Beranda blog Halaman 403

Kapolri ke Polda Jajaran : Tindak Tegas Pinjol ilegal

0
Kapolri saat vidcon di Mabes Polri

Jakarta, TelusuR.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan para kapolda se-Indonesia untuk menindak tegas pelaku pinjaman online (Pinjol) ilegal. Hal ini terkait  Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat laporan adanya praktik ‘rentenir’ berkedok pinjaman online yang merugikan masyarakat kelas bawah.

Instruksi Tribrata (TB) 1 itu merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kepala Negara memerintahkan kasus pinjol benar-benar ditangani dengan serius. 


Sigit menjelaskan Presiden Jokowi memberikan perhatian khusus terhadap kejahatan Pinjol ini. Apalagi, kata Sigit, hal itu telah merugikan masyarakat, khususnya di tengah pandemi COVID-19.

“Kejahatan pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat sehingga diperlukan langkah penanganan khusus. Lakukan upaya pemberantasan dengan strategi Pre-emtif, Preventif maupun Represif,” kata Sigit dalam memberikan pengarahan kepada Polda jajaran melalui video conference (vidcon) di Mabes Polri, Selasa (12/10).



Sigit mengatakan pelaku kejahatan pinjol kerap memberikan promosi atau tawaran yang membuat masyarakat tergiur untuk menggunakan jasa layanan tersebut sehingga hal tersebut menjadi salah satu penyebab banyaknya korban dari pinjol.

“Harus segera dilakukan penanganan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Sigit.

Di tengah situasi pandemi COVID-19, menurut Sigit, penyelenggara pinjol juga memanfaatkan situasi masyarakat yang perekonomiannya terdampak, sehingga warga banyak yang tergiur untuk menggunakan jasa pinjol ilegal.

Padahal, kata Sigit, pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat karena data diri korban bakal dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan apabila telat membayar ataupun tidak bisa melunasi pinjamannya. Yang lebih miris lagi, kata Sigit, ada beberapa kasus bunuh diri lantaran tidak mampu bunga yang besar dari pinjol ilegal tersebut.

“Banyak juga ditemukan penagihan yang disertai ancaman. Bahkan dalam beberapa kasus ditemukan para korban sampai bunuh diri akibat bunga yang semakin menumpuk dan tidak bisa membayar,” kata mantan Kabareskrim  tersebut.

Untuk diketahui, hingga Oktober 2021, Polri tercatat menerima 370 laporan polisi terkait kejahatan pinjol ilegal. Dari jumlah itu, 91 di antaranya telah selesai, 278 proses penyelidikan dan tiga tahap penyidikan.


Dalam upaya preemtif, Listyo menyampaikan kepada jajarannya untuk melakukan edukasi dan sosialisasi serta literasi digital kepada masyarakat terkait bahaya pinjol ilegal ini.


Sedangkan dari sisi preventif, Listyo meminta jajarannya untuk melakukan patroli siber. Selain itu, juga Berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga dalam membatasi ruang gerak transaksi keuangan dan penggunaan perangkat keras ilegal.

“Represif, lakukan penegakan hukum dengan membentuk satgas penanganan Pinjol ilegal dengan berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Buat posko penerimaan laporan dan pengaduan dan lakukan koordijasi serta asistensi dalam setiap penanganan perkara,” ucap Sigit.

Terkait penindakan pinjol ilegal ini, Polri telah memiliki kerja sama tentang pemberantasan pinjaman online ilegal dengan OJK, Bank Indonesia, Kemenkominfo, serta Kementerian Koperasi dan UMKM. Seperti diberitakan Antara.

Kapolri instruksikan ke Polda Jajaran Antisipasi lonjakan Covid-19 dan sukseskan Persiapan Event Internasional

0

Jakarta, TelusuR.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pengarahan terbaru melalui vicon, kepada seluruh Polda jajaran terkait dengan evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Selasa (12/10).

Dalam pengarahannya, Sigit menekankan kepada seluruh jajarannya untuk tetap menyiapkan segala upaya dan antisipasi guna mencegah terjadinya lonjakan laju pertumbuhan Covid-19, di tengah terjadinya pelonggaran aktivitas masyarakat. Diketahui, kasus aktif harian virus corona dewasa ini, sudah mengalami penurunan.

“Persiapkan langkah-langkah antisipasi terhadap pelonggaran agar tidak terjadi lonjakan kasus kembali,” kata Sigit saat memberikan pengarahan kepada seluruh Polda jajaran.

Menurut Sigit, salah satu upaya untuk mencegah laju pertumbuhan Covid-19 dan persiapan untuk menuju peralihan dari Pandemi ke Endemi, adalah dengan tetap melaksanakan pengetatan protokol kesehatan (prokes), melalui 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), penguatan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) serta percepatan vaksinasi.

Dalam melakukan antisipasi lonjakan di tengah pelonggaran aktivitas masyarakat, Sigit meminta kepada seluruh Polda jajaran untuk memaksimalkan aplikasi PeduliLindungi. Platform tersebut harus disediakan di segala lini pusat aktivitas warga. Sehingga, akselerasi vaksinasi masyarakat dapat maksimal dilakukan.

“Maksimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Pengawasan terhadap masyarakat dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Apabila ditemukan kategori kuning atau merah berikan pelayanan vaksin dengan menyediakan gerai vaksinasi maupun vaksin mobile,” ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Lebih dalam, Sigit juga menyatakan perlu adanya antisipasi dini untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 seperti MU dan Lamda dari luar negeri yang disebabkan dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Terkait dengan kebijakan Pemerintah yang berencana ingin membuka pintu bagi wisatawan asing maupun WNI yang pulang dari luar negeri, Sigit berharap adanya antisipasi dan pengawasan penanganan Covid-19 yang ekstra ketat. Sigit mengungkapkan, masih ada beberapa permasalahan yang terjadi untuk pengelolaan teknis karantina.

ilustrasi saat vikon

“Tolong dicek lagi sistem pengamanan seperti apa, apalagi kalau sudah dibuka SOP-nya betul-betul dilaksanakan. Jangan kemudian kita abai, lengah dan apa yang kita lakukan selama ini sia-sia. Jadi ini adalah konsekuensi kelonggaran kita berikan bertahap namun bisa kita ukur sehingga semua bisa terkendali,” ucap Sigit.

Antisipasi dan penanganan yang tepat, kata Sigit juga untuk melakukan persiapan adanya event internasional di Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni diselenggarakannya World Super Bike Championships (WSBK).

Menurut Sigit, dengan penanganan dan pengendalian Covid-19 yang maksimal, penyelenggaraan ajang dunia itu bakal memberikan efek positif untuk pertumbuhan perekonomian. Serta, nama Indonesia akan harum di mata dunia, lantaran berhasil menyelenggarakan WSBK, dengan memperhatikan faktor kesehatan di tengah Pandemi Covid-19.

“NTB dan beberapa event lanjutan di Bali dipersiapkan dengan baik. Kalau ini bisa dikelola dengan baik tentunya di mata internasional semakin baik dan tentunya hal lain seperti pertumbuhan ekonomi,” tutur Sigit.

Tak hanya itu, Sigit juga mengapresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras untuk mencegah laju pertumbuhan virus corona. Kedepannya, Ia berharap untuk mempertahankan hal tersebut dan meminta terus melakukan sinergitas dengan TNI, Pemda dan seluruh elemen masyarakat.

“Apa yang terjadi merupakan hasil kerja keras seluruh anggota. Sekarang tumpuan ada di kita TNI- Polri. Tapi saya yakin seluruh rekan akan melaksanakan dengan baik,” tutup Sigit.

Forkompimda Jatim Dampingi Presiden RI Ground Breaking Pembangunan Smelter PT.Freeport Indonesia

0
foto Forkompimda Jatim menyambut kedatangan Presiden/image by biro pers,media dan informasi skretariat Presiden

Gresik, TelusuR.ID – Forkopimda Jawa Timur dampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama para Menteri Kabinet Indonesia Maju, melakukan kunjungan kerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik di Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Manyar, pada Selasa (12/10/2021).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, mendampingi Presiden RI Jokowi bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, diantaranya Menko Perekonomian, Menteri BUMN, Menteri Perindustrian, Menteri ESDM dan Menteri Sekretaris Kabinet, melaksanakan ground breaking pembangunan smelter PT. Freeport Indonesia, dikawasan KEK Gresik, Provinsi Jawa Timur.

Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi mengatakan. Negara kita Indonesia memiliki cadangan tembaga yang sangat besar, masuk dalam kategori 7 negara yang memiliki cadangan tembaga terbesar di dunia.

“Ini yang banyak kita tidak tahu. Potensi yang sangat besar ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya, sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, dengan menciptakan nilai tambah yang setinggi-tingginya bagi ekonomi kita. Jangan sampai kita memiliki tambang, kita memiliki konsentrat. Smelternya, hilirisasinya ada di negara lain,” tandasnya Presiden Jokowi saat membuka ground breaking pembangunan smelter di KEK Geresik.

Lanjut Presiden Jokowi mengatakan. Inilah kenapa smelter PT Freeport ini dibangun dalam negeri, yaitu di Gresik, Provinsi Jawa Timur. Karena itu pemerintah ini adalah sebuah kebijakan strategis terkait dengan industri tambang tembaga setelah kita Menguasai 51% saham Freeport dan saat itu juga kita mendorong agar Freeport membangun smelter di dalam negeri.

image by biro pers,media dan informasi skretariat Presiden

“kita ingin nilai tambah itu ada di sini. Tadi disampaikan Pak Menteri bahwa ini dalam masa konstruksi saja akan ada 40.000 tenaga kerja bisa bekerja, artinya yang terbuka lapangan pekerjaan ini akan banyak sekali di Kabupaten Gresik dan di Provinsi Jawa Timur. Belum nanti kalau sudah beroperasi. Dengan membangun smelter di dalam negeri maka akan memperkuat hilirisasi industri,” paparnya.

