TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 101

Tiga Dekade Menebar Kebaikan, Pengusaha Non Muslim Pak Cing Bagikan Ratusan Paket Sembako di Bulan Ramadan

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Di tengah hiruk-pikuk persiapan menyambut Lebaran, sebuah aksi kemanusiaan yang inspiratif kembali hadir dari sudut Kabupaten Jombang. Candra Iwanto, seorang pengusaha lokal non muslim asal Desa Kaliwungu, Kecamatan Jombang, konsisten menjalankan tradisi berbagi paket sembako kepada warga di sekitar kediamannya pada setiap bulan suci Ramadan.

Aksi sosial ini bukan sekadar kegiatan musiman, melainkan wujud nyata dari rasa syukur atas keberhasilan usaha yang ia rintis. Tradisi tersebut telah dijalankan Candra selama lebih dari tiga dekade, menjadikannya sebagai agenda yang paling dinanti oleh masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya setiap tahun.

Pada kegiatan yang digelar tahun ini, pria yang akrab disapa Pak Cing tersebut menyalurkan sebanyak 580 paket sembako. Jumlah tersebut merupakan komitmennya untuk memastikan jangkauan bantuan dapat menyentuh sebanyak mungkin warga yang membutuhkan di sekitar Desa Kaliwungu.

Adapun paket bantuan yang dibagikan terdiri dari sejumlah bahan pokok penting, di antaranya beras seberat 3 kilogram, tepung terigu, hingga minyak goreng. Komposisi ini dipilih secara khusus untuk membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga warga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok saat Ramadan.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang cukup tinggi namun tetap terjaga dalam ketertiban. Warga yang sebelumnya telah menerima kupon khusus tampak mengantre dengan rapi sejak sore hari, menunggu giliran untuk mendapatkan paket sembako langsung dari kediaman Pak Cing.

Penerima bantuan ini berasal dari berbagai lapisan masyarakat dengan latar belakang yang beragam. Mulai dari para lansia, ibu rumah tangga, hingga para pemuda di lingkungan setempat berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan tanpa ada sekat pembatas.

“Ini sudah menjadi kewajiban bagi saya. Setiap tahun saya ingin berbagi rezeki dengan para tetangga. Tidak ada niat apa-apa, murni hanya ingin membantu sesama,” ujar Candra Iwanto saat ditemui usai prosesi pembagian sembako berlangsung.

Candra menceritakan bahwa perjalanan berbagi ini bermula sejak sekitar 32 tahun yang lalu, tepat saat dirinya baru saja mulai merintis dunia usaha. Meski kala itu kondisi ekonominya belum semapan sekarang, semangat untuk memberi sudah tertanam kuat di dalam dirinya.

Ia mengenang masa-masa awal tersebut sebagai pengingat bahwa berbagi tidak perlu menunggu hingga memiliki harta yang berlebih. Prinsip hidup inilah yang terus ia pegang teguh hingga usahanya berkembang pesat seperti saat ini.

“Berbagi tidak harus menunggu kaya, tapi dimulai dari apa yang kita bisa. Saya sangat berharap tradisi baik ini bisa diteruskan oleh anak-anak saya di masa depan nanti,” tuturnya dengan nada penuh harap.

Selain rutin membagikan sembako di bulan Ramadan, sosok Candra Iwanto memang dikenal luas oleh warga sebagai pribadi yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Kehadirannya sering kali menjadi motor penggerak bagi inisiatif kepedulian lingkungan lainnya di wilayah Jombang.

Aksi konsisten selama puluhan tahun ini pun menuai apresiasi luas dari warga sekitar. Selain membantu secara materi, tradisi ini dinilai efektif dalam mempererat tali persaudaraan serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat.

