TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 11

KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi Senilai Rp4,2 Miliar kepada KPU dan Polri

0

JAKARTA,TelusuR.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan aset hasil rampasan tindak pidana korupsi senilai lebih dari Rp4,2 miliar kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Penyerahan dilakukan melalui mekanisme Penetapan Status Penggunaan (PSP) sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan aset negara hasil perkara korupsi.

Serah terima aset ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026).

Penandatanganan dilakukan Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikto, bersama Pelaksana Tugas Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa dan Barang Milik Negara KPU RI, Nur Wakit Aliyusron. Polri diwakili Kepala Biro Fasilitas dan Konstruksi Slog Polri, Brigjen Pol Tjahyono Saputro.

Direktur Labuksi KPK, Mungki Hadipratikto, mengatakan pengelolaan aset hasil rampasan kini menjadi salah satu fokus penting dalam penanganan perkara korupsi. Menurut dia, aset yang telah dirampas untuk negara harus dapat dimanfaatkan kembali bagi kepentingan publik.

“Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 145 Tahun 2021 yang kemudian diubah melalui PMK Nomor 142 Tahun 2023, mekanisme Penetapan Status Penggunaan menjadi salah satu alternatif pemanfaatan aset negara selain melalui lelang,” kata Mungki, Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan, KPK juga akan melakukan pemantauan secara berkala selama enam bulan hingga satu tahun setelah penyerahan aset. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aset telah tercatat sebagai Barang Milik Negara (BMN) dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Selain itu, Mungki menyampaikan arahan Ketua KPK agar setiap aset hasil rampasan yang diserahkan kepada instansi pemerintah diberi penanda khusus. Penanda tersebut dimaksudkan sebagai bentuk transparansi sekaligus edukasi kepada masyarakat bahwa aset tersebut berasal dari hasil penanganan perkara korupsi.

Berdasarkan data KPK, KPU RI menerima aset berupa tanah dan bangunan di Jakarta Timur dengan nilai sekitar Rp3,2 miliar. Penyerahan itu mengacu pada Keputusan Menteri Keuangan Nomor 14/MK/WKN.07/2026 tertanggal 12 Juni 2026.

Sementara itu, Polri menerima aset berupa sebidang tanah di Kota Probolinggo, Jawa Timur, dengan nilai sekitar Rp1,05 miliar berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 6/MK/WKN.07/2026.

Aset yang diterima Polri merupakan hasil rampasan dari perkara korupsi yang melibatkan mantan Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, dan Hasan Aminuddin.

Ketua KPU RI berencana memanfaatkan aset yang diterima di Jakarta Timur sebagai museum kepemiluan sekaligus pusat pendidikan demokrasi. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat mengenai perjalanan demokrasi Indonesia serta memperkuat pendidikan politik bagi generasi mendatang.

Penyerahan aset kepada KPU dan Polri menjadi bagian dari upaya memastikan barang rampasan hasil tindak pidana korupsi tidak berhenti sebagai barang sitaan, tetapi kembali memberi manfaat bagi kepentingan negara dan masyarakat.

Bhabinkamtibmas Polres Jombang Dampingi Petani Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan dari Tingkat Desa

0

Jombang,TelusuR.ID — Peran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut mendorong penguatan sektor pertanian di tingkat desa. Hal itu terlihat saat Bhabinkamtibmas Polsek Kesamben Polres Jombang, Bripka Efendi, meninjau lahan tanaman jagung milik warga di Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan langsung kepada masyarakat. Di lapangan, Bripka Efendi berdialog dengan petani sekaligus memberikan motivasi agar lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk budidaya tanaman produktif.

Menurutnya, pemanfaatan lahan pertanian secara optimal tidak hanya berkontribusi terhadap ketersediaan pangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan bagi masyarakat.

“Jika lahan yang ada dimanfaatkan dengan baik, hasilnya bukan hanya memperkuat ketahanan pangan keluarga, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini menjadi langkah nyata mendukung program pemerintah,” ujar Bripka Efendi.

