1190 Jemaah Haji Jombang Siap Berangkat 2026, Ini Biayanya Dan Ikuti Bio Visa

0
39 views
Bagikan :

JOMBANG, TELUSUR.ID – Pemerintah secara resmi menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 sebesar Rp87.409.365 per jemaah reguler, dengan jemaah menanggung biaya sebesar Rp54.193.806 atau sekitar 62% dari total Bipih.

Penetapan ini melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk tahun 2026 yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji.

Biaya yang dibayar oleh jemaah haji berbeda-beda, tergantung dengan embarkasi keberangkatan. Perbedaan ini terjadi karena adanya variasi biaya penerbangan dari setiap daerah menuju Arab Saudi.

Biaya Perjalanan Ibadah Haji untuk Embarkasi Surabaya tahun 2026 adalah sekitar Rp 60.645.422. Biaya ini sudah termasuk biaya penyelenggaraan ibadah haji dan telah dikurangi setoran awal serta Nilai Manfaat (NM).

Kasih Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Jombang, Ilham Rohim menyebut jemaah haji yang masuk kuota porsi pemberangkatan tahun 2026 ada masa pelunasan, tahap 1 dimulai sejak tanggal 24 November hingga 23 Desember 2025.

Kata dia, pelunasan jemaah haji jombang yang pemberangkatannya melalui embarkasi Surabaya (SUB) sebesar Rp 60.645.422. Namun, nanti terdapat pengurangan dari nilai manfaat yang rata-rata sebesar Rp 2 juta 7 ratusan.

“Sehingga jemaah haji yang sudah mendapat porsi yaitu membayar Rp.25 juta itu dikurangi yang ada, sehingga jemaah haji menambah sekira 33 juta untuk pelunasan haji tahun 2026,” imbuh Ilham menerangkan kepada Telusur.id, Sabtu (29/11).

Ilham juga menyampaikan, saat ini juga terus dilakukan proses tahapan, adapun prosesnya itu melalui jemaah haji yang melakukan pembuatan paspor, lalu bagi yang sudah mempunyai paspor akan dilaksanakan bio visa.

Menurutnya, selain mensosialisasikan kepada jemaah untuk waktu pelunasannya sedang berlangsung, ia juga berharap nanti yang sudah periksa kesehatan dan mendapat status Istithoah agar segera melunasi Bipih di bank penerima setoran.

“Tahun 2026 ini Kabupaten Jombang mendapat porsi atau kuota 1190 jemaah haji yang dulunya rata-rata mendaftar pada tahun 2012. Dan porsi tertinggi itu adalah tanggal 13 November 2012,” tuturnya.

Sementara, salah satu jemaah haji yang berangkat tahun 2026, warga Denanyar, Nur Hidayati mengaku senang dan bahagia tak henti-hentinya bersyukur atas panggilan berangkat haji yang telah diterimanya. Dirinya juga mengaku mendaftar haji di tahun 2012 lalu.

“Alhamdulillah bahagia bisa menunaikan ibadah haji. Hari ini kita melakukan bio visa, karena saya sudah mempunyai paspor masih aktif. Mohon doanya ibadah haji kami lancar dan bisa kembali lagi ke tanah air, dan mabrur,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan