Beranda blog Halaman 387

Presiden Jokowi Dorong Transformasi Polri Jadi Institusi Modern

0
Presiden Joko Widodo memberikan amanat dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-76 Tahun 2022 di Lapangan Bhayangkara, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa, 5 Juli 2022. Foto: BPMI Setpres/Rusman

JAKARTA, TelusuR.ID – Presiden Joko Widodo Widodo mendorong Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk terus berinovasi, adaptif, responsif, dan mampu bertransformasi menjadi institusi modern. Selain itu, Presiden juga mendorong Polri untuk bekerja secara sinergis baik dengan kementerian, lembaga negara, maupun TNI.

Saat memberikan amanatnya dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-76 Tahun 2022 di Lapangan Bhayangkara, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa, 5 Juli 2022, Presiden mengingatkan agar rasa keadilan dan kemanfaatan hukum harus dapat dirasakan oleh rakyat Indonesia. Menurutnya, Polri harus mengedepankan upaya pencegahan dalam menjaga kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) serta melakukan berbagai tindakan polisi dengan humanis, namun tegas ketika diperlukan.

Presiden Joko Widodo memberikan amanat dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-76 Tahun 2022 di Lapangan Bhayangkara, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa, 5 Juli 2022. Foto: BPMI Setpres/Rusman

“Jadikan penegakan hukum sebagai upaya terakhir, harus taat prosedur, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia,” ujar Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menjelaskan bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi Indonesia termasuk Polri. Selain pandemi Covid-19 yang masih memerlukan penanganan serius, pemerintah juga harus waspada terhadap situasi ketidakpastian global mulai dari krisis energi hingga keuangan, serta ancaman kejahatan berbasis teknologi terbaru.seperti dikutip keterangan resmi, Selasa (5/7/2022).

“Oleh sebab itu, Polri harus memastikan kamtibmas kita agar lebih kokoh dalam menghadapi tantangan-tantangan ini,” lanjutnya.

“Polri harus lebih maju dibandingkan pelaku kejahatan, Polri harus terus berinovasi dan meningkatkan penguasaan teknologi,” imbuhnya.

Presiden Joko Widodo dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-76 Tahun 2022 di Lapangan Bhayangkara, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa, 5 Juli 2022. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Selanjutnya, Presiden Jokowi menjabarkan sejumlah agenda nasional yang memerlukan dukungan dari Polri seperti proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam membangun IKN yang menjadi motor kemajuan Indonesia ke depan tersebut, Presiden meminta Polri dapat mengawal proyek tersebut agar berjalan dengan lancar dan tepat waktu.

Presiden Joko Widodo dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-76 Tahun 2022 di Lapangan Bhayangkara, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa, 5 Juli 2022. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Selain itu, Kepala Negara meminta Polri untuk dapat mengawal seluruh rangkaian kegiatan G20 yang telah berlangsung hingga nanti puncak acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan digelar di Provinsi Bali, bulan November mendatang. Terakhir, Presiden Jokowi meminta dukungan Polri dalam mengantisipasi rangkaian pesta demokrasi tahun 2024 mendatang.

“Berikan dukungan kamtibmas secara maksimal agar pesta demokrasi ini bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.

Kunjungi Pasar Peterongan, Presiden Bagikan Bansos dan Tinjau Harga Kebutuhan Pokok

0
Foto: Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo mengunjungi Pasar Peterongan, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada hari Selasa, 5 Juli 2022. Tiba sekira pukul 12.30 WIB, kehadiran Presiden dan Ibu Iriana disambut antusias oleh masyarakat yang berada pasar tersebut. (Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)

JAKARTA, TelusuR.ID – Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo mengunjungi Pasar Peterongan, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada hari Selasa, 5 Juli 2022. Tiba sekira pukul 12.30 WIB, kehadiran Presiden dan Ibu Iriana disambut antusias oleh masyarakat yang berada pasar tersebut.

Di sana, Presiden dan Ibu Iriana memberikan sejumlah bantuan dan berinteraksi dengan beberapa masyarakat penerima manfaat serta pedagang. Salah satu pedagang yang juga kaum disabilitas bernama Joko menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan dan berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan usahanya di bidang makanan.

“Sekarang ini saya sedang usaha buat risol mayo, salad buah, kacang telor, dan juga brambang goreng. Harapannya dengan bantuan ini usaha saya bisa makin berkembang dan maju dan saya ingin menunjukkan bahwa kaum disabilitas bisa maju,” ujar Joko.

