TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 121

BRI Mulyosari Rayakan Imlek: Tumbuhkan Kepercayaan, Perkuat Layanan Di Setiap Momen Penting

0

SURABAYA, TELUSUR.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus membuktikan posisinya sebagai bank komersial yang mengutamakan kepuasan nasabah.

Bagi setiap insan BRI, momen spesial adalah peluang emas untuk menunjukkan dedikasi dalam melayani sepenuh hati. Semangat tersebut terpancar kuat saat BRI BO Surabaya Mulyosari menggelar peringatan Tahun Baru Imlek pada Rabu (18/2/2026).

Suasana di kantor cabang tersebut mendadak tampil beda. Dekorasi khas menyambut setiap warga yang datang, menandakan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan strategi nyata untuk membangun ikatan emosional yang lebih dalam dengan para nasabah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya BRI Mulyosari memberikan nilai tambah di tengah persaingan industri perbankan yang kian digital.

Pemimpin Cabang BRI Mulyosari, Oky Nugroho, turun langsung menyapa masyarakat yang tengah melakukan transaksi.

“Kami menjadikan momen Imlek ini sarana menjalin komunikasi yang lebih hangat. Kami ingin nasabah merasakan bahwa BRI Mulyosari bukan sekadar tempat bertransaksi, melainkan mitra yang hadir di setiap momen penting mereka,” ujar Oky, dalam keterangannya dikutip Telusur.id, Jumat (20/2/2026).

Kehangatan interaksi terlihat jelas di area pelayanan. Selain dekorasi, sapaan ramah para staf memberikan pengalaman perbankan yang lebih personal. Oky menegaskan bahwa kepuasan nasabah adalah barometer utama keberhasilan kantor yang ia pimpin.

Dengan memahami karakter dan kebutuhan nasabah secara individu, kualitas layanan dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan. Melalui inisiatif ini, BRI BO Surabaya Mulyosari optimistis mampu menjaga loyalitas penggunanya.

Pendekatan humanis tetap menjadi kunci utama, bersinergi dengan inovasi teknologi yang terus dikembangkan oleh bank pelat merah tersebut.

“Harapan kami, kepercayaan masyarakat terhadap layanan BRI semakin kokoh. Kedekatan ini akan terus kami rawat agar BRI selalu menjadi pilihan utama di wilayah Surabaya Mulyosari,” pungkas Oky.

BRI Mulyosari telah membuktikan bahwa perayaan Imlek bukan hanya tentang tradisi, tapi juga tentang memperkuat hubungan dengan nasabah. Dengan semangat yang sama, BRI siap melayani Indonesia dengan lebih baik.

BRI terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan untuk memenuhi kebutuhan nasabah. Dengan demikian, BRI akan terus menjadi bank pilihan masyarakat Indonesia.

Kinerja BRI yang terus meningkat menjadi bukti nyata komitmen bank ini dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah. BRI akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan produk untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

Dengan semangat Imlek yang penuh kebahagiaan dan keberuntungan, BRI Mulyosari siap melayani nasabah dengan lebih baik.

Wujud Cinta TNI Untuk Rakyat, Air Bersih Menjadi Harapan Baru Di Desa Kembang

0

‎Wonogiri,TelusuR.ID – Kembali membawa harapan baru bagi warga pedesaan. Kali ini Program TMMD Reguler 127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0728/Wonogiri, sedang menyasar kebutuhan air bersih dengan membangun sumur bor di Dusun Golo RT 3, Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri.

Kehadiran para prajurit bersama masyarakat menciptakan suasana gotong royong yang hangat di tengah lingkungan yang masih asri dan dikelilingi perbukitan. Jumat(20/2/2026)

‎Sejak pagi hari, anggota Satgas bersama warga bahu-membahu menggali tanah, memasang peralatan, hingga menyiapkan instalasi sumur bor. Di tengah tumpukan kayu dan tanah galian, semangat kebersamaan begitu terasa.

Bagi warga setempat, proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi simbol kepedulian dan kedekatan TNI dengan rakyat. Air bersih yang selama ini sulit dijangkau, kini mulai hadir lebih dekat di kehidupan mereka.

‎Tarmin salah satu warga tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bahagianya. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya sumur bor tersebut, karena selama ini harus berjalan cukup jauh untuk mendapatkan air bersih.

“Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu membuatkan sumur ini. Sekarang kami tidak kesulitan lagi mencari air,” ungkapnya dengan wajah sumringah.

‎Program TMMD seperti ini menjadi bukti nyata peran TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah. Tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat dan warga. Sumur bor di Dusun Golo kini menjadi sumber kehidupan baru, sekaligus saksi kebersamaan yang akan terus dikenang oleh masyarakat setempat.

 

(Agus Kemplu)

Menyusun Arah 2027 dari Ruang Komisi B: Saat Aspirasi Bertemu Harapan di Sekretariat DPRD Jombang

0

JOMBANG,TelusuR.ID – Suasana Ruang Komisi B Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Jombang di Jalan KH Wahid Hasyim terasa berbeda, Kamis (19/2/2026). Di balik meja-meja rapat yang tertata rapi, para pemangku kepentingan duduk berdampingan—bukan sekadar untuk berbincang, tetapi untuk merajut arah pembangunan ke depan.

Sekretaris DPRD Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Danang Praptoko, ST, MT memimpin langsung Forum Perangkat Daerah (PD) yang mempertemukan unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga organisasi profesi wartawan. Agenda utamanya jelas: menyusun Rencana Kerja (Renja) Sekretariat DPRD Kabupaten Jombang Tahun 2027 agar semakin responsif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Sebanyak 13 komponen hadir dalam forum tersebut. Di antaranya OPD Sekretariat DPRD (Setwan), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda), Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), BPKAD, Inspektorat, FKMJ, PWI, serta DPD IWOI Jombang.

Dalam arahannya, Danang menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar formalitas tahunan. Ia membuka ruang selebar-lebarnya bagi masukan, saran, usulan, bahkan kritik konstruktif demi penyempurnaan Renja 2027.

“Kami mengundang para pemangku kepentingan dalam forum perangkat daerah ini untuk meminta masukan, saran, usulan sekaligus kritik, khususnya terkait pelayanan administrasi dan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi anggota dewan dalam melayani kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Mantan Ketua Bapperinda itu menambahkan, seluruh masukan yang mengemuka akan diramu sebagai bahan pertimbangan strategis, diselaraskan dengan visi-misi dan Asta Cita kepala daerah.

Diskusi pun mengalir dinamis. Dari unsur masyarakat, perwakilan FKMJ, Didik, menyampaikan komitmen organisasinya dalam menjaga kondusivitas Jombang. Ia menyebut FKMJ menaungi berbagai elemen, mulai dari NU, Muhammadiyah, LDII, Siddiqiyah, Jamaah Sholawat Wahidiyah, penganut aliran kepercayaan, komunitas Khonghucu, budayawan, hingga gereja.

“Kami memiliki komitmen kuat mendukung dan menjaga Jombang tetap aman, maju, dan sejahtera,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan Kesbangpol menyoroti kualitas demokrasi di Jombang yang dinilai masih perlu ditingkatkan dibanding sejumlah daerah lain di Jawa Timur. Catatan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tak hanya soal infrastruktur, tetapi juga kualitas partisipasi dan tata kelola politik yang sehat.

Dari kalangan insan pers, PWI dan DPD IWOI Jombang yang diwakili Ust Mufid dan Agus Pamuji mendorong penguatan transparansi serta peningkatan anggaran publikasi. Mereka menekankan pentingnya keterbukaan informasi mengenai program legislasi daerah (prolegda), rapat paripurna, rapat dengar pendapat (RDP), hingga berbagai agenda DPRD lainnya.

“Publik perlu mengetahui apa saja produk legislasi yang dihasilkan DPRD setiap tahun, termasuk raperda yang dibahas dan disahkan. Digitalisasi informasi juga penting agar masyarakat mudah mengakses kinerja sekretariat maupun anggota dewan,” tegas Mufid.

Sejalan dengan itu, Agus Pamuji mengusulkan peningkatan fasilitas penunjang di Kantor DPRD, termasuk penyediaan ruang konferensi pers yang representatif serta menghidupkan kembali program coffee morning sebagai ruang komunikasi publik.

“Program coffee morning sangat efektif sebagai solusi ketika terjadi kebuntuan komunikasi dengan pimpinan Forkopimda. Melalui forum tersebut, perwakilan masyarakat dan media dapat menyampaikan aspirasi secara langsung,” ujarnya.

Di penghujung forum, satu benang merah terasa kuat: Renja 2027 tak boleh disusun dalam ruang tertutup. Ia harus lahir dari dialog, dari keberanian mendengar, dan dari komitmen untuk berbenah.

