TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 370

Bising dan Macet, Penasehat YRKI Jatim Minta Maaf kepada Warga Surabaya

0
puluhan ribu Kingers hadir dalam Jambore III YRKI Jawa Timur di Pagoda Tian Ti, Kenjeran. Kegiatan itu juga diisi dengan pemberian apresiasi kepada para veteran. foto : istimewa.

SURABAYA, TelusuR.ID – Akhir pekan lalu, puluhan ribu Kingers atau penggemar sepeda motor Yamaha RX King memadati ruas-ruas jalan di kota Surabaya. Perkumpulan Yamaha RX King Indonesia (YRKI) Jawa Timur menggelar Jambore III pada 8 – 9 Juli di Pagoda Tian Ti di kawasan Kenjeran Park Surabaya.

Deni Prasetya, Penasehat YRKI Jatim mengungkapkan estimasi Kingers yang hadir ada sekitar 20.000 orang. Padahal estimasi awal hanya sekitar 2.500 orang. Membludaknya para Kingers itu sempat membuat macet dan bising sejumlah ruas jalan di kota Surabaya.

“Atas kemacetan dan kebisingan yang terjadi saat pelaksanaan jambore, kami haturkan permintaan maaf kepada warga kota Surabaya. Kami juga berterima kasih kepada Pemkot Surabaya atas dukungannya dalam Jambore YRKI III di Kenjeran Park,” kata Deni, Selasa (11/7/2023).

Deni menyampaikan, banyak pula sisi positif yang terjadi selama pelaksanaan Jambore YRKI di Surabaya. Diantaranya, tingkat hunian hotel di Surabaya sangat tinggi. Sebab, meski panitia menyiapkan tenda untuk peserta jambore, tapi banyak yang memilih menginap di hotel.

Ia melanjutkan, belum lagi rumah makan dan usaha kuliner yang ada di Kenjeran dan seputaran Kota Surabaya. Semuanya penuh oleh peserta jambore yang malaksanakan wisata kuliner. Tentunya para peserta yang datang membelanjakan uangnya di Surabaya.

“Perputaran uang selama pelaksanaan jambore cukup tinggi. Itu bisa dilihat dari tingginya tingkat hunian hotel dan penuhnya rumah makan. Ini sisi positif yang berasal dari peserta Jambore,” ujar anggota DPRD Jatim itu.

Kader muda GP Ansor Jatim asal Kencong ini mengatakan, meski Jambore YRKI ini tingkat Jawa Timur, tapi banyak peserta dari seluruh nusantara juga hadir. Untuk pengurus, tercatat ada Ketua Bro Heroe (LAKCY), Sekretaris Bro Indra COKS, Bendahara Bro Anang (ROCK). Sebanyak 41 Club RX king yg ada di Jatim masuk di anggota YRKI Jatim.

Deni menambahkan, sejumlah artis juga tampil menghibur peserta jambore. Mulai band Power Metal, Cak Sodiq, New Monata, dan sejumlah penyanyi dangdut asal Jatim. Deni melanjutkan, di sela-sela agenda Jambore, pihaknya juga melakukan ziarah dan tabur bunga di makam Pahlawan.

“Kami juga sowan kepada para veteran perang kemerdekaan dan memberi bingkisan. Ini sebagai bentuk terima kasih kami atas perjuangan mereka sehingga hari ini kita bisa menikmati kemerdekaan,” pungkas anggota Parlemen Jatim asal Dapil Jember dan Lumajang tersebut.

Gubernur Khofifah : Bahasa Mengajarkan Nilai dan Norma Kehidupan serta Peradaban

0
Gubernur Khofifah membuka Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Daerah Jenjang SMA Tingkat Provinsi Jatim Tahun 2023 di Hotel Montana Dua, Kota Malang. foto : istimewa.

MalangKota, TelusuR.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Daerah Jenjang SMA Tingkat Provinsi Jatim Tahun 2023 di Hotel Montana Dua, Kota Malang, Senin (10/7/2023) malam.

Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah menyampaikan pentingnya revitalisasi bahan ajar, metodologi serta peran guru bahasa daerah sebagai ujung tombak pembangunan karakter dan pelestarian budaya daerah.

Menurutnya, guru bahasa harus bisa mengajarkan karakter penuh kearifan ditengah gencarnya arus digital teknologi yang bisa menggerus berbagai kearifan lokal. Seperti cara berbicara atau menyampaikan pesan dengan sosok yang lebih tua, seumuran, dan yang lebih muda. Ada tata krama yang harus dijaga.

