Beranda blog Halaman 404

Ketum PBNU : kalau di minta kyai maju, ya saya siap maju lagi

0
KH. Said Aqil Siroj (Ketum PBNU ) berziarah ke makam KH.Wahab Chasbullah, Ponpes Bahrul Ulum tambakberas jombang(7/10/2021)

Jombang, TelusuR.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan bahwa siap maju mencalonkan diri kembali untuk menjadi ketua umum di Muktamar PBNU ke-34 yang akan digelar 23-25 Desember 2021 di Lampung.

Said Aqil menyatakan hal itu kepada sejumlah wartawan setelah silaturahmi dan ziarah ke makam KH Bisri Syamsuri, di Ponpes Mambaul Ma’arif, Denanyar, Jombang, pada Kamis sore, (7/10/2021).

“Kalau diminta(kyai,red), ya saya maju, kalau gak ya gak. Lihat saja nanti,” ucapnya.

Meski demikian, Said mengaku siap maju menjadi calon Ketum PBNU, bila memang diminta oleh para kiai dan pengurus NU untuk mengabdi di periode ketiganya nanti.

Dalam safarinya kali ini yang didampingi Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, Said berkunjung ke Pesantren Lirboyo Kota Kediri, dan Pesantren Al-Falah di Ploso di Kabupaten Kediri. Setelahnya, ia juga berziarah ke makam para pendiri dan tokoh NU di Jombang, yakni di Pesantren Tebuireng, Pesantren Denanyar, dan Pesantren Tambak Beras.

Mengenai kegiatan bersafari ke sejumlah pondok pesantren besar di Jawa Timur. Jelang pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) pada 23-25 Desember mendatang di tengah ramainya isu yang menyebutkan bahwa ia akan kembali mencalonkan diri sebagai kandidat Ketua Umum PBNU, tiga periode

Pengasuh pondok pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jakarta tersebut  menolak jika kunjungan dan ziarah makamnya ke Jatim ini dikaitkan dengan safari jelang muktamar NU, lantaran waktunya yang berdekatan. Ziarah ini, katanya, baru dilakukan lantaran dua tahun sebelumnya kegiatan ini terhalang karena pandemi Covid-19.

“Ziarah kubur itu merupakan prinsip saya, saya kemana-mana masuk daerah kalau ada makam aulia pasti ziarah, apalagi ke pendiri NU,” kata Said,

Ketum PBNU KH. Said Aqil Sirodj, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini bersama DR. KH. M. HASIB WAHAB (Ketua Majelis Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas)/ (7/10/2021)

Dia kembali menegaskan kunjungannya ke kota santri itu bukanlah bagian dari upaya konsolidasi pencalonannya untuk kembali memimpin organisasi terbesar di dunia.

“Sama sekali tidak, sama sekali tidak, ziarah biasa itu,” katanya menegaskan.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, sejauh ini, PBNU sudah siap untuk melaksanaan Muktamar NU yang ke-34. persiapan tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2020 lalu. Bahkan, kesiapan rencana Muktamar NU di Lampung 1 hari lalu (6/10/2021) sudah dilaporkan ke Presiden Joko Widodo. Meskipun begitu, pelaksanaan tersebut masih menunggu izin Satgas COVID-19 karena masih dalam kondisi pandemi. PBNU pun rencananya akan menyelenggarakan Muktamar secara hibrid, dalam arti sebagian luring dan sebagian daring (alis).

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta : titip pesan kepada para santri dan masyarakat patuhi protokol kesehatan

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Pondok Pesantren Mambaul Maarif, Denanyar, Jombang dan berpesan kepada semua masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan meskipun sudah disuntik vaksin.

” titip pesan kepada para santri dan masyarakay agar tak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan,” pesan Irjen Nico Afinta didampingi Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, dan Bupati Jombang Mundjidah Wahab serta Pengasuh Ponpes Mambaul Maarif Denanyar, KH Abdussalam Sohib, Rabu (6/10/2021).

