TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 375

Raker, Filantropi NBI Luncurkan Program Bansos, Beasiswa, dan Pemberdayaan Pondok Pesantren

0

Surabaya, TelusuR.ID – Rapat Kerja (Raker) Filantropi Nusa Bangsa Indonesia (NBI) berhasil membuat dan merencanakan Program Kerja (Proker) dengan membagi 3 kelompok. Sabtu (20/05/2023).

Adapun Proker Filantropi NBI tersebut berupa Bantuan Sosial (Bansos), Beasiswa Santri dan Mahasiswa, dan Pemberdayaan Pondok Pesantren.

Kegiatan yang dilaksanakan di Meeting Room Sheraton Surabaya itu, dihadiri Ketua Harian NBI Holding, Sugiharto, Sekretaris NBI Holding, M Amin, Bendahara NBI Holding, Mahatir Muhammad dan seluruh Pengurus Filantropi NBI.

Ketua Umum NBI, HRM Khalilur R. Abdullah Syahlawi dalam arahannya menyampaikan bahwa Tim Filantropi NBI agar sedekah yang berasal dari dana CSR sejumlah perusahaan miliknya itu dikelola dengan baik.

“Dana untuk membantu masyarakat ini dari CSR Perusahaan yang saya kelola sendiri. Saya harapkan benar-benar tersalurkan dan termanfaatkan dengan baik,” katanya, Sabtu (20/05/2023).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Ra Lilur itu menambahkan, adanya bantuan tersebut agar putra putri dari orang tidak mampu bisa mengenyam pendidikan yang layak di perguruan tinggi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

“Program ini nantinya akan lahir para santri yang kelak akan menjadi pendakwah Islam yang hebat dan membawa misi Islam Ahlussunah Wal Jama’ah An Nahdliyyah,” tegasnya.

Sementara itu, Miftahul Ulum selalu Ketua Filantropi NBI menjelaskan bahwa bantuan Bansos pada Jum’at ke 3 dan 4 Bulan Mei 2023 akan ditingkatkan dari 100 paket menjadi 250 paket senilai Rp. 25 juta.

“Kemudian, pada Bulan Juni akan menjadi 1000 Paket senilai Rp. 100 juta. Dan Insya Allah akan terus meningkat,” katanya merinci.

Ke depan, lanjut Miftahul Ulum, pendataan dan pendistribusian Bansos ini akan dilakukan secara detil dan teliti dengan melibatkan tim pendataan dan verfak yang turun langsung ke masyarakat.

“Tim Bansos ini nantinya akan di Koordinasi langsung oleh Gus Anas Thoha selaku Wakil Ketua I Filantropi NBI yang membidangi Bansos,” ungkapnya.

Sedangkan bantuan pada Bidang Program Beasiswa Mahasiswa dan Santri ini akan memberikan beasiswa secara penuh sampai lulus bagi mahasiswa/i yang berasal dari keluarga kurang mampu yang kuliah baik di dalam negeri atau pun juga di luar negeri.

“Begitu pula juga beasiswa untuk santri di sejumlah pondok pesantren. Bulan Juni – Juli ini, tim ini akan melakukan pendataan dan verifikasi, sehingga program ini di bulan Agustus sudah bisa terealisasi. Tim ini dibawah koordinasi langsung oleh Wakil Ketua II Bu Elok Cahyani,” imbuhnya.

Pihaknya menambahkan, Pemberdayaan Pesantren Programnya adalah membantu Pesantren Pesantren yang belum tersentuh program bantuan dari Pemerintah.

“Program ini akan dibantu oleh Filantropi NBI adalah dalam bentuk sarana dan prasarana serta juga pemberdayaan wirausaha bagi para santri,” tandasnya. (Fauzi)

  • STRUKTUR PENGURUS FILANTROPI NBI

DEWAN PENASEHAT

KETUA :
H. MOH. SUPRIYADI, ST, MT

ANGGOTA :

  1. LUTFIL HAKIM
  2. MAKSUM
  3. FIRMAN SYAH ALI
  4. KH. ABDULLAH MUZAKKA
  5. BAIHAQI

KETUA : MIFTAHUL ULUM
WAKIL KETUA I : ANAS TOHA
WAKIL KETUA II : ELOK CAHYANI
WAKIL KETUA III : R. MUHAMMAD ALI ZAINI

SEKRETARIS : UMAR FARUK
SEKRETARIS I : MARYONO
SEKRETARIS II : ISA
SEKRETARIS III : HOLIFI

BENDAHARA : FITRI
BENDAHARA I : NAFISA
BENDAHARA II : LUKMAN MASDARAH
BENDAHARA III : AHMAD ZUBAIDI

DIVISI-DIVISI
A.

