TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 349

Ketua PKS Jatim Dukung Cagub yang Siap Bangun Jawa Timur Lebih Baik

0
Irwan Setiawan, Ketua PKS Jatim didampingi Kabid Humas Reni Astuti dalam media gathering di kantor DPW PKS Jatim. foto: istimewa

SURABAYA, TelusuR.id – Akhir tahun 2024 ini, masyarakat Indonesia akan memilih pemimpin di provinsi dan kabupaten/kotanya masing-masing. Dalam media gathering yang digelar Senin (1/4), Ketua PKS Jatim Irwan Setiawan membocorkan tentang siapa yang akan dipilih.

Di depan puluhan wartawan yang hadir, pria yang kerap dipanggil Kang Irwan itu menegaskan akan mendukung siapa saja yang siap membangun Jawa Timur lebih baik.

“Siapa saja, baik dari konteks pilgub maupun pilkada yang digelar di kabupaten/kota,” kata Kang Irwan, Kamis kepada TelusuR.id, Kamis (04/04).

Bahkan, ia menyebut, di beberapa daerah, kader PKS siap maju menjadi calon walikota atau calon bupati.

“Kami targetkan ada kader yang bisa jadi kepala daerah. Misalnya di Kota Batu, Kota Malang, mudah2an ada juga di Surabaya,” harapnya.

Meski demikian, Irwan menyampaikan bahha saat ini masih melakukan proses penjaringan suara dari kader PKS hingga di tingkat kecamatan.

Masukan dari kader PKS itu, akan menjadi pertimbangan dan masukan untuk diajukan ke tingkat DPP.

“Yang menentukan siapa yang didukung adalah DPP, sementara tugas kami di DPW dan DPD melakukan penjajakan dan komunikasi politik baik dengan calon maupun partai politik,” kata pria 48 tahun itu.

Tentang nama yang akan diajukan dalam Pilgub dan Pilkada, Irwan menyampaikan harus belum mendapat keputusan dari DPP. Yang jelas, ia menambahkan, tokoh yang akan diusung merupakan tokoh yang mempunyai kapasitas dalam memimpin Jawa Timur dan kabupaten/kota di Jatim.

“Target kami di Pilkada 2024 ini menang di atas 60 persen. 2020 lalu, kami menang di 11 daerah dari 19 Pilkada,” tegasnya.

Karenanya, Irwan menyampaikan bahwa DPW PKS Jatim telah melakukan konsolidasi bersama dengan pimpinan DPD sebagai momentum dan menyiapkan DPD untuk mengoptomalisasi hasil pileg 2024 dan menyongsong pilkada serentak 2024.

“Kami sudah meminta DPD dapat melakukan konsolidasi semua kekuatan di DPDnya baik anggota, caleg, maupun struktur hingga ranting. Tentu ini dalam rangka agar kita bisa memilih pemimpin terbaik,” pesannya.

Di depan wartawan, Irwan menyampaikan terima kasihnya atas sinergi dan kolaborasi yang sudah terjalin baik sehingga di pemilihan legeslatif (Pileg), PKS bisa meningkatkan capaian politiknya.

“Terima kasih temen-temen yang sudah membantu kami mengenalkan PKS kepada masyarakat. Ini bagian dari pendidikan politik bagi rakyat,” katanya.

Menurutnya, Ramadhan yang datang setelah momen Pileg merupakan berkah tersendiri.

“Dimensi politik dan dimensi sosial menjadi satu kesatuan yang saling memperkuat, apalagi setelah lebaran. Kembali fitrah, alhamdulillah,” ujarnya.

Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat Semeru 2024 di Jombang Dimusnahkan

0

JOMBANG, TelusuR.id – Polres Jombang memusnahkan 4.500 botol minuman keras (miras) hasil Operasi Pekat Semeru 2024. Ribuan botol miras berbagai jenis itu disita dari 25 penjual miras dari sejumlah wilayah di Jombang.

Pemusnahan barang bukti miras itu dipimpin langsung Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi, dengan disaksikan pejabat Forkopimda Jombang. Sebanyak 4.500 botol miras berbagai jenis dimusnahkan dengan
digilas dengan kendaraan alat berat.

“Kegiatan pagi ini tentang pemusnahan barang bukti mirnuman keras. Ini merupakan barang bukti hasil Operasi Pekat Semeru 2024. Saya laporkan bahwa sebanyak 4.500 botol disita dari berbagai wilayah,” ujarnya saat pemusnahan miras di Polres Jombang, Kamis (04/04/2024).

Kasat Samapta Polres Jombang Iptu Aly Effendi menambahkan, 4.500 botol miras yang dimusnahkan itu hasil Operasi Pekat Semeru 2024 sejak tanggal 19 s/d 30 Maret. Selama 11 hari itu, Timsus Saber Miras yang dibentuk Kapolres Jombang berhasil merazia 25 lokasi perdagangan miras.

“Sudah ada 2 orang yang disidangkan. Pertama ibu Nanik, Cafe yang berlokasi dekat PLN Sentul kena denda Rp 18 juta dan 2 bulan kurungan. Dan yang satu atas nama RM Auliya Adi Kusuma kena denda Rp 2,5 juta,” ungkapnya.

Dikatakan Iptu Aly, Meskipun Operasi Pekat semeru 2024 telah berakhir, razia miras akan terus dilakukan selama bulan Ramadan ini. “Harapannya untuk menurunkan jumlah penjual dan peminum di Jombang,” pungkasnya.