Kapolda juga meminta masyarakat tetap waspada dan tidak lengah terhadap virus corona meskipun kasusnya melandai. Sebab, penyakit tersebut mudah menginfeksi orang-orang yang lengah, lemah sertai mengabaikan prokes.

“Ini penyakit senenge golek (sukanya mencari) kelemahan kita, jadi lemah sama dengan sakit, lengah sama dengan sakit, sak karepe dewe (sesukanya sendiri) sama dengan sakit. Jadi harus disiplin sehat, patuh prokes sehat. Kalau ingin sehat ya harus patuh prokes dan disiplin,” ujarnya.

Masih kata Kapolda, satu-satunya pada PPKM mencapai level 1 adalah provinsi Jawa Timur. Itu semua karena kerja sama yang baik antara semua pihak dan pelaksanaan prokes telah berjalan dengan baik.

“Ingat (level 1) bisa dicapai karena masing-masing dari kita, orang-perorang, kita semua menjadi bagian besar dalam peranan menciptakan itu,” katanya.

Peranan yang dimaksud adalah menjadi bagian penting di dalam mewujudkan herd immunity atau kekebalan kelompok.

Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Ponpes Mambaul Maarif itu melibatkan 40 orang petugas gabungan TNI, Polri dan relawan. Rencananya 2.000 orang santri yang akan disuntik vaksin COVID-19 dosis kedua.

Vaksinasi itu merupakan wujud suatu sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan Pondok Pesantren yang didukung relawan. Menurut Nico, Sinergi itu, membuahkan hasil yang bagus dalam pelaksanaan program pemerintah yaitu vaksinasi.

“Kedepan kami dari TNI Polri akan selalu mendukung kegiatan vaksinasi, sehingga kapanpun dan dimanapun kami dengan seluruh jajaran siap didatangi dan siap diminta untuk membantu melaksanakan dan juga meningkatkan vaksinasi di seluruh wilayah Jawa Timur,” ucapnya.

Pengasuh Ponpes Mambaul Maarif, KH. Abdussalam Sohib mengungkapkan, vaksinasi di lingkungan pesantrennya merupakan dosis kedua jenis Sinovac. Dia berharap, dengan vaksinasi itu, herd immunity bisa dicapai di lingkungan pesantren.

Kiai Salam pun berterimakasih kepada Polri yang terus melaksanakan vaksinasi secara masif di lingkungan pesantren sebagai upaya menekan laju penyebaran virus corona.

“Alhamdulillah sampai hari ini di Pondok Pesantren Denanyar, capaian vaksinasi sudah 80 persen, jadi tinggal 20 persen dosis kedua. Untuk PTM (Pembelajaran Tatap Muka sudah berjalan namun secara bergiliran (shif),” ujarnya.

Peringkat 1 Nasional, Polres Jombang Terima Penghargaan dari TRC PPA

0
image by Humas Polres Jombang

JOMBANG, TelusuR.ID – Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Indonesia memberikan penghargaan kepada Polres Jombang atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam penegakan hukum dan perlindungan kepada anak dan perempuan di wilayah Jombang.

Piagam penghargaan diserahkan Ketua TRC PPA, Jeny Claudya Lumowah kepada Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho pada upacara serah terima penghargaan di lapangan Mapolres Jombang, Kamis (7/10/2021).

Penghargaan juga diberikan kepada Wakapolres Jombang Kompol Ari Trestiawan, Kasat Reskrim beserta anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Bhabinkamtibmas serta Babinsa Kodim 0814 yang memiliki kinerja terbaik.

“Polres Jombang menempati peringkat 1 Nasional atas keberhasilan dalam mengungkap kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” kata Ketua TRC PPA Jeny Claudya Lumowah dalam sambutannya.

Jeny menegaskan, pihaknya akan terus bermitra dengan Kepolisian karena TRC PPA yang dilahirkan Komisi Nasional PPA tahun 2015 lalu untuk membantu kepolisian khususnya di unit PPA.

