TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 85

Menko Pangan Dorong Percepatan Makan Bergizi Gratis di Madrasah dan Pesantren

0

JOMBANG, Telusur.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah berbasis keagamaan. Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Zulhas ini saat meninjau langsung pelaksanaan program di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Jombang, Jumat (10/4/2026).

Dalam kunjungan kerja di Jombang, Zulhas melakukan perbandingan kesiapan antara sekolah umum dan madrasah. Sebelumnya, ia telah memantau distribusi makanan di SMA Negeri 2 Jombang untuk memastikan standar gizi yang diterima para siswa telah sesuai dengan regulasi pemerintah.

Zulhas mengungkapkan adanya ketimpangan distribusi yang cukup mencolok antara sekolah umum dan sekolah berbasis agama. Berdasarkan pantauannya, banyak sekolah umum yang sudah menjalankan program ini dalam waktu yang relatif lama, sementara madrasah baru saja memulai.

“SMA tadi sudah lama mendapatkan makanan bergizi, sedangkan di MAN 1 Jombang ini informasinya baru hari ini dimulai. Ini yang menjadi catatan penting bagi kami untuk segera dievaluasi,” kata Menko Pangan di hadapan awak media.

Menyikapi temuan tersebut, Zulhas mengaku telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Ia meminta lembaga tersebut untuk melakukan akselerasi penyaluran MBG, khususnya bagi lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama dan pondok pesantren.

Data menunjukkan bahwa cakupan layanan MBG untuk sekolah berbasis agama saat ini baru mencapai angka sekitar 15 persen. Angka ini tertinggal jauh jika dibandingkan dengan sekolah umum yang cakupan layanannya telah menyentuh hampir 85 persen secara nasional.

“Tsanawiyah, Aliyah, hingga pondok-pondok pesantren harus dipercepat. Jangan sampai ada ketimpangan layanan, karena semua anak bangsa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan asupan gizi yang berkualitas di sekolah,” sambung Zulhas.

Zulhas juga sempat berkelakar mengenai adanya “protes” kecil dari para siswa madrasah yang merasa distribusi di sekolah mereka terlambat dibandingkan sekolah umum. Menurutnya, antusiasme siswa adalah bukti bahwa program ini sangat dinantikan manfaatnya.

“Anak-anak di madrasah sempat bertanya, kenapa mereka baru mulai sekarang padahal sekolah umum sudah ada yang jalan enam sampai tujuh bulan. Aspirasi ini yang memicu kami untuk menekan BGN agar lebih responsif terhadap sekolah agama,” ungkapnya.

Meski pelaksanaannya baru dimulai, Zulhas memberikan apresiasi terhadap kualitas menu yang disajikan di MAN 1 Jombang. Ia menilai komposisi makanan yang diberikan sudah memenuhi standar empat sehat lima sempurna yang sangat layak untuk menunjang pertumbuhan remaja.

“Sangat layak dan bergizi. Menunya lengkap, ada protein dari chicken katsu, ada karbohidrat, sayuran, buah-buahan, hingga susu. Ini komposisi yang ideal untuk mencetak generasi yang sehat dan cerdas,” ulas Zulhas saat meninjau kotak makan siswa.

Di sisi lain, Kepala MAN 1 Jombang, Hj. Saadatul Athiyah, menyambut baik kehadiran program ini di instansinya. Ia merasa bersyukur karena beban ekonomi orang tua siswa kini sedikit teringan berkat adanya jatah makan siang gratis dari negara.

“Kami sangat senang dan berterima kasih. Paling tidak, program ini mengurangi pengeluaran harian anak-anak untuk membeli makan siang, sehingga uang sakunya bisa dialokasikan untuk kebutuhan pendidikan lainnya,” ujar Ning Atik, sapaan akrabnya.

Ia merinci bahwa terdapat sekitar 1.500 pelajar di sekolahnya yang kini terdaftar sebagai penerima manfaat MBG. Jumlah tersebut mencakup seluruh siswa dari jenjang kelas X hingga kelas XII yang tengah menempuh pendidikan di MAN 1 Jombang.

“Saat ini total penerima ada 1.500 anak. Namun, jika nanti kakak kelas XII sudah lulus, jumlahnya akan menyesuaikan kembali menjadi sekitar 1.000 anak, karena rata-rata setiap jenjang di sekolah kami terdiri dari 500 siswa,” pungkasnya.

