SPPG Mancar 1 Jadi Sorotan, Kader Posyandu Turun Langsung Awasi Dapur MBG untuk 1.915 Penerima Manfaat

0
9 views
Bagikan :

Kader Posyandu di Jombang Turun Mengawasi Dapur MBG, Pastikan 1.915 Penerima Manfaat Terlayani

JOMBANG, TelusuR.id – Sejumlah kader Posyandu Desa Mancar, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, mendatangi dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Mancar 1, Sabtu, 20 Juni 2026. Kunjungan itu bukan sekadar silaturahmi, melainkan bentuk keterlibatan warga dalam mengawal kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar ribuan penerima manfaat.

Dapur yang dikelola Yayasan Putra Gayuh Nekatra tersebut selama enam bulan terakhir melayani 1.915 penerima manfaat. Para kader ingin memastikan makanan yang setiap hari disalurkan kepada balita dan anak sekolah diproses secara higienis dan memenuhi standar gizi.

Setibanya di lokasi, para kader bersama petugas dapur meninjau ruang pengolahan, memeriksa tata kelola bahan baku, hingga melihat langsung proses memasak. Mereka juga mencermati penerapan standar operasional yang menjadi acuan dalam penyajian makanan.

Bagi para kader Posyandu, kualitas pangan tak hanya diukur dari kandungan gizinya, tetapi juga dari cara makanan itu diolah dan disiapkan.

“Kami ingin memastikan langsung kondisi dapur. Setelah kami lihat, kondisinya cukup baik dan proses pengolahan makanan sudah sesuai dengan standar operasional prosedur,” kata kader Posyandu Desa Mancar, Yuli Roseta.

Menurut Yuli, keterlibatan kader kesehatan desa penting agar pelaksanaan program berjalan sesuai kebutuhan warga. Para kader yang sehari-hari bersentuhan dengan balita dan keluarga penerima manfaat dinilai memiliki peran strategis dalam mengawasi kualitas layanan.

Kunjungan itu juga menjadi ruang dialog antara kader Posyandu dan pengelola SPPG. Pihak dapur menjelaskan mekanisme penyusunan menu, pemilihan bahan baku, hingga proses distribusi makanan kepada penerima manfaat.

Program tersebut tak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi desa. Sejumlah ibu rumah tangga setempat dilibatkan sebagai tenaga masak dan pekerja dapur.

Kepala SPPG Mancar 1, Sulistia Ika Ramadani, menyambut baik kehadiran para kader Posyandu. Menurut dia, masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga mutu pelayanan.

 

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya kunjungan ini. Respons dari kader relawan juga sangat baik,” ujar Sulistia.

Masukan dari para kader, kata dia, akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan fasilitas dan tata kelola dapur. Evaluasi tersebut sejalan dengan surat edaran Badan Gizi Nasional (BGN) mengenai peninjauan kinerja pelaksana program.

Selama beroperasi, SPPG Mancar 1 rutin menyajikan menu bergizi dengan variasi yang disesuaikan kebutuhan penerima manfaat. Salah satu menu yang disajikan antara lain nasi putih, ikan dori, tumis labu siam dan jagung, kurma, serta susu full cream. Pada hari berikutnya, menu berupa bubur kacang hijau dengan sagu mutiara, gula merah, buah leci, dan telur puyuh juga dibagikan kepada penerima manfaat.

Di tengah berbagai upaya pemerintah memperkuat kualitas gizi masyarakat, keterlibatan para kader Posyandu di tingkat desa memperlihatkan bahwa keberhasilan program tak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada partisipasi warga yang menjaga pelaksanaannya tetap berjalan sesuai tujuan.

Tinggalkan Balasan