TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 125

PWI Jombang Berikan Pelatihan kepada Humas Sekolah untuk Hadapi “Wartawan Bodrex”

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jombang memberikan pelatihan kepada para humas SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Kabupaten Jombang terkait cara menghadapi oknum yang mengaku sebagai wartawan atau kerap disebut “wartawan bodrex”. Kegiatan ini digelar pada Jumat (13/2/2026) pagi, bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jombang, bertempat di Aula Lantai 2 SMKN 3 Jombang.

Pelatihan ini digelar menyusul banyaknya laporan keresahan dari kepala sekolah maupun humas yang mengaku mendapat ancaman hingga teror dari oknum yang mengatasnamakan wartawan di lingkungan sekolah. Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar pelatihan jurnalistik biasa.

“Atas dasar menjunjung tinggi profesi wartawan dan banyaknya keresahan dari instansi terutama lembaga pendidikan, kami menggandeng Cabdindik untuk mengedukasi serta berdiskusi bagaimana cara menghadapi oknum-oknum yang mengaku wartawan, yang tujuannya bukan mencari berita tapi meminta sesuatu,” ujarnya.

Mufid menambahkan, praktik tersebut sangat merugikan dan memperburuk citra wartawan profesional. Karena itu, perlu sinergi bersama untuk menghadapi oknum tersebut sesuai aturan yang berlaku. Melalui kegiatan ini, PWI Jombang berharap para humas sekolah tidak hanya memahami mekanisme hukum dalam menghadapi oknum yang merugikan, tetapi juga mampu membangun sistem informasi yang kuat, profesional, dan akuntabel.

Kasubag TU Cabdindik Wilayah Jombang, Ulil Muamar, mengapresiasi inisiatif PWI Jombang dalam memberikan pendampingan kepada satuan pendidikan. “Sekolah memang perlu dibekali pemahaman seperti ini. Jangan sampai karena ketidaktahuan, kemudian merasa takut atau tertekan saat menghadapi oknum yang mengatasnamakan wartawan,” kata Ulil.

Pemateri pertama, Yusuf Wibisono, Redaktur media online di Jawa Timur ini memaparkan materi “Navigasi Lanskap Media dan Aspek Hukum”. Ia menjelaskan pentingnya membedakan wartawan dan media yang telah terverifikasi Dewan Pers dengan yang belum.

Yusuf juga menekankan pentingnya membedakan sengketa produk jurnalistik dengan persoalan pidana di luar wilayah jurnalistik, serta meminta pihak sekolah tetap tenang dan tidak panik saat menghadapi tekanan.

Pemateri kedua, Saiful Mualimin membawakan materi tentang “Revitalisasi Media Sekolah”. Ia menekankan bahwa lembaga pendidikan seharusnya memiliki media resmi yang dikelola secara profesional.

Sementara itu, pemateri ketiga, Muhammad Syafii membawakan materi tentang “Content Creator dan School Branding”. “Sekolah hari ini tidak cukup hanya bagus secara program, tapi juga harus mampu mengomunikasikan keunggulannya melalui media sosial dengan strategi yang tepat,” kata Syafi’.

Dengan sinergi antara insan pers dan dunia pendidikan, praktik intimidasi oleh oknum yang mengaku wartawan diharapkan dapat diminimalisir, sekaligus menjaga marwah profesi jurnalistik tetap terhormat.

DPRD Jombang Dorong Penyelamatan Rumah Kelahiran Bung Karno

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang, M. Syarif Hidayatullah atau Gus Sentot, berharap agar Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Jombang dan para pemerhati sejarah yang menelusuri sejarah Bung Karno di Jombang bertemu dengan Komisi D DPRD Kabupaten Jombang.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mendorong agar Bupati Jombang memperhatikan kondisi rumah kelahiran Bung Karno yang ada di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang. Gus Sentot menyampaikan hal ini usai paripurna di gedung DPRD Kabupaten Jombang, Kamis (12/02).

“Harapan kami setelah ada koordinasi dengan Komisi D, kita bisa mendorong bupati, minimal ada perhatian dari bupati untuk masalah cagar budaya yang ada di Kabupaten Jombang, khususnya menyangkut masalah rumah kelahiran Pak Karno,” ungkap Gus Sentot.

Gus Sentot menambahkan bahwa permasalahan ini juga merupakan aspirasi masyarakat, sehingga tidak ada salahnya jika pertemuan dengan Komisi D DPRD Kabupaten Jombang dilakukan. “Apalagi nanti, bupati memutuskan pun, itu tetap mendengarkan aspirasi masyarakat melalui wakil rakyat,” ujarnya.