Konflik Timur Tengah Memanas, Khofifah Sambut Kepulangan Mahasiswa Jatim dari Iran

0

JAKARTA, TELUSUR.ID – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan rasa syukur mendalam atas keselamatan warga Jawa Timur yang menempuh pendidikan di Iran. Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan dua mahasiswa asal Jember dan Malang yang berhasil dievakuasi dan dipulangkan ke Tanah Air di tengah meningkatnya konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah.

Pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Kantor PP Muslimat NU, Jakarta, pada Sabtu (14/3/2026). Dua mahasiswa yang kembali merupakan putra-putri terbaik Jawa Timur yang menempuh studi di Fakultas Teknik Komputer Universitas QOM dan Fakultas Kedokteran Universitas Shiraz, Iran.

Keduanya berhasil dipulangkan setelah mendapatkan kesempatan evakuasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran. Kepulangan ini menjadi prioritas mengingat eskalasi ketegangan di kawasan tersebut kian mengkhawatirkan, sehingga pemerintah perlu memastikan keselamatan setiap warga negara Indonesia (WNI).

“Alhamdulillah, kami menerima kunjungan dua mahasiswa dari Jember dan Malang yang studi di Iran. Hari ini mereka baru saja tiba di Indonesia dalam kondisi yang sehat dan selamat,” ujar Gubernur Khofifah saat menyambut kedatangan para mahasiswa tersebut dikutip Telusur id, Minggu (15/3/2026).

Khofifah juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI atas kerja cepat dalam melakukan proses evakuasi. Langkah penyelamatan warga secara bertahap ini dinilai sebagai bentuk kehadiran negara yang nyata di tengah ancaman krisis keamanan internasional.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu menegaskan bahwa keselamatan nyawa warga adalah prioritas absolut. Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun tidak tinggal diam dan langsung mengambil langkah koordinatif untuk memfasilitasi perjalanan para mahasiswa dari Jakarta menuju daerah asal masing-masing.

“Kami telah berkoordinasi dengan Badan Penghubung Jawa Timur supaya mereka difasilitasi balik ke rumah masing-masing. Ini adalah evakuasi tahap ketiga, dan menurut informasi, malam ini akan ada gelombang kepulangan berikutnya,” terang Khofifah.

Dian, mahasiswa Kedokteran asal Malang, menceritakan pengalamannya melalui proses evakuasi yang cukup panjang dan menegangkan. Jalur pemulangan dilakukan secara estafet, mulai dari KBRI Teheran menuju KBRI Azerbaijan, hingga mendapatkan pengawalan dari Konsulat Jenderal di Turki sebelum akhirnya diterbangkan ke Indonesia.

Ia mengaku sangat tersentuh dengan kepedulian yang ditunjukkan oleh Pemprov Jatim dan Kemenlu selama masa sulit tersebut. Menurut Dian, komunikasi yang intens antara otoritas diplomatik dan pemerintah daerah membuat para mahasiswa merasa terlindungi meski berada jauh dari rumah.

Senada dengan Dian, Muhammad Baghir, mahasiswa Teknik Komputer asal Jember, juga mengungkapkan kelegaan yang luar biasa bisa menginjakkan kaki kembali di Indonesia. Ketegangan yang dialaminya di Iran sempat menimbulkan kekhawatiran besar bagi keluarganya di kampung halaman.

Menutup pertemuan tersebut, Khofifah berharap proses evakuasi warga Jatim lainnya yang masih dalam perjalanan dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Keberhasilan kepulangan tahap ini diharapkan mampu memberikan ketenangan bagi para orang tua yang selama ini menanti kabar keselamatan anak-anak mereka.

Sapa Bansos Gresik: Khofifah Salurkan Bantuan Rp7,6 Miliar untuk Perlindungan Sosial

0

GRESIK, TELUSUR.ID – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melanjutkan rangkaian kegiatan “Sapa Bansos Amaliyah Ramadan” dengan mengunjungi titik ke-15 di Kabupaten Gresik. Dalam kunjungan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Gresik, Jumat (13/3/2026), Gubernur menyalurkan bantuan sosial (bansos) dengan total nilai mencapai Rp7.607.800.000.

