TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 104

Saksikan Final Marbot Soccer League, Khofifah: Syiar Masjid Lewat Semangat Olahraga

0

SURABAYA, TELUSUR.ID – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri langsung kemeriahan laga final Marbot Soccer League Ramadhan Series yang berlangsung di Al Akbar Sport Center, Surabaya, Selasa (10/3/2026) malam. Kehadiran orang nomor satu di Jatim ini menjadi suntikan semangat bagi para pengurus masjid yang bertanding di lapangan hijau.

Laga pamungkas tersebut mempertemukan tim Al Akbar Ngaji Soccer Surabaya melawan Masjid Istiqomah FC Jambangan. Pertandingan berjalan sangat kompetitif sejak peluit pertama dibunyikan, dengan aksi saling serang yang intens. Gubernur Khofifah pun tampak antusias dan hanyut dalam suasana saat kedua tim berusaha keras mencetak gol.

Menjelang akhir babak pertama, Masjid Istiqomah FC berhasil memecah kebuntuan dengan keunggulan 1-0. Memasuki babak kedua, tim asal Jambangan ini tampil semakin trengginas dan berhasil menambah dua gol tambahan. Hingga laga usai, skor 3-0 mengunci kemenangan mutlak bagi tim Masjid Istiqomah FC.

Secara khusus, Khofifah mengapresiasi inovasi kompetisi ini sebagai upaya memakmurkan masjid melalui pendekatan kultural dan spiritual yang unik. Suasana pertandingan terasa kian istimewa karena dibalut dengan penampilan tarian sufi yang khidmat serta iringan musik patrol khas Jawa Timur.

“Di bulan Ramadhan ini, kita percaya kekuatan silaturahmi antar marbot dari berbagai masjid dan mushola akan membangun produktivitas di antara kita semua,” ujar Khofifah saat memberikan sambutan di sela-sela acara dikutip Telusur.id, Rabu (11/3/2026).

Menurut Khofifah, turnamen yang digelar sejak 1 hingga 10 Maret 2026 ini sangat istimewa karena melibatkan 32 masjid dari seluruh Jawa Timur dengan total 63 pertandingan. Para pesertanya adalah para marbot, sosok yang setiap hari mengabdikan diri dengan tulus untuk merawat rumah Allah dan melayani jemaah.

Eks menteri sosial ini menegaskan bahwa ajang ini bertujuan menunjukkan sisi lain dari para penjaga masjid. Melalui sepak bola, para marbot membuktikan bahwa mereka tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki kebugaran fisik dan semangat yang luar biasa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Khofifah juga memuji solidaritas yang ditunjukkan oleh 32 tim peserta yang telah berkompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas. Baginya, semangat kebersamaan antar marbot di Jawa Timur merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk mempererat persaudaraan umat.

“Semoga melalui kegiatan ini, semangat untuk memakmurkan masjid semakin tumbuh, sekaligus menjaga kesehatan jasmani dan rohani masyarakat Jawa Timur,” jelasnya di hadapan para atlet dan penonton yang memadati tribun.

Ke depan, Gubernur berharap kegiatan positif semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan lebih luas lagi. Ia ingin agar program kreatif ini menginspirasi masjid-masjid lain untuk menghadirkan aktivitas produktif yang mampu menarik minat generasi muda.

Menutup rangkaian acara, Gubernur Khofifah melakukan pengalungan medali dan penyerahan hadiah uang tunai kepada juara 1 hingga juara 4. Selain itu, ia juga memberikan apresiasi kepada 20 ofisial serta memberikan tali asih kepada 32 takmir masjid sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka.

Babinsa Berperan Aktif Bangun Talud Jalan, Jamin Aman dan Lancarnya Transportasi

0

Sragen,TelusuR.ID – Sertu Mitro Parjoko Babinsa Tegalrejo anggota Koramil 06/Gondang Kodim 0725/Sragen telah mengambil langkah nyata dengan menginisiasi pembangunan talud jalan di Dk. Sambung Blader, Ds. Tegalrejo, Kecamatan Gondang, Selasa (10/03/2026) . Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan lalu lintas dan mencegah terjadinya longsor yang dapat mengganggu akses masyarakat.