Sebelumnya, salah satu pemerhati sejarah di Jombang, Moch. Faisol, menyatakan bahwa agenda paling mendesak sebelum menyelamatkan situs rumah lahir Bung Karno adalah dengan menetapkannya sebagai Cagar Budaya (CB) melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Jombang.

“Penyelamatan situs rumah lahir Bung Karno bisa dilakukan setelah Bupati Jombang berani menetapkannya sebagai CB,” kata Moch. Faisol. Menurutnya, kajian ilmiah berupa rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Jombang sudah masuk ke meja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sejak akhir tahun 2024.

Moch. Faisol menambahkan bahwa setelah ditetapkan, maka agenda penyelamatan situs bersejarah itu akan lebih mudah dilaksanakan. Dengan demikian, diharapkan Bupati Jombang dapat segera mengambil keputusan untuk menetapkan rumah kelahiran Bung Karno sebagai Cagar Budaya.

Tradisi Grebeg Apem 2026 Kembali Digelar di Jombang

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Tradisi Grebeg Apem 2026 kembali digelar di Alun-alun Kabupaten Jombang, Kamis (12/2/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari tradisi megengan menjelang Ramadan ini berlangsung meriah dan dipadati masyarakat.

Grebeg Apem menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti warga. Selain sebagai tradisi budaya, kegiatan ini juga menjadi simbol kebersamaan masyarakat Jombang dalam menyongsong bulan suci Ramadan.

Rangkaian acara diawali dengan kirab apem dari Kantor Pemerintah Kabupaten Jombang menuju Alun-alun. Arak-arakan tersebut semakin semarak dengan penampilan drum band serta pertunjukan tarian bernuansa Timur Tengah yang melambangkan suka cita menyambut bulan suci.

Peserta pawai didominasi siswa Sekolah Dasar (SD) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jombang. Mereka berjalan beriringan mengawal gunungan dan tumpukan apem warna-warni yang menjadi simbol utama dalam tradisi tersebut.

Setibanya di alun-alun, ribuan apem disusun berjajar di tengah lapangan. Namun sebelum sambutan Bupati Jombang usai, masyarakat yang telah memadati lokasi langsung berebut apem yang dibagikan. Dalam waktu singkat, ratusan apem ludes di tangan warga.

Bupati Jombang Warsubi menyampaikan, Grebeg Apem merupakan simbol kebersamaan dan tradisi saling memaafkan menjelang Ramadan. Ia menyebutkan, tahun ini sebanyak 15.752 apem disiapkan dan dibentuk dalam 17 tumpeng.

“Tradisi ini menjadi wujud kebahagiaan bersama sekaligus momentum mempererat silaturahmi masyarakat Jombang,” ucap Warsubi. Ia berharap tradisi megengan dapat terus dilestarikan sebagai warisan budaya daerah yang memperkuat persatuan masyarakat.

Warsubi juga mengajak masyarakat menyambut Ramadan dengan suka cita serta mempersiapkan diri secara lahir dan batin. Ia juga mengutip Surah Al-Baqarah ayat 183 yang menegaskan kewajiban berpuasa bagi orang-orang beriman.

Dengan demikian, diharapkan momentum ini dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ramadhan Isa : Khofifah Effect dan Magnet Prabowo di Mujahadah Kubro Satu Abad NU

0

Khofifah Effect dan Magnet Prabowo di Mujahadah Kubro Satu Abad NU

Oleh : Ramadhan Isa
Koordinator Nasional Poros Muda NU

TelusuR.ID – Meski telah empat hari berlalu, namun perhelatan Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Stadion Gajayana, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur masih menjadi perbincangan publik. Penulis pun tertarik untuk mengulas peringatan Satu Abad NU versi Kalender Hijriyah tersebut.

Hari itu, Ahad 8 Februari 2026 Kota Malang menjadi lautan Nahdliyin. Paling tidak ada sekitar 150.000 orang yang hadir dalam event Mujahadah Satu Abad NU tersebut.

Mayoritas massa datang dari wilayah Jawa Timur. Namun ada juga yang datang dari wilayah Jawa Tengah, Jogja, Jawa Barat, Jakarta dan Banten. Massa didominasi pakaian warna putih, meski pun banyak juga warna hijau yang dikenakan ibu-ibu Muslimat NU.

