Pesan Menyentuh Bupati Warsubi saat Idul Adha: Ego Lebih Sulit Dikalahkan daripada Harta

0
8 views
Bagikan :

Jombang, TelusuR.ID — Bupati Jombang Warsubi menghadiri pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah bersama ribuan warga di Masjid Agung Baitul Mukminin, Jombang, Rabu (27/5/2026). Momentum hari raya kurban itu dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Jombang untuk memperkuat pesan persatuan, kepedulian sosial, dan nilai pengorbanan di tengah kehidupan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Jombang Salmanudin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Jombang.

Dalam sambutannya, Warsubi menekankan bahwa makna Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual semata, tetapi juga refleksi untuk membangun karakter dan kepedulian sosial.

Menurut dia, pengorbanan terbesar dalam kehidupan sering kali bukan soal materi, melainkan kemampuan seseorang menaklukkan ego dan kepentingan pribadi demi kepentingan bersama.

“Rasa egois, keinginan untuk selalu menang sendiri, hingga merasa paling benar adalah hal-hal yang harus mampu kita kendalikan. Idul Adha mengajarkan keikhlasan dan ketulusan dalam berbagi,” kata Warsubi di hadapan jamaah.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial, terutama di tengah tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks.

“Semakin kuat rasa empati dan kepedulian kita, maka kehidupan masyarakat akan semakin harmonis dan penuh kebersamaan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Warsubi turut mengajak masyarakat mendoakan para jemaah haji Indonesia agar diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Masjid Agung Baitul Mukminin juga disiarkan langsung melalui Radio Suara Jombang 104.1 FM sehingga dapat diikuti masyarakat secara lebih luas.

Sementara itu, khotbah Idul Adha disampaikan Guru Besar Ilmu Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Ahmad Barizi. Dalam ceramahnya, ia menyoroti pentingnya nilai spiritual dan keteguhan moral di tengah perkembangan era digital.

Menurut Ahmad Barizi, tantangan generasi muda saat ini tidak hanya berkaitan dengan perkembangan teknologi, tetapi juga bagaimana mempertahankan identitas dan nilai-nilai keagamaan di tengah arus perubahan sosial yang cepat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban dari Bupati dan Wakil Bupati Jombang kepada Takmir Masjid Agung Baitul Mukminin untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Usai pelaksanaan kegiatan di Masjid Agung, Warsubi melanjutkan agenda dengan menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden RI di Masjid Jami’ Denanyar, Jombang.

Tinggalkan Balasan