TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 118

Babinsa Datangi Petani yang Sedang Panen Padi, Wujud Kepedulian di Tengah Sawah

0

Sragen,TelusuR.ID – Selasa (24/02/2026) Babinsa Desa Slendro Koramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen Sertu Ikhsan Sucianto kembali menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat dengan mendatangi para petani yang sedang melaksanakan panen padi di wilayah binaannya. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pendampingan sekaligus memberikan semangat kepada petani agar hasil panen dapat berjalan lancar dan maksimal.

Di sela-sela kegiatan panen, Ikhsan turun langsung ke sawah, berdialog dengan para petani mengenai kondisi tanaman, hasil panen, serta kendala yang dihadapi selama masa tanam hingga panen. Kehadirannya disambut hangat oleh para petani yang merasa diperhatikan dan didukung.

Ikhsan menyampaikan apresiasi atas kerja keras petani yang telah berupaya menjaga ketahanan pangan di wilayah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan kerja selama panen, terutama saat menggunakan alat pertanian agar terhindar dari kecelakaan.

Selain itu, Ikhsan memberikan imbauan agar petani terus menjaga kualitas gabah hasil panen dan memanfaatkan waktu panen dengan sebaik-baiknya. Komunikasi yang terjalin diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Dengan kegiatan tersebut, Ikhsan berharap hubungan yang harmonis dengan petani terus terjaga serta hasil panen padi dapat memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan masyarakat.

(Agus Kemplu)

Sinergi TNI dan Masyarakat Bersihkan Boyolali, Gerakan ASRI Hidupkan Semangat Peduli Lingkungan

0

Boyolali,TelusuR.ID — Semangat gotong royong kembali terlihat di Kabupaten Boyolali. TNI khususnya Kodim 0724/Boyolali bersama Forkopimda, komunitas kebersihan, serta masyarakat menggelar korve kebersihan lingkungan dalam rangka Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Kegiatan berlangsung di Taman Kota Sonokridanggo Boyolali, Selasa (24/02/2026), sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan ruang publik.

Sekitar 100 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan ini, terdiri dari unsur Forkopimda, TNI/Polri, BUMN dan perbankan, ASN, komunitas kebersihan, hingga masyarakat umum. Korve dilaksanakan di sejumlah titik strategis, meliputi kawasan Tugu Simpang Siaga, tepi jalan, serta Sungai Kaligede yang menjadi salah satu ikon sejarah berdirinya Kabupaten Boyolali.

Apel pembukaan dipimpin oleh perwakilan Bupati Boyolali melalui Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekda Boyolali, Bapak Ahmad Gojali, S.Sos., M.T. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya aksi bersih-bersih yang berjalan dalam suasana sehat dan penuh semangat kebersamaan.

Ia juga mengapresiasi kehadiran seluruh peserta dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional sekaligus mendukung Gerakan Jawa Tengah ASRI. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Fokus kegiatan hari ini meliputi pembersihan area publik Taman Sonokridanggo, Sungai Kaligede, serta kawasan Simpang Siaga. Upaya tersebut diharapkan mampu menghadirkan lingkungan yang bersih, nyaman, serta menjadi daya tarik bagi masyarakat maupun wisatawan.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula bahwa gerakan kebersihan tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Masih banyak lokasi yang membutuhkan perhatian bersama, sehingga diperlukan konsistensi dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

Harapannya, aksi ini dapat menjadi kebiasaan rutin yang membudaya di tengah masyarakat. Hal tersebut juga sejalan dengan Surat Edaran Bupati Boyolali yang mendorong seluruh kantor pemerintah dan sekolah untuk melaksanakan kerja bakti bersih-bersih lingkungan setiap hari Jumat.

Pada hari yang sama, Gubernur Jawa Tengah turut mencanangkan Gerakan Jawa Tengah ASRI sebagai kelanjutan dari Gerakan Indonesia ASRI yang sebelumnya diamanatkan Presiden saat rapat koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah di Bogor. Gerakan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kebersihan, kesehatan, dan keindahan lingkungan.

Pemerintah daerah diharapkan semakin serius dalam merawat kebersihan wilayah, terutama pada area publik dan tempat wisata. Kerja bakti dan korve kebersihan menjadi langkah nyata yang efektif untuk menekan permasalahan sampah sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan.

