TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 345

Mafia Tanah RSUD dan Sikap Pj Bupati Jombang, Ini Kata Pengamat Kebijakan Publik

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Pakar Hukum dan Pengamat Kebijakan Publik Dr Solikin Ruslie menyikapi pernyataan Pj Bupati Jombang perihal adanya dugaan keterlibatan Mafia Tanah dalam pengadaan lahan RSUD Jombang.

Menurut Solikin Ruslie, keputusan relokasi RSUD Jombang sudah di putuskan bersama (DPRD Jombang, Red). Jikalau ada dugaan keterlibatan mafia tanah harus segera usut agar persoalan itu terang benderang.

“Tudingan mafia tanah. Artinya kalau itu mau ditelusuri, kalau itu mau di cari akar persoalannya dan mau di bongkar, ya nggak apa apa, saya sangat setuju banget,” ujar Solikin, Rabu (15/05) kepada TelusuR.id.

Cuma, lanjut ia menekankan bahwa program ini harus terus berlanjut. Karena sudah ada progresnya, harus dipisahkan antara persoalan relokasi dengan mafia tanah. Bukan karena muncul masalah ini, lalu yang sudah diputuskan bersama itu menjadi kabur lagi.

“Nanti kita mundur. Berarti salah kita melangkah. Jadi, kalau Bupati mau cari penyebab persoalan mafia tanah ya nggak apa -apa. Tapi kalau sampai program relokasi ini terhambat atau gak jadi ya, ini masalah,” ujar Solikin.

Solikin mengingatkan persoalan yag sedang terjadi ini agar tidak salah sangka. Iapun mempersilahkan Pj bupati memberantas mafia tanah, dan kita akan mendukung. Namun, program rumah sakit ini tetap harus jalan.

“Jangan boleh terhambat dengan masalahnya. Karena setiap kegiatan yang membutuhkan tanah, ya tentu bermasalah,” jelasnya.

Lebih lanjut Dr Solikin Rusli memberikan contoh kasus yang baru baru ini terjadi di Jombang. Yaitu proyek pengadaan tanah untuk lahan PKL beberapa waktu yang lalu.

“Itu kan juga rame ya. Karena tanah itu terbatas, tidak bisa diperlebar, tidak bisa diproduksi. Sementara kebutuhan terus -menerus, seiring dengan perkembangan jaman, banyaknya populasi penduduk,” terangnya.

Ia pun meminta persoalan ini dibawah ke APH (Aparat Penegak Hukum) Polres dan Kejaksaan yang harus bertindak, karena itu masuk wilayah persoalan hukum bukan dibawah keranah lainnya semisal persoalan politik pemerintahan.

“Jadi, kalau bupati yang melakukan evaluasi maka takutnya akan menjadi kacau dan justru merembet ke permasalahan yang lain, artinya mafia tanahnya tidak terberantas tapi program relokasinya menjadi kacau atau di evaluasi lagi,” tuturnya.

Menurut Solikin, hal itu berbeda kalau yang melakukan adalah APH karena fokus di ranah hukum, APH bisa melakukan tindakan jika di rasa ada tindak pidana disana, persoalan mafia tanah termasuk masalah mudah dalam penanganannya.

“Kan bisa di lacak tanah ini milik siapa sebelumnya. terus kemudian ada rencana tataruang seperti ini, berpindah ke siapa. harganya dinaikkan. Nah, hal hal seperti ini kan mudah di analisis oleh APH, tinggal di lihat ada unsur korupsinya atau pidananya apa nggak,” paparnya.

Sementara, Solikin juga mendukung langkah tegas seperti yang disuarakan kalangan aktifis. Seharusnya Pj bupati tidak mengevaluasi relokasi RSUD, akan tetapi beliau meminta kepada polres dan kejaksaan untuk mengusut tuntas masalah mafia tanah sampai ke akar-akarnya.

“Siapa di balik mafia tanah itu dan kami selaku Pj Bupati siap dan bersedia memberikan data dan informasi mafia tanah di Jombang, begitu  seharusnya yang dilakukannya, kalau itu yang dilakukan pemangku kebijkan itu baru mantap,” pungkasnya.

Harlah IV FJN, Gelar Tahlil untuk Rizal Ramli, Gus Aam dan Sahabat Brury

0
Doa dan tahlil untuk Rizal Ramli, Gus Aam dan Brury mewarnai resepsi tasyakuran FJN ke-4 di Arakanza Coffee and Roastery, Sidoarjo. foto: dok/fjn.

