TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 371

Berangkatkan 3 Kloter Haji, Berikut Pesan Bupati Jombang dan Kepala Kemenag Jombang

0

JOMBANG,TelusuR.ID – Bupati Jombang, Mundjidah Wahab, melepas keberangkatan jemaah haji dari kloter 77, 78, dan 79, Selasa (20/6/2023).

“Alhamdulillah tahun ini kita bisa memberangkatkan jamaah haji setelah bertahun-tahun tidak bisa karena adanya Covid-19,” ucapnya.

Dikatakan, meski keberangkatan haji sempat terhalang Covid-19, calon jamaah haji asal Jombang saat ini terdapat 80 persen lansia.

“Bahkan usia tertua yakni 94 tahun dan usia termuda 19 tahun,” ujarnya.

Jemaah Haji Jombang Jatim diminta fokus rangkaian Ibadah Haji di Mekkah dan menjaga kesehatan saat di Tanah Suci.

Jemaah haji juga diminta mengurangi aktivitas di luar hotel mengingat suhu di Tanah Suci saat ini cukup panas, di atas 49 derajat celcius.

Pesan itu disampaikan Kepala Kantor Kemenag Jombang Muhajir saat melepas keberangkatan ribuan jemaah calon haji Jombang di Pendopo Kabupaten, Selasa 20 Juni 2023.

“Kurangi aktivitas di luar hotel jika tidak perlu, lebih baik fokus pada agenda haji yang akan dilaksanakan sesaat lagi setelah jemaah haji tiba di Mekkah,” kata Muhajir kepada wartawan.

Diketahui, jumlah jemaah haji Kabupaten Jombang tahun 2023 ini sebanyak. 1.175 orang.

Keberangkatan para jemaah Haji Jombang dilepas langsung oleh Bupati Jombang Mundjidah Wahab bersama forkopimda setempat dari Pendopo menuju asrama Haji Sukolilo Surabaya Jawa Timur

Selain menyarankan jemaah fokus pada agenda di Tanah Suci, Muhajir juga berpesan untuk selalu menjaga kesehatan dengan mengonsumsi vitamin.

“Imbauan kami juga agar para jemaah menjaga kesehatannya dengan mengonsumsi vitamin,” ujar mantan Kepala Kantor Kemenag Tulungagung ini.

Mundjidah Wahab juga mengimbau jemaah haji Jombang untuk tetap menjaga kekompakan saat berada di Tanah Suci Makkah.

“Saya harapkan jemaah haji asal kabupaten Jombang untuk kompak dan selalu bersama-sama,” ujarnya.

Ia juga berpesan untuk saling menjaga satu sama lain, dan yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga kesehatan.

“Jagalah kesehatan, musimnya panas. Jangan kekurangan air. Tidur cukup, istirahat cukup agar dalam beribadah semuanya lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Jombang, Muhajir, mengatakan bahwa jamaah haji yang diberangkatkan dari 3 kloter tersebut sebanyak 1.084 jamaah.

“Kloter 77 sebanyak 394 jamaah kita siapkan 9 bus, kloter 78 ada 445 jamaah dengan 9 bus, dan kloter 79 ada 245 jamaah dengan keberangkatan 6 bus, jadi total keseluruhan 1084 jamaah,” paparnya.

Sedangkan untuk kuota haji tambahan sebanyak 47 jamaah akan diberangkatkan setelah agenda jamaah reguler selesai.

“Untuk kloter yang kuota tambahan insyaallah tgl 22 Juni 2023,” pungkasnya.

BPJS Kesehatan Berikan Penghargaan kepada Direktur RSUD dan Bupati Jombang

0
BPJS Kesehatan Berikan Penghargaan kepada Direktur RSUD dan Bupati Jombang di ruang Bung Hatta, Kamis (22/6/2023)

Jombang, TeusuR.ID –  Bupati Jombang dan Direktur RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Jombang mendapatkan pernghargaan dari BPJS Kesehatan. Itu karena RSUD Jombang sudah mengimplementasikan rekam sidik jari (fingerprint) dan electronic surat eligibilitas peserta (FP-ESEP).

Sedangkan Bupati Jombang Mundjidah Wahab dinilai berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan dr Lily Kresnowati MKes di Ruang Bung Hatta RSUD Jombang, Kamis (22/6/2023).

“RSUD Jombang sudah mengimplementasikan validasi sidik jari (fingerprint) dengan penerbitan Surat Eligibilitas Peserta (ESEP). Kemudian dukungan dari Pemkab Jombang juga sangat bagus. Makanya kami memberikan pengehargaan untuk Direktur RSUD dan Bupati Jombang,” ujar Lily.

Lily menjelaskan, saat ini dari total 2.953 FKRTL (Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Dari jumlah itu hanya 786 FKRTL yang sudah mengimplementasikan E-SEP dengan Validasi fingerprint atau hanya 26.62 persen.

Nah, lanjut Lily, RSUD Jombang merupakan FKRTL yang cukup bagus mengimplementasikan validasi sidik jari (fingerprint) dengan penerbitan Surat Eligibilitas Peserta (e-SEP). “Banyak keunggulan dengan program tersebut. Menghemat kertas, mencegah pemalsuan data dan green manajemen dengan melestarikan alam serta mengurangi sampah,” lanjut Lily.

