TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 111

Hadapi Tantangan Global, Guru Didorong Perkuat Nalar Siswa Melalui Matematika

0

MAMUJU, TELUSUR.ID – Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sulawesi Barat, Sutikno, mengeluarkan peringatan penting mengenai kesiapan generasi muda Indonesia dalam menghadapi persaingan global yang kian ketat.

Ia menekankan bahwa guru, khususnya di Mamuju, harus berani mendobrak tradisi hafalan rutin dan mulai fokus pada pengembangan kemampuan bernalar siswa secara mendalam.

Menurut Sutikno, kemampuan bernalar bukan sekadar kecakapan akademis, melainkan kompetensi dasar yang diakui secara internasional. Tanpa kemampuan ini, “Generasi Emas” Indonesia dikhawatirkan hanya akan menjadi penonton di tengah pesatnya kemajuan teknologi dan arus informasi dunia yang sangat dinamis.

“Anak-anak Indonesia harus memiliki daya nalar yang kuat agar mampu berdiri sejajar dengan bangsa lain. Tugas utama guru kelas di tingkat sekolah dasar adalah memastikan fondasi nalar ini terbangun melalui pengajaran matematika dan literasi membaca yang tepat,” ujar Sutikno di MAN 1 Kabupaten Mamuju, Kamis (5/3/2026) dikutip Telusur.id.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pembukaan Pelatihan Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka). Agenda strategis yang berlangsung intensif pada 2-7 Maret 2026 ini bertujuan membekali para pendidik dengan senjata pedagogi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Sebanyak 50 guru dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) terlibat aktif dalam kegiatan ini. Dukungan penuh mengalir dari berbagai lini, mulai dari Dinas Pendidikan Mamuju, Kanwil Kemenag Sulbar, hingga Bank Indonesia perwakilan Sulawesi Barat dan Anggota DPR RI, H. Muhammad Zulfikar Suhardi.

Sutikno menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar guru saat ini adalah bagaimana mengubah persepsi matematika dari sekadar angka menjadi alat bantu berpikir. Ia menegaskan bahwa pendekatan yang spesifik dan benar adalah kunci utama dalam mentransformasi cara pikir siswa di kelas.

Di level dasar, Sutikno sangat merekomendasikan metode Konkret-Gambar-Abstrak. Metode ini dianggap paling efektif untuk membangun logika anak secara bertahap. “Siswa tidak bisa dipaksa memahami konsep abstrak secara instan; nalar mereka harus dipancing melalui objek nyata sebelum masuk ke dunia simbol,” jelasnya.

Senada dengan itu, narasumber dari Yayasan Penggerak Indonesia Cerdas, Dhitta Puti Sarasvati, menyoroti bahwa antusiasme guru adalah motor penggerak perubahan. Menurutnya, kegairahan guru dalam mendalami matematika secara benar akan menular pada motivasi siswa untuk belajar dengan cara yang lebih menyenangkan dan logis.

“Jika guru mampu menyajikan matematika dengan metode yang benar, siswa akan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara logika. Hal ini sangat penting karena dunia saat ini tidak lagi mencari penghafal, melainkan pencari solusi atau problem solver,” ungkap Dhitta.

Dhitta juga memberikan refleksi kritis terhadap kondisi ruang kelas di tanah air. Ia mencermati masih banyak praktik pengajaran matematika yang justru tidak mencerminkan prinsip-prinsip belajar matematika yang substansial, sehingga potensi nalar kritis siswa sering kali tumpul di tengah jalan.

Melalui pelatihan intensif ini, para guru dibekali prinsip-prinsip pembelajaran yang membuat kelas matematika menjadi lebih hidup. Tujuannya jelas: membentuk siswa yang mampu berpikir kritis, logis, sistematis, serta memiliki kemampuan analisis yang tajam dalam memecahkan berbagai persoalan kompleks.

Sebagai penutup, putri ekonom Rizal Ramli ini mengingatkan bahwa kemampuan bernalar adalah tiket utama agar siswa Indonesia tidak tertinggal jauh dari negara-negara maju. “Tanpa kemampuan nalar yang kompetitif, anak-anak kita akan sulit mengejar ketertinggalan global. Inilah saatnya kita berbenah demi masa depan bangsa,” pungkasnya.