SIDOARJO, TelusuR.id – Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN) menggelar tasyakuran harlah IV di Arkanza Coffee and Roasterry. Dalam kesempatan itu juga digelar doa dan tahlil untuk keluarga besar FJN yang telah wafat.

Ketua Umum FJN, Muhammad Didi Rosadi mengungkapkan perjalanan perkumpulan ini tidak lepas dari anggota, pengurus dan keluarga besar FJN. Karena itu FJN tidak melupakan jasa mereka yang telah lebih dulu meninggalkan dunia.

“Ditengah tasyakuran ini, kita juga menggelar tahlil untuk Bang Rizal Ramli, Gus Mohammad Haerul Amri dan sahabat Brury. Mereka adalah bagian yang pernah bersama FJN,” kata pria yang akrab disapa Diday itu, Selasa (14/5/2024).

Diday melanjutkan, Rizal Ramli adalah penasehat FJN. Semasa hidup, Menko Perekonomian di era Presiden Gus Dur itu banyak memberi nasehat dan dukungan kepada FJN.

Kader Ansor ini mengenang, Rizal Ramli sebelum meninggal dunia berpesan agar FJN memberi support kader-kader NU, diantaranya Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.

“Bang Rizal berpesan agar kami mensupport Bu Khofifah, karena hati dan pikiran beliau benar-benar dicurahkan untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” kenang Diday.

Wartawan surat kabar harian terbitan Surabaya itu menambahkan, Anggota DPR RI Fraksi NasDem Mohammad Haerul Amri juga bagian dari FJN. Gus Aam adalah salah satu dari 12 orang Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif yang dinobatkan FJN pada tahun 2021. Sedangkan, Brury adalah pengurus FJN yang meninggal dunia pada tahun 2023 lalu.

“Kami tidak akan melupakan jasa orang-orang yang pernah menjadi bagian dari FJN, sekali pun mereka telah tiada. Sebab, FJN bisa eksis sampai tahun ke-4 ini tak lepas dari mereka,” pungkas Diday

Polisi Ringkus Tiga Pengedar Narkoba Beserta Ratusan Pil Koplo dan Sabu Siap Edar

0

JOMBANG, TelusuR.id – Tiga orang pengedar narkoba di Jombang berhasil diringkus polisi. Dari penangkapan itu, ratusan butir pil koplo dan sabu-sabu siap edar berhasil disita dari tangan pelaku.

Penangkapan 3 pengedar narkoba ini dilakukan Unit Reskrim Polsek Peterongan. Mereka adalah MAS (30) dan MR (21), warga Desa Bandung, Kecamatan Diwek, serta RY (35), warga Desa Pundong, Diwek.

Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi melalui Kapolsek Peterongan AKP Dian Anang Nugroho mengatakan, penangkapan 3 pengedar narkoba ini bermula saat anggota melakukan operasi cipta kondisi di bawah Flyover Peterongan, Sabtu (11/05/2024) pukul 18.00 WIB. Saat itu anggota mencurigai gerak-gerik AR yang tengah nongkrong di bawah flyover.

Benar saja, saat dilakukan penggeledahan polisi mendapati AR mengantongi 9 butir pil dobel L. Lantas saja, petugas membawanya ke Polsek Peterongan untuk diinterogasi.

“Dia mengaku membeli pil dobel L dari MAS dengan harga Rp 25 ribu untuk 10 butir. Dia membeli 20 butir,” ungkap AKP Anang, Selasa (14/05/2024).

Bermodal keterangan itu, polisi langsung bergerak cepat memburu MAS yang menjual narkoba ke AR. Akhirnya MAS berhasil dibekuk di kediamannya pada Minggu (12/05/2024).

Dari penangkapan itu, Polisi berhasil menemukan 3 paket sabu siap edar yang disimpan di dalam kardus handphone. Masing-masing paket dikemas plastik klip berisi 0,3 gram, 0,54 gram dan 0,3 gram.

Tidak hanya itu, polisi juga menemukan 200 pil koplo siap edar yang dikemas di dalam 4 klip plastik berbeda. Polisi juga menyita ponsel pelaku dan uang senilai Rp 200.000 hasil menjual barang haram tersebut.

“Terhadap pelaku MAS, kita jerat dengan pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 435 UU RI No.17 tahun 2023 tentang Kesehatan,” kata AKP Anang.

Penyelidikan polisi rupanya tidak berhenti di situ. Dari penangkapan Sulis ini, Unit Reskrim Polsek Peterongan berhasil mengungkap pengedar lain yaitu MR. Ia ditangkap di rumahnya di hari yang sama saat menangkap MAS.