  1. DIVISI PENDATAAN : MH. SHOLEH
    2.DIVISI DISTRIBUSI : BADRUT TAMAM
    3.DIVISI LOGISTIK : FARID & EDI

B.

  1. DIVISI PROGRAM : AAM
  2. DIVISI BEASISWA AS
  3. DIVISI BEASISWA EROPA
  4. DIVISI BEASISWA ASIA-AFRIKA
  5. DIVISI BEASISWA TIMTENG

C.

  1. DIVISI PEMBERDAYAAN PESANTREN.

Tumplek Blek Di Mapolrestabes Surabaya Warga NU Berhalal bi halal, Gus Yahya : Kedekatan NU dan Polri

0

SURABAYA, TelusuR.ID – CNU Surabaya menggelar kegiatan Halal Bi Halal dengan masyarakat serta para kader NU. Lokasi yang dipilih adalah halaman Polrestabes Surabaya, Sabtu (20/5) malam.

Dalam acara tersebut hadir sejumlah pengurus NU (Nahdatul Ulama) seperti Rais Am PBNU, KH. Miftachul Achyar, Ketua PBNU, KH Cholil Yahya Staquf, Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf, Ketua PWNU Jatim, KH. Marzuki Mustamar dan Ketua PCNU Surabaya, H. Umarsyah.

KH Cholil Yahya Staquf dalam pidatonya memberikan ucapan terimakasih kepada pihak Polrestabes Surabaya lantaran mau menjadi tuan rumah halal bihalal. Selain itu, KH Cholil Yahya juga membahas barokah dibalik pelantikan ketua PCNU Surabaya KH. Umarsyah.

“PCNU di Surabaya mendapatkan lailatu qadar, PCNU dilantik 29 Ramadhan, dilantik langsung oleh Rois Aam sendiri, jadi barokahnya tumpuk,” puji Gus Yahya sapaan akrabnya.

Gus Yahya lantas membahas keakraban warga NU dengan Polri. Baginya, Polrestabes Surabaya yang menjadi tuan rumah untuk halal bihalal NU mungkin pertama kali.

“Ini istimewa sekali, PCNU berkegiatan di tuan rumahi oleh Polrestabes Surabaya, ini luar biasa, mungkin baru pertama kalinya. Ini ada kedekatan antara NU dan Polri,” jelasnya.

Gus Yahya lantas mengingatkan agar warga NU selalu mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sebab, para ulama juga sangat dekat dengan kabinet Indonesia Maju.

“PBNU menjalin hubungan dengan kabinet Indonesia maju, bukan hal yang aneh, karena presiden kita, sejak awal didaulat beliau tidak pernah jauh dari NU, tidak berkurang perhatianya pada NU,” tutupnya.

Di tempat yang sama Ketua PCNU Surabaya Umarsyah HS menambahkan, diperkirakan ada 3.000 warga nahdliyin berkumpul di Mapolrestabes Surabaya. Halalbihalal dilakukan untuk melestarikan tradisi NU di Bulan Syawal.

”Selain itu, kegiatan halalbihalal juga untuk menjaga ketenteraman di tengah-tengah kondisi perpolitikan di Indonesia,” tutur Umarsyah.

Dalam acara tersebut, hadir juga Wakapolda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan dan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Pasma Royce, dan para pejabat utama lainnya.

Susuri Permukiman Pinggir Rel Kereta Api, Tim Filantropi NBI Bagikan Sembako ke Warga

0

SURABAYA, TelusuR.ID – Tim Filantropi Nusa Bangsa Indonesia (NBI) Kembali membagikan 100 paket sembako di Kota Surabaya. Kali ini ratusan paket sembako tersebut dibagikan kepada warga Surabaya yang kurang beruntung secara ekonomi dengan diantarkan ke rumah masing-masing.

Sekitar jam 06.30 WIB, puluhan tim dari Filantropi NBI mulai membagikan paket sembako pada penerima yang sudah dilakukan pendataan sebelumnya. Mereka mulai bergerak dengan menyusuri pinggir rel kereta api, tepatnya di Tambak Gringsing Baru Tanjung Perak Surabaya. Di tempat itu, puluhan paket sembako dibagikan.