Foto: Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo mengunjungi Pasar Peterongan, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada hari Selasa, 5 Juli 2022. Tiba sekira pukul 12.30 WIB, kehadiran Presiden dan Ibu Iriana disambut antusias oleh masyarakat yang berada pasar tersebut. (Foto: Rusman – Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Jokowi juga bertemu dengan sejumlah masyarakat penerima manfaat Program Keluarga Harapan. Dalam kesempatan tersebut, Presiden berpesan agar bantuan senilai Rp1,2 juta yang diberikan dapat digunakan untuk tambahan modal kerja.

“Tidak boleh dibelikan handphone, jangan dibelikan handphone apalagi pulsa. Ini dipakai untuk tambahan modal kerja, kalau yang Rp300 ribu boleh dipakai untuk beli minyak goreng, sembako, silakan,” ucap Presiden.

Selain memberikan bantuan, Presiden dan Ibu Iriana turut meninjau harga dan ketersediaan sejumlah bahan pangan pokok, seperti cabai merah, minyak goreng, hingga beras. Amini, seorang penjual sembako yang dihampiri Presiden mengatakan bahwa harga kebutuhan pokok sudah kembali normal.

“Sudah satu minggu, ini beras Rp10 ribu (per kilogram), yang mahal cabai Rp80 ribu (per kilogram), cabai rawit merah,” jelasnya.seperti dikutip keterangan resmi, Selasa (5/7/2022).

Foto: Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo mengunjungi Pasar Peterongan, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada hari Selasa, 5 Juli 2022. Tiba sekira pukul 12.30 WIB, kehadiran Presiden dan Ibu Iriana disambut antusias oleh masyarakat yang berada pasar tersebut. (Foto: Rusman – Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden pun mengatakan kepada Amini bahwa kondisi harga kebutuhan pokok saat ini sudah membaik. “Sudah bagus, sudah baik, semoga harganya turun lagi, ini sudah stabil,” ucapnya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kegiatan tersebut adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan istri, serta Kepala Pasar Peterongan Supana.

 

DISDAGRIN FASILITASI PELATIHAN SERTIFIKASI HALAL BAGI IKM DI JOMBANG

0
Bambang Rudy Tjahjo S.,M.Pd. Sekretaris Dinas saat membuka kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Produk Halal

JOMBANG, TelusuR.ID – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang bekerjasama dengan Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur dan Halal Centre “Bahrul Maghfiroh” Malang,  menggelar pelatihan fasilitasi sertifikasi produk halal bagi IKM di Jombang. Pelatihan ini diikuti oleh  sebanyak 70 pelaku usaha IKM di Jombang pada hari Rabu tanggal 16 Maret 2022 bertempat di Aula Dinas Perdagangan dan Perindustrian yang terletak di Jalan KH. Wahid Hasyim 147 Jombang.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Dinas Bambang Rudy Tjahjo S.,M.Pd. mewakili Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, Ir. Hari Oetomo, M.Si. menyampaikan ucapan terima kasih kepada peserta atas kehadirannya juga partisipasi dalam menggiatkan usaha ekonomi di bidang usaha masing-masing.

Kegiatan ini sebagai bukti  bahwa Disdagrin Jombang berkomitmen dan selalu mendukung penuh pelaku IKM untuk mendapatkan sertifikasi halal dan mengembangkan usahanya.

Juga kepada pihak Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur dan narasumber dari Halal Centre “Bahrul Maghfiroh” Malang, yang akan memberikan materi terkait sertifikasi produk halal dan pendampingan teknis pengurusannya sampai dengan terbit sertifikat produk halal bagi IKM di Jombang.

Kepada pelaku IKM diharapkan memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya dengan mengikuti arahan serta melengkapi berkas administrasi untuk proses mengurus sertifikat halal, meskipun untuk tahap ini masih belum keseluruhan IKM dapat diajukan proses pengajuan sertifikasi halal, yakni sekitar 25 IKM, akan tetapi di tahun depan diharapkan secara bertahap atau keseluruhan semua IKM dapat diajukan sertifikasi produk halalnya. Hal itu tetap menjadi komitmen dinas, meskipun pelaksanaannya tidak lepas dari ketersediaan anggaran dalam APBD Kabupaten Jombang.

“Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak, khususnya para pelaku IKM, Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur dan narasumber dari Halal Centre “Bahrul Maghfiroh” Malang, Bapak Andriyanto beserta tim, yang telah bekerjasama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian, melalui Bidang Perindustrian berkomitmen untuk mendukung penuh terkait dengan penyelenggaraan fasilitasi, pendampingan, edukasi dan pengajuan proses sertifikasi halal khususnya bagi para pelaku IKM yang ada di Wilayah Kabupaten Jombang”, kata Bambang pada saat membuka kegiatan, Rabu (16/3/2022).

Dra. Isnainiyah Kabid Perindustrian Dinas Perdagangan dan Perindustrian 

Bambang menambahkan, Disdagrin akan menjadi rumah IKM oleh karena itu komitmen Disdagrin Kabupaten Jombang adalah menyiapkan para pelaku usaha IKM dan produknya untuk bersertifikasi halal. “Setidaknya kita semua paham bahwa secara peraturan perundangan dan secara prospek bisnis ke depan, sertifikasi halal itu penting dan kita perlu menyediakan produk halal bagi masyarakat,” ujarnya.

Andriyanto, Ketua Tim dari Halal Centre Bahrul Maghfiroh Malang

Sementara itu Andriyanto, ketua tim  dari Halal Centre Bahrul Maghfiroh Malang mengatakan bahwa pelaku usaha IKM di Jombang sangat luar biasa. Bila selama ini di kota lain biasanya pihak dinas atau halal centre yang selalu mencari-cari IKM untuk diajak mengurus sertifikasi halal, tetapi lain halnya di Jombang, justru meraka para pelaku usaha IKM yang proaktif minta agar produknya mendapatkan label sertifikat halal.

“Dan kami sudah bekerjasama dengan Bidang Perindustrian Disdagrin Kabupaten Jombang, diawali dengan kegiatan ini dapat mengedukasi dan mendampingi pelaku usaha IKM untuk proses pengajuan sertifikasi halal sampai terbit sertifikat produk halal. Jadi kami tidak hanya memberi formulir, lalu diisi oleh IKM kemudian lepas akan tetapi kami akan mengawal sampai tahap terbitnya sertifikat halal bagi IKM yang mengajukan”, jelas Andrianto.

Para pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) antusias mengikuti kegiatan

Saat ini sertifikat halal bagi sebuah produk menjadi sangat penting, kalau dulu hanya karena tren saja, kini telah menjadi daya tarik tersendiri dalam persaingan dengan produk lain, juga karena regulasi yang mengatur, yakni Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal akan diberlakukan.

Para pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) berharap kegiatan ini berlanjut sampai semua IKM di Jombang bersetifikat halal

“Banyak sekali manfaat sertifikat produk halal itu, selain untuk memberikan kepercayaan diri bagi produsen yang akhirnya akan dapat memajukan usaha IKM itu sendiri, juga untuk melindungi hak-hak konsumen”, tambahnya

WUJUDKAN PKL YANG TERTIB DAN SEHAT, DISDAGRIN JOMBANG ADAKAN PEMBINAAN

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Untuk mewujudkan iklim usaha yang sehat dan tertib pelaku dikalangan kreatif lapangan (PKL) di Kabupaten Jombang, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang mengundang perwakilan PKL di Jombang untuk mendapatkan pembinaan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, pada hari Selasa (22/03/2022).

Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, S.STP, M.Si. Kepala Bidang Pengembangan dan Distribusi mewakili Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, Ir. Hari Oetomo, M.Si. menyampaikan terima kasih kepada perwakilan PKL atas kehadiran dan kerja samanya dalam mewujudkan penataan PKL di Jombang, semua ini bertujuan agar pedagang dapat tetap menjual dan kondusifitas wilayah tetap terjaga.

Kegiatan ini sebagai komitmen Disdagrin Jombang dalam mendampingi para pelaku usaha kreatif di lapangan yang paling sering terjadi dari pengusaha kecil agar tetap dapat bertahan dalam kondisi saat ini, tanpa pelanggaran aturan terkait baik wilayah maupun aspek kesehatan sebagaimana yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Asosiasi PKL yang telah berpartisipasi dan mendukung dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang sehingga pedagang dapat tetap berjualan dengan tertib di wilayah yang telah ditentukan, penataan yang akan dilakukan karena menjalankan tugas dari pimpinan yang mengharapkan agar PKL di Jombang dapat melakukan usaha dagangnya tetapi harus diatur dengan baik”, jelas Wiku.

