Gotong Royong di Elelim, Satgas Yonif 521/DY Perkuat Ikatan Sosial dengan Warga Papua
YALIMO, Papua Pegunungan,TelusuR.ID — Kehadiran prajurit TNI di wilayah perbatasan tidak hanya identik dengan tugas pengamanan. Di Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, personel Satgas Pamtas Yonif 521/DY menunjukkan wajah lain pengabdian mereka dengan turun langsung bergotong royong membersihkan lingkungan rumah warga, Kamis (19/6/2026).
Sejak pagi, personel Pos Elelim bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan halaman rumah dan menata kawasan permukiman. Aktivitas sederhana itu menghadirkan suasana akrab tanpa sekat antara aparat dan warga. Canda dan tawa mewarnai pekerjaan yang dilakukan bersama, mencerminkan eratnya hubungan yang terbangun selama masa penugasan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial yang dijalankan Satgas Yonif 521/DY. Selain menjaga stabilitas keamanan, satuan ini berupaya menghadirkan manfaat nyata melalui aktivitas sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata mengatakan, gotong royong bukan sekadar membersihkan lingkungan, melainkan sarana membangun kebersamaan sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya hidup sehat.
“Budaya gotong royong merupakan warisan bangsa yang harus terus dijaga. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memperkuat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus mengajak warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman,” ujar Rahadyan.
Menurut dia, nilai kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi modal penting dalam menjaga harmoni kehidupan masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki tantangan geografis seperti Papua Pegunungan.

Kehadiran personel Satgas mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tokoh masyarakat Distrik Elelim, Veldo Wenda, menilai prajurit Yonif 521/DY tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga aktif membantu warga dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
“Kami merasa terbantu. Bapak-bapak TNI selalu hadir di tengah masyarakat, mulai dari gotong royong, pelayanan kesehatan, sampai kegiatan pendidikan. Kehadiran mereka membuat masyarakat merasa lebih dekat dan diperhatikan,” kata Veldo.
Bagi warga Elelim, kegiatan tersebut bukan semata membersihkan lingkungan, melainkan memperkuat hubungan kekeluargaan yang telah terjalin antara masyarakat dan personel Satgas. Interaksi yang terbangun secara langsung juga menjadi ruang komunikasi yang memungkinkan berbagai persoalan warga dapat diketahui dan dicarikan solusi bersama.
Di tengah perubahan zaman, semangat gotong royong yang tetap hidup di pedalaman Papua menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial masih menjadi kekuatan penting dalam menjaga persatuan. Bagi Satgas Yonif 521/DY dan masyarakat Elelim, kerja bersama itu menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya diwujudkan melalui tugas keamanan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.