Selain memantau perkembangan tanaman jagung, ia juga mengajak warga lain untuk mengoptimalkan lahan yang dimiliki menjadi area pertanian produktif. Pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menggerakkan perekonomian desa.

Kapolsek Kesamben, AKP Niswan, mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen Polri sebagai mitra yang hadir tidak hanya saat menghadapi persoalan keamanan, tetapi juga dalam mendukung program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

“Polri ingin hadir sebagai mitra masyarakat. Selain menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, kami juga mendukung berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan,” kata Niswan.

Ia menambahkan, keterlibatan personel Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara Polri dan warga. Dengan komunikasi yang intensif, berbagai persoalan di lingkungan dapat diantisipasi sejak dini, sementara potensi desa juga dapat terus dikembangkan.

Melalui pendekatan tersebut, Polri tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong kemandirian masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal. Sinergi antara aparat kepolisian dan warga diharapkan mampu menciptakan desa yang aman, produktif, serta memiliki ketahanan pangan yang semakin kuat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas mendapat sambutan positif dari warga yang menilai pendampingan tersebut menjadi penyemangat dalam mengembangkan sektor pertanian di Desa Watudakon.

JIHN Minta Klarifikasi Status Jabatan Kakorlantas Polri kepada KemenPAN-RB dan Mabes Polri

0

Jakarta,TelusuR.ID — Bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Jaringan Intelektual Hukum Nasional (JIHN) menyerahkan kajian hukum dan permohonan klarifikasi kepada Mabes Polri serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Selasa (1/7/2026).

Kajian tersebut berkaitan dengan keberlanjutan jabatan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho. Dalam dokumen yang disampaikan, JIHN meminta pemerintah dan Polri memberikan penjelasan mengenai aspek administrasi serta dasar hukum yang menjadi landasan keberlanjutan jabatan tersebut.

Menurut JIHN, permohonan klarifikasi diajukan setelah organisasi itu menemukan adanya perbedaan informasi mengenai data tahun kelahiran Irjen Pol Agus Suryonugroho. Atas dasar itu, JIHN meminta kepastian berdasarkan dokumen administrasi resmi, termasuk mengenai status dinas aktif dan dasar hukum apabila terdapat perpanjangan masa dinas.

Ketua Harian JIHN, Cavin Fernando Tampubolon, mengatakan langkah yang ditempuh organisasinya merupakan bagian dari pengawasan masyarakat sipil terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang mengedepankan prinsip legalitas, akuntabilitas, dan kepastian hukum.

“Kami membawa kajian hukum dan aspirasi masyarakat untuk meminta kejelasan mengenai dasar hukum keberlanjutan jabatan Kakorlantas Polri. Hal ini bukan ditujukan kepada pribadi seseorang, melainkan untuk memastikan prinsip kepastian hukum dan administrasi negara berjalan secara transparan,” ujar Cavin kepada TelusuR.ID melalui pers rilis yang dikirim via media sosial (01/07/26).

Dalam kajiannya, JIHN meminta pemerintah dan Polri memberikan penjelasan mengenai beberapa hal, yakni:

  • data tanggal lahir resmi Irjen Pol Agus Suryonugroho berdasarkan administrasi kepegawaian Polri;
  • status dinas aktif setelah mencapai batas usia pensiun;
  • dasar hukum apabila terdapat perpanjangan masa dinas aktif; dan
  • kesesuaian keberlanjutan jabatan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Aksi penyampaian kajian tersebut berlangsung di depan Kantor Baharkam Polri. Dokumen kemudian diterima oleh perwakilan Polri sebelum diserahkan secara resmi kepada KemenPAN-RB. Berdasarkan keterangan JIHN, pihak KemenPAN-RB menyampaikan bahwa tindak lanjut atas permohonan tersebut akan dikonfirmasi paling lama dalam tujuh hari kerja.

