TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 344

DPRD Jombang gelar rapat internal agendakan rakor dengan pemkab Jombang Bahas RPJPD 2025-2045

0

Jombang, TelusuR.ID – Dalam menentukan agenda kerja Mei mendatang DPRD Jombang kembali menggelar rapat internal, salah satu topik pembahasan kali ini adalah segera melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan Pemkab Jombang untuk membahas terkait Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

Ketua Bappemperda DPRD Jombang Muhamad Muhaimin mengatakan, dalam rapat bamus ini, pihaknya mengusulkan untuk segera melakukan rapat koordinasi dengan pemkab.

”Kami ingin menanyakan dan melakukan pembahasan bersama OPD terkait untuk membahas RPJPD,” katanya. Karena dalam pembahasan tersebut, tentunya juga membutuhkan waktu yang panjang. Sehingga, persiapan harus segera dilakukan.

”Kami ingin tanyakan ke pemkab kesiapannya seperti apa untuk RPJPD ini,” bebernya.

Dirinya menambahkan, karena pada Oktober mendatang juga sudah ada pergantian anggota DPRD terpilih 2024-2029.

”Jadi penggantian anggota DPRD ini juga menghiasi pembahasan RPJPD. Sehingga nanti bisa langsung jalan,” katanya.

Dikatakannya, pihaknya akan mengusulkan pada minggu ini untuk segera melakukan rapat koordinasi.

”Karena rapat koordinasi ini harus segera dilakukan secepatnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi mengatakan, rapat ini merupakan kegiatan rutin setiap bulan, bisa dilakukan di awal atau akhir.

”Poin pembahasannya, yang pasti terkait agenda seluruh perangkat di bulan depan,’’ katanya.

Rapat itu, diikuti seluruh alat kelengkapan dewan, meliputi, komisi A, B, C, dan komisi D, badan anggaran (banggar) dan Bapemperda.

’’Dalam rapat tadi, semua komisi mengajukan pembahasan agenda bulan depan,” pungkas Mas’ud.

Pimpinan DPRD Jombang Kunjungi Ditjen Dukcapil di Kemendagri,Tanggapi permasalahan kekurangan stok blanko e-KTP di Kabupaten Jombang

0

Jombang, TelusuR.ID – Pimpinan DPRD Jombang memberikan perhatian serius terhadap permasalahan kekurangan stok blanko e-KTP di Kabupaten Jombang.

Empat pimpinan DPRD Jombang berinisiatif mendatangi Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

Hasilnya pun menggembirakan, Pemkab Jombang mendapat tambahan 10 ribu blanko e-KTP.

Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi mengatakan, kunjungan itu dilakukan untuk mengatasi persoalan pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Jombang.

Salah satunya, percepatan pelayanan e-KTP yang disebabkan keterbatasan stok blanko.

”Banyak permasalahan yang harus dicarikan solusi terbaik,” ujar dia.

Menurut dia, persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius bagi Ditjen Dukcapil. Pihaknya tak ingin persoalan teknis, membuat masyarakat terlambat memiliki e-KTP.

”Sedangkan kalau diambil pemkab sendiri yang didapatkan belum tentu banyak jatahnya,” bebernya.

Dari hasil konsultasi, kondisi seperti ini tidak dialami Pemkab Jombang saja. Melainkan seluruh daerah harus mengambil sendiri ke Ditjen Dukcapil. “Ini juga harus ada solusi terbaik,” katanya.

Mas’ud menilai, masyarakat Jombang sangat membutuhkan e-KTP khusunya bagi yang berusia 17 tahun.

“Karena setelah lulus sekolah pasti membutuhkan e-KTP untuk keperluan mencari pekerjaan maupun melanjutkan ke perguruan tinggi,” ungkapnya.

Apalagi e-KTP sangat penting. Karena sifatnya terintegrasi dengan seluruh pelayanan publik yang lain. Permintaan itu pun langsung ditindaklanjuti Ditjen Dukcapil dengan memberikan stok blanko tambahan.

“Alhamdulillah Jombang mendapat tambahan blangko sebanyak 10 ribu,” ucapnya.

Ia berharap, penambahan blanko ini dapat sedikit menyelesaikan persoalan pembuatan e-KTP di Kabupaten Jombang yang kerap menjadi keluhan masyarakat.