Melalui sinergi TNI, pemerintah, dan masyarakat, kegiatan korve kebersihan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa lingkungan bersih adalah kunci terciptanya kehidupan yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Boyolali.

(Agus Kemplu)

“Gelombang Kebaikan Ramadhan Mengguncang Surabaya! SN DPW Jatim dan JB 911 Foundation Salurkan 3.500 Paket Sembako untuk Pejuang Jalanan”

0

SURABAYA, TelusuR.ID – Di tengah terik matahari yang menyelimuti Kota Pahlawan, ratusan pengemudi ojek dan kurir online tampak terkejut sekaligus haru. Siang itu, di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga kawasan Bumi Arjo, bukan hanya kendaraan yang lalu lalang—tetapi juga gelombang kepedulian yang menyapa para pejuang nafkah di jalanan.

Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan diwujudkan melalui aksi nyata. SN DPW Jatim berkolaborasi dengan JB 911 Foundation menggelar bakti sosial dengan membagikan 250 paket sembako dan jas hujan kepada para driver online di Surabaya,senin 23 Februari 2026.

Satu per satu paket diserahkan langsung kepada para pengemudi yang melintas. Ada senyum lelah yang berubah menjadi rasa syukur. Ada mata yang berbinar ketika menerima bingkisan sederhana namun penuh makna itu. Bagi sebagian orang mungkin hanya paket sembako dan jas hujan, namun bagi mereka yang menggantungkan hidup dari setiap orderan, bantuan itu terasa begitu berarti.

Ketua SN DPW Jatim, Kemas, menuturkan bahwa aksi ini hanyalah awal dari gerakan besar selama Ramadhan. Total 3.500 paket sembako telah disiapkan dan akan didistribusikan secara bertahap ke berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar tentang angka dan bantuan material. Lebih dari itu, ini adalah bentuk empati dan solidaritas terhadap para pekerja sektor informal—mereka yang setiap hari menembus panas dan hujan demi menggerakkan mobilitas dan roda perekonomian masyarakat.

“Driver online adalah bagian penting dari denyut ekonomi kita. Mereka hadir di setiap sudut kota, membantu masyarakat tanpa mengenal waktu. Sudah sepantasnya kita hadir untuk mereka, terutama di bulan penuh berkah ini,” ujarnya.

Kolaborasi antara SN DPW Jatim dan JB 911 Foundation menjadi bukti bahwa sinergi organisasi kemasyarakatan dan elemen sosial mampu melahirkan gerakan yang berdampak nyata. Ramadhan bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga momentum memperkuat gotong royong dan menumbuhkan kepedulian sosial.

Ke depan, kedua pihak berkomitmen memperluas jangkauan aksi kemanusiaan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Sebab sejatinya, keberkahan Ramadhan tidak hanya dirasakan di ruang-ruang ibadah, tetapi juga di jalanan—di tangan-tangan yang bekerja keras demi keluarga.

Di antara deru mesin dan riuh kendaraan, hari itu Surabaya tidak hanya menjadi kota yang sibuk. Ia menjadi saksi, bahwa kepedulian masih hidup dan terus bergerak.

Dandim 0735/Surakarta Tinjau Perkembangan TMMD Sengkuyung Tahap 1 TA. 2026 Di Kelurahan Joyotakan

0

Surakarta,TelusuR.ID – Dalam rangka memastikan kelancaran dan pencapaian sasaran program TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026, Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arif Handoko Usman, S.H. melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi kegiatan di Kelurahan Joyotakan Kecamatan Serengan Kota Surakarta, Kunjungan tersebut bertujuan untuk memonitor secara langsung perkembangan progres pekerjaan fisik maupun nonfisik yang sedang berjalan. Kehadiran Dandim disambut oleh Danramil 03/Serengan Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo S.Sos, Camat Serengan Tri Widada Eka P., SE.M.si beserta jajaran dan Lurah Joyotakan Bambang Kristianto, S.T. dan jajaran serta masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong.

Pada peninjauan di lapangan, Dandim menerima paparan dari Danramil 03/Serengan dan koordinator lapangan terkait perkembangan pekerjaan. Secara umum, progres TMMD menunjukkan capaian yang baik dan sesuai dengan target yang telah direncanakan. Dandim menekankan agar seluruh personel dan masyarakat tetap menjaga semangat kebersamaan, faktor keamanan kerja, serta kualitas hasil pekerjaan sehingga manfaat program dapat dirasakan maksimal oleh warga.