“Guru bahasa tidak sekedar transfer of knowledge tapi harus bisa transfer of attitude, juga transfer of value,” ungkapnya.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini menekankan, bahwa transfer of attitude ini adalah ruh dari semua keilmuan. Karena tingginya ilmu tanpa diikuti perilaku dan sikap yang baik akan menurunkan derajat keilmuan itu sendiri. Pelajaran bahasa daerah memang kategori muatan lokal. Tetapi bahasa daerah mengajarkan nilai, norma kehidupan sosial, sampai norma kehidupan kebangsaan dan tata krama nasional.

Ditambahkan, tuntutan bersikap sopan santun, tata krama, unggah ungguh, ada pada akar budaya dan terekspresikan melalui pelajaran bahasa dan budaya daerah. Salah satu hal yang menjadi fokus saat ini adalah komunikasi antara guru dan murid yang dibangun setara tetapi harus tetap menjaga sopan santun.

“Guru harusnya menjadi panutan dan teladan dan memberikan contoh karakter yang baik. Guru harus menjadi sosok yang siap untuk digugu dan ditiru,” tegasnya.

Untuk itu, Khofifah meminta ada satu hari dalam seminggu untuk berpakaian dan berbahasa Daerah. Sebab bahasa dan budaya adalah dua unsur interaksi sosial yang harus dijaga kelestariannya. Dicontohkan, bisa dalam sehari memakai baju daerah dan berbahasa Madura misalnya.

Di akhir, Khofifah berharap para guru selain mendidik anak-anak untuk cakap berbahasa daerah, juga mampu membuat mereka memahami akar budaya dan nilai-nilai sosial budaya serta kearifan masing-masing daerah.

“Dari peningkatan kompetensi ini mari kita didik anak-anak untuk bercakap Bahasa Daerah dan memahami akar budaya daerahnya. Terlebih, tiap daerah di Jatim memiliki budaya masing-masing. Madura beda, Banyuwangi beda, Mataraman beda, Arek beda dan pantura beda juga,” tukasnya.

“Mari kita fahami semua produk budayanya. Terutama tatakrama dan unggah ungguh yang menjadi bagian penting sebagai representasi budaya Jawa Timur,” pungkas Khofifah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Aries Agung Paewai mengatakan, kegiatan ini bertujuan agar para guru bisa menguasai Bahasa Daerah serta mengajarkan nilai, sikap dan perilaku. Sekaligus untuk mengembangkan kompetensi guru yang lebih profesional.

“Jika setiap Guru bisa menguasai Bahasa Daerah. Saya yakin, para siswa bisa menjaga nilai sikap, attitude dan bisa mengembangkan bahasa daerah,” ujarnya.

Peran guru daerah di sekolah, lanjutnya menjadi pendorong budaya daerah dan budaya lokal sesuai metode yang diharapkan. Ke depan, guru bahasa daerah haruslah kreatif di dalam menyampaikan metode pembelajaran.

“Guru bahasa daerah harus kreatif, terutama dalam proses pembelajarannya. Kita berharap siswa-siswa kita bisa mengamalkan budaya sosio kultural yang saat ini mulai tergerus budaya asing,” tutupnya

Ratusan Santri Hadiri Reuni Lintas Generasi Alumni Darul Ulum, Ini Pesan Gus Bang

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Ratusan alumni santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum, Rejoso Peterongan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia ikut menghadiri gelaran Reuni Akbar di ruang pertemuan Madrasah Aliyah Unggulan Darul Ulum Jombang.

Diantaranya dari Bengkulu, Palembang, Lampung, Jakarta, Indramayu, Cirebon, Tegal, Batang, Pati, Demak, Rembang, Tuban, Gresik, Lamongan, Surabaya, Madura, Pasuruan, Malang, Kediri, Madiun dan Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Timur.

Mereka yang hadir ini adalah alumni MAPK (Madrasah Aliyah Program Khusus), MAK (Madrasah Aliyah Keagamaan), serta MAU-DU (Madrasah Aliyah Unggulan Darul Ulum). Reuni tersebut mengambil tema “Sowan dan Silaturahmi Santri Lintas Generasi”.

“Kegiatan reuni akbar lintas generasi merupakan acara yang sudah lama ingin dilaksanakan tetapi baru bulan ini dapat terlaksana. Alhamdulillah, banyak yang hadir dari Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera, dan Jakarta,” kata Gus Shobih, Ketua Pelaksana Reuni Akbar, Selasa (11/07).

