TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 387

Bentuk Sekretariat Bersama, Bukti Koalisi Gerindra – PKB Tetap Solid

0

SURABAYA, TelusuR.ID – Pasca deklarasi koalisi pilpres Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa di Sentul, Bogor pada 13 Agustus 2022, koalisi tersebut sempat diterpa isu perpecahan. Prabowo Subianto, ketua umum Partai Gerindra dan Gus Muhaimin, ketua umum PKB terlihat jalan sendiri-sendiri.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur, Muhammad Fawait menampik kabar perpecahan koalisi Gerindra – PKB. Menurut pria yang akrab disapa Gus Fawait itu, koalisi Gerindra – PKB tetap solid. Hal itu dibuktikan dengan dibentuknya Sekretariat Bersama (Sekber) Gerindra – PKB di Jakarta pada 23 Januari 2023.

“Dengan terbentuknya Sekber Gerindra – PKB, bukti koalisi ini konkret. Kami tetap solid menuju pilpres 2024,” tegas Gus Fawait, Senin (23/1/2023).

Bendahara DPD Partai Gerindra Jatim ini mengungkapkan, pasca terbentuknya Sekber Gerindra – PKB di tingkat pusat, akan dibentuk pula Sekber Gerindra – PKB di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Ini dilakukan untuk menyelaraskan langkah antara sekber pusat dengan yang di bawah.

Terbentuknya sekber ini juga menambah semangat kader dari kedua partai, baik Gerindra mau pun PKB. Sebab mereka memiliki kandidat capres dan cawapres di pilpres mendatang.

“Kami sami’na wa atho’na dengan DPP. Karena itu, kami akan tindaklanjuti pembentukan Sekber di tingkat pusat dengan membentuk Sekber di tingkat provinsi dan kabupaten/kota,” terang Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) itu.

Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif Jawa Timur versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini menjelaskan, sebagai menteri Prabowo Subianto selalu tunduk dan patuh pada Presiden Joko Widodo. Hal itu dibuktikan, beliau tak pernah melakukan aktifitas kepartaian di tengah waktu kerja.

Gus Fawait melanjutkan, kalau pun ada waktu libur atau cuti bersama, jarang digunakan beliau untuk aktifitas partai. Beliau hanya menyempatkan diri bersilaturahmi dengan ulama dan habaib yang sudah lama ia kenal.

“Komitmen Pak prabowo untuk tidak menggunakan jam kerja untuk kegiatan partai, benar-benar beliau pegang. Makanya praktis beliau belum berkampanye seperti calon lainnya. Tapi alhamdulillah, elektabilitasnya tetap tinggi,” pungkas kader GP Ansor tersebut. (*)

PPDI Jombang kompak menghadiri
SILATNAS ke 3
di JAKARTA

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Perangkat Desa Kabupaten Jombang yang tergabung dalam wadah Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) berencana berangkat ke Jakarta menghadiri acara silaturahmi nasional (silatnas) yang ke tiga (3).

Dalam acara silatnas PPDI yang ke tiga (3) ini tampak ada yang istimewa , karena di samping melakukan silahturahmi akbar , para perangkat Desa ini juga ingin menyampaikan aspirasi penolakan terhadap rekomendasi audensi DPP APDESI No 094/B/DPP-APDESI/X/2022 , khusus nya pada point no 4 yang berbunyi .
“Masa jabatan Perangkat Desa sama dengan Masa jabatan Kepala Desa . rekomendasi nya sembilan (9) tahun”.

Tentu hal tersebut di tolak keras oleh semua Perangkat Desa seluruh Indonesia karena berdasarkan UU Desa No 6 tahun 2014 pasal 53 di jelaskan bahwa masa jabatan perangkat Desa sampai usia 60tahun .
Guna memperjuangkan hak nya itulah perangkat Desa se Indonesia yang tergabung dalam wadah PPDI akan menyampaikan aspirasi pada saat silatnas yang ke 3 di Jakarta .
PPDI kabupaten Jombang juga sudah mempersiapkan semua anggota nya untuk berangkat ke Jakarta . Hal ini seperti di tuturkan oleh Teguh Wahyudi ketua PPDI kabupaten Jombang pada minggu (22-01-2023) di rumahnya Desa Bawangan Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang Jawa Timur .

