TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 99

Setahun Kepemimpinan Khofifah-Emil, Relawan Baguss Santuni Puluhan Anak Yatim di Surabaya

0

SURABAYA, TELUSUR.ID – Sebagai bentuk rasa syukur atas genap satu tahun masa pemerintahan periode kedua Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, elemen relawan Barisan Gus dan Santri (Baguss) menggelar aksi sosial. Mereka menebar kebahagiaan dengan memberikan santunan kepada puluhan anak yatim di Kota Surabaya, Selasa (17/3/2026).

Acara yang dikemas dalam bingkai buka puasa bersama ini berlangsung khidmat di Hotel Khas Surabaya, kawasan Ampel. Sebanyak 25 anak yatim hadir untuk menerima santunan serta bingkisan lebaran sebagai bentuk kepedulian dari para santri dan gus di Jawa Timur.

Suasana kebahagiaan anak-anak tersebut semakin memuncak dengan kehadiran langsung Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Pria yang akrab disapa Mas Emil ini tampak menyapa dengan hangat satu per satu anak yatim serta ratusan undangan yang memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Mas Emil memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif yang dilakukan oleh relawan Baguss. Menurutnya, merayakan capaian pemerintahan dengan cara berbagi kepada sesama merupakan sebuah langkah yang sangat positif dan memiliki nilai spiritual yang dalam.

“Ini adalah bentuk rasa syukur yang sangat positif, yakni berbagi kebahagiaan dengan anak yatim. Insya Allah, dengan kekuatan doa anak yatim dan dukungan tulus para relawan, pemerintahan Khofifah-Emil dapat terus berjalan dengan baik,” ujar Mas Emil dikutip Telusur.id

Ia juga menambahkan bahwa dukungan moral dari elemen masyarakat seperti Baguss menjadi suntikan semangat bagi pemerintah provinsi. Fokus utamanya adalah terus konsisten dalam menjalankan program-program yang menyejahterakan seluruh warga Jawa Timur di berbagai sektor.

Sementara itu, Sekjen Baguss, Yusuf Hidayat, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memang diniatkan sebagai kado syukur atas satu tahun perjalanan Khofifah-Emil di periode kedua. Baguss sebagai salah satu elemen pendukung utama merasa perlu merayakan momentum ini dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pria yang akrab disapa Gus Yusuf tersebut menjelaskan bahwa kepedulian sosial ini bukan yang pertama kali dilakukan selama bulan suci. Sebelumnya, relawan Baguss telah bergerak masif di berbagai daerah untuk menyapa masyarakat melalui program pembagian panganan berbuka.

Tercatat, relawan Baguss telah mendistribusikan sebanyak 5.200 paket takjil sepanjang bulan Ramadan tahun ini. Aksi tersebut tersebar di beberapa titik strategis, mulai dari depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, hingga merambah ke wilayah Jombang dan Madiun.

“Di bulan yang penuh berkah ini, kami berkomitmen untuk terus berbagi kebahagiaan kepada masyarakat Jawa Timur. Hal ini sejalan dengan teladan yang sering diberikan oleh Ibu Khofifah yang memang gemar bersedekah,” jelas Gus Yusuf.

Kegiatan tasyakuran ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan berpengaruh di Jawa Timur. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan soliditas dukungan terhadap keberlanjutan program pembangunan yang sedang dijalankan oleh duet Khofifah-Emil.

Tampak hadir di antaranya adalah Senator DPD RI, Lia Istifhama, serta Ketua Umum Baguss yang juga Pengasuh Pesantren Tebuireng Putri, KH. Fahmi Amrullah Hadzik. Selain itu, jajaran Gus dan Lora pengurus Baguss dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur turut memberikan dukungan langsung.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kelancaran kepemimpinan di Jawa Timur. Semangat kolaborasi antara pemerintah dan elemen relawan ini diharapkan terus terjaga demi mewujudkan Jawa Timur yang lebih makmur dan berkeadilan bagi semua lapisan masyarakat.

