TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 126

PT CJI dan PWI Jombang Gelar Aksi Tanam Pohon dalam Rangka Memperingati Hari Pers Nasional

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – PT CJI, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang, dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang menggelar aksi tanam pohon dalam rangka memperingati Hari Gerakan Satu Juta Pohon dan Hari Pers Nasional (HPN) pada Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan di Kabupaten Jombang.

Kegiatan tanam pohon bertempat di Lapangan Andum Apokat, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Jombang. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak lintas sektoral, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, perusahaan, wartawan, siswa, hingga masyarakat setempat.

Manajemen PT CJI turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Vice President Director Yoo Kungmin, Associate Director Beny Effendy, Department Head HRGA Muhammad Rizki Zamroni, dan Section Chief GA External Wahyu Aries Setiawan. Selain menanam pohon, PT CJI juga mendapat penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Jombang atas kontribusinya dalam pemulihan ekosistem di wilayah tersebut.

Bupati Jombang melalui Plh Asisten 1 Kabupaten Jombang, Masduqi Zakaria, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT CJI. “Kami berikan apresiasi kepada PT CJI atas kolaborasinya bersama DLH Jombang. Ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama antara pemerintah dan swasta dalam pembangunan keberlanjutan demi generasi mendatang,” ujarnya.

PT CJI telah berperan aktif dalam mendukung konservasi lingkungan di Kabupaten Jombang selama dua tahun terakhir. Sebanyak 34.777 bibit pohon telah disumbangkan oleh perusahaan untuk mendukung pelestarian alam di wilayah tersebut.

Ketua PWI Jombang M Mufid menjelaskan bahwa aksi tanam pohon yang kolaborasi dengan PT CJI dan DLH merupakan salah satu rangkaian peringatan HPN di Jombang. Penanaman pohon dipilih sebagai simbol peringatan HPN agar insan pers tidak hanya hadir melalui karya jurnalistik, tetapi juga aksi nyata bagi lingkungan.

PWI Jombang juga kolaborasi dengan Polres Jombang juga menggelar Lomba Fotografi dan Konten Video bertema ‘Lensa Pengabdian: Potret Nyata Aksi Polisi BAIK untuk Masyarakat’. Kompetisi yang diluncurkan pada Februari 2026 ini menyediakan total hadiah Rp15 juta dan terbuka bagi masyarakat umum, pelajar, santri, hingga mahasiswa.

Pengumuman pemenang lomba foto dan video sekaligus penerima PWI Jombang Award dilaksanakan pada malam resepsi puncak HPN 2026 yang dijadwalkan Rabu, 8 April 2026. “Kolaborasi bersama semua pihak sangat dibutuhkan untuk mewujudkan keberlanjutan ekosistem dan mendukung pertumbuhan perusahaan yang sejalan dengan masyarakat,” pungkasnya.

Mengenang Adi Sutarwijono, Sosok Pemimpin yang Mengabdikan Diri untuk Kepemudaan

0

SURABAYA, TELUSUR.ID – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Pemuda Katolik atas berpulangnya Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Surabaya yang juga dikenal sebagai sosok pejabat yang sangat dekat dengan aktivis muda dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kaderisasi.

Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Jawa Timur, Christoporus Suryo, mengenang sosok almarhum sebagai figur yang sangat dekat dengan kehidupan dunia Katolik di Jawa Timur. Adi Sutarwijono juga menjabat sebagai Dewan Pembina Komisariat Cabang Kota Surabaya, dan sosok yang konsisten memberikan dukungan penuh bagi perkembangan organisasi kepemudaan.

“Selama kami berinteraksi dengan Pak Adi, banyak hal yang dilakukan bersama-sama. Beliau sangat concern pada perkembangan ormas-ormas kepemudaan, khususnya bagi aktivis muda,” ujar Suryo dalam keterangannya dikuti Telusur.id Kamis (12/2/2026).