” Kemarin pada hari sabtu (21-01-2023) kami bersama seluruh pengurus PPDI Jombang melakukan rapat terakhir di Kantor sekretariat PPDI Kabupaten Jombang yang berada di Desa Keplaksari Kecamatan Peterongan , membahas persiapan pemberangkatan teman-teman ke Jakarta untuk menghadiri silatnas yang ke 3″, kata Teguh

Sekretaris Desa Bawangan ini juga menyampaikan rencana pemberangkatan anggota PPDI Kabupaten Jombang untuk menghadiri silatnas di Jakarta .

“Persiapan kami sudah matang rencana titik kumpul pemberangkatan di alun-alun Jombang pada hari selasa (24-01-2023) kita mulai dengan apel pemberangkatan sekitar jam 13.00wib , rencana kontingen dari Jombang ada sekitar 17 Bus dengan kalkulasi sekitar 850Perangkat Desa dan kami berharap Ibu Bupati atau yang mewakili bisa memberangkatkan kami semua . Kami di jakarta cuma 1hari malamnya langsung balik karena kami juga punya tanggung jawab untuk tetap melayani masyarakat , maka dari itu kami tidak bisa berlama-lama di Jakarta”, ungkap Teguh

Ketua PPDI Jombang ini juga menambahkan .

” Menurut informasi yang kami dengar dari Jawa Timur saja ada sekitar 199 bus dan ada sekitar 12elf sedangkan di tingkat nasional info akan ada kurang lebih sekitar 2000an Bus , dan sekitar 120,000an perangkat Desa yang hadir tentu nya ini jumlah yang besar , rencana titik kumpul awal di sekitaran Monas dan Masjid Istiqlal “, urainya

Terkait pembiayaannya Teguh Wahyudi menjelaskan .

” Karena ini merupakan perjuangan kami bersama untuk pembiayaan kegiatan ini murni dari urunan kami semua artinya anggaran nya dari swadaya kami sendiri .
Saya mewakili teman-teman PPDI Kabupaten Jombang mohon doa restunya agar apa yang kami perjuangkan bisa sukses dan keberangkatan kami ke Jakarta hingga balik ke Jombang agar selalu di berikan keselamatan oleh Alloh SWT , dan kami juga mengucapkan terimakasih kepada semuanya yang mendukung perjuangan kami ini” Pungkas Teguh Wayudi .

( mu’in )

Intimidasi dan kekerasan FISIK dialami seorang WARTAWAN di SPBU

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Kekerasan dan Intimidasi terus menimpa pada para wartawan di Jombang . Kali ini dilakukan oleh oknum karyawan sebuah SPBU di Jogoloyo Sumobito , yang diduga karyawan itu kesehariannya sebagai mekanik di SPBU tersebut .

Tanpa alasan yang jelas karyawan SPBU itu melakukan pemukulan kepada salah satu Wartawan media online , yang saat itu menanyakan keberadaan Yudi yang merupakan manager SPBU tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (19/1/2023) sekitar jam 13.30 wib di SPBU yang berada di Dusun Dusun Mojo kuripan Desa Jogoloyo Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang Jawa Timur .

ED Wartawan korban pemukulan dan intimidasi karyawan SPBU ketika di temui di rumah nya menceritakan , bahwa sebenarnya tujuan Nya dan istrinya mampir ke SPBU itu hanya untuk mengisi BBM sepeda motor nya .

“Tujuan Saya dan istri ke situ sebenarnya hanya untuk mengisi bensin motor saya “, jelas ED

” Akan tetapi karena antrian nya panjang istri Saya mengajak istirahat dulu , karena istri saya juga mau ke toilet , ketika mau pergi ke toilet istri saya berpesan ke Saya agar menanyakan keberadaan Pak Yudi Manager SPBU tersebut , yang memang kami berdua mengenalnya “, urai ED

Lebih rinci nya ED menceritakan awal terjadi pemukulan terhadap dirinya .