Sambangi MAN 1 Jombang, Menko Pangan Zulkifli Hasan Bakar Semangat Siswa Madrasah

0

JOMBANG, Telusur.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja yang berkesan di Kabupaten Jombang pada Jumat (10/4/2026). Di sela agenda resminya, pria yang akrab disapa Zulhas ini menyempatkan diri menyambangi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Jombang untuk memberikan motivasi langsung kepada ratusan pelajar.

Kehadiran Menko Pangan di sekolah tersebut tidak sendirian. Ia tampak didampingi oleh Anggota DPR RI Abdul Hakim Bafagih, Tenaga Ahli Menko Pangan Ning Ema Ummiyatul Chusnah, serta pasangan pimpinan daerah, Bupati Jombang Warsubi dan Wakil Bupati Salmanudin Yazid.

Dalam orasi motivasinya, Zulkifli menekankan bahwa para siswa madrasah harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Ia menyebut menjadi pelajar madrasah adalah sebuah keberuntungan besar karena kurikulum yang didapatkan jauh lebih lengkap dibandingkan sekolah umum lainnya.

“Siswa-siswi madrasah harus bangga. Di sini, kalian tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan umum secara mendalam, tetapi juga dibekali pondasi agama yang kuat sebagai bekal kehidupan,” ujar Zulkifli di hadapan para siswa yang antusias.

Ketua Umum PAN ini kemudian berbagi kisah personal untuk membakar semangat para siswa. Ia mengungkapkan bahwa dirinya merupakan produk asli pendidikan madrasah, sebuah fakta yang menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan agama tidak membatasi seseorang untuk menjadi pejabat negara.

Zulkifli menceritakan bahwa ia adalah alumni Pendidikan Guru Agama (PGA), institusi yang dulu merupakan gabungan antara Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah. Ia mengenyam pendidikan selama enam tahun di sana sebelum sistem tersebut dipisah menjadi MTs dan MA pada tahun 1986.

“Lulusan MAN itu hebat-hebat, jangan pernah merasa rendah diri. Sejarah telah membuktikan banyak tokoh besar di negeri ini lahir dari rahim madrasah dan mampu berkontribusi nyata bagi bangsa,” tuturnya dengan nada optimistis dikutip Telusur.id.

Ia pun mencontohkan tokoh nasional asal Jawa Timur, Dahlan Iskan, sebagai salah satu bukti nyata kesuksesan alumni madrasah. Menurutnya, kegigihan dan etos kerja yang dibentuk di lingkungan madrasah menjadi modal berharga di dunia profesional.

Suasana semakin cair saat Zulkifli menantang para siswa untuk maju ke depan sebagai bentuk keberanian dan kebanggaan diri. Ia memberikan kuis spontan seputar pemahaman agama, mulai dari ilmu fikih, sejarah Islam (tarikh), hingga syarat dan rukun Islam.

Salah satu siswi bernama Diva menunjukkan keberaniannya dengan naik ke atas panggung. Dengan tenang, ia menjawab berbagai pertanyaan sulit mengenai Tarikh Islam dan Fikih yang diajukan langsung oleh sang Menteri.

Atas keberanian dan kecerdasannya, Diva mendapatkan apresiasi khusus berupa sebuah tablet dari Zulkifli Hasan. Hadiah tersebut diberikan sebagai simbol dukungan terhadap pemanfaatan teknologi dalam menunjang proses belajar siswa di era digital.

Zulkifli menegaskan bahwa kunci kesuksesan bukan hanya soal kecerdasan akademik semata. Menurutnya, ada tiga pilar utama yang harus dimiliki setiap individu jika ingin mencapai puncak karier atau cita-cita yang diimpikan.

“Orang sukses itu adalah mereka yang berani melangkah maju dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Jangan pernah takut untuk bertanya jika ingin memahami dunia lebih luas,” tegas Menko Pangan tersebut.

Sebagai penutup, ia mengingatkan para siswa agar tidak melupakan aspek spiritual dan akhlak. Ia menekankan bahwa sehebat apa pun usaha seseorang, doa restu dari orang tua dan bimbingan dari para guru adalah kunci keramat yang akan membukakan pintu kesuksesan di masa depan.

Gas Pol !! Dandim Boyolali lepas 71 Armada Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Desa Makin Ngebut

0

Boyolali, TelusuR.ID – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus memperlancar operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Boyolali terus menunjukkan progres nyata. Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, secara simbolis menyerahkan kendaraan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di halaman Makodim 0724/Boyolali, Kamis (09/04/2026).