Alumni Fakultas Pertanian Universitas Darul Ulum ini mengungkapkan, bahwa alumni dari berbagai daerah hadir dalam acara tersebut. Namun untuk alumni dari Pulau Kalimantan, Sulawesi, Papua, Maluku, NTT dan Bali belum bisa menyempatkan datang karena masih ada keperluan di daerahnya masing-masing.

Akan tetapi, lanjut dia, mereka sudah berkomunikasi melalui WhatsApps dan panggilan video (video call). Para alumni yang tidak bisa hadir itu juga melepas rindu melalui dunia maya. Mereka menyaksikan gelaran reuni melalui live streaming.

Reuni akbar semakin meriah. Karena, pra-acara diisi seminar (Siswa/Siswi Madrasah Aliyah Unggulan). Tujuannya, untuk memberi motivasi kepada para siswa-siswi MAU-DU. Nara sumber seminar tersebut adalah alumni MAPK (Madrasah Aliyah Program Khusus) angktan 1991 yakni Sudiro dkk.

Selain itu, kegiatan yang seringkali dilakukan oleh santri turut menjadi agenda prioritas dalam reuni tersebut. Seperti tradisi pesantren pada umumnya Sebelum di mulai acara, diawali para alumni ziarah ke makam kyai sepuh para masyayikh pendiri Ponpes Darul Ulum di lokasi pondok Induk.

“Ini adalah salah satu bukti keterikatan spiritual yang kuat antara guru dan santri yaitu dengan adanya tradisi mendoakan dan ziarah ke makam para masyayikh dan muassis,” ujar Gus Shobih.

Sementara Ceramah dan mewakili Majelis PPDU disampaikan oleh KH Hamid Bisri, MM dan KH Rohmatul Akbar atau yang kerab dipanggil Gus Bang. Dalam sambutannya Ia menyampaikan bahwa tradisi ngalap berkah sudah sejak lama tertanam di dalam keyakinan para santri.

“Yang perlu ditekankan adalah ‘Santri Rejoso ojo sampe lali karo gurune, ojo lali almamatere’, karena berkah dari para guru dan para kyai seluruh santri dapat mengamalkan ilmu di masyarakat,” tutur Gus Bang.

Ia menjelaskan, berkah atau barokah di kalangan santri didefinisikan dengan Ziyadatul Khoir yakni bertambahnya kebaikan. Sehingga hidup yang berkah adalah hidup yang terus bertambah kebaikannya.

“Ilmu yang barokah adalah ilmu yang terus bertambah dan meluas kemanfaatannya bagi diri dan manusia sekitarnya,” imbuhnya.

Bendahara PCNU Jombang ini menyampaikan bahwa adab dan akhlak seorang santri kepada guru menjadi kunci kesuksesan santri dalam menuntut ilmu dan hingga kelak ia pulang berjuang di masyarakat. Tidak heran jika para santri selalu berusaha taat dan patuh kepada para gurunya.

“Mereka teguh menjaga tradisi ngalap berkah, mencintai dan menghormati guru kiai dengan sepenuh hati, karenanya mereka pun mendapat berkahnya di masyarakat menjadi sangat dihormati oleh para muridnya,” jelasnya.

Gus Bang mengajak seluruh alumni ikut menanamkan kecintaan terhadap guru dan dzuriyatnya, juga ilmu yang telah diajarkan supaya dalam menjalani kehidupan mendapat keberkahan dan ilmu yang bermanfaat.

“Janganlah sekali-kali berani melawan perintahnya apalagi sampai membicarakan kejelekan-kejelekannya dari belakang, sekalipun kita tahu itu benar adanya. Karena hal-hal yang mungkin tidak kita sadari tersebut itulah yang menyebabkan ilmu kita tidak bermanfa’at,” pungkasnya.

Sebagai penutup acara, para alumni santri ini memberikan talih asih kepada para guru dan selanjutnya bersalaman dan ramah tamah. Tidak ketinggalan bertukar cerita dan saling berfoto ria sebagai kebahagiaan mengenang saat masih mengenyam ilmu di pesantren.

PKS Jatim Tuntaskan dan Serahkan Berkas Perbaikan 120 BCAD Provinsi ke KPUD

0

SURABAYA, TelusuR.ID – PKS Jatim mendatangi KPUD Jawa Timur untuk menyerahkan berkas perbaikan Pendaftaran
Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD) Provinsi Jatim dari PKS, Ahad, 9 Juli 2022.

Tim KPUD Jawa Timur menyatakan bahwa berkas perbaikan BCAD dari PKS Jatim sudah lengkap dan tuntas. Kedatangan tim PKS Jatim ke KPUD Jawa Timur disambut hangat oleh
Insan Qoriawan, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jawa Timur.