”Karena kebutuhan e-KTP di Kabupaten Jombang kurang lebih 50 ribu,” pungkas Mas’ud.

Giliran Perindo Beri SK Dukungan Khofifah-Emil untuk Pilgub Jatim 2024

0
Khofifah-Emil Resmi Terima Surat Dukungan dari Partai Perindo untuk Pilgub Jatim 2024. foto: istimewa.

JAKARTA, TelusuR.id – Gelombang dukungan untuk Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak untuk memimpin kembali Jawa Timur terus bergulir.

Setelah DPP Partai Demokrat, DPP Partai Golkar, dan DPW PPP Jatim yang memberikan SK rekomendasi untuk Khofifah-Emil sebagai bacagub dan bacawagub yang diusung dalam Pilgub Jatim, hari ini, Rabu (22/5/2024), giliran Partai Perindo yang memberikan dukungan.

Ketum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo secara langsung menyerahkan surat dukungan paket untuk Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim 2024 di kantor DPP Partai Perindo Jl Diponegoro Jakarta.

Penyerahan Surat Dukungan Partai Perindo pada Bacagub dan Bacawagub Jatim periode 2025-2030 tersebut juga dilakukan bersama Waketum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo.

“Saya bersama Mas Emil menyampaikan terima kasih atas dukungan resmi secara tertulis yang telah kami terima dari Partai Perindo. Dan Alhamdulillah ini semakin memantapkan langkah pemenangan. Dan dukungan ini sangat spesial karena langsung satu paket dukungan untuk bacagub dan bacawagub Jatim yaitu untuk Khofifah-Emil,” kata Khofifah usai menerima surat dukungan dari Partai Perindo.

“Ini akan menjadi kekuatan dalam membangun sinergitas dari seluruh elemen strategis yang Insya Allah akan bersama sama berproses berjuang untuk kemenangan masyarakat Jatim dalam memilih pemimpinnya. Dan mudah-mudahan membawa kemenangan untuk kembali kami memimpin Jatim periode 2025-2030,” imbuh Khofifah.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini menegaskan, dukungan ini membuktikan konsistensi Partai Perindo yang juga menjadi partai pendukung Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim lima tahun yang lalu. Dan dukungan di Pilgub 2024 ini akan menjadi kekuatan besar untuk Khofifah-Emil dalam membangun Jatim di lima tahun yang akan datang.

Mantan Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini menegaskan bahwa
Jawa Timur adalah center of gravity Indonesia. Maka posisi Jatim sangat strategis untuk menjadi episentrum dari seluruh proses pembangunan di negeri ini.

“Bagi kami mendapatkan dukungan dan kepercayaan untuk bisa maju kembali pada Pilgub 2024 juga menjadi bagian yang sangat penting untuk menjaga proses penguatan dari center of gravity provinsi Jatim dalam konstelasi geopolitik dan geostrategis konstelasi pembangunan Indonesia ke depan,” tegas Khofifah.

Di sisi lain, Emil Elestianto Dardak juga menyampaikan terima kasihnya untuk Partai Perindo atas dukungan yang diberikan. Dukungan ini menurutnya sangat berarti yang artinya Partai Perindo yang sangat konsen dalam mengembangkan UMKM ini ikut mendukung langkah Khofifah-Emil dalam membangun Jatim.

“Kami sangat berterima kasih dan berbangga diberi kesempatan untuk mendampingi ibu Khofifah. Semoga kami bisa memberikan kemajuan yang lebih baik lagi untuk Jatim ke depan,” tegas Emil.

Sementara itu, Ketum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo menegaskan bahwa keputusan Partai Perindo kembali mendukung Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim 2024 dilandasi sejumlah alasan mendasar.

“Pertama adalah selama Ibu Khofifah dan Pak Emil memimpin Jatim di periode pertama kita sudah bisa melihat Jatim sangat maju. Buktinya gampang kalau kita survei ke masyarakat Jawa Timur, masyarakat Jatim sangat puas dengan apa yang telah dilakukan Ibu Khofifah dan Pak Emil selama lima tahun belakangan,” tegas Hary Tanoe.