Dari penangkapan ini, polisi berhasil menemukan 8 klip plastik putih berisi sabu yang disimpan di tas slempang pelaku. Total sabu dalam 8 paket itu sejumlah 7,08 gram.

Polisi juga menemukan 3 paket sabu yang disembunyikan di dalam grenjeng rokok. Masing-masing berisi 0,7 gram sabu.

“Terhadap pelaku MR kita jerat dengan pasal 114 ayat (1) ke 2 atau pasal 112 ayat (1) ke 2 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” ungkap AKP Anang.

Penangkapan terhadap 2 pengedar ini terus dikembangkan hingga akhirnya berhasil membekuk RY, Minggu (12/05/2024) pukul 21.00 WIB.

AKP Anang mengatakan, penggeledahan petugas di rumah RY mendapat barang bukti narkoba siap edar berupa sabu-sabu seberat 0,4 gram.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) UU R.I. No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya

Kantor Perwakilan DPD RI Dibangun, Khofifah Kemudahan Untuk Warga Salurkan Aspirasi

0
Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti didampingi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak melakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor perwakilan DPD RI. foto: istimewa.

SURABAYA, TelusuR.id – Pembangunan Kantor Perwakilan DPD RI Jawa Timur resmi dimulai dengan dilakukannya seremonial peletakan batu pertama oleh Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti didampingi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak juga Kepala Bakesbangpol Jatim yang hadir mewaliki Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono, Senin (13/5/2024).

Dibangun di kawasan Jalan Jemur Andayani Siwalankerto, Surabahya, kantor perwakilan DPD RI Jawa Timur ini dibangun di atas luasan tanah sebesar 2000 meter dengan perencanaan bangunan 2,5 lantai dan luas sebesar 1.714,6 meter persegi.

Bangunan baru yang ditargetkan akan rampung pada September 2024 tersebut dipastikan akan menjadi sarana yang nyaman untuk warga Jatim menyampaikan aspirasinya.

Karena akan dilengkapi dengan ruang masing-masing Anggota DPD RI, ruang Staf Ahli Anggota DPD RI, ruang kepala kantor, ruang sekretariat, ruang serbaguna, ruang rapat, musholla dan beberapa ruang pendukung lainnya.

Khofifah Indar Parawansa yang merupakan inisiator pembangunan gedung Kantor Perwakilan DPD RI Jawa Timur ini menegaskan bahwa pembangunan gedung ini didasarkan adanya permintaan dari Ketua DPD RI La Nyalla.

Bahwa selama ini, para senator DPD RI tidak memiliki kantor perwakilan di Jatim yang representatif untuk menerima aspirasi masyarakat.

“Kita butuh proses two way traffict communication. Kalau misalnya warga masyarakat Jatim ingin menyampaikan aspirasi pada senatornya tapi kalau tempatnya tidak representatif ya kurang proporsional,” kata Khofifah.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu mengungkapkan, Jatim adalah provinsi yang besar dengan 38 kabupaten kota tentunya sangat banyak masyarakat yang membutuhkan wadah, sarana dan prasarana untuk menyalurkan aspirasinya salah satunya lewat senatornya.

Tidak hanya itu, salah satu pertimbangan Khofifah menginisiasi pembangunan kantor DPD RI di Jatim saat itu juga adalah karena Ketua DPD RI adalah La Nyalla Mattalitti yang merupakan senator asal Jatim.

“Nah kalau Ketua DPD RI nya dari Jatim tapi nggak punya kantor yang representatif, berarti kita yang tidak memaksimalkan fungsi-fungsi yang bisa dimanfaatkan dari peran para senator,” tandas Khofifah.

Tidak hanya itu, pembangunan Kantor Daerah DPD RI itu merupakan sejarah baru yang ditorehkan di tengah moratorium atau penghentian pembangunan gedung Kementerian dan Lembaga, yang diberlakukan pemerintah pusat, sejak tahun 2014 lalu.

Adanya Kantor DPD RI di Jatim, lanjut Khofifah juga diharapkan semakin memperkuat Jatim yang merupakan centre of gravity Indonesia.

“Ketika IKN Nusantara sudah berjalan, secara de jure ibukota negara di sana, tetapi sebenarnya secara de facto ibukota negara itu ada di Jawa Timur, mengingat sangat banyak sumber daya manusia kualitatif ada di Jawa Timur,” tegasnya.

Kebijakan Khofifah membangun kantor perwakilan DPD RI Jatim ini sangat diapresiasi Ketua DPD RI La Nyalla. Menurutnya ini adalah bentuk Pemprov Jatim dalam mendukung lancarnya arus komunikasi dan penyampaian aspirasi warga Jatim pada senator di jajaran DPD RI.