Wiku menambahkan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang sudah mempersiapkan lahan untuk PKL yang sudah selesai pada tahun anggaran 2021. Saat masih dalam proses menuju pembukaan untuk nantinya dapat digunakan oleh PKL.

Bagaimana nanti penataannya dikolaborasikan dengan pelaku usaha mainan anak baik yang di Alun-Alun, Kebonrojo atau di jalan Dr.Soetomo agar usaha yang lain seperti kuliner juga bisa saling melengkapi, untuk itulah kami menghadirkan asosiasi PKL hari ini, selain ada pembinaan dari Satpol PP dan Dinkes kami juga meminta saran dan masukan dari perwakilan PKL”, tambahnya.

Hadir dalam pertemuan Joko Fatah Rohim Ketua FRMJ yang juga pembina pedagang kreatif lapangan (PKL) dan sekitar 40 orang perwakilan PKL di Jombang.

Sementara itu materi yang disampaikan dalam pembinaan itu antara lain tentang Hygiene Sanitasi Tempat Pengelolahan Makanan (TPM) oleh Puji Asmoro Dinkes Jombang dan Pembinaan Pelaku Usaha Informal oleh Kabid Ops. Satpol PP Jombang Purwanto, M.KP

Bupati Jombang Pantau Pendistribusian Minyak Goreng Curah Di Pasar Cukir

0

JOMBANG, TelusuR.ID  – Proses pendistribusian minyak goreng curah untuk pedagang di Pasar Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Jumat (1/4/2022) pagi, dipantau langsung oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab.

Tampak mendampingi Bupati Jombang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Wignyo Handoko, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Jombang Hari Oetomo, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, serta Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Jombang Aminatur Rokhiyah.

Disampaikan Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, bahwa pendistribusian minyak goreng curah yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang di pasar Cukir adalah menjalankan program dari Kementerian Perdagangan yang berkomunikasi dengan pemasok RNI (Rajawali Nusantara Indonesia) yang merupakan pasar pantau siskaperbapo (sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok) Jawa Timur .

Berkenaan dengan kebutuhan komoditas masyarakat khususnya minyak goreng, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan telah menerbitkan aturan yaitu Permendag 11 Tahun 2022 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng curah dengan harga Rp. 14.000,- per liter atau Rp. 15.500,- per kg”,

“Untuk wilayah Kabupaten Jombang pendistribusian dilaksanakan di 3 (tiga) pasar yaitu Pasar Pon, Pasar Ploso, dan Pasar Cukir. Masing-masing disediakan sebanyak 6000 kg minyak goreng bagi pedagang pasar”, tutur Bupati Mundjidah Wahab.

Kegiatan kali ini hanya untuk memenuhi kebutuhan pedagang minyak goreng yang ada di Pasar Cukir dengan harapan para pedagang dapat menjual kembali kepada konsumen dengan harga sesuai harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah, tambah Bupati Mundjidah Wahab.

Bupati Jombang sangat mengapresiasi dan mendukung pelaksanaannya pantau pasar murah ini, terutama dengan selalu mengingatkan pengunjung pasar tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, karena saat ini kita masih dalam pandemi covid-19.

“Harapan kami dengan adanya pasar murah ini, selanjutnya dapat menjaga perlindungan harga minyak goreng curah, sehingga masyarakat kabupaten jombang minyak goreng curah dengan harga yang sesuai dengan harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah”,.

 

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab pada kesempatan tersebut juga blusukan ke dalam pasar berdialog dengan menyatukan harga-harga bahan pokok dan komoditas lainnya jelang Ramadhan.

Rakerda DPD PAN Kabupaten Nganjuk, Targetkan satu Fraksi dan Usulkan Erick Thohir Sebagai Capres 2024

0

NGANJUK, TelusuR.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Nganjuk menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pertama di Rumah Makan First President Nganjuk, Rabu (29/06/2022).

Hadir dalam rakerda tersebut, diantaranya Ketua DPD PAN Kabupaten Nganjuk, Litbang DPW PAN Provinsi Jawa Timur, Seluruh Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se- Kabupaten Nganjuk, dan para kader beserta simpatisan PAN.