Cavin mengatakan JIHN akan mengawal proses tersebut melalui mekanisme yang berlaku. Menurut dia, setiap jabatan publik perlu memiliki dasar hukum yang jelas agar dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Kami menghormati institusi Polri beserta mekanisme yang berlaku. Jika memang terdapat dasar hukum yang sah, tentu perlu disampaikan secara terbuka kepada publik. Sebaliknya, apabila ditemukan persoalan administrasi, evaluasi hendaknya dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Hingga kajian ini disampaikan, belum terdapat tanggapan resmi dari Mabes Polri maupun KemenPAN-RB mengenai substansi permohonan klarifikasi yang diajukan JIHN. Organisasi tersebut berharap proses penelaahan dapat berlangsung secara objektif demi menjaga kepastian hukum, reformasi birokrasi, serta kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Pemkab Jombang Apresiasi Kinerja Polri, Soroti Pentingnya Sinergi Jaga Keamanan Daerah

0

JOMBANG,TelusuR.ID – Pemerintah Kabupaten Jombang memberikan apresiasi terhadap kinerja Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. Apresiasi itu disampaikan Bupati Jombang Warsubi dalam acara tasyakuran Hari Bhayangkara ke-80 di Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan tersebut digelar usai Upacara Hari Bhayangkara di Alun-Alun Jombang dan dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur TNI-Polri.

Dalam sambutannya, Warsubi menilai peran kepolisian menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas daerah. Ia berharap Polri terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga integritas di tengah tantangan keamanan yang terus berkembang.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Teruslah mengabdi dengan hati, melindungi masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, dan menegakkan hukum secara adil,” kata Warsubi.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat untuk mempertahankan situasi keamanan yang kondusif di Kabupaten Jombang.

Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, yang menegaskan komitmen Polri meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat.

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Jombang, Forkopimda, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini ikut menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

“Kami menyampaikan terima kasih atas sinergi yang telah terbangun. Dukungan seluruh pihak menjadi kekuatan bagi Polri untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ardi.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan tugas kepolisian dan memastikan evaluasi akan terus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan publik.

Dalam rangkaian acara tersebut, Polres Jombang turut memberikan penghargaan kepada tiga desa terbaik dalam Lomba Desa Peduli Kamtibmas sebagai bentuk apresiasi terhadap kolaborasi antara pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa dalam menjaga keamanan lingkungan.

Penghargaan diberikan kepada Desa Cukir, Kecamatan Diwek, sebagai juara pertama, disusul Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Jombang, di posisi kedua, dan Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan, sebagai juara ketiga.

Acara ditutup dengan doa bersama dan tasyakuran sebagai penanda peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Jombang.

Babinsa di Sragen Petakan Kelompok Tani, Data Disiapkan untuk Dukung Program Pertanian

0

Sragen,TelusuR.ID – Babinsa Desa Slendro, Koramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen, Sertu Ikhsan Sucianto, melakukan pendataan kelompok tani di Desa Slendro, Kecamatan Gesi, Rabu (1/7/2026). Pendataan dilakukan untuk memperbarui basis data kelompok tani yang masih aktif sebagai acuan pembinaan dan pelaksanaan program pertanian.

Proses pendataan melibatkan pemerintah desa dan pengurus kelompok tani. Data yang dihimpun mencakup jumlah kelompok tani beserta kondisi keaktifannya, sehingga dapat digunakan sebagai dasar perencanaan program dan penyaluran bantuan di sektor pertanian.

Menurut Ikhsan, data yang akurat menjadi salah satu faktor penting agar pembinaan dan pendampingan kepada petani dapat berjalan lebih efektif.

“Kelompok tani merupakan mitra utama dalam pembangunan sektor pertanian di desa. Karena itu, data yang valid diperlukan agar pembinaan maupun program pemerintah dapat tepat sasaran dan benar-benar menjangkau petani yang membutuhkan,” kata Ikhsan.

Ia menambahkan, koordinasi antara Babinsa, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani akan terus diperkuat untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan di wilayah binaan.

Pemerintah Desa Slendro mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai dapat menghasilkan data yang lebih akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan program pertanian di tingkat desa.