Dinas Kominfo pun menyatakan kesiapan mendukung perbaikan sistem digitalisasi sebagai kebutuhan informasi yang kian penting—baik untuk menunjang kinerja sekretariat maupun tugas-tugas anggota dewan dalam menyerap aspirasi publik.

Dari Ruang Komisi B itu, arah 2027 mulai dirancang. Bukan sekadar dokumen perencanaan, tetapi janji bersama untuk menghadirkan tata kelola yang lebih partisipatif, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jombang.(Agus)

‎Kisah Hangat Satgas TMMD Memberi Pakan Demi Sapi Tetap Sehat

0

‎Wonogiri, TelusuR.ID – Sepulang dari kegiatan cor jalan, anggota Satgas TMMD ke 127 Kodim 0728/Wonogiri Pratu Farhan (25) membantu warga mencari rumput untuk makanan sapi milik Parjo(62). Pratu Farhan merasa sudah menjadi kewajiban membantu masyarakat di desa Kembang, Kecamatan Jatipurno.

“Saya sering melihat pak Parjo mencari pakan ternak sapi, kebetulan saya lewat depan ladang, tiba tiba ada ide membantu mencari rumput dan saya berikan kepada pak Parjo,” kata Pratu Farhan. Jumat (20/2/2026).

Sementara itu, pak Parjo pun terlihat kaget ketika melihat Pratu Farhan yang seorang TNI itu mau membantunya. Ia dibantu mencari dan membawa pakan sapi  itu langsung di bawa ke kandang sapi dan memberi makan ternak milik pak Parjo itu.

“Kulo nggeh kaget kok wonten bapak TNI ingkang mbantu kulo pados suket,kulo nggeh seneng sanget (saya ya kaget ada anggota TNI yg tiba tiba bantu saya mencari rumput, saya senang sekali),” kata pak Parjo.

(Agus Kemplu)

Masa Panen Tiba, Babinsa Tak Segan Turun ke Sawah Bantu Petani

0

Sragen, TelusuR.ID – Memasuki masa panen padi, Babinsa Desa Tegaldowo Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen Serma Sri Widodo turun langsung ke sawah membantu para petani memanen hasil pertanian di sawah milik Bp Nardi Dk Wungusari Desa Tegaldowo Kec. Gemolong,Kamis (19/02/2026). Kehadiran Babinsa di tengah petani menjadi penyemangat tersendiri sekaligus wujud nyata kepedulian TNI terhadap ketahanan pangan.

Serma Widodo menyampaikan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan. “Kami selalu siap membantu petani, mulai dari masa tanam, perawatan hingga panen seperti sekarang ini,” ujarnya.

Selain membantu proses panen, Widodo juga mengingatkany petani agar memperhatikan kualitas gabah dan proses penjemuran agar hasil panen tetap terjaga mutunya. Ia juga mengimbau petani untuk terus berkoordinasi dengan penyuluh pertanian apabila menemui kendala di lapangan.

Bapak Nardi mengaku senang dan terbantu dengan kehadiran Babinsa. Ia merasa diperhatikan dan didampingi dalam setiap tahapan bercocok tanam. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara TNI dan petani semakin kuat dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah.

(Agus Kemplu)

Memperkuat Keimanan Dan Ketaqwaan, Satgas TMMD 127 Kodim 0728/Wonogiri Laksanakan Sholat Tarawih Dan Tadarus Al-Qur’an

0

Wonogiri,TelusuR.ID – Bulan suci Ramadhan 1447 H dan bulan penuh keberkahan. Dibulan ini seluruh umat Muslim berlomba mencari pahala dengan kegiatan-kegiatan keagamaan. Salah satunya melaksanakan Shalat Tarawih dan Tadarus Al-Qur’an.

‎Hal inilah yang dilakukan personel Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0728/Wonogiri yang beragama Islam yang sedang melaksanakan program TMMD ke-127 di wilayah Desa Kembang, Kec. Jatipurno, Kab. Wonogiri

Memasuki hari pertama Sholat Tarawih, personel Satgas melaksanakan Shalat Tarawih dan Tadarus bersama warga di Masjid Al-Hidayah, Desa Kembang, Rabu Malam (18/2/2026).

