Beranda blog Halaman 358

Gubernur Khofifah Napak Tilas Perjuangan Bung Karno dan Ibu Fatmawati di Bengkulu

0

SURABAYA, TelusuR.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyempatkan waktu berkunjung ke Rumah Ibu Fatmawati Soekarno dan Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu, Ahad (2/7/2023). Napak tilas sejarah ini dilakukan di sela kunjungannya dalam rangka Misi Dagang dan Investasi di Provinsi Bengkulu.

Dalam napak tilasnya, Gubernur Khofifah bertandang ke bangunan cagar budaya Rumah Ibu Fatmawati di Jalan Fatmawati, Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu. Kisah Ibu Fatmawati yang menjahitkan bendera Merah Putih tak dapat dipisahkan dari sosok perempuan istri Presiden RI Soekarno tersebut.

Setibanya di rumah berdinding kayu berwarna coklat, Gubernur Khofifah mengaku takjub melihat bangunan yang terawat dengan baik dan bersih. Apalagi, koleksi-koleksi asli peninggalan Ibu Fatmawati juga masih tersimpan rapi.

“Saya kagum karena ini bangunannya masih sangat terawat dengan baik. Jika diizinkan koleksi di Rumah Ibu Fatmawati bisa di tambahkan termasuk narasi berbagai pemikiran Ibu Fatmawati,” kata Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin tersebut.

Masih di bagian dalam depan rumah, Gubernur Khofifah disuguhkan barang peninggalan seperti foto-foto Ibu Fatmawati, mesin jahit, bendera merah putih dan beberapa lembar pakaian yang masih terawat dan orisinil.

“Mesin jahit itu adalah alat yang digunakan beliau untuk menjahit bendera merah putih yang kemudian menjadi indentitas nasional bangsa dan negara Indonesia,” tuturnya.

Saking penasarannya dengan mesin jahit yang sarat akan sejarah, Gubernur Khofifah izin untuk duduk lalu mencoba mesin jahit milik Ibu Fatmawati yang berada di ruang tengah yang beliau gunakan menjahit Bendera Merah Putih. Jari jemarinya mengingatkan kita terhadap sosok Ibu Fatmawati di masa-masa perjuangan kemerdekaan.

Menurutnya, peran Ibu Fatmawati menjahit Bendera Merah Putih menjadikan perempuan kelahiran Bengkulu 5 Februari 1923 itu sebagai pahlawan dan tokoh yang sangat inspiratif serta panutan bangsa khususnya bagi kaum perempuan.

“Menjahit Bendera Merah Putih menjadi tanda bukti hormat atas perjuangan Ibu Fatmawati sekaligus mengingatkan seluruh pihak untuk selalu meneladani semangat kejuangan dan nasionalisme dari seorang Ibu Negara Republik Indonesia pertama,” tegas Gubernur Khofifah.

Adapun rumah ini memiliki empat ruangan meliputi, satu ruangan utama, dua kamar dan ruangan lain di bagian belakang. Di halaman depan rumah juga terdapat patung kepala Ibu Fatmawati, menandai tempat ini adalah milik salah satu tokoh besar nasional asal Bengkulu.

Dari rumah Ibu Fatmawati, Gubernur Khofifah melanjutkan perjalanan ke rumah pengasingan Bung Karno di jalan Soekarno Hatta No. 8, Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

Setibanya di rumah pengasingan Bung Karno dengan perpaduan arsitektur Eropa dan Cina, Gubernur Khofifah mendapat penjelasan dari Surgrahanudin selaku kepala rumah tangga rumah pengasingan bung Karno Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah 7, kota Bengkulu.

Di ruang kerja bung Karno, Khofifah disuguhkan foto beserta narasi sejarah Bung Karno selama diasingkan saat masa penjajahan. Tercatat Bung Karno diasingkan di Bengkulu sejak 1938 – 1942.

Di ruang tamu, tersimpan berbagai benda bersejarah peninggalan Bung Karno seperti sepeda ontel, buku bacaan, kostum Tonil Monte Carlo naskah sandiwara dan lain sebagainya.

“Sepeda ini asli yang dipakai bung Karno ya pak?,” tanya gubernur Khofifah kepada Surgrahanudin.

“Kostum Tonil Monte Carlo juga menjadi sarana bagi bung Karno menyampaikan ide-ide pembaharuan dan pergerakan melawan penjajah,” imbuhnya.

Tak ketinggalan, ratusan koleksi buku berbahasa Belanda terlihat mengisi salah satu sudut rumah yang dulunya digunakan sebagai ruang kerja Bung Karno. Buku-buku tersebut menemani Soekarno selama pengasingan.

