TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 137

Babinsa Lakukan Pemantauan Harga dan Ketersediaan Sembako

0

Sragen,TelusuR.ID – Serka Joko Babinsa Kelurahan Plumbungan Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen melaksanakan kegiatan pemantauan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok (sembako) di sejumlah toko yang berada di Kampung Bangun asri Rt 16 Kelurahan Plumbungan Kecamatan Karangmalang, Selasa (20/01/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI AD melalui peran Babinsa dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan sembako bagi masyarakat tetap aman dan terjangkau.

Dalam pemantauan tersebut, Serka Joko mengecek langsung harga berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, tepung, serta kebutuhan harian lainnya. Selain itu, Joko juga berkomunikasi dengan pemilik toko untuk mengetahui pasokan barang, kelancaran distribusi, serta kendala yang mungkin dihadapi dalam pemenuhan stok sembako.

Joko menyampaikan bahwa secara umum harga sembako di toko-toko masih relatif stabil dan persediaan mencukupi kebutuhan masyarakat. Namun demikian, Joko tetap mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga secara sepihak dan tetap menjual barang sesuai dengan ketentuan yang berlaku demi menjaga kepercayaan dan kenyamanan konsumen.

Menurutnya, Kegiatan pemantauan ini juga bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat berdampak pada perekonomian warga, khususnya masyarakat kurang mampu. Dengan adanya pengawasan langsung di lapangan, diharapkan situasi pasar tetap kondusif dan daya beli masyarakat dapat terjaga.

Joko menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara rutin serta berkoordinasi dengan aparat desa dan pihak terkait lainnya apabila ditemukan adanya indikasi penimbunan atau ketidakwajaran harga, Pungkasnya.

(Agus Kemplu)

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hadiri Reses DPRD, Warga Desa Jagoan Antusias Sampaikan Aspirasi

0

Boyolali — Babinsa Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali, Serka Jakimin, bersama Bhabinkamtibmas Polsek Sambi menghadiri kegiatan reses Anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Boyolali, Bapak Suranto, S.E., yang digelar di Aula Balai Desa Jagoan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Senin (19/01/2026).

Kegiatan reses ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mempererat komunikasi antara warga dengan wakil rakyat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Jagoan, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan warga masyarakat Desa Jagoan yang tampak antusias mengikuti jalannya acara.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Jagoan menyambut baik pelaksanaan reses tersebut. Ia berharap momentum ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi, kebutuhan, serta permasalahan yang ada di desa, sehingga dapat ditindaklanjuti melalui jalur legislatif.

Sementara itu, Anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Boyolali, Bapak Suranto, S.E., menegaskan pentingnya kegiatan reses sebagai sarana menjaring aspirasi langsung dari masyarakat. Menurutnya, masukan dari warga sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong pembangunan yang tepat sasaran.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai isu dan kebutuhan masyarakat Desa Jagoan disampaikan secara langsung oleh warga kepada Bapak Suranto, mulai dari bidang pembangunan, pelayanan publik, hingga kesejahteraan masyarakat.

Babinsa Desa Jagoan, Serka Jakimin, menyampaikan bahwa kehadiran TNI dan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap proses demokrasi di tingkat desa. Ia berharap kegiatan reses dapat meningkatkan kesadaran serta partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa.

“Reses ini sangat penting untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan wakil rakyat, sekaligus membangun komunikasi yang baik demi kemajuan desa,” ujarnya.

Secara keseluruhan, kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Boyolali di Desa Jagoan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan, hasil dari dialog dan aspirasi yang disampaikan dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa Jagoan ke depan.

 

(Agus Kemplu)

Terima Delegasi Kopri PMII, Fraksi NasDem Jatim Tegaskan Negara Kuat Bila Perempuan Berdaya

0

SURABAYA, TELUSUR.ID Fraksi NasDem DPRD Jawa Timur menerima silaturahmi sekaligus audiensi dari Korps Perempuan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri PMII) Jawa Timur.

Ketua Fraksi NasDem Lora Nasih Aschal dan Sekretaris Fraksi NasDem Deni Prasetya menerima delegasi Kopri PMII Jatim di ruang Fraksi NasDem DPRD Jaqa Timur.