Setelah itu, mereka bertolak ke Kelurahan Krembangan Utara, kemudian dilanjutkan ke Kelurahan Bongkaran, dan terakhir tim membagikan paket sembako di Kelurahan Nyamplungan Surabaya.

Miftakhul Ulum, Ketua Tim Filantropi NBI menjelaskan bahwa bakti sosial berupa pembagian paket sembako rutin dilakukan setiap hari Jumat.

” Ini kita lakukan setiap hari Jumat, kita sudah dua kali melakukan baksos dengan hari ini,” jelas pria yang akrab disapa Cak Ulum. Jumat, (19/05/2023).

Tujuannya, kata Ulum untuk membantu mereka yang kurang beruntung secara ekonomi. Meski tidak banyak, dirinya berharap apa yang diberikan bisa meringankan beban hidupnya.

Kedepan, sesuai dengan yang arahannnya Ketua Umum NBI, HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy jumlah paket sembako yang dibagikan akan bertambah.

” Insyaallah kedepannya akan bertambah, semoga bisa membagikan ribuan paket sembako dalam satu minggu,” tandas Ulum.

Bu Yamah, warga Tambak Gringsing Baru salah satu penerima mengaku senang dan berterima kasih pada HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy selaku Ketua Umum NBI serta kepada Tim Filantropi NBI.

Sekedar diketahui, Nusa Bangsa Indonesia (NBI) selain memiliki program pembagian paket sembako, juga akan ada program beasiswa bagi para mahasiswa, baik untuk jenjang S1,S2, bahkan S3. Tentu dengan mekanisme yang akan ditentukan oleh tim khusus yang sudah dibentuk.

Hadir dalam kegiatan pembagian paket sembako tersebut Tim Filantropi NBI diantaranya, Elok Cahyani, H. Badrut Tamam, Kholifi Aziz, Miftakhul Ulum dan
MH Sholeh.

Tingkat Kepuasan Masyarakat Jatim Terhadap Kepemimpinan Gubernur Khofifah Diatas 80 Persen

0

SURABAYA, TelusuR.ID – Gubernur Khofifah Indar Parawansa memasuki tahun terakhir kepemimpinannya di Jawa Timur. Sesuai dengan UU No 10 Tahun 2016 tentang Pilkada pasal 201 ayat 5 disebutkan kepala daerah hasil pilkada 2018 habis masa jabatannya tahun 2023, tepatnya 31 Desember 2023.

Menjelang akhir jabatan gubernur kelahiran Surabaya 19 Mei 1965 itu, tingkat kepuasan masyarakat sangat tinggi. Berdasarkan survei yang dilakukan Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), tingkat kepuasan masyarakat Jawa Timur diatas 80 persen atau tepatnya 82,7 persen.

“Tingkat kepuasan masyarakat Jatim kepada Gubernur Khofifah sangat tinggi, di atas 80 persen. Ini tentu parameter tingginya kepercayaan masyarakat Jawa Timur pada pemimpinnya,” kata Baihaki, Kamis (18/5/2023).

Baihaki mengatakan, tingkat kepuasan terhadap kinerja Gubernur merupakan raport yang menggambarkan sukses tidaknya pemerintah provinsi Jawa Timur di mata publik. Layaknya raport, nilai yang tercantum dan mengindikasikan kemampuan pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan yang di hadapi rakyat.

Tingkat kepuasan juga berfungsi sebagai modal untuk terus mendapatkan kepercayaan dan dukungan masyarakat, dan jika di rasa memuaskan maka masyarakat akan tambah percaya dan mereka akan mendukung kebijakan – kebijakan yang di buat pemerintah khususnya di Jawa Timur.

Baihaki melanjutkan, tingkat kepuasan masyarakat di berbagai bidang relatif tinggi. Mulai pendidikan, layanan kesehatan, perekonomian, infrastruktur hingga tingkat kesejahteraan masyarakat.

“Untuk layanan kesehatan tingkat kepuasaan masyarakat mencapai 78,9 persen, pendidikan 78,1 persen, infrastruktur 76,4 persen, perekonomian 66 persen dan kesejahteraan 74,6 persen. Ini tentu hasil yang positif,” urai Baihaki.

Baihaki menjelaskan populasi survey meliputi seluruh warga Jawa Timur yang sudah punya hak pilih dalam pemilihan umum dan atau sudah pernah menikah. Penarikan sampel menggunakan metode Multistage Random Sampling 1249 Responden dan memiliki toleransi kesalahan (Marging of error ± 2,8% dengan tingkat kepercayaan 95 %).

