TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 136

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Batuud Koramil 12/Simo Latih PBB Siswa MAN 1 Simo

0

Boyolali,TelusuR.ID — Dalam upaya membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan bermental tangguh, Batuud Koramil 12/Simo Kodim 0724/Boyolali, Pelda Luqman, memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Simo, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Rabu (21/01/2026).

Pelatihan PBB yang dilaksanakan di halaman sekolah tersebut diikuti oleh para siswa putra dan putri dengan penuh semangat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar baris-berbaris sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta pembentukan karakter sejak dini.

Pelda Luqman menjelaskan bahwa latihan PBB merupakan salah satu sarana efektif untuk menumbuhkan jiwa disiplin pada pelajar, yang menjadi kunci utama dalam meraih cita-cita.

“Melalui latihan PBB ini diharapkan siswa-siswi MAN 1 Simo memiliki disiplin yang baik, baik disiplin waktu maupun disiplin dalam belajar. Disiplin adalah modal penting untuk mencapai keberhasilan di masa depan,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, para siswa diberikan materi dasar PBB, di antaranya sikap sempurna, sikap istirahat di tempat, pemeriksaan kerapian, serta berbagai gerakan dasar lainnya. Selain melatih fisik, kegiatan ini juga melatih konsentrasi dan kepatuhan terhadap aba-aba dari pelatih.

Salah satu Guru Pembina MAN 1 Simo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada TNI, khususnya anggota Koramil 12/Simo, atas kepedulian dan kedekatan mereka dengan dunia pendidikan.

“Kami sangat bersyukur dan bangga kepada TNI yang selalu hadir dan dekat dengan sekolah serta masyarakat. Semoga TNI dan masyarakat selalu solid, kompak, dan saling bekerja sama demi Indonesia yang jaya, aman, dan berdaulat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI dan lembaga pendidikan dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan cinta tanah air.

(Agus Kemplu)

Babinsa Lakukan Pembereman Jalan Penghubung Antar Dukuh

0

Sragen,TelusuR.ID – Dalam rangka meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga, Babinsa Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen Serma Sumartana bersama masyarakat melaksanakan kegiatan pembereman jalan penghubung antar Dukuh Jimbar – Dukuh Derak Desa Guworejo, Kamis (22/01/2026).

Serma Sumartana turun langsung ke lapangan membantu warga dalam proses pembereman dengan menggunakan material batu dan tanah urug. Gotong royong ini melibatkan perangkat desa serta warga setempat yang dengan antusias ikut berpartisipasi demi kelancaran akses transportasi sehari-hari.

Menurut Sumartana, jalan penghubung antar dukuh memiliki peranan penting sebagai sarana mobilitas warga, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial. Oleh karena itu, perawatan jalan secara swadaya perlu terus digalakkan guna mendukung aktivitas masyarakat dan mempererat kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, Sumartana juga memberikan motivasi kepada warga agar selalu peduli terhadap lingkungan dan infrastruktur desa. Diharapkan dengan adanya pembereman jalan tersebut, akses antar dukuh menjadi lebih baik, aman, dan mampu menunjang kesejahteraan masyarakat.

(Agus Kemplu)

Semarak HUT ke-80 Persit, Persit KCK Cab XLV Dim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah

0

Boyolali,TelusuR.ID – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana, Persit KCK Cabang XLV Dim 0724/Boyolali menggelar kegiatan bakti sosial donor darah yang berlangsung di Aula Makodim 0724/Boyolali, Jalan Padanaran, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis (22/01/2026).

Kegiatan kemanusiaan ini mendapat antusiasme tinggi dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel TNI, anggota Persit, pelajar, hingga masyarakat umum. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E, para perwira staf, Danramil jajaran, serta Ketua Persit KCK Cabang XLV Dim 0724/Boyolali, Ny. Meita Dhanu Anggoro bersama para pengurus Persit.