Talud yang dibangun berada di jalan yang sering mengalami erosi tanah akibat curah hujan tinggi dan aliran air permukaan. Kondisi sebelumnya membuat jalan menjadi tidak rata dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pada musim hujan.

Dalam pelaksanaannya, Sertu Mitro bekerja sama dengan masyarakat lokal, tokoh masyarakat, serta dinas pekerjaan umum setempat. Proses pembangunan meliputi pembersihan saluran drainase, penggalian tanah untuk bentuk talud yang sesuai standar, hingga pemasangan bahan pelindung seperti batu alam atau beton ringan. Selain itu, Mitro juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelengkapan sarana prasarana jalan agar talud dapat berfungsi dengan optimal.

“Kami melihat bahwa kondisi jalan ini menjadi masalah bagi masyarakat, terutama saat musim hujan. Melalui pembangunan talud ini, kami berharap dapat memberikan rasa aman dan kemudahan dalam beraktivitas sehari-hari,” ujar Mitro yang mengkoordinir kegiatan tersebut.

 

(Agus Kemplu)

Babinsa Musuk Aktif Patroli Malam, Pastikan Pos Ronda Siaga Jaga Keamanan Desa

0

Boyolali,TelusuR.ID – Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Babinsa Koramil 02/Musuk Kodim 0724/Boyolali Serka Heri P melaksanakan patroli wilayah sekaligus pengecekan Pos Ronda di Desa Musuk, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Selasa (10/03/2026).

Patroli yang dilakukan bersama anggota Linmas tersebut bertujuan untuk memantau langsung situasi keamanan di lingkungan desa, khususnya pada titik-titik yang dianggap rawan. Selain mengecek kondisi pos ronda, Babinsa juga menyempatkan berdialog dengan warga yang tengah melaksanakan ronda malam guna memberikan motivasi serta mengingatkan pentingnya kewaspadaan dalam menjaga lingkungan.

Serka Heri P menegaskan bahwa keamanan wilayah bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Melalui patroli rutin dan pengecekan pos ronda, diharapkan sistem keamanan lingkungan atau siskamling dapat berjalan secara optimal sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat saat patroli malam pun mendapat respon positif dari warga. Mereka merasa lebih aman dan termotivasi untuk terus menjaga kekompakan dalam pelaksanaan ronda malam demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

 

(Agus Kemplu)

Prabowo Optimistis Indonesia Segera Swasembada BBM Lewat Komoditas Pertanian

0

BOGOR, TELUSUR.ID – Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimismenya bahwa Indonesia akan segera mengakhiri ketergantungan pada impor Bahan Bakar Minyak (BBM). Keyakinan ini didasarkan pada potensi besar kekayaan alam dalam negeri yang mampu diolah secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan energi nasional secara berkelanjutan.

Dalam pandangannya, Indonesia memiliki modal besar berupa komoditas pertanian yang melimpah, seperti kelapa sawit, singkong, jagung, hingga tebu. Seluruh komoditas tersebut diproyeksikan menjadi bahan baku utama dalam memproduksi bahan bakar nabati yang dapat diproduksi sepenuhnya di dalam negeri.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan 218 jembatan di berbagai wilayah Indonesia secara hibrida. Agenda peresmian tersebut dilakukan melalui konferensi video langsung dari kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3/2026).

Prabowo menegaskan bahwa visi menuju kemandirian energi bukanlah rencana baru, melainkan perjuangan panjang yang telah ia suarakan selama bertahun-tahun. Menurutnya, sumber daya alam Indonesia adalah karunia besar yang harus dikelola maksimal untuk kepentingan rakyat.

“Masalah bahan bakar minyak juga bertahun-tahun saya perjuangkan swasembada energi. Kita memiliki karunia besar bahwa nanti kita mampu memenuhi kebutuhan BBM bukan dari impor, melainkan dari tanaman-tanaman kita sendiri,” ujar Presiden Prabowo dikutip Telusur.id, Selasa (10/3/2026).

Presiden juga mengungkapkan bahwa dirinya secara rutin mempelajari data terkait kekayaan sumber daya Indonesia. Berdasarkan temuan harian tersebut, ia semakin yakin bahwa potensi baru untuk memperkuat ketahanan nasional selalu tersedia jika dikelola dengan fokus dan inovasi.