Responden terpilih di wawancarai lewat tatap muka oleh surveyer terlatih. Quality Control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% sampel di datangi kembali oleh supervisor ( Spot Chek )
dalam Quality Control dan tidak di temukan kesalahan yang berarti. Wawancara dilakukan 25 April – 4 Mei 2023. (*)

FormasNU Gelorakan Anies Baswedan Dari Kota Santri Untuk Indonesia

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Puluhan santri yang mengatasnamakan forum masyarakat santri nusantara (Formasnu), mendeklarasikan diri untuk memenangkan Anis Baswedan pada perhelatan politik 2024 nanti.

Selain mendeklarasikan dukungan untuk memenangkan Anis, Formasnu pusat juga mendeklarasikan kepengurusan Formasnu Jawa Timur, dan Kabupaten Jombang.

Ketum Formasnu, Ahmad Rouf Qusyairi menjelaskan deklarasi relawan pendukung Anis Baswedan yang tergabung dalam Formasnu Jatim ini sengaja di tempatkan di kota santri.

Hal ini dikarenakan Jombang melahirkan sejumlah tokoh besar, termasuk para tokoh NU maupun tokoh agama yang lainnya. Termasuk tercetusnya resolusi jihad yang digagas KH Hasyim Asy’ari.

“Jombang ini adalah kota santri. Tentu energi dan spirit kota santri ini bisa maksimal dalam membantu kita untuk memenangkan mas Anis,” ungkapnya, Kamis (18/5/2023)

“Jombang ini kan setelah 22 Oktober setelah kita merdeka di Jombang ini KH Hasyim Asy’ari mengeluarkan fatwa yang kita kenal dengan resolusi jihad. Nah jadi kita ingin mengambil spirit itu,” sambungnya.

Selain itu, pihaknya mengaku ingin mengambil spirit kemanusiaan yang tengah dicontohkan oleh Gus Dur.

“Puncak tertinggi politik itu adalah kemanusiaan. Spirit ini yang kita ingin kita gali, kita ambil menjadi inspirasi dan semangat bagi teman-teman Formasnu se- Jatim, dan kita harapkan resonansinya terus bergelombang dan berefek positif ke seluruh Indonesia,” paparnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan mengapa Formasnu mendukung Anis Baswedan sebagai presiden RI ke 8, pihaknya mengaku bila dari kacamata Formasnu, sosok santri yang menjadi capres saat ini hanya Anis Baswedan.

“Mas Anis ini menginsipirasi bagi kalangan santri, satu-satunya capres santri ya mas Anis, itu menurut kita, karena mas Anis pernah menjadi rektor di Universitas Paramadina,” bebernya.

Tak hanya itu, ia mengaku Anis memiliki track record yang dekat dengan kalangan Nahdliyyin. “Di Jakarta mas Anis sangat dekat dengan kalangan Nahdliyyin. Selain itu tentunya mas Anis ini memiliki visi misi perubahan. Perubahan ini yang dimaksud perubahan berkesinambungan, sesuai dengan prinsip NU,” katanya.

Ia menyebut langkah konkret yang dilakukan usai deklarasi Formasnu Jatim, pihaknya akan membentuk relawan di tingkat yang paling kecil.

“Kita akan bentuk pengurus mulai dari Kabupaten kota, untuk kemudian membentuk relawannya, sampai ke tingkat unit-unit terkecil, untuk mensosialisasikan dan memenangkan mas Anis,” pungkasnya.

RPKR Aksi Dukung KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Investasi Telkomsel

0

SURABAYA, TelusuR.ID -Ratusan massa yang tergabung Rumah Perjuangan Keadilan Rakyat (RPKR) menggelar aksi demontrasi mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas dugaan korupsi investasi Telkomsel ke perusahaan PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Aksi ratusan massa tersebut diawali dengan menggelar orasi di Kantor Gojek di Jalan Ngagel Surabaya , usai melakukan orasi massa bergeser ke Depan Pertamina di Jagir Wonokromo Surabaya sebagai salah satu perusahaan BUMN. Kemudian, mereka melanjutkan aksi ke Kantor Polda Jatim di Surabaya.

Yanto Ireng, Korlap Aksi saat ditemui oleh media menjelaskan kalau aksi yang dirinya lakukan sebagai bentuk dukungan moral kepada KPK dalam upaya memberantas korupsi di Indonesia.