Ketua Persit KCK Cab XLV Dim 0724/Boyolali, Ny. Meita Dhanu Anggoro, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan pengabdian Persit kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi langsung membantu sesama. Setiap tetes darah yang disumbangkan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa aksi donor darah ini menjadi salah satu upaya Persit dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Boyolali. Dari kegiatan tersebut, berhasil terkumpul sebanyak 250 kantong darah, sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut, Ny. Meita menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, sekaligus mempererat hubungan antara anggota Persit dengan masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E menyampaikan apresiasi atas semangat dan partisipasi seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin dalam memperingati hari-hari besar organisasi.

“Kegiatan donor darah ini mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI, Persit, dan masyarakat. Semoga semangat kebersamaan dan kepedulian ini terus terjaga,” ujarnya.

Kegiatan donor darah yang digelar Persit KCK Cab XLV Dim 0724/Boyolali ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergitas TNI dengan masyarakat dan berbagai elemen pemerintah, sejalan dengan semangat HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana yang akan diperingati pada 3 April 2026 mendatang.

(Agus Kemplu)

Santri Al Wahabiyah 1 dan Lathifiyah 2 Bahrul Ulum Rihlah Tafkiriyah Ke Pesantren Minggir dan Global Darussalam Academy

0

YOGYAKARTA, TELUSUR.ID – Santri Ribath Al Wahabiyah 1 dan Al Lathifiyah 2 Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Jombang, Jawa Timur melaksanakan program Rihlah Tafkiriyah atau perjalanan edukatif ilmiah ke Ponorogo dan Yogyakarta

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran yang bertujuan memperluas wawasan keislaman, menumbuhkan pengalaman spiritual, pemikiran, serta memperkuat karakter santri.

Rihlah di Ponorogo, para santri diajak berziarah ke Makam Auliya Ki Ageng Basyariyah (Sewulan) dan Kyai Hasan Besari. Seluruh santri mengikuti kegiatan dengan pendampingan penuh dari ustaz dan ustazah.

Di Ndhalem Kasepuhan Kyai Ageng Hasan Besari seluruh santri menggelar khataman Qur’an. Setelah dari Ponorogo, melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta menuju Pesantren Minggir yang diasuh KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq).

Setibanya di lokasi, rombongan santri yang diasuh Bu Nyai Hj Mundjidah Wahab itu disambut langsung oleh Gus Muwafiq yang kemudian memberikan tausiyah selama kurang lebih satu jam.

Pengasuh Ribath Al Wahabiyah 1 dan Al Lathifiyah 2, Bu Nyai Hj Mundjidah Wahab menyampaikan terima kasih atas diterimanya para santri ini untuk menambah pengetahuan dan wawasan di Pesantren Minggir yang diasuh Gus Muwafiq.

“Program rihlah ini diagendakan setiap tahun untuk ziarah ke Makam Auliya dan studi pembelajaran ke pesantren-pesantren lainnya. Ini sebagai motivasi bahwa santri juga bisa membangun Pesantren seperti yang dilakukan oleh Kyai Muwafiq,” tutur Bu Nyai Mundjidah yang juga Pendiri Madrasah Aliyah Unggulan Wahab Chasbullah (MAUWH), Kamis (22/1/2026).

Dalam tausiyahnya, Gus Muwafiq menekankan pentingnya bersyukur kepada Allah SWT, menjadi makhluk yang beradab, berakhlak, serta mempunyai wawasan kebangsaan dalam proses menuntut ilmu.

“Karena manusia itu dititipi ilmu dan dinamis sesuai dengan zaman. Apalagi pengetahuan itu terus berkembang. Dan Perkembangan terbesar itu manusia. Maka, wajib menjadi manusia berilmu,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh santri dan pendamping tampak khidmat dan begitu antusias menyimak pesan-pesan keilmuan dan keteladanan yang disampaikan oleh KH Ahmad Muwafiq.

Pembimbing Ribath Al Lathifiyah 2 dan Al Wahabiyah 1 Bahrul Ulum, KH Mujtahidur Ridho (Gus Edo) menyampaikan bahwa kegiatan rihlah ini dirancang sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter santri.

