Jakarta, TelusuR.ID — Koordinator Nasional Komrad Pancasila, Antony Yudha Benusu, menyampaikan apresiasi sekaligus penegasan bahwa Jakarta kini menunjukkan transformasi nyata sebagai salah satu kota paling aman di kawasan ASEAN.
Menurut Antony, capaian tersebut menjadi jawaban atas berbagai keraguan publik yang selama ini kerap memandang ibu kota sebagai wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.
“Ini bukan sekadar angka atau peringkat, melainkan bukti bahwa kerja nyata, ketegasan aparat, serta kolaborasi dengan masyarakat mampu mengubah wajah Jakarta secara signifikan,” ujarnya kepada TelusuR.ID melalui Press rilis elektronik 9 April 2026.
Ia menilai penguatan program keamanan yang dilakukan secara konsisten menjadi fondasi penting dalam menciptakan rasa aman di tengah kompleksitas kehidupan perkotaan.
“Jakarta hari ini bukan lagi kota yang bisa diremehkan dari sisi keamanan. Ini merupakan hasil dari keberanian dalam mengambil langkah tegas serta penerapan strategi yang tepat,” lanjutnya.
Meski demikian, Antony mengingatkan bahwa keberhasilan ini tidak boleh membuat semua pihak terlena. Ia menekankan pentingnya menjadikan momentum ini sebagai pijakan untuk mencapai target yang lebih tinggi.
“Jika hari ini Jakarta telah masuk jajaran kota teraman di ASEAN, maka target berikutnya harus jelas: menjadi yang terbaik. Tidak ada alasan untuk berhenti di posisi kedua,” tegasnya.
Komrad Pancasila juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga momentum ini melalui peningkatan kesadaran kolektif, disiplin sosial, serta peran aktif dalam menjaga ketertiban, baik di ruang publik maupun ruang digital.
“Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama. Ketika masyarakat bergerak bersama, Jakarta tidak hanya menjadi kota yang aman, tetapi juga simbol kekuatan Indonesia di mata dunia,” tutup Antony.