” Karena mendapat pesan dari istri Saya untuk menanyakan keberadaan Pak Yudi , Saya mencoba bertanya ke salah Karyawan SPBU yang berada di dekat Saya , akan tetapi gak tahu masalah nya apa Karyawan tersebut malah marah-marah dan ngomel-ngomel gak karuan , dan ketika saya mencoba menjelaskan maksud saya , tiba-tiba karyawan tersebut memukul rahang Saya dengan dan saya langsung Jatuh”. Tegas ED

Merasa kesakitan dan terima dengan perlakuan oknum Karyawan SPBU terdekat ED bersama istri nya di temani Yusuf Asobi Ketua DPD IWOI (Ikatan Wartawan Online Indonesia) Kabupaten Jombang , sepakat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumobito , karena memang tkp nya berada di wilayah Sumobito .
Dengan LP/B/06/I/2023/SPKT/Polsek Sumobito/RES JOMBANG/POLDA JATIM .
Tertanggal 19 Januari 2023 .

Sedangkan Yusuf atau yang lebih di kenal dengan panggilan Sobi Ketua DPD IWOI Kabupaten Jombang , ketika di mintai pendapat nya menyampaikan .

“Memang ironis sekali apa yang di alami teman-teman Wartawan di lapangan , ketika mereka investigasi untuk mencari keterangan sering kali teman-teman ini harus berhadapan dengan berbagai kepentingan di situlah rawan terjadi konflik “, jelas Sobi

Ketua DPD IWOI Jombang ini juga berpesan .
” Melihat kenyataan seperti itu Saya berharap teman-teman bisa lebih bijak ketika terjun ke lapangan dan terutama Saya berpesan agar selalu berhati-hati , karena keluarga di rumah selalu menunggu ke pulangan kita”. Pungkas Asobi

Bu Sri isteri korban pemukulan mengatakan,
“Bahkan setelah itu ada beberapa orang kalau nggak salah ada 4 – 5 orang mendekati saya mau mengeroyok atau memukul. Intinya beberapa orang ini mau mengeroyok. Anehnya dalam peristiwa ini tidak ada satupun orang yang melerai dan membantu saya, ” tutur bu Sri.

“Bahkan saya berteriak minta tolong agar dibantu dan dilaporkan ke polisi tetapi tidak ada yang menggubris permintaan tolong saya, ” ungkap bu Sri.

“Dari pada terjadi keributan setelah sadar saya bergegas meninggalkan SPBU Jogoloyo Sumobito, kemudian melaporkan masalah pemukulan ini ke Polsek Sumobito,” pungkasnya. (Red*/Psd/bersambung).

( mu’in )

Wanita pengedar sabu berhasil diringkus Satresnarkoba Polres Jombang

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Jombang Polda Jatim berhasil menangkap pengedar narkoba di sebuah rumah Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Penggerebekan di dalam rumah di Sumobito pada Senin (16/1/2023) sekitar 12.30 WIB. Tiga orang ditangkap di tempat itu.

Tiga orang pelaku yang diduga pengedar yakni EN (32), perempuan warga Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Kemudian IZ (46) warga Desa Badas dan SUG (23) warga Desa Badas, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

Kasatresnarkoba Polres Jombang AKP Komar Sasmito mengatakan, awalnya polisi mendapat informasi jika EN sedang berada di dalam sebuah rumah di Sumobito yang diduga melakukan transaksi sabu.

“Tersangka EN merupakan Target Operasi (TO),” ujar AKP Komar Sasmito, Kamis (19/1/2023).

Informasi tersebut ditindaklanjuti petugas reserse narkoba dengan melakukan proses penyelidikan di sekitar lokasi. Ternyata, informasi masyarakat itu benar.

Polisi langsung menggerebek dan menangkap EN di dalam rumah. Wanita asal Mojokerto tersebut tak berkutik ketika dilakukan penggeledahan dan ditemukan sejumlah barang bukti sabu-sabu.

Yakni 7 paket sabu dengan total berat kotor 5,55 gram dan berat bersih 4,29 gram. Lalu 1 paket timbangan elektrik, kartu ATM BRI dan HP yang diduga dipakai alat transaksi.

“Tersangka diduga mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu,” ujar Kasatresnarkoba Polres Jombang.

AKP Komar mengungkapkan, pada saat dilakukan penangkapan terhadap EN, di dalam rumah itu juga terdapat IZ dan SUG yang sedang pesta sabu-sabu. Keduanya pun langsung diamankan.

“Sewaktu dilakukan penangkapan tersangka EN, Kedua tersangka tersebut sedang pesta sabu di dalam rumah di Desa Sumobito Kecamatan Sumobito,” katanya.