Dalam kesempatan itu, RSUD Jombang juga menjadi tuan rumah dalam sosialisasi inovasi dari BPJS Kesehatan tersebut. Acara dilakukan secara tatap muka dan online. “Ada sekitar 2500 lebih peserta yang mengikuti secara online,” tambahnya.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan dr Lily Kresnowati MKes (kiri) bersama Direktur RSUD Jombang DR dr Ma’murotus Sa’diyah MKes

Direktur RSUD Jombang Dr dr Ma’marotus Sa’diyah, menjelaskan fasilitas kesehatan melalui rekam sidik jari (fingerprint) dan electronic surat eligibilitas peserta (FP-ESEP) fingerprint memudahkan RSUD dalam pelayanan. Apalagi seluruh pasien kini telah menggunakan e rekam medik.

Pelayanan rekam sidik jari (fingerprint) tersebut khusus untuk pasien JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Selama ini pasien JKN yang berobat ke RSUD Jombang berkisar antara 800 hingga 1200 orang per hari.

Dengan pelayanan manual, tentu saja membutuhkan waktu lebih lama. Mulai mendaftar, hingga pelayanan di poli masing-masing. Nah, dengan fingerprint danESEP menjadikan pelayanan lebih cepat. Pasien JKN tinggal menempelkan sidik jari di anjungan yang sudah disiapkan. Dari situ, pasien mendapatkan ‘boarding pass’.

“Nah, boarding pass tersebut kemudian dibawa ke poli yang dituju. Langsung mendapatkan pelayanan. Jadi lebih cepat dan tidak terjadi antrean. Kami sudah menyiapkan tujuh anjungan untuk sidik jari. Yakni, lima di tengah, satu di poli paru, satunya lagi di rehab medik. Akan kita kembangkan lagi dua anjungan di atas,” ujar Ning Eyik, panggilan akrab Dr dr Ma’marotus Sa’diyah.

Ning Eyik menjelaskan, pihaknya telah melakukan program tersebut sejak 2018. Namun sempat terkendala saat pandemi Covid-19. Ketika situasi sudah normal RSUD Jombang 100 persen menggunakan pelayanan digital.

Para undangan yang memadati ruang Bung Hatta RSUD Jombang

“RSUD Jombang juga memiliki fingerprint mobile, dimana pasien yang memiliki keterbatasan untuk melakukan fingerprint seperti pasien disabilitas, maka petugas yang akan mendatangi pasien untuk finger print. Dengan program ini, kami bisa menghemat ribuan kertas dalam satu hari,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, dr Lily Kresnowati MKes, Direktur Jaminan pelayanan kesehatan BPJS Kesehatan, Deputi Direksi Bidang MKU dr Elsa Novelia, MMK, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Mojokerto dr Elke Winasari, AAAK, serta kepala Dinas Kesehatan, drg Budi Nugroho.

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia,Bupati Mundjidah Wahab Komandoi Giat Resik Kali

0

JOMBANG,TelusuR.ID – Aksi Peringatan Hari Lingkungan Hidup se Dunia Tahun 2023 di Kabupaten Jombang ditandai dengan gotong royong melaksanakan Giat Resik Kali Jombang Kulon pada Jumat (16/6/2023) pagi, yang lokasinya berada disebelah MAN 3, Bahrul Ulum – Tambakberas.

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab sebelum turun langsung bersama Wakil Bupati Jombang Sumrambah melakukan aksi resik sungai menyampaikan apresiasi pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang yang telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, termasuk melaunching SIAP SIGAP DLH, serta bergerak bersama bersinergi untuk memerangi polusi plastik yang semakin mengkhawatirkan karena dapat mencemari sungai dengan melakukan aksi resik kali.

“Terima kasih, sekaligus saya mengapresiasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang yang memberikan pembelajaran kepada para pelajar, para santri untuk bersama sama gotong royong melaksanakan resik kali dengan tema “Bebaskan Kali Dari Polusi Plastik”, ini  menunjukkan komitmen DLH yang bersungguh-sungguh mengatasi permasalahan plastik di Kabupaten Jombang”, tutur Bupati Mundjidah Wahab.

“Alhamdulillah, Jombang punya Santri Jogo Kali. Hari ini kita melakukan aksi resik kali melakukan pembersihan sampah plastik, sampah organik yang ada disepanjang Kali Jombang Kulon, agar aliran sungai menjadi lancar, lingkungan menjadi bersih dan sehat. Karena kebersihan sebagian daripada iman. Mari kita ciptakan Kabupaten Jombang yang bersih, nyaman dan tidak ada polusi”, tandas Bupati Mundjidah Wahab

Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen bersama sama dengan semua pihak dan masyarakat untuk bertanggung jawab menjaga dan berperan aktif menjaga kebersihan diri juga lingkungan, termasuk sungai. “Dengan gotong royong Resik Kali, tidak hanya lingkungannya saja yang menjadi sehat, namun warganya juga tetap sehat sehingga dapat menjalankan berbagai aktivitasnya dengan baik”, tambahnya.

Menandai dimulainya kegiatan gotong royong resik kali, Bupati Mundjidah Wahab didampingi Wakil Bupati Jombang Sumrambah menyerahkan alat kerja secara simbolis kepada pelajar dan petugas.

