TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 79

Patroli Gabungan TNI dan Warga di Sambi, Wujud Nyata Jaga Keamanan Lingkungan Tetap Kondusif

0

Boyolali,TelusuR.ID – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah, Personel Babinsa Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali, Serka Agus Budiyanto bersama Komponen Pendukung (Komduk) menggelar patroli gabungan di wilayah binaan, Jumat (17/04/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik rawan serta kawasan permukiman warga. Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta saling menjaga keamanan lingkungan sekitar.

Danramil 10/Sambi, Kapten Inf Sri Widodo, menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa bersama Komduk dan Linmas merupakan bentuk sinergi nyata antara TNI dan masyarakat. Ia juga mengajak warga untuk berperan aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal mencurigakan.

“Patroli gabungan ini kami laksanakan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan, sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman, dan tertib,” ujarnya.

Dengan adanya patroli gabungan ini, diharapkan situasi wilayah Kodim 0724/Boyolali tetap aman dan kondusif. Selain itu, kegiatan ini juga semakin mempererat hubungan harmonis antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga ketenteraman bersama.

(Agus Kemplu)

Khofifah Resmi Dilantik Jadi Koordinator PPIH Embarkasi Surabaya 2026, Layani 44 Ribu Jemaah

0

SURABAYA, TELUSUR.ID – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, resmi dilantik sebagai Koordinator Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, di Gedung Musdalifah, Asrama Haji Surabaya, Jumat (17/4/2026).

Sebanyak 23 orang dikukuhkan sebagai personel PPIH Embarkasi Surabaya yang memegang mandat besar. Para petugas ini diamanahi tanggung jawab untuk memberikan pembinaan, pelayanan, serta perlindungan maksimal bagi jemaah agar dapat menjalankan ibadah sesuai syariat dengan mandiri dan tangguh.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengungkapkan bahwa tantangan tahun ini cukup besar mengingat jumlah jemaah Haji Embarkasi Surabaya mencapai 44.087 orang. Angka tersebut terdiri dari 43.623 jemaah dan 464 petugas kloter yang nantinya akan terbagi ke dalam 116 kelompok terbang (kloter).

Adapun komposisi jemaah tersebut tidak hanya berasal dari Jawa Timur yang mencapai 42.409 orang. Embarkasi Surabaya juga melayani jemaah dari provinsi tetangga, yakni sebanyak 698 jemaah asal Bali dan 516 jemaah dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jadwal keberangkatan pun telah ditetapkan, di mana kloter pertama asal Kabupaten Probolinggo dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 21 April 2026. Sementara itu, rombongan terakhir akan diberangkatkan pada 20 Mei 2026 yang terdiri dari jemaah asal Nganjuk, Kediri, dan Kota Surabaya.

Khofifah menegaskan bahwa cakupan jemaah yang luas menjadikan tugas PPIH Embarkasi Surabaya sebagai amanah nasional. Pelayanan yang diberikan oleh tim di Surabaya akan menjadi cermin utama kualitas penyelenggaraan haji secara keseluruhan di Indonesia di mata dunia.

“Pelayanan yang baik akan mencerminkan kualitas penyelenggaraan haji di Tanah Air. Untuk itu, citra Pemerintah Provinsi Jawa Timur berada di pundak PPIH Embarkasi Surabaya. Niatkan setiap pengabdian lillahi ta’ala,” ujar Khofifah dengan penuh pesan mendalam dikutip Telusur.ID

Mantan Menteri Sosial itu juga menekankan bahwa dedikasi petugas berbanding lurus dengan citra pemerintah. Jika petugas bekerja dengan hati dan profesional, maka kepercayaan publik terhadap pemerintah akan terjaga, begitu pun sebaliknya jika pelayanan mengecewakan.

Khofifah pun mendorong adanya sinergi lintas sektor, mulai dari aspek transportasi, kesehatan, hingga keamanan. Kolaborasi ini dianggap krusial agar seluruh rangkaian ibadah haji berjalan tertib, lancar, dan responsif terhadap dinamika yang terjadi di lapangan.

Ia berharap para petugas tidak hanya bekerja sesuai rutinitas, tetapi mampu melahirkan inovasi dan cepat dalam mengambil keputusan. Target utamanya adalah memastikan seluruh jemaah dapat pulang ke tanah air dengan meraih predikat Haji Mabrur.