Ketua DPD PAN Nganjuk Abdul Hakim Bafagih sangat yakin dengan hasil Rakerda Pertama ini. Ia mengaku jika jajaran pengurus dan kader partainya saat ini sangat solid, dengan diisi para kader kader muda yang berkompeten.
“PAN Nganjuk hari ini berbeda dengan PAN terdahulu, PAN Nganjuk saat ini merupakan partai yang sangat solid yang banyak diisi oleh kaum muda,” jelas Abdul Hakim saat dikonfirmasi.

Dalam sambutannya Abdul Hakim Bafagih yang juga merupakan anggota DPR RI Komisi VI ini juga mengatakan bahwa PAN Nganjuk siap menghadapi Pemilu Legislatif dan Pilpres yang akan di selenggarakan pada bulan Februari 2024 nanti.

Ketua DPD PAN Kabupaten Nganjuk, Abdul Hakim Bafaqih mengatakan, dalam pelaksanaan rakerda dibahas berbagai program kerja.
“Dalam rakerda disepakati program kerja kita dan pemenangan kita untuk pemilu tahun 2024. Nanti kita akan menargetkan 1 Fraksi di DPRD Nganjuk,” kata Hakim.

Guna menuju hal itu, Abdul Hakim Bafaqih menyampaikan ada langkah kongkrit yang akan di lakukan pihaknya. “Pertama kerja Organisasi dengan membentuk kader, saksi militan di setiap TPS, kemudian melakukan kerja-kerja Politik dan kerja-kerja Elektoral,” tandas anggota DPR RI Komisi VI ini.

Masih menurut Abdul Hakim bafaqih dalam rakerda juga dilakukan penjaringan usulan dari masing-masing DPC untuk nama-nama Capres dan Cawapres yang akan diusulkan pada Pemilu 2024.

Selanjutnya hasil penjaringan Capres dan Cawapres tersebut akan diusulkan ke DPP PAN sebagai bentuk aspirasi dari tingkat bawah.

Dalam proses penjaringan tersebut muncul lima nama terbanyak yang diusulkan oleh DPC dan peserta Rakerda. Nama Menteri BUMN Eric Tohir menduduki peringkat pertama disusul oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang sekaligus sebagai menteri perdagangan. Posisi ketiga, keempat dan kelima masing-masing di tempati Oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Anies Baswedan.

Pelaksanaan Rakerda yang dipimpin oleh Sekretaris DPD PAN Kab.Nganjuk Masnun Lukman Hadi berlangsung dengan tertib dan semarak. Dalam Rakerda juga dilakukan bedah Dapil yang disampaikan oleh Ketua Litbang DPW PAN Jatim Windiarto Kardono sebagai analisa dan strategi pencapain 1 Fraksi PAN Ngajuk pada Pemilu 2024, imbuh Masnun yang sekaligus menutup Rakerda dan diakhiri dengan Sesi Foto bersama. (jly)

SAMBUT KUNKER WAPRES DI JOMBANG, AKTIVIS BENTANGKAN POSTER

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Aliansi Kota Santi Lawan Kekerasan Seksual melakukan aksi demonstrasi menjelang kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) KH Ma’ruf Amin ke Jombang, Jawa Timur, Sabtu (4/6/2022). Mereka meminta Ma’ruf Amin turut merespons kasus dugaan kekerasan seksual dengan tersangka MSAT yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Jatim.

Mereka menggelar aksi unjuk rasa di dua titik di Jalan Irian Jaya, Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang, yakni di depan Bank Jatim dan de selatan pasar Cukir. Demo di Jalan Raya Tebuireng-Blimbing itu dilakukan dua orang perempuan dan laki-laki membawa poster yang ditujukan kepada Wapres Ma’ruf Amin.

Dalam bentangan poster aksi yang dilakukan dua orang itu menuliskan “Pak Ma’ruf Amin (Wapres RI), bantu tangkap MSAT. Kasihan korban,” tulis mereka dalam poster.

Ada tiga tuntutan yang disampaikan secara tertulis oleh Aliansi Kota Santi Lawan Kekerasan Seksual.

Pertama, meminta Wapres merespon permasalahan kasus kekerasan seksual yang menjerat tersangka MSAT.