“Pembangunan Kantor Daerah DPD RI melalui mekanisme hibah dan bantuan dana dari Pemerintah Provinsi Jatim adalah terobosan sebagai jalan keluar atas adanya moratorium oleh Menteri Keuangan. Ini adalah yang pertama dalam sejarah DPD RI. Dan sejarah itu kita ukir di Jawa Timur. Tepuk tangan untuk Jawa Timur,” ujar La Nyalla.

Dalam kesempatan itu La Nyalla berharap Pemerintahan yang akan datang, segera mencabut moratorium pembangunan gedung Kementerian dan Lembaga.

Karena pembangunan Kantor Daerah DPD adalah amanat Undang-Undang MD3. Apalagi anggota DPD RI di setiap daerah wajib menyerap aspirasi di daerahnya melalui kantor perwakilan yang ada.

Selanjutnya La Nyalla berharap pembangunan kantor daerah benar-benar mampu menjadi saluran aspirasi bagi seluruh stakeholder di Jawa Timur.

“Pembangunan kantor daerah merupakan langkah nyata dalam upaya meningkatkan pelayanan dan penyerapan aspirasi masyarakat serta penguatan kepentingan daerah yang menjadi tugas utama anggota DPD RI,” ujar La Nyalla dalam sambutannya.

Dengan adanya kantor yang lebih representatif, ia berharap anggota DPD RI daerah pemilihan Jatim dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam menjalankan tugas-tugas, terutama dalam menyuarakan dan memperjuangkan kepentingan pemerintah daerah dan kepentingan masyarakat di daerah.

“Semoga pembangunan kantor ini berjalan dengan lancar dan sesuai rencana. Saya juga berharap, para anggota DPD RI dari daerah pemilihan Jawa Timur semakin terpacu semangatnya untuk lebih dekat dan menjalin hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah dan masyarakat di Jawa Timur,” kata dia.

Secara khusus ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jawa Timur, khususnya di era kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak, serta pimpinan DPRD Provinsi Jawa Timur, yang telah menyetujui dan menuntaskan proses hibah tanah dan bantuan Pemprov Jawa Timur untuk pembangunan Kantor Perwakilan DPD RI di Ibukota Provinsi Jawa Timur.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pj Gubernur Jatim Bapak Adhy Karyono, yang melanjutkan proses tersebut,” pungkas dia.

Sebagai informasi, pembangunan gedung ini diawali saat Ketua DPD RI menyampaikan permohonan secara lisan kepada Khofifah ketika berkunjung ke Kantor Gubernur Jatim pada 1 November 2019.

Setelah itu, DPD RI menindaklanjuti dengan mengirim surat resmi. Setelah 15 bulan kemudian, tepatnya pada 24 Februari 2021, hibah tanah terealisasi dengan luas 2000 meter persegi.

Karena Moratorium pembangunan gedung kementerian negara atau lembaga oleh Menteri Keuangan belum dicabut, maka Ketua DPD RI meminta kepada Khofifah yang merupakan Gubernur Jatim saat itu agar dapat diberikan bantuan pembangunan melalui mekanisme Naskah Perjanjian Hibah Daerah dalam bentuk uang dengan total Rp16.277.000.000.

Polisi Amankan Seorang Pemuda dan Ratusan Botol Miras dari Berbagai Merk

0

JOMBANG, TelusuR.id – Polres Jombang menggerebek sebuah rumah warga yang digunakan sebagai tempat penyimpanan minuman keras (miras) pada Sabtu (11/4/2024) malam. Operasi tersebut dilakukan untuk cipta kondisi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Jombang.

Penggerebekan yang dilakukan Satuan Samapta Polres Jombang tersebut menemukan ratusan miras dari berbagai merek yang siap dijual tanpa izin.

“Anggota kami mendapati rumah warga berinisial FSM (25) di Desa Genukwatu Kecamatan Ngoro menyimpan ratusan botol miras yang akan dijual bebas tanpa izin,” ujar Kasat Samapta Polres Jombang Iptu Ahmad Aly Efendi, Minggu (12/5/2024).

Rincinya 82 botol anggur berbagai merek, 29 bir merek bintang dan singaraja, 12 botol soju, 2 Botol topi miring 1 liter, 4 botol topi miring 500 mil, 5 botol iceland, 3 botol newport dan 1 botol red horse. Total berjumlah 108 botol miras.

Iptu Aly menyebut penggerebekan rumah yang diduga sebagai tempat penyimpanan miras itu bermula dari pengembangan adanya peredaran miras di wilayah desa setempat.