Ra Nasih mengungkapkan Fraksi NasDem punya komitmen kuat dalam mengakomodir isi gender. Ia mengatakan negara kuat bila kaum perempuannya berdaya.

“Prinsipnya, negara kuat bila kaum perempuan berdaya. Karena itu kami punya komitmen kuat mengakomodir isi gender, terutama pemberdayaan kamu perempuan,” kata Ra Nasih, Senin (19/1/2026).

Cicit Syaikhona Kholil Bangkalan ini menegaskan, pihaknya menilai Kopri PMII Jatim adalah tonggak ketika bicara tentang perempuan. Karena itu, saat audiensi banyak bicara tentang isu perempuan.

Menurutnya, semua aspirasi yang disampaikan hampir seluruhnya bicara tentang pemberdayaan perempuan. Termasuk kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mengisi ruang-ruang politik.

Ra Nasih menyampaikan, baginya perempuan tidak berdiri di ruang kosong. Tapi potensi besar yang harus mengisi ruang-ruang yang ada, termasuk ruang politik.

“Apalagi Jawa Timur tempat perempuan hebat, mulai politisi, hingga kepala daerah banyak sisi perempuan. Bahkan Gubernurnya pun perempuan,” ujar anggota parlemen dari Dapil Madura tersebut.

Sementara itu, Ketua Kopri PMII Jatim, Kholisatul Hasanah menjelaskan audiensi ini sekaligus bentuk perkenalan dirinya sebagai Ketua Kopri yang baru berikut jajaran pengurus periode 2025 -2027. Dalam kesempatan ini pihaknya memberikan pandangan-pandangan tentang pemberdayaan perempuan, terutama di bidang pendidikan.

Aktivis perempuan yang akrab disapa Lisa itu menilai, Partai NasDem adalah adalah katalisator dalam peran perempuan di dunia politik. Fakta itu bisa dilihat dari banyaknya anggota parlemen perempuan di Fraksi NasDem dari berbagai tingkatan. Bahkan Ketua DPW Partai NasDem juga seorang perempuan.

“Kami berharap bisa bersinergi dengan Partai NasDem, karena itu harapannya aspirasi dan pandangan strategis yang disampaikan hari ini bisa diteruskan ditingkatan bawah,” pungkas Lisa.

Insentif RT Rp 5 Juta Bakal Ditransfer lewat Pemdes, Ini Rincian Pembagiannya

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Pemkab Jombang menyiapkan skema penggunaan anggaran Rp 5 juta per RT per tahun. Dana tersebut tidak hanya untuk honor, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan pelayanan masyarakat, mulai pengelolaan sampah, ketahanan pangan, hingga kegiatan ekonomi produktif.

Mekanisme pencairan dilakukan triwulanan melalui pemerintah desa, lalu ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang Sudiro Setiono menegaskan, program Rp 5 juta per RT merupakan salah satu program strategis dalam menu Desa Mantra.

“Untuk anggaran RT Rp 5 juta per tahun itu selain untuk honor juga digunakan untuk berbagai kegiatan lainnya,” kata Sudiro, dikutip Telusur.id Senin (19/1/2026).

Kegiatan yang dimaksud meliputi pengelolaan sampah, peringatan hari besar nasional (PHBN), peringatan hari besar Islam (PHBI), ketahanan pangan, gotong royong atau kerja bhakti, serta kegiatan ekonomi produktif.

“Salah satunya untuk insentif,” imbuhnya.

Sudiro berharap kebijakan ini mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi RT ini juga garda merupakan terdepan pelayanan di desa karena langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Data BPS Jombang Dalam Angka 2025 mencatat, jumlah RT di Kabupaten Jombang mencapai 7.970 RT dan 2.268 RW. Kecamatan Jombang memiliki RT terbanyak dengan 770 RT, sedangkan Kecamatan Ngusikan paling sedikit dengan 164 RT. Untuk RW, Kecamatan Diwek terbanyak dengan 183 RW, sementara Wonosalam hanya memiliki 62 RW.

Sekdakab Jombang Agus Purnomo memastikan program insentif RT/RW sudah masuk APBD 2026.”Insya Allah segera kita realisasikan, karena sudah dianggarkan lewat APBD 2026,”ujarnya, beberapa waktu lalu (13/1).