Kedua, mendesak adanya koordinasi lintas stakeholder penanganan kasus demi menjamin akuntabilitas hukum dan keadilan korban Kekerasan seksual.

Sementara yang ketiga, Aliansi Kota Santi Lawan Kekerasan Seksual mendesak Polda Jatim segera menangkap tersangka MSAT.

Abdurrahman salah satu aksi demontrasi mengatakan jika kunjungan kerja pimpinan negara menjadi penting untuk meningkatkan kepekaan terhadap perubahan situasi dan ragam permasalahan di daerah yang menjadi perhatian Nasional.

“Namun Kiai Ma’ruf Amin jangan menutup mata terhadap fakta persoalan “Darurat Ruang Aman” di pesantren yang ada di Kabupaten Jombang.

Untuk itu, kami minta jamin keadilan korban dan jangan diamkan praktik diskriminatif dalam penegakan hukum tersangka (DPO) M. Subchi Azal Tsani,” kata Abdurrahman, Sabtu (4/6/2022).

Ia menilai jika belum tuntasnya penanganan hukum terhadap MSAT menjadikan tersangka kasus cabul itu mendapatkan keistimewaan di hadapan hukum.

Termasuk indikasi banyaknya persoalan non yuridis yang membuat proses penegakan hukum berjalan tidak profesional dan hingga kini Polisi Daerah (Polda) Jawa Timur masih tak mampu menangkap tersangka.

“Seakan-akan ada previlege (keisitimewaan) yang diberikan kepada DPO pencabulan ini sehingga dapat menjadi preseden buruk atas penegakan hukum dan terkesan tebang pilih, “ tambahanya.

Seperti diketahui dalam kasus yang menjerat MSAT yang sudah ditetapkan DPO sejak 13 Januari 2022, namun belum menunjukan perkembangan kasusnya ke meja hijau.

Bahkan terakhir, publik dihebohkan dengan agenda konser music jazz yang diduga digelar oleh MST di komplek Ponpes di wilayah Kecamatan Ploso Jombang.

Fenemomena ini dinilai menceridai penegakan hukum yang diklaim menjadi berat sebelah yang dilakukan institusi kepolisian.

JADI IMAM SALAT JUMAT DI PP. DARUL ULUM JOMBANG, WAPRES BERI WEJANGAN DAN ARAHAN KEPADA RIBUAN SANTRI

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Wakil Presiden (Wapres) RI, KH. Ma’ruf Amin menunaikan salat Jumat di masjid induk Pondok Pesantren Darul Ulum (PPDU) Rejoso, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Jumat (3/6/2022) siang.

Kedatangan Wapres ke PPDU merupakan rangkaian kunjungan kerja ke Jawa Timur. Dan di Kabupaten Jombang dijadwalkan pada Jumat (3/6) dan Sabtu (4/6).

Dalam kunjungan kerja yang diagendakan selama dua hari tersebut, KH. Ma’ruf Amin direncanakan mengunjungi 4 pondok besar di Jombang yaitu Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso, Pesantren Tebuireng, Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, dan Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

Sekitar 11.15 WIB, Wapres RI Ma’ruf Amin tiba di Pondok Pesantren Darul Ulum, disambut oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab bersama Pengasuh PPDU Rejoso KH. Tamim Romly. Tampak Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam rombongan terbatas tersebut.

Sementara itu, lantunan sholawat dari ratusan santri PPDU yang sudah memenuhi masjid menyambut hadirnya rombongan Wapres RI yang memasuki ndalem kasepuhan.

“Hari ini beliau (Wapres) salat Jumat di masjid induk PPDU. Juga ada penyerahan penghargaan Santri Prenuer Baznas secara simbolis,”kata salah satu pengasuh PPDU, KH Zulfikar Asad atau Gus Ufik.

Wakil Presiden RI (Wapres) Ma’ruf Amin memberikan wejangan dan arahan kepada santri Pondok Pesantren Darul Ulum, Rejoso, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Wejangan dan arahan disampaikan Ma’ruf Amin kepada ribuan santri usai menjadi imam salat Jumat di masjid Induk Pondok Pesantren Darul Ulum (PPDU) Jombang, Jumat (3/6/2022).

Ma’ruf Amin mengatakan bahwa pesantren adalah tempat penggemblengan para santri. Sehingga mereka bisa menjadi orang, termasuk menjadi pemimpin nasional.

