banyak pabrik di Madura, tapi sangat sedikit yang punya nyali dan akses untuk menembus pasar ekspor. Padahal, potensi kita sangat besar untuk menjadi pemain dunia,” tambah pengusaha yang juga dikenal sebagai alumni pesantren di Jombang ini dengan nada optimis.

Dalam pertemuan tersebut, sang pionir ekspor pun dibuat terkejut dengan kesiapan infrastruktur bisnis yang dimiliki Gus Lilur. Pasalnya, Gus Lilur ternyata telah membangun jaringan distribusi yang sangat kuat di sembilan negara Asia, yang menjadi modal utama dalam melakukan penetrasi pasar secara masif.

Kesamaan visi ini akhirnya berbuah pada kesepakatan kerja sama strategis antara Gus Lilur dan sang pionir ekspor. Kolaborasi ini dirancang untuk mempercepat pengiriman produk rokok lokal ke luar negeri melalui jalur legal, sekaligus memastikan standarisasi produk tetap terjaga sesuai permintaan pasar internasional.

Langkah berani ini diharapkan mampu mendongkrak nilai tambah tembakau Madura secara signifikan. Dengan terbukanya keran ekspor, kesejahteraan petani tembakau dan buruh pabrik di wilayah Sumenep serta Pamekasan diprediksi akan meningkat seiring dengan naiknya permintaan produksi.

Kini, dengan jalur legal yang sudah terbuka lebar, rokok Madura bersiap menanggalkan citra sebagai produk kelas dua. Di bawah bendera Rokok Bintang Sembilan dan kepemimpinan Gus Lilur, komoditas lokal ini bertransformasi menjadi produk ekspor unggulan yang siap bersaing di panggung global.

Mensos Gus Ipul Tekankan Kolaborasi Lintas Elemen untuk Akurasi Data Sosial Ekonomi di Jombang

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen dalam memperbarui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri agenda sosialisasi di Pendopo Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu (28/2/2026).

Dalam kegiatan yang dihadiri Bupati Jombang Warsubi dan Wakil Bupati KH. Salmanuddin Yazid ini, Gus Ipul menegaskan bahwa akurasi data adalah fondasi utama. Tanpa data yang valid, program pengentasan kemiskinan dan penyaluran perlindungan sosial tidak akan pernah mencapai sasaran yang tepat.

Gus Ipul menjelaskan bahwa kehadiran para kepala desa, pendamping sosial, hingga operator perangkat desa dalam pertemuan tersebut adalah bentuk penguatan koordinasi.

“Sore ini kami memperkuat kolaborasi untuk menghadirkan data yang lebih akurat dan sesuai dengan kondisi lapangan,” ujar Gus Ipul kepada awak media.

Menurut Mensos, pemutakhiran data sosial ekonomi wajib dilakukan melalui dua jalur utama, yakni jalur formal dan jalur partisipatif. Jalur formal bergerak secara berjenjang mulai dari tingkat RT, RW, desa, hingga verifikasi di tingkat dinas sosial kabupaten/kota sebelum dikirim ke pusat.

Data yang terkumpul dari daerah nantinya akan diolah oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di Jakarta. Hasil pengolahan ini akan disajikan secara berkala setiap tiga bulan sekali untuk memastikan dinamika status ekonomi masyarakat terus terpantau oleh pemerintah pusat.

Gus Ipul memaparkan bahwa data tersebut disusun dalam peringkat desil satu hingga desil sepuluh. Dengan klasifikasi yang detail ini, pemerintah dapat lebih mudah menentukan skema intervensi, baik untuk program bantuan sosial maupun program pemberdayaan ekonomi lainnya.

Selain jalur birokrasi, Kementerian Sosial juga membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat aktif melalui jalur partisipatif. Warga dapat melaporkan ketidaksesuaian data melalui aplikasi “Cek Bansos” yang kini telah dilengkapi dengan fitur “usul-sanggah” secara mandiri.

Tak hanya aplikasi, Kemensos juga menyiagakan Command Center 24 jam dan layanan WhatsApp Center di nomor 08877-171-171. Saluran-saluran komunikasi ini disiapkan agar seluruh lapisan masyarakat bisa ikut serta mengawasi dan melaporkan realitas sosial di lingkungan mereka.

Langkah verifikasi faktual juga terus diintensifkan, di mana tim lapangan melakukan dialog langsung dengan penerima manfaat. Gus Ipul mengungkapkan, dari 12 juta warga yang diverifikasi langsung, ditemukan hampir dua juta orang yang ternyata sudah tidak layak lagi menerima bantuan.

Sebagai langkah inovasi, pemerintah kini tengah menyiapkan digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos). Transformasi ini didukung penuh oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan Tim Percepatan Transformasi Digital Pemerintah guna menjamin transparansi serta meminimalisir kebocoran anggaran.

Menutup keterangannya, Gus Ipul menegaskan bahwa meski kepala desa memiliki otoritas dalam memahami kondisi warga, jalur partisipasi publik tetap menjadi penyeimbang yang vital. “Setiap warga punya kesempatan untuk ikut memutakhirkan data ini agar makin solid dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Rumahnya Direhab TNI, Bocah 11 Tahun Turut Membantu Melansir Material

0

Wonogiri,TelusuR.ID – Di saat pelansiran material personel Satgas TMMD 127 Kodim 0728 Wonogiri bersama warga, tampak bocah berusia 11 Tahun itu, langsung membantu mengangkat batu bata bersama para prajurit.

Kehadirannya pun menjadi penyemangat tersendiri bagi anggota satgas yang tengah melaksanakan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) milik orang tuanya. Sabtu (28/2/2026).

Satria, siswa kelas lima Sekolah Dasar mengaku senang bisa membantu prajurit TNI yang sedang bekerja membangun rumah milik keluarganya. Ia juga menyampaikan ingin bercita-cita menjadi TNI.

“Senang bisa membantu TNI, karena desanya akan memiliki jalan baru yang lebih baik,” ujar anak ketiga dari empat bersaudara dengan nada polos.

Giyanto, orang tua Satria, menjelaskan bahwa putranya hampir setiap hari membantu para Tentara mengerjakan rumah kami. Satria sangat antusias melihat kegiatan para prajurit TNI yang bekerja membangun rumahnya.

Kehadiran Satria membantu satgas TMMD menjadi gambaran nyata bahwa kedekatan TNI dengan rakyat dalam program TMMD ini nyata adanya. Kebersamaan yang terjalin tidak hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebangsaan dan cita-cita generasi muda sejak dini.

Program TMMD ke-127 Kodim 0728 Wonogiri ini terus berjalan dengan semangat gotong royong antara Satgas dan masyarakat demi mewujudkan rumah keluarga Giyanto yang lebih nyaman, guna meningkatkan kesejahteraan warga Desa Kembang.

 

(Agus Kemplu)