Babinsa Simo Turun Langsung Amankan Pasar Takjil, Warga Nyaman Berburu Menu Berbuka

0

Boyolali, TelusuR.id – Guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 H, Babinsa Koramil 12/Simo, Sertu Heri Murjiyanto, melaksanakan patroli bersama Linmas di lokasi pasar takjil wilayah binaannya, Selasa (17/03/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.

Patroli dan monitoring dipusatkan di Lapangan Ketitang, Desa Simo, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali. Setiap sore hingga malam hari, kawasan ini ramai dipadati warga yang berburu aneka hidangan untuk berbuka puasa. Tingginya aktivitas masyarakat menjadikan kehadiran aparat sangat penting guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas.

Di sela kegiatan, Sertu Heri Murjiyanto juga aktif memberikan imbauan kepada para pedagang dan pengunjung agar tetap menjaga ketertiban, keamanan, serta kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi. Ia menegaskan bahwa kesadaran bersama sangat dibutuhkan agar suasana pasar takjil tetap kondusif dan nyaman bagi semua pihak.

“Keberadaan kami di tengah masyarakat bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga warga dapat beraktivitas dengan tenang selama Ramadan,” ungkapnya.

Sementara itu, Danramil 12/Simo Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Hariyanto, menegaskan bahwa kegiatan monitoring pasar takjil merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang rutin dilakukan oleh aparat kewilayahan. Menurutnya, kehadiran Babinsa di lapangan adalah bentuk nyata kepedulian TNI terhadap keamanan lingkungan masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan kegiatan masyarakat selama Ramadan berjalan dengan aman, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas,” tegasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Koramil 12/Simo berkomitmen terus mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman dan kondusif, khususnya selama bulan Ramadan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan penuh ketenangan.

 

(Agus Kemplu)

Jaga Kekhusyukan Ibadah, PLN Siagakan Ratusan Personel Kawal Pasokan Listrik Jombang Selama Lebaran 2026

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – PT PLN (Persero) UP3 Mojokerto memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Kabupaten Jombang menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil guna menjamin kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah serta merayakan momen lebaran tanpa gangguan kelistrikan.

Guna mengantisipasi segala potensi gangguan, PLN menetapkan masa siaga khusus yang berlangsung mulai tanggal 14 hingga 29 Maret 2026. Selama periode tersebut, seluruh kekuatan personel dan infrastruktur pendukung dikerahkan secara optimal di berbagai titik strategis.

Manajemen PLN mengoperasikan sedikitnya empat Posko Siaga Kelistrikan yang tersebar di wilayah Jombang. Posko-posko ini berfungsi sebagai pusat pemantauan sistem secara real-time sekaligus menjadi basis percepatan penanganan jika ditemukan kendala teknis di lapangan.

Kekuatan personel yang diterjunkan tidak main-main, yakni mencapai ratusan petugas yang terbagi dalam beberapa kualifikasi keahlian. Komposisi tersebut terdiri dari 34 pegawai struktural, 128 petugas pelayanan teknik, serta tim elite sebanyak 7 personel Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

Kehadiran tim PDKB menjadi sangat krusial karena mereka memiliki kemampuan untuk melakukan perbaikan jaringan tanpa harus memadamkan aliran listrik. Hal ini memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal meskipun sedang dilakukan pemeliharaan pada sistem utama.

Selain kesiapan sumber daya manusia, PLN juga menyiagakan beragam peralatan pendukung dengan teknologi terkini. Mulai dari unit genset kapasitas besar, Unit Gardu Bergerak (UGB), hingga Unit Kabel Bergerak (UKB) telah diposisikan pada status siap tempur di titik-titik rawan.

Dukungan sistem cadangan lainnya seperti Uninterruptible Power Supply (UPS) dan armada pelayanan teknik juga dipastikan dalam kondisi prima. Integrasi peralatan ini bertujuan untuk mempercepat waktu pemulihan atau recovery time jika terjadi gangguan darurat yang tidak terduga.