“Kami mendukung KPK mengusut tuntas laporan dugaan korupsi investasi Telkomsel ke perusahaan PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Demo ini sebagai bentuk dukungan kami kepada KPK dalam pemberantasan korupsi di Indonesia ,” ungkapnya, Rabu (17/5/2023).

Kami percaya KPK memiliki komitmen untuk memberantas korupsi di Indonesia. Sehingga,kami yakin semua laporan dugaan kasus korupsi yang disampaikan oleh masyarakat pasti ditindak lanjuti oleh KPK.

Yanto menceritakan berdasarkan keterangan dari LQ Indonesia Lawfirm sebagai kuasa khusus dari LSM Konsumen Cerdas Hukum (LSM KCH) pada (20/02/2023), mereka melaporkan Menteri BUMN Erick Thohir dan kakaknya, Garibaldi Thohir alias Boy Thohir ke KPK atas dugaan skandal korupsi.

Sebab Investasi Telkomsel ke GOTO tersebut diduga menyebabkan kerugian negara.

Berdasarkan laporan tersebut, kronologi permasalahan itu berawal pada tanggal 16 November 2020, Telkomsel membuat perjanjian dengan PT AKAB (Gojek) untuk investasi dalam bentuk Obligasi Konversi/Convertible Bond (CB) Tanpa Bunga sebesar US$150 juta (setara Rp2,1 triliun per 31 Des 2020). Jatuh tempo CB, 16 November 2023.

Kemudian, pada 18 Mei 2021, kembali Telkomsel menandatangani Perjanjian Pembelian Saham GOTO. US$150 juta (Rp2,1 triliun) yang dikonversi menjadi 29.708 lembar saham.

“Setelah itu Telkomesel melakukan opsi beli lagi senilai US$300 juta (Rp4,2 triliun). Total Telkomsel membeli GOTO sebanyak 89.125 lembar saham senilai Rp6,3 triliun (harga US$5.049 (Rp70 juta)/lembar),” ungkap Soleh.

Selain itu, lanjutnya, pada 29 Oktober 2021, PT AKAB (GOTO) melakukan perubahan akta Nomor 128.

Dalam akta itu, terdapat perubahan pada status Garibaldi Thohir yang menjadi Komisaris Utama sekaligus pemegang saham Seri D GOTO sebanyak 1.054.287.487 lembar (setara Rp1.054.287.487 pada harga nominal Rp1/lembar).

Selanjutnya, lanjut Soleh menceritakan, pada 16 Maret 2022, GOTO secara resmi mengumumkan IPO dengan harga penawaran Rp316-Rp346/lembar.

“Sekarang Harga GOTO per lembar Rp125 per tanggal 17 Februari 2023,” jelasnya.

Dari kronologi di atas, tegas Yanto, diduga ada kerugian negara. Pertama, transaksi obligasi selama 3 tahun tanpa bunga yang diberikan oleh Telkomsel senilai Rp2,1 triliun sangat janggal.

Kedua, transaksi pembelian saham GOTO senilai Rp6,3 triliun, ketika IPO berkisar Rp316-346 per lembar. Sekarang yang hanya Rp125 maka capital loss, atau kerugian harga pasar sekitar 60 persen dari modal Rp6,2 triliun yaitu senilai Rp3,2 triliun.

“Anehnya, ketika negara dirugikan ini, malah Garibaldi Thohir dijadikan Komisaris Utama dan mendapatkan 1 miliaran lembar saham Goto,” tandas Yanto.

“Apalagi Garibaldi Thohir adalah saudara kandung Erick Thohir Menteri BUMN yang membawahi PT Telkom atau Telkomsel. Disinilah kami adukan dugaan tindak pidana korupsi agar diusut tuntas,” tutupnya.

Hadiri Halal bi Halal PWNU, Ketua PKS Jatim Sebut Momentum Pemersatu Bangsa

0

SURABAYA, TelusuR.ID – Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar halal bi halal dan silaturahim bersama PCNU se-Jawa Timur, Selasa 16 Mei 2023. Ketua PKS Jawa Timur Irwan Setiawan datang menghadiri undangan tersebut.

Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar dalam sambutannya mengingatkan tentang pentingnya momentum halal bi halal sebagai upaya untuk saling memaafkan dengan orang lain.

“Setelah dosa kita diampuni usai Ramadhan, kemudian kita seharusnya berupaya membebaskan diri dari tanggungan dengan sesama manusia,” ujar Kiai Marzuki.