Sebanyak 71 desa menerima bantuan kendaraan berupa pikap 4×4 Scorpio dari PT Agrinas Pangan Nusantara. Armada berwarna putih bertuliskan “Koperasi Merah Putih” ini menjadi pengiriman tahap awal untuk mendukung distribusi hasil pertanian dan mempercepat aktivitas ekonomi di tingkat desa.

Dandim menjelaskan, dari total 138 titik yang telah mencapai progres pembangunan 100 persen, baru 71 kendaraan yang didistribusikan pada tahap pertama. Sementara sisanya direncanakan akan disalurkan pada tahap kedua yang ditargetkan akhir bulan ini.

Selain kendaraan, pemerintah juga mulai mencicil pendistribusian sarana prasarana pendukung seperti pendingin ruangan (AC) dan rak gerai guna menunjang operasional koperasi.

Lebih lanjut disampaikan, target pembangunan KDKMP di Kabupaten Boyolali mencapai 267 unit yang tersebar di desa dan kelurahan di 22 kecamatan. Hingga saat ini, sebanyak 250 koperasi telah berhasil dibangun. Adapun beberapa kendala yang masih dihadapi di antaranya terkait status lahan hijau serta proses hibah aset milik pemerintah daerah kepada desa.

Meski pengelolaan operasional kendaraan bukan menjadi ranah kami, Dandim berharap armada tersebut benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya. “Kami berharap kendaraan ini dapat menunjang mobilitas dan kegiatan ekonomi masyarakat desa secara maksimal,” ujarnya.

(Agus Kemplu)

Babinsa Berinteraksi Dengan Para Ibu dari Balita Di Posyandu

0

Sragen,TelusuR.ID – Babinsa Koramil 07/Ngrampal Kodim 0725/Sragen Serda Linggar terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatany masyarakat dengan menghadiri kegiatan Posyandu Asoka VI Dukuh Pedaan RT 04 Desa Bener Kec Ngrampal. Dalam kesempatan tersebut, Linggar turut berinteraksi langsung dengan para ibu yang memiliki balita, sekaligus memberikan imbauan agar lebih aktif mengikuti kegiatan Posyandu. (09/04/2026)

Linggar menyampaikan bahwa kehadiran balita di Posyandu sangat penting untuk memantau tumbuh kembang anak secara berkala, mulai dari penimbangan berat badan, pemberian imunisasi, hingga pengecekan kesehatan lainnya.
“Kami mengajak seluruh orang tua yang memiliki balita agar rutin datang ke Posyandu, karena ini sangat bermanfaat untuk memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan terhindar dari masalah gizi,” ujarnya.

Selain itu,Linggar juga memberikan motivasi kepada para ibu agar tidak merasa malas atau ragu untuk datang ke Posyandu, karena kegiatan ini merupakan bentuk perhatian bersama terhadap generasi penerus bangsa. Ia juga mengapresiasi kader Posyandu yang telah aktif memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan kehadiran Babinsa di tengah kegiatan Posyandu, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan balita serta mempererat hubungan antara TNI dan warga di wilayah binaan.

(Agus Kemplu)

Babinsa Balepanjang Aktif Dampingi Pembangunan KDKMP Diwilayah

0

Wonogiri,TelusuR.ID – Dalam upaya mendukung peningkatan perekonomian masyarakat, Koptu Winarno selaku Babinsa Balepanjang dari Koramil 15/Jatipurno Kodim 0728/Wonogiri turut serta membantu proses pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang berlokasi di Desa Balepanjang, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah binaannya.

Tanpa mengenal lelah Koptu Winarno terjun langsung melaksanakan pembangunan fasilitas koperasi yang diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

“Dengan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Balepanjang ini dapat berjalan lancar dan segera dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama.”tegas Koptu Winarno.

(Agus Kemplu)

Pasca Lebaran, Serda Djoko Cek Toko bahan Kue & Plastik

0

Surakarta,TelusuR.ID – Dalam rangka memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok tetap aman dan harga tetap stabil Babinsa Serengan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serda Djoko Riyadi melaksanakan pemantauan dan Cek langsung Toko Plastik dan Bahan Kue milik Ibu Hutami di Jln. Yos Sudarso kelurahan Serengan Kecamatan Serengan Kota Surakarta, Kamis pukul 10.00 Wib (09/04/2026).