Menurut Suryo, almarhum dikenal sangat rendah hati (humble). Meski memegang jabatan strategis sebagai pejabat publik, Adi Sutarwijono selalu meluangkan waktu untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan mentransfer pengetahuan kepada para pemuda.

Bahkan, rumah dinasnya kerap menjadi tempat diskusi terbuka bagi pengurus Komda maupun Komcab. “Beliau sering menerima kami untuk berdiskusi di rumah dinas. Beliau sangat humble. Meskipun sebagai pejabat, beliau meluangkan waktu untuk pergerakan kaum muda,” tambahnya.

Komitmen Totalitas untuk Kaderisasi

Suryo mengenang salah satu pesan mendalam yang pernah disampaikan almarhum. Adi Sutarwijono mendorong agar ormas kepemudaan Katolik terus memperluas jangkauan dan memperbanyak jumlah kader. Komitmen almarhum terhadap organisasi tersebut bahkan diucapkan dalam sebuah janji yang membekas di ingatan Suryo.

“Pesan yang dulu disampaikan kepada saya: ‘Selama saya masih sehat, saya diundang Pemuda Katolik, di manapun saya akan hadir’,” kenang Suryo menirukan ucapan almarhum.

Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Adi Sutarwijono dalam berbagai kegiatan, termasuk kesediaannya menjadi narasumber dalam kegiatan Kursus Kepemimpinan (KKM).

Kabar duka

Untuk diketahui, Ketua DPRD Kota Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono, atau yang akrab disapa Mas Awi, meninggal dunia pada Selasa, 10 Februari 2026, pukul 20.36 WIB di RS MRCCC Siloam Hospitals Jakarta, setelah menjalani perawatan intensif.

Adi Sutarwijono Lahir di Blitar pada 4 Agustus 1968. Sebelum terjun ke dunia politik, ia meniti karier di dunia jurnalistik. Profesi ini membentuk karakternya menjadi sosok yang gemar mengamati, membaca realitas sosial, dan mendengar sebelum berbicara.

Karier politiknya ditempuh bertahun-tahun dari bawah hingga dipercaya memimpin DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya dan akhirnya mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya selama 2 periode 2019–2024 dan 2024–2029.

Sebelumnya ia juga menjabat sebagai anggota DPRD Surabaya selama dua periode yakni sisa masa jabatan 2009–2014 mulai tahun 2012 dan 2014–2019 Adi Sutarwijono juga dikenal bukan sebagai politisi yang reaktif, melainkan pemimpin yang mengedepankan dialog dan musyawarah.

Dengan kepergian Adi Sutarwijono, Pemuda Katolik dan masyarakat Surabaya kehilangan sosok pemimpin yang peduli terhadap kepemudaan dan pembangunan kota. Semoga kenangan dan warisan beliau dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Babinsa Bersama Warga Laksanakan Karya Bakti Pembersihan Longsoran Tanah

0

Sragen, TelusuR.ID – Suasana pagi itu tampak Guyub Rukun Serka Giyanto Babinsa Koramil 18/Kalijambe Kodim 0725/Sragen bersama warga melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan longsoran tanah di Dukuh Sangiran Rt.10 Desa Krikilan Kec.Kalijambe, Selasa (10/02/2026) . Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap dampak bencana alam yang mengganggu aktivitas dan keselamatan masyarakat.

Menurut Giyanto, Longsoran tanah yang terjadi akibat curah hujan tinggi tersebut menutupi sebagian akses jalan dan lingkungan sekitar, sehingga menghambat mobilitas warga. Melihat kondisi tersebut, Giyanto mengajak warga untuk bergotong royong membersihkan material tanah dan lumpur agar akses dapat kembali digunakan.

Dalam kegiatan karya bakti ini, Giyanto dan warga bahu-membahu membersihkan longsoran dengan peralatan seadanya, seperti cangkul dan sekop. Selain pembersihan, Giyanto juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat hujan deras.
Giyanto menegaskan bahwa kegiatan karya bakti ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Giyanto berharap akses jalan dan lingkungan dapat kembali normal, serta menumbuhkan kesadaran warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam.