Bukan hanya jemaah NU yang mengalir ke Kota Malang, para pedagang dadakan dari luar Jawa Timur pun datang untuk merengkuh rejeki di even Akbar itu.

Sejak Jumat 6 Februari 2026, puluhan ribu massa sudah mulai masuk ke kota Malang. Hujan besar yang mengguyur tak menyurutkan langkah mereka.

Paling tidak sudah 1500 bus masuk ke Kota Malang, dua hari sebelum Hari H puncak Mujahadah Kubro Satu Abad NU.

Bila satu bus diisi 50 orang, maka dikalikan dengan jumlah 1500 bus. Didapati estimasi 75.000 orang yang datang dari luar Kota Malang, dua hari sebelum Hari H.

Ditambah, rombongan yang berangkat secara mandiri dengan sepeda motor, mobil dan kereta api serta bus antar kota.

Demikian pula jamaah yang datang dari wilayah Malang Raya yang terdiri dari Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu. Maka estimasi 150.000 massa yang hadir di event Akbar ini sangat rasional.

Penulis melihat ada faktor Khofifah Effect (Efek Khofifah) dan Magnet Presiden Prabowo sehingga pada Hari H sekitar 150.000 massa tumplek blek di dalam Stadion Gayana dan di sekitar stadion yang pada April tahun ini juga genap berusia Satu Abad.

Puluhan ribu massa yang tidak bisa masuk ke dalam stadion Gajayana, yang tercatat sebagai stadion tertua di Indonesia itu, mengikuti prosesi acara lewat sejumlah Videotron besar yang disediakan panitia.

Meski resminya perhelatan Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Kota Malang adalah agenda PWNU Jawa Timur. Namun sosok Khofifah menjadi salah satu faktor tingginya animo massa untuk hadir.

Sebagai Gubernur Jawa Timur, ia memfasilitasi dan mengkoordinasi kepala daerah di Malang Raya untuk mendukung persiapan acara Akbar tersebut.

Sebagai Ketua Umum Dewan Pembina Pimpinan Pusat Muslimat NU, ia menjadi alasan puluhan ribu Ibu-Ibu Muslimat NU berbondong-bondong mengalir ke Kota Malang.

Euforia massa semakin besar setelah menyebarnya kabar Presiden Prabowo Subianto mendarat di Bandara Abdurachman Saleh, Malang pada Sabtu 7 Februari 2026 malam atau satu hari sebelum puncak peringatan Mujahadah Kubro Satu Abad NU.

Kehadiran orang nomor satu di Indonesia itu membuat Stadion Gajayana seolah bergetar. Lautan massa pun mengelu-elukan sosok Presiden RI ke-8 tersebut.

Panggung yang megah menjadi bertambah mewah dengan pidato Presiden Prabowo yang menggelegar. Terlebih dalam pidatonya Presiden mengapresiasi kontribusi besar NU terhadap perjalanan sejarah NKRI hingga hari ini.

Prabowo pun tampak sumringah dan bersemangat di acara Mujahadah Kubro Satu Abad NU. Lelahnya terbang dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta ke Kota Malang, terhapus dengan euforia dan sambutan ratusan ribu Nahdliyin.

Penulis pun coba mundur ke belakang. Sebelum Mujahadah Kubro Satu Abad NU dihelat oleh PWNU Jawa Timur.

Sepekan sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) lebih dulu menggelar event peringatan Satu Abad NU, tepat di hari lahir NU pada 31 Januari 2026.

Acara itu digelar di Istana Olahraga (Istora) Senayan, bukan Gelora Bung Karno atau GBK seperti rencana sebelumnya. Seperti diketahui kapasitas Istora Senayan, jauh lebih kecil dari GBK.

Istora Senayan yang biasa digunakan untuk event olahraga Bulutangkis itu berkapasitas 7000 tempat duduk. Bila area lapangan digunakan pun, kapasitas total tak sampai 10.000 massa.

Suasana di Istora Senayan kurang meriah atau bisa dibilang sepi untuk event NU tingkat nasional. Kondisi itu bisa dilihat dari banyaknya kursi yang kosong.

Apalagi Presiden Prabowo Subianto yang diharapkan hadir, nyatanya absen. Ketidak hadiran Presiden membuat acara ini kurang gereget.

Kehadiran Presiden diwakilkan oleh Menteri Agama, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar yang juga tercatat sebagai Rais Syuriyah PBNU.

