Ketika TNI dan Petani Bergandengan Tangan, Ketahanan Pangan Bukan Sekadar Slogan

0
1 views
Bagikan :

Babinsa dan Warga Desa Catur Bersihkan Irigasi, Pastikan Pasokan Air Sawah Tetap Lancar

BOYOLALI,TelusuR.ID – Upaya menjaga ketahanan pangan nasional tidak hanya dilakukan melalui kebijakan di tingkat pusat. Di lapangan, langkah nyata terus dilakukan untuk memastikan sektor pertanian tetap produktif, salah satunya melalui pemeliharaan jaringan irigasi yang menjadi urat nadi pengairan sawah.

Komitmen tersebut terlihat saat anggota Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali yang dipimpin Serma Kuat Kholib turun langsung bersama warga melaksanakan karya bakti pembersihan saluran irigasi di Desa Catur, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali.

Dengan membawa peralatan sederhana, prajurit TNI dan warga bergotong royong membersihkan rumput liar, endapan lumpur, serta sampah yang menghambat aliran air. Aktivitas itu dilakukan untuk memastikan distribusi air menuju areal persawahan warga tetap berjalan optimal, terutama menjelang masa tanam dan pemeliharaan tanaman padi.

Serma Kuat Kholib mengatakan, kelancaran saluran irigasi memiliki peran penting dalam menjaga produktivitas pertanian. Menurutnya, saluran yang tersumbat berpotensi mengganggu pasokan air ke lahan pertanian dan berdampak pada hasil panen petani.

“Irigasi yang bersih dan lancar akan membantu memenuhi kebutuhan air bagi tanaman padi. Dengan begitu, petani dapat mengelola lahannya secara maksimal dan produktivitas pertanian dapat terus terjaga,” ujarnya.

Lebih dari sekadar kegiatan kerja bakti, karya bakti tersebut juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menunjukkan peran aktif TNI dalam mendukung pembangunan desa sekaligus membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Suasana gotong royong yang terbangun selama kegiatan berlangsung mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan antara aparat teritorial dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjaga infrastruktur pertanian yang menjadi penopang utama perekonomian warga desa.

Koramil 10/Sambi berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga dan merawat saluran irigasi terus meningkat. Dengan jaringan pengairan yang terpelihara baik, ketersediaan air bagi lahan pertanian dapat terjamin sehingga program ketahanan pangan nasional dapat berjalan lebih optimal.

Di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, langkah sederhana seperti membersihkan saluran irigasi menjadi bagian penting dari upaya menjaga keberlanjutan produksi pangan. Dari Desa Catur, semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan bahwa ketahanan pangan dibangun dari kerja bersama yang nyata di lapangan.

(Agus Kemplu)

Tinggalkan Balasan