“Gelombang Kebaikan Ramadhan Mengguncang Surabaya! SN DPW Jatim dan JB 911 Foundation Salurkan 3.500 Paket Sembako untuk Pejuang Jalanan”

0
70 views
Bagikan :

SURABAYA, TelusuR.ID – Di tengah terik matahari yang menyelimuti Kota Pahlawan, ratusan pengemudi ojek dan kurir online tampak terkejut sekaligus haru. Siang itu, di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga kawasan Bumi Arjo, bukan hanya kendaraan yang lalu lalang—tetapi juga gelombang kepedulian yang menyapa para pejuang nafkah di jalanan.

Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan diwujudkan melalui aksi nyata. SN DPW Jatim berkolaborasi dengan JB 911 Foundation menggelar bakti sosial dengan membagikan 250 paket sembako dan jas hujan kepada para driver online di Surabaya,senin 23 Februari 2026.

Satu per satu paket diserahkan langsung kepada para pengemudi yang melintas. Ada senyum lelah yang berubah menjadi rasa syukur. Ada mata yang berbinar ketika menerima bingkisan sederhana namun penuh makna itu. Bagi sebagian orang mungkin hanya paket sembako dan jas hujan, namun bagi mereka yang menggantungkan hidup dari setiap orderan, bantuan itu terasa begitu berarti.

Ketua SN DPW Jatim, Kemas, menuturkan bahwa aksi ini hanyalah awal dari gerakan besar selama Ramadhan. Total 3.500 paket sembako telah disiapkan dan akan didistribusikan secara bertahap ke berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar tentang angka dan bantuan material. Lebih dari itu, ini adalah bentuk empati dan solidaritas terhadap para pekerja sektor informal—mereka yang setiap hari menembus panas dan hujan demi menggerakkan mobilitas dan roda perekonomian masyarakat.

“Driver online adalah bagian penting dari denyut ekonomi kita. Mereka hadir di setiap sudut kota, membantu masyarakat tanpa mengenal waktu. Sudah sepantasnya kita hadir untuk mereka, terutama di bulan penuh berkah ini,” ujarnya.

Kolaborasi antara SN DPW Jatim dan JB 911 Foundation menjadi bukti bahwa sinergi organisasi kemasyarakatan dan elemen sosial mampu melahirkan gerakan yang berdampak nyata. Ramadhan bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga momentum memperkuat gotong royong dan menumbuhkan kepedulian sosial.

Ke depan, kedua pihak berkomitmen memperluas jangkauan aksi kemanusiaan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Sebab sejatinya, keberkahan Ramadhan tidak hanya dirasakan di ruang-ruang ibadah, tetapi juga di jalanan—di tangan-tangan yang bekerja keras demi keluarga.

Di antara deru mesin dan riuh kendaraan, hari itu Surabaya tidak hanya menjadi kota yang sibuk. Ia menjadi saksi, bahwa kepedulian masih hidup dan terus bergerak.

Tinggalkan Balasan