“Beliau selama di pengasingan banyak membaca. Tak heran, kematangan berpikirnya sebagai seorang pemimpin dari seluruh dunia berhasil ia dapatkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, di sepanjang dinding di dalam rumah terdapat foto-foto maupun informasi yang menceritakan sejarah yang pernah terjadi di tempat tersebut maupun jejak narasi Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan.

“Selama diasingkan di Bengkulu, Bung Karno tetap gigih untuk menyuarakan semangat perjuangan kemerdekaan Indonesia yang menjadi pelajaran bagi masyarakat Indonesia dan relevan untuk diterapkan sampai saat ini,” pungkasnya. (*)

H+1 Idul Adha, Filantropi NBI Sasar Kecamatan Gubeng Bagikan Sembako dari Gus Lilur

0

SURABAYA, TelusuR.ID – Filantropi Nusa Bangsa Indonesia (NBI) tetap Istiqomah membagikan bantuan 250 paket sembako setiap hari Jumat usai sholat subuh. Kali ini, memasuki minggu ke-8 Tim Filantropi NBI membagikan di Kecamatan Gubeng Kota Surabaya. Bertepatan dengan H+1 Idul Adha 1444 H (2023) mendatangi langsung penerima bantuan dengan menyusuri Gang-gang sempit di Kelurahan Airlangga Gubeng Surabaya . Jum’at (30/6/2023).

Dengan dibantu Ketua RW, Ketua RT dan tokoh masyarakat setempat, terlihat dengan semangat Tim Filantropi NBI mendatangi satu-satu rumah warga untuk membagikan bantuan paket sembako. Sontak, bantuan tersebut disambut dengan senyum bahagia para penerima manfaat.

Miftakhul Ulum, Ketua Tim Filantropi NBI yang memimpin langsung proses penyaluran paket bantuan sembako ini menuturkan bahwa rutinitas ini adalah untuk menyampaikan amanah dan tanda cinta dari Ketua Umum NBI HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur.

“Alhamdulillah, hari ini penyaluran Filantropi NBI sebanyak 250 paket sembako dilaksanakan di Kelurahan Airlangga Kecamatan Gubeng Kota Surabaya, tepatnya di RW.03 dengan titik penyaluran di 9 RT, ” Ucap Ulum.

“Kami memohon do’a, mudah-mudahan Gus Lilur yang saat ini sedang menunaikan Ibadah Haji dan keluarga beliau semoga senantiasa selalu diberi kesehatan dan kekuatan juga kelancaran rizki agar dapat terus istiqomah berbagi untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan”, tambah Ulum.

Djaelani, Ketua RW.03 Kelurahan Airlangga yang juga hadir dalam proses penyaluran ini menyampaikan rasa terimakasihnya atas adanya kegiatan ini. Dirinya berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat untuk warganya, khususnya kepada warga yang membutuhkan.

“Saya mewakili masyarakat RW.03 menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Gus Lilur dan NBI yang sudah membatu warga saya yang membutuhkan”, tuturnya

Hal senada disampaikan Erwan Eko Trianto, Ketua RT.01 RW.03 Kelurahan Airlangga yang juga turut mendampingi proses penyaluran bantuan.

“Saya juga, sebagai Ketua RT, menyampaikan ucapan terimakasih atas adanya bantuan untuk masyarakat ini. Semoga Gus Lilur diberi kelancaran rizki dan barokah, aamiin”, jelas Ketua RT.01 ini

Usai Salat Ied, Gubernur Khofifah Ajak Cucu Tanam dan Panen Golden Melon di Green House Masjid Al Akbar

0
Gubernur Khofifah mengajak Aila cucunya, belajar menanam bibit Golden Melon varietas Alisha F1 di Green House yang berada di halaman MAS, Kamis (29/6/2023). foto : istimewa.

SURABAYA, TelusuR.ID – Usai melakukan salat Idul Adha di Masjid Al Akbar Surabaya (MAS), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkesempatan mengajak Aila cucunya, belajar menanam bibit Golden Melon varietas Alisha F1 di Green House yang berada di halaman MAS, Kamis (29/6/2023).

Sebagai informasi, Green house yang berdiri di atas lahan seluas 11 x 26 meter itu saat ini terdapat dua varietas Golden Melon. Untuk yang siap panen, ada varietas Ranggipo RZ. Sedangkan, varietas lainnya ialah Alisha F1 yang bisa dipanen dalam kurun waktu 60-70 hari setelah tanam (hst).

Pada kesempatan itu, cucu Gubernur Khofifah, Aila tampak sangat bersemangat menanam bibit Golden Melon tersebut. Bahkan Ia menanam hingga tiga kali.

“Memang Aila ini sangat suka berkebun. Biasa hari sabtu dan minggu sering diajak ibunya untuk eduwisata seperti ini,” kata Gubernur Khofifah.