‎Kapten inf Budi Utama sebagai Perwira Pengawas mengatakan bahwa kegiatan malam Ramadhan dilakukan untuk tingkatkan keimanan dan ketaqwaan anggota yang beragama Islam. Selain itu juga untuk menjalin kebersamaan dengan warga masyarakat serta menjalin silaturahmi

‎“Sholat tarawih dan Tadarus Al-Qur’an yang dilakukan oleh anggota Satgas TMMD Reguler ke-127 ini merupakan salah satu bentuk mengisi waktu malam Ramadhan dengan Tarawih dan membaca Al-Qur’an. Pelaksanaan Tadarus Al-qur’an sendiri dilaksanakan setelah Sholat Tarawih,” jelasnya.

‎Perwira Pengawas juga menyebutkan bahwa kegiatan Tadarus Al-Qr’an ini rutin dilaksanakan setiap malam selesai sholat Tarawih.

‎“Selain tadarus Al-Quran masih banyak kegiatan keagamaan untuk mengisi Bulan Ramadhan ini yang dilakukan anggota Satgas TMMD bersama warga.

 

(Agus Kemplu)

Jacob Ereste : Perbedaan Awal Puasa Pada Bulan Ramadhan Menandai Makna Yang Penting Dari Nilai-nilai Spiritual Untuk Dimiliki Manusia

0

Jacob Ereste :

Perbedaan Awal Puasa Pada Bulan Ramadhan Menandai Makna Yang Penting Dari Nilai-nilai Spiritual Untuk Dimiliki Manusia

TelusuR.ID – Perbedaan memasuki puasa pada bulan ramadhan bagi umat Islam tahun ini — 1477 Hijriyah atau tahun 2026 Masehi — tidak lagi untuk dipersoalkan, karena umat Islam sudah memahaminya sebagai ekspresi yang serius dalam menyambut bulan suci ramdhan yang sangat penting dan wajib dilakukan dengan cara yang terbaik dan tepat, sehingga perbedaan pendapat itu tidak4 lagi perlu memecah kesatuan dan persatuan umat Islam yang percaya sebagai penerima karunia rahmatan lil alamin. Sebab yang terpenting dari ketaatan menunaikan rukun Islam adalah untuk mendapatkan keridaan Allah SWT bagi manusia dalam berbuat baik — tidak hanya untuk dirinya sendiri — tapi juga tak kalah penting untuk orang lain. Katena itu, dalam menjalankan ibadhah puasa pada bulan ramadhan semua umat Islam yang mampu senang nembantu dan menberi untul orang lain, tanpa pilih kasih bagi tergadap mereka yang dianggap memerlukan bantuan itu.

Begitulah puasa ranadhan yang menjadi kewajiban bagi umat Islam untuk dijalankan sebulan penuh, tanpa perlu ditawar-tawar untuk ditaati sebagai perintah dari langit yang memili dimensi spitual, psikologis, biologis dan nilai-nilai sosial, termasuk bagi mereka yang melakujan penetapan waktu yang patut diikuti oleh masing-masing umat seduai dengan kejakinannya untuk memulai ibadhah puasa pada hari Rabu atau esok hari Kamis, 19 Februari 2026 tahun ini. Stau tahun 1477 Hijriyah. Setidaknya dalam kebersamaan puasa pada bulan ramadhan bagi umat UU slam di Indonesia sekarang dapat dipagami dan disadari sebagai upata menciptakan sinkronisasi spiritual bersama, agar etika, moral dan akhlak mulia manusia tetap terjaga sebagai fitrah anugrah Allah yang menempatkan manusia sebadai khalifatullah di bumi.

Karena itu waktu kemasuki puasa pada bulan ramadhan yang berbeda sampai hari ini di Indonesia — Rabu dan Kamis — dapat dipastikan bila satu diantaranya asalah yang paling mendekati kebenaran berdasarkan perhitungan hisaf atas dasar perhitungan aritmatika untuk menentukan awal bulan ramadhan sebagai patokan untuk menjalankan ibadhah puasa.

Jika sistem hisaf yang merujuk pada perhitungan astronomis — tidak hanya sekedar mengintip keberadaan bulan di langit — untuk memastikan posisi bulan dan matahari, sehingga dapat menentukan kepastian dimulainya puasa pada bulan ramadhan yang tepat.

Metode hisaf yang menggunakan perhitungan matematis dan astronomi ini untuk memastikan visibilitas hilal — bulan sabit — berada di ufuk Barat. Hingga dapat menentukan waktu memasuki bulan ramadhan yang menjadi kewajiban bagi umat Islam untuk menjakakan puasa selama satu bulan penuh untuk kemudian menasuki Hari Raya Idhul Fitri.