(Agus Kemplu)

Tinjau Lokasi TMMD, Dandim Wonogiri Pastikan Sasaran Fisik Akan Rampung Sesuai Target

0

Wonogiri,TelusuR.ID – Usai acara Pembukaan TMMD Ke-127 Tahun 2026, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan selaku Dansatgas bersama Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dan rombongan meninjau lokasi TMMD ke 127 di Desa Kembang Kecamatan Jatipurno.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung sasaran fisik TMMD ke 127 yang akan berlangsung selama satu bulan antara prajurit TNI bersama masyarakat dan stakeholder lainnya bergotong royong menuntaskan seluruh target kegiatan yang telah dicanangkan.

Dandim menjelaskan, bahwa kegiatan TMMD ini mewujudkan sinergi bersama antara pemerintah kabupaten Wonogiri,Provinsi,kemanungalan TNI dengan rakyat sehingga kebersamaan seperti ini kita harapkan akan mampu mempererat tali persaudaraan dan kesatuan,rasa gotong royong diantara kita yang tentunya akan membawa kemajuan khususnya di Desa Kembang Kecamatan jatipurno.

“Dampak nyata dari TMMD ini sudah kita rasakan setiap tahun baik reguler maupun sengkuyung masyarakat sangat merasakan dampaknya dalam segi pembangunan sehingga masyarakat menerima dengan baik kegiatan TMMD ini,” pungkas Dandim.

(Agus Kemplu)

Bupati Wonogiri : TMMD Menjadi Kekuatan Luar Biasa Dalam Mewujudkan Kemajuan Desa

0

Wonogiri,TelusuR.ID – Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) baik Reguler maupun Sengkuyung dari waktu ke waktu, terbukti efektif dalam merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong- royongan, antara unsur pemerintah, TNI-Polri, dan segenap masyarakat.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno secara resmi membuka Upacara Pembukaan TMMD Reguler Ke-127 Tahun 2026 bertempat di lapangan Desa Kembang Kecamatan Jatipurno, Selasa (10/2/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan, TMMD memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh pelosok daerah. Sinergitas dan kemanunggalan dalam TMMD seperti inilah, yang kemudian menjadi kekuatan luar biasa, untuk mewujudkan kemajuan di Kabupaten Wonogiri. Dan pada kesempatan ini, dilaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026 di Desa Kembang Kecamatan Jatipurno. Saya berpesan, laksanakan program ini dengan sebaik-baiknya.

Hilangkan kesan bahwa TMMD adalah kegiatan yang bersifat rutinitas, dan selanjutnya kita niatkan bahwa program ini adalah untuk menghadirkan fasilitas yang memberi nilai manfaat demi meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat. Harapan kita bersama, seluruh proyek yang dikerjakan bersama dari awal hingga akhir, menumbuhkan rasa ikut memiliki khususnya dari warga masyarakat, kemudian muncul rasa “melu handarbeni” agar bisa dimanfaatkan dan dirawat sebaik mungkin.

TMMD Reguler 127 Tahun 2026 mengambil tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, dan akan melaksanakan sejumlah kegiatan fisik berupa pembangunan rabat jalan, talud jalan, rehab masjid, pembangunan sumur bor, dan juga kegiatan non fisik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan Wawasan Kebangsaan, Sadar Hukum, Undang-undang Lalu Lintas, Bahaya Narkoba, KB, dan Kesehatan.

Sesuai laporan, keseluruhan kegiatan dibiayai dari dana APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 186 juta, dana APBD Kabupaten Wonogiri sebesar Rp 768 juta, dan swadaya masyarakat sebesar Rp 50 juta, dengan nilai total Rp 1 milyar 4 juta rupiah.

Harapan kita bersama, seluruh biaya yang telah dikeluarkan, seluruh kerja keras dan darma bakti dari segenap unsur, baik TNI-Polri, Pemerintahan dan warga masyarakat, dapat menjadikan program ini berjalan dengan sukses, serta dapat mencapai nilai manfaat yang telah ditetapkan.