Kegiatan ini dilakukan dengan menyambangi para pedagang serta berdialog langsung untuk mengetahui kondisi stok dan perkembangan harga plastik yang melonjak pesat. Beberapa komoditas yang menjadi perhatian antara lain harga plastik yang menjadi keluhan penjual es dikarenakan semua naik semua.

Djoko menyampaikan bahwa pemantauan ini bertujuan untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan barang maupun lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat

(Agus Kemplu)

Transformasi Dramatis Jakarta: Dulu Rawan, Kini Masuk Jajaran Kota Teraman ASEAN

0

Jakarta, TelusuR.ID — Koordinator Nasional Komrad Pancasila, Antony Yudha Benusu, menyampaikan apresiasi sekaligus penegasan bahwa Jakarta kini menunjukkan transformasi nyata sebagai salah satu kota paling aman di kawasan ASEAN.

Menurut Antony, capaian tersebut menjadi jawaban atas berbagai keraguan publik yang selama ini kerap memandang ibu kota sebagai wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.

“Ini bukan sekadar angka atau peringkat, melainkan bukti bahwa kerja nyata, ketegasan aparat, serta kolaborasi dengan masyarakat mampu mengubah wajah Jakarta secara signifikan,” ujarnya kepada TelusuR.ID melalui Press rilis elektronik 9 April 2026.

Ia menilai penguatan program keamanan yang dilakukan secara konsisten menjadi fondasi penting dalam menciptakan rasa aman di tengah kompleksitas kehidupan perkotaan.

“Jakarta hari ini bukan lagi kota yang bisa diremehkan dari sisi keamanan. Ini merupakan hasil dari keberanian dalam mengambil langkah tegas serta penerapan strategi yang tepat,” lanjutnya.

Meski demikian, Antony mengingatkan bahwa keberhasilan ini tidak boleh membuat semua pihak terlena. Ia menekankan pentingnya menjadikan momentum ini sebagai pijakan untuk mencapai target yang lebih tinggi.

“Jika hari ini Jakarta telah masuk jajaran kota teraman di ASEAN, maka target berikutnya harus jelas: menjadi yang terbaik. Tidak ada alasan untuk berhenti di posisi kedua,” tegasnya.

Komrad Pancasila juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga momentum ini melalui peningkatan kesadaran kolektif, disiplin sosial, serta peran aktif dalam menjaga ketertiban, baik di ruang publik maupun ruang digital.

“Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama. Ketika masyarakat bergerak bersama, Jakarta tidak hanya menjadi kota yang aman, tetapi juga simbol kekuatan Indonesia di mata dunia,” tutup Antony.

Babinsa Pererat Silaturahmi dengan Warga Lewat Ngopi Bersama di Warung

0

Sragen,TelusuR.ID – Dalam upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat di wilayah binaannya, Babinsa Kel. Kroyo Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen Serka Sunardi melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dengan cara yang sederhana namun penuh makna, yakni berkumpul bersama warga di warung kopi milik Ibu Sumiyati Kampung Talangrejo Kel. Kroyo Kec. Karangmalang, Rabu (08/04/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan pada waktu santai, di mana Babinsa duduk bersama warga sambil menikmati secangkir kopi. Suasana akrab dan penuh kehangatan terlihat saat obrolan ringan mulai mengalir, membahas berbagai hal mulai dari kondisi lingkungan, keamanan wilayah, hingga perkembangan kegiatan masyarakat sehari-hari.

Menurut Sunardi, warung soto maupun kopi menjadi salah satu tempat yang efektif untuk menjalin kedekatan dengan warga. Melalui komunikasi yang santai dan terbuka, Sunardi dapat lebih mudah menyerap informasi, mengetahui situasi dan kondisi wilayah, serta mendengar langsung aspirasi maupun keluhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Sunardi juga menyampaikan imbauan agar warga selalu menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan.

(Agus Kemplu)

Detail Kian Matang, Pengerjaan Risplang Jembatan Gantung Garuda Dikebut

0

Boyolali,TelusuR.ID – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali terus menunjukkan progres positif. Pada Rabu (08/04/2026), pekerjaan difokuskan pada pembuatan risplang penahan cor sebagai bagian penting dalam proses pengecoran struktur jembatan.

Terlihat di lapangan, anggota TNI bersama warga bekerja sama memasang papan risplang dengan teliti.

Papan-papan tersebut disusun dan dipaku untuk membentuk batas cor agar hasil pengecoran nantinya rapi, kuat, dan sesuai ukuran yang telah direncanakan.

