TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 131

Perkuat Keamanan Wilayah, Koramil 04/Teras Gelar Patroli Siskamling Bersama Warga

0

Boyolali,TelusuR.ID – Guna menjaga keamanan dan mencegah potensi gangguan kamtibmas, Koramil 04/Teras Kodim 0724/Boyolali yang dipimpin Pelda Pujianto melaksanakan patroli sistem keamanan lingkungan (siskamling) bersama warga dan Satlinmas di Desa Randusari, Kecamatan Teras, Senin Malam (02/02/2026). Patroli menyasar titik-titik rawan, kawasan permukiman, serta mengecek keaktifan pos ronda di tiap RT.

Pelda Pujianto menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi nyata antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Ia menekankan bahwa menjaga keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat kewilayahan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Selain sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan, patroli bersama ini juga mempererat kebersamaan dan meningkatkan kewaspadaan warga. Diharapkan melalui kegiatan siskamling, tercipta suasana desa yang aman, nyaman, serta solidaritas yang semakin kuat antara TNI dan masyarakat.

(Agus Kemplu)

Babinsa Dampingi Panen Padi IR 32, Dukung Ekonomi Petani

0

Sragen, TelusuR.ID – Serka Suyono Babinsa Desa Kebonromo bersama Anggota Koramil 07/Ngrampal Kodim 0725/Sragen melaksanakan pendampingan panen padi varietas IR 32 di wilayah binaannya sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini berlangsung di lahan sawah milik warga dan disambut antusias oleh para petani.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa bertujuan untuk memberikan motivasi kepada petani sekaligus memastikan proses panen berjalan dengan aman, lancar, dan optimal. Varietas padi IR 32 dikenal memiliki produktivitas yang baik serta tahan terhadap beberapa jenis hama, sehingga menjadi pilihan petani di wilayah tersebut.

Serka Suyono menyampaikan bahwa kehadirannya di tengah-tengah petani merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam mendukung kesejahteraan masyarakat desa, khususnya di sektor pertanian. Selain membantu panen, Suyono juga berdiskusi dengan petani terkait kendala yang dihadapi selama masa tanam hingga panen.

“Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membantu petani agar hasil panen maksimal dan mampu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan mereka,” ujar Suyono di sela kegiatan,Senin (02/02/2026) .

Para petani mengaku senang dan terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain menambah semangat kerja, pendampingan ini juga mempererat hubungan dan komunikasi antara TNI dan masyarakat.

Dengan hasil panen padi IR 32 yang cukup baik, diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan di wilayah desa serta mendukung ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

(Agus Kemplu)

Gubernur Khofifah: Jawa Timur Siap Jalankan Program Prioritas Nasional

0

BOGOR, Telusur.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Sentul Internasional Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).

Khofifah didampingi oleh Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, dan Forkopimda Jatim.

Rakornas yang mengangkat tema “Sinergi Pusat dan Daerah Dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” ini menjadi ajang bagi kepala daerah se-Indonesia untuk membahas dan menyinergikan program-program prioritas nasional.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Jawa Timur siap di lini terdepan untuk menjalankan dan mewujudkan berbagai program prioritas nasional.

“Jawa Timur telah berhasil mewujudkan Swasembada Pangan bahkan posisi Jatim saat ini telah menuju kedaulatan pangan,” kata Khofifah dikutip Telusur.id

 

Selain itu, Jawa Timur juga berhasil menjadi provinsi terbanyak dan tercepat menuntaskan 100 persen kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Sebanyak 8.494 Koperasi Desa Kawasan Mandiri Pangan (KDKMP) telah berbadan hukum di Jawa Timur. Dari jumlah itu, sebanyak 8.420 adalah koperasi baru, sisanya 74 merupakan pengembangan dari koperasi yang sudah ada.

Di sektor pendidikan, Khofifah mengatakan bahwa Jawa Timur terus mendukung program prioritas Presiden Prabowo dalam peningkatan kualitas SDM mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045. Sampai saat ini, di Jawa Timur telah beroperasi 26 Sekolah Rakyat (SR) dan menjadi jumlah terbanyak nasional.