Usai prosesi pelantikan, Khofifah bersama Menteri Irfan Yusuf menyempatkan diri melakukan meal test atau uji kelayakan makanan. Hal ini dilakukan untuk memastikan menu makanan yang akan disajikan di pesawat selama perjalanan menuju Tanah Suci memenuhi standar gizi dan selera jemaah.

“Kami mengantisipasi jemaah yang mungkin tidak suka pedas. Jadi ada bumbu atau sambal yang disiapkan terpisah sehingga bisa disesuaikan dengan selera masing-masing jemaah,” jelas Khofifah saat meninjau sampel makanan maskapai.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, memberikan apresiasi atas kesiapan dokumen dan visa yang sudah rampung. Ia menyebut pelantikan di hari Jumat ini sebagai momentum keberkahan untuk memulai babak baru penyelenggaraan haji di Indonesia.

Menteri Irfan menjelaskan, tahun ini pemerintah memberikan perhatian ekstra dengan menambah kuota bagi lansia, disabilitas, serta jemaah perempuan. Data menunjukkan bahwa jemaah perempuan mendominasi dengan komposisi sekitar 54 persen dari total kuota yang ada.

Menutup arahannya, Menteri Irfan menyoroti mayoritas jemaah tahun ini adalah ibu rumah tangga dan lulusan SD, sehingga memerlukan pendekatan yang lebih humanis. Petugas diminta memiliki standar layanan yang seragam untuk memastikan keamanan dan ketenangan seluruh jemaah Indonesia.

Terima Aspirasi GMNI, DPRD Jombang Siap Benahi Program Agar Tepat Sasaran

0

JOMBANG,TelusuR.ID – DPRD Kabupaten Jombang menunjukkan ketegasan sekaligus keterbukaan dalam merespons kritik publik. Hal ini terlihat saat menerima langsung aspirasi puluhan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang menggelar aksi di depan Gedung DPRD Jombang, Kamis (16/4/2026).

Alih-alih membiarkan aksi berlarut di luar gedung, Sekretaris DPRD Jombang, Danang Praptoko, mengambil langkah cepat dengan mengundang massa masuk ke Ruang Paripurna. Keputusan ini menegaskan komitmen DPRD untuk mengedepankan dialog terbuka dan substansial dibanding sekadar aksi simbolik.

Forum dialog yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Donny Anggun, bersama Wakil Ketua II Hj Octa Della Bilytha Permatasari dan Wakil Ketua III H Muhammad Syarif Hidayatullah (Gus Sentot), menjadi ruang penyampaian kritik sekaligus penguatan fungsi pengawasan dewan.

Dalam pertemuan tersebut, GMNI menyampaikan sejumlah catatan kritis terkait implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, hingga penurunan indeks demokrasi. Berbagai persoalan teknis hingga lemahnya dukungan regulasi di lapangan menjadi sorotan.

Menanggapi hal itu, DPRD tidak sekadar menerima, tetapi langsung menegaskan langkah tindak lanjut. Wakil Ketua DPRD Donny menyatakan bahwa pihaknya akan mengawal serius setiap temuan yang disampaikan.

“Aspirasi ini bukan hanya kami terima, tetapi akan kami jadikan dasar untuk memperkuat fungsi pengawasan. DPRD akan memanggil dan berkoordinasi dengan OPD terkait agar ada perbaikan nyata di lapangan,” tegasnya.

Sikap ini menegaskan posisi DPRD bukan hanya sebagai lembaga formal, tetapi sebagai pengawas aktif jalannya program pemerintah daerah.

Wakil Ketua DPRD Octa Della Bilytha Permatasari juga menekankan bahwa evaluasi tidak boleh bersifat administratif semata. Menurutnya, DPRD akan mendorong evaluasi berbasis data dan dampak nyata bagi masyarakat.

“Program harus terukur, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya. Di sinilah DPRD hadir memastikan kebijakan berjalan sesuai tujuan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, termasuk mahasiswa, sebagai mitra kritis dalam pembangunan.