Kemenhan Tinjau Lokasi Yonif Teritorial Pembangunan di Juwangi, Langkah Awal Perkuat Pertahanan dan Dongkrak Ekonomi Boyolali

0

Boyolali,TelusuR.id – Upaya memperkuat sistem pertahanan negara sekaligus mendorong percepatan pembangunan kawasan terus digencarkan. Salah satunya melalui rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) yang akan ditempatkan di Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali.

Tim dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melakukan peninjauan langsung ke calon lokasi pembangunan Yonif TP, (05/03/2026)

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Letkol Czi Vipbrian, S.T., M.Han dan turut didampingi Kasdim 0724/Boyolali Mayor Inf Sri Suraya, Dandenzibang Surakarta serta jajaran terkait.

Dalam keterangannya, Letkol Czi Vipbrian menyampaikan bahwa proses administrasi pembangunan Yonif TP telah dihimpun dan diteruskan ke komando atas untuk segera ditindaklanjuti. Ia menegaskan bahwa tertib administrasi menjadi faktor penting guna menjamin keterbukaan, legalitas, dan kelancaran seluruh tahapan pembangunan. “Administrasi sudah kami himpun dan teruskan. Prinsipnya, semua harus tertib dan sesuai prosedur,” ujarnya.

Peninjauan tidak hanya sebatas observasi visual, tetapi juga dilanjutkan dengan pengukuran batas wilayah, pemetaan udara menggunakan drone, serta kajian teknis lapangan oleh tim Kemenhan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus meminimalisasi potensi kendala di kemudian hari.

Dukungan penuh juga datang dari pemerintah desa. Kepala Desa Pilangrejo menyatakan bahwa kehadiran Yonif TP bukan hanya memperkuat stabilitas keamanan, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan infrastruktur serta roda perekonomian masyarakat. “Ini bukan hanya tentang pertahanan, tetapi tentang masa depan pembangunan Juwangi secara umum,” ungkapnya optimistis.

Sementara itu, Kasdim 0724/Boyolali Mayor Inf Sri Suraya menegaskan kesiapan TNI dalam mendukung langkah strategis ini sebagai bagian dari upaya penempatan satuan permanen di wilayah yang dinilai strategis. Kehadiran Yonif TP diharapkan menjadi bagian dari sistem pertahanan modern yang terintegrasi dengan pembangunan daerah.

Dari sisi pengelolaan kawasan, Administratur Perhutani KPH Telawa Juwangi, Heri Nur Affandi, menyatakan pada prinsipnya Perhutani mendukung program strategis pemerintah, termasuk rencana pembangunan satuan teritorial TNI AD. Namun, ia menekankan bahwa seluruh proses penggunaan kawasan hutan harus tetap mengacu pada regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku agar fungsi hutan tetap terjaga.

Melalui survei dan pendampingan lintas instansi ini, diharapkan proses perencanaan pembangunan Yonif TP dapat berjalan lancar, transparan, dan akuntabel. Lebih dari sekadar pembangunan satuan militer, kehadiran Yonif TP di Juwangi diharapkan menjadi simbol sinergi antara pertahanan negara, pembangunan daerah, dan pelestarian lingkungan.

 

(Agus Kemplu)

Mbah Surat : Alhamdulillah Sekarang Kalau Hujan Tidak Bocor Lagi Berkat TMMD 127 Kodim Wonogiri

0

Wonogiri, TelusuR.ID – Mbah Surat (64) warga Dusun Kembang Desa Kembang dan Bpk Taman (58) warga Dusun Sapatan Desa Kembang, begitu terharu dan bahagia, atas segala nikmat yang telah diterimanya saat Anggota satgas mendatangi dua dari sepuluh penerima bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TMMD Reguler 127 Kodim 0728/Wonogiri. Rabu (4/3/2026).

Dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 127 TA2026 Kodim 0728/Wonogiri telah memberikan bantuan berupa pembangunan rehab RTLH milik Mbah Surat dan bapak Taman, yang awalnya atap rumahnya banyak yang rusak dan bocor apabila hujan, sekarang sudah di ganti dengan yang baru dan sudah tidak bocor lagi.

Suatu nikmat yang diluar dugaan, sangat membuat dirinya kaget hingga tak percaya. Bercampur aduk apa yang dirasakan oleh kedua warga tersebut sehingga dirinya sangat bersyukur dan bahagia. Apalagi bantuan yang diterima saat ini benar-benar luar biasa, karena dibangun dari nol hingga selesai 100 persen.