“Program Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan,” kata Khofifah. Dengan demikian, Jawa Timur siap menjadi lokomotif pembangunan nasional dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Khofifah berharap, dengan kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, program-program prioritas nasional dapat diimplementasikan dengan efektif dan efisien.

Polres Jombang Gagalkan Potensi Aksi Kekerasan Jalanan, 4 Tersangka Diamankan

0

JOMBANG, Telusur.id – Tim Resmob Satreskrim Polres Jombang berhasil menggagalkan potensi aksi kekerasan jalanan antarkomunitas yang berafiliasi dengan kelompok perguruan silat di wilayah hukum Polres Jombang. Dalam operasi yang digelar pada Sabtu (31/1/2026), polisi mengamankan empat tersangka beserta sejumlah barang bukti.

Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat mengenai adanya gerombolan pemuda yang melakukan konvoi sepeda motor sambil mengacung-acungkan senjata tajam di Jalan Raya Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, sekira pukul 01.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, keempat pelaku tersebut adalah IF (21) dan AHN (18) yang tidak tergabung dalam perguruan silat, serta MRH (16) dan KNL (17) yang tergabung dalam komunitas KDN Horor.

Mayoritas dari keempat tersangka masih berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa. Lebih lanjut, keempat tersangka merencanakan serangan terhadap komunitas SOS yang juga terafiliasi dengan perguruan silat.

“Petugas siaga segera bergerak ke lokasi dan menemukan gerombolan pemuda berboncengan yang kedapatan membawa celurit berukuran panjang serta bahan peledak,” ujar Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander dikutip Telusur.id, Senin (2/2/2026).

Dimas Robin menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, para pelaku membawa senjata tajam dan peledak tersebut diduga kuat untuk digunakan dalam aksi tawuran melawan kelompok perguruan lain.

“Modus operandi yang digunakan adalah konvoi dan merencanakan serangan terhadap komunitas lain yang juga terafiliasi dengan perguruan silat lainnya,” imbuhnya.

Setelah mengamankan pelaku pertama di lokasi konvoi, unit Resmob yang dipimpin Kanit Pidum Satreskrim Polres Jombang melakukan pengembangan.

“Hasilnya, pada pukul 10.20 WIB, petugas menangkap AH di wilayah Cukir, Diwek. Tak berselang lama, tersangka utama lainnya, IF, akhirnya menyerahkan diri ke kantor Satreskrim Polres Jombang,” tandasnya.

Saat ini, para pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Jombang guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 306 dan Pasal 307 ayat (1) UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penguasaan senjata tajam dan bahan peledak tanpa izin, dengan ancaman hukuman berat,” pungkasnya.

Barang bukti yang diamankan antara lain 9 buah bom jenis bondet yang sudah dirakit, 3 bilah celurit dengan panjang mencapai kurang lebih 150 cm, satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih, batu kerikil, dan sisa obat mercon.

Polres Jombang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Polres Jombang melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Keselamatan Semeru 2026 di Lapangan Mapolres Jombang pada Senin pagi (02/02/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR yang diwakili Wakapolres Kompol Syarlis, S.I.K., M.I.K.

Apel gelar pasukan diikuti oleh personel Polres Jombang, Kodim 0814/Jombang, Subdenpom Persiapan Jombang, Satpol PP, Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Senkom Mitra Polri, RAPI, serta unsur organisasi kemasyarakatan lainnya. Kegiatan ini merupakan wujud kesiapan serta sinergitas lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan lalu lintas di wilayah Kabupaten Jombang.