Terima Delegasi Rusia-Indonesia, Bamsoet Dorong Peningkatan Ekspor Kopi Gayo dan Mandailing ke Rusia

0

JAKARTA,TelusuR.ID – Di tengah dinamika perdagangan global yang terus bergerak, peluang baru terbuka bagi kopi Indonesia. Hal itu disampaikan Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo, saat menerima Delegasi Rusia-Indonesia untuk coffee market Rusia di Jakarta, Kamis (12/2/26).

Dalam pertemuan tersebut, Bamsoet menyoroti besarnya potensi pasar Rusia bagi kopi-kopi unggulan Indonesia, khususnya Gayo dari Aceh dan Mandailing dari Sumatera Utara. Menurutnya, pergeseran peta perdagangan dunia serta meningkatnya konsumsi kopi di kawasan Eurasia menjadi momentum strategis yang tidak boleh dilewatkan.

Data perdagangan tahun 2025 mencatat, ekspor kopi Indonesia secara keseluruhan telah menembus lebih dari US$ 1 miliar dengan volume mencapai ratusan ribu ton. Rusia pun mulai masuk dalam daftar pasar dengan pertumbuhan tercepat di luar Amerika Serikat dan Uni Eropa.

“Rusia adalah pasar besar dengan lebih dari 140 juta penduduk dan tingkat konsumsi kopi yang terus meningkat, terutama di kota-kota seperti Moskow dan St. Petersburg. Dalam dua tahun terakhir, permintaan terhadap kopi meningkat signifikan. Ini peluang emas bagi kopi Gayo dan Mandailing yang memiliki karakter rasa kuat dan unik,” ujar Bamsoet.

Delegasi yang hadir antara lain Tatiana Diouba, Dmitri Situmeang, Ali Amra, Ahmad Sujai, Rifqi Aji, dan Taufiq R.

Bamsoet menjelaskan, kopi Gayo dan Mandailing telah lama dikenal di pasar internasional. Kopi Gayo memiliki aroma kuat dengan tingkat keasaman rendah dan karakter rasa yang bersih. Sementara kopi Mandailing dikenal dengan body yang tebal, keasaman rendah, serta sentuhan aroma tanah dan herbal yang khas. Di berbagai lelang internasional, kedua varietas ini bahkan mampu mencatat harga dua hingga tiga kali lipat dibanding kopi komersial biasa.

“Kita punya kualitas kopi yang diakui dunia. Tantangannya sekarang adalah memastikan pasokan yang konsisten, menjaga standar mutu, serta memperkuat branding Indonesia di pasar Rusia. Importir Rusia membutuhkan kepastian kualitas dan kontinuitas suplai. Di sinilah peran pemerintah dan asosiasi eksportir menjadi krusial untuk mendampingi petani dan UMKM,” jelasnya.

Sebagai Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7, Bamsoet juga menekankan pentingnya memanfaatkan momentum kerja sama perdagangan Indonesia dengan negara-negara Eurasia. Perundingan dagang dengan Eurasian Economic Union dinilai membuka peluang tarif yang lebih kompetitif bagi produk Indonesia.

Di tengah dinamika geopolitik global, Rusia disebut tengah melakukan diversifikasi sumber impor, termasuk untuk komoditas pangan dan minuman berkualitas. Indonesia, menurut Bamsoet, berada pada posisi strategis untuk menjadi mitra yang andal.

“Dalam konteks geopolitik saat ini, Rusia mencari mitra baru yang bisa dipercaya. Indonesia harus hadir sebagai pemasok yang konsisten dan berkualitas. Kita perlu diplomasi ekonomi yang agresif, misi dagang terpadu, serta promosi kopi Gayo dan Mandailing di berbagai pameran internasional di Moskow dan kota besar lainnya. Jangan sampai peluang ini direbut negara lain seperti Vietnam atau Brasil,” pungkas Bamsoet. (*)

Patroli Malam Koramil Ampel, Perkuat Keamanan Desa Kaligentong

0

Boyolali, TelusuR.ID – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), anggota Koramil 05/Ampel Kodim 0724/Boyolali Peltu Atif Sadewo melaksanakan patroli malam di Desa Kaligentong, Kecamatan Gladaksari, Kamis (12/02/26). Kegiatan ini sebagai langkah preventif untuk memantau situasi wilayah binaan agar tetap aman dan kondusif.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara aparat kewilayahan dan warga desa.

Di sela patroli, Peltu Atif menegaskan pentingnya komunikasi sosial sebagai upaya cegah dini dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Ia juga mengimbau warga agar tetap waspada dan segera melaporkan hal-hal mencurigakan.