Mari jadikan TMMD Reguler ke-127 Tahun 2026 di Kabupaten Wonogiri, yang sebagian diantaranya dilaksanakan dalam Bulan Suci Ramadan, sebagai TMMD yang terbaik, yang mampu memberi edukasi, membangkitkan rasa kebersamaan, mempertahankan jiwa dan semangat gotong-royong dalam masyarakat, serta untuk menguatkan rasa kebangsaan dan rela berkorban untuk kepentingan bersama.

(Agus Kemplu)

Kapolres Jombang Berikan Arahan kepada Pelajar SMK PGRI 1 Jombang

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan memberikan arahan kepada pelajar SMK PGRI 1 Jombang terkait pencegahan kenakalan remaja di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasat Lantas Polres Jombang AKP Anjar Rahmat Putra, Kasat Binmas AKP Pranan Edi, serta Wakapolsek Jombang Iptu Imron Nugroho.

Dalam arahannya, AKBP Ardi Kurniawan menekankan pentingnya peran pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Ia menyampaikan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Saya tidak ingin ada satu pun siswa SMK PGRI 1 Jombang yang berniat membully temannya sendiri. Jika ingin menjadi orang sukses, sayangi orang tua, hormati bapak dan ibu guru, serta jaga persaudaraan dengan teman-teman,” tegasnya.

Kapolres juga mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya, serta tidak ikut-ikutan dalam hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun sekolah.

“Kondusivitas Kamtibmas di Jombang dapat terwujud karena adanya peran serta seluruh komponen masyarakat. Mari kita jaga bersama, termasuk dari lingkungan sekolah,” ujarnya.

Kepala SMK PGRI 1 Jombang, Sudarti, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Jombang atas kehadirannya di sekolah tersebut. Ia berharap kehadiran Kapolres Jombang dapat memberikan manfaat dan motivasi positif bagi para siswa.

Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi di Jombang, Ulil Muhammad, mengingatkan agar siswa selalu mengutamakan tugas belajar sebagai kewajiban utama. Ia juga menyampaikan potensi bahaya aktivitas perguruan silat apabila tidak disertai pengawasan yang baik dari pihak sekolah maupun orang tua.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pelajar SMK PGRI 1 Jombang dapat menjadi generasi yang lebih baik dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Pemkab Jombang Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2027 Di Gudo : Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan Jadi Fokusnya

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Acara tersebut dipusatkan di Pendopo Kecamatan Gudo pada Senin (9/2/2026) pagi.

Musrenbang ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi warga dari tiga kecamatan, yakni Gudo, Perak, dan Bandar Kedungmulyo. Wakil Bupati Jombang, Gus Salmanudin, menyampaikan salam hangat dari Bupati Jombang, Warsubi, dan menegaskan bahwa Musrenbang ini bukan sekadar rutinitas administratif.

“Musrenbang ini adalah wadah musyawarah untuk merumuskan perencanaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Fokus kita jelas: pengentasan kemiskinan, pengendalian inflasi, penguatan ketahanan pangan, hingga mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis,” ujar Gus Salmanudin.

Tema pembangunan tahun 2027 yang diusung adalah “Integrasi Pengembangan Industri dan Perdagangan dengan Sektor Primer”. Pemkab Jombang bertekad menjadikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai fondasi yang terhubung langsung dengan industri pengolahan dan pasar modern maupun digital.

Gus Salmanudin juga mengungkapkan perubahan kebijakan signifikan pada tahun 2026, yaitu Skema Pagu Indikatif Kewilayahan yang kini bertransformasi menjadi Prioritas Kecamatan. “Mulai tahun 2026, kita perkuat peran kecamatan dengan alokasi peningkatan jalan kabupaten sebesar 1 Miliar Rupiah per kecamatan, ditambah 200 Juta Rupiah untuk penerangan jalan umum (PJU),” tegasnya.

Beberapa proyek strategis yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 berdasarkan hasil Musrenbang sebelumnya antara lain rehabilitasi jalan dan pembangunan PJU di berbagai titik.