Adapun barang bukti yang disita dari IZ dan SUG yakni 1 pipet kaca diduga berisi sabu berat kotor 1,50 gram; 1 botol plastik terangkai sedotan plastik; 1 tutup botol terangkai sedotan plastik; 1 korek api dan dua unit ponsel.

“Ketiga tersangka melanggar UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat menegaskan pihaknya berkomitmen tidak memberi ruang terhadap para pengedar narkoba di Kota Santri ini. Sebab, Narkoba dapat merusak generasi bangsa yang harus diperangi.

“Pemberantasan peredaran narkoba merupakan komitmen kami. Kami berharap masyarakat juga turut aktif menginformasikan jika mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungan sekitarnya,” ujar AKBP Moh Nurhidayat.

( mu’in)

New Simpang Tiga (27): KIAN BERSIMPANG-SIMPANG DAN JAUH API DARI PANGGANG

0

JOMBANG, TelusuR.ID     –     Melelahkan. Seorang Sumber menyebut, mengikuti pola pikir dan gaya penyelesaian kasus simpang tiga yang diterapkan Pemkab, sungguh sesuatu yang melelahkan.

“Bagaimana tidak melelahkan, wong mindsetnya tidak jelas. Antara taktik perang dan sikap gamang hanya beda-beda tipis. Pada akhirnya tidak hanya melelahkan, tapi membosankan. Publik hanya disuguhi retorika, “tegas Sumber berlatar pegiat LSM.

Hari ini, tuturnya, setelah semua janji dan harapan di obral ke tengah publik, nyaris tidak satu pun terjadi progres yang mengabarkan kasus bakal segera selesai. Sebaliknya, “Perjalanan kasus kian bersimpang-simpang, dan api kian jauh dari panggang, “ucapnya beriring geleng kepala.

Ia lantas menunjuk dua peristiwa penting yang terjadi pada pekan ketiga Januari ini. Menurutnya, dua peristiwa itu telah mengabarkan sebentuk potret penyelesaian kasus yang kian jauh dari kata selesai. Setidaknya, tidak terjadi dalam waktu dekat.

Yakni belum terbitnya SK Bupati tentang tarif baru ruko paska temuan LHP BPK (atau masa sewa ruko tahun 2023 dan seterusnya), sehingga praktik pembiaran berpotensi terulang dan bakal memicu terjadinya blunder.

Juga, upaya penyelesaian kasus melalui jalur penegakan hukum (pidana) untuk menghadirkan atmosfir ‘ancaman’ bagi penghuni yang menolak bayar, yang nampaknya belum seluruhnya efektif.

Sumber menegaskan, efek jera yang diharapkan itu belum terjadi pada penghuni. Catatan terakhir jalur penegakan hukum menegaskan, tutur Sumber, dari total piutang sewa ruko yang mencapai Rp 5,2 milyar itu hanya mampu tertagih kurang dari 20 persen.

Kecuali mantan Sekdakab Jombang (melalui suaminya Taufikurrahman) yang tercatat melakukan pelunasan sewa, dari 55 penghuni, bahkan hanya 2 orang saja yang bersedia teken pernyataan sanggup bayar. “Memang ada progres. Tapi secara keseluruhan, efek jera itu tidak terjadi, “ujar Sumber.

Yang lebih membingungkan, tuturnya, penegakan hukum oleh Kejari yang diharapkan bisa berlangsung tegak lurus, ternyata kinerjanya tidak mampu dijangkau logika awam. Tentu penyidik tidak perlu mengumbar strategi penanganan perkara ke publik, sergahnya, namun ketertutupan yang terlalu lama bisa menjadikan awam gagal paham.

“Ini sudah masuk hari ke 18 perkara simpang tiga ditangani Pidsus. Namun penetapan tersangka belum juga dilakukan. Tentu penyidik punya argumen dan strategi soal penangan perkara, namun proses yang terkesan berjalan lambat itu membuat publik gagal paham atas apa yang dicari dan dibutuhkan tim pidsus, “ucapnya.

 

Disisi lain, Sumber menilai, tampaknya Pemkab terlalu larut dalam uforia penanganan perkara oleh Kejaksaan tapi abai terhadap domain yang menjadi tanggungjawabnya.