“Saya akan perintah satu per satu perusahaan apa pun, swasta maupun BUMN, yang berkaitan dengan tambang minerba, untuk masuk ke hilirisasi. untuk apa? Sekali lagi agar komoditas kita lebih tinggi nilainya. Tidak kirim mentah, tidak kirim dalam bentuk roll material. Memberikan nilai tambah bagi negara. Artinya akan memberikan income yang lebih tinggi kepada negara. Kemudian menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan, ini gol yang penting bagi rakyat, dan tentu saja membuat bangsa kita semakin mandiri, semakin maju,” lanjut Presiden Jokowi.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menjelaskan, smelter yang akan dibangun ini dengan desain single line, ini terbesar di dunia. Karena mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun.

image by biro pers,media dan informasi skretariat Presiden

“Bisa bayangkan 1,7 juta ton itu kalau dinaikkan truk yang kecil itu, itu biasanya bisa ngangkut 3 sampai 4 ton. Berarti berapa truk yang akan berjejer di sini. Kalau tiga ton isinya 3 ton saja 1 truk kecil itu. Itu berarti ada 600 ribu truk di sini, bayangkan gede sekali atau 480.000 ton logam tembaga,” jelasnya.

“Saya berharap kehadiran PT Freeport Indonesia di kawasan ekonomi khusus ini, akan menjadi daya tarik bagi industri-industri lain untuk masuk ke KEK Gresik ini. Khususnya industri turunan tembaga untuk ikut berinvestasi di sini,” harapnya presiden Jokowi.

Pemerintah akan terus memberikan dukungan penuh agar iklim investasi kita semakin baik. Infrastrukturnya terus akan didukung, kemudahan dan kepastian berusaha akan didukung, kemudian ketersediaan SDM sesuai dengan kebutuhan industri juga nanti pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten juga ikut mendukung agar KEK Gresik ini semakin maju, dan Indonesia akan semakin diminati sebagai tujuan investasi.

Gelar Deklarasi dan Pelantikan Pengurus, Gema Puan : Puan Maharani Capres yang tepat di 2024

0
ilustrasi foto puan maharani/image by Rmol.id

Malang, TelusuR.ID – Generasi Muda Pejuang Nusantara (Gema Puan) mengawali deklarasi di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (10/10/2021). Deklarasi diikuti dengan melantik kepengurus DPD Gema Puan Provinsi Jawa Timur dan pengurus DPD Gema Puan Kabupaten Malang.

Deklarasi digelar di Aula Home Stay Gayatri, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Deklarasi dihadiri ratusan peserta dari perwakilan yang berasal dari masing-masing Kabupaten/Kota di wilayah Jawa Timur. Deklarasi juga dihadiri sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gema Puan, hingga dihadiri perwakilan pengurus DPD kota Semarang dan Kota Surakarta.

Menurut Ketua umum Gema Puan, Ridwan, deklarasi dan pelantikan tersebut merupakan yang pertama dilakukan untuk wilayah Jawa Timur. Deklarasi, bertujuan untuk membentuk militansi para anggota organisasi mendukung Puan Maharani sebagai Presiden pada 2024.

“Mengapa kami memilih Jatim, karena Jatim adalah sentra nasional bacaan orang politisi. Kebijakan politik apapun melihat dari Jatim. Selain itu kami punya target, di beberapa wilayah Jatim seperti Blitar, Jombang, dan Kota Surabaya. Gerakan masyarakat yang murni mendukung Puan Maharani sebagai presiden pada 2024,” Kata Ridwan, dihadapan sejumlah jurnalis.

Ridwan menjelaskan secara detail, bahwa kegiatan tersebut merupakan gagasan yang cukup kuat. Gema Puan yang tidak berafiliasi dengan partai manapun, memilih mengusung Puan Maharani karena kecintaan pada Idiologi negara yakni Pancasila.

Pancasila sebagai idiologi bangsa, harus terus digelorakan dan dipertahankan karena kondisi bangsa Indonesia saat ini telah terbangun konflik-konflik horizontal. Bagi Ridwan, sosok Puan Maharani dapat menjadi orang yang tepat untuk memimpin bangsa Indonesia dan mengatasi permasalahan tersebut.

“Dia (Puan Maharani) tidak mungkin mengkhianati Pancasila. Karena dia cucu nya Bung Karno. Dan Puan Maharani harus nomor satu, jelas jadi presiden dan jelas bisa mengayomi seluruh rakyat indonesia. Dan intinya, bisa mengimplementasikan ajaran Pancasila,” bebernya.

Ketua Umum Gema Puan, Ridwan saat memberikan keterangan pers

Ridwan juga mengatakan jika gerakan Gema Puan bertujuan untuk memberikan keyakinan kepada Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum PDI Perjuangan) untuk memilih dan mengusung Puan Maharani sebagai calon presiden.

“Kami ingin memberikan keyakinan kepada Ibu Megawati, bahwa ini lho ada gerakan masyarakat yang di luar partai mendorong Mbak Puan. Enggak usah takut dengan elektabilitas atau pencitraan oleh orang lain. Pilih putrimu sendiri, karena layak jadi pemimpin, karena kami gerakan masyarakat di luar partai siap mendukung itu,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Gema Puan Kabupaten Malang, Suroso Santoso mengaku, saat ini organisasinya telah menyiapkan berbagai program untuk mengabdi kepada masyarakat.