“Rihlah ini tidak sekadar perjalanan, tetapi merupakan proses pembelajaran langsung dari para ulama. Santri belajar tentang keteladanan, adab, serta cara memaknai ilmu secara lebih luas dan mendalam, dan memperluas pemikiran,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa pendampingan intensif oleh pengurus, serta ustaz dan ustazah bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan sarat nilai edukatif.

“Kegiatan rihlah ini menjadi sarana strategis untuk membentuk santri yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan berkarakter. Interaksi langsung dengan lingkungan pesantren dan meneladani pemikiran para ulama memberikan pengalaman berharga, tuturnya.

Gus Edo berharap, pengalaman selama rihlah dapat menjadi bekal bagi santri dalam mengamalkan nilai-nilai keislaman, kepesantrenan, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah dari Pesantren Minggir, para santri Al Wahabiyah 1 dan Al Lathifiyah 2 Bahrul Ulum melanjutkan Rihlah ke Pesantren Global Darussalam Academy yang berada di kaki gunung Merapi tepatnya di Pandan Puro, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman.

Secara keseluruhan, program rihlah santri ini dinilai sangat bermanfaat sebagai perjalanan edukatif yang mampu meningkatkan pengetahuan, memperluas wawasan, serta memperkuat karakter santri dalam bingkai pendidikan madrasah dan pesantren.

Optimalkan Pendapatan Daerah, Bupati Warsubi Launching Distribusi SPPT PBB-P2 Tahun 2026 dan Inovasi QR Code

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi meluncurkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun anggaran 2026. Acara yang mengusung tagline “Pajak Tuntas – Pembangunan Meluas” ini digelar di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (22/1/2026) siang.

Momentum yang disaksikan jajaran perwakilan Forkopimda, Sekdakab Jombang Agus Purnomo, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD lingkup Pemkab Jombang, instansi vertical, Camat, Kepala Desa dan Koordinator Pemungut Pajak Desa se-Kabupaten Jombang ini membawa kabar gembira bagi masyarakat. Bupati Jombang, Abah Warsubi, S.H., M.Si., mengumumkan kebijakan strategis berupa penurunan nilai ketetapan PBB-P2 secara drastis sebagai bentuk perlindungan sosial dan upaya menjaga stabilitas ekonomi warga.

Dalam sambutannya, Bupati Jombang, Abah Warsubi, S.H., M.Si, menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat mendengar aspirasi masyarakat. Berdasarkan revisi Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2025, Pemkab Jombang memutuskan untuk menyesuaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) demi menjaga stabilitas ekonomi warga.

“Sebagai wujud komitmen kami dalam memberikan perlindungan sosial, PBB-P2 tahun 2026 ditetapkan dengan nilai yang lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun 2025 sebesar Rp43,1 miliar, maka tahun 2026 ini turun menjadi Rp27.969.247.752. Ada penurunan sekitar Rp15,1 miliar,” ujar Bupati Warsubi di hadapan undangan yang hadir.

Bupati berharap penurunan ini meningkatkan kepatuhan warga. “Pajak yang dibayarkan akan kembali ke masyarakat dalam bentuk infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan yang lebih baik,” tambahnya.

Bupati Jombang, Abah Warsubi, S.H., M.Si., pada kesempatan tersebut juga memberikan teladan dengan melakukan simulasi pelunasan pajak secara langsung. Dalam peragaan tersebut, Bupati menunjukkan betapa mudahnya membayar pajak di era digital hanya dengan memindai QR Code yang tertera pada SPPT menggunakan ponselnya.

Kepala Bapenda Jombang, Sholahuddin Hadi Sucipto, SSTP., M.Si, melaporkan bahwa tahun ini terdapat 752.226 SPPT yang didistribusikan. Inovasi utama tahun ini adalah penyematan QR Code pada setiap lembar SPPT. Melalui QR Code tersebut, wajib pajak dapat langsung mengakses Lokasi dan peta bidang NOP, Data Subjek dan Objek Pajak, Riwayat pembayaran 5 tahun terakhir, Link pembayaran langsung (QRIS).

“Ini adalah langkah transparansi. Wajib pajak bisa mengecek apakah datanya sudah benar atau perlu pembetulan, terutama bagi 70.000-an bidang yang saat ini peta bidangnya masih dalam proses penyempurnaan,” jelas Sholahuddin.