“Berkas BCAD dari PKS sudah kami terima dan kami nyatakan lengkap. Setelah ini akan berlanjut pada pemeriksaan data masing-masing BCAD,” kata Insan.

Menurut Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan, sebanyak 120 berkas BCAD Provinsi Jawa Timur yang didaftarkan sudah melalui proses perbaikan.

“Alhamdulillah semua sudah tuntas, perbaikan sudah dilaksanakan, 100 persen lengkap dan benar,” tegas pria 47 tahun ini.

“Mohon doanya tahap ketiga ini bisa dilakukan dengan baik, dan berlanjut ke tahap berikutnya, dengan kerja-kerja pemenangan oleh seluruh kekuatan PKS meraih target kursi PKS di Jawa Timur, mohon doanya, matur sembah nuwun,” tambahnya.

Menurut Irwan, kerja-kerja yang akan dilakukan PKS tidak jauh dari berbagai hal yang sudah dilakukan PKS selama ini, yaitu memberi pelayanan pada masyarakat.

“PKS lahir dari rakyat, dan akan kembali pada rakyat. Sebagai partai Islam rahmatal lil alamin, kami lahir untuk melayani rakyat dan NKRI,” ujar Irwan.

Irwan hadir di KPUD Jawa Timur didampingi oleh Sekretaris DPW PKS Jatim Ahmadi dan Liaison Officer (LO) DPW PKS Jatim Alfan Khusaeri.

Haul Habib Abu Bakar Gresik, Ketua Majelis Syuro dan Presiden PKS Berbaur Ditengah Lautan Manusia

0
Haul Habib Abu Bakar Assegaf, Ketua Majelis Syuro dan Presiden PKS bersama Kang Irwan Berbaur Ditengah Lautan Manusia.

GRESIK, TelusuR.ID – Puluhan ribu massa menghadiri Haul Habib Abu Bakar Assegaf di Gresik. Mereka datang dari seluruh Indonesia, tumplek blek memenuhi kota santri itu selama dua hari, Rabu-Kamis, 5-6 Juli 2023.

Haul itu hadir dua petinggi PKS, Ketua Majelis Syuro Habib Salim Segaf Al Jufri dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu. Mereka berbaur ditengah lautan manusia.

Habib Salim dan Syaikhu didampingi Ketua dan Sekretaris DPW PKS Jawa Timur Irwan, Setiawan dan Ahmadi, serta Ketua DPD PKS Gresik, Fahrizal Muhammad Kohar.

Setelah mengikuti kegiatan Rouhah yang digelar Rabu, 5 Juli kemarin, hari ini, Kamis 6 Juli mengikuti Haul Akbar Haul Habib Abu Bakar Assegaf bin Muhammad bin Umar Assegaf di Masjid Agung Gresik.

Sama seperti habaib lainnya, kedatangan Habib Salim Segaf Al Jufri disambut hangat. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Habib Salim dikerumuni masyarakat untuk sekadar untuk mencium tangan dan menyapa.

Menurut Ketua PKS Jatim Irwan Setiawan, momentum Haul Habib Abu Bakar ini sangat istimewa. Apalagi ini pertama, setelah masa pandemi dinyatakan berakhir oleh pemerintah.

“Ribuan orang berkumpul, melantunkan doa dan dzikir bersama-sama. Lalu bersama-sama mendengarkan berbagai nasihat para habaib. Ini merupakan momen pemersatu ummat, pemersatu bangsa,” kata Irwan dalam keterangannya, Jumat (7/7/2023).

Selain hadir di kegiatan Haul Habib Abu Bakar, Irwan menyampaikan, Habib Salim dan Ahmad Syaikhu juga akan melakukan konsolidasi dengan pengurus PKS dan Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD) Gresik.

Tak hanya itu, kedua petinggi PKS itu juga menggelar pertemuan dengan puluhan habaib, kiai dan tokoh masyarakat di Gresik.

“Konsolidasi ini dalam rangka untuk memenangkan PKS dan Pak Anies sebagai presiden di Pemilu 2024 mendatang, mohon doanya,” pungkas pria yang akrab disapa Kang Irwan itu.

Sah ! DPRD Setujui Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Jatim TA-2022

0
DPRD Jatim menyetujui Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2022. foto

SURABAYA, TelusuR.ID – Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022 secara resmi disetujui bersama oleh DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai perda dalam sidang paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jatim, Rabu (5/7/2023).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua DPRD Jatim Kusnadi, dan Wakil Ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar bersama-sama menandatangani persetujuan Raperda untuk selanjutnya dilakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri selanjutnya menjadi Perda. Disetujuinya raperda ini diwujudkan dalam Surat Keterangan (SK) DPRD Jatim nomor: 188/0/KPJSDPRD/050/2023.

