Wonogiri,TelusuR.ID – Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di kawasan Perhutani Dusun Plosorejo, Desa Pondoksari, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu (24/6/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan satuan strategis tersebut berjalan sesuai perencanaan, memenuhi standar teknis, serta tepat sasaran. Selain berfungsi memperkuat sistem pertahanan negara, keberadaan Yonif TP juga diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.
Tim pengawasan Kemhan RI dipimpin Kolonel Inf Uchi Cambayong, S.I.P., didampingi Kolonel Mar Encep Wahyu Gumilar, Kolonel Inf Louis B.F. Da Costa, S.T., M.A.P., Kolonel Anton dari Baloghan Kemhan RI, serta Letkol Inf Hayu Adi Kumoyo dari Itdam IV/Diponegoro.

Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan pengecekan langsung terhadap progres pembangunan, kualitas pekerjaan, penggunaan material, serta kesiapan berbagai fasilitas pendukung yang tengah dikerjakan. Peninjauan dilakukan bersama unsur pelaksana proyek, pengawas lapangan, serta pihak-pihak terkait guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai target.
Tak hanya melakukan inspeksi lapangan, tim Kemhan juga menggelar rapat koordinasi dan diskusi bersama unsur pelaksana untuk mengidentifikasi berbagai tantangan sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung percepatan pembangunan.
Kolonel Inf Uchi Cambayong menegaskan bahwa pembangunan Yonif TP harus mengedepankan aspek kualitas, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku.

“Seluruh proses pembangunan harus sesuai prosedur dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Koordinasi antar unsur pelaksana, pengawas, pemerintah desa, dan masyarakat juga harus terus diperkuat agar tidak muncul kendala di kemudian hari,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan satuan teritorial tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik semata, tetapi juga menyangkut kesiapan sumber daya pertahanan yang mampu menjawab tantangan masa depan.
Sementara itu, Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan mengatakan, pihaknya terus berkomitmen mendukung kelancaran pembangunan Yonif TP bersama seluruh pemangku kepentingan.
Ia menilai kehadiran Yonif TP akan memberikan manfaat strategis, tidak hanya bagi penguatan pertahanan wilayah, tetapi juga bagi masyarakat sekitar melalui berbagai efek ekonomi yang ditimbulkan selama maupun setelah pembangunan berlangsung.

“Pembangunan Yonif TP ini merupakan program strategis yang akan memberikan dampak positif bagi penguatan pertahanan wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” kata Rodricho.
Keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan sendiri merupakan bagian dari konsep pertahanan modern yang mengintegrasikan fungsi keamanan dengan pemberdayaan wilayah. Kehadiran satuan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan nasional dari tingkat daerah sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan pengawasan berlangsung lancar dan penuh koordinasi. Hal ini mencerminkan komitmen kuat antara Kemhan, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan Yonif TP agar segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi kepentingan pertahanan negara maupun kemajuan Kabupaten Wonogiri.(agus kemplu)