Pemkab Jombang juga mendorong program Desa Maju dan Sejahtera (Desa Mantra) yang menyasar pembangunan berbasis kewenangan desa. Wakil Bupati mengajak seluruh delegasi dan kepala desa untuk bersinergi mensukseskan program nasional.

Kegiatan Musrenbang berjalan tertib dengan partisipasi aktif dari tokoh masyarakat, kepala sekolah, serta perwakilan organisasi perempuan dan kemasyarakatan. Kepala Bapperida Hartono memaparkan apa itu Desa Mantra serta capaian pembangunan hasil usulan tahun sebelumnya yang akan dikerjakan pada tahun berjalan.

PWI Jombang Gelar Rangkaian Kegiatan untuk Memeriahkan Hari Pers Nasional

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jombang menggelar rangkaian kegiatan padat untuk memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Rangkaian agenda ini dimulai sejak Senin, 9 Februari 2026, dan dijadwalkan mencapai puncaknya pada Rabu, 8 April 2026 mendatang.

Agenda peringatan diawali dengan tasyakuran dan potong tumpeng di Sekretariat PWI Jombang, Senin (9/2/2026).

Acara yang berlangsung sederhana namun khidmat ini semakin istimewa dengan kehadiran Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) yang memberikan kejutan tumpeng jumbo.

“Selamat Hari Pers Nasional tahun 2026,” ucap AKBP Ardi Kurniawan yang didampingi Wakapolres Kompol Syarlis saat menyerahkan tumpeng kepada pengurus PWI. Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid, mengapresiasi atensi khusus dari kepolisian tersebut.

Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid menegaskan bahwa momentum HPN ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat akan peran vital pers.

“Pers harus menjadi pembeda di tengah derasnya arus informasi yang beredar di masyarakat. Kita wajib menjaga integritas dan independensi demi menjaga marwah jurnalistik serta mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Mufid, dikutip Telusur.id, Selasa (10/2/2026).

Rangkaian kegiatan HPN 2026 juga mencakup aksi tanam pohon, lomba fotografi dan konten video, serta PWI Jombang Award 2026. Aksi tanam pohon akan digelar pada Rabu (11/2/2026) di Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam.

Lomba fotografi dan konten video bertema “Lensa Pengabdian: Potret Nyata Aksi Polisi BAIK untuk Masyarakat” juga akan diluncurkan pada Februari 2026 ini. Kompetisi ini menyediakan total hadiah sebesar Rp 15 juta dan terbuka luas bagi masyarakat umum, pelajar, santri, maupun mahasiswa.

PWI Jombang Award 2026 akan diberikan kepada tokoh atau sosok inspiratif yang berprestasi, berkontribusi pada isu digitalisasi, melahirkan inovasi, serta konsisten pada gagasan kemandirian dan keberdayaan.

Mantan aktifis PMII ini juga berharap melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat mendorong terwujudnya pers yang sehat dan bertanggung jawab di Kabupaten Jombang.

Khofifah Buka Rakornas dan Kukuhkan Asosiasi Profesor Muslimat NU

0

SURABAYA, TELUSUR.ID – Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU yang juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka  Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Professor Muslimat Nahdlatul Ulama (APMNU) serta mengukuhkan pengurus APMNU yang digelar di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Surabaya..

Rakornas yang diikuti para profesor Muslimat NU dari berbagai daerah di Indonesia dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi itu berlangsung secara sederhana dan bersahaja.

Rakornas ini menjadi forum konsolidasi gagasan sekaligus penguatan peran perempuan ulama dan akademisi Muslimat NU dalam merespons berbagai tantangan zaman.

Selain membahas Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) organisasi, pertemuan juga menjadi ruang pertukaran pemikiran strategis terkait kontribusi keilmuan bagi masyarakat.

Dalam Rakornas tersebut, Khofifah mengajak para profesor Muslimat NU untuk memperkuat peran strategis kalangan intelektual perempuan dalam memberikan kontribusi pemikiran, penguatan nilai keagamaan moderat, serta solusi atas berbagai persoalan kebangsaan.