Dengan diterimanya pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA 2022 ini, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa hal ini menjadi bukti kinerja pemerintahan Jatim telah dilaksanakan dengan akuntabel dan transparan.

“Alhamdulillah telah disetujui bersama rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Jatim Tahun Anggaran 2022. Ini menjadi bukti bahwa kita telah melaksanakan pemerintahan secara akuntabel, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Gubernur Khofifah.

“Ini menjadi konsen kami bahwa menjalankan pemerintahan yang terencana, terukur, dan terlaksana dengan baik dan maksimal memang menjadi landasan dan prioritas kinerja” imbuhnya.

Lebih lanjut, secara khusus ia berterima kasih pada seluruh stakeholder di pemerintahan, seluruh ASN Pemprov Jatim serta seluruh jajaran DPRD Jatim yang telah sinergis mendukung jalannya pemerintahan sehingga sejauh ini Pemprov Jatim dapat menghasilkan kinerja yang optimal dalam rangka mewujudkan masyarakat Jawa Timur yang sejahtera secara adil dan merata.

Ke depan, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa kerja pemerintahan akan terus ditingkatkan. Program yang dijalankan akan diupayakan semaksimalkan mungkin agar bisa memberikan dampak langsung pada masyarakat melalui orientasi birokrasi berdampak. Yang mana hal ini juga menjadi arahan Presiden Joko Widodo.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini mengungkapkan program birokrasi berdampak akan difokuskan pada empat hal yaitu pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, akselerasi digitalisasi administrasi pemerintahan, dan reformasi Birokrasi tematik.

“Termasuk untuk mengentaskan kemiskinan. Kita bertekad untuk mencapai zero miskin ekstrem di Jatim di akhir 2023 ini. Jika kita lakukan gotong royong Insya Allah bisa,” tegas Khofifah.

Pun begitu dengan investasi Jatim. Ditegaskan Gubernur Khofifah, hingga saat ini realisasi investasi Jawa Timur terus tumbuh progresif. Dan akan terus diikhtiarkan agar bisa semakin tumbuh hingga mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.

Sebagaimana diketahui, realisasi investasi PMA dan PMDN Jawa Timur di triwulan I 2023 mencapai Rp 30 Triliun. Capaian itu dikatakan Khofifah meningkat sebesar 27,1% year on year atau dibandingkan dengan triwulan I 2022.

“Alhamdulillah, pertumbuhan realisasi investasi Jatim konsisten di atas nasional. Triwulan I tahun ini realisasi investasi PMA dan PMDN Jawa Timur mencapai Rp. 30 Triliun atau setara 27,1 persen dari target. Kita akan terus upayakan agar investasi di Jatim terus tumbuh, tegasnya.

Di sisi lain, meski Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Jatim TA-2022 telah disetujui DPRD Jatim, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pihaknya tetap akan memperhatikan koreksi, saran maupun catatan dari proses pembahasan raperda ini.

Dikatakannya, saran dan masukan maupun catatan yang disampaikan akan ditindaklanjuti dengan tetap memperhatikan koridor yuridis dari permasalahan yang ada.

“Kami berharap bahwa hal tersebut dapat memperbaiki kinerja pengelolaan APBD yang berdampak pada kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan dengan prinsip efisien, efektif dan akuntabel,” pungkasnya.

Datangi Kantor Kejaksaan, Aliansi LSM Jombang Tagih Janji

0

JOMBANG, TelusuR.ID      –      Sejumlah aktivis dan pegiat sosial yang tergabung dalam Aliansi LSM Jombang mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Jombang, Rabu (5/7/2023). Mereka bermaksud menagih janji atas kinerja Korp Adhiyaksa terkait kasus ruko simpang tiga.

Berlangsung diruang pertemuan kantor Kejaksaan Negeri Jombang, kedatangan para aktivis LSM bertajuk audensi itu ditemui langsung Kepala Kejaksaan Tengku Firdaus, didampingi Kasi Pidsus Acep Subhan Saipuddin dan Kasi Intel Deni Saputra.

Sementara di pihak Aliansi LSM Jombang, nampak hadir aktivis senior dan penasehat Aliansi Wibisono, Ketua LSM LPK RI BAI Suhartono, Ketua LSM KOMPAK Jombang Lutfi Utomo, Ketua LM Almatar Dwi Andika, Ketua LSM BKNDI Yusuf Efendi, serta penasehat LSM GeNaH Hasan Daeng.

