JOMBANG, TelusuR.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), hadir dan memberikan tausiyah dalam pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Jombang yang digelar di Hall Bung Tomo Kantor Pemerintah Kabupaten Jombang, Selasa (26/8/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Gus Kikin menegaskan bahwa keberadaan ISNU sangat strategis sebagai wadah bagi para sarjana NU untuk memperkuat khidmah NU di tengah masyarakat. Menurutnya, ISNU tidak boleh lepas dari khittah perjuangan NU, yakni menjadi organisasi yang berkhidmah tulus untuk umat.
“NU bukan sekadar organisasi biasa. Ia adalah wadah besar yang menampung jutaan warga Nahdliyin. Khidmah di NU bukan hanya hitungan manusia, melainkan amal yang bernilai di sisi Allah. Karena itu, ISNU harus menghidupkan kembali ruh khittah NU agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” tutur Gus Kikin yang juga merupakan Pengasuh Pesantren Tebuireng.
Dalam sambutannya, Gus Kikin juga mengulas perjalanan NU, terutama sejak Muktamar ke-27 tahun 1984 di Situbondo pada era terpilihnya kepemimpinan KH. Abdurrahman Wahid dan KH. Ahmad Shiddiq. Sejak saat itu, NU kembali ke khittah, melepaskan diri dari tarik-menarik politik praktis, dan fokus pada pengabdian keagamaan, sosial, serta pendidikan.
“Sejarah mengajarkan, ketika NU kembali ke khittah, ruh perjuangannya bangkit kembali. NU kuat karena ukhuwah, karena khidmah yang tulus, dan karena terus mendampingi umat. ISNU sebagai wadah para sarjana NU harus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mengembangkan semangat khittah itu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Kikin mengingatkan bahwa Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, mayoritas di antaranya adalah warga NU, membutuhkan kontribusi nyata dari kalangan sarjana NU.
“Dari 280 juta penduduk Indonesia, sekitar 244 juta beragama Islam, dan hampir 140 juta di antaranya adalah warga NU. Maka, keberadaan ISNU adalah keniscayaan untuk mengelola potensi besar ini. ISNU harus menjadi lokomotif yang menghubungkan keilmuan dengan kebutuhan masyarakat, agar umat ini tidak hanya besar secara jumlah, tetapi juga kuat secara kualitas,” ungkapnya.
Di hadapan jajaran pengurus yang baru dilantik, Gus Kikin berpesan agar ISNU Jombang tidak hanya hadir secara struktural, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
“Tugas kita adalah mendampingi umat agar hidup adem, ayem, tenteram. Indonesia memang menghadapi banyak isu dan tantangan, tetapi dengan semangat khidmah dan ukhuwah, NU akan selalu menjadi rumah besar yang menjaga bangsa ini. Semoga ISNU Jombang bisa menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.