Anggaran Rp 5 juta per RT dibagi dalam dua pos: tunjangan sebesar Rp 1,8 juta per tahun dan operasional Rp 3,2 juta. Mekanisme pencairan dilakukan triwulanan melalui pemerintah desa, lalu ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima.

Agus menyampaikan, Insentif tersebut diperuntukkan menunjang dua kebutuhan utama, yakni honor sebagai bentuk penghargaan atas peran RT/RW serta dana operasional untuk mendukung kegiatan pelayanan masyarakat di tingkat lingkungan.

“Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat peran RT/RW sebagai ujung tombak pelayanan publik sekaligus menjaga semangat gotong royong di tengah masyarakat Jombang,” pungkasnya.

Temuan Mikroplastik di Tiga Titik Jombang Didominasi Jenis Fiber

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Paparan mikroplastik kembali ditemukan di sejumlah titik wilayah Jombang. Berdasarkan hasil pendataan di tiga lokasi berbeda, jenis mikroplastik yang paling dominan adalah fiber, yang umumnya berasal dari serat tekstil sintetis, limbah cucian, serta aktivitas domestik masyarakat.

Tiga lokasi pengambilan sampel tersebut meliputi Depan Polres Jombang, Depan Lapas Jombang, dan Jatirejo, Cukir. Dari ketiga titik itu, jumlah mikroplastik yang ditemukan bervariasi, dengan Jatirejo Cukir mencatat temuan tertinggi.

Di lokasi Depan Polres Jombang, tercatat sebanyak 13 partikel mikroplastik, seluruhnya merupakan jenis fiber. Tidak ditemukan mikroplastik jenis film maupun fragmen di titik ini. Sementara itu, di Depan Lapas Jombang, jumlah mikroplastik yang teridentifikasi mencapai 14 partikel, terdiri dari 10 fiber, 1 film, dan 3 fragmen. Keberadaan film dan fragmen mengindikasikan sumber pencemar yang lebih beragam, termasuk plastik kemasan sekali pakai.

Adapun temuan tertinggi berada di Jatirejo, Cukir, dengan total 16 partikel mikroplastik, yang terdiri dari 13 fiber, 2 film, dan 1 fragmen. Dominasi fiber di lokasi ini menunjukkan kuatnya pengaruh limbah domestik terhadap pencemaran mikroplastik di lingkungan sekitar.

Kepala Laboratorium Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton), Rafika Aprilianti, mengatakan dominasi fiber hampir selalu muncul dalam setiap riset mikroplastik di wilayah perkotaan dan permukiman padat.

“Fiber ini paling banyak berasal dari aktivitas harian seperti mencuci pakaian. Serat-serat sintetis lepas, masuk ke saluran air, lalu bermuara ke sungai dan lingkungan sekitar,” ujar Rafika dalam pemaparan hasil temuan, Senin (19/1/2026).

Pendiri Ecoton, Prigi Arisandi, menegaskan bahwa temuan ini bukan sekadar angka, melainkan sinyal bahaya bagi keberlanjutan lingkungan dan kesehatan manusia.

“Mikroplastik tidak hanya berhenti di air. Ia masuk ke rantai makanan, dimakan ikan, lalu kembali ke tubuh manusia. Ini ancaman jangka panjang yang sering dianggap sepele,” kata Prigi.

Sementara itu, Peneliti Senior Ecoton, Amiruddin Muttaqin, menilai lemahnya pengelolaan limbah domestik menjadi faktor utama masih tingginya temuan mikroplastik di Jombang.

“Selama sistem pengolahan air limbah rumah tangga belum dibenahi secara serius, maka mikroplastik akan terus mengalir bebas ke lingkungan,” ujarnya.

Paparan hasil temuan mikroplastik ini disampaikan dalam sebuah kegiatan edukasi lingkungan yang digelar di MA MTs Al Hikam Jatirejo, Diwek, Jombang, pada Senin, 19 Januari 2036. Kegiatan tersebut diikuti oleh pelajar, guru, serta pegiat lingkungan.

Kepala MA Al Hikam Jatirejo, Matuhah Mustiqowati, menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai edukasi mikroplastik penting ditanamkan sejak dini.