Sementara itu, Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, SE melalui Pasiops Kapten Inf Muslih menegaskan bahwa patroli malam merupakan komitmen Kodim dalam menjaga keamanan wilayah serta memperkuat sinergi TNI dan masyarakat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

(Agus Kemplu)

Rohmadi Lakukan Pengawalan dan Pembagian MBG ke Sekolah

0

Sragen, TelusuR.ID – Dalam rangka mendukung program pemerintah, Babinsa Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen Sertu Rohmadi melaksanakan pengawalan dan pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para siswa di sekolah wilayah binaannya,Kamis (12/02/2026) . Kegiatan tersebut bertujuan memastikan proses penyaluran berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.

Sejak pagi hari, Sertu Rohmadi telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan serta membantu kelancaran distribusi makanan. Pengawalan dilakukan mulai dari kedatangan kendaraan pengangkut MBG hingga proses pembagian kepada para siswa di ruang kelas.

Rohmadi juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan panitia pelaksana guna memastikan pembagian berlangsung tertib serta seluruh siswa menerima makanan sesuai porsi yang telah ditentukan. Selain itu, Rohmadi jg turut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan sebelum dan sesudah makan.

Kehadiran Rohmadi mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Para guru merasa terbantu dengan adanya pengawalan sehingga kegiatan dapat berjalan lancar tanpa kendala. Para siswa pun tampak antusias menerima MBG sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pemenuhan gizi anak sekolah.

Melalui kegiatan ini, Rohmadi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam upaya menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berprestasi.

(Agus Kemplu)

TNI Latih Petugas Haji 2026 dengan Pola Semi-Militer, Kodim 0724/Boyolali Siap Cetak Tim Solid dan Disiplin

0

Boyolali,TelusuR.ID– Kementerian Haji dan Umroh melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam memberikan pendidikan dan pelatihan (diklat) kepada Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Jawa Tengah Tahun 2026 yang bertempat di Asrama Haji Donohudan Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali, Rabu ( 11/02/26), Pelatihan ini dirancang dengan pola semi-militer guna mempersiapkan para petugas menghadapi beban kerja yang tinggi sekaligus membentuk disiplin, kekompakan, dan soliditas dalam satu rantai komando.

Kodim 0724/Boyolali menjadi salah satu satuan yang ditunjuk untuk melaksanakan diklat tersebut. Dengan pengalaman dalam pembinaan dan pelatihan kedisiplinan, Kodim 0724/Boyolali menyatakan kesiapan penuh untuk memberikan pembekalan terbaik bagi para calon pelayan tamu Allah agar mampu menjalankan tugas secara profesional, tangguh, dan penuh tanggung jawab.

Pasi Ops Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Muslih, menjelaskan bahwa materi yang diberikan tidak hanya menitikberatkan pada fisik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kerja sama tim.

Salah satu materi utama adalah Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang bertujuan membangun kekompakan dan kohesivitas antarpersonel. “Tujuan utamanya adalah membentuk tim yang solid dan kuat. Dengan baris-berbaris, akan tercipta hubungan yang kompak antarpetugas. Saat diperintah untuk hormat, semua melakukannya secara serentak,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan dengan pendekatan semi-militer bukan untuk menciptakan suasana kaku, melainkan untuk menanamkan nilai-nilai positif seperti disiplin, tanggung jawab, ketegasan, serta struktur komando yang tertata rapi. Ia juga menegaskan bahwa istilah military phobia atau ketakutan berlebih terhadap hal-hal berbau militer harus dihilangkan, karena yang diadopsi adalah nilai-nilai profesionalisme yang relevan dalam manajemen pelayanan publik.

Kapten Muslih memastikan bahwa seluruh rangkaian pelatihan dilaksanakan secara terukur dan seimbang, mengedepankan pembinaan mental, fisik, dan kerja sama tim tanpa mengesampingkan pendekatan humanis. Diharapkan, melalui diklat ini, para petugas haji Indonesia Tahun 2026 mampu memberikan pelayanan terbaik, sigap, dan penuh empati kepada seluruh jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

(Agus Kemplu)

Semangat Juang Dibuktikan Satgas TMMD 127 Dan Warga Desa Kembang

0

‎Wonogiri,TelusuR.ID – Di tengah sunyi wilayah terpencil yang selama ini luput dari sorotan, derap langkah prajurit TNI berpadu dengan keringat warga memecah keheningan. Melalui program TMMD, pembangunan talud dikebut tanpa mengenal lelah. Batu demi batu disusun, tanah digali, dan semen diaduk, Anggota Satgas TMMD Reguler ke-127 menunjukkan semangat juang yang tinggi dalam melaksanakan pembangunan talud untuk penahan jalan. Di Desa Kembang Kec. Jatipurno Kab. Wonogiri, Kamis (12/2/2026).