Perbedaan dalam memulai puasa pada bulan ramadhan bagi umat Islam di Indonesia sekarang ini tidak lagi merasa perlu untuk digunjingkan dan menjadi topik yang heboh. Tetapi seiarang, perbedaan waktu memasuki bulan ramadhan yang berbeda itu dapat dipahami sebagai bentuk ku keseriusan umat Islam menyambut bulan ramadhan yang penuh berkah ini sebagai ritual keagamaan yang sangat penting. Kareba umat Islam di Indonedia sekarang dapat memahami perbedaan perhitungan tersebut sebagai sesuatu yang manusawi, sehingga tidak perlu menimbulkan kegaduhan atau pertentangan — apalagi sampai menimbulkan perpecahan yang tidak perlu — karena akan dimanfaatkan oleh pihak lain yang tidak suka — arau bahkan takut — bila umat Islam bersatu dan kompak, tiada lagi bisa diadu domba seperti yang sudah-sudah.

Apalagi untuk menentukan waktu puasa wajib pada bulan ramadhan bagi umat Islam bisa merujuk pada ruhlah — pengamatan hilal, hisaf — perhitungan astronomi — dan rujukan kalender Hijriyah. Jadi, perbedaan dalam memasuki puasa pada bulan ramadhan di Indonesia adalah bentuk dari keinginan mengagungkan muatan nilai puasa yang sakral, sarat muatan nilai-nilai spiritual yang sangat diperlukan oleh seluruh umat manusia untuk meningkatkan religiusitas jati diri yang utuh dan berkepribadian. Tidak korup dan tidak khianat.

 

 

Banten, 18 Februari 2026

Demi Warga Yang Sehat, Satgas TMMD Bangun Jamban Permanen di Pelosok Desa

0

Wonogiri,TelusuR.id – Kembali menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui program TMMD Reguler ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0728/Wonogiri di wilayah Wonogiri, anggota satgas bersama warga bergotong royong membangun jamban sehat di rumah Bapak Slamet Widodo, di Dusun Sapatan RT 03, Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri.

“Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan di pedesaan,” Kamis (19/2/2026).

Sejumlah personel TNI terlihat kompak bekerja bersama warga, mulai dari proses penggalian, pemasangan gorong gorong beton, hingga penyempurnaan konstruksi jamban. Semangat kebersamaan begitu terasa, di mana setiap pihak saling membantu agar pembangunan dapat selesai tepat waktu dan sesuai standar kesehatan.

Bapak Slamet Widodo sang penerima bantuan mengaku sangat bersyukur dan terbantu dengan adanya program jambanisasi ini. Ia menuturkan bahwa sebelumnya keluarganya belum memiliki fasilitas sanitasi yang memadai. Kini, dengan bantuan dari satgas TMMD, ia dan keluarganya dapat menikmati fasilitas yang lebih layak dan higienis, yang tentu berdampak pada kesehatan sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TMMD tidak hanya mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, tetapi juga memberikan solusi langsung atas kebutuhan dasar masyarakat. Dengan semangat gotong royong yang terus dijaga, diharapkan program serupa dapat menjangkau lebih banyak warga, sehingga kualitas hidup masyarakat pedesaan semakin meningkat dan sejahtera.

 

(Agus Kemplu)

PT TUN Jakarta Menangkan Banding, Slamet Ariyadi dan Akhmad Muqowam Harap PB IKA PMII Bersatu Majukan Bangsa

0

JAKARTA, TELUSUR.ID – Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Jakarta memenangkan Banding (Gugatan) Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) yang diwakili Slamet Ariyadi dan Ahmad Muqowam pada Rabu, 18 Februari 2026.

Bagi Abdul Aziz dan Tim Penasehat Hukum PB IKA PMII menyatakan putusan PT TUN Jakarta telah menggambarkan hasil pemeriksaan perkara secara komprehensif dengan sikap independen dan imparsial.

“Putusan PT TUN Jakarta telah menjunjung tinggi kebenaran sekaligus berkeadilan. Kami tidak merasa menang, tapi ini adalah awal bagaimana bersama-sama membesarkan PB IKA PMII untuk kepentingan bangsa dan negara ke depan,” kata Abdul Aziz dalam keterangannya kepada Telusur.id, Kamis (19/2/2026).