Pengerjaan risplang ini menjadi tahapan krusial sebelum proses pengecoran dilaksanakan. Ketelitian dalam pemasangan sangat menentukan kualitas konstruksi, sehingga dikerjakan secara hati-hati dengan memperhatikan kekuatan dan kerapian.

Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus menjadi kunci percepatan pembangunan.

Diharapkan, Jembatan Gantung Garuda ini nantinya dapat segera dimanfaatkan warga sebagai akses vital yang memperlancar aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat setempat.

(Agus Kemplu)

HPN 2026: Bupati Jombang Ajak Insan Pers Perangi Hoaks di Era Digital

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Bupati Jombang, Warsubi, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jombang yang secara konsisten mengawal marwah jurnalistik. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Resepsi dan Malam Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Hotel Yusro Jombang, Rabu (8/4/2026).

Dalam suasana penuh kehangatan, Warsubi mengawali sambutannya dengan ungkapan syukur atas terselenggaranya acara yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat tersebut. Mengingat kegiatan berlangsung di bulan Syawal, ia juga memanfaatkan momentum ini untuk mempererat tali silaturahmi dengan para insan media.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Jombang, saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Semoga pertemuan malam ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi benar-benar mempererat kebersamaan dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkap Warsubi dengan tulus dikutip Telusur.id, Kamis (9/4/2026).

Bagi Warsubi, agenda tahunan yang digelar PWI Jombang memiliki makna yang mendalam bagi keberlangsungan demokrasi di daerah. Ia menegaskan bahwa pers bukan sekadar pelengkap, melainkan pilar keempat demokrasi yang memiliki fungsi strategis dalam mengawal roda pemerintahan.

Ia menilai pers memegang peran krusial sebagai pengawas kebijakan, penyedia informasi akurat, sekaligus jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. “Kegiatan ini adalah pengingat pentingnya peran pers dalam menjaga transparansi serta akuntabilitas di pemerintahan,” tambahnya.

Menyoroti tema HPN 2026, “Pers Sehat dan Berdaya: Strategi Adaptif, Kreatif, serta Inovatif untuk Tetap Konsisten di Era Digitalisasi,” Warsubi menyebut poin-poin tersebut sangat relevan. Menurutnya, dunia jurnalistik saat ini sedang menghadapi tantangan besar akibat pergeseran teknologi yang begitu masif.

Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang beralih ke platform digital diakui Warsubi telah mengubah segalanya. Informasi kini mengalir tanpa henti secara real-time, namun sayangnya sering kali muncul tanpa melalui proses verifikasi atau check and re-check yang ketat.

“Fenomena hari ini menunjukkan setiap individu bisa menjadi produsen berita. Kondisi ini seperti pedang bermata dua, karena berpotensi besar memunculkan hoaks, disinformasi, hingga polarisasi yang merugikan ruang publik kita,” tegas orang nomor satu di Jombang tersebut.

Guna menjawab tantangan itu, Warsubi menekankan bahwa kehadiran jurnalis yang profesional dan berintegritas menjadi harga mati. Pers dituntut untuk terus adaptif terhadap teknologi namun tetap teguh memegang teguh Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sebagai panglima dalam berkarya.

Ia berharap para jurnalis tidak larut dalam arus kecepatan tanpa mengindahkan akurasi. Menurutnya, publik sangat membutuhkan sosok insan pers yang mampu menjaga kualitas informasi tanpa harus kehilangan nilai-nilai dasar jurnalistik yang edukatif dan mencerahkan.

Lebih jauh, Bupati Jombang ini mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para wartawan, untuk berdiri di garda terdepan dalam memerangi penyebaran berita bohong. Baginya, hoaks adalah ancaman nyata yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saya mengajak kita semua untuk bersama-sama memerangi hoaks. Mari kita hindari pemberitaan yang tidak bertanggung jawab karena dampak negatifnya bisa sangat destruktif bagi kondusivitas wilayah kita,” imbuhnya dengan nada serius.

Selain masalah integritas, Warsubi juga mendorong PWI Jombang untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum. Sinergitas ini dianggap penting untuk menciptakan iklim informasi yang sehat demi mendorong kemajuan pembangunan di Kabupaten Jombang.

Sebagai penutup yang manis, Warsubi melantunkan sebuah pantun sebagai bentuk penghormatan bagi profesi wartawan: “Mendaki gunung jalannya terjal, sampai puncak terasa bahagia. Selamat Hari Pers Nasional, pilar keempat yang harus dijaga.”