Fasilitas bagi pengguna kendaraan listrik pun tak luput dari perhatian pihak PLN guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik. Dua lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah disiapkan, yakni di PLN ULP Jombang dan Rest Area KM 695A Tol Jombang-Mojokerto.

Sektor religi mendapat perhatian khusus dalam skema pengamanan tahun ini, mengingat Jombang merupakan daerah pusat pesantren. Fokus pengamanan diarahkan pada masjid-masjid besar dan pondok pesantren yang menjadi pusat kegiatan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Manajer PLN UP3 Mojokerto, Muhammad Syafdinnur, menegaskan bahwa komitmen ini merupakan bentuk pelayanan prima bagi pelanggan. Pihaknya memahami betul karakteristik wilayah Jombang yang memiliki intensitas kegiatan keagamaan sangat tinggi menjelang lebaran.

“Jombang memiliki banyak pusat kegiatan keagamaan dan pondok pesantren. PLN berkomitmen memastikan pasokan listrik tetap andal agar seluruh aktivitas ibadah dapat berjalan lancar selama Ramadhan hingga Idul Fitri,” ujar Syafdinnur dalam keterangan resminya dikutip Telusur.id, Selasa (17/3/2026).

Di sisi lain, PLN tetap mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan jika melihat adanya potensi gangguan listrik di lingkungan sekitar. Layanan pengaduan tetap terbuka lebar melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123 yang beroperasi penuh selama 24 jam.

Melalui sinergi personel, peralatan yang lengkap, serta sistem yang terintegrasi, PLN UP3 Mojokerto optimistis dapat menghadirkan energi yang andal. Dengan demikian, seluruh lapisan masyarakat di Jombang dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh kedamaian, keamanan, dan kenyamanan.

Gubernur Khofifah dan 35 Ribu Jemaah Qiyamul Lail di Masjid Al Akbar, Doakan Perdamaian Dunia

0

SURABAYA, TELUSUR.ID – Suasana religius menyelimuti Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) saat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak melaksanakan Qiyamul Lail berjamaah, Selasa (17/3/2026). Ibadah di malam ke-27 Ramadan 1447 Hijriah ini diikuti oleh lebih dari 35 ribu jemaah yang memadati area masjid hingga selasar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat spiritualitas umat sekaligus menyemarakkan sepuluh malam terakhir Ramadan. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, di mana warga dari berbagai daerah berkumpul untuk mengejar keutamaan malam Lailatul Qadar dalam kebersamaan.

“Alhamdulillah malam hari ini adalah malam ke-27 Ramadan. Semoga Allah memberikan kesempatan, kesehatan, dan keikhlasan bagi kita untuk terus bergerak menyisir sepuluh hari terakhir bulan suci ini,” ujar Gubernur Khofifah di sela-sela kegiatan.

Dalam momentum yang penuh mustajabah tersebut, Gubernur Khofifah mengajak seluruh jemaah untuk tidak hanya berdoa bagi diri sendiri, tetapi juga bagi perdamaian dunia. Ia memberikan perhatian khusus pada eskalasi konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah yang kian memanas akhir-akhir ini.

Mantan Menteri Sosial ini berharap ketegangan yang melibatkan sejumlah negara besar seperti Iran, Amerika Serikat, dan Israel dapat segera mereda. Menurutnya, stabilitas global sangat krusial agar tidak berdampak pada aspek kehidupan lainnya, termasuk keamanan jalur internasional.

“Mudah-mudahan perang segera berhenti. Kita memohon agar Allah menurunkan kedamaian di muka bumi, terutama di bumi Arab Saudi, mengingat mereka tengah bersiap menerima tamu-tamu Allah untuk pelaksanaan ibadah haji,” tuturnya dengan nada penuh harap.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif ini menjelaskan bahwa syarat “istitha’ah” atau mampu dalam menunaikan ibadah haji tidak hanya soal finansial. Aspek keamanan dan keselamatan selama perjalanan pergi dan pulang dari Tanah Suci menjadi faktor penentu kelancaran rukun Islam kelima tersebut.