“Kepengurusan TRC PPA sudah ada di 22 Provinsi di Indonesia, Semoga kemitraan kita terus berlangsung, selamat berjuang penuh untuk melindungi anak Indonesia, lindungi generasi kita,” ujarnya.

Selain memberikan apresiasi, pihaknya juga terus menjalin sinergi dengan Polri untuk memutus mata rantai kekerasan terhadap anak dan perempuan dengan cara memberikan edukasi kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang ada di desa-desa.

Berdasarkan data, pada tahun 2020 lalu, unit PPA Satreskrim Polres Jombang telah berhasil mengungkap dan menyelesaikan 70 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukum Polres Jombang. Sampai dengan bulan September 2021 sebanyak 44 kasus berhasil diungkap.

Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan TRC PPA kepada Polres Jombang dalam pengungkapan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Beberapa permasalahan-permasalah terhadap anak, di antaranya kekerasan dan pelecehan anak, alhamdulillah bisa kita ungkap dengan cepat dan kita tangkap pelakunya. Kami ucapkan terima kasih kepada TRC PPA atas penghargaan yang diberikan kepada kami,” kata Kapolres usai menerima penghargaan.

Menurutnya, penghargaan itu sebagai penyemangat dan sumber inspirasi untuk lebih meningkatkan kinerja dalam mengungkap kasus yang melibatkan perempuan dan anak sebagai korban.

“Penghargaan ini menjadi semangat kami kedepannya dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak, dan kami selalu berkomitmen untuk memberikan perlindungan tersebut,” pungkasnya.

2 Warga Jombang Jaringan Upal senilai 3,8 M di tangkap Ditreskrimsus Polda Jatim dan Polresta Banyuwangi

0

Surabaya, TelusuR.ID – Polresta Banyuwangi, didukung Direktorat Reserse Kriminal Khusus, (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur, pada 16 September 2021, berhasil mengungkap peredaran uang palsu (upal) di wilayah Banyuwangi, serta rumah produksi senilai Rp 3,8 Milyar.

Atas peristiwa ini, polda jawa timur bersama polresta banyuwangi, berhasil menangkap 5 (lima) orang tersangka, ASP, (63) warga Dusun Sugian, Desa Sugian, Kecamatan Kabupaten Lombok, AAP alias Gus Ali, (44) warga Dusun Kepel, Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, AUW, (57) warga Dusun Mojosari, Desa Mojotengah, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, AS, (37) warga Dusun Jemblok, Desa Sumo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang dan JS, (56) warga Jalan Mulawarman, Desa Pangeran, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalsel.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menjelaskan, Polresta Banyuwangi berhasil mengungkap peredaran dan pembuatan uang palsu. Para tersangka dibekuk di rest area pom bensin Kalibaru, Dusun Krajan Tegal Pakis, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi.

“Pengungkapan ini setelah adanya informasi dari masyarakat, bahwa ada mata uang pecahan Rp 100 ribu, yang diedarkan di pom bensin tersebut,” jelas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kamis (7/10/2021) pagi.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko

Dari pengungkapan ini, berhasil diamankan uang pecahan Rp 100 ribuan sebanyak Rp 37. 371 lembar dengan nilai Rp 3,8 Milyar lebih. Para tersangka ini membuat sendiri dengan menggunakan mesin yang mereka siapkan.

“Uang palsu ini diproduksi di Bojonegoro, yang diedarkan di wilayah jawa timur, seperti di Banyuwangi dan Mojokerto,” sambungnya.

Sedangkan tersangka yang bertugas untuk mengedarkan uang palsu ini yakni, tersangka ASP alias Pak So, AAP, alias Gus Ali dan AUW, alias Gus Mad.

“Sementara sebagai pemodal yakni tersangka AS, yang mempekerjakan tersangka JS, sebagai pencetak uang,” sebutnya.