Polres Jombang menggelar operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi “Operasi Keselamatan Semeru 2026” yang dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 Februari hingga 15 Februari 2026. Tema yang diusung dalam operasi tahun ini adalah “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026”. Tema tersebut menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Semeru 2026 merupakan upaya cipta kondisi (cooling system) pra Operasi Ketupat dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 H, sehingga potensi gangguan dapat diminimalisir sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Syarlis membacakan amanat Kapolda Jawa Timur yang menyampaikan bahwa Operasi Kepolisian Keselamatan Semeru 2026 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Wakapolres Jombang juga menegaskan pentingnya peran seluruh personel dan instansi terkait dalam mendukung keberhasilan operasi. “Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang humanis, guna membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat serta menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Jombang,” ujar Kompol Syarlis.

Lebih lanjut disampaikan bahwa apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk melakukan pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung, serta memperkuat koordinasi antarinstansi yang terlibat dalam pelaksanaan operasi.

Apel gelar pasukan berlangsung dengan tertib dan khidmat, serta ditutup dengan Foto Bersamariksaan pasukan dan perlengkapan. Melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, diharapkan dapat tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Polres Jombang.

Jawa Timur Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik Nasional

0

SURABAYA, TELUSUR.ID – Provinsi Jawa Timur baru-baru ini menerima penghargaan sebagai provinsi dengan kinerja pelayanan publik terbaik nasional.

Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) berdasarkan penilaian terhadap 6 aspek layanan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan rasa bangganya atas capaian ini. “Dengan skor 4,75 dari skala 5, Provinsi Jawa Timur mencatatkan kinerja pelayanan publik terbaik nasional,” kata Khofifah dalam keterangan pers.

Menurut Khofifah, capaian ini bukan hasil dari satu program atau satu instansi saja, melainkan buah dari kerja bersama lintas sektor.

Kata dia, penilaian Kementerian PANRB dilakukan melalui 6 aspek layanan, sehingga capaian ini bukan hasil satu program atau satu instansi.

“Melainkan buah dari kerja bersama lintas sektor—dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelayanan langsung kepada masyarakat,” imbuh Khofifah dikutip Telusur.id, Senin (2/2/2026).

Khofifah juga menekankan bahwa angka ini bukan tujuan akhir, melainkan pengingat bahwa negara harus hadir secara nyata dan memberikan pelayanan yang cepat, adil, dan dapat dirasakan oleh semua warga.

“Bagi kami, angka ini bukan tujuan akhir. Ia adalah pengingat bahwa negara harus hadir secara nyata yakni cepat, adil, dan bisa dirasakan oleh semua warga,” katanya.

Khofifah juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pelayanan publik Jawa Timur atas dedikasi dan kerja keras mereka. “Terima kasih atas dedikasi seluruh jajaran pelayanan publik Jawa Timur,” ucapnya.

Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh jajaran pelayanan publik Jawa Timur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan capaian ini, Jawa Timur membuktikan bahwa komitmen untuk memberikan pelayanan publik yang baik dapat diwujudkan melalui kerja sama dan dedikasi seluruh pihak.

Patroli Malam Babinsa Koramil Karanggede ciptakan rasa Aman

0

Boyolali,TelusuR.ID – Babinsa Koramil 16/Karanggede Kodim 0724/Boyolali yang dipimpin Serka Sutarto melaksanakan patroli bersama Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di Desa Tegalsari Kecamatan Karanggede Kabupaten Boyolali. Minggu (01/02/2026) malam. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Patroli difokuskan pada pencegahan potensi gangguan keamanan, khususnya pada malam hari. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kewaspadaan warga terhadap lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Sutarto turut berinteraksi dengan warga yang melaksanakan ronda malam. Ia mengimbau masyarakat agar terus menjaga kekompakan dan mengaktifkan siskamling sebagai langkah efektif mencegah gangguan keamanan.

Menurutnya, patroli ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat. Edukasi tentang pentingnya kebersamaan dan partisipasi aktif warga dalam menjaga ketertiban turut disampaikan kepada warga.

Warga pun menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka merasa lebih aman dan nyaman dengan kehadiran Babinsa yang rutin melakukan patroli, sehingga tercipta lingkungan desa yang tertib dan kondusif.