Meski diliputi rasa optimisme, Prabowo tetap bersikap realistis terhadap dinamika politik internasional. Ia tidak menampik bahwa situasi global yang tidak menentu, termasuk konflik di Timur Tengah, dapat memberikan tekanan dan tantangan tersendiri bagi ekonomi Indonesia.

Ia menyadari bahwa jalan menuju kemandirian tidak akan selalu mulus dan kemungkinan akan ada masa-masa sulit yang harus dihadapi. Namun, Presiden meyakinkan masyarakat bahwa Indonesia memiliki kekuatan fundamental untuk melewati berbagai krisis global tersebut.

“Kita akan mengalami kesulitan, saya tidak akan menutup-nutupi itu. Tapi kita punya kekuatan. Perkiraan saya, kita akan keluar dari krisis ini dalam keadaan yang lebih kuat, lebih makmur, dan lebih produktif,” tegas mantan Menteri Pertahanan tersebut.

Selain sektor energi, Prabowo turut menyinggung capaian swasembada pangan sebagai pilar kekuatan bangsa. Keberhasilan swasembada beras dinilai menjadi benteng pertahanan penting saat harga energi dunia melonjak yang biasanya berdampak langsung pada stabilitas harga pangan.

Pemerintah berkomitmen untuk terus mensinergikan sektor energi dan pangan agar Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri. Langkah ini diharapkan tidak hanya menciptakan kedaulatan nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani sebagai garda terdepan produksi komoditas energi hijau.

BGN Klarifikasi Video Viral Makan Bergizi Gratis di Pamekasan: Menu Sebenarnya Lengkap

0

JAKARTA, TELUSUR.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi resmi terkait video viral yang menarasikan ketidaklengkapan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebuah sekolah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Video yang beredar pada Senin (9/3) tersebut dinilai hanya menampilkan sebagian kecil dari paket makanan, sehingga memicu persepsi publik yang tidak utuh.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan bahwa paket makanan yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamekasan sebenarnya telah memenuhi standar. Berdasarkan laporan lapangan, menu tersebut terdiri dari lele marinasi, tahu dan tempe ungkep, roti pizza, telur rebus, susu full cream, hingga buah naga.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, menu yang disiapkan SPPG sebenarnya lengkap. Namun, dalam video yang beredar hanya terlihat sebagian menu karena pihak sekolah menolak mengeluarkan paket makanan secara utuh dari kendaraan distribusi,” ungkap Nanik dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (10/3) dikutip Telusur.id.

Pihak BGN menyayangkan munculnya potongan informasi yang tidak komprehensif tersebut di media sosial. Menurut Nanik, setiap komponen dalam Program MBG telah disusun dengan perhitungan matang untuk memastikan keseimbangan gizi serta standar keamanan pangan bagi seluruh penerima manfaat.

BGN juga menegaskan bahwa setiap kendala atau polemik yang muncul di lapangan akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dan evaluasi mendalam. Langkah ini diambil guna memastikan distribusi serta kualitas pelayanan Program MBG tetap berjalan optimal sesuai dengan target pemerintah pusat.

“Program MBG menempatkan keamanan pangan dan kualitas gizi sebagai prioritas utama. Kami terus melakukan pemantauan ketat agar seluruh proses, mulai dari penyiapan hingga distribusi di sekolah, berjalan sesuai standar yang ditetapkan,” tegas Nanik.

Di sisi lain, Ahli Gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Fikri Kuttawakil, memberikan penjelasan teknis mengenai pemilihan menu spesifik dalam paket tersebut. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penggunaan lele marinasi yang ternyata memiliki alasan ilmiah dari sisi ketahanan pangan.

Fikri menjelaskan bahwa teknik marinasi pada ikan lele dilakukan untuk menjaga kandungan protein harian agar tidak berkurang selama proses distribusi. Selain itu, metode ini juga memperpanjang masa simpan lele sehingga tetap layak konsumsi hingga satu hari penuh tanpa mengurangi kualitas gizinya.

SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan sendiri merupakan unit layanan yang mengelola distribusi gizi dalam skala besar. Tercatat, satuan ini melayani total 3.329 penerima manfaat yang tersebar di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD/TK, SMP/MTs, hingga siswa SMA/SMK/MA dan SLB.