Miftahul Ulum Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas partisipasi para peserta Aksi Resik Kali.

“Saya selaku Kepala DLH Jombang sangat berterimakasih juga sekaligus menyampaikan apresiasi setinggi tingginya atas partisipasi semua pihak dalam Aksi Resik Kali ini, baik kepada peserta dari sekolah, pondok pesantren, masyarakat sekitar, Kepala Desa dan Kecamatan setempat, termasuk OPD terkait yang hadir dan mendukung kelancaran giat ini.  Semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu”, tutur Miftahul Ulum.

“Selanjutnya, Saya juga berharap kepada semua lapisan masyarakat untuk menghentikan membuang sampah ke sungai, sebab pemkab Jombang sudah banyak membangun TPS & TPS3R sebagai wujud hadirnya pelayanan persampahan di tengah-tengah masyarakat”, pungkasnya.

Para pelajar yang dilibatkan diantaranya MA Bahrul Ulum Tambakberas; MTS Bahrul Ulum Tambakberas; MA Unggulan KH Wahab Hasbullah Tambakberas; MTSN 3 Jombang; MAN 3 Jombang; SMPN 1 Tembelang; SMPN 1 Jombang; SMPN 2 Jombang; SMPN 5 Jombang; MTSN 16 Jombang; MTSN 1 Jombang; MTs Al Hikam Jatirejo; SMKN 1 Jombang; SMKN 3 Jombang; SMAN 1 Jombang; SMAN 3 Jombang; SMK Sultan Agung 2 Diwek; MAN 1 Jombang.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Jombang Sumrambah, Sekdakab Jombang, Kepala OPD; para petugas dari Sumber Daya Air PUPR Jombang, Kepala Sekolah; Bank Sampah Induk Jombang & Bank Sampah Unit.

Buka Sosialisasi Program Jatim Puspa, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab Serahkan Penghargaan Pengelolaan Keuangan Desa

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyerahkan piagam penghargaan untuk “Desa Prospektif Good Governance Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2022 ” dari Kementerian Keuangan, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jatim, kepada Peringkat I – Ds. Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto; Peringkat II – Ds. Mojotrisno Kecamatan Mojoagung; Peringkat III -Ds. Grobogan Kecamatan Mojowarno.

Ucapan selamat sekaligus apresiasi disampaikan langsung oleh Bupati Mundjidah Wahab kepada tiga Kepala Desa yang telah menerima Penghargaan Pengelolaan Keuangan Desa tahun 2022.

“Terima kasih, dan selamat atas apresiasi dan penghargaan ini, semoga apresiasi ini semakin meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan keuangan Desa dan memotivasi Desa yang lain untuk melakukan hal yang sama”, tuturnya Bupati Mundjidah Wahab.

“Alhamdulillah, kemarin saya menerima   Penghargaan ini dari Kementerian Keuangan RI melalui Kanwil Dirjend Perbendaharaan Wilayah Provinsi Jawa Timur, dan kebetulan hari ini langsung saya serahkan, karena bertepatan dengan agenda Sosialisasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Jawa Timur Melalui Program Jatim Puspa Pemberdayaan BUMDesa dan Desa Berdaya Di Kabupaten Jombang TA 2023 di Ruang Bung Tomo”, tambah Bupati Mundjidah Wahab.

Bupati berharap kepada seluruh peserta sosialisasi dapat memahami apa yang disampaikan oleh narasumber dari Pengelola Pemberdayaan Masyarakat DPMD Provinsi Jawa Timur Gorby Martapura.

“Terima kasih kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam keberhasilan program Jatim Puspa, pengembangan BumDesa, dan program Desa Berdaya. Keberhasilan ini tidak mungkin terwujud tanpa kerjasama yang erat antara Pemerintah Daerah, masyarakat, serta pelaku usaha. Untuk itu laksanakan program ini dengan sebaik-baiknya secara berkelanjutan.”, pungkasnya.

Sementara itu disampaikan oleh Sholahuddin Hadi Sucipto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Jombang bahwa Sosialisasi BKK Provinsi Jawa Timur Melalui Program Jatim Puspa Pemberdayaan BUMDesa dan Desa Berdaya Di Kabupaten Jombang TA 2023 merupakan upaya pemerintah untuk memperluas lapangan kerja dan membangkitkan kembali dunia usaha setelah efek pandemi covid-19.

“Dengan sosialisasi ini, diharapkan program ini semakin sukses, dengan memberikan wawasan sekaligus singkronisasi”, tuturnya.

Pemerintah Jombang telah merancang dan mengimplementasikan berbagai program dalam penanganan dampak Covid 19 yaitu Jatim Sejahtera melalui program Pemberdayaan Usaha Perempuan (Jatim Puspa) dan Jatim Berdaya melalui program pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) dan Program Desa Berdaya. Diantaranya dilaksanakan di Desa Jogoroto, Desa Tondowulan, Desa Sumbergondang Kabuh, Miagan, Latsari, Bareng dan Desa Banjarsari, Desa Sumobito dan Ploso”, tuturnya.

Program Jatim Puspa telah menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan, mengoptimalkan dan mengefektifkan program penanggulangan kemiskinan perdesaan melalui kegiatan pemberdayaan bagi KPM dengan memberikan fasilitasi bantuan dan pendampingan untuk ibu rumah tangga.