Khofifah mengkhawatirkan jika ketegangan geopolitik terus berlanjut, hal itu dapat mengganggu prosesi ibadah haji yang sudah dinantikan jemaah selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, doa bersama ini diharapkan menjadi kekuatan spiritual agar wilayah Timur Tengah kembali tentram dan kondusif.

“Kita bisa membayangkan proses menunggu antrean haji yang cukup lama. Jika ada gangguan keamanan, tentu akan menghambat kelancaran ibadah tersebut. Mohon doa agar Allah berikan ketenangan bagi semua hamba-Nya di muka bumi,” lanjut Khofifah.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi oleh sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jatim. Ia juga memotivasi jajaran pemerintahan untuk memanfaatkan momentum penghujung Ramadan sebagai sarana refleksi diri dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pelaksanaan Qiyamul Lail sendiri berlangsung sangat khidmat, diawali dengan muhasabah serta pembacaan zikir dan kalimat thoyibah. Rangkaian ibadah kemudian dilanjutkan dengan salat Tahajud, salat Tasbih, serta salat Hajat berjamaah yang dipimpin oleh Imam MAS, Ustadz Achmad Muzakki.

Usai rangkaian salat malam, Gubernur Khofifah beserta cucunya, Aila, dan Wagub Emil melanjutkan agenda dengan sahur bersama ribuan jemaah di selasar masjid. Pemprov Jatim melalui Dinas Sosial bahkan menyiapkan sekitar 10 ribu paket nasi sahur untuk dibagikan kepada masyarakat yang hadir.

Sebagai penutup, Gubernur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia serta relawan dari generasi Z yang telah membantu kelancaran acara. Kolaborasi lintas generasi ini dinilai menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan ibadah kolosal yang berjalan tertib dan penuh berkah tersebut.

Ansor Jatim Desak Polri Usut Tuntas Teror Air Keras Terhadap Wakil Koordinator KontraS

0

SURABAYA, TELUSUR.ID – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur menyatakan keprihatinan mendalam atas belum terungkapnya pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Hingga kini, identitas maupun motif di balik aksi keji tersebut masih menjadi misteri yang menyita perhatian publik.

Ketidakjelasan penanganan kasus ini memicu kekhawatiran serius mengenai jaminan keamanan bagi warga negara. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Sekretaris PW GP Ansor Jawa Timur, Zainuddin, yang menilai lambatnya pengungkapan kasus dapat mencederai rasa keadilan masyarakat.

Zainuddin menegaskan bahwa peristiwa yang menimpa aktivis kemanusiaan tersebut bukan sekadar tindak kriminal biasa. Menurutnya, metode serangan yang dilakukan menunjukkan adanya indikasi bahwa pelaku merupakan sosok yang memiliki perencanaan matang dan sangat terlatih dalam melakukan aksinya.

“Belum terungkapnya pelaku penyiraman air keras sampai saat ini mengindikasikan bahwa sosok tersebut adalah orang yang sangat terlatih. Namun demikian, kami tetap meyakini bahwa Polri memiliki kemampuan mumpuni untuk mengungkap siapa di balik peristiwa ini,” ujar Zainuddin, Selasa (17/3/2026) dikutip Telusur.id

Ansor Jatim memandang bahwa membiarkan kasus ini berlarut-larut tanpa kejelasan hukum adalah langkah yang berbahaya. Jika tidak ada tindakan tegas, dikhawatirkan akan muncul preseden buruk yang melegitimasi aksi kekerasan serupa di masa mendatang.

Ketidakpastian hukum dalam kasus ini dinilai berpotensi menciptakan atmosfer ketakutan di tengah masyarakat luas. Zainuddin memperingatkan bahwa setiap hari yang berlalu tanpa penangkapan pelaku adalah ancaman bagi rasa aman setiap individu di Indonesia.

