Mahasiswa ISTTS Harumkan Nama Kampus dengan Dua Penghargaan di Flutter Fusion Competition 2026

0
88 views
Bagikan :

SURABAYA, TELUSUR.ID – Mahasiswa dari Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) berhasil mengharumkan nama kampus dengan meraih dua penghargaan pada lomba di rangkaian ajang Flutter Fusion Competition 2026, sebuah kompetisi pengembangan aplikasi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh GDG Surabaya dan Flutter Surabaya.

Kompetisi ini menghadirkan juri profesional, yaitu Sidiq Permana (Co-Founder & CIO of BBS.DEV, GDE Android) dan Joshua de Guzman (Senior Software Engineer & Flutter GDE Filipina), yang menilai karya peserta dari aspek inovasi, fungsi, teknologi, dan dampak sosial.

ISTTS Sumbang Dua Tim Juara
Dua tim mahasiswa ISTTS berhasil meraih penghargaan sebagai berikut:
Juara 2 — “Teman Keluarga”
Anggota Tim: Alexander Erick, Kevin Jonathan Halim, Jenny Elizabeth Alim
Aplikasi Teman Keluarga merupakan platform inklusif yang menggabungkan manajemen kesehatan lansia dengan interaksi keluarga.

Juara 3 — “Belajar Bareng App”
Anggota Tim: Given Lee, Adeltrudo Donal
Aplikasi Belajar Bareng App adalah Learning Management System (LMS) modern dengan fitur Multi Role Authentication, manajemen akademik, materi pembelajaran, sistem tugas dan kuis, AI-powered Quiz berbasis Gemini, serta Real-Time GPS Tracking untuk meningkatkan efektivitas kegiatan belajar mengajar.

Pemenang Lain di Flutter Fusion Competition 2026
Selain dua tim dari ISTTS, berikut daftar juara lainnya:
Juara 1 — “Pemburu Biji” (UNESA)
Adhityandi Anggara Putra, Haykal Aulil Albab, Muhammad Dzaki Salman, Candra Bagus Ainur Rochman
Juara Harapan 1 — “YesKing” (ITB Widyagama Lumajang)
Abdur Rouf
Juara Harapan 2 — “Pengen Menang Pliz” (PENS)
Muhammad Satrio Asadel, M Attar Annaufal Firdaus Nasier, Adrian Sondang Irawan

Tentang Karya Juara 1 — NantiFit
Aplikasi NantiFit menghadirkan solusi kesehatan terpadu berbasis Artificial Intelligence dan teknologi cloud. Mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 3: Good Health and Well-being, aplikasi ini memiliki fitur seperti Smart Nutrition Tracking, Scan Food dengan multi-layer AI, Exercise Counter berbasis Computer Vision, AI Fitness & Motion Tracking, hingga Personalized Planning & Advisor.

Penyelenggaraan kompetisi oleh komunitas GDG Surabaya dan Flutter Surabaya menjadi langkah nyata dalam mendukung pertumbuhan talenta digital di Indonesia. Prestasi mahasiswa ISTTS menegaskan bahwa generasi muda Surabaya memiliki potensi besar dalam dunia teknologi, khususnya di bidang pengembangan aplikasi Flutter.

Dengan demikian, ISTTS kembali membuktikan kualitas dan kapabilitas mahasiswanya dalam bidang teknologi dan inovasi. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan mengembangkan talenta digital mereka.

Tinggalkan Balasan