Dari kiri: Dendi, Beni, Lutfi Utomo, dan Dwi Andika.

Pada kesempatan itu, Aliansi menanyakan perkembangan kasus ruko simpang tiga yang terkesan berjalan lamban bahkan cenderung jalan di tempat. Terakhir, Korp Adhiyaksa menjanjikan bakal ada penetapan tersangka per Juni 2023.

Faktanya, hingga memasuki putaran bulan Juli ini, penetapan tersangka atau sedikitnya P-19 tidak juga nongol. Hal ini mendorong aktivis Aliansi mendatangi kantor Kejaksaan untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Pada forum itu, sejumlah pertanyaan dilontarkan pihak Aliansi. Diantaranya soal proses penyidikan yang dinilai berlarut-larut dan terkesan tak berujung. Pendapat itu muncul, salah satunya karena penetapan tersangka pada bulan Juni tidak terjadi.

Sebelumnya, bergulir penetapan puncak restorasi justice per 31 Desember 2022. Pada saat itu, siapa pun pihak penghuni ruko yang beritikad menunaikan tanggungan sebelum puncak Desember, dipastikan lolos dari jerat hukum. Hasilnya? Masih 70 persen tanggungan tidak terbayar dan hanya satu dua saja yang lunas.

Dari kiri: Wibisono, Suhartono, Hasan Daeng, dan Yusuf Efendi.

Secara keseluruhan, kesan penanganan perkara berjalan lamban dan berlarut-larut itu mencuat, karena per hari ini, perjalanan kasus ruko simpang tiga sudah memasuki tahun ke 3 sejak terbitnya LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) BPK RI pada 2021 lalu.

Bagi Aliansi, rentang 3 tahun merupakan waktu yang tidak biasa bagi proses penanganan sebuah perkara. Meski hal itu menjadi domain penuh pihak penyidik dengan segala hak subyektifnya, namun angka 3 tahun merupakan bilangan yang tidak terjangkau oleh logika awam.

Apalagi muatan kasus hanya seputar telaah konstruksi lembar kertas. Yakni per 2016, alas hak penghuni ruko berupa SHGB dinyatakan habis dan kembali ke bentuk SHPL. Pemilik SHPL adalah Pemkab. Itu artinya sejak 2016, aset ruko simpang tiga harus kembali ke pangkuan Pemkab.

Wibisono (tengah baju krem) diantara Kajari Jombang Tengku Firdaus dan Kasi Pidsus Acep Saipuddin.

Sesederhana itu memang. Sebagaiman rekomendasi BPK, kerugian negara muncul, karena sejak 2016 hingga 2021 tidak ada PAD masuk dari sektor aset ruko simpang tiga. Kerugian mencapai kisaran Rp 5 milyar. Tentu BPK sudah mengantongi instrumen internal untuk menyebut ruko simpang tiga sebagai aset Pemkab.

Namun bagi Korp Adhiyaksa, persoalannya tidak sesederhana itu. Hari ini, untuk sampai pada penetapan tersangka, masih diperlukan sejumlah kajian terutama pendapat ahli hukum pidana. Salah satu alasannya, karena identitas penghuni unit ruko bisa berganti hingga 4 nama.

Pada kesempatan itu, pihak Kejaksaan memastikan proses hukum terus berjalan sebagaimana mestinya. Kalau pun dikesankan lamban, itu semata-mata karena penanganan perkara tidak semudah membalik telapak tangan, tetapi perlu kecermatan ekstra untuk menghindari resiko blunder. (din)

Bappeda Jombang Target Zero Kemiskinan Ekstrem Di Tahun 2024

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) paparkan kinerja penanggulangan kemiskinan dan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jombang.

Disampaikan Kepala Bappeda Kabupaten Jombang, Danang Praptoko, bahwa persentase penduduk miskin Kabupaten Jombang pada tahun 2022 berada pada angka 9,04 persen, kondisi ini mengalami penurunan sebesar 0,96 persen bila dibandingkan dengan kondisi tahun 2021 (10%).

“Kondisi capaian ini lebih tinggi bila dibandingkan capain di tingkat Provinsi Jawa Timur yang sebesar 10,38 persen dan Nasional yang sebesar 9,54 persen. Jika merujuk pada dokumen P-RPJMD Kabupaten Jombang tahun 2018-2023, maka capaian persentase penduduk miskin Kabupaten Jombang untuk tahun 2022 sudah memenuhi target RPJMD yang menetapkan target pada tahun 2022 sebesar 9,90 persen. Adapun di tahun 2023 angka kemiskinan ditargetkan dalam P-RPJMD Kabupaten Jombang tahun 2018-2023 sebesar 9,89 persen,” tutur Danang Praptoko, Rabu (14/6/2023).