Sementara itu Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu, mengungkapkan, bahwa Tim Resmob dari Sat Reskrim Polresta Banyuwangi, pada tanggal 16 September 2021, pertama menangkap tersangka ASP alias Pak So, di rest area pom bensin Kalibaru, banyuwangi dengan barang bukti uang pecahan Rp 100 ribu, sebanyak 71 lembar.

“Dari pengakuan tersangka ASP, bahwa dia mendapatkan uang itu dari tersangka AAP yang berasal dari Nganjuk,” kata Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu.

Pada tanggal 28 September 2021, sekira pukul 16.00 WIB. Mengamankan tersangka AAP, dan anggota melakukan penggeledahan di rumahnya yang ditemukan dua tas ransel berisi upal senila 1 Juta.

“Pengakuan tersangka AAP, bahwa upal itu ia dapat dari tersangka lain yakni, AUW yang ada di Mojokerto,” tambahnya.

Sedangkan pada tanggal 29 September 2021, sekira pukul 01.0 WIB. Berhasil mengamankan tersangka AUW, dengan mengamankan barang bukti 300 lembar pecahan Rp 300 dengan nilai Rp 30 juta.

“Kita peroleh keterangan kembali, bahwa upal tersebut dia dapat dari seseorang inisial AS, dan akhirnya tim berhasil menangkap dua tersangka lain yakni JS,” pungkasnya.

Para pelaku ini sudah menjalankan aksinya mulai 10 bulan terakhir, sampai saat ini anggota masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Dari pengungkapan ini, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti diantaranya, uang pecahan Rp 100 ribu sebanyak Rp 37.371 ribu dengan nilai Rp 3,8 milyar, satu unit laptop, printer, tinta warna merah, alat untuk mencetak uang serta alat potong kertas.

Sedangkan kepada kelima tersangka akan dikenakan Pasal 36 Ayat (2) Juncto Pasal 26 Ayat (2) atau Pasal 36 Ayat (3) Juncto Pasal 26 Ayat (3) Undang Undang RI Nomor 7 Tahun 2011, tentang mata uang, dengan ancaman pidana 10 tahun penjara atau denda 10 milyar.

Permudah Vaksinasi, Polrestabes Surabaya Launching 2 Bus ” Vaksin on the Spot”

0

Surabaya, TelusuR.ID – Inovasi dan kemudahan pelayanan vaksinasi di Surabaya terus dilakukan oleh kepolisian bersama pemerintah kota Surabaya dan TNI.

Setelah sukses melaunching 22 unit mobil vaksin keliling dan 4 unit mobil masker keliling. Kali ini, Polrestabes Surabaya kembali meluncurkan dua unit bus keliling vaksinasi merdeka yang bakal melayani masyarakat di batas kota Surabaya.

Penempatan dua unit bus tersebut di titik Jalan Ahmad Yani (Bundaran Waru) depan Mall Cito Surabaya dan Jalan Kedung Cowek, exit tol Suramadu arah Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menyebut jika inovasi kepolisian bersama tiga pilar, pemerintah kota Surabaya dan TNI terus dilakukan untuk lebih dekat melayani masyarakat, salah satunya dalam percepatan vaksinasi.

“vaksin on the spot yang dilakukan oleh Bus Vaksin ini merupakan tindak lanjut dari akselerasi vaksinasi merdeka,” sebut Yusep saat melaunching Bus Vaksin, Rabu (6/10/2021).

Menurutnya, ikhtiar bersama tiga pilar kota Surabaya itu terus dilakukan agar masyarakat bisa sehat dan ekonomi kembali pulih pasca diterjang badai pandemi Covid 19.

“Meneruskan apa yang sudah pemerintah kota lakukan didukung TNI-Polri, mulai dari gerai vaksinasi skala besar, 22 mobil vaksin keliling yang nanti bakal ditambah sepuluh mobil lagi. Semata-mata agar masyarakat sehat, ekonomi bisa pulih,” imbuhnya.

Menurut data yang diterima Yusep, saat ini vaksinasi di Surabaya sudah mencapai 109 persen untuk dosis satu, 72 persen dosis ke dua dan 91 persen untuk lansia.