Masih bersama sang cucu tercinta, Gubernur Khofifah kemudian juga memanen melon varietas Ranggipo RZ. Bukan hanya memanen tapi ia juga mencicipi langsung hasil panenannya. Ia pun mengaku, rasanya juga manis dan renyah.

“Ayo Aila, ini ada yang besar dan sudah siap dipanen,” ajak Khofifah sambil memotong salah satu melon yang siap panen.

“Rasa Melon ini juga terasa manis dan krenyes-krenyes,” imbuhnya.

Menurut Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini, budidaya golden melon yang dilakukan di MAS bisa menjadi contoh bagaimana mengembangkan sektor agrikultur modern di lahan terbatas. Sehingga para pelajar, mahasiswa maupun pengunjung MAS dapat menjadikan Green House ini sebagai sarana belajar pertanian milenial.

“Jadi ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat, bagaimana kita bisa menanam berbagai tanaman holtikultura berbasis milenial. Termasuk mencoba menanam di pekarangan rumah kita, tidak harus melon bisa terong, cabai atau tomat, bahkan jeruk seperti yang dilakukan di Masjid Al Akbar Surabaya ini” terangnya.

“Dengan memanfaatkan lahan yang terbatas untuk ditanami produk hortikultura, tentunya ini bisa menjadi sumber income bagi kesejahteraan masjid. Begitu pula jika di tanam di pekarangan keluarga,” lanjutnya.

Untuk itu, di momen libur sekolah ini, Gubernur Khofifah juga mengajak masyarakat yang tengah beribadah untuk menyempatkan berkunjung di Green House MAS. Karena, bisa menjadi sarana rekreasi sekaligus belajar pertanian milenial.

“Eduwisata ini terbuka untuk umum. Namun diutamakan bagi anak-anak. Agar mereka lebih menghargai hasil pertanian. Jadi di momen libur sekolah ini mari isi waktu dengan berwisata di Green House MAS,” pungkasnya.

Jelang Pilpres, Benjamin “Kuliti” Sosok Calon Presiden Prabowo Subianto

0

SURABAYA, TelusuR.ID      –      Elektabilitas Capres Prabowo Subianto meroket dalam 2 bulan terakhir, mengungguli dominasi Ganjar Pranowo. Fakta itu dipertegas hasil survey Litbang Kompas. Fenomena ini memantik reaksi politikus Surabaya, Benjamin Kristianto, untuk “menguliti” siapa sebenarnya sosok Prabowo Subianto.

Benjamin yang merupakan Ketua Kesira Jawa Timur dan sekaligus legislator DPRD Jatim ini melihat sosok Prabowo Subianto dari sudut khusus diluar kebanyakan orang menilai atau berpendapat. Baginya, banyak orang yang belum tahu siapa sebenarnya sosok Prabowo Subianto.

Karenanya, Benjamin mengaku tidak heran ketika Prabowo Subianto dinyatakan unggul secara elektoral, manyalip dominasi dan keunggulan Ganjar serta meninggalkan Anis Baswedan semakin jauh.

Survey yang dilakukan Litbang Kompas pada 29 April – 10 Mei 2023 itu mengukukuhkan Prabowo Subianto di tempat teratas dengan mengantongi 24,5 %, kemudian Ganjar Pranowo diposisi kedua dengan perolehan 22,8%, serta disusul Anis Baswedan dengan perolehan 13,6%.

Tingkat elektoral Menteri Pertahanan (Menhan) ini terjadi kenaikan signifikan sebesar 6,4% dibanding survey yang sama pada Januari 2023. Dimana saat itu Prabowo Subianto mengantongi angka 18,1% dan Ganjar Pranowo bertengger diangka 25,3% alias terjadi penurunan sebesar 2,5% pada 2 bulan terakhir.

Benjamin menegaskan, saat ini banyak masyarakat yang keliru dalam menilai sosok Prabowo Subianto. Apalagi jika sosok Capres Partai Gerindra itu dikaitkan dengan “kesan keras”. Sebaliknya, tutur Benjamin, seorang Prabowo Subianto adalah satu kepribadian yang humanis, netral, dan menganggap semua orang sama.

“Tidak membeda-bedakan. Baik masyarakat kecil atau apapun statusnya, dimata Prabowo bernilai sama. Nasionalismenya tidak diragukan. Apalagi dengan jabatan sebagai Menteri Pertahanan, sosok Prabowo adalah simbol komitmen dalam menjaga pertahanan dan kewibawaan NKRI Dimata internasional, “tegas Benjamin, Rabu (21/6/2023).

Pria yang juga anggota Komisi E DPRD Jatim ini mengaku optimis dukungan kepada Prabowo Subianto terus merangkak naik. Salah satunya, ada 1300 relawan Jokowi Mania (JokMan) yang beralih mendukung Prabowo pada Pilpres nanti. “Artinya, mereka sangat antusias mendukung Prabowo, “ujarnya.