Danang menuturkan, sebagaimana hasil rilis Badan Pusat Statistik (BPS) terkait Data dan Informasi Kemiskinan Kabupaten/Kota di Indonesia Tahun 2022 pada bulan November 2022 BPS, angka kemiskinan Kabupaten Jombang mengalami grafik penurunan yang positif.

“Tahun 2023 diharapkan angka kemiskinan Kabupaten Jombang bisa diturunkan dibawah 8,50 persen, karena indikator baik mikro dan makro program/kegiatan penunjang kinerja penurunan angka kemiskinan mengalami tren yang positif di Kabupaten Jombang,” ungkap Danang.

 

Salah satu isu strategis dalam penanggulangan kemiskinan adalah target zero kemiskinan ekstrem di tahun 2024. Untuk mencapai target tersebut pemerintah telah menerbitkan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

 

Berpedoman pada peraturan tersebut Pemerintah Kabupaten Jombang telah melaksanakan kegiatan pencapaian target zero kemiskinan ekstrem di tahun 2024 sebagai target khusus dan penurunan angka kemiskinan secara masif di tiap tahunnya, sebagai target secara umum. Pemerintah Kabupaten Jombang sangat konsen dan aware dalam rangka mewujudkan zero kemiskinan ekstrem di tahun 2024, berkenaan dengan hal tersebut Pemerintah Kabupaten Jombang telah melaksanakan strategi-strategi dalam rangka pencapaian target tersebut yaitu melalui : perbaikan proses bisnis, perbaikan data, perbaikan regulasi/kebijakan, penyediaan dukungan teknologi dan informasi, serta reformulasi program/kegiatan agar lebih tepat sasaran.

Danang menerangkan, bahwa Persentase Penduduk Miskin Ekstrem Kabupaten Jombang pada tahun 2022 adalah sebesar 0,93% sebagaimana dipublish dalam surat Kepala BPS Provinsi Jawa Timur tanggal 19 Nopember 2022 Nomor : B-128/35520/VS.100/08/2022 Perihal Hasil Perhitungan Kemiskinan Ekstrem Kabupaten/Kota 2021-2022, pada tahun 2021 persentase kemiskinan ekstrem pada tahun 2021 sejumlah 29.510 jiwa (2,32%) dan tahun 2022 turun hingga menjadi 11.880 jiwa (0,93%).

Lebih lanjut Danang Praptoko menyampaikan, “Syukur Alhamdulillah atas dukungan dan kinerja semua pihak yang terlibat dalam proses penetapan penduduk miskin ekstrem sehingga Ibu Bupati Jombang “Ibu Nyai Mundjidah Wahab” pada tanggal 20 Maret 2023 telah menetapkan Surat Keputusan Bupati Jombang Nomor : 188.4.45/125/415.10.1.3/2023,” ungkapnya.

Penduduk Miskin Ekstrem di Kabupaten Jombang Tahun 2023 sejumlah 7.408 jiwa, dengan ditetapkannya SK penduduk miskin ekstrem tersebut maka pensasaran dan intervensi program/kegiatan dalam rangka penghapusan kemiskinan ekstrem lebih terencana, terarah dan terukur sehingga tahun 2024 dapat tercapai target zero kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jombang, pungkasnya.

Satpol PP Jombang Terus Gelorakan Sosialisasi Gempur Peredaran Rokok Ilegal

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Pemkab melalui Satpol PP Jombang terus menggelorakan kampanye pencegahan peredaran rokok ilegal hingga ke desa-desa. Seperti kegiatan sosialisasi yang digelar Rabu (7/6) malam di lapangan voli Desa Klitih, Kecamatan Plandaan. Sosialisasi gempur rokok ilegal yang dikemas dalam pegelaran seni budaya campur sari dengan menghadirkan grup Guyon Maton Cak Percil CS mendapat antusiasme luar biasa dari warga.

Pantauan di lokasi, sejak petang warga berduyun-duyun mendatangi lapangan Desa Klitih. Lantunan salawat mengiringi kedatangan rombongan Bupati Jombang Mundjidah Wahab. Selain jajaran forkopimda dan sejumlah kepala OPD, terlihat petugas dari Kantor Bea Cukai Kediri juga ikut dalam kegiatan tersebut.

Kepala Satpol PP Kabupaten Jombang, Thonsom Pranggono mengatakan pentas budaya campursari ini menjadi sarana sosialisasi perundang-undangan di bidang cukai. Sekaligus, hiburan untuk masyarakat di Kecamatan Plandaan.