“Ini merupakan bukti kami serius melakukan upaya percepatan vaksinasi seusai arahan pemerintah pusat maupaun daerah,” tandasnya.

Sementara itu, Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo memuji kinerja Polrestabes Surabaya dalam menyiapkan segala bentuk sarana prasarana penunjang pelayanan vaksinasi bagi masyarakat.

“Ini merupakan langkah yang sangat bagus. Bagaimana Polrestabes Surabaya hadir di tengah masyarakat. Memberikan pelayanan prima salah satunya dengan Bus Vaksin yang ditempatkan di pintu masuk kota Surabaya yang menjangkau bukan hanya masyarat Surabaya namun juga masyarakat Jawa Timur,” kara Herman yang juga hadir dalam launching Bus Keliling Vaksinasi Merdeka itu.

Menurutnya,upaya tiga pilar terutama kepolisian dalam mengajak masyarakat vaksin sangat baik.

“Tidak ada paksaan. Setiap pengendara ditanya memang sudah vaksin atau belum. Kalau sudah bisa lanjutkan perjalanan dengan bukti sertifikat vaksin. Sementara yang belum akan ditawarkan opsi mengikuti vaksin gratis. Ini membangun kesadaran masyarakat pentingnya vaksinasi untuk menghadapi pandemi,” tandasnya.

450 Pasukan Polda Jatim, Gerebek Kampung Narkoba

0
image by Humas Polda Jatim

Surabaya, TelusuR.ID – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim bersama Personil gabungan dibantu Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim, Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Surabaya, Rabu dini hari (6/10/2021) melakukan penggrebekan di kampung Narkoba, Jalan Kunti, Kecamatan Sidotopo, Surabaya.

Sebanyak 450 pasukan gabungan diturunkan untuk mengamankan lokasi. Setibanya di kampung narkoba ini, petugas langsung melakukan penyisiran di tempat-tempat yang diduga kerap digunakan untuk melakukan pesta shabu.

Tempat tersebut merupakan bedeng-bedeng kecil yang terbuat dari kayu beratapkan terpal. Akses menuju tempat tersebut melalui di gang sempit yang beliku, di tempat tersebut juga telah terpasang alarm pemadam, yang berfungsi untuk peringatan bahwa ada petugas kepolisian datang ke lokasi. Di tempat tersebut petugas menemukan barang bukti 4 poket (sabu).

“Kalau ada petugas datang mau masuk pencet alarm, tujuannya apa, supaya pengedar dan bandar bisa lari kabur
Sehingga tidak sampai tertangkap.
Jadi memang sudah saling mendukung utk kejahatan narkoba,” tandasnya AKBP Syamsul Makali Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda Jatim, saat di temui di lokasi Jalan Kunti, Surabaya.

Selain itu, AKBP Syamsul Makali juga mengatakan, dalam operasi ini petugas memburu 3 Target Operasi (TO), namun petugas hanya menangkap 1 TO.

“Giat malam ini, pertama penindakan, ada 3 TO, yang kami targetkan, di wilayah Kunti, Sidotopo, namun dapat 1 TO atas nama MS. Yang 2, tidak ada ditempat,” ucapnya.

Disamping melakukan penindakan, petugas juga melakukan penindakan terhadap orang yang sedari malam sampai pagi di jalan ini, atau orang yang mencurigakan diduga menggunakan narkoba, untuk dilakukan tes urine.

Lebih lanjut, Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda Jatim menjelaskan. kenapa harus membawa pasukan banyak?

“Karena memang disini padat penduduk, dan banyak kos kosan kecil-kecil, dan pendatang dari mana mana, dan tempat ini merupakan daerah yang rawan,” jelasnya.

Sementara saat di tanya terkait upaya petugas dalam menghilangkan stigma jalan Kunti sarang narkoba, AKBP Syamsul Makali mengatakan, Pertama yang ia lakukan adalah dengan melakukan razia seperti ini, untuk menimbulkan efek deterensi.