“Kejaksaan hanya menangani dugaan kerugian negara yang menjadi temuan BPK saja. Itu artinya Kejaksaan hanya fokus pada rentang sewa 2017 hingga 2021. Sedang untuk sewa selanjutnya, itu murni domain Pemkab. Tapi yang terjadi, Pemkab cenderung tidak melakukan apa-apa. Penerbitan SK tarif baru sewa ruko belum dilakukan. Sehingga praktik pembiaran berpotensi terulang sebagaiman awal kasus ini pecah, “ujarnya.

Jika Pemkab ogah disebut gamang dalam bersikap, tegas Sumber, seharusnya masuk 2023 ini Pemkab mengambil langkah tegas berupa pengosongan ruko dari penghuni.

“Ini penting untuk mempertegas status quo. Pertimbangannya, karena Pemkab tidak mungkin memungut retribusi sewa ruko tahun 2023 seiring belum terbitnya SK Bupati tentang tarif baru sewa ruko, “ucapnya.

“Jika langkah tegas dalam bentuk pengosongan ruko itu pada akhirnya memicu aksi gugatan ke pengadilan, itu hanya sebentuk konsekuensi. Dan itu hal biasa. Tapi poin pentingnya adalah Pemkab sudah mengambil tindakan tegas dan terukur, dan terpenting tidak gamang lagi, “ucapnya. (red/laput/udin).

Golkar Sidoarjo Buka Kantor untuk Nahdliyin Transit

0

SIDOARJO, TelusuR.ID – Resepsi puncak 1 Abad Nahdlatul Ulama akan digelar di stadion Delta Sidoarjo pada Selasa, 7 Februari 2023. Momentum akbar itu diprediksi dihadiri 1 juta nahdliyin dari seluruh nusantara.

Adam Rusydi, Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo menyambut suka cita peringatan 1 Abad NU yang dilaksanakan di Sidoarjo. Pihaknya akan membuka kantor Golkar Sidoarjo untuk nahdliyin transit, sebelum menuju stadion Delta Sidoarjo.

“Kami membuka kantor Golkar Sidoarjo untuk nahdliyin transit dan beristirahat. Kami juga sediakan makan dan minum untuk para nahdliyin. Insya Allah, kami sediakan pula layanan pijat gratis,” kata anggota DPRD Jatim itu, Senin (16/1/2023).

Adam mengakui kantor DPD Partai Golkar Sidoarjo letaknya strategis di pinggir jalan raya. Jaraknya pun hanya 1 kilometer dari stadion Gelora Delta Sidoarjo, sebagai tempat resepsi puncak 1 Abad NU.

Karena itu, pihaknya mempersilahkan para nahdliyin mampir ke kantor DPD Golkar Sidoarjo untuk beristirahat dan melepas lelah. Menurutnya, ini momen besar dengan jumlah massa yang besar pula. Karena itu perlu partisipasi banyak pihak.

“Kami yakin panitia akan melayani nahdliyin yang datang ke peringatan 1 Abad NU dengan maksimal. Kami sekedar membantu ikut melayani,” ujar Adam merendah.

Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2022 versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini mengatakan, gelombang massa nahdliyin yang hadir di Sidoarjo tidak sekedar menyaksikan peringatan 1 Abad NU. Mereka akan berdoa bersama dengan jutaan nahdliyin untuk keselamatan bangsa.

Adam melanjutkan, kedatangan para nahdliyin itu membawa kekuatan spiritual dan energi positif. Tentu ini menjadi berkah tersendiri bagi Sidoarjo sebagai tuan rumah.

“Insya Allah, kedatangan para nahdliyin dari penjuru nusantara ini membawa berkah bagi Sidoarjo. Selain membawa energi positif, kedatangan mereka akan membawa berkah bagi pelaku UMKM. Tentu akan ada perputaran uang yang besar di Sidoarjo,” pungkas anggota Komisi E DPRD Jatim tersebut. (*)

Presiden PKS Serahkan SK kepada 180 Bakal Calon Anggota DPR RI dan DPRD Jatim

0

SURABAYA, TelusuR.ID – Ratusan Bakal Calon Anggota Anggota Dewan (BCAD) PKS Jawa Timur menerima Surat Keputusan (SK) langsung secara bersamaan dari Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ahad 15 Januari 2023. Hadirnya BCAD ini disebut sebagai kekuatan baru bagi PKS untuk semakin berkontribusi bagi rakyat dan NKRI. Bersama Struktur dan Anggota siap melayani rakyat dan NKRI.