“Saya sangat bahagia atas semua nikmat yang telah diberikan. Nikmat dan berkah yang sungguh luar biasa bagi kami sekeluarga. Hanya rasa terima kasih dan doa syukur saya panjatkan kepada sang pencipta atas limpahan Rahmat dan Hidayah yang diberikan kepada kami.

Selain itu ucapan Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang begitu peduli kepada keluarga kami sehingga saat ini rumah yang tidak layak huni dirubah menjadi rumah yang bagus, rapi dan bersih,” ungkap Pak Taman.

(Agus Kemplu)

Sepekan Jelang Penutupan TMMD Ke 127 TA 2026, Kodim 0728/Wonogiri Gelar Rakor Bersama OPD Terkait

0

Wonogiri,TelusuR.ID – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke – 127 TA 2026 Kodim 0728/Wonogiri di Desa Kembang Kecamatan Jatipurno Kab. Wonogiri, telah memasuki hari ke 21 dari 30 hari rencana pelaksanaan TMMD.

Untuk mempersiapkan upacara penutupan TMMD, bertempat di ruang Mandiri Dinas PMD kabupaten Wonogiri, Kodim 0728/Wonogiri beserta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan OPD terkait menggelar rapat kordinasi (Rakor). Rabu (4/3/2026) yang lalu.

Kegiatan rakor dihadiri Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, Kepala Dinas PMD Kabupaten Wonogiri Djoko Purwidyatmo serta dihadiri oleh, Danramil 15/Jatipurno Kapten Inf Budiono beserta Forkopincam Jatipurno dan segenap OPD terkait.

Dandim mengatakan, pelaksanaan penutupan TMMD Ke -127 TA 2026 rencananya akan dilaksanakan serentak pada Rabu 11 Maret 2026 mendatang di lapangan Sigitan Desa Kembang, untuk gladi kotor dilaksanakan tanggal 10 Maret 2026, dan kegiatan upacara penutupan dijadwalkan pukul 09.00 WIB.

Kegiatan penutupan rencana akan ditutup oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA., dan akan dilaksanakan penyerahan secara simbolik hasil pekerjaan kepada Bupati Wonogiri Setyo Sukarno.

Dia menambahkan, kegiatan TMMD ini mengerjakan sasaran fisik seperti rabat beton jalan sepanjang 713 meter sampai saat ini sudah mencapai 100 persen, Talud jalan sebanyak 8 titik dan Talud Masjid sepanjang 13 m X 3 m Serta rehab masjid rampung 100 persen.

Dandim menjelaskan, rapat ini digelar untuk kegiatan TMMD, serta mempersiapkan segala sesuatunya dalam kegiatan penutupan. “Dandim berharap agar semua intansi yang ada mendukung penuh dan saling bersinergi sehingga nantinya kegiatan di lapangan dapat berjalan dengan aman danlancar“, pungkasnya.

(Agus Kemplu)

Babinsa Wakili Danramil Hadiri Giat Tarling, Pererat Silaturahmi dengan Warga di Bulan Ramadhan

0

Sragen, TelusuR.ID – Dalam rangka mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di bulan suci Ramadan, Serda Indrawan Babinsa Koramil 10/Tangen Kodim 0725/Sragen mewakili Danramil menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al Iklas Dukuh. Banyurip Desa Sigit Kec Tangen, Rabu (04/03/2026).

Kegiatan Tarling yang digelar bersama unsur Muspika dan tokoh masyarakat tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kehadiran Babinsa sebagai perwakilan Danramil merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap kegiatan keagamaan sekaligus sarana memperkuat komunikasi sosial dengan warga.

Dalam sambutannya, Indrawan menyampaikan pesan Danramil agar momentum Ramadan dimanfaatkan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mempererat persatuan dan kerukunan antar warga. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Melalui kegiatan Tarling ini, kami berharap terjalin silaturahmi yang semakin erat antara aparat dan masyarakat. Sinergi yang baik akan menciptakan suasana wilayah yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Selain melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah, kegiatan juga diisi dengan tausiyah keagamaan serta dialog singkat bersama warga. Momentum tersebut dimanfaatkan Indrawan untuk menyerap aspirasi dan informasi perkembangan situasi di wilayah.

Warga Desa Sigit menyambut baik kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran aparat di tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan kedekatan TNI dengan rakyat.