Meski elektabilitas menempati posisi teratas, namun Prabowo Subianto tetap memberi mandat kepada Benjamin yang merupakan Direktur RS Sheila Medika Sidoarjo ini untuk turun ke bawah. Yakni membantu masyarakat luas khususnya untuk bidang kesehatan.

Prabowo menginstruksikan agar Kesira Jatim berperan aktif membantu masyarakat kaitannya dengan penanganan dan pencegahan stunting. Juga, memberikan pelayanan dalam bentuk pengobatan massal.

“Salah satu pencegahan stunting adalah menjalankan program revolusi putih. Yakni memberikan asupan susu kepada masyarakat tidak mampu, “terang Benjamin.

Selain stunting, penyakit yang masih menghantui masyarakat adalah TBC. Mengingat, penyakit yang dapat menyebabkan kematian itu hingga saat ini belum bisa tereliminasi. Penyakit TBC muncul, salah satu pemicunya adalah karena kurangnya informasi soal pencegahan, penanganan, dan pelayanan.

“Melihat kondisi itu, Prabowo menginstruksikan kepada Kesira Jatim untuk membantu masyarakat. Sasaran Prabowo cukup jelas, yakni mengayomi masyarakat yang terpinggirkan, “tegas Benjamin yang seorang dokter ini. (din)

Gubernur Khofifah: Semoga Semua Jamaah Haji dalam Kondisi Sehat, Lancar dan Mabrur

0

SURABAYA, TelusuR.ID – Kloter terakhir Calon Jemaah Haji (CJH) Embarkasi Surabaya telah diberangkatkan sore hari ini, Jumat (23/6/2023).

Terkait hal ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak semua warga Jawa Timur mendo’akan agar seluruh jemaah haji asal Jawa Timur dan jama’ah haji Indonesia pada umumnya sehat, lancar dan mabrur.

“Hari ini empat kloter terakhir berjumlah 1.411 orang telah berangkat dari embarkasi Surabaya. Alhamdulillah semua lancar dan sehat,” kata Khofifah.

Gubernur Khofifah mengatakan jemaah haji yang berangkat di kloter-kloter terakhir ini telah mengenakan baju ihram sejak dari asrama haji. Karena setibanya di Bandara King Abdul Aziz Jeddah para jemaah langsung menuju Makkah untuk menunaikan ibadah umroh wajib atau tawaf qudum.

“Jadi para jemaah haji ini posisinya menjalankan haji tamattu’ yaitu ibadah haji yang diawali dengan ibadah umroh. Jadi miqat makani atau tempat jemaah haji memulai berniat umroh bisa dilakukan saat di pesawat saat berada tepat di atas Ya Lamlam atau Qarnul Manazil,” terangnya.

Sebab selain haji tamattu, jemaah haji juga mengenal haji ifrad dan haji Qiran. Berbeda dengan haji tamattu’ , haji ifrad adalah jenis haji yang jemaahnya menjalankan ibadah haji terlebih dahulu kemudian menjalankan rangkaian ibadah umroh.

Sedangkan haji Qiran, lanjutnya, adalah jenis ibadah haji yang dilakukan sekaligus antara haji dan umrah atau menggabungkan 2 niat yaitu ibadah haji dan umroh sekaligus. Namun, ia menegaskan bahwa haji dengan jenis apapun semua tetap bernilai pahala.

“Insyaallah semua dimudahkan dan dilancarkan Allah SWT, Aamiin,” ujar Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin tersebut.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah mengimbau para jemaah haji agar menjaga kesehatan dan kondisinya. Terutama karena dalam beberapa hari ke depan akan menjalankan wukuf sebagai puncak ibadah haji.

“Tanggal 9 Dzulhijjah ini kan puncak dari seluruh rangkaian haji, semua yang ada di tanah suci akan berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf. Maka kesehatan menjadi modal penting,” jelasnya.

Lebih lanjut dengan keberangkatan empat kloter terakhir hari ini, artinya seluruh jemaah embarkasi Surabaya telah berangkat. Gubernur Khofifah berharap seluruh jemaah haji bisa menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan khusyu’.

Berbagai kendala yang dimungkinkan bisa datang dapat diantisipasi dan tidak menggangu pelaksanaan seluruh proses ibadah haji di tanah suci.

“Semoga seluruh rangkaian ibadah haji dapat diikuti, dijalankan dengan sebaik-baiknya dan insyaallah menjadi haji yang mabrur. Amin,” pungkasnya.

