Perangi Narkoba di Lingkungan Sekolah, Polres Jombang Bekali Siswa Benteng Pertahanan Diri

0
5 views
Bagikan :

JOMBANG, TELUSUR.ID – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jombang semakin agresif dalam memutus rantai peredaran narkotika yang mengincar kalangan remaja. Langkah preventif ini dilakukan melalui edukasi langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan generasi muda tetap bersih dari jeratan barang haram.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026 ini menyasar dua lembaga pendidikan di Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro. Para siswa di MTs Bahrul Ulum dan MAN 5 Jombang menjadi target utama dalam penanaman pemahaman mengenai bahaya laten narkotika.

Hadir sebagai motor penggerak edukasi, Aiptu Ahadin Mintarum dari Satresnarkoba Polres Jombang memaparkan fakta-fakta mengkhawatirkan terkait peredaran gelap narkoba. Ia menekankan bahwa pelajar kini menjadi target rentan yang harus segera dibekali pengetahuan yang mumpuni.

Dalam paparannya, Aiptu Ahadin mengupas tuntas berbagai modus operandi pengedar yang seringkali menyasar anak usia sekolah. Edukasi ini bertujuan agar siswa tidak mudah tertipu oleh bujuk rayu yang mengarah pada penyalahgunaan zat terlarang tersebut.

Selain mengenalkan jenis-jenis narkotika terbaru, narasumber juga membeberkan efek kerusakan permanen pada saraf otak manusia. Hal ini ditegaskan sebagai peringatan keras bahwa sekali mencoba narkoba, maka masa depan taruhannya.

“Pencegahan harus dimulai dari kesadaran individu. Penting bagi generasi muda untuk memiliki mentalitas yang kuat agar tidak terjerumus dalam lubang hitam penyalahgunaan narkotika,” ungkap Aiptu Ahadin dengan tegas dikutip Telusur.id

Para siswa pun didorong untuk menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing. Mereka diajak untuk memiliki keberanian dalam menolak tawaran narkoba serta aktif melaporkan jika melihat ada aktivitas mencurigakan di sekitar mereka.

Pihak kepolisian juga memperkenalkan jalur komunikasi darurat melalui Call Center 110. Fasilitas ini disiapkan agar masyarakat, termasuk para pelajar, dapat berperan aktif dalam pencegahan narkoba dengan melaporkan aduan secara cepat dan tepat.

Di tempat terpisah, Kasat Resnarkoba Polres Jombang, Iptu Bowo Tri Kuncoro, menyatakan bahwa sosialisasi ini adalah bagian dari komitmen besar Polri. Fokus utamanya adalah membangun sistem pertahanan dini di tingkat sekolah atau early warning system.

Iptu Bowo menilai bahwa edukasi preventif jauh lebih efektif dibandingkan penindakan hukum semata. Dengan memberikan pemahaman yang kuat, ruang gerak para pengedar di lingkungan pendidikan diharapkan dapat dipersempit hingga benar-benar hilang.

“Pelajar adalah aset bangsa yang tidak boleh terkontaminasi narkoba. Melalui edukasi ini, kami ingin mereka memiliki pemahaman yang tajam sehingga otomatis menolak segala bentuk peredaran narkoba,” tutur Iptu Bowo.

Strategi pencegahan ini tidak hanya dilakukan secara internal oleh kepolisian, namun juga melibatkan sinergi lintas sektor. Polres Jombang merangkul pihak sekolah untuk rutin memantau perilaku siswa guna mendeteksi dini indikasi penyalahgunaan zat kimia berbahaya.

Kegiatan ini pun semakin diperkuat dengan kolaborasi bersama PWI Jombang melalui program “PWI Jombang Goes to School and Campus”. Sinergi ini memadukan antara kampanye anti-narkoba dengan penguatan literasi informasi bagi kalangan milenial.

Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid, menambahkan bahwa literasi digital yang baik juga berperan dalam pencegahan narkoba. Banyak peredaran narkoba saat ini dilakukan melalui transaksi di dunia maya yang sulit terdeteksi tanpa kecerdasan digital.

“Kami ingin pelajar tidak hanya cerdas bermedia sosial, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap isu-isu krusial. Kesadaran akan bahaya narkoba adalah salah satu literasi hidup yang wajib dikuasai,” jelas Mufid.

Melalui upaya kolaboratif ini, Polres Jombang berharap angka penyalahgunaan narkoba di tingkat pelajar dapat ditekan hingga titik nol. Sinergi antara kepolisian, insan pers, dan dunia pendidikan menjadi kunci utama dalam mewujudkan Jombang yang bersih dari narkoba.

Tinggalkan Balasan