Hal itu disampaikan Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan. Dalam kegiatan yang digelar di Ruang Muzdalifah Asrama Haji. Surabaya itu, dibacakan SK untuk 78 BCAD PKS DPR RI dan 102 BCAD PKS DPRD Provinsi Jawa Timur.

“Selain struktur dan anggota, dengan adanya bakal calon anggota dewan ini, PKS Jawa Timur akan menjalankan kekuatan baru untuk berikhitiar melayani rakyat dan berikhtiar mencapai target 15 persen kursi, kami siap. Namun kami masih akan menerima dan terus berkomunikasi dengan tokoh masyarakat yang siap berjuang bersama PKS sebagai Bakal Calon Anggota Dewan,” kata Irwan Setiawan, Senin (16/1/2023).

Irwan menyampaikan dengan target 15 persen kursi menyadari bahwa perjuangan tidak mudah, namun kemenangan harus diperjuangkan. Untuk itu, pihaknya akan terus mengikhtiarkan untuk mengajak tokoh-tokoh masyarakat berjuang bersama PKS Jawa Timur.

“Penuh tantangan sekaligus banyak peluang. Untuk itu, semua bakal calon anggota dewan yang sudah dapat SK segera turun ke masyarakat dan berjuang serta berkorban untuk melayani rakyat dan memenangkan PKS. Tidak ada perjuangan tanpa pengorbanan,” ujar pria 47 tahun tersebut. (*)

New Simpang Tiga (26): HANGAT-HANGAT TAI AYAM PENYELESAIAN KASUS SIMPANG TIGA

0

JOMBANG, TelusuR.ID   –   Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Pemkab Jombang, Suwignyo, menegaskan untuk masa sewa ruko simpang tiga tahun 2023 belum ada pembayaran dari pihak penghuni.

“Sepertinya belum ada yang bayar. Tapi kepastiannya nanti saya tanyakan kepada staf yang menangani masalah itu, “tegas Suwignyo saat dihubungi lewat sambungan telepon, Kamis (12/1/2023).

Kadisdagrin yang baru dua pekan menggantikan Hari Utomo ini menambahkan, bahwa secara keseluruhan, dirinya belum bisa berkomentar banyak tentang perkembangan terkini terkait aset simpang tiga.

“Termasuk soal penambahan bayar piutang sewa dari penghuni ruko. Pada catatan terakhir (sejak dirinya menjabat Kadisdagrin), total pembayaran piutang sewa mencapai Rp 800 juta-an. Yang jelas kami tidak bisa memantunya setiap waktu karena pembayaran bisa langsung lewat rekening atau tidak harus lewat Disdagrin, “terangnya.

Ditanya apakah sejauh ini sudah muncul upaya melakukan apprasial sebagai dasar penerbitan SK Bupati tentang tarif baru sewa ruko simpang tiga? Terhadap pertanyaan ini, Suwignyo cenderung diplomatis dengan menyebut upaya apprasial tengah dipersiapkan. Hanya, seperti apa bentuk persiapan itu, Suwignyo tidak memberi penjelasan.

Kepastian soal penerbitan SK Bupati tentang tarif baru sewa ruko juga belum mendapat tanggapan dari Bagian Hukum Pemkab Jombang. Upaya konfirmasi yang dilakukan kepada salah satu Kabid Bagian Hukum Pemkab, tidak berbuah respon, Kamis (12/1/2023).

Selain soal kepastian penerbitan SK Bupati tentang tarif baru, konfirmasi yang dilayangkan kepada Bagian Hukum juga menanyakan soal kemungkinan diberlakukan SK lama untuk digunakan memungut sewa dalam rangka mengisi kekosongan hukum. Namun hingga berita ini ditulis, tidak secuil kalimat yang meluncur sebagai jawaban.

Merujuk pernyataan Sekdakab Agus Purnomo pada beberapa waktu lalu, bahwa SK Bupati tentang tarif sewa ruko yang menyebut rata-rata besaran sewa berkisar di angka Rp 20 juta per unit per tahun itu hanya untuk merespon temuan LHP BPK, atau dengan kata lain SK hanya berlaku untuk rentang sewa 2017 hingga 2021.