Bantuan jumbo tersebut merupakan akumulasi sokongan dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jatim serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Khofifah menegaskan bahwa bansos ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus menjadi bantalan ekonomi bagi kelompok masyarakat rentan di Jawa Timur.

“Kita berharap seluruh proses distribusi ini tepat sasaran dan tepat pemakaian. Ada bantuan yang diarahkan untuk penguatan modal usaha, namun ada juga yang bersifat charity bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas,” ujar Khofifah saat memberikan sambutan di hadapan para penerima manfaat dikutip Telusur.id, Sabtu (14/3/2026).

Rincian penyaluran bantuan mencakup alokasi dari Dinas Sosial Jatim sebesar Rp3,4 miliar yang difokuskan pada Program Keluarga Harapan (PKH) Plus, penanganan kemiskinan ekstrem, serta bantuan sosial bagi penyandang disabilitas (ASPD). Skema ini menyasar ribuan keluarga penerima manfaat agar kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi selama bulan suci.

Selain itu, sektor pemberdayaan masyarakat desa mendapatkan porsi signifikan sebesar Rp736,9 juta melalui Dinas PMD Jatim. Dana tersebut dialokasikan untuk penguatan BUMDes, program Desa Berdaya, hingga program Jatim Puspa guna mendorong kemandirian ekonomi dari tingkat akar rumput.

Pembangunan infrastruktur perdesaan juga tak luput dari perhatian dengan penyaluran bantuan keuangan desa senilai Rp3,4 miliar. Dana ini disebar melalui berbagai dinas teknis untuk mendukung perbaikan kawasan permukiman, bina marga, hingga penguatan ketahanan pangan di belasan desa di Kabupaten Gresik.

Sisi kemanusiaan dan apresiasi juga ditunjukkan melalui pemberian tali asih bagi pilar-pilar sosial seperti pendamping PKH, TKSK, dan Tagana. Tak hanya itu, bantuan berupa zakat produktif dari BUMD Jatim serta 250 drum aspal untuk perbaikan jalan kabupaten turut diserahkan sebagai pendukung mobilitas daerah.

Khofifah mengajak pemerintah kabupaten/kota untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mengoptimalkan program pemberdayaan ini. Baginya, integrasi antara provinsi dan daerah adalah kunci agar bantuan tidak sekadar bersifat karitatif, melainkan mampu menjadi pengungkit kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

 

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian besar Gubernur Khofifah. Ia menilai bantuan tersebut memberikan dorongan moral dan finansial yang luar biasa bagi warga Gresik, terutama dalam memperkuat perlindungan sosial dan pembangunan desa.

Menutup rangkaian acara, Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu berkomitmen untuk menduplikasi program-program unggulan Pemprov Jatim tersebut di tingkat kabupaten. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan ketahanan ekonomi yang lebih kokoh bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gresik di masa depan.

Satu Tahun Melayani Gizi Anak Bangsa, SPPG Jombang Gelar Syukuran Nuzulul Quran

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Menandai perjalanan satu tahun dedikasinya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tambakrejo 2 Jombang menggelar peringatan Nuzulul Quran yang penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus ungkapan rasa syukur mendalam seluruh kru atas kelancaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah disalurkan ke berbagai sekolah.

Suasana religius menyelimuti markas SPPG Tambakrejo 2 saat seluruh elemen tim berkumpul di tengah kesibukan rutin mereka. Mulai dari pimpinan, ahli gizi, akuntan, hingga para pahlawan dapur seperti juru masak, tim pengemasan, dan armada distribusi, tampak bersatu dalam deru doa yang tulus.

Peringatan Nuzulul Quran ini sengaja dipilih sebagai bentuk terima kasih atas kekuatan yang diberikan Tuhan dalam menjalankan tugas mulia menyediakan asupan bergizi bagi generasi penerus. Bagi para kru, setiap porsi makanan yang tersaji adalah amanah besar yang berhasil ditunaikan dengan penuh keikhlasan selama setahun terakhir.