Tidak hanya itu ia juga menegaskan bahwa pihaknya sudah mengenal Khofifah sejak lama. Bahkan sejak menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan era Presiden RI KH Abdurrahman Wahid. Selain itu Khofifah juga empat periode sebagai legislator di Senayan dengan berjajar prestasi dan dedikasi yang begitu besar. Hal itu semakin menjadi keyakinan bahwa Khofifah akan mampu membawa Jatim menuju daerah yang lebih maju lagi.

“Pengalaman beliau sangat mumpuni, prestasi yang baik, dan tidak diragukan lagi. Maka dengan surat dukungan ini, kami segenap keluarga besar Partai Perindo siap untuk mengerahkan seluruh perangkat untuk memenangkan Khofifah-Emil. Jadi dukungan ini tidak hanya di atas kertas tapi juga dimanifestasikan dalam tindakan kongkrit untuk memenangkan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024,” pungkas Hary Tanoe.

Gara-Gara Ade Wardhana, Para Pedagang di Ciseeng Ini Akhirnya Mau Direlokasi

0
Bakal calon (balon) Bupati Bogor, Ade Wardhana Adinata meninjau langsung titik relokasi pelaku UMKM di Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. foto: istimewa.

BOGOR, TelusuR.id – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kecamatan Ciseeng kini bisa bernapas lega. Mereka yang semula berdagang di pinggir jalan telah direlokasi ke tempat yang lebih layak dan nyaman.

Bakal calon (balon) Bupati Bogor, Ade Wardhana Adinata meninjau langsung titik relokasi pelaku UMKM di Kecamatan Ciseeng itu, Selasa (21/5). Ia sekaligus datang untuk memberikan semangat para pedagang sebagai pelaku UMKM, yang juga hendak diperjuangkannya dalam pemerintahan Kabupaten Bogor.

Dalam proses relokasi itu, Ade pula yang menjembatani proses negosiasi dengan para pedagang. Mereka semula enggan untuk direlokasi atau ditertibkan dari pinggir jalan. Namun, Ade pun memberikan masukan dan edukasi bagi pedagang-pedagang tersebut.

Ade pun sengaja jauh-jauh datang dari Kota Bogor untuk melihat langsung lokasi di pertigaan Jalan Raya Ciseeng itu. Lokasi sudah diramaikan puluhan pedagang yang antusias berjualan.

Ia juga mengapresiasi pemilik lahan, Rhandy, yang bersedia memberikan lahan seluas 2,8 hektare itu untuk dimanfaatkan para pedagang. Ade pun sempat berbincang dengannya disaksikan para pedagang sekitar.

Bagi Ade, pindahnya para pedagang itu ke lokasi yang lebih nyaman adalah langkah yang positif dan strategis. Hal itu memberikan banyak manfaat atau dampak positif bagi pelaku UMKM.

“Pertama, dari sisi keamanan dan kenyamanan. Pedagang yang sebelumnya berjualan di pinggir jalan kini bisa berdagang di lokasi yang lebih aman dan nyaman. Parkirannya juga luas sehingga dapat menarik lebih banyak pelanggan yang datang dengan kendaraan,” papar pengusaha muda ini.

Tentu saja, para pedagang bakal mengalami peningkatan penjualan. Lokasi yang nyaman membuat pembeli betah berlama-lama. Tidak menutup kemungkinan bisa membeli lebih banyak barang para pedagang.

“Relokasi pedagang ini sangat penting sebagai bagian dari penataan kota. Jalanan lebih rapi dan tidak terganggu oleh pedagang di pinggir jalan. Tentu juga mengurangi kemacetan dan potensi kecelakaan di jalanan yang biasanya disebabkan oleh pedagang kaki lima,” terangnya lagi.

Menurut Ade, tempat baru juga memberikan kenyamanan bagi pedagang karena bisa menikmati fasilitas yang lebih baik. Infrastruktur yang lebih baik mendukung operasional sehari-hari pedagang sehingga bisa berfokus pada peningkatan kualitas produk dan pelayanan.

Pusat UMKM yang terorganisir bisa menjadi daya tarik tersendiri sehingga mendorong lebih banyak orang untuk berbelanja. Imbasnya bakal menggairahkan ekonomi lokal.