Melalui kegiatan kunjungan ini diharapkan pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I di Joyotakan dapat berjalan tertib, aman, dan tepat waktu. Danramil dan Babinsa bersama unsur terkait akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan di lapangan guna memastikan seluruh sasaran kegiatan dapat terselesaikan dengan optimal serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

(Agus Kemplu)

“Lautan Cinta di Awal Ramadhan! 500 Anak Yatim Diselimuti Kebahagiaan dalam Aksi Akbar LAZISNU Jombang”

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Langit sore di awal Ramadhan 1447 Hijriyah seakan menjadi saksi bagaimana cinta dan kepedulian bersemi begitu hangat di Kota Santri. Memasuki pekan pertama bulan suci, umat Islam kembali diingatkan bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum menata hati, menguatkan empati, dan menebar kebaikan tanpa batas.

Di tengah suasana penuh berkah itu, LAZISNU Jombang menggelar program bertajuk Solidaritas Ramadhan 1447 H berupa Santunan dan Buka Bersama 500 Anak Yatim, Sabtu (1/3/2026), di Gedung Serba Guna KH. Hasbullah Said, kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang.

Sejak sore hari, ratusan anak yatim dari berbagai penjuru kecamatan berdatangan dengan wajah penuh harap. Tawa kecil mereka berpadu dengan lantunan doa yang menggema lembut di ruangan. Bukan sekadar santunan materi yang mereka terima, tetapi juga pelukan kepedulian dan rasa bahwa mereka tidak sendiri.

Suasana haru terasa ketika doa bersama dipanjatkan. Di antara tangan-tangan kecil yang terangkat, terselip harapan akan masa depan yang lebih cerah. Ketika azan Maghrib berkumandang, kebersamaan semakin sempurna dalam momen buka puasa yang sarat kehangatan.

Ketua LAZISNU Jombang, Ning Santi, menegaskan bahwa Ramadhan adalah madrasah sosial bagi umat Islam. Ia menyampaikan bahwa setiap anak yatim berhak merasakan kebahagiaan yang sama di bulan suci.

“Kami ingin memastikan anak-anak yatim ikut merasakan kebahagiaan Ramadhan. Setiap rupiah infaq dan sedekah dari para donatur bukan hanya menjadi ladang pahala yang terus mengalir, tetapi juga menghadirkan senyum dan harapan baru bagi mereka,” tuturnya dengan penuh harap.

Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh elemen yang terlibat—mulai dari pengurus NU tingkat MWC dan ranting, para relawan, hingga para donatur yang mempercayakan amanahnya. Kolaborasi inilah yang menjadi denyut kekuatan gerakan kemanusiaan tersebut.

Senada dengan itu, Cak Hamid Hamdah, penggerak LAZISNU wilayah Jombang Utara Brantas, menyebut kesuksesan program ini sebagai buah dari semangat gotong royong warga Nahdliyin yang tetap terjaga.

“Alhamdulillah, dukungan para muzakki dan masyarakat Jombang luar biasa. Ini bukti bahwa kepedulian sosial masih menjadi nafas perjuangan kita bersama. Kami optimistis program Ramadhan 1447 H akan menjangkau lebih banyak mustahik,” ungkapnya.

Sebagai lembaga amil zakat di bawah naungan Nahdlatul Ulama, LAZISNU terus berkomitmen menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Kepercayaan masyarakat dijaga dengan akuntabilitas, sekaligus meneguhkan tradisi filantropi Islam yang menyejukkan.

Ramadhan baru saja bermula. Inilah saat terbaik untuk menyalakan cahaya kepedulian. Sebab sejatinya, kemuliaan bulan suci tidak hanya terletak pada ibadah personal, tetapi pada seberapa luas cinta dan kebaikan dibagikan kepada sesama.

Program Solidaritas Ramadhan 1447 H masih terbuka bagi masyarakat yang ingin ambil bagian dalam gerakan kebaikan ini.

Donasi dapat disalurkan melalui:
• Bank BRI: 365101000005567
• BSI: 7019992211 a.n. Lazisnu Jombang

Konfirmasi dan informasi lebih lanjut: 0898-6045-000.