“Jika peristiwa ini tidak bisa diungkap secepatnya, maka ini merupakan ancaman nyata bahwa hal serupa bisa menimpa siapa saja. Artinya, ini adalah alarm keras bagi kebebasan dan perlindungan warga negara,” tegasnya dengan nada serius.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa negara memiliki kewajiban konstitusional untuk hadir memberikan jaminan keamanan. Perlindungan tersebut harus mencakup seluruh elemen, terutama para aktivis masyarakat sipil yang selama ini konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial.

Para aktivis yang memperjuangkan nilai-nilai keadilan seringkali berada di posisi rentan, sehingga pengungkapan kasus Andrie Yunus menjadi ujian bagi profesionalisme aparat. Ketuntasan kasus ini akan menjadi tolok ukur sejauh mana negara menghargai peran pejuang hak asasi manusia.

Zainuddin juga menyinggung mengenai persepsi publik yang bisa berkembang liar jika keadilan urung ditegakkan. Ia menggarisbawahi pentingnya transparansi agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum tidak mengalami degradasi yang dalam.

“Wajar bila sebagian masyarakat menilai negara ini sedang tidak baik-baik saja jika kasus seperti ini buntu. Oleh karena itu, kami mendorong aparat penegak hukum untuk bekerja cepat, profesional, dan transparan dalam mengusut tuntas perkara ini,” lanjutnya.

Di sisi lain, PW GP Ansor Jawa Timur mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh spekulasi yang belum terbukti kebenarannya. Masyarakat diminta memberikan ruang bagi pihak kepolisian untuk bekerja secara maksimal sesuai prosedur yang berlaku.

Sebagai penutup, Zainuddin berharap proses hukum segera menemukan titik terang guna memulihkan kepercayaan publik. Penegakan hukum yang tanpa pandang bulu diharapkan menjadi pesan kuat bahwa segala bentuk kekerasan fisik terhadap warga negara tidak akan pernah ditoleransi di bumi Nusantara.

Cetak Generasi Anti-Bullying, Serda Awaludin Tanamkan Karakter di Pesantren Ramadhan SDN 2 Waru

0

Wonogiri,TelusuR.ID – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan secara maksimal oleh SD Negeri 2 Waru, Slogohimo, untuk membentengi mental para siswanya. Melalui kegiatan “Pesantren Ramadhan”, sekolah bekerja sama dengan Koramil 22/Slogohimo menggelar sosialisasi khusus bertajuk Character Building dan Bahaya Perundungan (Bullying) pada Selasa (17/3/2026). Kehadiran Serda Awaludin sebagai narasumber memberikan warna baru bagi para siswa, di mana nilai-nilai kedisiplinan militer dipadukan dengan pendekatan humanis untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

​Dalam paparannya yang komunikatif, Serda Awaludin menekankan bahwa perundungan adalah “racun” yang merusak masa depan. Beliau menjelaskan secara gamblang bahwa dampak bullying sangatlah luas; tidak hanya melukai fisik dan mental korban yang memicu kecemasan hingga penurunan prestasi, tetapi juga merusak karakter pelaku. Penekanan diberikan bahwa anak yang terbiasa melakukan bullying berisiko terjebak dalam perilaku menyimpang di masa depan. Pesan ini disampaikan dengan tegas namun merangkul, membuat suasana di Mushola Al-Hikmah menjadi penuh antusiasme.

​Acara ini turut dihadiri oleh tokoh penting desa dan pendidikan, mulai dari Kepala Desa Waru Bapak Wisnu Sejati, Kepala Sekolah SDN 2 Waru Ibu Suwarni, S.PdI., M.Pd, hingga jajaran komite sekolah. Kehadiran para stakeholder ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan dunia pendidikan dalam menjaga tumbuh kembang anak. Para orang tua dan guru diingatkan kembali akan peran vital mereka sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini dan mencegah terjadinya praktik perundungan di lingkungan sekitar.

​Kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar ini ditutup dengan sesi interaktif yang membuat para murid semakin memahami pentingnya saling menghargai sesama teman. Dengan pembekalan karakter sejak dini, diharapkan siswa-siswi SDN 2 Waru tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki empati tinggi dan berani menolak segala bentuk kekerasan. Semangat Ramadhan kali ini pun menjadi tonggak sejarah bagi Desa Waru dalam mencetak generasi emas yang bebas dari bayang-bayang perundungan.

(Agus Kemplu)

Rawat Spirit Toleransi, Ansor dan GAMKI Jatim Sowan ke Keluarga Almarhum Riyanto di Mojokerto

0

MOJOKERTO, TELUSUR.ID – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sebuah momen mengharukan terjadi di Kota Mojokerto. Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur bersama DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Jawa Timur menggelar kunjungan silaturahmi ke kediaman keluarga almarhum Riyanto, Senin (16/3/2026).

Langkah kolaboratif dua organisasi pemuda lintas agama ini bertujuan untuk memberikan penghormatan khusus kepada sosok yang dikenal sebagai pahlawan kemanusiaan. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua PW GP Ansor Jatim, H. Musaffa Safril, dan Ketua GAMKI Jatim, Arnold L. Panjaitan, tiba di gang sempit yang kini mengabadikan nama sang pejuang, Jalan Riyanto Gang Baru.

Suasana haru menyelimuti pertemuan yang berlangsung di rumah sederhana milik orang tua almarhum yang kini telah memasuki usia senja. Kehadiran para pemuda ini disambut hangat oleh pihak keluarga, menciptakan dialog penuh kekeluargaan yang menjembatani perbedaan keyakinan dalam satu napas persaudaraan.

Dalam kunjungan tersebut, Ansor dan GAMKI Jatim tidak sekadar berkunjung, namun juga menyerahkan donasi sebagai bentuk kepedulian nyata. Bantuan ini merupakan simbol rasa terima kasih dan apresiasi yang tak terputus atas jasa besar yang pernah ditorehkan oleh Riyanto bagi keutuhan bangsa Indonesia.

Nama Riyanto sendiri telah terpatri kuat dalam sejarah toleransi Indonesia. Anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) ini gugur saat menjalankan tugas pengamanan Malam Natal di Gereja Eben Haezer Mojokerto pada 24 Desember 2000 silam, akibat ledakan bom yang ia dekap demi menyelamatkan jemaat.

Ketua PW GP Ansor Jatim, H. Musaffa Safril, menegaskan bahwa kunjungan ini adalah ikhtiar untuk menjaga ingatan kolektif bangsa. Menurutnya, nilai-nilai kemanusiaan, keberanian, dan toleransi yang diwariskan almarhum harus terus dihidupkan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Almarhum Riyanto adalah simbol keberanian dan pengorbanan yang melampaui batas-batas identitas. Ia tidak hanya menjaga sebuah bangunan gereja, tetapi ia menjaga nyawa manusia, menjaga persaudaraan, dan menjaga Indonesia,” ujar Musaffa Safril dengan nada tegas.

Ia menambahkan bahwa momentum menjelang Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk berbagi kasih dengan keluarga almarhum. Baginya, memberikan dukungan moral kepada orang tua yang melahirkan sosok teladan adalah tanggung jawab moral seluruh elemen bangsa yang mencintai perdamaian.

Lebih lanjut, Musaffa ingin memastikan bahwa keluarga almarhum tidak merasa berjalan sendirian di masa tua mereka. Ansor, Banser, dan masyarakat luas berkomitmen untuk terus mendampingi dan menghormati keluarga sosok yang telah mengorbankan segalanya demi sesama.

Senada dengan itu, Ketua GAMKI Jatim, Arnold L. Panjaitan, memandang pengorbanan Riyanto sebagai fondasi penting bagi kehidupan berbangsa. Ia menilai sosok almarhum telah membuktikan bahwa keimanan seseorang justru menjadi dorongan terkuat untuk melindungi nyawa orang lain tanpa memandang latar belakang.