Dalam pengembangan tersebut, Personel Satsamapta melakukan penyelidikan dan akhirnya didapati sebuah rumah yang digunakan tempat Jual-beli minuman keras secara ilegal. Hingga ditemukan barang bukti berbagai macam jenis minuman keras.

“Barang bukti miras dan pemiliknya langsung kami amankan ke Polres Jombang untuk diproses hukum,” kata mantan Panit 2 Unit Lantas Polsek Ploso Jombang ini.

Iptu Aly menyatakan upaya ini menunjukkan komitmen aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Penyakit masyarakat, yaitu miras sangat berbahaya bagi mereka yang mengonsumsinya karena bisa memicu tindak kriminal lainnya,” tandasnya.

Terpisah Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi menambahkan, kepolisian sudah memberikan peringatan, siapa saja yang masih nekat terlibat dalam peredaran miras ilegal akan ditindak tegas.

“Miras ini dampaknya sangat berbahaya, mereka yang terpengaruh alkohol bisa melakukan perbuatan kriminal. Kami imbau masyarakat yang mengetahui lingkungan sekitarnya ada peredaran miras maupun barang berbahaya segera melaporkan kepada Polres Jombang atau Polsek terdekat. Kami pastikan akan menindaklanjuti laporan tersebut,” ujar AKBP Eko Bagus

Aktifis Kawak Dukung Pj Bupati, Desak APH Sikat Mafia Tanah Lahan RSUD Jombang

0
A@1000000BA@@

JOMBANG, TelusuR.ID – Aktivis Gaek atau kawak yang lama berkecimpung dalam Advokasi Pertanahan baik melalui LSM Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Maupun Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) M Djali sangat mendukung langkah Pj Bupati Jombang dalam mengungkap Dugaan mafia tanah pada pengadaan lahan RSUD Jombang.

Hal ini terkait pernyataan Pj Bupati Jombang kepada pers beberapa waktu lalu. Menurut M Djali, langkah itu sangatlah tepat bila benar-benar dilakukan oleh seorang pemangku kebijakan di daerah.

Proyek relokasi RSUD Jombang yang menelan anggaran sebesar Rp 42 miliar dicurigai syarat akan praktik mafia tanah didalamnya. Kecurigaan ini didasari jika proyek-proyek fisik dinilai lekat dengan pelanggaran.

“Bila ada mafia, usut tuntas sampai ke akar-akarnya. Agar proyek yang besarnya miliaran rupiah itu tidak masuk kantong-kantong pribadi,” ujar Bung Djali, demikian akrab dipanggil aktifis MAK (Masyarakat Anti Kekerasan).

Seperti dilansir beberapa media online, Pj Bupati Jombang Sugiat bahkan menyakini proyek semacam ini berpotensi menjadi permainan para mafia tanah dan memicu terjadinya pelanggaran dalam pelaksanaan proyek dibelakang hari.

“Saya yakin, apa namanya, mafia-mafia tanah itu pasti akan bermain. Itu sudah saya cium. Hal-hal semacam itu dan saya gak mau itu terjadi,” ujar Sugiat diwawancarai awak media, usai rapat di Gedung DPRD Jombang, Selasa (25/4/2024) beberapa waktu lalu.

Bung Djali menegaskan pihaknya akan sangat mendukung keberanian beliau dalam mengungkap dugaan mafia tanah pada pengadaan lahan RSUD Jombang.

“Mafia tanah adalah kejahatan yang terorganisir, terstruktur, sistematis dan profesional. Praktik mafia tanah tidak pernah bekerja sendiri, modusnya berulang di banyak kasus,” ujarnya.

Bung Djali juga mengungkapkan bahwa aktor mafia tanah umumnya mereka yang berpendidikan, berjejaring, dan bekerja dengan skala luas dan terorganisir. Kerja mafia tanah tergolong rumit, melibatkan konglomerat, pejabat, politisi, aparat penegak hukum, dan pihak lainnya.

“Para pelaku bekerja sama demi kelangsungan bisnis dan meraup keuntungan besar,” ujar Bung Djali kepada TelusuR.id, Sabtu (11/05/2024).

Ia menegaskan para mafia tanah di Jombang harus dibongkar sampai ke akar-akarnya, aparat Penegak Hukum Baik itu Polres Jombang Maupun Kejari Jombang harus Pro aktif dalam mensikapi pernyataan Pj Bupati Jombang.

“Kami mendesak Polres Jombang dan Kejari Jombang untuk segera memanggil Pj Bupati Jombang guna memberikan keterangan juga informasi keberadaan mafia tanah di Jombang dan harus dipastikan benar-benar diusut tuntas,” tandas M Djali.