“Santri bisa menjadi apapun. Bisa menjadi bupati, menjadi gubernur, menjadi menteri, menjadi wakil presiden, bahkan menjadi presiden. KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah santri yang berhasil menjadi presiden. Saya juga santri, bisa menjadi wakil presiden,” katanya dihadapan ribuan santri.

Namun demikian, dikatakan Ma’ruf Amin, tujuan utama seorang santri bukan mencari jabatan. Namun mencari ilmu yang dilandasi niat karena Allah.

Tidak boleh diniatkan untuk kepentingan duniawi seperti menjadi pemimpin, mencari kedudukan, mencari harta, atau menjadi ingin lebih hebat di tengah teman-temannya

“Semoga ke depan ada santri Darul Ulum Jombang yang menjadi pimpinan nasional. Ada santri Darul Ulum yang bisa menjadi presiden,” katanya.

Dikatakan Ma’ruf Amin bahwa santri harus rajin belajar. Karena keberadaan santri akan menjadi penerus para ulama. Oleh sebab itu, selama di pesantren santri harus mengurangi makan dan mengurangi tidur.

“Karena pesantren adalah tempat penggemblengan agar santri menjadi ‘orang’. Bisa menjadi penerus ulama dan kiai,” ujar orang nomor dua di Republik Indonesia ini.

Pada kesempatan tersebut, Ma’ruf Amin juga menyerahkan bantuan program santripreneur dari Baznas untuk santri PPDU.

Penyerahan secara simbolis diterima oleh tiga orang santri saat berada di masjid induk. Masing-masing santri menerima bantuan senilai Rp5 sampai Rp10 juta. Dengan program tersebut, Wapres berharap pesantren dapat mencetak Santri Gus Iwan, yakni bagus, pintar mengaji dan usahawan.

“Santri entrepeneur saya menyebutnya Gus Iwan yang artinya Santri Bagus Pintar Ngaji Usahawan. Santri ini juga harus mampu mengembangkan ekonomi, kuncinya itu ekonomi yaitu pertanian, perdagangan, peternakan, pertambangan, ini perintah dari Allah,” katanya.

Menurut Ma’ruf Amin, kunci ekonomi berada pada sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas sehingga mampu mewujudkan tujuan sebagaimana yang diajarkan islam.

“Kunci utamanya adalah SDM, untuk itu umat islam agar dilatih memberdayakan umat. Untuk itu pesantren harus berfungsi sebagai pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Setelah itu, Wapres Ma’ruf Amin beserta rombongan ziarah ke makam pendiri PPDU. Di makam keluarga tersebut terdapat makam tokoh-tokoh. Di antaranya, KH Romly Tamim, KH Tamin Irsyad, KH Mustain Romly, KH As’ad Umar, KH Dahlan Cholil, serta kiai lainnya.

Ikut mendampingi kunjungan itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Bupati Jombang Mundjidah Wahab, serta pejabat lainnya.

Setelah dari PPDU Jombang, Wapres Ma’ruf Amin beserta rombongan kemudian bergeser ke PP (Pondok Pesantren) Amanatul Ummah, Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim Tidak Serius Memberi Klarifikasi

0

SURABAYA, TelusuR.ID   –   Sedikitnya tersedia waktu lima hari untuk Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Pemprov Jatim menyiapkan jawaban atas pertanyaan yang dilayangkan media online Telusur.ID dan Suara Publik.com.

Namun waktu yang tersedia sepertinya tidak pernah cukup. Hingga jadwal klarifikasi berlangsung, penjelasan yang ditunggu malah berujung ketidaksiapan, juga ketidakjelasan. Agak aneh, memang.

Sesuai petunjuk Kepala Pelaksana BPBD Jatim Budi Santosa, pada hari Selasa (26/4/2022), dua awak media online akhirnya menemui Heru Wibowo, Kasi Kedaruratan bidang Kedaruratan Logistik BPBD Jatim diruang kerjanya. Alih-alih memberi penjelasan, Heru malah balik bertanya jenis kegiatan yang ditanyakan awak media.

“Saya memang diperintah (Kepala Pelaksana BPBD) untuk menemui anda (media). Tapi seharusnya hal ini menjadi kewenangan Sekretaris untuk diteruskan kepada bidang-bidang, bukan ke saya yang hanya staf (padahal dia Kasi, red), “singkat Heru kepada Telusur.ID dan Suara Publik.com.