Mari jadikan awal Ramadhan sebagai langkah nyata menebar cinta. Karena indahnya Ramadhan, terletak pada senyum yang berhasil kita hadirkan di wajah mereka yang membutuhkan.

Ansor Jawa Timur Soroti Program Beasiswa LPDP, Desak Evaluasi Total

0

SURABAYA, TELUSUR.ID – Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril, menyoroti persepsi publik bahwa program beasiswa yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) terkesan lebih mudah diakses oleh kalangan tertentu yang secara ekonomi sudah mapan. Menurutnya, berbagai persyaratan yang cukup berat, seperti standar kemampuan bahasa Inggris (TOEFL) dan kriteria administratif lainnya, sering kali hanya dapat dipenuhi oleh mereka yang memiliki akses pendidikan dan fasilitas memadai.

“Jika tidak ada afirmasi dan keberpihakan yang jelas, maka yang menikmati program ini bisa jadi hanya mereka yang secara finansial sudah kuat,” ujarnya. Karena itu, ia mendorong evaluasi total terhadap sistem rekrutmen dan arah tujuan program. Perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk membuka akses yang lebih merata bagi putra-putri daerah, kalangan pesantren, dan kelompok masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

Beasiswa negara, tegasnya, tidak boleh terkesan hanya untuk golongan tertentu, tetapi harus menjadi instrumen pemerataan dan keadilan sosial. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa para alumni LPDP, khususnya yang menempuh pendidikan di luar negeri, harus dipastikan kontribusinya bagi bangsa dan negara.

Negara tidak boleh dirugikan oleh pihak-pihak yang justru dibiayai oleh uang rakyat. Setiap penerima beasiswa harus memiliki komitmen kebangsaan yang kuat dan kembali dengan semangat pengabdian, bukan justru kehilangan orientasi nasional atau berpihak pada kepentingan asing.

PW GP Ansor Jawa Timur berharap penguatan sistem pembinaan, pengawasan, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan menjadi bagian integral dari program beasiswa, sehingga investasi negara ini benar-benar melahirkan generasi unggul yang berintegritas dan setia pada kepentingan nasional.

Ansor Jawa Timur juga menyayangkan dan mengecam konten viral bertajuk “Cukup Saya WNI, Anak Jangan” yang dibuat oleh seorang penerima beasiswa LPDP. Konten tersebut dinilai melukai rasa kebangsaan dan mencederai semangat nasionalisme, terlebih disampaikan oleh pihak yang memperoleh pembiayaan pendidikan dari negara.

Konten tersebut dinilai tidak pantas dan tidak sesuai dengan semangat kebangsaan yang seharusnya dimiliki oleh penerima beasiswa LPDP. Ansor Jawa Timur berharap agar pemerintah dapat mengambil tindakan tegas terhadap penerima beasiswa yang membuat konten tersebut.

Dengan demikian, Ansor Jawa Timur berharap agar program beasiswa LPDP dapat lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan negara.

Dekat Dengan Petani, Babinsa Koramil Juwangi Perkuat Ketahanan Pangan

0

Boyolali, TelusuR.ID – Keakraban dengan warga binaan menjadi bagian penting tugas Babinsa dalam menjaga keharmonisan wilayah. Hal itu diwujudkan Babinsa Koramil 19/Juwangi Kodim 0724/Boyolali, Koptu Ahmad Muzaini, melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama para petani jagung di Desa Juwangi, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Senin (23/02/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Koptu Ahmad Muzaini berdialog langsung dengan para petani, mendengarkan aspirasi serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Ia juga memberikan motivasi agar petani tetap semangat mengelola lahan pertanian, mengingat jagung merupakan salah satu komoditas unggulan yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Menurutnya, petani merupakan ujung tombak ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberi semangat sekaligus membantu memfasilitasi solusi terhadap permasalahan yang muncul, mulai dari faktor cuaca, serangan hama hingga ketersediaan pupuk.

Koptu Ahmad Muzaini juga mengimbau para petani untuk terus menjaga kekompakan dan budaya gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian. Kebersamaan dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan hasil produksi serta menjaga stabilitas pangan.