“Namun, langkah ini tentu seharusnya membutuhkan dukungan dari pemerintah setempat dan komunitas agar transisi berjalan lancar dan tujuan peningkatan kesejahteraan pedagang tercapai,” tutur Kang Ade.

Sementara itu, Koordinator Pedagang Frenky John juga bersyukur dengan adanya relokasi tersebut. Ia menilai, sumbangsih Ade Wardhana cukup signifikan dalam upaya relokasi itu. Lantaran mampu membantu sosialisasi pedagang yang sempat enggan ditata.

Oleh karena itu, Ade diundang secara khusus untuk memberikan semangat para pedagang yang sudah mau ditata. Relokasi menjadi salah satu langkah untuk “memuliakan” pedagang.

“Kalau dari pedagang sendiri bilang lebih nyaman. Respons warga sekitar juga bagus. Di lain sisi, hasilnya juga bersih dan ke depannya tidak (menimbulkan) macet lagi,” ungkapnya.

Kendati demikian, relokasi itu baru tahap awal. Lantaran mereka bakal melanjutkan relokasi pata pelaku UMKM dengan target hingga 400 UMKM di Kabupaten Bogor.

“Kalau yang sekarang sudah 40 pedagang dan sudah full. Kita akan bikin tahap kedua dengan kuota 50 pedagang mikro,” pungkasnya

Rapat RUU DPR RI, PJ Bupati Pidie Tekankan Nilai Sejarah Pidie Terhadap Keberadaan Bangsa Indonesia

0
Komisi II DPR RI rapat kerja dengan 8 Pemkab/Pemkot Provinsi Aceh membahas RUU tentang Aceh. foto: istimewa.

JAKARTA, TelusuR.id – Pada tanggal 20 Mei 2024, di Ruang Komisi 2 DPR RI, diadakan rapat kerja mengenai masukan dan saran terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang delapan Kabupaten/Kota di Aceh, yaitu Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Pidie, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Utara, dan Kabupaten Aceh Selatan.

Dalam rapat ini, masing-masing daerah menyampaikan potensi dan batas wilayah mereka. Pj Bupati Pidie, Ir. Wahyudi Adisiswanto, dalam kesempatannya menyampaikan pentingnya memasukkan klausul yang mengakui nilai-nilai sejarah Kabupaten Pidie. Ia menekankan bahwa Kabupaten Pidie sudah ada sejak abad ke-14 dalam bentuk Kerajaan Pedir, yang memiliki sumbangan besar dalam penyebaran agama Islam setelah menguasai Kerajaan Samudra Pasai.

Wahyudi juga menekankan perlunya mencantumkan sumbangan karakter masyarakat Islam Aceh dalam membentuk karakter bangsa Indonesia.

“Karakter masyarakat Islam Aceh memiliki kontribusi signifikan dalam pembentukan karakter bangsa Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, Wahyudi menyoroti pentingnya sejarah dan homogenitas kesukuan di Pidie. Menurutnya, Pidie memiliki warisan budaya yang kaya dan masyarakat yang homogen, yang mayoritas beretnis Aceh.

“Homogenitas kesukuan di Pidie adalah kekuatan yang harus dihargai dan dijaga, karena berperan penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat serta memperkuat identitas daerah,” katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Wahyudi mengungkapkan bahwa dibandingkan dengan beberapa daerah lain di Aceh, Pidie relatif paling homogen dalam konteks kesukuan, agama, ras, dan golongan.

“Pidie relatif paling homogen dalam konteks kesukuan, agama, ras, dan golongan. Namun, konflik seringkali terjadi karena persaingan bisnis. Sedangkan konflik politik lebih sering terjadi di luar Pidie,” ungkapnya.

Saat ini, Kabupaten Pidie sedang melakukan riset dan diskusi oleh tim bentukan pemerintah untuk menetapkan hari ulang tahun daerahnya, mengingat Kerajaan Pedir Islam sudah ada sejak abad ke-14. Penetapan hari ulang tahun ini diharapkan dapat memperkuat identitas sejarah dan budaya Kabupaten Pidie.

Wahyudi juga menegaskan karakter khas masyarakat Pidie yang sangat kuat.

“Jadi, sesungguhnya masyarakat Pidie memiliki karakter khas Aceh yang sangat kuat, dengan nilai-nilai keagamaan yang seharusnya sangat kuat,” jelasnya.