“Salah satunya, rencana nanti akan menyampaikan apa yang telah dikerjakan selama ini oleh Puan Maharani kepada masyarakat. Karena masyarakat ini, besar harapannya kepada sosok Puan Maharani untuk bisa mengestafetkan kepemimpinan Jokowi,” pungkasnya.

Komisi III DPR RI dan Kapolda Jatim Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Tahanan Polrestabes Surabaya

0
image by Humas Polda Jatim

Surabaya, TelusuR.ID – Komisi III DPR RI mengapresiasi dan mengagumkan peran Kepolisian yang terlibat membantu pemerintah dalam penanganan covid-19 di wilayah Jawa Timur khususnya di daerah Kota Surabaya. Hal itu disampaikan langsung oleh Adies Kadir saat mengunjungi sekaligus memantau pelaksanaan vaksinasi tahanan di Polrestabes Surabaya.

Komisi III DPR RI Adies Kadir mengatakan, sangat banyak inovasi-inovasi yang mendobrak untuk mensukseskan program vaksinasi demi mewujudkan herd immunity melawan covid-19.

“Kami cukup terkagum-kagum di bawah kepimpinan Pak Kapolda Pak Niko dan juga Kapolres Surabaya Pak Yosep ini, banyak sekali perubahan dan terus berbenah dan yang pasti kepolisian ikut serta membantu pemerintah dalam penanganan pandemi covid-19,” ucap Adies Kadir, Sabtu (09/10/2021).

Selain itu, Adies Kadir juga menyebutkan saat dalam perjalan menuju Maplrestabes Surabaya menemukan Bus Vaksin Keliling dan mobil-mobil vaksin keliling salah satu inovasi Polri yang dapat menjangkau lokasi-lokasi terpencil di perkotaan hingga pedesaan untuk memberikan vaksin kepada masyarakat.
Pelaksanaan vaksinasi di Polrestabes Surabaya yang ditinjau Komisi III DPR RI dan Kapolda Jatim, ada sebanyak 143 tahanan yang terdiri dari 94 laki-laki dan 49 perempuan untuk menerima vaksin dosis I dan dosis II . Dan perlu diketahui seluruh tahanan itu, sebelum dilakukan vaksin juga dilakukan tes sweb antigen.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memfasilitasi para tahanan yang berada di Polrestabes Surabaya guna mewaspadai dan mendeteksi dini terkait adanya penyebaran covid-19.

“Bagaimanapun mereka tetap sebagai warga negara yang punya hak yang sama. Tentunya agar mereka sehat dan imunitasnya terbentuk untuk menangkal virus covid-19,” jelasnya.

Para tahanan Polrestabes Surabaya dilakukan di Loby Gedung Anindita, tentunya selama pelaksanaan tersebut para tahanan tetap dalam pengawasan ketat dari petugas.

“No Time to Die” peran terakhir Daniel Craig di 007

0
image Via Dok. MGM Productions

Film terbaru James Bond , No Time to Die, berperan sebagai sarana pamitan bagi Daniel Craig. Lewat film kelimanya sebagai agen 007 ini, Daniel secara resmi menutup jejaknya di franchise film ini. Kali ini, untuk selamanya.

Sebelumnya, Daniel menyatakan pensiun sebagai Bond pada 2015 atau setelah Spectre dirilis. Dia bahkan mengatakan akan menyayat pergelangan tangannya ketimbang balik sebagai Bond. Namun, setelah negosiasi panjang, Daniel kembali ke franchise itu. Sekali lagi dan untuk terakhir kalinya.

No Time to Die mungkin menjadi salah satu film yang mengalami penundaan cukup lama akibat adanya pandemi. Beruntungnya, pada 30 September 2021, film kelima sekaligus terakhir dari Daniel Craig sebagai James Bond ini akhirnya resmi dirilis di bioskop sejumlah negara, termasuk Indonesia. Film ini pun melanjutkan konflik yang ada di film sebelumnya, yaitu Spectre (2015).

Sinopsis No Time to Die mengisahkan James Bond yang menjalani masa pensiunnya usai berhasil memenjarakan Ernst Stavro Blofeld (Christoph Waltz) selaku pemimpin organisasi SPECTRE. Namun, tiba-tiba muncul masalah baru di mana ada senjata biologis yang mengancam umat manusia dan berkaitan dengan SPECTRE. Hal ini kemudian membuat Bond akhirnya sekali lagi beraksi buat menghentikan hal tersebut.

image/Via Dok. MGM Productions

Keinginan Bond untuk hidup damai pun belum bisa terwujud. Dia akhirnya kembali menjalani kehidupan sebagai agen mata-mata untuk terakhir kalinya. Serentetan peristiwa yang kemudian terjadi pada dirinya, pada akhirnya, membuatnya harus melakukan keputusan besar.