“Program Desa Berdaya merupakan komitmen kita untuk mengembangkan desa-desa yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan. Melalui program ini, kita memberikan pelatihan, bantuan modal, dan dukungan teknis kepada desa-desa untuk mengembangkan potensi sumber daya mereka dalam rangka mempertegas legalisasi status desa mandiri”, pungkasnya.

Kali ke-7, Ketum NBI Salurkan Bantuan pada Janda dan Lansia Sisir Kelurahan Simolawang Surabaya

0

SURABAYA, TelusuR.ID – Ketua Umum Nusa Bangsa Indonesia (NBI), HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy (Gus Lilur) lewat kegiatan Filantropi NBI tidak kenal lelah menyisir perkampungan di Surabaya. Mereka terus bergerak membagikan 250 paket sembako pada kaum dhuafa dan fakir miskin.

Umar Faruq, Sekretaris Filantropi NBI menjelaskan para penerima manfaat bantuan paket sembako dari Ketum NBI sudah melalui proses pendataan sebelumnya. Dengan menggandeng RT, RW dan kelompok pengajian setempat Tim Filantropi NBI mendata orang yang dianggap layak untuk mendapatkan bantuan.

” Tujuannya agar bantuan dari Ketum kami (Gus Lilur) bisa tepat sasaran dan bisa membantu orang-orang yang benar-benar membutuhkan,” tukas Umar Faruq. Jumat, (23/06/2023).

Faruq menambahkan bantuan paket sembako yang disalurkan merupakan kepedulian dan bentuk cinta kasih Gus Lilur pada sesama, utamanya dhuafa dan fakir miskin.

” Mudah-mudahan bisa meringankan beban hidup bagi para penerima,” harapnya.

Pihaknya menambahkan, bantuan paket sembako yang diberikan akan terus meningkat.

” Kalau saat ini 250, Insyaallah kedepannya kita akan menyalurkan ribuan paket sembako,” tandasnya.

Hj. Mawarda, Ketua Kelompok Pengajian Bahrul Ulum yang terlibat dalam pendataan para penerima menjelaskan bahwa yang menerima bantuan mayoritas Lansia, Orang yang sakit tidak bisa bekerja di Lingkungan RT 6 dan 7, RW 6 Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya.

” Tadi itu salah satunya Mbah Busar (71), Janda, jualan di Pasar dan tinggal di Pasar Aswotomo Sidodadi, Simolawang, Simokerto,” jelasnya.

Hasan, Ketua RT 6 mengaku berterima kasih karena warganya mendapatkan bantuan dari Ketua Umum NBI (Gus Lilur). Dirinya mengaku senang atas bantuan yang diberikan.

Sekedar diketahui, kegiatan Filantropi NBI berbagi paket sembako di Kota Surabaya sudah masuk Minggu ke-7, tiap hari Jumat. Setiap Jum’at kurang lebih 250 paket sembako yang dibagikan.

Jokowi Tinjau Progres Pembangunan Smelter Freeport, Gubernur Khofifah Optimistis Jatim Jadi Simpul Ekonomi Dunia

0

Presiden Jokowi Tinjau Progres Pembangunan Smelter Freeport dan Groundbreaking Pabrik Foil Tembaga di Gresik, Gubernur Khofifah Optimistis Jatim Jadi Simpul Ekonomi Dunia

GRESIK, TelusuR.ID – Presiden Joko Widodo melakukan groundbreaking proyek pembangunan pabrik foil tembaga PT Hailiang Nova Material Indonesia, yang ada di Kawasan Industri Java Integrated and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur, Selasa (20/6) kemarin.

Hailiang Grup yang notabene adalah salah satu produsen pipa dan batang tembaga terbesar dunia tersebut telah menandatangani pembelian lahan seluas 20 hektar di kawasan JIIPE untuk pembangunan pabrik dengan nilai investasi US$ 849 juta.

Presiden juga melakukan peninjauan proyek pembangunan pabrik instalasi pemurnian dan pengolahan (smelter) PT Freeport Indonesia yang juga berada di Kawasan Industri JIIPE. Smelter PTFI memiliki kapasitas 1,7 juta dry metric ton dan ditargetkan proses konstruksi selesai pada akhir 2023.

Operasi komersial diharapkan efektif pada Mei 2024. Smelter ini akan menjadi peleburan tembaga single line terbesar di dunia. Pabrik Smelter diproyeksikan akan memenuhi kebutuhan konsentrat tembaga, gipsum, asam sulfat, maupun lumpur anoda ke beberapa industri.

“Pembangunan pabrik pengolahan tembaga ini akan mendongkrak roda perekonomian Indonesia khususnya Jawa Timur. Bahkan melalui pabrik ini, harapan menjadikan Indonesia sebagai negara maju dari negara berkembang akan segera terwujud,” ungkap Presiden Jokowi.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang turut mendampingi Presiden Jokowi menyampaikan rasa syukurnya serta mendukung penuh terhadap industri pengolahan bahan mentah tembaga di Jawa Timur.

Khofifah yakin kehadiran dua pabrik ini akan semakin memperkuat posisi Jawa Timur dalam rantai pasok di bidang peleburan dan produksi tembaga dan menjadikan Jawa Timur simpul ekonomi dunia. Salah satunya dengan suplai kebutuhan copper foil dan katoda baterai baik bagi Indonesia dan luar negeri dari wilayah KEK JIIPE Gresik.