Selain menyasar institusi pendidikan, layanan gizi ini juga menjangkau kelompok rentan lainnya di wilayah tersebut. Program ini mencakup pemenuhan nutrisi bagi tenaga pendidik, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita guna menekan angka stunting di kawasan Pamekasan secara berkelanjutan.

Dengan adanya klarifikasi ini, BGN berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyerap informasi di media sosial. Pemerintah berkomitmen untuk terus menyempurnakan mekanisme distribusi Program Makan Bergizi Gratis agar visi besar penguatan sumber daya manusia melalui nutrisi dapat tercapai maksimal.

Dandim 0735 Surakarta Meninjau Hasil Sasaran 100% TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2026

0

Surakarta,TelusuR.ID – Hari ini telah dilaksanakan Peninjauan Progres TMMD Sengkuyung Sengkuyung Tahap I TA. 2026 okeh Dandim 0735 Surakarta Letkol Inf Arif Handoko Usman, S.H. bertempat di Jl. Kahayan dan Jl. Karandan Kelurahan Joyotakan Kecamatan Serengan Kota Surakarta, (10/03/2026)

Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Arif Handoko Usman, S.H. melakukan peninjauan langsung ke lokasi kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I yang berada di Kelurahan Joyotakan Kecamatan Serengan yang di dampingi oleh Danramil 03/Serengan Kapren Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos, Camat Serengan Tri Widada, S.STP., M.Si. dan Lurah Joyotakan Bambang Kristianto., S.T. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pekerjaan fisik maupun non fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kunjungannya, Dandim melihat secara langsung hasil pekerjaan pembangunan yang telah dilaksanakan bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Berdasarkan laporan di lapangan, progres pekerjaan fisik pada program TMMD Sengkuyung Tahap I di Kelurahan Joyotakan telah mencapai 100 persen, sehingga pembangunan yang dilaksanakan dapat segera dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Dandim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, baik personel TNI, pemerintah kelurahan, maupun masyarakat yang turut bergotong royong menyukseskan program TMMD. Diharapkan hasil pembangunan ini dapat meningkatkan akses, kenyamanan, serta kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Joyotakan.

(Agus Kemplu)

Giyanto Sang Buruh Penjual Kelapa Kini Miliki Rumah Layak Huni Berkah Dari TMMD

0

Wonogiri, TelusuR.ID – Memiliki rumah idaman sebagai wadah untuk bernaung bagi semua orang, sama halnya yang dirasakan oleh Bapak Giyanto warga Dudun Sapatan Desa Kembang Kec. Jatipurno beserta Keluarganya, impian yang selama ini di idam-idamkan oleh dirinya beserta Keluarga sudah bisa terwujud, melalui Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang Ke-127 Kodim 0728/Wonogiri,Selasa, (10/3/2026).

Bapak Giyanto yang kesehariannya sebagai buruh penjual kelapa mengatakan bahwa tak sedikit rasa syukur yang dirinya panjatkan kepada Tuhan YME karena berkat kasih-Nya ia beserta Keluarga bisa memiliki rumah baru melalui Program TMMD yang diselenggarakan oleh Kodim Kodim 0728/Wonogiri dan ini adalah wujud nyata bahwa TNI peduli terhadap Kesejahteraan masyarakat, tuturnya.

Dirinya mengaku merasa sangat senang, karena selain bisa mendapatkan Rumah baru sebagai tempat bernaung bagi Keluarganya, melalui Program TMMD, ia juga bisa berbaur dan berkerja bersama-sama dengan Prajurit TNI.

“Sangat luar biasa apabila bekerja bersama-sama dengan Bapak-Bapak Tentara, karena mereka selalu bersemangat dan tak pernah mengeluh, walaupun bulan puasa setiap harinya harus bekerja di bawah Terik Sinar Matahari dan terpaan Air Hujan mereka selalu memberikan senyum mereka”, ujar Bapak empat anak tersebut.

Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan selaku Dansatgas TMMD 127 mengatakan, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah salah satu wujud Operasi Bhakti TNI, yang merupakan Program Terpadu Lintas Sektoral antara TNI dengan Departemen, serta Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta Komponen Bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara Terintegrasi bersama masyarakat bertujuan untuk meningkatkan Akselerasi kegiatan Pembangunan di Daerah Pedesaan, khususnya Daerah yang tergolong tertinggal, Terisolasi, Perbatasan, dan Daerah Kumuh Perkotaan serta Daerah lain yang terkena dampak akibat Bencana.