Sekda Jombang Agus Purnomo, Kembali Pimpin Penertiban Reklame Bodong

0

JOMBANG,TelusuR.ID – Pemerintah Kabupaten Jombang, dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo S.H.,M.Si kembali melakukan aksi sapu bersih menertibkan reklame ilegal, pada Jumat (23/06/2023) pagi.

Ini adalah kali ketiga Sekda Jombang Agus Purnomo memimpin langsung penertiban reklame bodong.

Hasilnya, 49 baliho dan baner reklame permanen dan 70 reklame nonpermanen yang ditertibkan. Ratusan baliho reklame tersebut kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Jalan Kusuma Bangsa.

Penertiban ini sendiri sebagai ilmpelemntasi penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 21 tahun 2010 tentang Pajak Reklame dan Perbup Jombang No 25A/ 2013 tentang Penyelenggaraan Reklame.

Sepanjang Jalan Wahidin Sudirohusodo hingga Jalan Kapten Tendean. petugas melakukan bersih bersih reklame ilegal yang permanen termasuk juga membersihkan reklame yang masa izinnya telah habis.

Puluhan petugas dikerahkan untuk merobohkan papan reklame. Bahkan ada bertugas menggergaji papan reklame dari kerangka besi dan langsung diangkut dengan armada yang telah disiapkan.

Tidak hanya itu, banner dan spanduk yang dipasang tanpa mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku seperti dipaku dan dikaitkan di pepohonan yang ada pinggir jalan raya juga dibersihkan.

Sekdakab Jombang Agus Purnomo didampingi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam tim gabungan, menyampaikan, sapu bersih reklame ilegal ini merupakan tindak lanjut rencana yang sudah disusun sebelumnya. Tim gabungan antara lain Satpol PP, Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Jombang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan dan yang terkait, dilibatkan dalam rangka penegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 21 tahun 2010 tentang Pajak Reklame dan Perbup Jombang No 25A/ 2013 tentang Penyelenggaraan Reklame ini.

“Ini merupakan tindak lanjut kegiatan kita sesuai schedule. Aksi sapu bersih reklame permanen ilegal ini sebelumnya telah kita lakukan. Hari ini untuk yang ketiga kalinya. Seluruhnya akan kita bersihkan apabila tidak sesuai peraturan dan ketentuan,” ungkap Agus Purnomo.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jombang Wor Windari menuturkan, aksi sapu bersih reklame ilegal ini juga mendapatkan respons positif dari masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, lanjut Wor Windari, pihaknya juga mengedukasi masyarakat pemilik reklame.

“Setiap pemasangan reklame ada prosedur dan mekanisme izin yang harus diikuti, dipatuhi dan ada pajak atau retribusi yang harus dibayar. Pun demikian dengan kaidah norma dan aturan pemasangannya juga kita sampaikan,” pungkasnya.

 

Berangkatkan 3 Kloter Haji, Berikut Pesan Bupati Jombang dan Kepala Kemenag Jombang

0

JOMBANG,TelusuR.ID – Bupati Jombang, Mundjidah Wahab, melepas keberangkatan jemaah haji dari kloter 77, 78, dan 79, Selasa (20/6/2023).

“Alhamdulillah tahun ini kita bisa memberangkatkan jamaah haji setelah bertahun-tahun tidak bisa karena adanya Covid-19,” ucapnya.

Dikatakan, meski keberangkatan haji sempat terhalang Covid-19, calon jamaah haji asal Jombang saat ini terdapat 80 persen lansia.

“Bahkan usia tertua yakni 94 tahun dan usia termuda 19 tahun,” ujarnya.

Jemaah Haji Jombang Jatim diminta fokus rangkaian Ibadah Haji di Mekkah dan menjaga kesehatan saat di Tanah Suci.

Jemaah haji juga diminta mengurangi aktivitas di luar hotel mengingat suhu di Tanah Suci saat ini cukup panas, di atas 49 derajat celcius.

Pesan itu disampaikan Kepala Kantor Kemenag Jombang Muhajir saat melepas keberangkatan ribuan jemaah calon haji Jombang di Pendopo Kabupaten, Selasa 20 Juni 2023.

“Kurangi aktivitas di luar hotel jika tidak perlu, lebih baik fokus pada agenda haji yang akan dilaksanakan sesaat lagi setelah jemaah haji tiba di Mekkah,” kata Muhajir kepada wartawan.

Diketahui, jumlah jemaah haji Kabupaten Jombang tahun 2023 ini sebanyak. 1.175 orang.

Keberangkatan para jemaah Haji Jombang dilepas langsung oleh Bupati Jombang Mundjidah Wahab bersama forkopimda setempat dari Pendopo menuju asrama Haji Sukolilo Surabaya Jawa Timur

Selain menyarankan jemaah fokus pada agenda di Tanah Suci, Muhajir juga berpesan untuk selalu menjaga kesehatan dengan mengonsumsi vitamin.