Menurutnya, membebaskan tanggungan adalah hal yang harus diupayakan, karena jika ada dosa pada orang lain, akan diselesaikan di pengadilan akhirat.

Wakil Rois Am PBNU KH Anwar Iskandar menyampaikan bahwa tradisi Halal bi Halal muncul dari usulan KH Wahab Hasbullah.

Kondisi saat itu membuat Presiden Soekarno meminta saran dan nasihat KH Wahab.

“Lalu Mbah Wahab mengusulkan ada silaturahim di istana yang dihadiri semuanya, termasuk para pimpinan partai. Kegiatan ini diberi nama Halal bi Halal,” jelas Kiai.

Menurutnya, selain memahami Halal bi Halal, masyarakat seharusnya juga memahami esensi Halal bi Halal sebagai momentum pemersatu bangsa.

“Yang memulai Halal bi Halal ini tokoh NU. Karenanya jika kemudian NU menjadi organisasi terbesar dan terdepan untuk menyuarakan persatuan Indonesia. Itu sebuah kewajaran. Hari-hari ini, NU ada di garda depan untuk menyuarakan persatuan,” katanya.

Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan yang hadir dalam Halal bi Halal PWNU ini menyampaikan Halal bi Halal PWNU ini merupakan momentum untuk silaturahim dengan para ulama dan kiai.

“Nasihat Kiai selalu kami tunggu dan kami taati. Apalagi jika bertemu langsung dengan beliaunya. Alhamdulillah adem. Apalagi, halal bi halal seperti ini adalah momentum pemersatu bangsa,” tutur Irwan sambil tersenyum.

Disdagrin Akui Sudah Terima Pelimpahan Kepemilikan HAKI Dari Direktur PDAM

0

JOMBANG, TelusuR.ID      –      Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Pemkab Jombang menegaskan bahwa pihaknya telah menerima limpahan kepemilikan HAKI merk Tiber dari Direktur Perumdam Tirta Kencana. Saat ini proses balik nama tengah berlangsung.

Ditemui dikantor Disdagrin, Rabu (17/5/2023), Sekretaris Disdagrin Himawan membenarkan bahwa Direktur Perumdam Tirta Kencana telah menyerahkan kepemilikan HAKI merk Tiber kepada Pemkab melalui Disdagrin. “Sudah diserahkan (ke Disdagrin). Saat ini dalam proses menjadi nama Perumdam Tirta Kencana, “terangnya.

Himawan menegaskan proses balik nama HAKI dipastikan tidak akan makan waktu lama. Diperkirakan paling cepat satu minggu, atau selambat-lambatnya satu bulan. “Paling cepat satu minggu, atau selambat-lambatnya satu bulan. Nanti kalau sudah selesai saya kabari, “ujarnya.

Disinggung soal kenapa kasus seperti ini bisa terjadi, Sekretaris Dinas pemilik gaya luwes dan supel ini mengaku tidak tahu persis. Hanya sebagai evaluasi kinerja, tutur Himawan, mestinya Dewan Pengawas Perumdam Tirta Kencana bisa mengoptimalkan pengawasan sehingga kasus seperti ini tidak perlu terjadi.

Sebelumnya, tutur Himawan, Disdagrin bersama tim dari Pemprov Jatim telah mengundang Direktur Perumdam untuk menemukan jalan keluar. Dan hasilnya, HAKI merk Tiber akhirnya diserahkan ke Pemkab untuk berganti nama menjadi Perumdam Tirta Kencana.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Perumdam Tirta Kencana yang memproduksi air minum kemasan merk Tiber, diduga kuat masih menggunakan HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) milik orang lain. Padahal yang demikian bertentangan dengan status PDAM sebagai perusahaan daerah yang identik dengan kepemilikan saham 100 persen.

Berdasarkan data Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI, pemilik HAKI Tiber sebagai merk air minum kemasan adalah Khoirul Hasyim dengan alamat Pondok Candi Indah B-2 RT 05 RW 09 Candimulyo, Jombang, Jawa Timur. Dimana alamat tersebut merupakan rumah tinggal Khoirul Hasyim.

Disisi lain, Khoirul Hasyim juga menjabat sebagai direktur Perumdam Tirta Kencana milik Pemkab yang beralamat di jalan KH Wahid Hasyi 136A Jombang. Karenanya, jika kepemilikan HAKI merk Tiber atas nama Khoirul Hasyim sebagai direktur, tentu alamat pemilik adalah alamat kantor tempat ia bekerja.