Rapat kerja ini merupakan langkah penting dalam proses penyusunan RUU tentang Kabupaten Pidie, dan menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk memberikan masukan dan saran guna memperkaya dan memperkuat isi RUU tersebut.

Dengan adanya pengakuan terhadap sejarah dan kontribusi Kabupaten Pidie, diharapkan daerah ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan nasional.

Lanjutkan ! Giliran PPP Beri SK Khofifah-Emil Maju Pilgub Jatim 2024

0
Ketua DPW PPP Jawa Timur Mundjidah Wahab menyerahkan surat rekomendasi untuk Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai bacagub dan bacawagub yang diusung dalam Pilgub Jatim 2024. foto: istimewa

SURABAYA, TelusuR.id – Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur Mundjidah Wahab resmi menyerahkan surat rekomendasi untuk Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai bacagub dan bacawagub yang diusung dalam Pilgub Jatim 2024, Sabtu (18/5/2024) malam.

Penyerahan Surat rekomendasi dari DPW PPP Jatim tersebut juga diiringi dengan surprise pemberian kue ulang tahun untuk Khofifah pada Ahad (19/5/2024) merayakan hari ulang tahun ke 59.

Dalam kesempatan ini, Mundjidah menegaskan bahwa rekomendasi ini diserahkan dengan keyakinan bersama bahwa Khofifah dan Emil akan mampu melanjutkan tampuk kepemimpinan di Jatim semakin maju dan semakin baik lagi.

Penyerahan rekomendasi ini menunjukkan konsistensi PPP yang mana dalam Pilgub Jatim 2018 yang lalu PPP juga merupakan partai pengusung Khofifah-Emil.

“PPP juga mengusung Ibu Khofifah dan juga Pak Emil di Pilgub Jatim 2018. Dengan prestasi beliau selama lima tahun menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim prestasinya sungguh luar biasa, kami merasa tidak ada alasan untuk tidak mengusung kembali Ibu Khofifah dan Pak Emil,” kata Mundjidah.

“Keberhasilan beliau berdua bisa dilihat mulai dari penanganan covid-19 yang begitu cemerlang, berhasil menurunkan kemiskinan dan juga berhasil mewujudkan kemajuan Jatim,” imbuh Mundjidah.

Tidak hanya itu, Mundjidah menegaskan bahwa Khofifah bukanlah orang asing bagi PPP. Kakak Khofifah yaitu KH Masykur Hasyim adalah tokoh kenamaan PPP yang berjasa besar mengembangkan PPP.

“Beliau satu satunya Gubernur dan Wakil Gubernur yang harus kita dukung dan menangkan kembali. Terutama karena kredibilitasnya beliau juga tinggi dalam kepemimpinannya di Jatim. Maka kami di PPP berkomitmen untuk memenangkan beliau,” tegasnya.

Di sisi lain, Khofifah Indar Parawansa usai menerima rekomendasi menyampaikan apresiasi dan juga terima kasihnya untuk keluarga besar PPP yang telah memberikan dukungan untuk dirinya dan juga Emil Dardak dalam Pilgub Jatim 2024.

“Tentu kami berterima kasih dengan rekomendasi PPP yang telah diberikan hari ini. Kalau untuk partai yang telah memberikan rekomendasi sudah ada beberapa partai seperti Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional, juga Partai Demokrat,” tegas Khofifah.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu menjelaskan, dari empat partai tersebut di atas, ia menyebutkan bahwa yang sudah memberikan rekomendasi paket Khofifah-Emil adalah Partai Demokrat dan juga Partai Golkar. Dan hari ini ada turun rekomendasi dari DPW PPP.

Dalam waktu dekat, Khofifah juga menegaskan dengan mengutip statemen Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto bahwa selanjutnya partai dalam Koalisi Indonesia Maju juga Insya Allah akan memberikan rekomendasi paket Khofifah-Emil.

“Insya allah semua akan berseiring seperti kata Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, partai yang berafiliasi KIM insya allah akan segera menurunkan rekomendasi paket untuk Khofifah-Emil,” pungkas Khofifah

Ajak Pelajar Melek Data, IPNU Jawa Timur Adakan Pelatihan Riset

0

SURABAYA, TelusuR.id – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Timur hari ini menyelenggarakan kegiatan Research Academy dengan tema “Scientific Capacity Development Milenial Generation Through Mentoring and Research Training for East Java Students”.