Dialog yang berlangsung dinamis namun kondusif ini turut dihadiri unsur Forkopimda dan menjadi contoh praktik demokrasi yang sehat di daerah. Aspirasi disampaikan secara terbuka, dan direspons dengan komitmen konkret.

Aksi yang awalnya berlangsung di tengah terik matahari pun berakhir tertib setelah DPRD memastikan seluruh tuntutan akan ditindaklanjuti secara serius.

Momentum ini menegaskan bahwa DPRD Jombang tidak hanya membuka ruang kritik, tetapi juga siap mengubahnya menjadi langkah perbaikan yang terukur demi memastikan setiap program pembangunan benar-benar tepat sasaran dan berdampak luas bagi masyarakat.

Anyaman Besi Jembatan Garuda Mulai Dibentuk, Gotong Royong TNI dan Warga Cerme Kian Solid

0

Boyolali,TelusuR.ID – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Cerme, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali terus menunjukkan perkembangan menggembirakan. Memasuki tahap penganyaman besi sebagai rangka utama sebelum pengecoran, suasana di lokasi proyek tampak semakin dinamis. Babinsa Koramil 19/Juwangi Kodim 0724/Boyolali bersama warga bahu-membahu bekerja secara gotong royong, Kamis (16/04/2026).

Tahap penganyaman besi menjadi proses vital yang menentukan kekuatan struktur jembatan. Dengan penuh ketelitian, para pekerja dan warga merangkai besi tulangan, memastikan setiap sambungan terpasang kokoh sesuai standar teknis. Semangat kebersamaan terlihat jelas, mencerminkan tekad kuat untuk menghadirkan infrastruktur yang aman dan tahan lama.

Babinsa Koramil 19/Juwangi, Koptu Ahmad Muzaini, terus hadir dan aktif di tengah kegiatan. Tak sekadar memberi motivasi, ia juga turun langsung membantu pekerjaan di lapangan. Kehadirannya menjadi penggerak semangat sekaligus mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.

Antusiasme warga pun tak surut. Mereka bergiliran datang membantu, mulai dari mengangkut material hingga merangkai besi. Salah satu warga mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan. “Kami berharap jembatan ini segera selesai karena sangat penting untuk memperlancar aktivitas dan meningkatkan perekonomian warga,” ujarnya.

Dengan kolaborasi yang solid antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan rampung tepat waktu. Lebih dari sekadar penghubung antarwilayah, jembatan ini menjadi simbol kuatnya gotong royong dan kebersamaan dalam membangun masa depan desa yang lebih baik.

(Agus Kemplu)

Jembatan Garuda Dikebut Pembangunannya, Sinergi TNI dan Relawan Satukan Tiga Desa di Girimarto

0

Wonogiri,TelusuR.ID – Semangat gotong royong kembali terlihat di Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri. Pembangunan Jembatan Garuda yang menjadi penghubung Kelurahan Gemawang, Desa Nungkulan, dan Desa Jendi terus dikebut agar segera selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Pada Jumat(17/4/2026), proses pembangunan difokuskan pada pengecoran tiang pancang jembatan yang menjadi bagian penting dari konstruksi utama.

Sejak pagi hari, puluhan personel tampak berjibaku di lokasi pembangunan. Anggota Koramil 18 Girimarto turun langsung ke lapangan bersama berbagai elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan. Kali ini, Ormas MTA turut mengirimkan banyak relawan untuk membantu pengerjaan, mulai dari mengangkut material hingga mendukung proses pengecoran secara bergotong royong.

Danramil 18 Girimarto, Kapten Inf Prahwoto, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda bukan sekadar proyek fisik semata. Menurutnya, jembatan ini adalah simbol nyata sinergitas antara TNI, masyarakat, berbagai instansi, dan organisasi kemasyarakatan yang bersatu demi kepentingan bersama. Kebersamaan seperti ini menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

Warga sekitar pun menyambut antusias pembangunan jembatan tersebut. Kehadiran Jembatan Garuda nantinya diharapkan mampu memperlancar akses transportasi, mempermudah aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga mempererat hubungan antarwarga di tiga desa. Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, masyarakat berharap jembatan ini segera rampung dan menjadi manfaat besar bagi generasi mendatang

(Agus Kemplu)