(Agus Kemplu)

Berbagai Persiapan Dilaksanakan Jelang Penutupan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0728/Wonogiri

0

Wonogiri,TelusuR.ID – Sehari jelang penutupan rangkaian kegiatan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 Tahun 2028 Kodim 0728/Wonogiri di Desa Kembang Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri segala persiapan sudah mulai dilakukan. Peralatan yang akan digunakan dalam acara penutupan pun sudah mulai berdatangan ke lokasi.

Rangkaian acara penutupan kegiatan Satgas TMMD Reguler ke-127 direncanakan akan diadakan di lapangan desa Kelbang. Dalam acara penutupan tersebut nantinya akan melibatkan seluruh personil Satgas beserta stake holder terkait dan akan dihadiri para Forkopimda, Forkopimcam dan berbagai elemen masyarakat di wilayah Kecamatan Jatipurno.

Untuk memantapkan kesiapan menjelang acara penutupan, Palaks TMMD Kapten Inf Jumadi selaku Pasiter berharap acara penutupan yang akan dilaksanakan pada hari Rabu (11/3/2026), berjalan dengan lancar tidak ada kendala teknis pada saat pelaksanaan nantinya.

Untuk itu, sejumlah personel baik dari jajaran TNI maupun Instansi terkait, begitu serius melakukan sejumlah persiapan termasuk menggelar gladi kotor dan gladi bersih upacara penutupan TMMD Reguler ke-127.

“Menjelang penutupan TMMD tentunya banyak sarana dan prasarana yang akan disiapkan termasuk pembersihan, pemasangan Baliho dan persiapan di sekitaran lapangan tempat upacara penutupan TMMD, Insha Allah besok pelaksanaannya TMMD akan ditutup oleh Kasdam IV/Diponegoro”, ungkap Kapten Inf Jumadi.

“Berbagai persiapan hari ini kita laksnakan diantaran pemasangan Baliho, umbul-umbul, panggung, penataan+ meja dan kursi tamu, display dan sebagainya, anggota Satgas juga turut membantu melaksanakn bersih-bersih di lokasi, hal-hal yang perlu sudah disiapkan matang dan sudah dikoordinasikan dengan instansi terkait, serta masyarakat setempat untuk acara besok,” terang Peltu Among selaku Bati Bhakti TNI.

(Agus Kemplu)

Babinsa Simo Kawal Pengukuran Tanah Warga, Cegah Sengketa Lahan Sejak Dini

0

Boyolali,TelusuR.ID — Dalam upaya menjaga ketertiban administrasi pertanahan sekaligus mencegah potensi sengketa lahan, Babinsa Koramil 12/Simo Kodim 0724/Boyolali Serka Budi Utomo bersama Bhabinkamtibmas Polsek Simo mendampingi tim Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Boyolali melakukan pengukuran lahan milik warga binaan, Bapak Rocim. Kegiatan tersebut berlangsung di Dukuh Blagung, Desa Blagung, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Senin (9/03/2026).

Serka Budi Utomo menjelaskan, pengukuran lahan sekaligus pemasangan patok batas ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah warga serta mencegah terjadinya sengketa lahan di kemudian hari. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan tertib administrasi pertanahan yang mendukung perencanaan pembangunan di wilayah desa.

Ia menambahkan, sebagai aparat kewilayahan, Babinsa memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk dalam pendampingan program pemerintah seperti PTSL. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya kejelasan batas tanah serta menjaga kondusivitas lingkungan.

Pendampingan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat. Dengan pendekatan yang humanis dan penuh kebersamaan, Babinsa berharap dapat terus mempererat hubungan harmonis dengan warga sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kehadiran Babinsa dan tim BPN dalam kegiatan pengukuran tanah tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka merasa terbantu dalam proses pengurusan administrasi lahan yang menjadi dasar penting dalam memperoleh kepemilikan tanah secara resmi.

Melalui kegiatan ini, Babinsa bersama BPN menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan yang tertib, aman, dan kondusif. Sinergi antara aparat dan masyarakat pun diharapkan terus terjalin demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan warga di wilayah binaan.