Sebab, menurutnya, kehadiran para akademisi perempuan NU harus mampu menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat.

“Para profesor Muslimat NU memiliki kapasitas keilmuan yang sangat kuat. Tantangannya adalah bagaimana ilmu tersebut dibumikan, memberi solusi nyata, dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat,” ujar Khofifah, dalam keterangannya dikutip Telusur.id, Selasa (10/2/2026).

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu menambahkan, forum intelektual tidak harus selalu berlangsung dalam suasana formal. Ruang dialog yang hangat dan egaliter justru dapat melahirkan gagasan yang jernih serta keputusan yang bijaksana.

“Para professor Muslimat NU adalah sosok-sosok dengan kapasitas keilmuan yang tinggi. Namun kekuatan NU juga terletak pada tradisi kebersamaan dan kesederhanaan. Ini menjadi simbol bahwa intelektualitas dan kerakyatan bisa berjalan beriringan,” ujar Khofifah.

Ia juga mengapresiasi Rakornas Asosiasi Professor Muslimat NU yang membahas PD/PRT sebagai fondasi penting dalam memperkuat organisasi secara struktural dan kultural.

Menurutnya, perumusan aturan dasar yang kokoh akan menjadi pijakan bagi kontribusi nyata para professor Muslimat NU dalam pembangunan bangsa.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah mengukuhkan Asosiasi Professor Muslimat NU yang dipimpin oleh Prof. Dr. Amany Lubis .

Khofifah berharap Asosiasi Professor Muslimat NU dapat terus menjadi ruang pengabdian keilmuan yang memberi manfaat luas bagi umat dan bangsa.

“Ilmu yang tinggi akan semakin bermakna ketika dibumikan dengan ketulusan, kesederhanaan, dan semangat khidmah. Inilah nilai yang terus kita rawat bersama di Muslimat NU,” pungkasnya.

caption : Ketua Umum Dewan Pembina Muslimat NU, Khofifah

Yuliati Nugrahani Warsubi Terpilih sebagai Ketua Dekopinda Kabupaten Jombang

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Jombang sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 pada Selasa (10/2/2026).

Dalam forum tertinggi insan koperasi tersebut, Yuliati Nugrahani Warsubi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dekopinda Kabupaten Jombang untuk masa jabatan 2026-2030.

Musda Dekopinda digelar di Gedung Pertemuan Bank Jombang Tower, dihadiri oleh 64 perwakilan unsur koperasi se-Kabupaten Jombang. Musda dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Jombang, Gus Salmanudin, yang hadir bersama para Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jombang Salmanudin menyampaikan pesan dari Bupati Jombang Warsubi, yang menekankan pentingnya adaptasi koperasi di era digital. “Koperasi di Kabupaten Jombang harus terus beradaptasi, menjadi lebih modern dan inovatif,” ujar Gus Salmanudin.

Pemkab Jombang juga berharap Dekopinda menjadi motor penggerak bagi koperasi kecil agar dapat “naik kelas” melalui pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan. Musda berlangsung dinamis dan tetap kondusif melalui tiga tahapan Sidang Pleno.

Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Dekopinda terpilih, Yuliati Nugrahani menyampaikan apresiasi atas dedikasi pengurus periode sebelumnya dan menyatakan kesiapannya mengemban amanah kolektif. “Amanah ini saya terima dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Yuliati Nugrahani juga mengajak seluruh elemen koperasi untuk mengesampingkan perbedaan dan memperkuat sinergi gotong royong demi mewujudkan koperasi yang modern. “Mari kita perkuat sinergi, kita bangun soliditas, dan kita hadirkan koperasi yang modern tanpa meninggalkan nilai luhur gotong royong,” tuturnya.

Dengan terpilihnya Yuliati Nugrahani Warsubi sebagai Ketua Dekopinda Kabupaten Jombang, diharapkan koperasi di Kabupaten Jombang dapat semakin maju dan sejahtera.