Melalui kegiatan Komsos ini, tercermin kemanunggalan TNI dengan rakyat yang semakin kuat. Interaksi Babinsa dengan petani tidak hanya mempererat hubungan emosional, tetapi juga membantu Babinsa memahami situasi wilayah binaannya secara langsung sehingga setiap permasalahan dapat segera diatasi dengan cepat dan tepat.

(Agus Kemplu)

Mahasiswa ISTTS Harumkan Nama Kampus dengan Dua Penghargaan di Flutter Fusion Competition 2026

0

SURABAYA, TELUSUR.ID – Mahasiswa dari Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) berhasil mengharumkan nama kampus dengan meraih dua penghargaan pada lomba di rangkaian ajang Flutter Fusion Competition 2026, sebuah kompetisi pengembangan aplikasi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh GDG Surabaya dan Flutter Surabaya.

Kompetisi ini menghadirkan juri profesional, yaitu Sidiq Permana (Co-Founder & CIO of BBS.DEV, GDE Android) dan Joshua de Guzman (Senior Software Engineer & Flutter GDE Filipina), yang menilai karya peserta dari aspek inovasi, fungsi, teknologi, dan dampak sosial.

ISTTS Sumbang Dua Tim Juara
Dua tim mahasiswa ISTTS berhasil meraih penghargaan sebagai berikut:
Juara 2 — “Teman Keluarga”
Anggota Tim: Alexander Erick, Kevin Jonathan Halim, Jenny Elizabeth Alim
Aplikasi Teman Keluarga merupakan platform inklusif yang menggabungkan manajemen kesehatan lansia dengan interaksi keluarga.

Juara 3 — “Belajar Bareng App”
Anggota Tim: Given Lee, Adeltrudo Donal
Aplikasi Belajar Bareng App adalah Learning Management System (LMS) modern dengan fitur Multi Role Authentication, manajemen akademik, materi pembelajaran, sistem tugas dan kuis, AI-powered Quiz berbasis Gemini, serta Real-Time GPS Tracking untuk meningkatkan efektivitas kegiatan belajar mengajar.

Pemenang Lain di Flutter Fusion Competition 2026
Selain dua tim dari ISTTS, berikut daftar juara lainnya:
Juara 1 — “Pemburu Biji” (UNESA)
Adhityandi Anggara Putra, Haykal Aulil Albab, Muhammad Dzaki Salman, Candra Bagus Ainur Rochman
Juara Harapan 1 — “YesKing” (ITB Widyagama Lumajang)
Abdur Rouf
Juara Harapan 2 — “Pengen Menang Pliz” (PENS)
Muhammad Satrio Asadel, M Attar Annaufal Firdaus Nasier, Adrian Sondang Irawan

Tentang Karya Juara 1 — NantiFit
Aplikasi NantiFit menghadirkan solusi kesehatan terpadu berbasis Artificial Intelligence dan teknologi cloud. Mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 3: Good Health and Well-being, aplikasi ini memiliki fitur seperti Smart Nutrition Tracking, Scan Food dengan multi-layer AI, Exercise Counter berbasis Computer Vision, AI Fitness & Motion Tracking, hingga Personalized Planning & Advisor.

Penyelenggaraan kompetisi oleh komunitas GDG Surabaya dan Flutter Surabaya menjadi langkah nyata dalam mendukung pertumbuhan talenta digital di Indonesia. Prestasi mahasiswa ISTTS menegaskan bahwa generasi muda Surabaya memiliki potensi besar dalam dunia teknologi, khususnya di bidang pengembangan aplikasi Flutter.

Dengan demikian, ISTTS kembali membuktikan kualitas dan kapabilitas mahasiswanya dalam bidang teknologi dan inovasi. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan mengembangkan talenta digital mereka.

MWC NU Peterongan Gelar Safari Ramadhan, Wujudkan Ukhuwah Islamiyah dan Kesadaran Keagamaan

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Peterongan kembali menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat ukhuwah islamiyah serta menumbuhkan kesadaran keagamaan di tengah masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al Manshur, Dusun Kalangan, Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Senin (23/2/2026) sore.

Acara yang dimulai sejak pukul 16.30 WIB tersebut dihadiri jajaran pengurus Nahdlatul Ulama tingkat kecamatan, perwakilan badan otonom (Banom), tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah desa setempat. Safari Ramadhan ini menjadi ruang strategis bagi NU untuk terus menghadirkan dakwah Islam rahmatan lil alamien.