“Kami ingin siswa tidak hanya paham secara teori, tetapi juga sadar bahwa perilaku sehari-hari mereka punya dampak langsung terhadap lingkungan,” ujarnya.

Temuan ini sekaligus menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk memperketat pengelolaan limbah, meningkatkan sistem pengolahan air limbah domestik, serta mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Polres Jombang Beri Penghargaan Personel Polsek Ngoro dan Masyarakat Berprestasi

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Polres Jombang memberikan penghargaan kepada tiga personel Polsek Ngoro dan tiga warga masyarakat yang dinilai berprestasi dalam menjaga keamanan wilayah.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan mereka mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) saat patroli sepertiga malam.

Tiga personel Polsek Ngoro yang diganjar penghargaan ini adalah Aiptu Suharianto, Bripka Khoiron Ayatulloh, dan Brigadir Nova Anggik Syaifulloh. Sedangkan, 3 warga tersebut yaitu Purwanto, Zufril Idris Mahendra, dan Bintang Hanasa Rahaja.

Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR, dalam upacara apel di lapangan Mapolres Jombang pada Senin (19/1/2026). Penyerahan penghargaan disaksikan para PJU dan Polsek jajaran.

“Penghargaan ini merupakan wujud nyata apresiasi pimpinan Polri kepada anggota dan masyarakat yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta kinerja optimal dalam mendukung tugas-tugas Kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polres Jombang,” ujarnya, Senin (19/01/2026).

Penghargaan yang diberikan kepada personel Polsek Ngoro dan 3 warga setempat bukan tanpa alasan. Sebab mereka berhasil menggagalkan aksi curanmor di wilayah Kecamatan Ngoro.

Aksi penangkapan pelaku curanmor ini bermula saat personel Polsek Ngoro melaksanakan patroli rutin di jam rawan. Petugas mencurigai seseorang yang mendorong sepeda motor di sebuah gang kampung.

Saat hendak diperiksa, pelaku justru melarikan diri. Berkat respons cepat petugas dan warga yang sedang melaksanakan ronda siskamling, pelaku curanmor pun berhasil dibekuk.

“Kepada masyarakat, kami ucapkan terima kasih atas kepedulian dan peran aktifnya dalam membantu tugas Kepolisian demi terwujudnya Kabupaten Jombang yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Langkah Humanis Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Kasus “Ijazah Palsu” Diselesaikan Lewat Restorative Justice.

0

Jakarta — Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mendapat apresiasi karena mengedepankan restorative justice (RJ) dalam penanganan kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang menjerat Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis sebagai tersangka. Langkah ini dinilai sebagai pendekatan penegakan hukum yang tegas namun tetap humanis.

Dalam perkara tersebut, Polda Metro Jaya menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) setelah proses RJ ditempuh dan para pihak memilih jalur damai sesuai mekanisme yang berlaku.

Koordinator Komrad Pancasila, Antony Komrad, menilai langkah ini patut didukung karena membantu meredam polemik dan menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami mengapresiasi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri dan jajaran yang mengedepankan restorative justice. Ini langkah humanis yang menyejukkan, selama dilakukan sesuai aturan dan transparan,” kata Antony Komrad.

Antony berharap pendekatan RJ seperti ini bisa diterapkan secara konsisten pada perkara lain yang memenuhi syarat, agar hukum tidak selalu berujung konflik berkepanjangan, melainkan menghadirkan solusi yang adil dan bermanfaat bagi masyarakat.

Rakernas IKA UNAIR, Gubernur Khofifah Ajak Bersinergi dengan Program Prioritas Nasional

0
Gubernur Khofifah menghadiri Rakernas IKA UNAIR Periode 2025–2030 di City Forest, Jember, Minggu (18/1/2026). foto: KIP for fjn.

JEMBER, TELUSUR.ID – Ketua Umum PP IKA Universitas Airlangga (UNAIR) sekaligus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh jajaran IKA UNAIR menyusun dan mengimplementasikan program kerja yang terintegrasi dan bersinergi dengan prioritas pembangunan nasional.

Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IKA UNAIR Periode 2025–2030 di City Forest, Jember, Minggu (18/1/2026).

Dalam sambutannya, Khofifah menekankan pentingnya memaksimalkan peran strategis alumni perguruan tinggi sebagai mitra pembangunan.