Berdurasi 2 jam 43 menit, No Time to Die adalah film Bond terpanjang dalam sejarah franchise ini. Dengan durasi panjang ini, tak heran jika banyak yang berharap banyak aksi seru terjadi di dalamnya. Harapan ini memang tidak terlalu sia-sia.

Sejak awal, adegan ledakan, tembak-tembakan dan kejar-kejaran dengan mobil atau sepeda motor sudah terjadi. Film ini berpacu dengan cepat di menit-menit awal. Sepertinya mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk berbagi cerita.

Berbagai twist pun terjadi. Dari yang paling sederhana sampai yang paling rumit, semua ada dan rata-rata memang menarik. Namun, tidak banyak kejutan terjadi. Plotnya yang agak datar, membuat sejumlah twist di film ini pun jadi gampang ditebak.

Masa Pensiun James Bond yang Terganggu Masa Lalu

image/Via Dok. MGM Productions

Seperti yang sempat dibahas di bagian pembuka, James Bond menikmati masa pensiunnya setelah berhasil mengalahkan Blofeld selaku pemimpin SPECTRE di film sebelumnya. Namun, Bond tak sendirian, karena dia ditemain oleh Madeleine Swann (Léa Seydoux) yang kini sudah resmi jadi pasangan hidupnya. Sayangnya, kehidupan tentram keduanya terganggu ketika mereka diserang oleh sekelompok orang misterius.

Bond pun menduga kalau pihak yang menyerang mereka merupakan orang dari masa lalu Swann yang belum pernah diungkapkan kepadanya. Hal ini pun akhirnya membuat Bond memilih buat memisahkan diri dengan Swann dengan meninggalkan sang cewek di sebuah stasiun kereta.

Lima tahun setelah kejadian yang melibatkan Swann, Bond yang masih pensiun didatangi oleh agen CIA sekaligus temannya yang ingin merekrut dia buat sebuah misi. Tugas tersebut adalah untuk menyelamatkan seorang ilmuwan dari sebuah program senjata biologis milik MI6 bernama “Heracles”. Ilmuwan tersebut pun diculik oleh sebuah kelompok misterius yang juga mengambil senjata biologis buatan MI6 tersebut.

Namun, misi penyelamatan ilmuwan tersebut justru menjadi sebuah hal yang tak diduga-duga oleh Bond. Soalnya, kelompok misterius yang terlibat dalam penculikan tersebut ternyata berhubungan dengan organisasi SPECTRE dan juga masa lalu Madeleine Swann. Bond pun akhirnya terpaksa untuk berhenti dari masa pensiunnya buat menyelesaikan masalah yang berasal dari masa lalunya sekaligus Swann.

Hubungan James Bond dan Madeleine Swann yang Jadi Daya Tarik Utama Filmnya

image/Via Dok. MGM Productions

Dalam sejumlah film James Bond, kita hampir selalu ditampilkan dengan sosok Bond Girl, sebutan bagi karakter cewek yang jadi love interest atau setidaknya punya peran penting bagi misi yang dijalani James Bond. Terlepas dari hubungan dekatnya dengan para Bond Girl, James Bond bisa dibilang tak pernah memiliki hubungan yang sangat terikat atau penuh komitmen dengan mereka.

Akan tetapi, hal tersebut enggak berlaku bagi sosok Madeleine Swann yang telah menjadi Bond Girl di dua film, yaitu Spectre dan juga No Time to Die. Soalnya, selepas aksinya di Spectre, Swann tetap menjalin hubungan asmara dengan James Bond. Malahan, hubungan mereka berada di tahap yang sangat serius sampai-sampai Bond rela pensiun sebagai agen MI6 hanya demi menjalani hidup tenang bersama Swann.

Nah, hubungan keduanya pun menjadi daya tarik utama dalam film No Time to Die. Soalnya, ini mungkin pertama kalinya Bond terlihat memiliki hubungan penuh komitmen dengan seorang cewek sepanjang penampilannya di layar lebar. Apalagi, masa lalu keduanya membuat hubungan mereka memiliki konsekuensi besar yang kemudian menjadi konflik utama dalam film ini.

Kehadiran Villain yang “Sopan” nan Mengancam

image/Via Dok. MGM Productions

Lewat No Time to Die, kita akan disajikan dengan penampilan Rami Malek sebagai villain utamanya, yaitu Lyutsifer Safin. Karakter yang satu ini merupakan sosok dari masa lalu Madeleine Swann yang datang kembali buat memanfaatkan sang cewek demi suatu tujuan yang jahat. Tujuan tersebut adalah buat menewaskan jutaan orang di Bumi dengan menggunakan sebuah senjata biologis.

Rami Malek pun bisa dibilang sukses memerankan sosok Lyutsifer Safin di film ini dan menjadikannya salah satu villain memorable di waralaba James Bond. Soalnya, Safin digambarkan sebagai villain yang “sopan”, dalam arti selalu bertutur kata halus dan tak pernah bertindak emosional seperti villain pada umumnya.