Bapenda Jombang juga mengumumkan jadwal teknis agar proses distribusi berjalan lancar:
23 Januari 2026 (09.00 WIB): Seluruh kanal pembayaran PBB-P2 resmi dibuka.
27 – 30 Januari 2026: Penandatanganan Berita Acara cetak SPPT di masing-masing kecamatan.
2 Februari 2026: Pembukaan pembayaran kolektif melalui aplikasi PASTI BAYAR.

Sebagai motivasi, Bupati Warsubi menyiapkan bonus besar. Desa yang mampu lunas pada tanggal 2 Februari 2026 antara pukul 09.00 hingga 15.00 WIB akan mendapatkan hadiah 10% dari nilai baku PBB-P2. Selain itu, tersedia insentif total Rp80 juta bagi 18 desa tercepat yang melunasi pajaknya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama (MoU) antara Bapenda dengan PT Pos Indonesia dan PT Bima Sakti Multi Sinergi (Fast Pay) untuk memperluas akses pembayaran. Sebagai tanda dimulainya pendistribusian pajak, Bupati Jombang, Abah Warsubi, S.H., M.Si., melakukan penyerahan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) secara simbolis kepada perwakilan kepala desa.

Suasana terasa khidmat karena bertepatan dengan peringatan Hari Desa Nasional ke-2. Acara ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas peran luar biasa desa dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Ecoton Kirim Aduan Dugaan Pencemaran Sungai Brantas oleh PT Indonesia Royal Paper ke Gakkum Lingkungan Hidup

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Pengaduan resmi terkait dugaan pembuangan limbah cair industri oleh PT Indonesia Royal Paper (IRP) ke Sungai Brantas di wilayah Kabupaten Jombang telah disampaikan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang.

Khususnya Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum (Gakkum) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BBPHLHK) Wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, yang beralamat di Jl. Raya Bandara Juanda Nomor 100, Dukuh, Sedati Agung, Kec. Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Aktifis Lingkungan Ecoton, Rulli Mustika Adya mengatakan bahwa pengaduan ini didasarkan pada temuan lapangan, hasil uji laboratorium, serta telaah dokumen pengelolaan lingkungan yang menunjukkan indikasi kuat terjadinya pencemaran sungai.

Menurut dia, kondisi tersebut dinilai berpotensi merugikan lingkungan hidup serta masyarakat yang bergantung pada Sungai Brantas sebagai sumber air dan ruang hidup.

“Berdasarkan pemantauan independen dan informasi yang beredar di publik, air di sekitar outlet pembuangan limbah PT IRP menunjukkan perubahan kualitas fisik dan kimia,” ujar Rulli, dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1/2026).

Selain itu, kata dia, ditemukan indikasi keberadaan mikroplastik di perairan Sungai Brantas. Mikroplastik bersifat persisten, tidak terurai secara alami, dan berpotensi masuk ke rantai makanan, sehingga menjadi ancaman serius bagi ekosistem sungai dan kesehatan masyarakat.

Direktur ARShanum Law Office itu

mengungkapkan, telaah terhadap dokumen UKL–UPL PT Indonesia Royal Paper Jombang menunjukkan belum adanya penjelasan yang memadai mengenai mekanisme pengendalian partikel mikro, termasuk mikroplastik, dalam sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengelolaan limbah cair serta kesesuaian antara dokumen perizinan dan praktik pengelolaan limbah di lapangan,” tegasnya.

Ketua Posko Ijo ini menjelaskan, mengacu pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pencemaran lingkungan tidak hanya diukur dari pelampauan baku mutu, tetapi juga dari terjadinya perubahan fungsi lingkungan hidup.

“Keberadaan mikroplastik di badan air Sungai Brantas patut diduga sebagai bentuk perubahan fungsi lingkungan yang memerlukan tindakan pengawasan dan penegakan hukum,” tandasnya.