(Agus Kemplu)

Hore, Pemkab Jombang Segera Realisasikan Perbaikan Insfrastruktur Jalan : Perkuat Akses Ekonomi Masyarakat

0
Ilustrasi pekerja melaksanakan pengaspalan (AI)

JOMBANG, TELUSUR.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang telah mengalokasikan dana sebesar Rp13,5 miliar untuk memperbaiki lima jalur urat nadi ekonomi di Jombang yang rusak. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pengerjaan jalan tidak terhambat oleh cuaca ekstrem atau lonjakan harga material di akhir tahun.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Jombang, Agung Setiaji, mengungkapkan bahwa seluruh dokumen teknis ditargetkan rampung pada Februari 2026. Dengan koordinasi ketat bersama konsultan, proses lelang akan segera dibuka pada Maret mendatang.

“Targetnya, pekerjaan fisik sudah bisa dimulai bulan April setelah proses pengadaan selesai,” terang Agung, dikutip Telusur.id, Senin (2//2/2026)

Pemkab Jombang telah menentukan prioritas perbaikan pada lima ruas jalan utama, yaitu Mojoagung – Mojoduwur, Made – Asemgede, Gebangbunder (Plandaan), Cukir – Mojowarno, dan Mojolegi – Panglungan. Anggaran untuk perbaikan jalan tersebut masing-masing sebesar Rp2,99 miliar, Rp2,89 miliar, Rp2,87 miliar, Rp2,80 miliar, dan Rp2,00 miliar.

Pemkab Jombang juga memperketat koordinasi dengan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk memastikan bahwa tidak ada keterlambatan yang dapat merugikan masyarakat.

Perbaikan infrastruktur ini bukan sekadar urusan aspal, melainkan misi untuk menekan angka kecelakaan dan mempercepat perputaran roda ekonomi antar-kecamatan.

Dengan jalur yang lebih layak, akses logistik dari pusat produksi ke pasar akan jauh lebih efisien dan murah. Pemkab Jombang berharap bahwa perbaikan jalan ini dapat memberikan kenyamanan bagi warga yang sering mengeluhkan hambatan mobilitas akibat kerusakan jalan.

Perbaikan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jombang dan meningkatkan perekonomian daerah. Dengan demikian, Jombang dapat menjadi lebih maju dan sejahtera.

Penyuluh Agama Islam Bidang Haji dan Umrah Bersama Amitra Gelar Seminar Inspirasi Haji

0

SURABAYA, TELUSUR.ID – Seminar Inspirasi Haji yang diselenggarakan oleh Penyuluh Agama Islam Bidang Haji dan Umrah di ruang aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Surabaya sukses menarik perhatian jamaah majelis taklim dari wilayah Surabaya Timur dan Utara.

Acara yang disponsori oleh Amitra ini bertujuan untuk memberikan motivasi serta pengetahuan mengenai pelaksanaan ibadah haji.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Surabaya, Hj. Sururil Faizin, M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kini warga Surabaya dapat langsung mendaftar haji di kantor Kementerian Haji dan Umrah yang baru dibuka di Jl. Pregolan Bunder, Surabaya.

“Bagi warga Surabaya yang ingin mendaftar haji, jangan kemana-mana, harus di KemenHaj Surabaya. Kami siap membantu para jamaah maupun calon jamaah haji dalam hal pembiayaan, terutama dengan kerjasama kami dengan lembaga pembiayaan syariah, seperti Amitra dan Bank Danamon Syariah,” kata Sururil, dalam keterangannya Minggu (1/2/2026). dikutip Telusur.id.

Dalam sesi pemaparan materi, Penyuluh Agama Islam Kemenag Surabaya Bidang Haji dan Umrah, H. Hasan El Djuney, menekankan pentingnya niat yang kuat dalam menjalankan ibadah haji.

Dia berpesan agar para jamaah senantiasa berharap dapat melaksanakan ibadah haji dengan sempurna dan memperoleh predikat haji mabrur.