Acara diawali dengan pembacaan tahlil yang berlangsung khusyuk, dipimpin langsung oleh salah satu anggota kru SPPG. Gema zikir yang melantun menciptakan harmoni spiritual, mengingatkan setiap personel bahwa pekerjaan melelahkan di dapur adalah bentuk ibadah nyata bagi kemanusiaan.

Gus Farid Alfarisi, yang hadir memberikan mauidhoh hasanah, menyampaikan pesan menyentuh tentang pentingnya menjaga kesucian niat. Beliau menekankan bahwa menyiapkan gizi bagi anak-anak sekolah adalah investasi peradaban yang pahalanya akan terus mengalir selama ilmu yang didapat anak-anak tersebut bermanfaat.

Pihak manajemen SPPG menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk menyeimbangkan antara kerja keras fisik dan pemenuhan nutrisi spiritual. Mengingat beban kerja harian yang cukup tinggi dalam menyiapkan ribuan porsi makanan, ketenangan batin menjadi modal utama agar tim tetap solid dan kompak.

“Kami ingin ada keseimbangan. Di balik kesibukan dapur dan distribusi, harus ada nilai spiritual yang menjaga hati kami tetap tenang dan bersyukur atas setiap kemudahan yang diberikan dalam melayani MBG,” ungkap Ning Eli perwakilan SPPG di sela-sela acara, dikutup Telusur.id, Sabtu (14/3/2026).

Ning Lailatun Ni’mah, selaku mitra SPPG Tambakrejo 2, mengungkapkan rasa harunya melihat kekompakan para kru. Baginya, satu tahun ini adalah pembuktian bahwa dengan kerja sama yang tulus dan iringan doa, program pemenuhan gizi dapat berjalan konsisten meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Melalui peringatan ini, SPPG berharap etos kerja para personel semakin meningkat dan penuh dengan rasa tanggung jawab. Kekompakan yang terbangun diharapkan tidak hanya sebatas urusan teknis pekerjaan, tetapi juga ikatan persaudaraan yang kuat dalam naungan semangat Al-Quran.

Setiap porsi makanan bergizi yang keluar dari dapur SPPG dipastikan tetap memenuhi standar kesehatan tinggi di bawah pengawasan ahli gizi. Semangat syukur ini menjadi bahan bakar baru bagi tim untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi pertumbuhan fisik dan kecerdasan siswa di wilayah Jombang.

Acara syukuran ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberlanjutan program gizi nasional. Dengan hati yang penuh syukur, SPPG Tambakrejo 2 siap melangkah ke tahun kedua untuk melayani lebih banyak sekolah dengan semangat pengabdian yang lebih besar bagi masa depan bangsa.

Safari Ramadan di Jombang: Kapolri Pererat Silaturahmi dengan Ulama Tambakberas demi Kedamaian Bangsa

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaksanakan kunjungan Safari Ramadan yang penuh makna ke Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026). Kehadiran orang nomor satu di Korps Bhayangkara ini menegaskan pentingnya menjalin kedekatan personal dengan tokoh agama di bulan yang penuh berkah.

Setibanya di kompleks pesantren, Jenderal Listyo Sigit yang didampingi oleh Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, disambut hangat oleh para masyayikh. Langkah kaki Kapolri menuju Dalem Kasepuhan menjadi simbol penghormatan umara (pemimpin pemerintah) terhadap otoritas spiritual ulama di jantung pesantren tersebut.

Pertemuan yang berlangsung secara tertutup itu berjalan dalam suasana yang sangat cair dan penuh kekeluargaan. Silaturahmi ini dipandang bukan sekadar agenda formal kedinasan, melainkan upaya tulus untuk menyambung rasa dan frekuensi antara pihak kepolisian dengan keluarga besar santri.