“Diperlukan 59 kg copper foil untuk satu mobil listrik. Di sini ada potensi besar untuk menarik investasi dalam hal mobil listrik dan produksi baterainya di Indonesia. Apalagi, kita tidak perlu mengekspor tembaga mentah ke luar negeri karena dapat memproduksi sendiri,” imbuhnya.

“Karena semua diproduksi di dalam negeri, kita bisa memberikan nilai tambah bagi hasil-hasil produksi kita. Ini akan menguatkan dan menjaga roda perekonomian Jatim terus berputar,” tambah dia.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini menyebut kehadiran pabrik ini juga akan semakin memperluas lapangan kerja bagi masyarakat Jawa Timur. Sumber daya manusia (SDM) unggul Jawa Timur berpeluang besar untuk bekerja memenuhi permintaan pabrik-pabrik yang berdiri di kawasan JIIPE.

“Dibangunnya integrasi pabrik PT. Hailiang dan smelter PT. Freeport ini membuka peluang kerja baru bagi tenaga kerja terbaik Jatim. Mereka juga bisa mendapatkan pengalaman baru lewat pelatihan tenaga kerja di luar negeri seperti yang pak Menkomarves sampaikan tadi,” ungkap Khofifah.

“Semoga semua ini memberikan penguatan-penguatan bagi kemajuan Jatim. Harapannya Jatim terus berkembang sebagai wilayah yang memfasilitasi kemudahan beriventasi sehingga menjadi primadona bagi investor baik dalam dan luar negeri,” pungkasnya

Untuk diketahui, smelter ini memiliki kemampuan produksi konsentrat 1,7 juta ton pertahun yang menghasilkan katoda tembaga 600ribu ton per tahun. “Inilah yang nantinya harus diintegrasikan dengan nikel di Sulawesi, bauksit di Bintan dan Kalimantan Barat, Timah di Bangka Belitung serta bisa diserap oleh copper foil disini sehingga terintegrasi menjadi EV Battery/Litium Battery.

Dalam kesempatan yang sama, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menekankan pentingnya pembangunan pabrik tembaga dan smelter ini. Luhur mencotohkan, salah satu perusahaan kendaraan listrik besar dunia telah menyatakan ketertarikan mereka berinvestasi di Indonesia dan Jawa Timur.

“Pabrik pengolahan tembaga dalam negeri akan memenuhi kebutuhan Indonesia dan dunia, serta memberikan peluang kerja dan pendidikan yang baru,” pungkasnya. (*)

Polri Rencana Rehab Makam Wali dan Ulama, Gus Fawait : Contoh Kebijakan yang Pancasilais

0

SURABAYA, TelusuR.ID – Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN), Gus Muhammad Fawait mendengar adanya rencana Mabes Polri untuk merehab makam para wali dan ulama di nusantara. Ia menilai kebijakan dalam momentum Hari Bhayangkara 1 Juli 2023 itu sebagai contoh kebijakan yang Pancasilais, sejalan dengan sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa.

Pria yang akrab disapa Gus Fawait itu mengapresiasi kebijakan Polri tersebut, karena ini menunjukan Polri memahami ruh masyarakat Indonesia sebagai bangsa yang religius. Selain itu, juga bentuk penghormatan kepada ulama. Sebab, jasa ulama sangat besar dalam kemerdekaan bangsa ini.

“Para ulama lah yang mengajarkan tentang cinta pada tanah air adalah sebagian dari iman. Termasuk seruan jihad mempertahankan kemerdekaan adalah wajib hukumnya. Karena itu, republik ini berhutang budi pada para ulama. Mereka tidak sekedar tokoh agama tapi juga pahlawan,” kata Gus Fawait, Ahad (18/6/2023).

Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini menilai rencana Polri tersebut out of the box. Menurutnya, ini ide cemerlang yang sejalan dengan tradisi keagamaan di nusantara, khususnya kaum nahdliyin.

Gus Fawait mengungkapkan, peran para wali dan ulama di masyarakat sangat dominan. Ulama bukan sekedar guru agama, tapi juga pedoman dalam kehidupan keseharian masyarakat.

“Bahkan saat ulama wafat pun, ikatan emosional dengan umatnya pun tetap tersambung lewat ziarah makam,” ujar pengasuh Pondok Pesantren Nurul Chotib, Al Qodiri IV Jember itu.

Bendahara GP Ansor Jawa Timur ini mengaku semakin takjub dengan rencana Mabes Polri, karena Polri tidak sekedar merehab makam wali dan ulama. Tetapi juga membina masyarakat pelaku UMKM di sekitar komplek makam.

Sebab, seperti diketahui khalayak umum. Makam para wali dan ulama itu juga membawa rejeki untuk masyarakat dan pelaku UMKM. Lewat para peziarah yang datang ke makam, rejeki pun mengalir untuk pedagang dan masyarakat sekitar makam.