Meski begitu, kehadirannya tetap selalu memberikan nuansa yang sangat mengancam, bahkan ketika dia duduk diam sekalipun. Selain itu, tujuan Safin buat membunuh jutaan orang juga bukan karena faktor yang berbau politik atau semacamnya, melainkan hanya ingin “merapikan” dunia.

Penampilan Lashana Lynch dan Ana de Armas yang Badass

image/Via Dok. MGM Productions

Pada film No Time to Die, kita diperkenalkan dengan dua karakter cewek baru, yaitu Nomi serta Paloma yang masing-masing diperankan oleh Lashana Lynch dan Ana de Armas. Keduanya pun digambarkan sebagai cewek badass yang terlibat di sejumlah adegan pertarungan. Hal ini karena keduanya merupakan agen dari sebuah badan intelejen.

Sosok Nomi yang diperankan Lynch digambarkan sebagai anggota MI6 yang bergabung dengan program agen 00 yang kemudian memakai kode 007 usai James Bond pensiun. Skill-nya sebagai 007 yang baru pun enggak kalah memukau dengan James Bond sehingga jadi aset penting buat menjalani misi di film ini. Tak cuma itu, kepribadian Nomi juga sama elegannya dengan Bond sehingga memang layak jadi penerusnya.

Lalu, penampilan Ana de Armas sebagai agen CIA bernama Paloma yang membantu Bond di film ini juga sukses jadi scene stealer karena sikapnya yang badass, tapi lugu nan menggemaskan. Sayangnya, porsi Armas sebagai Paloma di film ini terbilang sangat sedikit karena hanya muncul di satu misi saja. Jadi, buat kalian yang niat nonton No Time to Die cuma buat melihat Ana de Armas kemungkinan akan sangat kecewa.

image/Via Dok. MGM Productions

Tanpa membocorkan plotnya, harus diakui bahwa ending James Bond versi Craig diakhiri dengan sangat epik. Tak cuma itu, terdapat juga momen mengharukan yang bernuansa kekeluargaan sebelum akhirnya kita berpisah dengan James Bond versi Craig. Kalau bisa dibilang, Craig benar-benar mengakhiri pejalanannya dengan sempurna sekaligus meninggalkan sebuah warisan yang besar bagi waralaba ini.

Secara garis besar, No Time to Die menjadi penutup yang sempurna sekaligus penuh aksi bagi perjalanan Daniel Craig sebagai James Bond. Kalau kalian sudah mengikuti perjalanan Craig sebagai sang agen 007 sejak awal, maka film ini wajib banget buat kalian tonton ketika rilis di bioskop mulai 30 September 2021.
Selalu patuhi protokol kesehatan selama berada di bioskop. Tetap kenakan masker dan jangan makan atau minum selama film diputar! Selamat menonton!

Menkeu : Wajib Pajak berpenghasilan 4,5jt/bln bebas pajak

0
ilustrasi pajak dan Sri Mulyani (Kolase foto/Ist/Kemenkeu.go.id)/image by suara.com

Jakarta, TelusuR.ID –  Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pekerja dengan penghasilan maksimal Rp 54 juta per tahun atau Rp 4,5 juta per bulan tidak akan kena pajak penghasilan atau PPh pribadi. Pernyataan itu meluruskan kabar yang menyatakan bahwa setiap warga yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) diwajibkan membayar PPh. Sri Mulyani atau yang lebih akrab di panggil bu Ani, memastikan WP perorangan pajak yang memiliki pendapatan Rp54 juta per tahun tidak akan dikenakan pajak penghasilan seperti aturan sebelumnya. Pasalnya, UU HPP mengubah bracket tarif PPh dari semula Rp50 juta per tahun menjadi Rp60 juta per tahun.

“Saya ingin tegaskan di sini dengan UU HPP, setiap orang pribadi yang punya pendapatan sampai Rp4,5 juta per bulan atau Rp54 juta per tahun itu dia tidak dikenakan pajak,” katanya menekankan pada konferensi pers daring, Kamis (7/10).

Kedua, dari Rp60 juta-Rp250 juta dengan tarif pajak sebesar 15 persen. Ketiga, dari Rp250 juta-Rp500 juta per tahun dengan tarif pajak 25 persen, khusus untuk tingkatan ini tidak ada perubahan dari aturan sebelumnya.

Keempat, untuk pendapatan Rp500 juta-Rp5 miliar dikenakan tarif 30 persen. Bila dalam aturan sebelumnya aturan dimaksimalkan hingga Rp500 juta per tahun, kini WP berpenghasilan di atas Rp5 miliar dikenakan tarif pajak 35 persen.

Selain itu, ia juga menekankan tak semua pemilik Nomor Induk Kependudukan (NIK) lantas bakal dipajaki. Menurut dia, hanya mereka yang berpenghasilan di atas Rp60 juta per tahun saja yang berkewajiban bayar pajak penghasilan.