Wakil Ketua Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Sholahul Am Notobuwono atau yang akrab disapa Gus Aam, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk tradisi baik. Menurutnya, merawat silaturahmi di bulan Ramadan memiliki nilai pahala dan keberkahan yang berlipat ganda bagi stabilitas batin bangsa.

Gus Aam mengungkapkan bahwa dalam obrolan hangat tersebut, Kapolri secara khusus memohon doa restu dari para kiai pengasuh. Jenderal Listyo Sigit menyadari bahwa tugas menjaga keamanan negara yang begitu kompleks membutuhkan dukungan spiritual serta petuah bijak dari para ulama.

Kapolri menilai bahwa jalinan silaturahmi yang kokoh antara kepolisian dan pesantren adalah fondasi utama dalam menjaga kerukunan masyarakat. Dukungan moral dari pesantren diyakini mampu menjadi peredam di tengah berbagai dinamika sosial yang kian dinamis dan menantang.

Dalam diskusi tersebut, terungkap pula kekhawatiran mengenai kondisi geopolitik internasional yang saat ini sedang tidak menentu. Kapolri berharap melalui jalur silaturahmi ini, para ulama dapat ikut mendinginkan suasana dan menjaga persatuan umat agar tidak terpengaruh oleh gejolak global.

Sinergi antara ulama dan umara menjadi poin sentral yang dibicarakan dengan penuh khidmat. Kapolri meyakini bahwa jika komunikasi antara pemimpin dan guru bangsa terjalin baik, maka segala persoalan di tingkat akar rumput akan lebih mudah dicarikan solusinya secara damai.

“Beliau datang untuk bersilaturahmi secara tulus, meminta doa restu serta dukungan dari para ulama dan santri. Hal ini sangat penting untuk terus menjaga keamanan di tengah kondisi dunia yang sedang tidak baik-baik saja,” ungkap Gus Aam kepada awak media.

Silaturahmi ke Tambakberas memiliki arti strategis bagi Polri, mengingat pesantren ini memiliki sejarah panjang dalam perjuangan bangsa. Dengan jaringan alumni yang tersebar di seluruh pelosok negeri, pesan kedamaian dari para kiai diharapkan dapat tersampaikan secara masif ke masyarakat luas.

Jenderal Listyo Sigit juga menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan pihak pesantren dalam menerima kunjungan ini. Ia menegaskan bahwa pintu silaturahmi dengan tokoh agama akan selalu dibuka lebar sebagai jembatan komunikasi yang humanis bagi kepolisian.

Para pengasuh pesantren pun mengapresiasi kerendahan hati Kapolri yang bersedia menyambangi pesantren di tengah kesibukannya yang padat. Pertemuan ini membuktikan bahwa koordinasi keamanan akan berjalan lebih efektif jika didasari oleh hubungan emosional yang harmonis.

Kunjungan Safari Ramadan ini diakhiri dengan sesi ramah tamah yang memperlihatkan keakraban antara jajaran kepolisian dan pengurus pondok. Gestur hangat yang ditampilkan menunjukkan bahwa antara polisi dan santri memiliki visi yang sama dalam menjaga kedaulatan serta kenyamanan tanah air.

Pertemuan tersebut ditutup dengan doa bersama di Dalem Kasepuhan, memohon keselamatan bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui silaturahmi ini, Polri dan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas berkomitmen untuk terus berjalan beriringan dalam menjaga cahaya kedamaian di bumi nusantara.

Semarak Jelang Idul Fitri, Kodim Boyolali Gelar Bazar Murah dan Penyerahan Zakat Fitrah Prajurit

0

Boyolali,TelusuR.ID – Kodim 0724/Boyolali menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan besar TNI dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Pembukaan Bazar TNI Terpusat secara virtual dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan diikuti sekitar 150 peserta yang berlangsung di Lapangan Makodim 0724/Boyolali, Jl. Pandanaran Desa Tegalmulyo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jumat (13/03/2026).

Bazar murah tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu memenuhi kebutuhan prajurit, PNS, serta masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di berbagai satuan TNI di seluruh Indonesia sebagai upaya meringankan beban masyarakat menghadapi meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadan.