“Kalau nanti disini masih ada. Ya kami lakukan operasi lagi besar-besaran di sini,” katanya.

“Kedepan kemungkinan kami akan dirikan posko kampung bersih narkoba, kampung tangguh bersih narkoba,” pungkasnya usai melakukan operasi gabungan di kampung narkoba.

HUT TNI ke – 76, Kapolres Jombang Beri kejutan Dandim 0814 Jombang

0
image by HUmas Polres Jombang

JOMBANG, TelusuR.ID – Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho bersama Kabag, Kasat serta Kasi mendatangi Markas Kodim 0814 Jombang untuk memberikan ucapan selamat HUT ke 76 Tentara Nasional Indonesia, Selasa (5/10/2021).

Kehadiran Kapolres Jombang bersama jajarannya menunjukkan bahwa antara TNI dan Polri makin solid untuk menjaga kedaulatan NKRI khususnya kamtibmas di wilayah kabupaten Jombang.

Kapolres bersama pejabat utama juga memberikan kejutan dengan membawa kue ulang tahun beserta tumpeng kepada komandan Kodim 0814 Jombang Letkol Inf Triyono di Markas komandonya Jalan Wahid Hasyim.

“Saya Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho beserta Keluarga Besar Polres Jombang  mengucapkan Dirgahayu TNI Ke-76. Semoga TNI semakin profesional, disiplin, serta dapat senantiasa mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Dikatakan dia, solidaritas dan sinergitas TNI-Polri mutlak diperlukan sebagai sumber kekuatan strategis dalam rangka menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks.

Salah satu sinergitas TNI-Polri yakni saling bersinergi mengendalikan Covid-19 mulai dari penegakan protokol kesehatan 3M, penguatan testing, tracing, dan treatment hingga akselerasi vaksinasi Covid-19, sehingga Kabupaten Jombang berhasil mencapai PPKM Level 1.

Sementara itu, Komandan Kodim 0814 Jombang Letkol Inf Triyono dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kejutan yang diberikan Kapolres Jombang beserta jajaran dan berharap dalam pelaksanaan tugas TNI bisa selalu sinergitas dengan kepolisian.

“Saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolres Jombang bersama Rombongan yang sudah hadir di Makodim 0814 dengan membawa sajian tumpeng dan kue ulang tahun peringatan Hari Ulang Tahun TNI Ke-76,” ujarnya.

HUT ke-76 TNI, Kapolri: Sinergitas dan Soliditas TNI-Polri siap hadapi tantangan Bangsa

0

Jakarta, TelusuR.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta keluarga besar Polri menyampaikan ucapan atas hari jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-76, yang jatuh pada hari ini, (5/10/2021).

“Saya Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Kepala Kepolisian Republik Indonesia serta keluarga besar Polri mengucapkan Dirgahayu TNI ke-76. Semoga TNU semakin profesional, disiplin, militan dan rendah hati serta dapat senantiasa mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia menuju Indonesia Maju. Bersatu, berjuang, kita pasti menang untuk Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh,” kata Sigit beserta seluruh pejabat utama Mabes Polri berpangkat Komjen dalam tayangan video ucapan HUT ke-76 TNI.

Sigit menekankan, sinergitas dan soliditas TNI-Polri adalah kunci untuk menghadapi segala bentuk tantangan ataupun ancaman yang masuk ke Indonesia.

“Soliditas dan sinergitas TNI-Polri mutlak diperlukan sebagai sumber kekuatan strategis dalam rangka menghadapi berbagai tantangan tugas kedepan yang semakin kompleks,” ujar eks Kapolda Banten ini.

Salah satu sinergitas dan soliditas itu diantaranya saat ini adalah, TNI bersama dengan Polri sama-sama menjadi pilar utama dalam menghadapi penanganan Pandemi Covid-19 atau virus corona yang terjadi di Indonesia dewasa ini.