Kalau perlu, kata Bung Djali sapaan akrabnya, semua mafia tanah di Jombang diungkap, termasuk misal soal administrasi (pembuatan akte tanah), karena hal itu yang kadang kerap kali di manfaatkan oleh oknum tertentu.

“Kami akan evaluasi kinerja kepala ATR/BPN dan jajarannya terkait dugaan kasus mafia tanah di kabupaten Jombang, kemudian meminta kepala ATR/BPN kabupaten Jombang untuk mengusut tuntas mafia tanah di kabupaten Jombang,” tandasnya.

Silaturahim Kebangsaan, PKS Jatim Bangun Komunikasi Politik dengan Gerindra Menyongsong Pilkada

0
H. Irwan Setiawan memimpin rombongan pengurus PKS Jatim bersilaturahim ke pengurus DPD Partai Gerindra Jatim. foto: istimewa.

SURABAYA, TelusuR.id – PKS Jawa Timur melakukan Silaturahim Kebangsaan dan Syawalan ke partai-partai politik yang ada di Jawa Timur, khususnya partai yang memiliki kursi di DPRD Jatim. Langkah ini juga sebagai ikhtiar membangun komunikasi politik menyongsong pilkada serentak November 2024.

Ketua PKS Jatim, Irwan Setiawan mengatakan silaturahim telah dimulai pada 9 Mei 2024 dengan mengunjungi DPD Partai Herindra Jatim. Irwan menyampaikan PKS dan Gerindra sebagai partai politik tentunya punya cita-cita sama, yaitu memberi kontribusi terbaik untuk bangsa dan Jawa Timur.

“Ini silaturahim antar partai yang ada di Jatim. Kami mengawalinya dengan Partai Gerindra. Komunikasi politik ini harus dilakukan karena pada prinsipnya kami mempunya cita-cita yang sama untuk berkontribusi untuk rakyat Jawa Timur,” kata pria yang akrab disapa Kang Irwan itu, dalam keterangannya, Jumat (10/5/2024).

Dalam kesempatan itu, Irwan juga menyampaikan selamat kepada pengurus DPD Partai Gerindra Jatim. Partai Gerindra berhasil menambah kursi di DPRD Provinsi Jawa Timur, dari 15 ke 21 kursi.

“Selamat untuk Gerindra, naik cukup tinggi di Jatim, dari 15 ke 21 kursi,” kata pria 48 tahun itu.

Irwan berharap, dengan bertambahnya kursi memberi hikmat bagi Provinsi Jawa Timur.

“Kami bertambah satu kursi di DPRD Jatim. Alhamdulillah, kini jadi satu fraksi,” tutur alumnus FISIP Unair tersebut.

Di hadapan pengurus DPD Partai Gerindra Jatim, Irwan menjelaskan tujuan kunjungan PKS Jatim.

Irwan mengungkapkan, PKS Jatim sangat terbuka berkolaborasi dan mengajak Partai Gerindra dalam rangka sama-sama membangun Jatim lebih baik.

“Banyak momentum silaturahim dan kolaborasi, harapannya terus berlanjut. Mungkin dalam rangka pilkada serentak dan agenda lain,” ujar politisi yang dikenal dekat dengan sejumlah kiai NU ini.

Dalam kunjungannya, PKS Jatim disambut hangat oleh beberapa pengurus DPD Partai Gerindra Jatim.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Kharisma Febriansyah, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad berhalangan hadir.

“Mohon maaf beliau berhalangan hadir, namun titip salam. Beberapa hari lalu, ada kabar duka dari keluarga Ponpes Sidogiri. Beliau masih di sana,” terang Kharisma.

Menurutnya, dalam membangun bangsa selalu saja ada tantangan yang bisa dihadapi bersama.

“Ada yang mungkin bergandengan, ada juga yang berpisah, seperti rel kereta api, meski tidak ketemu, tapi tujuannya sama,” katanya sambil tertawa.

Menurutnya, komunikasi formal antara PKS dan Gerindra Jawa Timur sudah dilakukan, ia berharap terus ada komunikasi intens non formal, berbicara dari hati ke hati.

“Makna dari pertemuan, hati ini tak pernah putus silaturahim antara PKS dan Gerindra,” katanya.

