Manjakan Pemudik di Bungurasih, PKS Jatim Buka Posko Mudik Berfasilitas Pijat hingga Kopi Gratis

0
54 views
Bagikan :

SIDOARJO, TELUSUR.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur resmi meluncurkan layanan khusus bagi masyarakat yang tengah melakukan perjalanan pulang kampung. Posko Mudik Lebaran 2026 tersebut didirikan tepat di kawasan Terminal Purabaya (Bungurasih), Senin (16/3/2026).

Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian partai terhadap jutaan warga yang melintasi Jawa Timur selama masa angkutan Lebaran. Posko ini dirancang bukan sekadar tempat singgah biasa, melainkan pusat relaksasi yang menyediakan berbagai fasilitas cuma-cuma mulai dari kopi hangat hingga layanan pijat gratis.

Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, menyatakan bahwa pendirian posko ini merupakan bagian dari instruksi program nasional PKS yang rutin digelar setiap tahun. Fokus utamanya adalah meringankan beban fisik dan mental para pemudik selama menempuh perjalanan jauh.

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan launching Posko Mudik PKS Jawa Timur tahun 2026. Ini merupakan pengabdian rutin kami untuk membantu para pemudik, khususnya mereka yang melakukan transit di Terminal Purabaya,” ujar Bagus kepada awak media, Rabu (18/3/2026) dikutip Telusur.id.

Pemilihan Terminal Purabaya sebagai lokasi utama bukan tanpa alasan. Terminal ini merupakan salah satu simpul transportasi darat terbesar di Asia Tenggara yang menjadi titik temu ribuan armada bus dan jutaan penumpang dari berbagai penjuru mata angin.

Bagus menjelaskan bahwa Purabaya adalah jantung transportasi di Jawa Timur. Dari titik inilah para pemudik akan berpencar menuju daerah-daerah ujung seperti Banyuwangi di timur, Pacitan di selatan, hingga Ngawi dan Ponorogo di wilayah barat.

Kondisi perjalanan yang memakan waktu belasan jam dinilai membuat para pemudik, terutama pengemudi, sangat rentan mengalami kelelahan ekstrem. Oleh karena itu, PKS sengaja menghadirkan fasilitas pijat untuk membantu memulihkan stamina para sopir maupun penumpang.

“Kami siapkan takjil, makanan, minuman, hingga layanan pijat bagi mereka yang kelelahan. Harapannya, mereka bisa beristirahat sejenak dan memulihkan energi sebelum melanjutkan perjalanan sisa menuju rumah,” ungkap Bagus.

Selain fasilitas fisik, posko ini juga berfungsi sebagai pusat informasi. Petugas di lapangan disiagakan untuk membantu pemudik yang kebingungan mencari akses transportasi lanjutan atau membutuhkan panduan rute menuju kota tujuan mereka.

Bahkan, PKS berkomitmen memberikan solusi langsung jika ada pemudik yang mengalami kesulitan teknis terkait kendaraan. Pihak relawan di posko akan berupaya mencarikan solusi transportasi agar setiap warga dipastikan bisa sampai ke pelukan keluarga dengan selamat.

Lokasi posko yang strategis dan berdekatan dengan area masjid terminal juga menjadi nilai tambah bagi kenyamanan pengunjung. Pemudik dapat melakukan ibadah salat dengan tenang sekaligus memanfaatkan fasilitas sanitasi yang bersih dan memadai di sekitar area posko.

Berdasarkan arahan pusat, layanan istimewa ini akan terus beroperasi mengikuti grafik arus mudik dan balik. Posko dijadwalkan melayani masyarakat mulai dari H-5 hingga H+4 Lebaran, memastikan pendampingan tetap ada saat volume kendaraan mencapai puncaknya.

Apresiasi juga datang dari perwakilan Dinas Perhubungan Jawa Timur, Yanti Marliana, yang menilai langkah ini sebagai kolaborasi positif antara elemen politik dan pemerintah. Kehadiran posko swadaya semacam ini dianggap sangat membantu meringankan beban petugas dalam memberikan pelayanan kemanusiaan selama musim mudik 2026.

Tinggalkan Balasan