“Pada situasi Pandemi Covid-19 saat ini, TNI bersama Polri merupakan salah satu pilar utama, dalam berbagai upaya pengendalian Covid-19 mulai penegakan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak), penguatan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) maupun akselerasi vaksinasi,” ucap mantan Kabareskrim Polri itu.

Sepanjang 76 tahun berkiprah di Indonesia, Sigit menegaskan bahwa TNI selalu setia menjadi garda terdepan untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dari segala bentuk ancaman yang ada.

“Dari berbagai ancaman yang berasal dari dalam maupun luar negeri dengan profesionalisme, loyalitas dan pengabdiannya TNI selalu hadir dalam mengawal serta menjaga pertahanan wilayah NKRI, baik di darat, laut, maupun udara,” tutur Sigit.

Pada momentum HUT TNI, Kapolri beserta jajaran Mabes Polri juga menyempatkan diri untuk memberikan kejutan dengan membawa kue ulang tahun kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di kantornya Subden Merdeka Barat Denma Mabes TNI, Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Mendapatkan kejutan kecil dari Kapolri, Panglima TNI menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Kapolri beserta seluruh jajaran Korps Bhayangkara.

Hadi menyebut, sepanjang menjabat sebagai Panglima, dirinya selalu mendapatkan dukungan ataupun bentuk sinergitas lainnya dari jajaran Polri.

“Diujung masa pengabdian saya pada HUT TNI ke-76, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada jajaran Polri atas kerjasama dan sinergitas kurang lebih selama 4 tahun saya menjabat Panglima TNI telah didukung penuh oleh Polri,” kata Hadi.

Hadi menekankan, meskipun akan memasuki masa purna-tugas, kedepannya jajaran TNI bakal terus bersinergi dan menjaga soliditas yang ada dan sudah baik selama ini bersama dengan Polri.

“Dan saya mengharapkan diakhir pengabdian saya, junior-junior saya nanti akan melanjutkan apa yang sudah menjadi komitmen antara TNI-Polri dengan tetap menjaga sinergi TNI-Polri. Dengan bersinergi kita TNI-Polri akan bersatu, berjuang, pasti kita menang,” ujar Hadi.

Ditresnarkoba Polda Jatim Ringkus 2 Pengedar Narkoba Antar Provinsi

0
image by Humas Polda Jatim

SURABAYA, TelusuR.ID – Direktorat Reserse Narkoba (DITRESNARKOBA) Polda Jatim berhasil meringkus dua pengedar Narkoba Jenis Sabu dan Ekstasi di dua tempat yang berbeda. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, pelaku merupakan jaringan antar Provinsi dari Jakarta ke Surabaya.

“Hanya selisih tiga hari yaitu tanggal, 12 dan 15 September 2021, pengedar narkoba jaringan antar provinsi ini berhasil diamankan di dua tempat yang berbeda. Pelaku berinisial MMS diamankan di tempat parkir Mc Donal Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, dan pelaku berinisial IR diamankan di salah satu hotel di daerah Rungkut, Surabaya,” paparnya saat gelar konferensi pers di Polda Jatim, pada Senin (4/10/2021).

Berbekal informasi dari masyarakat, Polisi berhasil mengamankan barang bukti jenis Sabu dengan berat kotor seluruhnya 1.577,85 gram, dan Narkotika jenis Pil Ekstasi dengan jumlah total seluruhnya 675 butir, dari tangan tersangka MMS (29) warga Surabaya.

image by Humas Polda Jatim

Sedangkan dari tangan tersangka IR (31) warga Jakarta. Polisi mengamankan 1 kantong plastik, yang berisi 1 bungkus teh china berisi Sabu dengan berat kotor 1.040 gram.

Sementara, menurut Kasubdit III Kompol Toni mengatakan, Barang haram ini sengaja di datangkan dari Jakarta untuk di edarkan di Jawa Timur.

image by Humas Polda Jatim

“Dari pengakuan tersangka MMS disetiap transaksinya, ia mendapatkan imbalan sebanyak 1.200 ribu rupiah, dan transaksi ini sudah 3 kali ia lakukan,” papar Kompol Toni.