Dengan adanya kegiatan Tarling ini, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat semakin kuat, serta tercipta lingkungan yang rukun, damai, dan penuh kebersamaan selama bulan Ramadan.

(Agus Kemplu)

Polisi Ringkus Komplotan Penculik Satu Keluarga di Jombang, Motif Utang Rokok Ilegal

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Satreskrim Polres Jombang berhasil membongkar kasus penculikan tragis yang menimpa satu keluarga di Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro. Insiden yang terjadi pada Minggu dini hari, 2 Maret 2026, ini diduga kuat dipicu oleh konflik bisnis gelap.

Meski motif masih didalami oleh polisi, diduga alasan utama di balik aksi nekat para pelaku disinyalir berkaitan dengan persoalan utang piutang bisnis rokok ilegal. Nilai uang yang menjadi sengketa dalam kasus ini mencapai Rp25 juta, yang kemudian berujung pada tindakan penyekapan.

Peristiwa mencekam tersebut bermula sekitar pukul 03.00 WIB. Komplotan pelaku yang dipimpin oleh seorang wanita berinisial NH menyatroni kediaman korban berinisial AA (29), yang saat itu sedang beristirahat bersama keluarganya.

Di dalam rumah tersebut, AA tidak sendirian. Ia tengah bersama istrinya, ZR (25), serta anak balita mereka yang masih berusia lima tahun, KAA. Ketiganya menjadi sasaran amuk komplotan yang datang secara tiba-tiba tersebut.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, mengungkapkan bahwa para pelaku sempat mencoba masuk ke dalam rumah dengan cara paksa. Aksi brutal ini sempat menimbulkan kegaduhan di lingkungan sekitar.

“Pintu depan rumah korban didobrak hingga mengalami kerusakan pada bagian engsel. Karena gagal lewat depan, mereka masuk melalui pintu belakang yang kebetulan sedang direnovasi,” jelas AKP Dimas saat dikonfirmasi media, dikutip Telusur.id, Rabu (4/3/2026).

Setibanya di dalam rumah, para pelaku langsung melakukan tindakan kekerasan fisik terhadap AA dan keluarganya di dalam kamar. Di bawah ancaman, satu keluarga tersebut dipaksa masuk ke dalam kendaraan untuk dibawa kabur.

Para pelaku membawa korban menuju wilayah Bangkalan, Madura. Untuk mengelabui warga sekitar agar tidak curiga, komplotan ini sempat menitipkan kartu identitas kepada Ketua RT setempat dengan dalih akan memulangkan korban hari itu juga.

Namun, janji tersebut hanyalah tipu muslihat belaka. Karena para korban tak kunjung kembali hingga waktu yang dijanjikan, pihak keluarga yang merasa janggal akhirnya memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Selama disekap di sebuah rumah kosong di Bangkalan, korban sempat diberikan ponsel oleh pelaku. Niat pelaku adalah agar korban menghubungi keluarga guna menagih uang tebusan sebesar Rp25 juta tersebut.

Kesempatan ini dimanfaatkan dengan cerdik oleh korban. Selain menghubungi keluarga, AA juga berhasil menghubungi layanan darurat 110, yang langsung direspons cepat oleh Polsek setempat untuk koordinasi penyelamatan.

Tim Resmob Satreskrim Polres Jombang segera melakukan pelacakan hingga ke Pulau Madura. Hasilnya, pada Selasa malam, 3 Maret 2026, dua pelaku pria berinisial MZ (40) dan B (29) berhasil diringkus di kediaman masing-masing di Bangkalan.

Saat ini, polisi masih memburu tiga pelaku lainnya yang berstatus DPO, termasuk NH sebagai otak aksi. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 450 dan/atau 451 UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Nasional) dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Tensi Geopolitik Timur Tengah Meningkat, Disnaker Jombang Pantau Keselamatan 54 Pekerja Migran

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah memicu kekhawatiran serius terhadap keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di zona konflik.

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jombang melaporkan sedikitnya 54 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal “Kota Santri” kini tengah mengadu nasib di wilayah tersebut.

Kepala Disnaker Jombang, Isawanlisan Nanang Rusdiyanto, mengungkapkan bahwa puluhan pekerja migran tersebut tersebar di berbagai negara dengan titik konsentrasi terbesar berada di Arab Saudi dan Turki.

Pihaknya terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan kondisi mereka tetap terpantau oleh otoritas terkait.