Acara ini diadakan untuk mengembangkan kapasitas ilmiah generasi milenial melalui pelatihan dan bimbingan penelitian yang komprehensif.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung PWNU Jawa Timur ini diikuti oleh 75 peserta terpilih dari berbagai daerah di Jawa Timur. Research Academy bertujuan untuk mencetak peneliti dan calon peneliti yang mampu melakukan riset sesuai dengan kaidah ilmiah. Pelatihan ini disusun secara menyeluruh, mulai dari pemberian konsep dasar terkait riset, desain riset, hingga pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed method.

Ketua PW IPNU Jawa Timur, M. Fakhrul Irfan Syah, dalam sambutannya menyampaikan, “Kami sangat bangga dapat menyelenggarakan kegiatan ini. Research Academy ini diharapkan dapat memberikan keterampilan dan pengetahuan yang mendalam kepada para peserta, sehingga mereka siap menjadi peneliti yang berkompeten.”

Dalam upaya menegaskan pentingnya pemahaman data bagi pelajar, Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Timur telah menjalin kerjasama melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Direktur LPPM UNESA, Prof. Dr. H. M. Turhan Yani, MA, yang turut memberikan dukungan dan bimbingan kepada para peserta. “Kerjasama antara IPNU Jawa Timur dan LPPM UNESA melalui pelatihan riset ini, dapat meningkatkan kapasitas dan wawasan pelajar jawa timur di bindang penelitian” ujarnya dalam kesempatan tersebut.

Pelatihan ini tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga praktek langsung di lapangan dalam bentuk mini research, dengan tujuan untuk menyiapkan SDM kader yang memiliki kompetensi sebagai peneliti handal dan siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para ahli di bidang penelitian, yang memberikan wawasan dan pengalaman praktis tentang bagaimana menjalankan penelitian yang berkualitas. Selain itu, acara ini juga dilengkapi dengan sesi mentoring yang intensif, di mana setiap peserta mendapatkan bimbingan personal dari para mentor berpengalaman.

IPNU Jawa Timur berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi para peserta untuk mengembangkan karir di bidang penelitian dan akademis. Dengan dukungan dari berbagai pihak, IPNU Jawa Timur berkomitmen untuk terus menyelenggarakan program-program serupa yang dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas generasi muda Indonesia

Melejit ! Elektabilitas Gus Fawait Lampaui Petahana

0
Gus Fawait, Bakal Calon Bupati Jember/Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim. foto: istimewa.

SURABAYA, TelusuR.id – Indikator Politik Indonesia (IPI) merilis survei tentang pilkada Jember. Survei yang berlangsung pada periode 22-30 April 2024 tersebut dilaksanakan untuk memotret peluang dari nama-nama bakal calon bupati yang mulai beredar di ruangan publik dan menjadi perbincangan warga di Jember menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2024 mendatang.

Pada bagian politik elektoral, survei Indikator Politik Indonesia kali ini menemukan dalam simulasi tertutup 10 nama bakal calon bupati, elektabilitas tertinggi diperoleh Muhammad Fawait (Gus Fawait) dengan elektabilitas 36,5 persen. Disusul secara berturut-turut di posisi kedua dan ketiga oleh Hendy Siswanto (33,8 persen) dan Faida (19,3 persen). Sementara itu tujuh lain masih memiliki elektabilitas kurang dari tiga persen. Responden tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 5,4 persen.

“Elektabilitas Gus Fawait melampaui petahana Hendy Siswanto,” terang peneliti IPI, Bawono Kumoro, dalam keterangannya, Ahad (19/5/2024).

Bawono melanjutkan, kemudian simulasi delapan nama, elektabilitas Gus Fawait juga masih berada di posisi puncak dengan keunggulan tipis atas petahana Hendy Siswanto. Dalam simulasi delapan nama ini Gus Fawait memeroleh elektabilitas 36,2 persen. Disusul berturut-turut di posisi kedua dan ketiga oleh Hendy Siswanto (34,4 persen) dan Faida (20,8 persen). Nama-nama lain masih memiliki elektabilitas kurang dari dua persen. Responden TT/TJ sebesar 5,2 persen.