Apa substansi putusannya? Membatalkan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Nomor: 222/G/2025/PTUN.JKT. Lalu, menyatakan eksepsi (bantahan) Terbanding I dan Terbanding II—Menteri Hukum Republik Indonesia dan Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia kepemimpinan Fathan Subchi—tidak diterima untuk seluruhnya.

Konfirmasinya, Majelis Hakim menilai, bahwa dalil gugatannya mengandung unsur kebenaran sehingga disimpulkan patut dan layak untuk dikabulkan seluruhnya.

Slamet Ariyadi, Akhmad Muqowam dan Sudarto mengajak seluruh pihak—khususnya sahabat Fathan Subchi dan para sahabat yang kemarin menjadi pihak Terbanding II—bisa duduk bersama dalam rangka meneguhkan semangat persatuan dan kesatuan visi demi Indonesia yang progresif dalam segala bidang.

“Tidak ada lagi kubu si A maupun kubu si B. Saatnya bergandengan tangan, merawat kader dan alumni PMII untuk terus berkhidmat membesarkan rumah bersama para alumni PMII,” ujar Abdul Aziz.

Dengan demikian, Aziz menegaskan, ikatan alumni yang diniatkan sebagai kawah chondrodimuko pergerakan akan senantiasi menemukan relevansinya.

“Salah satu amanat para pendiri ikatan alumni PMII adalah merawat potensi alumni sehingga mampu berkiprah pada masyarakat sesuai dengan keahlian masing-masing,” tegas dia.

“Inilah pekerjaan besar yang tidak cukup diemban oleh sebagian alumni, melainkan butuh urun gagasan segar penuh kebaruan dari seluruh kader dan alumni PMII,” pungkasnya.

Zero Miras : Bupati Warsubi dan Forkopimda Musnahkan Ribuan Barang Bukti Miras Jelang Ramadan

0

JOMBANG, TELUSUR.ID – Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Kepolisian Resor (Polres) Jombang melakukan pemusnahan barang bukti ribuan botol minuman keras (miras) hasil operasi cipta kondisi di Lapangan Polres Jombang, Rabu (18/2). Langkah tegas ini diambil untuk memastikan situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Jombang tetap kondusif, aman, dan nyaman menjelang bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., Ketua DPRD Jombang, jajaran Forkopimda Jombang, para tokoh agama termasuk KH. Nur Hadi (Mbah Bolong), juga tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Polres Jombang atas konsistensi mereka dalam memberantas peredaran miras. Beliau menekankan bahwa miras merupakan akar dari berbagai tindak kriminalitas yang mengganggu ketertiban masyarakat.

“Pemusnahan ini adalah bentuk komitmen nyata kita dalam melindungi masyarakat dari dampak negatif miras. Kami berharap dengan langkah ini, tidak ada lagi masyarakat yang terjerumus. Kita ingin mewujudkan Jombang yang ‘Zero Miras’, juga narkoba agar ibadah di bulan suci Ramadan dapat dijalankan dengan khusyuk dan tenang,” ujar Bupati Warsubi.

Senada dengan hal tersebut, Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR., melaporkan bahwa sepanjang tahun 2025, pihaknya telah menyita sebanyak 31.069 botol miras. Sementara itu, untuk periode Januari hingga Februari 2026, tercatat sebanyak 2.739 botol telah diproses. Adapun barang bukti yang dimusnahkan pada hari ini berjumlah 7.310 botol miras dan 14 jerigen berisi tuak.

“Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, angka penyitaan menunjukkan penurunan. Ini merupakan sinyal positif bahwa peredaran miras di Jombang mulai berkurang. Namun, kami tidak akan lengah. Kami tetap berkomitmen menjadikan Jombang Zero Miras karena miras adalah sumber dari segala keburukan dan kejahatan,” tegas AKBP Ardi Kurniawan.

Momentum tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti miras oleh Bupati dan Forkopimda serta dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Nur Hadi (Mbah Bolong).

Selanjutnya, prosesi pemusnahan dilakukan secara simbolis didahului oleh Kapolres Jombang, Bupati, bersama jajaran Forkopimda juga tokoh agama dengan melemparkan botol miras ke bagian moncong depan alat berat penggilas, sebelum akhirnya seluruh barang bukti digilas menggunakan Road Roller.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jombang dan Polres Jombang mengajak seluruh komponen masyarakat, terutama para tokoh agama dan pemuda, untuk terus bersinergi memberikan edukasi mengenai bahaya miras demi mewujudkan Jombang yang aman, maju, dan sejahtera.