Berdasarkan data terbaru dari sistem Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), persebaran warga Jombang di kawasan tersebut cukup luas.

Arab Saudi menempati urutan tertinggi dengan 15 orang, disusul oleh Turki sebanyak 12 orang, dan Uni Emirat Arab dengan 10 orang pekerja.

Selain negara-negara utama tersebut, tercatat pula 4 orang berada di Yunani, 3 orang di Hungaria, serta masing-masing 2 orang di Rumania, Qatar, dan Kuwait.

Sementara itu, satu orang pekerja asal Jombang terdeteksi sedang menjalankan kontrak kerja di Yordania.

“Data ini bersifat aktual dan terintegrasi langsung dengan sistem pusat. Kami terus memantau keberadaan mereka setiap saat untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi di lapangan,” ujar Isawan Rabu (4/3/2026) dikutip Telusur.id.

Menyikapi situasi keamanan yang bersifat fluktuatif, Disnaker Jombang secara resmi mengeluarkan imbauan kepada para PMI maupun pihak keluarga di kampung halaman untuk meningkatkan kewaspadaan. Komunikasi aktif antara pekerja dan keluarga menjadi kunci utama dalam situasi darurat.

Isawan menekankan pentingnya bagi setiap pekerja migran untuk menyimpan kontak darurat atau hotline Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara tempat mereka bekerja.

Hal ini bertujuan agar bantuan atau perlindungan hukum dapat segera diberikan jika kondisi keamanan memburuk secara tiba-tiba.

Untuk mempermudah akses informasi bagi masyarakat, pihak dinas telah mengunggah daftar nomor pengaduan dan hotline resmi KBRI melalui akun Instagram @disnaker_kabjombang. Langkah digital ini diambil sebagai kanal informasi cepat bagi keluarga yang merasa cemas.

“Langkah ini kami ambil agar masyarakat atau keluarga di Jombang bisa dengan mudah mencari tahu kondisi kerabat mereka atau melaporkan kendala jika situasi di lokasi kerja memburuk,” tambah Isawan menjelaskan fungsi kanal media sosial tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Disnaker Jombang menyatakan bahwa situasi masih terkendali dan belum menerima satu pun laporan mengenai warga yang menjadi korban atau terjebak dalam situasi berbahaya. Koordinasi dengan pemerintah pusat terus berjalan secara sinkron.

“Sejauh ini nihil pengaduan. Kami tentu berharap dan mendoakan agar semua warga kita di sana selalu dalam lindungan Tuhan, tetap dalam kondisi prima, dan aman dari dampak konflik yang terjadi,” pungkas Isawan menutup keterangannya.

Ansor Jogoroto Siaga Total! Posko Mudik 2026 Berdiri, Siap Layani Pemudik dan Tebar Berkah Ramadan

0

Jombang,TelusuR.ID – Suasana hangat penuh semangat terasa di Cafe Pasic Jogoroto, Rabu (4/3). Di tempat itulah, kader-kader Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jogoroto berkumpul, merapatkan barisan, menyatukan tekad. Bukan sekadar rapat biasa, melainkan langkah awal menyambut momen besar tahunan: arus mudik Lebaran 2026.

Dengan penuh kesungguhan, PAC GP Ansor Jogoroto menggelar koordinasi persiapan Posko Mudik 2026. Sebuah agenda yang bukan hanya soal teknis penjagaan, melainkan tentang pengabdian, tentang hadirnya Ansor di tengah denyut kehidupan masyarakat.

Penasehat PAC GP Ansor Jogoroto, M. Miftahus Saidin, dalam arahannya mengajak seluruh kader untuk menjaga semangat khidmat. Ia menegaskan bahwa momentum mudik adalah kesempatan emas bagi Ansor untuk menunjukkan jati diri organisasi — hadir memberi manfaat nyata, membantu sesama, sekaligus menjaga nama baik Ansor di mata masyarakat.

Pesan serupa disampaikan Penasehat lainnya, Sahabat H. Mustain. Ia menuturkan bahwa Posko Mudik bukan sekadar pos penjagaan, tetapi simbol kepedulian. Di sanalah sahabat-sahabat Ansor akan membantu para pemudik yang menempuh perjalanan panjang demi satu tujuan mulia: pulang ke kampung halaman, merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tercinta.