“Sehingga penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) dari Pemerintah, bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Selain itu, penggunaan DBHCT memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemberantasan rokok ilegal. Sementara itu, Bupati Jombang Mundjidah Wahab menjelaskan jika rokok tidak ada cukai, maka hal itu termasuk rokok ilegal.

“Ciri-ciri rokok ilegal itu tidak ada cukai rokok di bungkusnya, jika terdapat pita cukai maka rokok tersebut termasuk legal,” ungkapnya.

Menurutnya di Kabupaten Jombang sendiri terdapat sentra tanaman tembakau. Selain di Kecamatan Plandaan, tembakau juga ada di Kecamatan Kudu, Kabuh, Ngusikan, dan Ploso. “Tahun kemarin tembakau bagus harganya,” kata Mundjidah.

DBHCHT merupakan salah satu dana bagi hasil, dimana penerimaan APBN dialokasikan ke daerah berdasarkan persentase. Digunakan untuk mendanai kebutuhan daerah, dalam rangka pelaksanaan desentralisasi.

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan bisa memberikan pemahaman terkait pentingnya membeli rokok legal. Sebagai wujud peran serta masyarakat untuk APBN. Ada pun sasaran sosialisasi, yakni konsumen rokok, pedagang, petani tembakau, dan pengusaha rokok dengan jaringan distribusinya.

Sementara itu, Thonsom Pranggono, Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol PP) mengajak masyarakat untuk melapor jika menemukan peredaran rokok ilegal. “Jika anda menemukan rokok ilegal, silahkan langsung melaporkan ke Bea Cukai, Polisi, Satpol PP atau perangkat desa setempat, agar bisa segera kami tindak lanjuti,” terangnya.

Rudi Supriyanto, Humas Bea Cukai Kediri juga memaparkan, beberapa ciri rokok ilegal, diantaranya, rokok tanpa pita cukai, rokok dengan pita cukai palsu. “Rokok ilegal ini tidak membayar cukai kepada negara, sehingga merugikan pendapatan negara. Rokok ilegal juga tidak ada standar kesehatan, sehingga bisa membahayakan,” ucapnya.

Rudi menerangkan, bahwa hasil dari cukai, yakni Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ini oleh pusat akan dikembalikan kepada daerah untuk kebutuhan masyarakat di daerah.

Dan bagi para pengedar atau penjual rokok ilegal dapat dijerat dengan UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, di mana dalam pasal 54 sanksi bagi pengedar rokok ilegal dapat dipidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Tim Gabungan Bea Cukai Kediri Dan Satpol PP Jombang Berhasil Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal

0

JOMBANG, TeusuR.ID – Tim gabungan Bea Cukai Kediri bersama Satpol PP Jombang, menggagalkan upaya pengiriman puluhan ribu batang rokok ilegal yang diangkut dalam sebuah bus AKAP yang melintas di wilayah Kabupaten Jombang pada Selasa (06/06/2023).

Terkait hal itu, Humas Bea Cukai Kediri Rudi Supriyanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya penindakan tersebut.

Menurutnya, penindakan bermula dari adanya informasi intelijen bahwa akan ada pengiriman rokok ilegal menggunakan bus melalui wilayah pengawasan Bea Cukai Kediri tepatnya Kabupaten Jombang.

“Berbekal informasi tersebut tim gabungan Bea Cukai Kediri dan Satpol-PP Kabupaten Jombang kemudian menyisir area dimaksud dan berhasil mendapati kendaraan target berplat nomer K 7142 0D melintas,” kata Rudi Kamis (15/06/2023) pagi.

 

Dengan sigap, petugas segera melakukan pengejaran dan penghentian sarana pengangkut untuk dilakukan penindakan.

 

“Kemudian dihentikan di exit tol Tembelang. Ini dari Jawa Timur tujuannya ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat,” ungkapnya

Atas penindakan tersebut sebanyak 22.480 batang rokok illegal jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) berhasil dicegah oleh petugas.

“Hasilnya sebanyak 22.480 batang rokok ilegal jenis sigaret kretek mesin (SKM) berhasil dicegah oleh petugas. Perkiraan nilai barang mencapai Rp 28.212.400 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 19.336.060,” katanya memerinci.

Melalui sinergi bersama antara Bea Cukai Kediri dan Satpol-PP kabupaten Jombang diharapkan semangat gempur rokok ilegal dapat terus ditingkatkan, sehingga peredaran rokok ilegal dapat semakin ditekan