Kemudian saat dilakukan pengerucutan tiga nama bakal calon bupati, yaitu Faida, Hendy Siswanto, dan Muhammad Fawait juga kembali terjadi persaingan sengit elektabilitas antara Muhammad Fawait dan petahana Hendy Siswanto.

“Gus Fawait masih tetap unggul di posisi pertama dengan elektabilitas 38,8 persen dengan ditempel ketat oleh Hendy Siswanto di posisi kedua dengan raihan elektabilitas 33,9 persen. Ada pun tingkat elektabilitas mantan bupati Faida 21,6 persen. Responden TT/TJ sebesar 5,7 persen,” ujar Bawono.

Sementara itu, saat dilakukan simulasi head to head antara Hendy Siswanto dan Muhammad Fawait diperoleh temuan elektabilitas kedua nama itu mengalami lonjakan signifikan. Elektabilitas Gus Fawait (49,3 persen) masih tetap unggul atas hendy Siswanto (42,9 persen). Responden TT/TJ sebesar 7,8 persen.

Pun dalam simulasi head to head antara Faida dan Muhammad Fawait. Elektabilitas 57,2 persen dan elektabilitas Faida 30,2 persen. Responden TT/TJ sebesar 12,5 persen.

“Simulasi head to head Gus Fawait dengan Dokter Faida. Gus Fawait pun tetap lebih unggul,” urainya.

Dalam survei ini jumlah sampel 800 responden, penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 800 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) ±3,5 persen pada tinggkat kepercayaan 95 persen.

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Kendali kualitas terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam kendali kualitas ini tidak ditemukan kesalahan berarti.

Khofifah-Emil Resmi Terima SK dari Partai Golkar, Siap Menangkan Pilgub Jatim 2024

0
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyerahkan SK untuk mengusung kembali Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai cagub dan cawagub yang diusung dalam Pilgub 2024. foto: istimewa

SURABAYA, TelusuR.id- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto secara resmi menyerahkan Surat Keputusan untuk mengusung kembali Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur yang diusung dalam Pilkada Jawa Timur 2024.

Penyerahan SK dengan No: Skep-655/DPP/GOLKAR/V/2024 tersebut dilakukan langsung oleh Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto pada Khofifah dan Emil Dardak di rumah dinasnya di Jalan Widya Chandra III, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2024) malam.

“Malam ini kita secara resmi mengeluarkan dan menyerahkan SK untuk mengusung Ibu Khofifah dan Mas Emil sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur,” kata Airlangga dalam konferensi pers usai penyerahan SK.

Lebih lanjut Airlangga menegaskan bahwa pemberian SK dari Partai Golkar untuk kembali mengusung Khofifah dan Emil Dardak dalam Pilgub Jatim 2024 juga didasari karena keberhasilan kepemimpinan keduanya dalam memimpin Jatim lima tahun belakangan sejak tahun 2019-2024.

“Dan dalam Pilgub Jatim yang lalu, Bu Khofifah dan Mas Emil juga diberi penugasan oleh Partai Golkar. Sehingga Partai Golkar konsisten dengan pasangan di Jatim,” tegas Airlangga.

Tidak hanya itu, di kesempatan ini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI ini juga menegaskan bahwa Partai Golkar juga sudah menjalin komunikasi dengan partai Koalisi Indonesia Maju yang seluruhnya juga memiliki calon yang sama untuk Pilgub Jatim yaitu Khofifah dan Emil Dardak.

Partai dalam KIM yang sudah meneguhkan akan juga mengusung Khofifah dan Emil Dardak dalam Pilgub Jatim adalah Partai Amanat Nasional, Partai Gerindra dan juga Partai Demokrat.

“KIM ini punya 52 kursi di legislatif. Jadi cukup. Tapi kalau yang lain mau ikut boleh. Karena kita ingin pasangan yang sudah proven sangat baik memajukan Jatim, mengendalikan covid-19 dan menurunkan kemiskinan ekstrem, bisa terus dilanjutkan,” tegas Airlangga.

Sementara itu, Khofifah menyampaikan terima kasihnya pada seluruh keluarga Partai Golkar yang kembali memberikan kepercayaan dengan memberikan SK pencalonan untuk Pilgib Jatim 2024 mendatang.