Tak hanya memberikan pelayanan dan bantuan, keberadaan posko juga diharapkan mampu turut menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekitar, menjadikan perjalanan para pemudik lebih aman dan nyaman.

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Jogoroto, Sahabat Samsul Huda, menjelaskan bahwa Posko Mudik akan beroperasi mulai 10 hingga 23 Maret 2026. Lokasinya pun strategis — tepat di depan Masjid Besar Arribath Jogoroto, titik perlintasan utama para pemudik yang melintas di kawasan tersebut.

Namun pengabdian Ansor tak berhenti di situ.

Di bulan suci yang penuh berkah ini, PAC Ansor Jogoroto juga menyiapkan agenda sosial berupa buka bersama dan santunan bagi anak yatim serta dhuafa. Kegiatan yang akan digelar oleh Sahabat Ansor Peduli (SAP) pada 27 Ramadhan 1447 Hijriyah di Pondok Safinatul Huda Alang-alang Caruban itu menjadi wujud nyata kepedulian sosial Ansor.

Di tengah hiruk pikuk arus mudik dan semarak Ramadan, Ansor Jogoroto menegaskan komitmennya: melayani tanpa pamrih, menjaga dengan penuh tanggung jawab, serta berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan.

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian yang tak pernah padam, Ansor Jogoroto siap berdiri di garis depan — demi kemaslahatan umat dan masyarakat luas.(Mif)

Emas Makin Menggila! Harga Tembus Rekor Baru di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah

0

JAKARTA, TELUSUR.ID – Harga emas dunia kembali menunjukkan taringnya dengan merangkak naik tajam pada perdagangan awal pekan ini. Lonjakan ini dipicu oleh insting para investor yang berbondong-bondong menyelamatkan aset mereka ke instrumen safe-haven di tengah situasi geopolitik global yang kian membara.

Sentimen utama penguatan ini datang dari kekhawatiran pasar akan pecahnya perang berkepanjangan di kawasan Timur Tengah. Aksi militer terbaru yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran menjadi pemantik utama yang membuat suhu politik dunia mendidih dan pasar keuangan dilanda kecemasan.

Mengutip data perdagangan Senin (2/3/2026) atau Selasa dini hari WIB, harga emas di pasar spot tercatat menguat 0,4 persen ke posisi 5.297,31 Dolar AS per ons. Angka ini menunjukkan betapa perkasanya logam mulia tersebut di tengah ketidakpastian global yang melanda sejak awal tahun.

Tak hanya di pasar spot, kenaikan lebih signifikan terjadi pada emas berjangka AS untuk kontrak April. Harganya melonjak tajam hingga 1,2 persen dan bertengger di level 5.311,60 Dolar AS per ons, sebuah angka yang mencerminkan optimisme tinggi para pelaku pasar terhadap prospek emas ke depan.

Perjalanan emas di sesi perdagangan kali ini sebenarnya cukup dramatis. Logam kuning ini sempat melesat hingga 2 persen di awal sesi, sebelum akhirnya mengalami sedikit koreksi akibat aksi ambil untung (profit taking) dari para pedagang yang memanfaatkan momentum lonjakan harga tersebut.

Menariknya, reli panjang emas ini seolah tak terbendung meskipun Indeks Dolar AS (DXY) sedang menguat sekitar 1 persen. Fenomena ini tergolong langka, karena biasanya penguatan Dolar akan memberikan tekanan berat bagi komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang Negeri Paman Sam tersebut.

Analis dari SP Angel menyebutkan bahwa selain faktor perang, ada dorongan struktural jangka panjang yang memperkuat posisi emas. Negara-negara anggota BRIC dikabarkan mulai masif beralih dari aset berbasis Dolar ke emas sebagai langkah antisipasi terhadap fragmentasi geopolitik dunia.

Tren kenaikan ini pun tercatat sangat fantastis. Sepanjang tahun 2026 berjalan saja, harga emas telah melonjak hampir 23 persen secara year-to-date. Tren ini melanjutkan reli gila-gilaan pada tahun 2025 lalu yang mencatatkan kenaikan masif sebesar 64 persen.

Namun, di balik kegemilangan harganya, eskalasi konflik di Timur Tengah mulai membawa ancaman serius pada sisi logistik. Penghentian sejumlah penerbangan ke Dubai, yang dikenal sebagai pusat bullion dunia, diprediksi akan menghambat rantai distribusi emas fisik secara global dalam waktu dekat.