‎Danramil 15/Jatipurno Kapten Inf Budiono, mengatakan Dengan semangat gotong-royong yang tinggi, para anggota Satgas TMMD Reguler ke -127 bekerja tanpa kenal lelah untuk menyelesaikan pekerjaan ini, Dalam Satgas TMMD Reguler ke-127 ini ada beberapa sasaran yang berupa talud yaitu 8 titik talud jalan dan 2 titik talud penahan masjid di Desa Kembang Kecamatan Jatipurno.



‎Meskipun berhadapan dengan cuaca yang tidak menentu. Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0728/Wonogiri tak mengurangi mental mereka untuk selalu bersemangat bersama warga membangun talud.

‎Dengan semangat yang membara, para anggota Satgas TMMD Reguler ke-127 yakin bahwa pembangunan talud ini akan selesai tepat waktu dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

‎Lebih lanjut Danramil mengatakan, kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan berharap talud ini dapat bermanfaat dalam jangka waktu yang panjang.

(Agus Kemplu)

Satu Tahun CKG, Wamen Viva Yoga: Masyarakat Sehat Negara Kuat Produktifitas Meningkat

0

JAKARTA,TelusuR.ID – Kehadiran Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Grab Excellence Center, Cilandak, Jakarta, 11/2/2026, disambut antusias para driver (mitra pengemudi) Grab Bike. Kepada pria asal Lamongan, Jawa Timur, itu mereka menceritakan tentang keluarganya hingga soal jumlah orderan setiap hari. Ada seorang ibu, driver, mengungkapkan anaknya yang kuliah di Fakultas Hukum Universitas Lampung saat ini sedang magang di Komisi III DPR. Driver lainnya menceritakan dalam sehari dapat orderan puluhan kali. “Wah ini power emak-emak”, ujar Viva Yoga yang disambut tawa semua termasuk Chief of Public Affairs Grab Indonesia Tirza Munusamy yang hadir di Grab Excellence Center.

Kehadiran Viva Yoga ke Grab Excellence Center pagi itu untuk meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kepada wartawan dirinya mengatakan satu tahun sudah program CKG yang diberikan pemerintah pada masyarakat. “Tahun lalu saya berkunjung ke Puskesmas Tebet, hari ini meninjau CKG para driver Grab”, ujarnya. Disebut CKG merupakan program kesehatan Presiden Prabowo Subianto yang pesertanya meningkat. Pada tahun 2025 ada sekitar 70 juta orang yang mendapat layanan kesehatan. Di tahun 2026 akan kita tingkatkan menjadi 130 juta orang. “Masyarakat berhak untuk sehat”, ujarnya. CKG merupakan wujud negara hadir guna membentuk masyarakat sehat, Indonesia kuat.

Dengan program layanan gratis ini masyarakat jadi tahu penyakit apa yang diidapnya. “Cek kesehatan untuk tindakan preventif”, paparnya. Dengan cek kesehatan masyarakat bisa mendeteksi awal gangguan kesehatan yang dialami. “Bila ada penyakit yang dirasa kronis, penerima layanan akan dirujuk ke rumah sakit”, ujarnya.

CKG yang diberikan kepada masyarakat khususnya para driver ojol, sangat penting sebab sebagai mitra mereka setiap hari beraktivitas dan dituntut untuk selalu sehat. Bila sakit membuat tidak bisa bekerja dan tak produktif. “Sehat merupakan tanggung jawab negara dan ini merupakan komitmen dari Presiden Prabowo”, tegasnya.

CKG diberikan kepada seluruh masyarakat, dari bayi hingga lansia serta seluruh profesi baik petani, buruh, guru, nelayan, dosen, dan profesi serta masyarakat lainnya. Sehat dikatakan harus menjadi budaya dan ekosistem masyarakat Indonesia. Dengan masyarakat sehat akan meningkatkan kualitas hidup dan produktifitas.

Program CKG disebut Viva Yoga dilakukan di seluruh Indonesia. Tidak hanya di puskesmas namun juga di pesantren, sekolah, pusat pembelanjaan, “termasuk yang ada di Grab Excellence Center ini”, tuturnya.