Sedang untuk masa sewa 2022 dan 2023, tutur Sekdakab, perlu dilakukan apprasial ulang sebagai dasar penerbitan SK Bupati tentang tarif baru sewa ruko. Sayangnya, hingga sejauh ini, langkah kongkrit ke arah itu masih menjadi ruang gelap.

Dengan belum diterbitkannya SK Bupati Jombang tentang tarif baru sewa ruko simpang tiga (untuk masa sewa 2022, 2023 dan seterusnya), bisa dipastikan kewajiban sewa penghuni ruko tidak akan tertagih karena Pemkab melalui Disdagrin tidak memiliki dasar untuk menentukan besaran nilai sewa.

“Aneh. Pada akhirnya, pola penyelesaian yang dipilih Pemkab seperti hangat-hangat tai ayam. Sebuah langkah setengah-setengah dan jauh kata visioner. Bagaimana mungkin ikhtiar penuntasan kasus bisa rampung jika pada saat yang sama praktik pembiaran berpotensi terulang? “Tegas Pentolan LSM kota santri. (red/laput/udin).

 

Pembangunan PT Sarana Indo Pangan diduga banyak melanggar aturan

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Setelah ramai di beritakan media online bahwa pembangunan Pabrik PT Sarana Indo Pangan di Desa Kesamben Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur , yang di duga kuat belum mengantongi ijin , beberapa hari ini aktivitas pembangunan nya terpantau berhenti .

Pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Jawa Timur tampak turun ke lokasi pembangunan pabrik tersebut , untuk memastikan ada atau tidak adanya pelanggaran yang di lakukan oleh pelaksana pembangunan Pabrik .
Mengenai tanah hasil kerukan dari proyek normalisasi sungai konto yang di pergunakan untuk menguruk lahan pembangunan pabrik , Yudi biro hukum BBWS mengatakan .
” Kita harus tahu persis titik kordinat tanah yang di pergunakan untuk menguruk lahan pabrik itu , karena tiap-tiap kordinat pelaksana proyek nya berbeda-beda dan perjanjian kontrak kerjanya berbeda-beda juga “.Ungkap Yudi .

Sedangkan pada Jumat (13-01-2023) tim dari LSM LPHM Pandawa dengan di dampingi beberapa awak media turun ke lapangan untuk memastikan titik kordinat pengambilan tanah uruk pembangunan Pabrik itu .
Dalam penulusurannya tim LPHM menduga pengambilan tanah uruk itu di ambilkan dari titik kordinat Desa Sebani yang waktu itu sungai konto yang berada di wilayah tersebut juga sedang ada proyek normalisasi sungai , berdasarkan keterangan warga yang sempat di temui Tim LPHM , menjelaskan

“Saya jualan di area proyek normalisasi sungai ini semenjak awal proyek ini di mulai , setahu saya tanah hasil kerukan dari sungai konto yang di Desa Sebani ini di bawah ke Kesamben”, jelas pedagang kakilima itu .
Hal yang sama di sampaikan juga oleh pedagang yang lain .
Semerap kulo tanah kerukan kali niku dibeto ten Dakon Kesamben“, ungkap nya dengan bahasa Jawa .

Sedangkan salah satu Pelaksana proyek yang tidak mau namanya di sebutkan dalam pemberitaan saat di temui di kantor nya menjelaskan .

“Setahu saya setiap pengiriman tanah hasil dari proyek normalisasi sungai ini , harus ada surat permintaan dan harus ada surat persetujuan dari pihak pemerintahan Desa yang akan dikirimi tanah hasil kerukan tadi”, jelas Nya .

Salah satu Pelaksana yang ikut dalam pengerjaan normalisasi sungai konto ini juga menjelaskan bahwa tanah hasil kerukan sungai konto itu di berikan cuma-cuma kepada yang meminta tanah tersebut .
“Tanah hasil kerukan itu kita berikan secara cuma-cuma kepada yang membutuhkan akan tetapi harus masuk di persyaratan yang kami buat , misalnya berapa kebutuhan nya terus aset jalan menuju area yang di uruk kondisinya bagaimana , dan juga jarak tempuh dari lokasi pengerukan . semua itu supaya kami bisa memastikan tidak mengganggu sirkulasi pekerjaan kami”, Gagasnya

Sedangkan Aris Humas LSM LPHM Pandawa Kabupaten Jombang menjelaskan hasil temuannya dilapangan .
” Kemarin pada hari Jum’at (13-01-2023) saya dan teman-teman turun lagi ke lokasi pembangunan pabrik itu , dan kami temukan jarak sepadan antara Pagar pabrik dengan bibir sungai hanya 5,5M , ini berarti pembangunan pabrik ini menyalahi peraturan Menteri PUPR “, tegas Aris .