Pendataan kelompok tani menjadi salah satu langkah awal dalam memastikan kebijakan dan bantuan pemerintah di sektor pertanian disalurkan berdasarkan kondisi riil di lapangan, sehingga pelaksanaannya lebih efektif dan tepat sasaran.(Agus Kemplu)

Dandim dan Bupati Boyolali Datangi Polres, Tegaskan Soliditas TNI-Polri di HUT Bhayangkara ke-80

0

Boyolali,TelusuR.ID – Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin bersama Bupati Boyolali Agus Irawan mendatangi Mapolres Boyolali pada Rabu (1/7/2026). Kedatangan keduanya membawa kejutan bagi jajaran kepolisian sekaligus menjadi simbol penguatan sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.

Rombongan disambut Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra beserta jajaran. Suasana berlangsung hangat, diwarnai penyerahan ucapan selamat Hari Bhayangkara dan ramah tamah antarlembaga.

Dalam kesempatan itu, Letkol Inf Gunawan Nurbathin menegaskan bahwa kolaborasi TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan, terlebih di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.

 

“Soliditas TNI, Polri, dan pemerintah daerah harus terus diperkuat. Sinergi yang selama ini terbangun menjadi modal utama untuk menjaga situasi keamanan tetap aman, kondusif, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini mengusung tema “80 Tahun Polri Mengabdi untuk Masyarakat”, yang menekankan komitmen Polri untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat pelayanan publik, serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng, penyerahan kue ulang tahun, dan makan bersama. Momen tersebut menjadi penanda bahwa hubungan TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Boyolali tidak hanya terjalin dalam agenda seremonial, tetapi juga dalam kerja sama menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah.

Kapolsek Serengan Terkejut Saat Danramil Datang Bersama Puluhan Prajurit, Ternyata Bawa Kejutan HUT Bhayangkara ke-80

0

Danramil Serengan Datangi Polsek, Beri Kejutan HUT Bhayangkara ke-80

Surakarta,TelusuR.ID – Suasana di Mapolsek Serengan, Kota Surakarta, mendadak berbeda pada Rabu (1/7/2026). Puluhan personel TNI dari Koramil 03 Serengan yang dipimpin Danramil Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos, tiba di markas kepolisian di Jalan Veteran No. 146, Kratonan.

Kedatangan mereka sempat membuat Kapolsek Serengan AKP Sunyono, S.H., M.H., terkejut. Namun, kehadiran rombongan TNI itu bukan untuk operasi gabungan maupun agenda pengamanan, melainkan memberikan kejutan sekaligus ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80.

AKP Sunyono menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Koramil 03 Serengan. Menurutnya, momen tersebut menjadi simbol kuatnya hubungan kerja sama antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan wilayah.

“Terima kasih kepada Danramil beserta seluruh anggota Koramil 03 Serengan atas ucapan dan perhatian yang diberikan pada Hari Bhayangkara ke-80. Ini menjadi bukti bahwa sinergi TNI-Polri di Kecamatan Serengan berjalan sangat baik. Selama ini Koramil telah menjadi mitra strategis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif,” ujar Sunyono.

Sementara itu, Danramil Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo mewakili seluruh personel Koramil 03 Serengan menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Polri, khususnya Polsek Serengan.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin profesional, semakin dekat dengan masyarakat, dan sinergi TNI-Polri terus diperkuat demi menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Tri Rusman.

Momen Tak Terduga di Hari Bhayangkara, Dandim Wonogiri Datang Bawa Tumpeng ke Polres

0

Dandim Wonogiri Datangi Polres Naik Motor, Kejutan Hari Bhayangkara ke-80 Bikin Kapolres Terharu

Wonogiri,TelusuR.ID – Suasana di Markas Polres Wonogiri mendadak berubah usai pelaksanaan upacara Hari Bhayangkara ke-80, Selasa (1/7/2026). Deru puluhan sepeda motor yang memasuki halaman mapolres ternyata bukan bagian dari operasi keamanan, melainkan rombongan Kodim 0728/Wonogiri yang datang membawa kejutan untuk jajaran kepolisian.

Dipimpin langsung Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, rombongan yang terdiri atas para Danramil, perwira staf, dan prajurit Kodim datang sambil membawa tumpeng sebagai simbol ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada Polres Wonogiri.