Saat dikonfirmasi di kantor Perumdam Tirta Kencana pada Seni (15/5/2023) lalu Khoirul Hasyim menegaskan bahwa polemik yang terjadi lebih merupakan kesalahpahaman belaka. Tudingan bahwa HAKI merk Tiber menjadi milik pribadi berdasarkan alamat rumah, tutur Hasyim, itu sama sekali tidak benar.

Hasyim menegaskan, munculnya alamat pemilik HAKI yang menunjuk pada rumah tinggalnya, lebih disebabkan masalah administrasi saja. Dalam arti sesuai data KTP, alamat Khoirul Hasyim memang disitu. “Tapi untuk urusan surat-menyurat tetap pakai alamat kantor, “terangnya.

Selain itu, lanjut Hasyim, munculnya nama HAKI merk Tiber atas nama dirinya lebih merupakan tahapan perolehan hak yang harus dipenuhi. Jadi dalam perolehan HAKI, hal pertama yang perlu penuhi adalah penanggungjawab organ, yaitu direktur. Makanya HAKI terdaftar atas nama saya, “bebernya.

Hasyim menegaskan selain pihaknya tidak ada maksud sebagaimana yang dikesankan, ia juga tidak ingin polemik ini dibesar-besarkan. Karenanya, untuk mengakhiri polemik, ia sepenuhnya mengikuti petunjuk yang ditetapkan Pemkab. “Sesuai petunjuk, HAKI sudah saya serahkan ke Pemkab melalui Disdagrin, “ujarnya. (red/din)

 

“Sebenarnya tidak ada masalah. Ini hanya masalah sudut pandang saja, “tegasnya.

 

Luncurkan Produk Air Kemasan, Diduga PDAM Gunakan HAKI Orang Lain

0

JOMBANG, TelusuR.ID      –      Peluncuran produk air minum kemasan merk Tiber oleh Perumdam (Perusahaan Daerah Air Minum) Tirta Kencana Pemkab Jombang sempat menuai polemik. Ini karena HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) sebagai pendukung produk, terdaftar atas nama Direktur Perumdam Tirta Kencana, Khoirul Hasyim.

Sebagaimana rilis data oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI, Tiber sebagai merk air minum kemasan telah mendapat perlindungan hak selama kurun 10 tahun. Yakni sejak 10 Februari 2022 dan akan berakhir pada 10 Februari 2032.

Polemik terjadi, karena pada rilis tersebut muncul keterangan bahwa pemilik merk Tiber adalah Khoirul Hasyim dengan alamat Pondok Candi Indah B-2 RT 05 RW 09, Candimulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Sedang alamat surat-menyurat tertulis jalan KH Wahid Hasyim 136A Jombang atau kantor Perumdam Tirta Kencana.

“Jika yang dimaksud adalah Khoirul Hasyim sebagai direktur Perumdam Tirta Kencana, maka alamat yang muncul seharusnya jalan KH Wahid Hasyim 136 A Jombang atau alamat kantor tempat direktur bekerja. Tapi ini yang muncul alamat tinggal, sehingga perdebatannya adalah Khoirul Hasyim sebagai direktur atau sebagai pribadi? “tutur seorang Sumber.

Ia pun mempertanyakan latarbelakang munculnya nama Khoirul Hasyim sebagai pemilik HAKI merk Tiber. Sebab, jika proses pembuatan merk beserta pendaftarannya ke Kemenkumham menggunakan anggaran dari Perumdam Tirta Kencana, tentu hal itu terbilang tidak etis.

Sebagai pembanding, lanjut Sumber, perusahaan air minum kemasan yang sudah go publik seperti Aqua, misalnya, urusan HAKI merk tidak mencantumkan nama direktur utama, tetapi menggunakan nama bendera yang menaungi perusahaan yaitu PT Aqua Golden Mississipi Tbk.

Hal itu diketahui dari rilis Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI yang menyebutkan bahwa pemilik merk Aqua adalah PT Aqua Golden Mississipi Tbk dengan alamat Cyber 2 Tower, Lt 10, 11, 12, Jalan Rasuna Said Blok X-5, No. 13, Kel Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Menyikapi hal tersebut, Direktur Perumdam Tirta Kencana Pemkab Jombang Khoirul Hasyim saat ditemui di kantornya, Senin (15/5/2023), menegaskan bahwa polemik yang terjadi lebih merupakan kesalahpahaman belaka. “Sebenarnya tidak ada masalah. Ini hanya masalah sudut pandang saja, “tegasnya.