(Agus Kemplu)

Duet Non-Legislatif Pimpin PKS Jatim, Pengamat: Mesin Partai Bakal Lebih Fokus dan Progresif

0
Ketua DPW PKS Jatim, Bagus Prasetia Lelana (kiri) dan Sekretaris DPW PKS Jatim, Muhammad Syadid.

SURABAYA, TELUSUR.ID – Gerbong kepemimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur periode 2025-2030 resmi dinakhodai oleh duet Bagus Prasetia Lelana sebagai Ketua dan Muhammad Syadid sebagai Sekretaris. Menariknya, kedua pucuk pimpinan baru ini merupakan figur yang tidak menjabat sebagai anggota legislatif (non-aleg) maupun pejabat publik.

Kondisi tersebut menjadi sorotan karena dinilai berbeda dengan tren kepengurusan pada periode sebelumnya, di mana posisi strategis biasanya diisi oleh anggota dewan. Di saat partai politik lain umumnya menempatkan kepala daerah atau legislator di kursi ketua dan sekretaris, PKS Jatim justru memilih jalan yang berbeda.

Fakta unik ini mendapat respons positif dari pengamat politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdus Salam. Menurutnya, absennya jabatan publik pada diri kedua pimpinan tersebut justru menjadi keuntungan tersendiri bagi internal partai dalam lima tahun ke depan.

Surokim menilai, dengan tidak menjabat sebagai aleg maupun kepala daerah, Bagus dan Syadid dapat mencurahkan seluruh waktu dan pikirannya untuk membesarkan partai. Fokus tunggal ini dianggap krusial dalam menggerakkan roda organisasi agar lebih efisien dan terarah.

“Ketua dan Sekretaris DPW tidak harus selalu dari kalangan aleg atau eksekutif. Yang paling penting adalah bagaimana mereka bisa melayani dan membersamai kader agar menjadi energi besar untuk membesarkan partai,” ujar Surokim di Surabaya, Selasa (10/3/2026).

Wakil Rektor III UTM ini menambahkan, ada risiko bagi pimpinan partai yang merangkap jabatan di pemerintahan atau parlemen. Secara otomatis, perhatian pimpinan akan terbagi antara tanggung jawab kepartaian dan kewajiban pelayanan publik di luar struktur partai.

Bila konsentrasi terbelah, Surokim khawatir jalannya mesin partai akan melambat dan kurang responsif terhadap dinamika politik yang cepat. Hal ini seringkali menjadi tantangan bagi partai-partai yang pimpinannya memiliki beban kerja ganda di ranah legislatif maupun eksekutif.

“Saya kira tanpa beban di luar partai, duet Bagus – Syadid bisa bekerja lebih progresif, adaptif, dan responsif dalam menghadapi tantangan politik ke depan,” tambah pria yang juga dikenal sebagai Peneliti Senior Surabaya Survey Center (SSC) tersebut.

Lebih lanjut, Surokim mengingatkan bahwa relevansi visi kepemimpinan menjadi kata kunci utama di era yang serba cepat. Pimpinan partai dituntut memiliki visi yang kuat agar kebijakan partai tetap selaras dengan kebutuhan konstituen dan perubahan zaman.

Surokim juga melihat adanya nilai tambah dari sisi representasi wilayah yang dimiliki duet ini. Bagus berasal dari Tulungagung yang mewakili basis massa Mataraman, sementara Syadid berasal dari Lumajang yang mewakili karakteristik wilayah Tapal Kuda.

“Variabel geografis ini merupakan nilai plus karena memperkuat basis demografis, sosiologis, hingga psikologis rasional partai. Hal ini sangat penting untuk memperluas jangkauan dukungan di berbagai pelosok Jawa Timur,” tegas alumni santri Pondok Pesantren Langitan, Tuban tersebut.

Sebagai catatan penutup, Surokim menekankan bahwa tantangan utama kedua pemimpin ini adalah mempertahankan identitas PKS sebagai partai yang terbuka. Konsistensi dalam merangkul berbagai elemen masyarakat akan menjadi penentu keberhasilan duet non-legislatif ini dalam menjaga tren positif partai di Jawa Timur.