Kedatangan mendadak itu sempat membuat petugas jaga dan anggota Polres Wonogiri terkejut. Momen hangat pun tercipta ketika Dandim menyerahkan tumpeng kepada Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, diiringi lagu “Selamat Ulang Tahun” yang dinyanyikan bersama personel TNI dan Polri.

Bagi kedua institusi, kejutan tersebut bukan sekadar seremoni. Momen itu menjadi simbol eratnya hubungan dan kerja sama yang selama ini terjalin dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung berbagai program pemerintah di Kabupaten Wonogiri.

Dandim Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan mengatakan, kejutan itu merupakan bentuk penghormatan sekaligus apresiasi kepada jajaran Polri yang tengah memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

“Melalui momentum ini kami ingin menunjukkan bahwa sinergi TNI dan Polri di Wonogiri bukan hanya terlihat saat menjalankan tugas di lapangan, tetapi juga terbangun melalui rasa kebersamaan sebagai sesama aparat negara yang mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi yang selama ini terjalin semakin kuat dalam menjaga keamanan wilayah, menciptakan situasi yang kondusif, sekaligus membantu mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Sinergitas ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan agar kehadiran TNI dan Polri benar-benar memberikan rasa aman sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Wonogiri,” katanya.

Mewakili keluarga besar Kodim 0728/Wonogiri, Dandim juga menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80.

“Dirgahayu Bhayangkara ke-80. Teruslah mengabdi untuk masyarakat. Semoga Polri semakin profesional, semakin dicintai rakyat, dan semakin solid bersama TNI dalam menjaga keutuhan bangsa,” ucapnya.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo mengaku terharu atas perhatian yang diberikan jajaran Kodim 0728/Wonogiri. Menurutnya, kejutan tersebut menjadi bukti bahwa hubungan harmonis TNI dan Polri di Wonogiri terus terjaga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dandim beserta seluruh jajaran atas kejutan dan perhatian yang diberikan. Semoga kekompakan serta sinergi TNI-Polri terus terpelihara sehingga pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal,” kata Wahyu.

Keakraban yang terlihat dalam peringatan Hari Bhayangkara itu sekaligus menjadi gambaran bahwa koordinasi antara TNI dan Polri di Wonogiri tidak hanya terbangun dalam tugas-tugas pengamanan, tetapi juga dalam semangat saling mendukung demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat.

Bangun Kepercayaan dari Perbatasan, Satgas Yonif 645/GTY Bawa Layanan Kesehatan untuk Warga Papua

0

Satgas Yonif 645/GTY Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Kobakma, Perkuat Kedekatan TNI dan Warga Papua

Mamberamo Tengah,TelusuR.ID – Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 645/Gardatama Yudha (GTY) kembali menunjukkan peran kemanusiaannya di wilayah perbatasan dengan menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Distrik Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan yang melibatkan 11 personel Pos Kobakma di bawah pimpinan Letda Inf Fadliansyah Adha Siregar, S.Tr.Han. itu disambut antusias warga. Sejak pagi, masyarakat berdatangan untuk memeriksakan kesehatan dan berkonsultasi langsung dengan tim kesehatan Satgas.

Pelayanan kesehatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi kesehatan warga, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat hubungan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

Lurah Kobakma, Yocko Bamingen, mengapresiasi kehadiran Satgas Yonif 645/GTY yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Kami sangat berterima kasih atas pelayanan kesehatan gratis ini. Kehadiran bapak-bapak TNI sangat membantu masyarakat. Kegiatan seperti ini membuat hubungan antara TNI, warga, dan pemerintah daerah semakin baik dan harmonis,” ujarnya.

Menurut Yocko, akses layanan kesehatan di wilayah pegunungan masih menghadapi berbagai tantangan sehingga dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI, sangat dibutuhkan masyarakat.

Danpos Kobakma Letda Inf Fadliansyah Adha Siregar menegaskan bahwa kesehatan masyarakat merupakan fondasi penting bagi terciptanya kesejahteraan dan stabilitas wilayah.