“Makam para wali itu bukan sekedar tempat religi, tapi juga sumber rejeki bagi masyarakat sekitar. Karena itu, langkah menata dan membina pelaku UMKM tentu kami dukung. Apalagi kalau itu masuk kawasan wisata religi,” pungkas anggota DPRD Jatim tersebut. (*)

Tunjangan Perumahan Dewan (7): LSM GeNaH TERUS BURU DOKUMEN APPRAISAL

0

JOMBANG, TelusuR.ID      –      Ketua LSM GeNaH Hendro Suprasetyo, kembali melayangkan surat klarifikasi susulan, Jumat (16/6/2023). Tidak hanya kepada Sekwan, tetapi surat juga ditujukan kepada BPKAD. Hal ini dilakukan karena jawaban Sekwan atas surat pertama dinilai belum menyentuh substansi permasalahan.

Dalam surat jawaban tertanggal 13 Juni 2023 tersebut, tutur Hendro, Sekwan menegaskan bahwa besaran tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi bagi pimpinan dan anggota DPRD sudah sesuai aturan yang berlaku. Juga, besaran tunjangan tersebut diklaim sudah didasari kajian dari pihak appraisal.

Hendro Suprasetyo saat rehat siang bersama aktivis Jombang.

Hanya, sambung Hendro, identitas KJPP (Konsultan Jasa Penilai Publik) tidak disebutkan. Dalam klarifikasinya, Sekwan hanya membuat penegasan terkait 2 hal.    Yakni kegiatan appraisal dipastikan ada namun bukan oleh Sucofindo. Serta, penyebutan alokasi Rp 100 juta sebagai bukti kegiatan appraisal telah dilaksanakan.

“Karenanya surat klarifikasi juga ditujukan kepada BPKAD untuk memastikan alokasi Rp 100 juta sebagaimana klaim Sekwan tersebut sudah terserap atau belum. Sekaligus, sebagai bentuk konfirmasi bahwa klaim BPKAD soal appraisal oleh Sucofindo ternyata dibantah pihak Sekwan, “ujarnya.

Hendro menyayangkan sikap kedua pejabat publik yang dinilainya belum transparan tersebut. Selain tidak elok, hal tersebut bisa berujung blunder karena akan ada pihak yang ketahuan berbohong. “Terus terang saya tidak habis pikir kenapa persoalan yang seharusnya sederhana malah menjadi rumit, “ucapnya.

Khususnya pihak Sekwan. Jika benar kegiatan appraisal itu ada dan bahkan dialokasikan Rp 100 juta, sergah Hendro, kenapa nama KJPP tidak disebutkan dan hanya membantah bukan Sucofindo? Juga, jika benar ada appraisal, kenapa kegiatan tersebut tidak muncul di Sirup LKPP dan LPSE 2021?

Hendro Suprasetyo (tiga dari kiri) saat audensi dengan Kepala Kejaksaan Jombang.

 

Bagi Hendro, persoalan appraisal layak mendapat porsi perhatian karena 2 alasan. Pertama, untuk memastikan bahwa penetapan angka tunjangan sudah melalui tahapan dan mekanisme yang benar. Kedua, klaim bahwa kegiatan appraisal dialokasikan Rp 100 juta bukan sekedar informasi abal-abal.

Sekalipun begitu, ada atau tidak ada appraisal, tegas Hendro, LSM GeNaH tetap berteguh untuk membawa persoalan ini ke ranah gugatan. Hal ini dilakukan semata-mata untuk memastikan bahwa besaran tunjangan perumahan dan transportasi sudah teruji secara hukum peradilan.

Hendro Suprasetyo menunjukkan surat jawaban Sekwan.

Hanya saja, sergah Hendro, jika kemudian didapati bahwa angka tunjangan yang terbilang fantastis itu tidak dasari kajian appraisal, tentu persoalan menjadi bergeser.  Yakni, dari yang semula hanya seputar dugaan penggelembungan anggaran, menjadi lebih komplek mencakup transparansi dan kejujuran.

Seperti diberitakan sebelumnya, besaran tunjangan perumahan anggota DPRD sebesar Rp 18.800.000 per bulan atau Rp 11,5 milyar per tahun, dinilai merupakan bentuk pemborosan anggaran negara karena akan berlangsung secara terus menerus tanpa batas waktu. Padahal praktik ini sejatinya bisa dihindari.

Caranya, Pemkab diminta menyediakan rumah dinas bagi 46 anggota DPRD. Sejumlah pihak menyebut, alokasi untuk kebutuhan dimaksud mencapai kisaran Rp 50 milyar atau setara 5 tahun tunjangan perumahan DPRD. Opsi ini dianggap solusi cerdas, karena APBD akan terbebas dari beban Rp 11,5 milyar per tahun.

Namun, sejauh ini Pemkab belum menunjukkan sikap setuju. Bukan karena tidak mampu, tapi diduga Pemkab tidak bernyali untuk mengusik wilayah politis tersebut. Angka tunjangan pun mulai dikoreksi. Buka soal bungkus (Perbup), tapi bagaimana angka tersebut ditetapkan. “Jangan-jangan memang ditetapkan berdasarkan deal politik, “ujar Sumber. (Laput/red/din)

 

Rakernas V Pergunu, Khofifah Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi dan Kapabilitas

0

SURABAYA, TelusuR.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kelima Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Periode 2022-2027, di Alun-Alun Leuwimunding Kabupaten Majalengka, Sabtu (17/06/2023).