Polri Pastikan Penanganan Dugaan Pemerkosaan di Luwu Timur Sesuai Prosedur

0
foto: Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono

Jakarta, TelusuR.ID – Polri memastikan bahwa penanganan proses hukum mulai dari penerimaan laporan, penyelidikan, hingga penghentian kasus dugaan pemerkosaan di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), sudah berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono memaparkan kronologi penanganan perkara itu. Mulai dari pihak kepolisian mulai dari tindaklanjut adanya laporan terkait hal itu ke Polres Luwu Timur pada tanggal 9 Oktober 2019.

Setelah menerima laporan itu, Polisi mengantas ketiga anak untuk dilakukan pemeriksaan atau Visum Et Repertum bersama dengan ibunya serta petugas P2TP2A Kabupaten Luwu Timur.

“Hasil pemeriksaan atau visum dengan hasil ketiga anak tersebut tidak ada kelainan dan tidak tampak adanya tanda-tanda kekerasan,” kata Argo dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (8/10/2021).

Sementara itu, dari laporan hasil asesamen P2TP2A Kabupaten Luwu Timur bahwa tidak ada tanda-tanda trauma pada ketiga anak tersebut kepada ayahnya.

“Karena setelah sang ayah datang di kantor P2TP2A ketiga anak tersebut menghampiri dan duduk dipangkuan ayahnya,” ujar Argo.

Selain itu, dalam hasil pemeriksaan Psikologi Puspaga P2TP2A Luwu Timur, ketiga anak tersebut dalam melakukan interaksi dengan lingkungan luar cukup baik dan normal. Serta hubungan dengan orang tua cukup perhatian dan harmonis, dalam pemahaman keagamaan sangat baik termasuk untuk fisik dan mental dalam keadaan sehat.

Argo mengungkapkan, hasil visum di RS Bhayangkara Polda Sulsel tidak ditemukan kelainan terhadap anak perempuan tersebut. Sementara, anak laki-lakinya tidak ada temuan atau kelainan juga.

Setelah melakukan rangkaian prosedur hukum, Polres Luwu Timur pun pada 5 Desember 2019 melakukan gelar perkara. Adapun kesimpulannya adalah menghentikan penyelidikan perkara tersebut.

“Tidak ditemukan bukti yang cukup adanya tindak pidana sebagaimana yang dilaporkan,” ucap Argo.

Sementara, Polda Sulsel pada tanggal 6 Oktober 2020 juga telah melakukan gelar perkara khusus dengan kesimpulan menghentikan proses penyelidikannya.

2 Tersangka Penggelapan Emas 7 kilo Senilai 6 M, diringkus Ditreskrimum Polda Jatim

0
2 tersangka ketika di hadirkan dalam pers rilis

SURABAYA, TelusuR.ID – Unit V Subdit III Jatanras, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, meringkus dua orang pelaku tindak pidana penggelapan emas 7 (tujuh) Kilo.

Dua orang tersangka yang berhasil diamankan yakni, DJ, (38) warga Banda Aceh, yang tinggal di Surabaya, disebuah mess, selaku karyawan PT IGS. Satu lagi yakni SB, (34) warga Kediri, yang kos di Sidoarjo.

Penangkapan terhadap kedua pelaku ini dilakukan di lokasi yang berbeda, tersangka DJ, diamankan di Cafe Introjazz Tress Park City Apartemen, Kota Tangerang, pada tanggal 1 Oktober 2021, sedangkan tersangka SB, diamankan di Pasar Wadung Asri, Jalan Raya Kundi, Kecamatan Waru Sidoarjo, pada tanggal 2 Oktober 2021.

Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, saat rilis di Gedung Konfrensi Pers, Bid Humas Polda Jatim, menyebutkan, bahwa tanggal 31 Agustus 2021, sekira pukul 14.00 WIB, pelapor PS, menghubungi WL, selaku Wakil Kepala Gudang PT IGS, agar mengambil emas batangan sebanyak 7 batang seberat 7 kilo untuk dimurnikan.

“Sekira pukul 15.00 WIB. WL, memerintahkan tersangka (DJ), selaku kurir dan diantar oleh ML, untuk mengambil emas batangan sebanyak 7 batang seberat 7 kilo, dari toko emas Sumber Baru di Pasar Atum, Surabaya, milik PL,” jelas Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, saat konfrensi pers, Jumat (8/10/2021).

“Emas sebanyak 7 batang dengan berat 7 kilo tersebut, yang diambil oleh tersangka DJ, dari PL. Telah dibawa kabur oleh tersangka. Sehingga PT IGS mengalami kerugian kurang lebih 6 Milyar,” sambungnya.

Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, saat Konfrensi Pers

Saat membawa emas batangan tersebut, tersangka DJ sempat berputar putar di wilayah Sidoarjo. Yang bertujuan menjual emas yang sudah di potong kecil-kecil. Usai memotong emas tersebut, tersangka DJ, menjual ke tersangka lain yakni, SB di Pasar Wadung Asri, Waru, Sidoarjo.

“Emas yang sudah di potong kecil-kecil dengan berat 20 gram, dijual oleh tersangka DJ ke tersangka SB dengan harga 8 juta. Selain menjual di wilayah Sidoarjo, tersangka DJ. Juga menjual ke pasar Stasiun Tangerang Banten,” lanjutnya.

