Dandim Sragen Buka Perkemahan KKRI, Wadah Pembinaan Karakter dan Jiwa Kepemimpinan Pelajar
SRAGEN,TelusuR.ID — Komandan Kodim (Dandim) 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin, S.IP secara resmi membuka Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Bumi Perkemahan Ki Ageng Srenggi, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, Sabtu (27/6/2026).
KKRI merupakan program pembinaan karakter dan bela negara bagi pelajar SMA, SMK, dan MAN yang digagas untuk membentuk generasi muda berkarakter, disiplin, berwawasan kebangsaan, serta memiliki jiwa kepemimpinan sebagai calon penerus bangsa.
Dalam pelaksanaannya, para peserta atau kadet mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang secara terstruktur bekerja sama dengan TNI dan Kementerian Pertahanan. Materi yang diberikan meliputi pelatihan kedisiplinan melalui Peraturan Baris Berbaris (PBB), perkemahan bela negara, pembinaan kepemimpinan, wawasan kebangsaan, hingga kepedulian terhadap lingkungan.
Saat membuka kegiatan, Dandim Sragen menegaskan bahwa KKRI menjadi salah satu langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan semangat bela negara.
“Melalui kegiatan Persami Korps Kadet Republik Indonesia ini diharapkan lahir generasi muda yang berkepribadian unggul, berakhlak mulia, disiplin, mandiri, serta memiliki semangat bela negara dan jiwa patriotisme sebagai fondasi memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Dindin.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan masa depan Indonesia.
Mengutip semangat yang kerap disampaikan Proklamator Soekarno, Dindin mengatakan, “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia.” Menurut dia, kalimat tersebut menggambarkan besarnya peran pemuda sebagai motor penggerak perubahan bangsa.
“Melalui perkemahan KKRI ini saya berharap akan lahir pemimpin-pemimpin bangsa yang tangguh, berintegritas, dan memiliki dedikasi tinggi kepada negara,” katanya.
Ia menekankan bahwa salah satu materi terpenting dalam kegiatan tersebut adalah kepemimpinan lapangan. Bekal itu, menurutnya, menjadi fondasi bagi para peserta untuk menjadi pemimpin yang mampu mengambil keputusan dan bertanggung jawab di masa depan.
Selain kepemimpinan, para peserta juga mendapatkan pembinaan jasmani untuk menjaga kebugaran fisik sekaligus membentuk ketahanan mental.
“Implementasikan setiap ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Kepemimpinan dan pembinaan jasmani merupakan bekal penting agar kalian memiliki kesehatan fisik, mental, serta kualitas hidup yang baik,” tuturnya.

Setelah menyampaikan amanat, Dandim secara resmi membuka kegiatan Persami KKRI yang diikuti ratusan pelajar dari berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Sragen.
Salah seorang peserta, Windi Wulandari dari SMK Negeri 1 Gesi, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai perkemahan tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga memperluas pergaulan.
“Selain menambah ilmu dan keterampilan dari para pelatih, saya juga mendapat banyak teman dari berbagai sekolah di Kabupaten Sragen. Pengalaman yang saya peroleh di sini pasti bermanfaat untuk masa depan,” ujarnya.
Menurut Windi, kegiatan perkemahan melatih peserta untuk hidup mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dalam tim.
“Kegiatan ini membuat kami lebih dekat dengan alam, belajar bekerja sama, disiplin, dan mandiri. Saya senang sekali bisa mengikutinya,” katanya.
Persami KKRI diharapkan menjadi ruang pembinaan bagi pelajar untuk mengembangkan karakter, kepemimpinan, serta semangat kebangsaan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.(agus kemplu)