Mengangkat tema “Guru Mulia Pemersatu Bangsa Membangun Peradaban Dunia”, rakernas ini membahas tiga agenda utama yaitu, kesejahteraan guru, peningkatan kompetensi guru melalui transformasi digital, dan kaderisasi guru NU.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mendorong para guru NU bisa menjadi seorang game changer. Sama seperti Steve Jobs, Mark Zuckerberg, dan Elon Musk. Menurutnya, game changer adalah sosok yang bisa melakukan berbagai perubahan dari biasa saja menjadi luar biasa.

“Sosok game changer yang ada di sekitar kita contohnya KH Asep Saefuddin Chalim. Bagaimana beliau membuat lembaga pendidikan yang semula biasa-biasa saja menjadi luar biasa seperti saat ini. Sebanyak 400 siswanya berhasil masuk PTN tanpa tes, pasti tidaklah mudah,” ujarnya disambut riuh tepuk tangan, dikutip TelusuR.id Minggu (18/06/2023).

Sebagai seorang guru, lanjut Khofifah, harus mengenali karakteristik tiap siswanya. Seperti kata Imam Al Ghazali ada orang yang tahu bahwa dia mampu. Untuk murid yang seperti ini, para guru haruslah mendorong kemampuan siswa melalui kelas khusus atau kelas percepatan (akselerasi).

“Tugas guru ialah menyiapkan dukungan melalui pembelajaran yang lebih intensif. Serta menemukenali tiap potensi yang dimiliki siswanya. Yakinlah bahwa setiap orang memiliki kemampuan. Di sinilah peran guru untuk membuat para siswa kelak menjadi enabler leader atau pemimpin pemungkin,” urainya.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini menilai, guru memiliki peran sangat penting terhadap pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sebab melalui seorang guru, transfer of knowledge, transfer of skill, dan transfer of attitude bisa dilakukan kepada anak-anak penerus bangsa.

“Kata orang Jawa, Guru itu maknanya pantas digugu (dipercaya) dan ditiru (dicontoh),” tegas Ketua Umum Muslimat NU itu.

Untuk itu, para guru harus berani menerapkan siklus 3E pembelajar sejati yang terdiri dari Experiment, Experience, dan Expert. Gubernur Khofifah mengingatkan bahwa untuk menjadi seorang yang ahli (expert) dalam suatu bidang haruslah berani mencoba atau bereksperimen serta ditempa pengalaman (experience).

Khofifah juga mendorong para guru agar memaksimalkan kapasitas yang dimiliki. Sehingga proses transfer ilmu kepada para murid juga bisa berlangsung maksimal.

“Seringkali kita hanya menggunakan 25 cc, padahal kapasitas kita itu 1000 cc. Serta terus menaikkan kapasitas kita seiring dengan posisi dan tanggung jawab,” imbuh Gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Oleh karena itu, menurut Gubernur Khofifah, diperlukan sinergitas antara pemerintah dan organisasi seperti Pergunu dalam penguatan kapasitas para guru. Sehingga bisa tercipta ekosistem pendidikan yang baik.

Sementara itu, Wamenag RI H. Zainut Tauhid Sa’adi berharap, perjuangan dan kiprah tokoh pendiri NU menjadi penyemangat dalam pelaksanaan Rakernas kali ini. Apalagi dipilihnya Leuwimunding sebagai pusat gelaran Rakernas kali ini dikarenakan di sinilah KH. Abdul Chalim, salah satu dari tiga tokoh kunci pendiri NU dilahirkan dan dikebumikan. KH. Abdul Chalim juga tengah diusulkan ke Pemerintah Pusat untuk menjadi Pahlawan Nasional mengingat peran besarnya dalam pendirian NU pada tahun 1926 dan upayanya untuk memperjuangkan kemerdekaan RI.

“Saya berharap Rakernas ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi namun juga menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Wamen Zainut juga mengapresiasi dukungan Pergunu terhadap upaya pengusulan KH. Abdul Chalim untuk menjadi pahlawan nasional. Mengingat besarnya peranan beliau dalam kemerdekaan Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum PP Pergunu sekaligus Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, KH. Asep Saefuddin Chalim menyampaikan bahwa perjuangan para tokoh pendiri NU dalam memperjuangkan kemerdekaannya kini telah tampak dan terwujud. Serta menjadi tugas kita semua untuk mengisi kemerdekaan ini sehingga terwujudlah kehidupan masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur.

“Guru merupakan garda yang paling depan untuk tujuan itu. Karena dengan kepiawaian guru dan kemampuannya guru dalam mempertanggungjawabkan tugasnya untuk mewujudkan Indonesia yang maju adil dan makmur,” tuturnya.

“Kita juga harus mengajarkan anak-anak kita akhlakul karimah. Kemudian mentransfer kurikulum pendidikan secara tuntas. Sehingga siswa menjadi cerdas,” imbuhnya.

Pada kesempatan sebelumnya, Menkopolhukam Mahfud MD dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, serta Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto juga hadir tepatnya saat sesi Halaqah di pagi hari sebelum pembukaan Rakernas.

Sementara pada Pembukaan Rakernas, juga dihadiri antara lain Wakil Gubernur Jawa Barat H. Bu Ruzhanul Ulum, Anggota DPR RI KH. Maman Imanul Haq dan Sutrisno, dan sederet tokoh NU lainnya.