Menurutnya, sinergi program IKA UNAIR dengan agenda nasional menjadi kunci agar kontribusi alumni berdampak luas, terukur, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Yang kita masih harus mengerucutkan lagi adalah bagaimana sinergi bidang dengan cabang, sinergi bidang dengan komisariat, sinergi bidang dengan PC. Jadi mengintegrasikan program menurut saya menjadi kebutuhan hari ini, terutama dengan program prioritas pembangunan nasional dari pemerintah pusat,” ujar Khofifah dalam keterangannya dikutip Telusur.id.

Khofifah mencontohkan peluang konkret yang dapat digarap bersama, yakni penguatan budidaya perikanan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan dilaksanakan secara masif pada tahun ini.

“Antara lain adalah penguatan untuk budidaya ikan untuk kebutuhan MBG yang akan dilakukan secara masif tahun ini. Nanti IKA bisa melakukan pertemuan khusus di salah satu UPT terkait agar kita bisa langsung turun ke tempat-tempat pembenihan,” kata Khofifah.

Selain sektor perikanan, Khofifah juga menyoroti penguatan sektor peternakan sapi perah yang tengah dipersiapkan pemerintah pusat.

Ia menyebut Jawa Timur telah memperoleh alokasi dukungan dari Kementerian Pertanian yang nilainya cukup signifikan, seiring masih tingginya ketergantungan impor susu nasional.

“Kalau ini saya mohon khusus leading sector-nya Fakultas Kedokteran Hewan. Jadi nyekrup dari alumni-alumni yang memang sudah menekuni peternakan sapi perah. Ini bisa langsung diidentifikasi untuk bisa menyiapkan tim, tempat, dan kandangnya. Karena pemerintah hanya menyediakan sapinya ,” ungkapnya.

Rakernas IKA UNAIR ini, lanjut Khofifah, merupakan meeting of minds yang menyatukan gagasan dan potensi alumni lintas bidang.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu berharap forum tersebut tidak hanya memberi manfaat bagi keluarga besar UNAIR, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat luas.

“Maka ini kita kuatkan melalui plan of action dan detail plan dari Rakornas ini. Apa yang bisa kita rumuskan mulai dari teamwork-nya dan siapa yang bertanggungjawab. Saya rasa ini bisa nyekrup. Besi paling bagus kalau diasah selagi masih panas, maka saya mengajak untuk segera mungkin melakukan rapat koordinasi,” pungkasnya.

Rakernas IKA UNAIR turut dihadiri Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat IKA UNAIR Prof. Bambang Sektiari Lukiswanto, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IKA Unair Indra Nur Fauzi, serta Sekretaris Dewan Pertimbangan Pengurus Pusat IKA Unair Boedi Prijosoeprajitno.

Hadir pula sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang juga merupakan bagian dari keluarga besar IKA UNAIR. Rangkaian Rakernas yang berlangsung pada 17–18 Januari 2025 ini berjalan dalam suasana hangat dan kolaboratif.

Selain rapat perumusan program, kegiatan juga diberseiringi jalan santai bersama para peserta.

Di sela kegiatan, Gubernur Khofifah berkesempatan menanam bibit durian kanyao dan menerima bantuan simbolis senilai Rp500 juta dari Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur, Arum Sabil.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa yang terdampak bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Babinsa Kemusu Turun Langsung ke Kios Pertanian, Pastikan Stok Pupuk Aman dan Tepat Sasaran

0

Boyolali,TelusuR.ID — Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan menjaga ketersediaan sarana produksi pertanian, Babinsa Koramil 18/Kemusu Kodim 0724/Boyolali, Sertu Sujanto, melaksanakan pengecekan stok pupuk dan obat-obatan pertanian di salah satu toko pertanian di Desa Watugede, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Minggu (18/01/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan pertanian yang rutin dilakukan Babinsa, khususnya untuk memastikan ketersediaan pupuk di kios-kios pertanian tetap aman dan mencukupi kebutuhan para petani di wilayah binaan.

Dalam kunjungannya, Sertu Sujanto menyambangi toko pertanian milik Bapak Sis Susilo. Ia mengecek langsung ketersediaan pupuk, baik pupuk subsidi maupun non-subsidi, serta obat-obatan pertanian yang dibutuhkan petani.