Aktivis yag selalu berpenampilan nyentrik ini juga menambahkan .
” Di peraturan menteri (permen) PUPR no 28/PRT/2015 , pasal 5 huruf a. menjelaskan bahwa , sungai yang kedalamannya tidak lebih dari 3M garis sepadan nya harus sekurang-kurangnya 10M di hitung dari tepi sungai . Artinya dengan temuan ini , kami berharap pihak-pihak yang berwenang bisa memperhatikan hal tersebut ketika memutuskan kebijakannya , terutama pihak BBWS Jatim dan Dinas Perijinan Kabupaten Jombang ketika mengeluarkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang merupakan pengganti dari IMB , agar setiap pembangunan di Kabupaten Jombang tercinta ini bisa sesuai aturan pemerintah “.Pungkas Aris . (muin)

Poros Muda NU : Peringatan 1 Abad NU, Momen Silaturahmi Nahdliyin Sedunia

0

SURABAYA, TelusuR.ID – Tak lama lagi warga NU akan menyambut momentum bersejarah, yakni 1 Abad Nahdlatul Ulama yang akan diperingati di Sidoarjo, Jawa Timur. Puncak resepsi 1 Abad NU yang jatuh pada 16 Rajab 1444 H atau Selasa 7 Februari 2023 itu adalah momen silaturahmi nahdliyin sedunia.

Pernyataan itu disampaikan Koordinator Nasional Poros Muda NU, Ramadhan Isa. Karena itu, Poros Muda NU mengajak para Nahdiyin untuk hadir dalam puncak resepsi 1 Abad NU di Stadion Delta, Sidoarjo, Jawa Timur.

“Kalau Gus Yahya Ketua Umum PBNU memprediksi nahdliyin yang hadir 1 juta orang, prediksi saya minimal 3 juta orang yang hadir. Sebab ini momen silaturahmi warga NU sedunia, bukan kelas nasional lagi,” kata pria yang akrab disapa Dani itu, dalam keterangannya, Jumat (13/1/2023).

Alumni santri Daarul Rahman, Jakarta ini menilai puncak resepsi puncak 1 Abad NU ini jauh lebih besar dari ajang muktamar NU yang merupakan agenda terbesar NU. Karena itu, ia yakin nahdliyin dari penjuru nusantara hingga mancanegara akan mengalir ke Sidoarjo.

Ia berharap nahdliyin yang hadir dalam peringatan 1 Abad NU mempersiapkan diri secara mandiri. Contohnya, dengan membawa perlengkapan pribadi, sajadah dan perlengkapan salat.

“Saya yakin Bu Gubernur Khofifah dan panitia akan melayani nahdliyin dengan maksimal. Tapi prinsipnya, kita datang bukan untuk dilayani, kita ingin menjadi saksi peringatan 100 tahun NU. Kita harus buktikan kader NU mandiri dan militan,” ujar mantan Sekretaris GP Ansor Jakarta Utara tersebut.

Kader muda itu mengungkapkan, peringatan 1 Abad NU tersebut adalah wisata religi terbesar di abad ini. Terlebih diadakan di Jawa Timur yang merupakan tempat kelahiran Nahdlatul Ulama.

Dari informasi yang ia dapat, para nahdliyin yang datang ke Jawa Timur tak sekedar datang ke stasion Gelora Delta Sidoarjo. Mereka juga berencana ziarah ke makam wali yang ada di Jawa Timur. Termasuk kantor PBNU pertama di jalan Bubutan, Surabaya.

“Rombongan nahdliyin juga akan ziarah ke makam Sunan Ampel dan Mbah Bungkul di Surabaya, Sunan Giri di Gresik, Sunan Bonang di Tuban, Syaikhona Kholil Bangkalan, Gus Miek di Kediri, Mbah Hasyim, Mbah Wahab, Mbah Bisri dan Gus Dur di Jombang. Ini dalam rangka mencari berkah dan mendoakan keselamatan bagi bangsa ini,” pungkas alumni PMII Ciputat ini. (*)