“Haji itu adalah kewajiban, maka tunaikanlah setiap kewajiban yang Allah perintahkan. Mulailah dengan niat yang kuat atau ‘Azzam’ untuk mengeksekusinya dalam bentuk aksi nyata, yakni mendaftar haji. Dengan begitu, Anda sudah mendapatkan porsi atau antrian kepastian untuk berangkat haji. Setelah itu, tinggal memantaskan diri dengan memperbanyak belajar ilmu manasik haji,” paparnya.

Salah satu peserta seminar, Muhaimin, jamaah dari Tegalsari, berbagi pengalaman. Ia menyampaikan bahwa sudah mencoba menabung sendiri dari usia 20 tahun untuk mendaftar haji, namun uangnya sering terpakai untuk kebutuhan lain.

“Pada usia 40 tahun, saya belum bisa mengumpulkan 25 juta. Kini saya tekadkan untuk ikut program talangan haji via Amitra, agar bisa segera mendapatkan porsi haji dan melaksanakan ibadah haji,” tuturnya.

Acara ini juga dihadiri oleh jamaah dari berbagai majelis taklim di wilayah Surabaya Timur dan Utara, termasuk daerah Sukolilo, Mulyorejo, Bulak, Kenjeran, Tambaksari, Simokerto, Semampir, Pabean Cantikan, Bubutan, Krembangan, Wonokromo, Tegalsari, Genteng, dan Gubeng.

Para peserta tampak antusias mengikuti seminar yang memberikan wawasan baru mengenai persiapan dan tahapan-tahapan yang perlu dilakukan dalam melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan penuh berkah.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi para calon jamaah haji untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik dan dengan niat yang tulus dalam menjalankan ibadah haji, serta untuk memperkenalkan berbagai fasilitas dan kemudahan yang tersedia di Kementerian Haji dan Umrah Kota Surabaya.

Caption : Seminar Inspirasi Haji yang diselenggarakan oleh Penyuluh Agama Islam Bidang Haji dan Umrah di ruang aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Surabaya. foto: istimewa.

*Gatot Tuding Kapolri “Pembangkang”, Komrad: Ini Bukan Kritik—Ini Provokasi!

0

JAKARTA,TelusuR.ID — Pernyataan Gatot Nurmantyo yang menyebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo “pembangkang” dan “kurang ajar” menuai respons keras. Sejumlah pihak menilai, narasi itu bukan memperjelas persoalan, justru menggeser debat dari substansi tata kelola menjadi serangan personal.

Isu ini mencuat setelah Kapolri menegaskan penolakannya terhadap wacana Polri ditempatkan di bawah kementerian. Dalam rapat dengan Komisi III DPR, Kapolri menyebut akan memperjuangkan posisi Polri di bawah Presiden “sampai titik darah penghabisan”—ungkapan yang kemudian dipersoalkan dan dipelintir menjadi tudingan “pembangkangan”.

Koordinator Komrad Pancasila, Antony Komrad, menilai tuduhan Gatot salah alamat dan berpotensi memecah opini publik.

“Kalau yang diperdebatkan adalah desain kelembagaan Polri, ya debat dengan data dan konstitusi. Menyebut Kapolri ‘pembangkang’ dan ‘kurang ajar’ itu bukan kritik—itu provokasi yang memperkeruh suasana,” tegas Antony Komrad, Jumat (30/1/2026).

Menurutnya, publik boleh mengkritik frasa “titik darah penghabisan” karena terdengar berlebihan. Tetapi kritik harus diarahkan pada etika komunikasi pejabat, bukan dijadikan pintu masuk untuk menyerang pribadi.

“Silakan koreksi bahasanya. Tapi jangan bangun narasi seolah Kapolri melawan Presiden, padahal justru yang ditegaskan adalah Polri tetap di bawah Presiden sesuai aturan,” lanjut Antony.

Antony juga mengingatkan, perdebatan soal posisi Polri seharusnya fokus pada hal yang lebih penting: pengawasan, akuntabilitas, dan reformasi institusi, bukan adu label dan emosi.

“Kalau kita terus menggiring opini dengan kata-kata kasar, yang menang bukan reformasi, tapi kegaduhan,” tutupnya.