Implementasi Jum’at Bersih, Babinsa, Aparat Kelurahann Linmas & Warga Gotong Royong Bersih-Bersih Lingkungan

0

Surakarta,TelusuR.ID – Pukul 06.30 Wib Selaku Babinsa Sebagai upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, Serda Djoko Riyadi Babinsa Serengan Koramil 03/Serengan Kodim 0735 Surakarta bersama Bhabinkamtibmas aparat Kelurahan dan Linmas serta warga setempat, melaksanakan kegiatan Gotong Royong Jumat Bersih di jln Sadewo RT 06 RW 01, Kelurahan Serengan Kecamatan Serengan Kota Surakarta, (16/04/2026)

Kegiatan ini bertujuan untuk membuka pola pikir masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Diharapkan masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan, melainkan secara teratur melakukan pembuangan sampah di tempat yang telah disediakan dan pembersihan got atau talud.

Dengan kesadaran akan kebersihan, warga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari potensi penyakit.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mengurangi dampak banjir yang sering terjadi di wilayah tersebut, terutama dengan adanya musim hujan dan fenomena air hujan yang tidak bisa di prediksi yang memperparah genangan air.

Serda Djoko Riyadi dalam kesempatan tersebut mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara warga dan aparat setempat dalam menjaga kebersihan. “Kegiatan seperti ini adalah bentuk nyata gotong royong yang harus kita pelihara. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita semua.

Kegiatan Jumat Bersih ini juga mempererat hubungan antara Babinsa, Bhabinkamtibmas masyarakat dan aparat pemerintahan setempat, menciptakan rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Para warga terlihat antusias terlibat dalam kegiatan pembersihan, mulai dari pemungutan sampah hingga pembersihan saluran air di sepanjang jalan, Tambahnya

Dengan semangat gotong royong, diharapkan wilayah Kelurahan Serengan akan semakin bersih, nyaman, dan terbebas dari masalah banjir yang kerap mengganggu aktivitas masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi kelurahan lainnya dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih, Tegas Serda Djoko

(Agus Kemplu)

Sinergi Pemprov Jatim dan Stafsus Presiden: Dorong UMKM Adopsi AI demi Pemerataan Teknologi

0

SURABAYA, TELUSUR.ID – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerima kunjungan Staf Khusus (Stafsus) Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar N. Karbala, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (15/4/2026) malam tersebut membahas penguatan ekosistem digital di daerah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto terkait pemerataan teknologi. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi kerakyatan di wilayah Jawa Timur.

Komitmen tersebut selaras dengan arahan Presiden agar pemerintah daerah berkontribusi aktif mendorong transformasi digital UMKM. Fokus utamanya mencakup peningkatan literasi digital serta memperluas akses pasar bagi produk lokal hingga ke kancah internasional.

Khofifah menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci utama agar akses teknologi tidak hanya terpusat di kota besar. Sinergi ini diharapkan mampu menyentuh pelaku usaha hingga ke pelosok wilayah Indonesia.

“Selaras dengan arahan Presiden, Jawa Timur siap mengimplementasikan berbagai inisiatif digitalisasi UMKM yang diinisiasi oleh pemerintah pusat,” ujar Gubernur Khofifah dalam keterangan resminya, Jumat (17/4/2026) dikutip Telusur.id.

Mantan Menteri Sosial tersebut memandang UMKM sebagai penggerak utama ekonomi daerah yang harus segera “naik kelas”. Menurutnya, adaptasi terhadap teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

Ia meyakini pemanfaatan AI dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha secara signifikan. Dengan teknologi tersebut, pelaku UMKM memiliki kesempatan besar untuk membuka peluang pasar baru yang sebelumnya sulit dijangkau secara konvensional.

Keseriusan Pemprov Jatim dibuktikan dengan dukungan penuh pada ajang AIM ASEAN Roadshow Surabaya bertajuk “UMKM Naik Kelas di Era Kecerdasan Buatan (AI)”. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam rantai bisnis harian.

Khofifah juga menyoroti peran strategis pemerintah dalam melakukan sosialisasi pemberdayaan yang aman. Edukasi mengenai literasi digital sangat penting untuk melindungi masyarakat dan pelaku usaha dari praktik penipuan berbasis teknologi AI yang kian marak.