“Imbauan kami juga agar para jemaah menjaga kesehatannya dengan mengonsumsi vitamin,” ujar mantan Kepala Kantor Kemenag Tulungagung ini.

Mundjidah Wahab juga mengimbau jemaah haji Jombang untuk tetap menjaga kekompakan saat berada di Tanah Suci Makkah.

“Saya harapkan jemaah haji asal kabupaten Jombang untuk kompak dan selalu bersama-sama,” ujarnya.

Ia juga berpesan untuk saling menjaga satu sama lain, dan yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga kesehatan.

“Jagalah kesehatan, musimnya panas. Jangan kekurangan air. Tidur cukup, istirahat cukup agar dalam beribadah semuanya lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Jombang, Muhajir, mengatakan bahwa jamaah haji yang diberangkatkan dari 3 kloter tersebut sebanyak 1.084 jamaah.

“Kloter 77 sebanyak 394 jamaah kita siapkan 9 bus, kloter 78 ada 445 jamaah dengan 9 bus, dan kloter 79 ada 245 jamaah dengan keberangkatan 6 bus, jadi total keseluruhan 1084 jamaah,” paparnya.

Sedangkan untuk kuota haji tambahan sebanyak 47 jamaah akan diberangkatkan setelah agenda jamaah reguler selesai.

“Untuk kloter yang kuota tambahan insyaallah tgl 22 Juni 2023,” pungkasnya.

BPJS Kesehatan Berikan Penghargaan kepada Direktur RSUD dan Bupati Jombang

0
BPJS Kesehatan Berikan Penghargaan kepada Direktur RSUD dan Bupati Jombang di ruang Bung Hatta, Kamis (22/6/2023)

Jombang, TeusuR.ID –  Bupati Jombang dan Direktur RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Jombang mendapatkan pernghargaan dari BPJS Kesehatan. Itu karena RSUD Jombang sudah mengimplementasikan rekam sidik jari (fingerprint) dan electronic surat eligibilitas peserta (FP-ESEP).

Sedangkan Bupati Jombang Mundjidah Wahab dinilai berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan dr Lily Kresnowati MKes di Ruang Bung Hatta RSUD Jombang, Kamis (22/6/2023).

“RSUD Jombang sudah mengimplementasikan validasi sidik jari (fingerprint) dengan penerbitan Surat Eligibilitas Peserta (ESEP). Kemudian dukungan dari Pemkab Jombang juga sangat bagus. Makanya kami memberikan pengehargaan untuk Direktur RSUD dan Bupati Jombang,” ujar Lily.

Lily menjelaskan, saat ini dari total 2.953 FKRTL (Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Dari jumlah itu hanya 786 FKRTL yang sudah mengimplementasikan E-SEP dengan Validasi fingerprint atau hanya 26.62 persen.

Nah, lanjut Lily, RSUD Jombang merupakan FKRTL yang cukup bagus mengimplementasikan validasi sidik jari (fingerprint) dengan penerbitan Surat Eligibilitas Peserta (e-SEP). “Banyak keunggulan dengan program tersebut. Menghemat kertas, mencegah pemalsuan data dan green manajemen dengan melestarikan alam serta mengurangi sampah,” lanjut Lily.

Dalam kesempatan itu, RSUD Jombang juga menjadi tuan rumah dalam sosialisasi inovasi dari BPJS Kesehatan tersebut. Acara dilakukan secara tatap muka dan online. “Ada sekitar 2500 lebih peserta yang mengikuti secara online,” tambahnya.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan dr Lily Kresnowati MKes (kiri) bersama Direktur RSUD Jombang DR dr Ma’murotus Sa’diyah MKes

Direktur RSUD Jombang Dr dr Ma’marotus Sa’diyah, menjelaskan fasilitas kesehatan melalui rekam sidik jari (fingerprint) dan electronic surat eligibilitas peserta (FP-ESEP) fingerprint memudahkan RSUD dalam pelayanan. Apalagi seluruh pasien kini telah menggunakan e rekam medik.

Pelayanan rekam sidik jari (fingerprint) tersebut khusus untuk pasien JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Selama ini pasien JKN yang berobat ke RSUD Jombang berkisar antara 800 hingga 1200 orang per hari.

Dengan pelayanan manual, tentu saja membutuhkan waktu lebih lama. Mulai mendaftar, hingga pelayanan di poli masing-masing. Nah, dengan fingerprint danESEP menjadikan pelayanan lebih cepat. Pasien JKN tinggal menempelkan sidik jari di anjungan yang sudah disiapkan. Dari situ, pasien mendapatkan ‘boarding pass’.

