Dari Jombang, Astika Kobarkan Semangat Kartini untuk Perempuan Tangguh dan Melek Digital

0
6 views
Bagikan :

JOMBANG, TelusuR.ID – Sosok perempuan tangguh dan inspiratif hadir dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Ia adalah Astika Cendhana Wangi, S.STP., M.Si., yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jombang.

Alumni STPDN Angkatan XIV yang lulus pada tahun 2006 ini dikenal sebagai pribadi yang penuh semangat, berdedikasi tinggi, serta aktif mendorong profesionalisme di bidang informasi, teknologi, dan komunikasi publik.

Dalam momentum peringatan Hari Kartini pada 21 April 2026, Astika membagikan pandangan inspiratifnya tentang peran perempuan di era modern. Baginya, semangat perjuangan R.A. Kartini tetap relevan dan menjadi fondasi penting dalam mendorong kesetaraan serta kemajuan perempuan di berbagai sektor.

“Perjuangan Kartini bukan sekadar emansipasi, tetapi juga tentang keberanian berpikir maju, melampaui batas, dan memperjuangkan akses pendidikan serta kesetaraan,” ungkapnya.

Sebagai perempuan sekaligus pejabat publik, Astika memaknai semangat Kartini sebagai energi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Ia meyakini bahwa perempuan mampu berperan besar dalam pembangunan tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan jati diri.

Inspirasi terbesar dalam hidupnya datang dari sosok ibunya, seorang guru sekolah dasar yang menanamkan nilai keteguhan, keikhlasan, dan pentingnya pendidikan sejak dini. Selain itu, berbagai tokoh perempuan nasional turut memperkaya perspektifnya dalam kepemimpinan dan integritas.

Di tengah dinamika birokrasi, Astika melihat tantangan sebagai peluang untuk tumbuh dan membuktikan kapasitas perempuan. Dengan kerja keras, konsistensi, serta dukungan keluarga dan lingkungan, ia optimistis perempuan mampu terus melangkah maju dan berdaya saing tinggi.

Menurutnya, perempuan memiliki keunggulan dalam membangun perspektif yang inklusif, empati sosial yang kuat, serta kemampuan komunikasi yang efektif—modal penting dalam merumuskan kebijakan publik yang berdampak luas.

“Kesempatan bagi perempuan di birokrasi kini semakin terbuka. Ini adalah momentum untuk terus meningkatkan kualitas dan memperluas peran di posisi strategis,” jelasnya.

Astika juga menilai bahwa kepemimpinan perempuan membawa pendekatan yang humanis, kolaboratif, dan detail-oriented, yang sangat relevan dengan kebutuhan tata kelola pemerintahan modern.

Di Kabupaten Jombang sendiri, perkembangan kesetaraan gender menunjukkan tren yang positif. Berbagai program pemberdayaan terus digalakkan, mulai dari pelatihan keterampilan, penguatan UMKM perempuan, hingga peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan.

Upaya perlindungan terhadap perempuan pun semakin diperkuat melalui regulasi, layanan pengaduan, serta pendampingan yang berkelanjutan. Menurut Astika, langkah-langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang lebih adil dan inklusif.

“Inovasi dan kolaborasi menjadi kunci. Ketika pemerintah, organisasi, dan masyarakat bersinergi, program pemberdayaan perempuan akan lebih efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.

Sejumlah inisiatif juga terus dikembangkan, seperti pelatihan digital bagi perempuan, pemberdayaan ekonomi berbasis keluarga, hingga penguatan peran perempuan dalam komunitas.

Di akhir pernyataannya, Astika memberikan pesan penuh semangat kepada generasi muda perempuan, khususnya di Jombang, untuk terus percaya diri dan berani mengejar mimpi.

“Jangan pernah ragu untuk melangkah. Setiap proses adalah bagian dari pembentukan diri. Perempuan muda hari ini adalah pemimpin masa depan,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya penguasaan pendidikan, keterampilan, serta adaptasi teknologi di era digital, tanpa melupakan nilai budaya dan kearifan lokal sebagai identitas.

Menutup perbincangan, Astika berharap perempuan di Kabupaten Jombang semakin mandiri, berkualitas, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

“Saya ingin bisa memberi manfaat, menginspirasi, dan membuka jalan bagi generasi perempuan berikutnya,” pungkasnya dengan penuh optimisme.

Tinggalkan Balasan