Dari kejadian ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, 6 (enam) batang emas utuh dengan berat masing-masing 1,43 kg, satu batang emas sudah dipotong berat 727,55 gram, uang tunai Rp 7,5 juta.

Sedangkan kedua tersangka akan dikenakan Pasal 374 KUHP, Sub Pasal 372 KUHP dan Pasal 480 KUHP.

Muktamar NU Bukan Pilpres

0

Keputusan Munas NU untuk melaksanakan Muktamar pada bulan Desember 2021 membuat suasana menjadi hangat. Muncul nama-nama kandidat yang bertebaran di publik. Bagaimana kita sebaiknya menyikapinya?

Ada dua posisi yang akan ditentukan dalam Muktamar, yaitu Rais Am pada level Syuriaah dan Ketua Umum pada level Tanfidziyah. Rais Am adalah pemimpin tertinggi NU. Biasanya diamanahkan kepada ulama sepuh yang ahli fiqh, yang mengayomi dan menjadi teladan sikap dan tutur katanya.

Biasanya para ulama sepuh akan rebutan menolak posisi ini, karena sadar sepenuhnya betapa berat menempati maqam ini. Terkenal dialog para kiai sepuh yang saling menolak. Kiai As’ad mengatakan “jikalau Malaikat Jibril turun dari langit meminta saya menjadi Rais Am, saya pun akan menolaknya”.

Kiai As’ad lantas mengusulkan Kiai Mahrus. Pengasuh Ponpes Lirboyo ini juga menolaknya: “Jangankan Malaikat Jibril, kalaupun Malaikat Izrail turun dan memaksa saya, saya tetap tidak bersedia!”

Akhirnya disepakati yang terpilih adalah Kiai Ali Maksum dari Krapyak, yang justru tidak hadir dalam pertemuan. Gus Mus berkisah bagaimana seharian beliau duduk bersimpuh tak bergerak di luar kamar Kiai Ali Maksum menunggu kesediaan Sang Kiai. Pada akhirnya Sang Kiai keluar kamar menyetujui penunjukkan itu dengan berurai mata.

Gus Mus terkena ‘karma’ peristiwa ini. Giliran beliau di Muktamar Jombang yang terpilih oleh 9 Kiai sepuh (AHWA). Namun beda dengan gurunya, beliau malah tetap kukuh menolak, sehingga para ulama mengalihkan amanah itu kepada KH Ma’ruf Amin.

Intinya adalah para ulama sepuh dan para Kiai dari jajaran Syuriah yang tahu siapa yang lebih pantas menjadi Rais Am. Akan terasa aneh kalau di luar itu ada yang sibuk dukung sana-sini seolah membenturkan para Kiai sepuh. Rais Am itu bukan sekadar pimpinan para ulama, tapi pemimpin spiritual dan faqih sekaligus. Posisi ini tidak untuk diperebutkan. Tidak ada kompetisi. Serahkan pada Kiai sepuh untuk menentukan dengan kearifan dan kejernihan para Kiai.

Bagaimana dengan posisi Ketum Tanfidziyah? Karena usulan agar posisi ini juga dipilih AHWA telah ditolak di Munas, maka kemungkinan besar akan terjadi pemilihan dan kontestasi dari para kandidat merebut suara muktamirin.

Namun demikian, spiritnya tetap harus sama. Sebagai pelaksana kebijakan para ulama Syuriyah, maka posisi Tanfidziyah tidak berdiri sendiri. Posisi ini adalah kepanjangan tangan para ulama. Posisi ini adalah pelayan ulama sekaligus pelayan umat. Ini juga bukan posisi yang main-main.

Untuk itu, meski kelak pemilihannya berdasarkan voting dari suara wilayah dan cabang, tidak boleh ajang Muktamar seolah menjadi pilpres dimana incumbent berkontestasi dengan penantangnya. Para kandidat tidak perlu mengerahkan timses atau pakai buzzer di medsos. Na’udzubillah. Mau jadi pelayan ulama dan umat saja kok rebutan? Para kandidat juga tidak perlu sahut-sahutan di media. Jangan mau digoreng sana-sini dan diframing macam-macam, seperti layaknya Pilpres. Marwah Muktamar NU harus dijaga.

Warga Nahdliyin juga jangan mau dibuat polarisasi mendukung kandidat A dan menolak kandidat B. Atau sebaliknya. Boleh dukung tapi jangan mutung. Biasanya di NU itu yang kepengen banget malah gak jadi. Adab harus dijaga. Kedepankan maslahat, bukan muslihat. Mari kita buat suasana adem.

Mari kita menuju Muktamar dengan gembira dan penuh persaudaraan. Siapa tahu kelak Malaikat Jibril dan Izrail pun bergumam: “Tanpa perlu kami turun ke arena Muktamar pun, suasana Muktamar sudah sejuk dan muktamirin memilih yang terbaik.” Insya Allah bi idznillah.

Mudah untuk dibayangkan, tapi juga tidak mustahil untuk diwujudkan, bukan?

Tabik,

Prof Nadirsyah Hosen