Hadir sebagai penceramah utama, KH Rohmatul Akbar, yang akrab disapa Gus Bang, Pengasuh Asrama Arrisalah Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso. Dalam tausiyahnya, Gus Bang menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga NU Keplaksari dalam memakmurkan masjid dan menjaga tradisi keagamaan di bulan suci Ramadhan.

Gus Bang mengingatkan jamaah tentang pentingnya sedekah jariyah, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW mengenai amal yang tidak terputus meskipun seseorang telah wafat.

“Ketika seseorang meninggal dunia, ia tidak lagi mampu salat atau mengaji. Namun melalui amal jariyah, seperti membantu pembangunan dan memakmurkan masjid, pahalanya akan terus mengalir,” tutur Gus Bang di hadapan jamaah.

Safari Ramadhan ini juga menjadi momentum konsolidasi lintas badan otonom NU di wilayah Peterongan. Tampak hadir dan berperan aktif para kader Muslimat NU, Fatayat NU, Ansor, dan Banser yang turut menyukseskan jalannya kegiatan dengan tertib dan khidmat.

Kehadiran Kepala Desa Keplaksari dalam acara tersebut mendapat apresiasi dari jajaran NU. Sinergi antara ulama, umaro, dan umat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial serta mendorong pembangunan keagamaan di tingkat desa.

Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, MWC NU Peterongan berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jama’ah semakin mengakar di tengah masyarakat, seiring dengan peran NU sebagai pilar moderasi beragama dan perekat persatuan bangsa.

Wapres Gibran Rakabuming Dukung Penguatan SDM Digital, AI dan Pemerataan Tenaga Pendidik

0

JAKARTA, TELUSUR.ID – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi Forum Ukhuwah Mahasiswa Sumatera (FUMAS) di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Senin, 23 Februari 2026.

Pertemuan ini membahas penguatan sumber daya manusia (SDM) digital sekaligus menyoroti pentingnya pemerataan tenaga pendidik sebagai fondasi transformasi teknologi nasional.

Audiensi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kualitas SDM melalui perluasan akses pendidikan dan penguasaan teknologi di seluruh wilayah Tanah Air.

Dalam pertemuan tersebut, Wapres menyatakan dukungannya terhadap berbagai inisiatif peningkatan literasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), termasuk pengembangan kemampuan coding bagi generasi muda.

Namun, ia menegaskan bahwa penguatan literasi teknologi harus diiringi dengan kesiapan tenaga pendidik yang memadai dan merata. “Bapak Wakil Presiden itu sangat betul-betul (menaruh perhatian), yaitu salah satunya, fokusnya tadi di bidang guru,” ungkap Ketua Umum Fumas, Abdul Halim Hutabarat, usai pertemuan.

Menurut Halim, Wapres juga menyoroti berbagai tantangan pemerataan tenaga pendidik, khususnya di wilayah terpencil. “Kurangnya kesadaran, kurangnya guru juga di daerah pelosok-pelosok negeri,” ujarnya.

Karena itu, Wapres berpesan agar penguatan literasi digital dan pendidikan AI tidak terpusat di wilayah tertentu saja, melainkan menjangkau daerah yang masih membutuhkan perhatian khusus. “Kita enggak fokus hanya di pulau Sumatera, tapi Bapak Wakil Presiden mengarahkan yaitu untuk bisa dan wajibnya untuk langsung turun ke daerah-daerah.

Salah satunya yaitu yang tertinggal jauh, daerah pulau, daerah Papua yang sangat tertinggal jauh, yaitu di bidang pendidikan,” jelasnya.

Halim juga mengungkapkan bahwa FUMAS memaparkan sejumlah program yang siap dikolaborasikan dengan pemerintah daerah untuk mendukung penguatan literasi AI dan pengembangan coding di lingkungan pendidikan, termasuk pesantren.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Sekretaris Umum Fumas Umi Ardini Nasution, Wakil Sekretaris Umum M. Farhan Wassel, Bendahara Umum Ahmad Al Hafidz, serta Ketua Divisi Kaderisasi Arfin Lubis. Dengan demikian, diharapkan penguatan SDM digital dan pemerataan tenaga pendidik dapat terwujud dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.