Selain Febri, rombongan PKS Jatim disambut pengurus Gerindra Jatim lainnya, yaitu Ferdians Reza Alvisa, Bendahara, Hidayat, Ketua OKK, Budiono, Dewan Penasehat, Satib, Wakil Ketua, Kusriyanto, Wakil Ketua, dan Halimur Rosyid, Wakil Sekretaris

Jelang Keberangkatan Haji, Khofifah Ajak CJH Jatim Doakan Perdamaian Dunia saat Wukuf di Arofah

0
Khofifah hadir dalam Halal Bi Halal, Harlah Muslimat NU ke-78 dan Haul Akbar PC Muslimat NU Kota Probolinggo. foto : istimewa.

PROBOLINGGO, TelusuR.id- Ketua Umum PP Muslimat NU menitipkan pesan penting pada seluruh calon jemaah haji yang akan berangkat ke tanah suci untuk mendoakan kedamaian dunia. Terutama agar Allah segera menghentikan peperangan yang dilakukan Israel pada rakyat Palestina.

Hal itu disampaikan Khofifah saat hadir dalam kegiatan Halal Bi Halal, Harlah Muslimat NU ke-78 dan Haul Akbar PC Muslimat NU Kota Probolinggo, di Kota Probolinggo, 9 Mei 2024.

Dikatakan Khofifah saat ini kondisi warga Palestina semakin terjepit. Apalagi Israel baru baru ini juga melakukan agresi Perbatasan Rafah yang merupakan satu-satunya titik penyeberangan antara Mesir dan Jalur Gaza. Dan yang merupakan lokasi pengungsian para anak-anak dan perempuan di wilayah Gaza Palestina.

“Ibu-ibu Muslimat NU yang akan berangkat ibadah haji dalam waktu dekat, kami mohon titip doa ketika panjenengan nanti sedang wukuf di Arofah, doakan supaya Allah segera menurunkan rahmat damai di bumi yang kita tinggali,” kata Khofifah, dalam keterangannya, Jumat (10/5/2024).

“Insya allah doa saat wukuf sangat mustajabah. Maka ketika yang memohonkan hal yang sama itu berjumlah banyak, semoga Allah segera paring perdamaian di bumi yang kita cintai ini. Karena sekarang kondisi perang di Palestina, di Ukraina, sudah sangat berlarut, maka mari kita mohonkan supaya perang segera berakhir, dan rakyat Palestina diberikan kekuatan dan ketabahan,” imbuhnya.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu mengatakan, warga Palestina saat ini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Mereka terus kesulitan mencari tempat yang aman untuk mengungsi. Di sisi lain, dengan Israel yang menduduki perbatasan Rafah juga menutup satu-satunya jalur bantuan untuk bisa disalurkan ke warga Palestina. Sedangkan agresi pada warga Palestina terus dilakukan.

“Di Indonesia, ibu-ibu bisa ikut banyak majelis pengajian, bisa tenang melepas anak-anak pergi sekolah, bapak-bapak juga bisa bekerja dengan lancar karena kondisinya aman. Hal ini patut kita syukuri. Karena kita tidak bisa melakukan kegiatan secara lancar dan normal ketika kondisi tidak aman,” kata Gubernur Jatim periode 2019-2024 tersebut.

Untuk itu ia berharap para jamaah haji dari Muslimat NU dan juga warga Jatim untuk mendoakan kedamaian di Palestina, di Jawa Timur, di Indonesia dan di dunia nanti saat melaksanakan puncak ibadah haji di Arofah.

Tidak hanya itu, ia juga menyebut bahwa di saat yang sama PP Muslimat NU bersama Kowani sedang menggagas Komite Perempuan Indonesia untuk Perdamaian Dunia untuk berkomunikasi dengan Sekjend PBB. Komite ini akan menyerukan langsung suara perempuan Indonesia untuk hentikan perang.

“Alhamdulillah tahun ini jumlah kuota jamaah haji Jatim ditambah. Jika daerah lain 10 persen, maka Jatim 15 persen. Ini akan membuat antrian keberangkatan haji Jatim juga akan semakin pendek, untuk itu terimakasih Gus Menag yang telah memberikan kuota Jatim 15 persen, ” tegas Khofifah.

Tidak hanya itu, mulai tahun ini, bandara Juanda Jatim juga mendapatkan layanan Fast Track. Yang membuat jamaah haji tidak perlu melakukan pemeriksaan berulang. Sehingga begitu sampai ke tanah suci bisa langsung ke pemondokan dan hotel.

“Insya allah ini akan membuat jamaah haji Jatim nyaman dan bisa meningkat ibadahnya di tanah suci,” tegas Khofifah.