Acara klarifikasi pun berakhir dengan kesepakatan pihak media bakal mengirimkan data sebagaimana permintaan Heru. Tidak berselang lama, malam setelah pertemuan sore itu, data akhirnya dikirim kepada Heru. Yakni 11 lembar deskripsi paket mamin (makanan dan minuman) BPBD tahun anggaran 2021 sebagaimana terpublis pada sirup LKPP.

Anehnya, sehari setelah data dikirim, jawaban yang ditunggu tidak juga muncul. Bahkan hingga berita ini ditulis, klarifikasi dari Heru tidak pernah nongol sejak konfirmasi dilayangkan via sambungan whatsapp pada 26 April 2022.

Belum diketahui kenapa pihak BPBD Pemprov Jatim lebih memilih sikap bungkam. Juga belum diketahui apa alasan Heru meminta data kepada awak media jika kemudian terjadi sikap pengabaian. “Pihak BPBD Jatim tidak seharusnya berbelit untuk memberi karifikasi terkait penggunaan uang negara, “timpal pegiat LSM.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pihak BPBD Jatim telah melangsungkan 11 paket belanja mamin pada tahun anggaran 2021. Total pagu untuk 11 paket tersebut mencapai kisaran Rp 1,15 milyar. Paket diduga bermasalah, karena selain dilangsungkan secara swakelola tipe 1, jenis menu serta nota belanja yang berimplikasi pada dugaan mark up anggaran belum bersedia dibuka. (din

Lebarkan Kiprah, Aktivis Senior Formajo Konsolidasi dan Bentuk Wadah Baru

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Bertempat di Kampung Djawi Wonosalam Kabupaten Jombang sejumlah aktivis gerakan pro demokrasi dari berbagai kota berkumpul untuk melakukan konsolidasi.

Kegiatan konsolidasi yang bertajuk silaturahmi dan rapat besar ini di selenggarakan oleh para aktivis senior yang tergabung dalam Formajo (Forum Mahasiswa Jombang) Networking dan Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI).

Rangkaian kegiatan diawali dengan sowan kepada para kiai NU, lalu ziarah di makam para ulama di Jombang. Setelah ziarah acara kemudian dilanjutkan dengan acara inti dalam forum diskusi. Acara yang digelar selama dua hari ini (14 hingga 15 Mei) dibuka dengan istighasah dan tahlil untuk mendoakan para aktivis yang telah mendahului.

Puluhan aktivis senior yang hadir bukan hanya dari Jombang. Tapi juga datang dari berbagai kota di Indonesia. Ada yang dari Maluku, Jakarta, Sumatera, Banten, serta sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mereka merupakan mantan aktivis mahasiswa Jombang era 1990-an

Menurut Ketua Pelaksana, Chalid Tualeka, konsolidasi tersebut melahirkan sebuah wadah yang bernama Formajo Indonesia Institute. Wadah ini dirasa penting untuk menjadikan gerakan mahasiswa Jombang lebih konkrit dan bisa berkontribusi bagi bangsa.

“Dibentuknya Formajo Indonesia Institute ini untuk dapat melebarkan kiprah organisasi. Sehingga bukan hanya dalam ranah politik, melainkan juga jaringan bisnis, ekonomi, lembaga riset tentang pertanian perikanan dan perkebunan,” ujar Chalid Tualeka yang akrab disapa Dekri tersebut, Minggu (15/5/2022).

Dalam forum silaturahmi itu mereka juga menyoroti agenda Pilpres 2024. Mereka berharap, kelak Indonesia harus memiliki figur pemimpin yang betul-betul berangkat dari aspirasi rakyat dan berpihak pada kepentingan rakyat. Bukan figur pragmatis dan hipokrit yang belum terbukti memiliki prestasi dan kontribusi bagi rakyat.

“Kedepannya, para aktivis yang terlahir dari Formajo, harus benar-benar mampu berkiprah lebih konkret bagi negara dan bangsa, mengingat jaringan Formajo telah tersebar hingga level nasional,” tambah alumnus Fisipol Undar (Universitas Darul Ulum) Jombang ini.

Di akhir acara ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan sowan kepada para tokoh di Jombang. Tujuannya, untuk meminta doa dan restu agar ikhtiar sosial-keummatan tersebut mendapat ridlo dan pertolongan dari yang Maha Kuasa.