Siyanto Pimpin JTI Jombang, Organisasi Wartawan Diminta Perkuat Kompetensi dan Etika
JOMBANG,TelusuR.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jurnalis Terate Indonesia (JTI) Kabupaten Jombang resmi dikukuhkan dalam acara yang berlangsung di Aula KPH Perhutani Jombang, Minggu (14/6/2026). Pengukuhan tersebut menandai lahirnya wadah profesi bagi para wartawan yang memiliki latar belakang sebagai warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).
Dalam kepengurusan perdana itu, Siyanto dipercaya memimpin DPC JTI Kabupaten Jombang. Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir, di antaranya Asisten I Setdakab Jombang Purwanto mewakili Bupati Jombang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Endro Wahyudi, perwakilan Polres Jombang, serta perwakilan Kodim 0814/Jombang.
Kehadiran JTI dinilai menjadi bagian dari dinamika positif dunia jurnalistik di daerah. Namun, di tengah menjamurnya berbagai organisasi profesi dan derasnya arus informasi digital, tantangan utama yang dihadapi insan pers bukan sekadar membangun organisasi, melainkan menjaga kualitas, integritas, dan kepercayaan publik terhadap produk jurnalistik.

Ketua DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Jombang, Agus Pamuji, menegaskan bahwa organisasi profesi harus mampu menjadi ruang pembinaan sekaligus penguatan kapasitas wartawan. Menurut dia, eksistensi organisasi tidak akan bermakna apabila tidak diikuti komitmen untuk menjunjung tinggi etika jurnalistik dan independensi pers.
“Selamat kepada Saudara Siyanto dan seluruh jajaran pengurus yang telah menerima amanah memimpin JTI Jombang. Ini bukan sekadar posisi struktural, tetapi tanggung jawab moral untuk menjaga marwah profesi wartawan di tengah tantangan informasi yang semakin kompleks,” ujar Agus.
Menurut Agus, wartawan saat ini menghadapi tekanan yang tidak ringan. Di satu sisi dituntut cepat menyampaikan informasi, namun di sisi lain tetap harus menjaga akurasi, keberimbangan, dan verifikasi data. Karena itu, organisasi profesi harus hadir sebagai garda terdepan dalam meningkatkan kompetensi anggotanya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga independensi wartawan dari berbagai kepentingan, baik politik, ekonomi, maupun kelompok tertentu. Sebab, kepercayaan publik terhadap media hanya dapat dibangun melalui karya jurnalistik yang profesional dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Pers yang kuat lahir dari wartawan yang berintegritas. Organisasi profesi harus menjadi rumah bersama untuk memperkuat kompetensi, solidaritas, dan etika, bukan sekadar wadah berkumpul. Ketika wartawan mampu menjaga profesionalisme dan independensinya, maka fungsi kontrol sosial media akan berjalan optimal,” kata Agus.
Sementara itu, Ketua Cabang PSHT Jombang Subiantoro menilai media memiliki posisi strategis dalam mendukung kemajuan organisasi. Menurutnya, berbagai program dan kegiatan yang dijalankan organisasi akan lebih mudah diketahui masyarakat apabila dikomunikasikan secara baik melalui media yang profesional.
“Media merupakan jembatan informasi antara organisasi dan masyarakat. Karena itu kami berharap JTI dapat menjadi mitra yang konstruktif dalam menyampaikan berbagai kegiatan positif kepada publik,” ujarnya.
Subiantoro juga mengajak seluruh pengurus JTI yang baru dikukuhkan untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting agar organisasi mampu memberikan kontribusi yang lebih luas, tidak hanya bagi anggota, tetapi juga bagi perkembangan dunia jurnalistik di Kabupaten Jombang.
Pengukuhan DPC JTI Kabupaten Jombang menjadi momentum penting bagi lahirnya ruang kolaborasi baru di kalangan wartawan berlatar belakang PSHT. Lebih dari itu, momentum tersebut juga menjadi pengingat bahwa tantangan utama pers saat ini bukan hanya menghadapi derasnya arus informasi, tetapi juga menjaga profesionalisme, independensi, dan kepercayaan publik sebagai fondasi utama demokrasi.
Dengan komitmen tersebut, JTI diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, melainkan juga mampu melahirkan wartawan yang kompeten, berintegritas, serta konsisten menghadirkan karya jurnalistik yang berpihak pada kepentingan publik.