“Alhamdulillah, sampai saat ini persediaan pupuk dan obat-obatan pertanian yang dibutuhkan para petani masih tersedia dan dalam kondisi aman,” ujar Sertu Sujanto.

Ia menambahkan, pengecekan ini juga bertujuan untuk mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi agar tepat sasaran. Dengan pengawasan langsung di lapangan, diharapkan tidak terjadi penyelewengan pupuk subsidi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab serta tidak diperjualbelikan kepada mereka yang tidak berhak menerimanya.

Melalui kegiatan ini, Babinsa berharap para petani dapat menjalankan musim tanam dengan lancar tanpa terkendala ketersediaan pupuk, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

(Agus Kemplu)

Bung Karno Lahir Di Ploso, Narasi Positif Untuk Jombang Yang Harusnya Di Perhatikan Pemkab

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Narasi sejarah kelahiran Bung Karno di Ploso Jombang adalah aset besar. Hal itu diutarakan Pemerhati sejarah di Jombang, Arif Yulianto atau Cak Arif mengingatkan semua pihak, terutama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang.

Menurutnya, narasi sejarah tentang Bung Karno yang lahir di Ploso, Jombang dengan segala instrumennya adalah sebuah aset besar yang seharusnya dikelola dengan baik.

Kata dia, narasi sejarah tersebut dapat berdampak positif bagi perekonomian masyarakat dan juga pendapatan bagi Pemkab Jombang.

“Seharusnya dalam hal, ini Pemkab Jombang responsif menangkap peluang tersebut,” ujar Cak Arif, Minggu (18/1/2026).

Untuk diketahui, berdasarkan narasi sejarah yang ada saat ini, baik kajian Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Jombang maupun data-data para penelusur sejarah, Bung Karno diyakini lahir di Ploso, Jombang pada tanggal 6 Juni 1902. Hal itu didasari sejumlah data tertulis maupun cerita-cerita tutur yang ada.

Cak Arif menegaskan seharusnya ini menjadi sebuah kebanggaan bahwa Bung Karno yang merupakan Proklamator dan juga Presiden Pertama RI, lahir di Jombang.

“Dengan narasi sejarah yang ada ini, seharusnya menjadikan sebuah komitmen kuat bagi Pemkab Jombang untuk serius. Tidak cukup hanya jadi perspektif saja, harus jadi komitmen,” tandas dia.

Cak Arif juga menyampaikan, beberapa hal bisa dilakukan oleh Pemkab Jombang, mulai penetapan situs kelahiran Bung Karno menjadi cagar budaya peringkat kabupaten, hingga langkah-langkah pelestarian dan pemanfaatan.

“Bekas rumah kelahiran Bung Karno di Ploso informasinya masih milik pribadi. Ini seharusnya mulai difikirkan jika perlu dibeli oleh Pemkab. Ini jejak orang penting, harusnya juga penting untuk mulai difikirkan,” ulas Cak Arif.

“Juga harus sudah mulai difikirkan jika rumah itu direkonstruksi, seperti apa. Kemudian tentang penataan lingkungan, termasuk juga soal UMKM-nya. Jadi ini adalah aset yang luar biasa,” imbuh ia menegaskan.

Sementara itu, pada bulan Juni 2025 yang lalu, Budayawan Jombang, Nasrul ilah mengatakan bahwa Bung Karno lahir di Jombang merupakan sebuah kebanggaan.

“Ini tentu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri, Bung Karno lahir di Jombang,” kata Cak Nas, Senin (09/06/2025).

Cak Nas waktu itu juga menyampaikan, jika nanti sudah ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat Kabupaten sebagai Situs Kelahiran Bung Karno, bekas rumah kelahiran Bung Karno di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang diharapkan dapat dilakukan pemugaran oleh pemerintah.

“Dan yang tak kalah pentingnya, nilai-nilai kebangsaan yang dicetuskan oleh Bung Karno bisa diajarkan kepada para generasi muda seperti kepada para pelajar di sekolah,” tutur Cak Nas saat itu.

“Yang penting lagi, ketika nanti dikembangkan menjadi destinasi wisata warisan sejarah, juga harus ada transformasi nilai-nilai kebangsaan di lokasi tersebut,” pungkasnya.