“Nah, boarding pass tersebut kemudian dibawa ke poli yang dituju. Langsung mendapatkan pelayanan. Jadi lebih cepat dan tidak terjadi antrean. Kami sudah menyiapkan tujuh anjungan untuk sidik jari. Yakni, lima di tengah, satu di poli paru, satunya lagi di rehab medik. Akan kita kembangkan lagi dua anjungan di atas,” ujar Ning Eyik, panggilan akrab Dr dr Ma’marotus Sa’diyah.

Ning Eyik menjelaskan, pihaknya telah melakukan program tersebut sejak 2018. Namun sempat terkendala saat pandemi Covid-19. Ketika situasi sudah normal RSUD Jombang 100 persen menggunakan pelayanan digital.

Para undangan yang memadati ruang Bung Hatta RSUD Jombang

“RSUD Jombang juga memiliki fingerprint mobile, dimana pasien yang memiliki keterbatasan untuk melakukan fingerprint seperti pasien disabilitas, maka petugas yang akan mendatangi pasien untuk finger print. Dengan program ini, kami bisa menghemat ribuan kertas dalam satu hari,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, dr Lily Kresnowati MKes, Direktur Jaminan pelayanan kesehatan BPJS Kesehatan, Deputi Direksi Bidang MKU dr Elsa Novelia, MMK, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Mojokerto dr Elke Winasari, AAAK, serta kepala Dinas Kesehatan, drg Budi Nugroho.

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia,Bupati Mundjidah Wahab Komandoi Giat Resik Kali

0

JOMBANG,TelusuR.ID – Aksi Peringatan Hari Lingkungan Hidup se Dunia Tahun 2023 di Kabupaten Jombang ditandai dengan gotong royong melaksanakan Giat Resik Kali Jombang Kulon pada Jumat (16/6/2023) pagi, yang lokasinya berada disebelah MAN 3, Bahrul Ulum – Tambakberas.

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab sebelum turun langsung bersama Wakil Bupati Jombang Sumrambah melakukan aksi resik sungai menyampaikan apresiasi pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang yang telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, termasuk melaunching SIAP SIGAP DLH, serta bergerak bersama bersinergi untuk memerangi polusi plastik yang semakin mengkhawatirkan karena dapat mencemari sungai dengan melakukan aksi resik kali.

“Terima kasih, sekaligus saya mengapresiasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang yang memberikan pembelajaran kepada para pelajar, para santri untuk bersama sama gotong royong melaksanakan resik kali dengan tema “Bebaskan Kali Dari Polusi Plastik”, ini  menunjukkan komitmen DLH yang bersungguh-sungguh mengatasi permasalahan plastik di Kabupaten Jombang”, tutur Bupati Mundjidah Wahab.

“Alhamdulillah, Jombang punya Santri Jogo Kali. Hari ini kita melakukan aksi resik kali melakukan pembersihan sampah plastik, sampah organik yang ada disepanjang Kali Jombang Kulon, agar aliran sungai menjadi lancar, lingkungan menjadi bersih dan sehat. Karena kebersihan sebagian daripada iman. Mari kita ciptakan Kabupaten Jombang yang bersih, nyaman dan tidak ada polusi”, tandas Bupati Mundjidah Wahab

Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen bersama sama dengan semua pihak dan masyarakat untuk bertanggung jawab menjaga dan berperan aktif menjaga kebersihan diri juga lingkungan, termasuk sungai. “Dengan gotong royong Resik Kali, tidak hanya lingkungannya saja yang menjadi sehat, namun warganya juga tetap sehat sehingga dapat menjalankan berbagai aktivitasnya dengan baik”, tambahnya.

Menandai dimulainya kegiatan gotong royong resik kali, Bupati Mundjidah Wahab didampingi Wakil Bupati Jombang Sumrambah menyerahkan alat kerja secara simbolis kepada pelajar dan petugas.

Miftahul Ulum Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas partisipasi para peserta Aksi Resik Kali.

“Saya selaku Kepala DLH Jombang sangat berterimakasih juga sekaligus menyampaikan apresiasi setinggi tingginya atas partisipasi semua pihak dalam Aksi Resik Kali ini, baik kepada peserta dari sekolah, pondok pesantren, masyarakat sekitar, Kepala Desa dan Kecamatan setempat, termasuk OPD terkait yang hadir dan mendukung kelancaran giat ini.  Semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu”, tutur Miftahul Ulum.

“Selanjutnya, Saya juga berharap kepada semua lapisan masyarakat untuk menghentikan membuang sampah ke sungai, sebab pemkab Jombang sudah banyak membangun TPS & TPS3R sebagai wujud hadirnya pelayanan persampahan di tengah-tengah masyarakat”, pungkasnya.