“Saya dan Mas Emil menyampaikan terima kasih bahwa malam hari ini kami mendapatkan SK DPP Partai Golkar untuk menjadi pasangan bacagub dan bacawagub pada Pilkada Provinsi Jatim,” tegas Khofifah.

“Tentu ini mandat yang sangat berharga bagi kami untuk bisa melakukan proses kontestasi Pilgub sebaik mungkin. Kami siap menjalankan proses pemenangan dengan kerja keras semaksimal mungkin. Mohon doa semua agar kami bisa memenangkan Pilgub pada 27 November 2024 mendatang,” imbuh Khofifah.

Untuk proses berikutnya, pihaknya akan membangun keberseiringan dengan Partai Golkar sebagaimana hal ini juga sudah dilakukan dalam lima tahun belakangan. Bahwa ada proses pembangunan yang harus terus berseiring di Jatim dan harus dilanjutkan.

“Ke depan peran Jatim akan lebih signifikan terutama kalau IKN pindah ke Kalimantan Timur, maka de factonya ibu kotanya sepertinya di Jatim. Jatim adalah center of gravity. Dan kami dalam posisi siap untuk menjalankan mandat dan siap untuk bekerja keras memenangkan PIlgub Jatim,” tegas Khofifah.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu memohon doa dan restu pada seluruh warga Jatim untuk bisa melanjutkan pembangunan Jawa Timur Cettar jilid dua melalui proses pilgub jatim pada tanggal 27 November 2024 mendatang.

Kiai Marzuki Mustamar Berpeluang di Usung PKB Maju Pilgub Jatim

0
Hj. Anik Maslachah, Sekretaris DPW PKB Jawa Timur. foto: istimewa.

SURABAYA, TelusuR.id – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membuka peluang mengusung mantan Ketua PWNU Jawa Timur, Kiai Marzuki Mustamar dalam pilgub 2024. Sinyal itu disampaikan Sekretaris DPW PKB Jatim, Anik Maslachah.

Menurut Anik, hasil survei terbaru yang dikakukan ARCI menggambarkan sosok Kiai Marzuki sangat dikenal dan dicintai masyarakat Jawa Timur. Apalagi dengan modal 23,7 persen dan elektabilitasnya berada diurutan kedua setelah Khofifah Indar Parawansa.

“Kalau Kiai Marzuki berkenan mendaftar sebagai bakal calon gubernur dari PKB, maka beliau berpeluang besar mendapatkan rekom sekaligus tiket pilgub. Karena PKB bisa mengusung calon sendiri,” kata Anik Maslachah, Kamis (16/5/2024).

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini mengungkapkan meski pun sudah tidak menjabat sebagai Ketua PWNU Jatim, namun kecintaan masyarakat kepada Kiai Marzuki tidak redup. Justru beliau menjadi pilihan alternatif masyarakat untuk memimpin Jatim.

Anik melanjutkan, realita ini menandakan masyarakat menaruh harapan besar agar Kiai marzuki terus memimpin, tidak hanya di sebuah ormas di Jatim. Tetapi lebih luas lagi, memimpin pemerintahan di Jawa Timur.

“Meski tidak lagi memimpin NU secara struktural tapi Kiai Marzuki masih mendapat kepercayaan kultural NU. Beliau bisa menjadi pilihan alternatif masyarakat untuk memimpin Jawa Timur,” ujar Anik.

Perempuan pertama yang memimpin DPRD Jatim pasca era reformasi ini sangat optimis dengan mengusung Kiai Marzuki Mustamar, PKB bisa memenangi pilgub Jatim. Alasannya, meski selama ini hanya mengajar dan mengasuh pondok pesantren tapi elektabilitas Kiai Marzuki sudah tinggi. Apalagi kalau di-gaspoll jelang pilgub.

Anik mengatakan, saat ini sudah ada komitmen beberapa partai yang siap gabung, siapapun yang dicalonkan PKB. Termasuk bila mengusung pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Gasek Kota Malang tersebut.

“Kami sangat optimis menang bila mengusung Kiai Marzuki Mustamar. Masih ada cukup waktu untuk menaikkan elektabilitas beliau,” pungkas Anik Maslachah.