Melalui bazar ini, prajurit dan PNS Kodim 0724/Boyolali bersama masyarakat sekitar dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kehadiran bazar murah tersebut disambut antusias karena dinilai sangat membantu, terutama menjelang momentum Lebaran.

Pada kesempatan yang sama, Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., juga memimpin kegiatan penyerahan dan penerimaan zakat fitrah dari prajurit beserta keluarga besar Kodim 0724/Boyolali. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial serta memperkuat nilai keimanan di bulan suci Ramadan.

Zakat fitrah yang dihimpun nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima, sehingga dapat membantu meringankan beban mereka menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Zakat fitrah bukan hanya kewajiban bagi umat Muslim, tetapi juga wujud kepedulian dan kebersamaan kepada sesama, khususnya bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat solidaritas serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan prajurit serta keluarga besar Kodim 0724/Boyolali,” ujar Dandim.

 

(Agus Kemplu)

Persiapan Masa Tanam, Babinsa Bantu Petani Cabut Bibit Padi

0

Sragen, TelusuR.ID – Pelda Surasno Babinsa Desa Pilangsari bersama Anggota Koramil 07/Ngrampal Kodim 0725/Sragen Pelda Surasno turut serta mensukseskan program ketahanan pangan, dengan membantu petani mencabut bibit padi di persawahan Dk. Ngrowo Rt 02 Ds. Pilangsari Kec. Ngrampal, Jum’at ( 13/03/2026).

Bentuk upaya mempercepat proses masa tanam padi serentak di wilayah, Surasno melakukan pendampingan secara langsung kepada para petani, guna mencapai target swasembada pangan Nasional.

Seperti halnya yang dilakukan Surasno yang tak segan untuk terjun langsung ke sawah, membantu para petani untuk mengumpulkan bibit padi yang siap untuk ditanam di lahan milik Poktan Ariyanto.
“Kita mengupayakan percepatan masa persiapan tanam sehingga target produksi padi mampu dicapai,”ujarnya.

Sebagai Babinsa, pihaknya akan terus membantu petani di desa binaan, agar selalu berhasil di bidang pertanian. Hal ini dilakukan sebagai wujud nyata TNI dalam mewujudkan Swasembada pangan Nasional.

(Agus Kemplu)

Perkuat Diplomasi Pemuda, PW GP Ansor Jawa Timur Sambut Kunjungan Kehormatan Konjen Tiongkok

0

SURABAYA – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur menerima kunjungan kehormatan dari Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya pada Jumat (13/3/2026).

Pertemuan yang berlangsung di kantor PW GP Ansor Jatim ini menjadi tonggak penting dalam mempererat hubungan antar-masyarakat (people-to-people doplomacy) antara kedua negara.

Rombongan delegasi yang dipimpin oleh Ye Su tersebut disambut langsung oleh Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa’ Safril, beserta jajaran pengara jajaran pengurus harian. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut berfokus pada upaya memperluas dialog budaya serta membuka peluang kolaborasi strategis bagi generasi muda di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Musaffa’ Safril menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kunjungan tersebut. Ia menilai pertemuan ini merupakan momentum untuk memperkuat persahabatan yang sudah terjalin lama, sekaligus menjajaki potensi kerja sama yang lebih luas, terutama dalam mendukung ekosistem pembangunan di wilayah Jawa Timur.

Safril menekankan bahwa hubungan antara Indonesia dan Tiongkok memiliki akar sejarah yang sangat panjang, mulai dari interaksi perdagangan hingga pertukaran budaya yang telah berlangsung selama berabad-abad. Warisan sejarah ini menjadi fondasi kuat untuk membangun kemitraan yang lebih modern dan dinamis di masa kini.