Para pelajar yang dilibatkan diantaranya MA Bahrul Ulum Tambakberas; MTS Bahrul Ulum Tambakberas; MA Unggulan KH Wahab Hasbullah Tambakberas; MTSN 3 Jombang; MAN 3 Jombang; SMPN 1 Tembelang; SMPN 1 Jombang; SMPN 2 Jombang; SMPN 5 Jombang; MTSN 16 Jombang; MTSN 1 Jombang; MTs Al Hikam Jatirejo; SMKN 1 Jombang; SMKN 3 Jombang; SMAN 1 Jombang; SMAN 3 Jombang; SMK Sultan Agung 2 Diwek; MAN 1 Jombang.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Jombang Sumrambah, Sekdakab Jombang, Kepala OPD; para petugas dari Sumber Daya Air PUPR Jombang, Kepala Sekolah; Bank Sampah Induk Jombang & Bank Sampah Unit.

Buka Sosialisasi Program Jatim Puspa, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab Serahkan Penghargaan Pengelolaan Keuangan Desa

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyerahkan piagam penghargaan untuk “Desa Prospektif Good Governance Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2022 ” dari Kementerian Keuangan, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jatim, kepada Peringkat I – Ds. Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto; Peringkat II – Ds. Mojotrisno Kecamatan Mojoagung; Peringkat III -Ds. Grobogan Kecamatan Mojowarno.

Ucapan selamat sekaligus apresiasi disampaikan langsung oleh Bupati Mundjidah Wahab kepada tiga Kepala Desa yang telah menerima Penghargaan Pengelolaan Keuangan Desa tahun 2022.

“Terima kasih, dan selamat atas apresiasi dan penghargaan ini, semoga apresiasi ini semakin meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan keuangan Desa dan memotivasi Desa yang lain untuk melakukan hal yang sama”, tuturnya Bupati Mundjidah Wahab.

“Alhamdulillah, kemarin saya menerima   Penghargaan ini dari Kementerian Keuangan RI melalui Kanwil Dirjend Perbendaharaan Wilayah Provinsi Jawa Timur, dan kebetulan hari ini langsung saya serahkan, karena bertepatan dengan agenda Sosialisasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Jawa Timur Melalui Program Jatim Puspa Pemberdayaan BUMDesa dan Desa Berdaya Di Kabupaten Jombang TA 2023 di Ruang Bung Tomo”, tambah Bupati Mundjidah Wahab.

Bupati berharap kepada seluruh peserta sosialisasi dapat memahami apa yang disampaikan oleh narasumber dari Pengelola Pemberdayaan Masyarakat DPMD Provinsi Jawa Timur Gorby Martapura.

“Terima kasih kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam keberhasilan program Jatim Puspa, pengembangan BumDesa, dan program Desa Berdaya. Keberhasilan ini tidak mungkin terwujud tanpa kerjasama yang erat antara Pemerintah Daerah, masyarakat, serta pelaku usaha. Untuk itu laksanakan program ini dengan sebaik-baiknya secara berkelanjutan.”, pungkasnya.

Sementara itu disampaikan oleh Sholahuddin Hadi Sucipto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Jombang bahwa Sosialisasi BKK Provinsi Jawa Timur Melalui Program Jatim Puspa Pemberdayaan BUMDesa dan Desa Berdaya Di Kabupaten Jombang TA 2023 merupakan upaya pemerintah untuk memperluas lapangan kerja dan membangkitkan kembali dunia usaha setelah efek pandemi covid-19.

“Dengan sosialisasi ini, diharapkan program ini semakin sukses, dengan memberikan wawasan sekaligus singkronisasi”, tuturnya.

Pemerintah Jombang telah merancang dan mengimplementasikan berbagai program dalam penanganan dampak Covid 19 yaitu Jatim Sejahtera melalui program Pemberdayaan Usaha Perempuan (Jatim Puspa) dan Jatim Berdaya melalui program pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) dan Program Desa Berdaya. Diantaranya dilaksanakan di Desa Jogoroto, Desa Tondowulan, Desa Sumbergondang Kabuh, Miagan, Latsari, Bareng dan Desa Banjarsari, Desa Sumobito dan Ploso”, tuturnya.

Program Jatim Puspa telah menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan, mengoptimalkan dan mengefektifkan program penanggulangan kemiskinan perdesaan melalui kegiatan pemberdayaan bagi KPM dengan memberikan fasilitasi bantuan dan pendampingan untuk ibu rumah tangga.

“Program Desa Berdaya merupakan komitmen kita untuk mengembangkan desa-desa yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan. Melalui program ini, kita memberikan pelatihan, bantuan modal, dan dukungan teknis kepada desa-desa untuk mengembangkan potensi sumber daya mereka dalam rangka mempertegas legalisasi status desa mandiri”, pungkasnya.