Dalam pengaduan tersebut, DLH Kabupaten Jombang diminta untuk melakukan pemeriksaan lapangan dan inspeksi mendadak terhadap sistem IPAL PT IRP, melaksanakan uji laboratorium independen termasuk pengujian mikroplastik, mengevaluasi kepatuhan terhadap dokumen UKL–UPL dan izin lingkungan, serta menindaklanjuti temuan melalui langkah administratif dan/atau penegakan hukum apabila terbukti terjadi pelanggaran. Pelapor juga meminta agar hasil pemeriksaan disampaikan secara terbuka kepada publik.

“Pengawasan dan penegakan hukum lingkungan yang objektif dan tegas sangat diperlukan demi perlindungan Sungai Brantas dan kepentingan masyarakat luas,” ujar Rulli.

 

 

 

 

 

 

LBHAM : Pedagang Pasar Ploso Menolak Pindah Ke Terminal Adalah Bentuk Ketaatan Terhadap UU

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – LBHAM (Lembaga Bantuan Hak Asasi Manusia) mendorong Dinas Perdagangan dan Perindustrian kabupaten Jombang agar setiap tindakan penataan pedagang pasar Ploso dilakukan dengan prinsip penghormatan HAM, yaitu melalui dialog, memberikan kompensasi yang adil, serta menyediakan tempat berdagang yang manusiawi.

Menurutnya, bila perpindahan dilakukan secara paksa tanpa prosedur sesuai perundang-undangan yang ada berpotensi melanggar hukum. LBHAM sejak awal menyoroti bahwa penggusuran atau tanpa musyawarah, tanpa ganti rugi yang layak, lebih-lebih penggunaan aparat secara represif berpotensi melanggar HAM.

“Saya atas nama konstitusi mendesak Dinas Perdagangan dan Perindustrian kabupaten Jombang agar mengadakan dialog konstruktif bersama para peadagang pasar (Pedangan sayur dan Buah yang tidak mendapat tempat berdagang) yang tergabung dalam paguyuban P4 (Paguyuban Pedagang Pasar Ploso) serta semua semua pihak yang terlibat (stakeholders). Dalam dialog tersebut, saya berharap dapat ditemukan alternatif pemecahan yang menghormati sepenuhnya hak asasi pedagang seperti dimuat dalam pasal 28h, 28g, dan 28h UUD 1945. Penggusuran paksa (forced evictions) dinilai sebagai pelanggaran berat HAM, khususnya hak atas tempat usaha atau bekerja yang layak dan rasa aman, indikasi pelanggarannya meliputi, Tanpa Musyawarah, Kekerasan Aparat dan anpa Ganti Rugi,” ujar direktur LBHAM.

Masih menurut Gus Faiz Direktur LBHAM yang selama ini mengadvokasi para pedagang pasar Ploso “Seorang yang memiliki kewenangan (DISDAGRIN) mengeluarkan kebijakan penggusuran dapat dipidana bila kebijakan yang dikeluarkan bertentangan dengan UU atau melampau kewenangannya. Dinas Perdagangan dan Perindustrian untuk tidak mengambil kebijakan dengan menggusur pedagang pasar untuk pindah ke terminal Ploso, karena lahan terminal itu bukan wewenangnya dan pasti melanggar UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Permenhub No. 132 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan Jalan dan Penyalahgunaan Fungsi”.

Lebih lanjut beliau memaparkan bahwa Jaminan perlindungan hukum bagi pedagang pasar di Indonesia diatur melalui berbagai peraturan, terutama UU No. 7 Tahun 2014, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 112 Tahun 2007. “Bentuk perlindungan hukum bagi pedagang pasar Ploso antara lain, Hak Atas Fasilitas (Pedagang berhak atas pelayanan kebersihan, keamanan, dan fasilitas dasar lainnya.), Perlindungan Hak Usaha ( Memberikan kepastian hukum dalam berusaha, seperti hak menempati lokasi dagang, yang diatur dalam kontrak sewa-menyewa atau Surat Hak Penempatan (SHP). dan Pemberdayaan dan Penataan (Pemerintah daerah wajib memberdayakan dan menata pasar tradisional agar lebih layak dan kompetitif)”.