Seiring perkembangan zaman, hubungan kedua negara kian menunjukkan dinamika positif, khususnya pada sektor-sektor krusial seperti ekonomi, teknologi, dan investasi. Jawa Timur, sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional, menjadi daya tarik utama bagi berbagai rencana investasi besar dari perusahaan-perusahaan asal Negeri Tirai Bambu.

Beberapa proyek strategis yang menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut meliputi pembangunan smelter aluminium di Pasuruan hingga pengembangan kawasan industri halal di Sidoarjo. Selain itu, peluang kerja sama di sektor pertanian modern dan teknologi juga dinilai memiliki potensi besar untuk segera direalisasikan.

“Berbagai investasi ini memiliki potensi besar untuk membuka lapangan kerja baru bagi anak muda, mempercepat transfer teknologi, serta meningkatkan daya saing industri nasional di kancah global,” ujar Musaffa’ Safril dalam keterangan resminya usai pertemuan dikutip Telusur.id

Meski demikian, GP Ansor menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada modal dan teknologi semata. Stabilitas sosial dan dukungan masyarakat di tingkat akar rumput menjadi faktor penentu agar pembangunan tersebut dapat berlangsung secara inklusif dan berkelanjutan bagi rakyat banyak.

Sebagai organisasi pemuda di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU), GP Ansor memiliki jaringan kader yang sangat luas hingga ke pelosok desa. Basis sosial yang kuat ini diposisikan sebagai garda terdepan dalam menjaga harmoni sosial sekaligus memastikan iklim investasi di Jawa Timur tetap aman dan kondusif.

Safril menegaskan bahwa hubungan antarbangsa seharusnya tidak hanya melibatkan pemerintah dan dunia usaha. Peran organisasi kepemudaan dan masyarakat sipil dinilai sangat vital sebagai jembatan masa depan untuk membangun rasa saling percaya dan kerja sama yang saling menguntungkan.

Ke depan, GP Ansor Jawa Timur berkomitmen membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi mitra internasional, termasuk Tiongkok, dalam hal pengembangan sumber daya manusia. Fokus utamanya mencakup sektor pendidikan vokasi, penguatan ekonomi berbasis masyarakat, serta modernisasi sektor pertanian bagi pemuda tani.

Pertemuan strategis ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih konkret antara masyarakat Jawa Timur dan Tiongkok. Dengan semangat persahabatan, kedua belah pihak optimistis dapat menciptakan sinergi yang mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial di wilayah Jawa Timur.

Sisi Humanis Operasi Ketupat: Kapolres Jombang dan Bhayangkari Berbagi Kehangatan di Pos Pengamanan

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Di tengah teriknya cuaca dan padatnya persiapan arus mudik, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan bersama Ketua Bhayangkari Cabang Jombang, Ny. Olivia Ardi, menunjukkan sisi humanis kepemimpinan mereka.

Pada Jumat (13/3/2026), keduanya turun langsung menyambangi para petugas yang bersiaga di berbagai Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Kunjungan ini bukan sekadar peninjauan formalitas, melainkan sebuah bentuk sapaan kasih dari pimpinan kepada para personel gabungan. Kehadiran rombongan Bhayangkari di tengah-tengah petugas yang sedang berjaga memberikan nuansa kekeluargaan yang kental, seolah membawa suasana rumah ke dalam posko pengamanan yang kaku.

Sembari menebar senyum semangat, Kapolres dan Ny. Olivia menyerahkan bingkisan tali asih kepada para petugas. Bingkisan tersebut merupakan simbol apresiasi bagi para prajurit lapangan yang harus merelakan waktu bersama keluarga demi memastikan jutaan pemudik bisa pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

“Kami hadir di sini untuk memberikan dukungan moril. Kami ingin mereka tahu bahwa dedikasi mereka yang tetap berdiri tegak di lapangan saat orang lain bersiap libur lebaran adalah pengabdian yang sangat luar biasa,” ungkap AKBP Ardi Kurniawan penuh empati dikutip Telusur.id

Suasana haru sekaligus hangat terasa saat Kapolres menyempatkan diri duduk melingkar dan berdialog santai dengan personel. Tidak ada sekat formalitas yang kaku; Kapolres justru lebih banyak mendengar keluh kesah serta memastikan kebutuhan logistik dan kesehatan para anggota tercukupi dengan baik.