Ia menjelaskan, bahwa dalam proses mendapatkan HAKI, terutama untuk level perusahaan, hal pertama yang perlu dipenuhi adalah penanggungjawab organ. Dan organ yang dimaksud adalah direktur. “Karenanya HAKI terdaftar atas nama saya karena saya adalah direktur, “terangnya.

Soal kenapa yang muncul justru alamat tinggal dan bukan alamat kantor, tutur Hasyim, hal itu memang merujuk pada data Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Lha sesuai KTP kan alamat saya memang disitu. Tapi untuk surat-menyurat tetap menggunakan alamat kantor, “bebernya.

Menanggapi HAKI Aqua dengan pemilik merk adalah bendera yang menaungi perusahaan yaitu PT Aqua Golden Mississipi Tbk dan bukan nama Direktur Utama, Khoirul Hasyim menegaskan, bahwa hal tersebut merupakan tahapan proses. “Itu sama saja. Tahapannya tetap melalui organ dulu. Baru kemudian beralih atas nama Perusahaan atau PT, “ujarnya.

“Tapi saya sudah menyerahkan kepemilikan ke Pemkab. Untuk diketahui, per hari ini (Senin 15/5), berkas sudah saya serahkan ke Disdagrin. Dan selanjutnya HAKI akan dirubah atas nama Perumdam. Jadi, secara dokumen dan secara hukum, mulai hari ini HAKI merk Tiber sudah menjadi milik Pemkab, “tegas Hasyim.

Penegasan bahwa kepemilikan HAKI sudah diserahkan ke Pemkab melalui Disdagrin, tutur Sumber, menjelaskan bahwa HAKI merk Tiber selama ini memang bukan milik Pemkab. “Jika memang milik Pemkab, kenapa harus ada peralihan kepemilikan? “nadanya bertanya.

Munculnya polemik ini, tutur Sumber, menunjukkan bahwa kinerja Dewan Pengawas PDAM Jombang sangat buruk. Bahkan Pemkab terbilang kecolongan karena sahamnya di perusahaan daerah tidak lagi 100 persen sebagaimana ketentuan. “Tapi apapun itu yang penting HAKI sudah dikembalikan ke Pemkab, “ujarnya. (red/din)

 

Pendatang Baru, Partai Gelora Jatim Targetkan Miliki Fraksi di DPRD

0

SURABAYA, TelusuR.ID – DPW Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Jatim tidak memasang target muluk di Pemilu 2024. Partai dengan warna biru langit ini hanya ingin agar bisa mendapatkan jumlah kursi yang bisa memenuhi syarat fraksi saja di DPRD Jatim.

“Kami ini partai baru dan perdana ikut pemilu. Di DPRD Jatim, target 6-7 kursi sudah bagus,” kata Ketua DPW Partai Gelora Jatim, Muhammad Sirot saat menyerahkan berkas pendaftaran satu jam jelang penutupan di KPU Jatim.

Ditanya alasan mendaftar di menit-menit akhir penutupan, Sirot yang pernah duduk sebagai anggota parlemen Jatim tersebut mengaku sempat terkendala dalam hal teknis pengiriman data.

“Sebenarnya sudah selesai tiga hari lalu, tapi kami se-Indonesia ini prosesnya tersentral di DPN (pusat) sehingga saat pengirimannya ada sedikit masalah teknis. Tapi tidak masalah dan justru sesuai keinginan kami, yaitu Husnul Khotimah,” ucapnya.

Partai Gelora menyerahkan berkas 120 daftar bakal calegnya yang tersebar di 14 daerah pemilihan (dapil) dengan komposisi perempuannya 41 persen.

Dari total bakal caleg, kata dia, sekitar 50 persennya diisi oleh anak-anak muda yang menurutnya wajib diberi kesempatan di dunia politik untuk turut terlibat membangun bangsa.

Sebagai ketua dia mengingatkan kadernya yang berniat duduk di kursi DPRD Jatim agar memiliki tekad berjuang bersama demi kepentingan rakyat.

“Anggota dewan tidak boleh memperkaya diri sendiri, tapi harus dan wajib sifatnya memperkaya rakyat. Anggota dewan adalah titisan dan amanah dari Allah SWT untuk memperjuangkan rakyat,” imbuhnya.