“Riyanto adalah pahlawan bagi kami semua. Beliau menunjukkan secara nyata bahwa iman tidak menghalangi kita untuk saling melindungi. Justru dari kedalaman iman itulah lahir keberanian untuk menjaga kehidupan bersama,” ungkap Arnold di hadapan keluarga almarhum.

Selain aspek sosial, perhatian terhadap keluarga Riyanto juga mencakup ranah kesehatan. Ketua PC Ansor Kota Mojokerto, dr. Rambo Garudo, memastikan bahwa orang tua almarhum telah mendapatkan akses layanan kesehatan prioritas di Rumah Sakit Kamar Medika Mojokerto untuk menjamin kesejahteraan fisik mereka di usia lanjut.

Kunjungan ini menjadi pengingat kuat bahwa meski dua puluh enam tahun telah berlalu sejak peristiwa kelam itu, semangat Riyanto tetap hidup. Aksi nyata dari Ansor dan GAMKI ini mengirimkan pesan perdamaian bahwa generasi muda lintas agama siap bersatu demi menjaga harmoni dan keutuhan NKRI.

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Astra Tol Jomo Siapkan Strategi Khusus Mudik Lebaran 2026

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Pengelola ruas tol Jombang-Mojokerto (Jomo) mulai memperketat kesiagaan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan pengguna jalan di ruas sepanjang 40,5 kilometer tersebut.

Pihak manajemen berkomitmen memastikan seluruh layanan infrastruktur dalam kondisi prima guna mendukung perjalanan masyarakat menuju kampung halaman. Fokus utama kali ini adalah mitigasi risiko genangan air dan penanganan darurat saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi di sepanjang jalur tol.

Department Head Operation, Maintenance, dan IT Astra Tol Jomo, Yuni Rihal, menjelaskan bahwa edukasi kepada pengguna jalan terus ditingkatkan secara masif. Salah satu poin utamanya adalah imbauan untuk menjaga batas kecepatan kendaraan saat hujan deras melanda area jalan tol.

Pihak pengelola meminta pengendara untuk segera menurunkan kecepatan di kisaran 60 hingga 70 kilometer per jam apabila jarak pandang berkurang akibat hujan. Langkah preventif ini dinilai krusial untuk mencegah terjadinya kecelakaan fatal atau aquaplaning di lintasan cepat.

Selain edukasi, tim lapangan juga disiagakan penuh selama 24 jam untuk memantau titik-titik rawan genangan air. Koordinasi cepat antarpetugas dilakukan agar penanganan di lokasi bisa segera dieksekusi tanpa harus menunggu laporan masuk dari pengguna jalan.

“Petugas kami siap melakukan penyudetan jika terjadi genangan air agar volume air cepat berkurang. Selain itu, perbaikan tali air juga terus kami lakukan secara intensif di lapangan,” ujar Yuni Rihal saat memberikan keterangan resmi, Selasa (17/3/2026) dikutip Telusur.id.

Sebagai langkah jangka panjang, Astra Tol Jomo sebelumnya telah melakukan pembersihan drainase secara rutin di sepanjang jalur. Penguatan lereng di beberapa titik strategis juga menjadi prioritas untuk menghindari ancaman longsor atau pergeseran tanah yang dapat menutup bahu jalan.

Pemeliharaan saluran penangkap air juga dioptimalkan guna mencegah luapan air masuk ke badan jalan utama. Yuni menegaskan bahwa seluruh infrastruktur pendukung drainase harus berfungsi 100 persen sebelum puncak arus mudik berlangsung pada akhir Maret mendatang.

“Pompa-pompa air portable juga sudah kami siagakan di titik-titik yang secara geografis rawan banjir. Semua langkah ini kami ambil agar perjalanan mudik masyarakat berjalan lancar tanpa terganggu faktor cuaca,” tambah Yuni.

Untuk skenario darurat yang lebih luas, pihak pengelola tidak bekerja sendiri. Astra Tol Jomo telah menjalin koordinasi erat dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk antisipasi bencana hidrometeorologi yang tidak terduga.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kewaspadaan ekstra memang diperlukan pada periode 19 hingga 21 Maret 2026. Wilayah Jawa Timur diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang secara merata.

