Rayakan Setahun Kepemimpinan Khofifah-Emil, Relawan Baguss Sebar Ribuan Takjil di Grahadi

0
81 views
Bagikan :

SURABAYA, TELUSUR.ID – Sore itu, suasana di sekitar Gedung Negara Grahadi tampak lebih padat dari biasanya. Jantung Kota Surabaya yang selama ini dikenal sebagai pusat hiruk pikuk kendaraan dan tempat bersantai warga Jawa Timur, mendadak berubah menjadi titik simpul aksi sosial yang cukup menyita perhatian publik.

Keramaian tersebut dipicu oleh aksi berbagi yang diinisiasi oleh Barisan Gus dan Santri (Baguss). Sebanyak 1.000 paket nasi kotak dibagikan kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di depan gedung kebanggaan warga Jawa Timur tersebut sebagai bentuk syukur atas perjalanan pemerintahan di provinsi ini.

Sekjen Baguss, H. Yusuf Hidayat, menjelaskan bahwa aksi ini bukan sekadar berbagi makanan berbuka puasa. Kegiatan tersebut merupakan wujud syukur atas genap satu tahun masa kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak dalam periode kedua mereka memimpin Jawa Timur.

“Karena bertepatan dengan bulan Ramadan, maka rasa syukur ini kami wujudkan dengan pembagian 1.000 paket takjil kepada masyarakat yang ada di sekitar Gedung Negara Grahadi,” ujar pria yang akrab disapa Gus Yusuf tersebut, Minggu (1/3/2026) dikutip Telusur.id.

Gus Yusuf mengungkapkan bahwa target mereka selama bulan Ramadan 1447 H ini cukup ambisius. Pihaknya menargetkan penyaluran total 5.000 paket takjil, sehingga aksi sosial di depan Grahadi ini dipastikan akan berlanjut ke berbagai titik strategis lainnya di Jawa Timur.

Menariknya, aksi berbagi ini lahir dari inisiatif spontan para relawan Baguss. Kelompok ini dikenal sebagai pendukung setia Khofifah Indar Parawansa sejak kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur pada tahun 2018 hingga periode kedua di tahun 2024 lalu.

Mengenai operasional kegiatan, Gus Yusuf menegaskan bahwa seluruh dana yang digunakan murni berasal dari swadaya. “Sumber dananya pun berasal dari urunan para relawan serta donasi dari sejumlah pihak yang memiliki visi serupa,” terang alumni santri Pesantren Tebuireng Jombang tersebut.

Dalam kesempatan itu, Gus Yusuf juga sedikit bernostalgia mengenai sejarah terbentuknya Baguss. Ia menyebutkan bahwa organisasi ini merupakan warisan berharga dari almarhum KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah, tokoh bangsa yang memimpin langsung relawan ini pada Pilgub 2018.

Sepeninggal Gus Solah, semangat perjuangan relawan ini tidak lantas padam. Meski namanya bertransformasi dari Barisan Gus Solah menjadi Barisan Gus dan Santri, loyalitas mereka terhadap arah perjuangan awal tetap terjaga dengan sangat solid.

Saat ini, di bawah kepemimpinan Gus Fahmi, Baguss menegaskan komitmen mereka untuk tetap istikamah mengawal jalannya pemerintahan di Jawa Timur. Dukungan terhadap Khofifah-Emil dinilai sebagai bentuk tanggung jawab moral relawan terhadap pilihan politik mereka.

“Kami akan terus memberikan dukungan penuh kepada Ibu Khofifah sampai masa jabatannya tuntas,” pungkas Gus Yusuf menutup pembicaraan di tengah hangatnya suasana berbagi di sore Ramadan tersebut.

Tinggalkan Balasan