Setelah dilakukan penangkapan terhadap tersangka MMS, polisi melakukan pengembangan, dengan melakukan penggeledahan di rumah kos tersangka, dan berhasil menemukan Inek atau Pil Ekstasi, sebanyak 675 butir dan timbangan.

Ditresnarkoba polda jatim akan terus melakukan pengembangan dan
akibat ulahnya, kedua budak Narkoba jaringan antar provinsi ini di jerat dengan pasal 112 dan 114, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Forkopimda Jatim Pompa semangat Atlet Jatim Yang Berlaga di PON XX Papua

0

PAPUA, TelusuR.ID – Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto serta Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, memberi semangat atlet-atlet kontingen Jawa Timur yang berlaga di PON XX Papua.

Pada kesempatan kunjungannya Forkopimda Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto serta Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta didampingi ketua Koni Jatim mengunjungi 3 lokasi penginapan atlit jawa timur dari cabang olah raga sepatu roda di IAIN Fattahul Muluk, cabang olah raga sepak takraw di hotel Mahkota teluk bayur indah Jayapura serta cabang olah raga dayung, renang, layar dan selancar di Lantamal X Jayapura.

Pada setiap kunjungannya Forkopimda jawa timur memberikan semangat serta dukungan dan ucapan terima kasih kepada seluruh atlit kontingen jatim, pelatih serta seluruh official yang turut memberikan sumbangsih demi perjuangan kontingen jawa timur dalam laga PON XX di Papua.

“Semua sudah berikhtiar dan ini bagian yang ikut berseiring pada suksesnya seluruh pelaksanaan PON XX. Pelaksanaan PON XX, harus menjadi bagian yang bisa memberikan rasa aman, tenang dan tentram, pon sukses aman dan lancar,” jelas Gubernur Jatim, saat memberikan semangat bagi atlet Jatim, Minggu (3/10/2021).

“Kita berharap bahwa jawa timur sukses bisa mencapai prestasi setinggi tingginya,” tambahnya.

Sementara itu Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, menyebutkan prestasi yang sudah bagus diraih , nantinya bisa mendapatkan medali, masih banyak pertandingan – pertandingan, kami yakin kontingen jatim bisa berprestasi.

“Dari seluruh Forkopimda indonesia yang hadir lengkap menyemangati atlit kontingennya hanya forkopimda jatim, ada gubernurnya, ada pangda, ada kapolda. mudah mudahan ini menjadi energi positif. Kami semua mendoakan, semoga atlet bisa berlaga dengan sebaik mungkin, mudah mudahan sukses,” jelasnya.

Sedangkan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta menyebutkan, kami jajaran Polda Jatim bersama forkopimda mendoakan serta mendukung atlit kontingen jatim yang berlaga di PON XX Papua.

“Kami semua berdoa dan berharap semoga semua atlit tetap sehat, berangkat sehat pulang sehat. Serta persaudaraan kepada seluruh Provinsi bisa terjaga, jaga kekompakan, kami bangga bisa hadir ditengah tengah disini untuk memberikan dukungan, bagi para atlit yang ingin membuat SIM nanti polda jatim akan menggratiskan serta untuk atlit berprestasi yang ingin menjadi anggota polri baik pria maupun wanita akan diberikan rekomendasi khusus jalur prestasi ” kata Kapolda jatim.

Saat forkopimda jatim mengunjungi atlit cabor dayung, renang, layar dan selancar di Lantamal X Jayapura disambut oleh Danlantamal X Jayapura Kolonel Marinir Feryanto Pardamean Marpaung, saat pertemuan tersebut sekaligus terjadi reuni kecil dan canda tawa serta salam komando antara Danlantamal X Jayapura Kolonel Marinir Feryanto Pardamean Marpaung dengan Kapolda jatim Irjen Pol Nico Afinta yang sama-sama merupakan alumni SMA 2 Surabaya.