Kondisi berbeda justru dialami oleh keluarga logam mulia lainnya yang cenderung tertekan. Perak spot tercatat anjlok cukup dalam sebesar 5,7 persen ke level 88,46 Dolar AS, berbanding terbalik dengan performa emas yang terus bersinar terang di tengah badai.

Penurunan juga membayangi platinum dan paladium yang masing-masing melemah sebesar 2,7 persen dan 0,9 persen. Fenomena ini menegaskan bahwa untuk saat ini, emas tetap menjadi “raja” tunggal yang paling diburu investor saat dunia sedang tidak baik-baik saja.

Timur Tengah Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Tunda Umrah dan Prioritaskan Keselamatan

0

JAKARTA, TELUSUR.ID – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia kini tengah memasang mata merah terhadap situasi keamanan yang kian genting di kawasan Timur Tengah. Dinamika penerbangan yang tidak menentu menyusul meningkatnya tensi geopolitik membuat pemerintah menggeser fokus utama pada aspek keselamatan, keamanan, dan perlindungan total bagi jemaah umrah asal Indonesia.

Pemerintah memastikan bahwa setiap langkah penanganan yang diambil saat ini dilakukan secara terukur dan terkoordinasi lintas lembaga. Perlindungan nyawa jemaah menjadi prioritas mutlak di atas segalanya, mengingat risiko keamanan di wilayah konflik dan jalur penerbangan internasional yang sewaktu-waktu bisa berubah.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha, mengungkapkan bahwa meski situasi sedang memanas, proses pemulangan jemaah yang sudah berada di Tanah Suci terus berjalan. Pemerintah mengawal ketat alur kepulangan ini agar tetap tertib dan sesuai dengan jadwal yang telah disesuaikan.

“Sejak 28 Februari hingga 1 Maret 2026, sebanyak 6.047 jemaah telah berhasil kembali ke Tanah Air dengan aman. Kami terus memantau proses ini agar seluruh jemaah yang masih di sana dapat pulang secara bertahap tanpa kendala berarti,” ujar Ichsan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/3/2026) dikutip Telusur.id.

Ichsan merinci, pada Sabtu (28/2/2026), sebanyak 4.200 jemaah umrah telah mendarat di Indonesia melalui 12 penerbangan berbeda. Sementara itu, pada Minggu (1/3/2026), tercatat sebanyak 2.047 jemaah lainnya menyusul pulang ke Tanah Air dengan menggunakan 5 maskapai penerbangan.

Di sisi lain, pemerintah juga mencatat ada sekitar 43.363 calon jemaah umrah dari 439 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang direncanakan berangkat sebelum musim haji pada 18 April 2026 mendatang. Jumlah yang cukup besar ini menjadi perhatian serius pemerintah terkait manajemen risiko di lapangan.

Kementerian Haji dan Umrah memberikan peringatan keras kepada setiap PPIU untuk tidak lepas tangan dalam kondisi darurat seperti sekarang. Perusahaan travel wajib menjalankan kewajiban penuh, mulai dari kepastian keberangkatan, standar pelayanan di Arab Saudi, hingga jaminan kepulangan jemaah ke tanah air.

“Tanggung jawab PPIU tidak boleh diabaikan. Kami meminta agar komunikasi antara penyelenggara dan jemaah terus dijalin dengan transparan agar tidak terjadi simpang siur informasi yang bisa memicu kepanikan,” tegas Ichsan menekankan pentingnya empati di masa krisis.

Terkait aspek perlindungan hukum dan fisik, pemerintah menegaskan bahwa negara hadir di mana pun jemaah berada. Jika terdapat kendala keamanan, persoalan hukum, atau kondisi darurat di Arab Saudi maupun di negara transit, jemaah diminta segera melapor ke perwakilan RI setempat.

Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri telah menginstruksikan KBRI dan KJRI untuk bersiaga penuh dalam memberikan bantuan cepat. Jemaah diimbau tetap tenang, tidak terprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya, dan selalu mengikuti instruksi resmi dari otoritas berwenang maupun perwakilan RI di luar negeri.

Sebagai langkah preventif demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Kementerian Haji dan Umrah mengeluarkan imbauan penting. Calon jemaah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat disarankan untuk menunda keberangkatan mereka hingga situasi di kawasan Timur Tengah benar-benar kondusif dan stabil.