“UMKM pada level mikro juga bisa memanfaatkan AI untuk memahami perilaku pasar serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif dan efisien,” tambah Khofifah mengenai keunggulan teknologi masa kini.

Secara khusus, Gubernur meminta keterlibatan aktif para talenta muda dari Millennial Job Center (MJC). Ia berharap talenta kreatif Jatim ini mendapatkan peningkatan keahlian (upskilling) agar bisa membantu pelaku UMKM mengadopsi teknologi AI secara aplikatif.

Sementara itu, Stafsus Presiden RI, Tiar N. Karbala, menjelaskan bahwa AIM ASEAN Roadshow ini digelar secara berkelanjutan di seluruh penjuru tanah air. Tahun ini, pihaknya memberikan atensi khusus untuk memperlebar sayap pemerataan teknologi di Jawa Timur.

Tiar mengungkapkan bahwa Jawa Timur dipilih karena memiliki potensi dan keunggulan luar biasa di bidang UMKM dibandingkan provinsi lain. Sebelumnya, program serupa telah sukses menginisiasi gerakan “Seratus Ribu Sultan Muda” di Sumatera Selatan.

“Kami optimis UMKM di Jawa Timur dapat merasakan manfaat teknologi secara instan. Kami ingin menciptakan wirausahawan baru yang adaptif dan tangguh menghadapi perkembangan teknologi global,” pungkas Tiar menutup pernyataannya.

Tak Sekadar Ngaji, Kini Ngatur Duit! LKKNU Jombang dan UOB Gaungkan Gerakan Dompet Sehat

0

JOMBANG,TelusuR.ID – Di sebuah ruang pertemuan yang hangat di Hotel Green Red Syariah Jombang, Kamis siang itu (16/4/2026), suasana tampak berbeda. Sejumlah peserta duduk menyimak dengan saksama, bukan sekadar menghadiri acara, tetapi ikut “sinau bareng”—belajar bersama tentang bagaimana menjaga kesehatan hidup, sekaligus kesehatan dompet.

Kegiatan yang digelar oleh LKKNU PCNU Jombang bersama Bank UOB Indonesia ini mengusung tema “Hidup Sehat, Dompet Sehat”. Sebuah tema yang sederhana, namun menyimpan pesan penting: keluarga yang kuat tidak hanya ditopang oleh fisik yang sehat, tetapi juga keuangan yang terkelola dengan baik.

Bagi penyelenggara, kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Ia menjadi bagian dari ikhtiar panjang untuk memperkuat literasi keuangan masyarakat—agar lahir keluarga yang maslahat, sakinah, mandiri, dan sejahtera di tengah dinamika ekonomi yang kian kompleks.

Satu per satu narasumber berbagi perspektif. Setiowati, Brand Manager UOB Cabang Mojokerto, membuka wawasan peserta tentang pentingnya literasi keuangan melalui program GENCARKAN. Ia mengajak peserta memahami bahwa mengatur keuangan bukan hanya soal mencatat pemasukan dan pengeluaran, tetapi tentang bagaimana merencanakan masa depan dengan bijak.

Suasana kemudian menghangat ketika H. Didin A. Sholahuddin—yang akrab disapa Gus Didin—mengajak peserta melihat realitas baru di era digital. Menurutnya, kemudahan teknologi bisa menjadi berkah, tetapi juga jebakan jika tidak disikapi dengan bijak. Ia mendorong lahirnya gerakan keluarga gemar menabung dan cerdas mengelola keuangan, sebagai benteng dari gaya hidup konsumtif yang kian menguat.

Dari sisi lain, Ianatul Mufarikhah atau Ning I’ah mengingatkan bahwa keuangan keluarga bukan semata urusan angka. Di dalamnya ada nilai spiritual, tanggung jawab, dan keberkahan. Mengelola keuangan, katanya, juga bagian dari menjaga harmoni rumah tangga—agar sakinah tidak hanya terasa, tetapi juga terjaga.

Kegiatan ini pun terasa semakin hidup dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari komunitas lokal hingga lembaga layanan masyarakat. Tak hanya diskusi, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan mata gratis serta ruang interaksi edukatif yang membuat suasana belajar terasa lebih membumi.