Pemerintah Daerah dalam hal ini DISDAGRIN wajib memberi perlindungan hukum bagi pedagang pasar Ploso, terutama melalui UU Perdagangan yang bertujuan menciptakan lingkungan pasar yang adil dan berdaya saing. Selain itu pedagang pasar Ploso wajib menolak kebijakan DISDAGRIN yang berpotensi melanggar UU (menenpati terminal Ploso) dan lebih-lebih yang akan mebuat omset para pedagang menurun. Saya menghimbau kepada seluruh pedagang pasar Ploso yang tergabung dalam P4, Jangan mau diombang ambingkan oleh oknum yang mengatasnamakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jombang utnuk pindah ke terinal Ploso,” pungkas Gus Faiz.

Umaira Nyanyikan Lagu Sayap, Pencipta Resa Ungkap Tentang Perasaan dan Kisah Ghosting Dalam Hubungan

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Pencipta lagu asal Jombang, Resa Husin, mengungkap kisah di balik terciptanya lagu “Sayap” yang dibawakan oleh penyanyi Umairah dan resmi dirilis pada 27 September 2025.

Resa Husin menuturkan, lagu “Sayap” tercipta secara mengalir dengan inspirasi yang datang dari berbagai film dan drama Korea yang kerap mengangkat kisah cinta penuh emosi dan konflik batin.

“Lagunya mengalir, saya dapat inspirasi dari film dan drama-drama Korea,” ujar Resa saat dikonfirmasi, dikutip Telusur.id Selasa (20/1/2026).

Menurut dia, “Sayap” bukan sekadar lagu cinta biasa. Lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang jatuh cinta sepenuh hati, namun akhirnya menyadari bahwa dirinya hanya menjadi persinggahan, bukan sosok utama dalam hati orang yang dicintai.

Tema tersebut kerap dialami banyak orang dan dikenal dengan istilah ghosting atau pemberian harapan palsu dalam hubungan.

Makna itu tergambar kuat dalam lirik lagu yang menggunakan metafora mendalam. Ungkapan seperti “aku telah terbang tinggi, namun sayap-sayapku telah patah lagi” serta “kini aku tenggelam dalam samudera cintamu” menggambarkan perasaan jatuh cinta yang begitu dalam, diikuti kekecewaan dan kehilangan harapan.

“Maknanya untuk seseorang yang memberi harapan palsu, ghosting,” katanya.

Ia menuturkan, proses penciptaan lagu “Sayap” memakan waktu sekitar dua minggu. Namun pada tahap awal, lagu tersebut baru rampung sekitar 70 persen. Untuk menyempurnakannya, ia menggandeng produser asal Malaysia, Faruq Rahman, yang membantu menyelesaikan 30 persen bagian akhir hingga lagu tersebut siap dirilis.

“Saya membuat lagu Sayap selama dua minggu dan baru selesai 70 persen, lalu disempurnakan bersama produser Malaysia,” ujar Resa

Menariknya, sebelum akhirnya dibawakan oleh Umairah, lagu “Sayap” sempat diminati oleh sejumlah penyanyi asal Malaysia. Bahkan, nama besar seperti Siti Nurhaliza disebut tertarik untuk membawakan lagu tersebut.

“Ya dibawakan oleh Umairah, sebelumnya banyak artis Malaysia yang mau pakai, termasuk Siti Nurhaliza,” ungkapnya.

Melalui lagu “Sayap”, Resa Husin berharap karyanya dapat menjadi representasi perasaan banyak orang yang pernah mengalami kisah cinta sepihak dan kehilangan, sekaligus menjadi pengingat bahwa tidak semua cinta berakhir dengan kebahagiaan.

4 Posisi Jabatan Strategis Kosong, Bupati Warsubi Tunjuk Imam Bustomi Plt Kadis PUPR Jombang

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, Imam Bustomi sekarang menjabat Plt Kepala Dinas. Ditengarahi pasca mutasi yang digelar beberapa waktu lalu oleh Bupati Warsubi menyebabkan kekosongan.