Bagi para petugas, kunjungan ini laksana oase di tengah tugas berat yang menanti selama 13 hari ke depan. Dukungan langsung dari pimpinan dan ibu asuh Bhayangkari menjadi suntikan motivasi yang membuat mereka merasa lebih dihargai dan diperhatikan sebagai manusia, bukan sekadar mesin pengamanan.

Rangkaian perjalanan ini menyisir berbagai titik krusial, mulai dari pos terpadu di jantung kota Simpang Empat KH. Wakhid Hasyim hingga pos pelayanan di jalur Tol KM 678 A. Di setiap titik, rombongan selalu menyempatkan diri untuk menyemangati petugas agar tetap menjaga kesehatan dan kualitas ibadah di sela tugas.

Ny. Olivia Ardi menambahkan bahwa peran Bhayangkari adalah menjadi pendukung utama bagi suami dan seluruh anggota dalam menjalankan tugas negara. Kehadiran mereka di posko-posko tersebut diharapkan mampu meredam rasa rindu personel kepada keluarga yang ditinggalkan di rumah.

Kapolres juga menitipkan pesan menyentuh agar setiap interaksi dengan masyarakat dilakukan dengan pendekatan hati. Ia meminta personel untuk selalu mengedepankan senyum dan keramahan saat membantu pemudik yang mengalami kesulitan di jalan, sebagai cerminan polisi yang mengayomi.

“Jadikan setiap peluh yang menetes dalam pelayanan ini sebagai ladang ibadah. Kita bekerja bukan hanya untuk laporan tugas, tapi untuk mendapatkan ridho Tuhan dengan menolong sesama yang sedang melakukan perjalanan suci menemui keluarganya,” pungkasnya.

Kunjungan yang berakhir menjelang sore itu meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh personel gabungan di Jombang. Dengan semangat humanis yang dibawa sang pimpinan, mereka kini menatap hari-hari pengamanan ke depan dengan penuh optimisme dan keikhlasan untuk melayani bangsa.

Kodim Sragen gelar Bazar Ramadhan TNI 2026

0

Sragen,TelusuR.ID – Kodim 0725/Sragen menggelar Bazar Ramadhan TNI tahun 2026 di lapangan Makodim Sragen. Warga masyarakat sekitar Kodim antusias menyerbu bazar murah demi mendapat sembako dan kebutuhan lebaran dengan harga murah.

Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin, S.I.P mengungkapkan bahwa ada kurang lebih 21 stand UMKM dari seluruh Kecamatan di Sragen, kegiatan bazar murah ini selain dalam rangka memeriahkan bulan ramadlan juga bertujuan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat pada bulan ramadhan dan menjelang lebaran.

“Pada bulan Ramadhan, harga kebutuhan pokok membumbung tinggi seiring mendekati hari Raya idul Fitri, Untuk itu kami menggelar bazar murah ini guna meringankan beban masyarakat yang membutuhkan” kata Letkol Inf Dindin, Jumat (13/03/2026).

Salah satu warga Kp. Mojomulyo, Sumini (58) mengaku menyambut gembira bazar yang digelar oleh Kodim. Ia pun berterima kasih kepada Kodim, karena telah membantu masyarakat dengan mengadakan bazar UMKM.

“Saya ikut ke Kodim karena diajak tetangga katanya ada bazar murah, Alhamdulillah harganya memang murah karena dari produsen langsung dari UMKM lokal”

Sumini berharap, dengan mendapatkan sembako murah ini, ia dan keluarganya bisa berlebaran bersama dengan tidak menghabiskan uang belanja yang banyak, sehingga ia bisa menabung untuk biaya sekolah anaknya.

 

(Agus Kemplu)