Jembatan Aramco di Tapanuli Utara Hampir Rampung, Bakti TNI Hadirkan Akses Aman dan Percepat Konektivitas Warga Pedalaman
TAPANULI UTARA,TelusuR.ID — Pembangunan Jembatan Aramco di atas Sungai Aek Bagot, Desa Hutajulu Parbalik, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, terus menunjukkan progres signifikan. Satuan Tugas Bakti TNI untuk Rakyat mencatat, hingga Kamis (02/07/2026), progres pembangunan telah mencapai sekitar 90 persen.
Tahap akhir pengerjaan kini difokuskan pada pengacian dan pengecatan, sebelum jembatan tersebut resmi difungsikan untuk menggantikan akses lama yang selama ini dinilai tidak lagi layak dan berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Akses Vital Warga Pedalaman Kian Aman
Kehadiran Jembatan Aramco menjadi harapan baru bagi masyarakat di wilayah pedalaman Kecamatan Parmonangan. Sungai Aek Bagot selama ini menjadi jalur penghubung utama warga menuju pusat kecamatan di Desa Manalu, serta akses penting antar desa seperti Hutajulu dan Pertengahan.
Dengan pembangunan jembatan ini, mobilitas warga diproyeksikan akan semakin lancar, termasuk distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan yang selama ini sangat bergantung pada kondisi penyeberangan sungai.
Proyek ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas wilayah serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke daerah terpencil.
Kolaborasi TNI, Wujud Gotong Royong di Lapangan
Pembangunan jembatan dikerjakan secara terpadu oleh personel Koramil 08/Parmonangan Kodim 0210/Tapanuli Utara, personel Yon TP 906/Sanalenggam, tenaga tukang dari Kodim 0210/TU, serta operator alat berat Alber.
Kolaborasi lintas satuan ini menjadi cerminan nyata semangat gotong royong dalam program Bakti TNI untuk Rakyat, yang secara konsisten menghadirkan pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di wilayah-wilayah sulit dijangkau.

TNI AD Tekankan Komitmen untuk Rakyat
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf. Sandy, S.I.P., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Aramco merupakan bentuk nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Dengan progres yang sudah mencapai 90 persen, kami optimistis jembatan ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat. Kehadirannya akan menghadirkan akses yang lebih aman, memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan ini menjadi bagian dari implementasi nyata Bakti TNI untuk Rakyat yang terus hadir menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman.
Dengan hampir rampungnya pembangunan tersebut, Jembatan Aramco diharapkan segera menjadi urat nadi baru mobilitas warga Tapanuli Utara, sekaligus simbol penguatan kehadiran negara melalui TNI di tengah masyarakat.