Bayu Pancoroadi sebelumnya yang menjabat Kepala Dinas PUPR beralih ke posisi sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jombang. Dan penunjukan Imam Bustomi, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR berlaku mulai Senin (19/1).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Jombang Anwar membenarkan bahwa penunjukan Imam Bustomi selaku Sekretaris Dinas menjabat Plt Kepala Dinas PUPR.

“Ya sudah ditunjuk Abah Bupati, yakni Sekretaris Dinas PUPR Pak Bustomi,” ujar Anwar, Selasa (20/1/2026).

Ia menjelaskan beliau (Imam Bustomi) akan menjalankan tugas sebagai plt selama tiga bulan ke depan. Setelah masa berakhir, pemerintah kabupaten akan melakukan evaluasi sebelum menentukan langkah lanjutan hingga terisi pejabat definitif.

“Masa plt berlaku tiga bulan. Setelah itu dilakukan evaluasi apakah dilanjutkan atau menunggu pengisian jabatan kepala definitif,” jelasnya.

Penunjukan plt dilakukan setelah jabatan Kadis PUPR kosong menyusul mutasi Bayu Pancoroadi ke posisi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jombang.

Namun, soal plt Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan hingga kini belum ada penunjukan dari Bupati. Sehingga Staf Ahli Bidang SDM itu belum terisi.

“Untuk sekarang sekarang masih kosong,” bebernya.

Diketahui, mutasi besar-besaran di tubuh birokrasi Pemkab Jombang menyisakan sejumlah kursi jabatan eselon II-B setingkat kepala dinas kosong.

Pasca pelantikan 84 pejabat manajerial Kamis (16/1) lalu di Pendopo Kabupaten Jombang, sedikitnya ada empat kursi pejabat eselon II masih kosong. Bupati juga berencana menggelar seleksi terbuka (selter).

Dari data yang dihimpun, terdapat empat posisi strategis yang masih kosong di antaranya, Kepala Dinas PUPR, Kepala Disporapar, Kepala Dinas Perkim, serta Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan.

Bupati Jombang Warsubi menyampaikan ada empat jabatan eselon II-B yang kosong. Pihaknya juga memastikan kekosongan jabatan tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan.

Saat ini, ia telah menyiapkan penunjukan Plt untuk mengisi kursi Kepala Dinas PUPR dan Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan yang masih lowong sambil menunggu seleksi terbuka.

“Kita tetap memastikan pelayanan publik berjalan normal. Jabatan yang belum terisi akan segera diisi oleh Plt, dan selanjutnya akan kita proses melalui seleksi terbuka,” pungkasnya.

Implementasikan Metode Binter, Babinsa Danukusuman dan Bhabinkamtibmas Kunjungi Sekolahan

0

Surakarta, TelusuR.ID- Dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah Babinsa Danukusuman Koramil 03/Serengan Kodim 0735 Surakarta Serda Tito dan Bhabinkamtibmas Brigadir Kepala Dimas melaksanakan Sambang dan Silaturahmi jalin Komsos dengan Kepala Sekolah SDN Danukusuman Ibu Naniek S.pd yang bertempat di RT 03 RW 08 Kelurahan Danukusuman Kecamatan Serengan Kota Surakarta, Selasa 20/01/2026

Kegiatan sambang dan Komunikasi ini untuk menjalin komunikasi guna mempererat silaturahmi antara Babinsa Bhabinkamtibmas dengan kepala sekolah dalam hal ini Babinsa memberikan pesan kepada kepala sekolah agar dalam memberikan pembelajaran sesuaikan dengan kurikulum yang ada,serta selalu menekankan masalah bullying jangan sampai terjadi disekolahan ini karena masih ada kasus bullying disekolahan, karena kalau itu terjadi akan berdampak pada sikorban, tekankan sikap saling menghormati menghargai serta saling memiliki antar siswa/siswi, tutur Serda Tito.

Dengan adanya kegiatan ini, selaku kepala sekolah Ibu Naniek mengucapkan banyak terima kasih atas sambang dan silaturahmi dari Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Linmas agar selalu terjalin komunikasi dan kordinasi dengan baik.

 

(Agus Kemplu)