Dalam forum ini turut diramaikan dengan santunan anak yatim sebanyak 78 orang. Selain itu suasana juga semakin riuh ketika Khofifah membagikan souvenir kaos Harlah Muslimat NU ke-78 dan kaos Harlah NU ke 101.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pj. Walikota Probolinggo Nurkholis, Ketua III PW Muslimat NU Jatim Dr. Nyai Hj. Lilik Noer Cholida Badrus, serta Sekda Kota Probolinggo drg Ninik Ira Wibawati dan
Penasihat PC Muslimat NU Kota Probolinggo Syarifah Aminah.

LBHAM Soroti Kades di Jombang Terlibat Politik Praktis, Dorong Pj Bupati Lakukan Pembinaan

0

JOMBANG, TelusuR.id – Menjelang Pilkada 2024, Ketua LBHAM Faizuddin FM menekankan agar kepala desa tidak terlibat arus politik praktis ketika masa kampanye atau dalam masa pemilu.

Menurutnya, peraturan dan ketentuan itu tercantum dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Namun, hal itu bukan lantas kepala desa diizinkan berpolitik praktis di luar masa kampanye.

“Apakah saat ini diperbolehkan karena ini bukan waktu kampanye? Ini perspektif yang tidak memahami konsep kepemiluan,” ujar Gus Faiz sapaan akrabnya kepada TelusuR.id, Selasa (07/05/2024).

“Kalau di masa kampanye saja penyelenggara negara dilarang, apalagi bukan pada masa kampanye. Jadi jangan salah perspektif,” tegas Gus Faiz.

Sebelumnya, dilansir salah satu media online puluhan Kepala Desa Datangi kantor Demokrat, Antar Kades Nyalon Bupati Jombang Senin, 6 Mei 2024, dukungan itu mengemuka saat Bapak Warsubi yang berstatus Kepala Desa datang ke kantor DPC Partai Demokrat kabupaten Jombang guna mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jombang.

Gus Faiz juga mendorong Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Jombang untuk segera melakukan tindakan kepada para Kepala Desa tersebut sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Begitu juga Kepada PJ Bupati Jombang saya mendorong untuk segera memanggil para Kepala Desa dan dilakukan pembinaan terhadap mereka,” tegas Gus Faiz.

Innalillahi Haerul Amri Berpulang Ke Rahmatulloh, Nasdem Jatim Berduka

0
Mohammad Haerul Amri, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi NasDem semasa hidup. foto: dok.fjn.

SURABAYA, TelusuR.id – Partai NasDem berduka dan kehilangan atas wafatnya kader mereka, Mohammad Haerul Amri. Anggota Komisi X DPR RI itu meninggal karena serangan jantung saat kunker di Palembang, Sumatera Selatan, Senin 6 Mei 2024.

Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur, Sri Sajekti Sudjunadi mengatakan, NasDem Jawa Timur sangat berduka kehilangan salah satu putra terbaik.

“Selamat jalan kakak Aam. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Baik Menerima semua Amal dan Ibadah serta Mengampuni semua salah dan khilaf kakak Mohammad Chaerul Amri dan Keluarga yang ditinggal diberi ketabahan dalam duka,” ucap perempuan yang akrab disapa Kakak Jess itu, dalam keterangannya, Senin (6/5/2024).

Orang nomor satu di NasDem Jatim itu mengungkapkan, ribuan keluarga akan sangat kehilangan almarhum Haerul Amru. Mereka yang selama ini menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan beasiswa.

Kakak Jess menambahkan, melalui upaya Haerul Amri yang tanpa kenal lelah memperjuangkan banyak anak di dapilnya tetap bisa bersekolah demi menggapai masa depan yang gemilang.

Terima kasih kakak Aam, melalui kerja kakak, NasDem utamanya Kabupaten/Kota Pasuruan dan Probolinggo sudah hadir dengan karya nyata,” tegas Kakak Jess.

Terpisah, Ketua Umum perkumpulan Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN), Muhamad Didi Rosadi mengaku terkejut dengan wafatnya Wakil Ketua Umum GP Ansor periode 2015 – 2024 tersebut. Menurut pria yang akrab disapa Diday itu, almarhum sosok yang inspiratif.

Diday menambahkan, Haerul Amri adalah aktivis yang concern dalam organisasi kepemudaan. Pasca menjadi Ketua Umum PMII Jombang, ia kemudian aktif di GP Ansor hingga akhir masuk Partai NasDem. Di NasDem, Gus Aam pun menjadi Sekjen Garda Pemuda NasDem.

“Tahun 2021, kawan-kawan FJN sepakat menobatkan Haerul Amri sebagai satu dari 12 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif. Penghargaan ini karena rekam jejaknya yang dinilai memberi inspirasi bagi generasi muda nahdliyin. Selamat jalan Gus Aam, semoga husnul khotimah,” pungkasnya.