“Masyarakat yang sehat akan lebih produktif dan mampu mendukung terciptanya kondisi keamanan yang kondusif. Tugas kami tidak hanya menjaga wilayah perbatasan, tetapi juga memastikan kehadiran TNI membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan pelayanan kesehatan juga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat negara melalui pendekatan yang humanis dan langsung menyentuh kebutuhan warga.

Selama kegiatan berlangsung, pemeriksaan kesehatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Satgas Yonif 645/GTY berharap program serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan kemanunggalan TNI dan rakyat di Papua.

Melalui langkah-langkah kemanusiaan seperti ini, TNI tidak hanya hadir sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendukung kualitas hidup dan pembangunan di wilayah pedalaman Papua.

Sumber: Pen Satgas Yonif 645/GTY – Gardatama Yudha

Siraman Air Kembang dan Pesan Tegas Kapolres Jombang di Hari Kenaikan Pangkat Personel

0

JOMBANG, TelusuR.id – Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti Lapangan Apel Mapolres Jombang pada Selasa (30/6/2026). Puluhan personel kepolisian berbaris rapi, bersiap menyambut babak baru dalam karier pengabdian mereka kepada negara.

Hari itu, Kepolisian Resor (Polres) Jombang menggelar upacara korps raport kenaikan pangkat bagi personel Perwira dan Bintara Polri. Kenaikan pangkat ini resmi Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juli 2026.

Sebanyak 86 personel menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Momen sakral ini ditandai dengan tradisi unik yang sudah mengakar di tubuh Polri, yaitu siraman air kembang.

Tradisi siraman tersebut bukan sekadar seremoni biasa, melainkan disimbolkan sebagai rasa syukur yang mendalam. Selain itu, siraman air kembang menjadi bentuk penghormatan atas amanah baru yang kini diemban di pundak mereka.

Upacara penting ini dipimpin langsung oleh Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR. Kehadiran orang nomor satu di Polres Jombang tersebut menegaskan betapa krusialnya momentum pemuliaan profesi ini.

Tidak hanya Kapolres, upacara juga dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Jombang dan para Kapolsek jajaran. Kehadiran mereka memberikan dukungan moral yang besar bagi para personel yang naik pangkat.

Turut hadir Ketua beserta pengurus Bhayangkari Cabang Jombang untuk memberikan ucapan selamat. Suasana semakin hangat dengan kehadiran keluarga besar dari masing-masing personel yang mendapatkan penghargaan tersebut.

Dalam amanatnya di hadapan seluruh peserta upacara, Kapolres Jombang memberikan penekanan penting mengenai makna di balik pangkat baru. Ia menegaskan bahwa hal ini bukanlah sebuah pemberian cuma-cuma dari institusi.

AKBP Ardi Kurniawan menyatakan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan bentuk penghargaan hakiki dari institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan disiplin tinggi yang ditunjukkan personel.

“Kenaikan pangkat bukanlah sebuah hadiah, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi, disiplin, kinerja, dan loyalitas yang telah Bapak dan Ibu tunjukkan selama menjalankan tugas,” ujar AKBP Ardi Kurniawan dengan tegas dikutip Telusur.id, Rabu (1/7/2026).

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan ucapan selamat yang mendalam kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat periode 1 Juli 2026 ini. Ia berharap prestasi ini dapat terus dipertahankan.

Apresiasi tinggi juga dialamatkan kepada para istri, suami, serta keluarga personel. Menurut Kapolres, peran keluarga sangat besar dalam memberikan dukungan, doa, dan motivasi selama anggota menjalankan tugas di lapangan.

“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga yang senantiasa mendampingi dan mendoakan, sehingga Bapak dan Ibu dapat mencapai pencapaian yang membanggakan ini,” tutur Kapolres menambahkan.

Namun, di balik kebahagiaan tersebut, Kapolres mengingatkan adanya konsekuensi besar yang mengikuti. Pangkat yang lebih tinggi secara otomatis membawa tanggung jawab yang jauh lebih berat dari sebelumnya.

Oleh karena itu, momentum ini diharapkan menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas. Kualitas pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama yang semakin ditingkatkan.

“Mari kita berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, rasa tanggung jawab, dedikasi, serta kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya memotivasi seluruh personel.