Kondisi cuaca pada tanggal 19-21 Maret tersebut diperkirakan mencapai puncaknya pada sore hari, sehingga pemudik disarankan memantau prakiraan cuaca terkini sebelum memulai perjalanan. Data BMKG menunjukkan kelembapan udara yang tinggi memicu pertumbuhan awan konvektif yang signifikan di wilayah sekitar Jombang dan Mojokerto.

Pada Lebaran 2026 ini, Tol Jomo diperkirakan akan dilalui sekitar 1,14 juta kendaraan, naik 1,45 persen dibandingkan tahun lalu. Dengan lonjakan volume tersebut, kesiapan infrastruktur dan respons cepat terhadap cuaca menjadi kunci utama kelancaran arus mudik di Jawa Timur.

Pastikan Mudik Aman dan Lancar, Kasdim Boyolali Bersama Forkopimda Cek Kesiapan Pos Pam Lebaran

0

Boyolali,TelusuR.ID – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri, Kasdim 0724/Boyolali Mayor Inf Sri Suraya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Boyolali melaksanakan pengecekan Pos Pengamanan (Pos Pam) Lebaran di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Boyolali. Senin ( 16/03/26)

Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi lintas instansi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik. Pengecekan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama momentum Idulfitri.

Kasdim 0724/Boyolali Mayor Inf Sri Suraya mengatakan, pengecekan Pos Pam penting dilakukan untuk memastikan seluruh personel yang bertugas dalam kondisi siap, baik dari sisi kesiapsiagaan maupun kelengkapan fasilitas pendukung yang ada di lapangan.

“Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel yang bertugas di Pos Pam benar-benar siap menjalankan tugasnya. Harapannya, masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dapat merasa aman, nyaman, dan terlindungi selama di perjalanan,” ungkapnya.

Selain memantau kesiapan petugas, rombongan Forkopimda juga meninjau langsung fasilitas yang tersedia di pos pengamanan, mulai dari sarana komunikasi, perlengkapan kesehatan, hingga kesiapan pengaturan lalu lintas di titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan.

Menurutnya, sinergitas antarinstansi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan serta kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran. Ia pun mengapresiasi dedikasi para personel yang tetap siaga menjalankan tugas demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kami berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.

Kegiatan pengecekan tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan semangat kepada para petugas yang berjaga di Pos Pam, sekaligus memastikan bahwa masyarakat yang melintas benar-benar merasakan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan rasa aman selama perjalanan mudik Lebaran.

 

(Agus Kemplu)

Jelang Nyepi Babinsa Imbau Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama

0

Sragen, TelusuR.ID – Sertu Adi Babinsa Desa Girimargo Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan umat Hindu yang tengah melaksanakan ritual penyucian diri menggunakan air sumber menjelang perayaan Hari Raya Nyeni,Senin 16/03/2026. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, di mana umat Hindu datang ke sumber mata air untuk melakukan pembersihan diri secara lahir dan batin sebagai bagian dari rangkaian persiapan menyambut hari suci Nyepi.

Dalam kesempatan itu, Sertu Adi turut menyapa dan berbincang dengan para tokoh agama serta warga yang mengikuti ritual tersebut. Melalui Komsos tersebut, Ia menyampaikan pesan agar seluruh masyarakat tetap menjaga kerukunan antar umat beragama serta saling menghormati dalam menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Adi juga mengapresiasi kegiatan keagamaan( tersebut karena mencerminkan nilai-nilai spiritual serta budaya yang terus dijaga oleh masyarakat. Ia berharap menjelang perayaan Nyepi, situasi di wilayah tetap aman, damai, dan penuh toleransi antar warga.

Kegiatan Komsos yang dilakukan Adi ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan dengan seluruh elemen masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, rukun, dan saling menghargai antar umat beragama.

 

(Agus Kemplu)