Tunjangan Perumahan Dewan (6): ALIANSI LSM JOMBANG MINTA SEKWAN BERSIKAP TRANSPARAN

0

♦JOMBANG, TelusuR.ID      –      Isu tunjangan perumahan DPRD terus menggelinding. Sejumlah aktivis LSM di Jombang mulai bersuara kencang. Secara umum, para aktivis ingin memastikan bahwa tunjangan perumahan anggota dewan sebesar Rp 18.800.000 per bulan itu sudah terbilang rasional.

Dengan kata lain, angka yang ditetapkan bukan merupakan kompromi politik apalagi barter kekuasaan. Para aktivis berpendapat, jika angka yang ditetapkan tidak rasional atau cenderung mengada-ada, maka ekses yang ditimbulkan bakal lumayan komplek. Selain memicu dugaan kerugian negara, hal ini juga merugikan masyarakat.

Hari Purwanto (baju crem) dalam kegiatan somasi di kantor Pemkab.

Kali ini, giliran Aliansi LSM Jombang yang mendesak tunjangan perumahan dewan untuk diuji.  Direktur Ekskutif Aliansi LSM Jombang, Hadi Purwanto, menegaskan bahwa besaran tunjangan perumahan penting untuk disikapi demi memastikan tidak terjadi penggelembungan anggaran yang dibungkus dengan Peraturan Bupati (Perbup).

Tengara ini menguat, tegas Hadi, karena munculnya Perbup 5/2022 sebagai cantolan terbaru tunjangan perumahan dewan sempat diwarnai aksi boikot pihak legislatif terhadap LKPJ Bupati. Pada sisi ini, drama pertentangan tunjangan petinggi Pemkab sempat terpapar ke publik.

Terutama TPP pejabat Sekda yang dinilai kelewat besar karena melampaui BOP Bupati. Saat itu, TPP Sekda dipatok diangka Rp 43 juta per bulan, sedang BOP Bupati hanya Rp 33 juta per bulan. Polemik pun berakhir dengan munculnya Perbup 5/2022 yang berujung pada kenaikan angka tunjangan perumahan dewan.

Hadi Purwanto (baju biru) bersama Aliansi LSM Jombang dalam kegiatan audensi di Mapolres Jombang.

Bak pepatah dua gajah bertarung pelanduk mati ditengah-tengah, tutur Hadi, situasi itu mengesankan tengah berlangsung barter kekuasaan antara ekskutif dan legislatif. Namun, Aliansi LSM Jombang tidak perduli dengan spekulasi yang berkembang. Poinnya adalah, angka tunjangan harus rasional.

Ditegaskan, munculnya Perbup 5/2022 sebagai terjemahan tehnis dari Perda 60/2017 yang merupakan turunan dari PP 18/2017 dan PP 1/2023, terbilang tidak ada yang salah secara konstruksi. Hanya, bagaimana angka tunjangan ditetapkan, di titik inilah semua perlu diuji.

Sebab, sambung Hadi, PP 18/207 sebagaimana telah diperbarui dengan PP 1/2023 tidak pernah mematok besaran angka. Urusan angka diserahkan kepada Perda dan Perbup. Namun PP dengan tegas melempar rambu-rambu bahwa penetapan angka tunjangan tidak boleh keluar dari wilayah kepatutan, kewajaran, rasionalitas, serta berbasis harga setempat.

Pertanyaannya, tegas Hadi, sudahkah tunjangan perumahan bagi anggota dewan sebesar Rp 18.800.000 per bulan itu memenuhi amanat PP? Bagaimana angka tersebut ditetapkan? Apalagi angka tersebut menjadi yang tertinggi se Jawa Timur untuk kategori Kabupaten, dimana hal itu memicu kejanggalan.

Hari Purwanto bersama anggota Aliansi LSM Jombang

Merespon ketentuan dan rambu-rambu PP soal nilai kepatutan, kewajaran, rasionalitas, serta berbasis harga setempat, Pemkab mengklaim bahwa besaran tunjangan ditentukan berdasarkan kajian appraisal.  Hanya, sejauh ini kepastian soal itu belum seluruhnya transparan. Bahkan antara Sekwan dan BPKAD masih terjadi pertentangan.

“Pertentangan antara Sekwan dan BPKAD soal informasi appraisal menjadi pemandangan yang tidak elok. Hal itu tidak seharusnya terjadi karena bisa memicu spekulasi liar. Saya berharap Sekwan sebagai pengguna anggaran kegiatan appraisal bisa bersikap transparan untuk mengakhiri polemik yang tidak perlu, “tegas wartawan senior ini.

Hadi menegaskan, jika masalah appraisal tak kunjung dibuka ke publik, maka patut diduga kuat kegiatan tersebut memang tidak pernah ada. “Jika benar itu yang terjadi, maka spekulasi bahwa angka tunjangan perumahan dewan ditetapkan berdasarkan deal-deal politik tertentu sepertinya bukan isapan jempol, “ujarnya.

Karenanya, Aliansi LSM Jombang akan menempuh publik hearing ke gedung rakyat untuk memastikan duduk persoalan sebenarnya. “Klaim bahwa tunjangan perumahan dewan ditentukan berdasarkan kajian appraisal harus bisa dibuktikan. Jika itu tidak terpenuhi, maka Perbup 5/2022 bisa dianulir lewat jalur gugatan, “pungkasnya. (Laput/red/din)