Wakil Sekretaris PCNU Jombang, Muhammad Miftahus Saidin, melihat kegiatan ini sebagai ruang silaturahmi yang sarat makna. Baginya, “sinau bareng” semacam ini menjadi jembatan penting antara ilmu dan praktik kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal mengelola keuangan keluarga.

Hal senada disampaikan Ketua LKKNU Jombang, Dr. Begum Fauziyah. Ia berharap kolaborasi kebaikan ini tidak berhenti di satu kegiatan saja, melainkan terus berlanjut dalam berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Di antara para peserta, Sumarlik tampak sumringah. Perempuan yang tergabung dalam komunitas Perempuan Hebat Jombang ini mengaku mendapatkan banyak wawasan baru. Baginya, kegiatan ini bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga memberi arah dalam mengatur keuangan keluarga secara lebih bijak.

Pada akhirnya, dari ruang sederhana itu, tersimpan harapan besar. Bahwa kesadaran tentang pentingnya literasi keuangan akan tumbuh bersama, mengakar dalam kehidupan sehari-hari, dan perlahan melahirkan keluarga-keluarga yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga kokoh secara spiritual.

Babinsa Ajak Warga: Kebersihan Sungai Cerminan Kesehatan Masyarakat

0

Sragen,TelusuR.ID – Koptu Agung beserta satu anggota Babinsa Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen bersama warga melaksanakan karya bakti pembersihan sungai dari sampah di wilayah Kel. Ngembat Padas Kec. Gemolong, Sragen Kamis (16/04/2026).

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus edukasi kepada masyarakat bahwa kebersihan sungai menjadi cerminan kesehatan masyarakat.

Tumpukan sampah yang menyumbat aliran air dibersihkan secara gotong royong menggunakan alat manual. “Sungai yang bersih tidak hanya enak dipandang, tapi juga mencegah banjir, sarang penyakit, dan menjaga kualitas air. Kalau sungai kotor, dampaknya langsung ke kesehatan warga,” tegas Agung di sela kegiatan.

Selain membersihkan, Agung juga mengimbau warga agar tidak membuang sampah ke sungai dan mulai membiasakan memilah sampah dari rumah. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci agar sungai tetap bersih. Warga yang terlibat mengaku semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami jadi malu kalau sungai kotor. Setelah ikut kerja bakti ini, kami sepakat jaga bareng-bareng,” ujar Samino salah satu warga.

(Agus Kemplu)

Dukung Ekonomi Warga, Babinsa Cek UMKM Pembuatan Rengginang

0

Sragen,TelusuR.ID Sebagai wujud dukungan terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan, Babinsa Koramil 13/Sukodono Kodim 0725/Sragen Serka Sujadi menyambangi pelaku UMKM pembuatan rengginang di Dukuh RT 08 Desa Majenang Kec. Sukodono, Kamis (16/04/2026).

Dalam kunjungannya, Sujadi melihat langsung proses produksi rengginang mulai dari pengolahan bahan baku, penjemuran, hingga penggorengan. Sujadi juga berdialog dengan pemilik usaha untuk mengetahui kendala yang dihadapi, mulai dari pemasaran, permodalan, hingga ketersediaan bahan baku.

“Kami ingin memastikan UMKM di wilayah tetap berjalan dan berkembang. TNI hadir untuk memberi motivasi sekaligus membantu mencarikan solusi jika ada kendala. Usaha seperti ini penting karena membuka lapangan kerja bagi warga sekitar,” ujar Sujadi.

Ibu Ningsih, Pemilik UMKM rengginang mengaku senang mendapat perhatian dari Babinsa. Menurutnya, kehadiran aparat membuat pelaku usaha merasa didukung dan lebih semangat mengembangkan produknya. “Kami jadi lebih termotivasi. Ternyata Pak Babinsa juga peduli dengan usaha kecil seperti kami,” ungkapnya.

Selain memantau, Sujadi turut mengimbau agar pelaku UMKM menjaga kualitas produk, memperhatikan kebersihan, dan memanfaatkan media sosial untuk memperluas pemasaran. Melalui kegiatan ini, Babinsa berharap UMKM di desa binaan semakin maju sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi wilayah.

(Agus Kemplu)