Respon Pembacaan LKPj dari Pj Bupati Jombang, DPRD: Segera Dibahas Masing-masing Komisi

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Setelah mendengarkan dan menyimak Pj Bupati Jombang Sugiat dalam menyampaikan nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Jombang Tahun Anggaran 2023. DPRD Jombang segera melakukan pembahasan. Selain itu, para wakil rakyat akan mengagendakan rapat paripurna untuk memberikan rekomendasi.

Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi mengatakan, minggu depan LKPj ini nantinya akan dibahas di masing-masing komisi. ”Hal ini untuk memberikan rekomendasi yang nantinya akan dipakai oleh pemerintah daerah sebagai pijakan untuk mengambil kebijakan ke depan,” ujarnya saat dikonfirmasi (28/3).

Dirinya menambahkan, setiap OPD nantinya akan diberi catatan rekomendasi dari anggota dewan. Baik terkait infrastruktur, kesehatan, kebijakan pemerintah dan lainnya. Di antaranya terkait banyaknya keluhan masyarakat soal rusaknya insfratruktrur jalan. ”Untuk agendanya sendiri akan dirapatkan banmus (badan musyawarah) terlebih dahulu,” bebernya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga membentuk panitia khusus (pansus) dalam penyusunan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045. ”Sesuai tata tertib pansus diambil dari masing-masing fraksi,” tegasnya.

Dalam pembentukan itu, pansus nantinya mendapat tugas khusus terkait dengan RPJPD. ”Ini nantinya juga akan dibahas di komisi masing-masing, serta melakukan kegiatan kunjungan kerja ke luar daerah. Karena penyusunan RPJPD ini secara nasional,” pungkas Mas’ud.

Pj Bupati Jombang Sugiat Sampaikan LKPj tahun anggaran 2023 di Paripurna DPRD

0

Jombang, TelusuR.ID – Rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Jombang Tahun Anggaran 2023 digelar di gedung DPRD Jombang.

Dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Jombang Tahun Anggaran 2023, Pj Bupati Jombang, Sugiat, menyampaikan bahwa serapan APBD 2023 mencapai 92,75 persen.Sugiat memaparkan, data unaudited BPKAD pada 6 Februari 2024 menunjukkan bahwa realisasi pendapatan tahun 2023 sebesar Rp 2.964.661.508.412,85, yang mencapai 105,08 persen dari target pendapatan sebesar Rp 2.821.442.149.408.

“Untuk belanja daerah tahun 2023, terealisasi sebesar Rp 2.940.520.477.931,19, yang mencapai 92,75 persen dari target,” beber Sugiat.

Sugiat juga memaparkan rincian belanja, di mana belanja operasi terealisasi sebesar Rp 2.094.316.605.838,27, belanja modal sebesar Rp 244.054.491.039,92, belanja tak terduga sebesar Rp 4.368.627.944.

“Dan belanja transfer terealisasi sebesar Rp 597.780.753.109,” ungkap Sugiat.

Dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah tahun 2023, terdapat 35 urusan, dengan rincian 6 urusan wajib pelayanan dasar, 18 urusan wajib tidak pelayanan dasar, 6 urusan pilihan, dan 5 urusan pemerintahan fungsi penunjang.

“Secara teknis, urusan-urusan tersebut dilaksanakan oleh seluruh OPD,” tandasnya.

Masih dalam konteks tersebut, Ketua DPRD Jombang, Mas’ud Zuremi, mengungkapkan bahwa DPRD Jombang akan membahas lebih lanjut LKPj tersebut di masing-masing komisi.

“Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan diberi catatan rekomendasi dari anggota dewan, terkait infrastruktur, kesehatan, kebijakan pemerintah, dan lainnya,” katanya.

DPRD Jombang juga membentuk panitia khusus (pansus) dalam penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 untuk menangani permasalahan terkait RPJPD.”Ini nantinya juga akan dibahas di komisi masing-masing, serta melakukan kegiatan kunjungan kerja keluar daerah. Karena penyusunan RPJPD ini secara nasional,” pungkasnya.

DPRD Jombang Terima Kunker Anggota Dewan Madiun, ini yang di bahas

0

JOMBANG, TelusuR.ID – DPRD Jombang menerima kunjungan kerja (kunker) dari anggota DPRD Kabupaten Madiun.Kunjungan kerja (kunker) rombongan wakil rakyat dari DPRD Kabupaten Madiun, diterima oleh Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) DPRD Jombang.

Rombongan para wakil rakyat dari Kabupaten Madiun itu ditemui Kabag Umum DPRD Jombang Dian Retno. Dian mengungkapkan, kedatangan mereka ingin sharing tentang proses pembentukan pansus untuk memberikan rekomendasi LKPj.

”Soal LKPJ, untuk Jombang sendiri tidak membentuk pansus,” katanya, Selasa 2 April 2024.

Dian menjelaskan, mengenai pembahasan juga sudah diparipurnakan pada Kamis (28/3) lalu dengan agenda Pj Bupati Jombang Sugiat menyampaikan LKPj. Lalu LKPj ini dibahas di masing-masing fraksi yang ada di DPRD Jombang.

“Jadi tanpa membentuk pansus,” jelasnya.

Diang membeberkan, untuk pembentukan pansus, anggota DPRD Jombang membentuk hanya untuk pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

“Pansus itu dibentuk setelah paripurna penyampaikan LKPj yang dilakukan bupati,” bebernya.

Dian mengungkapkan, pembentukan pansus ini dilakukan agar bisa lebih terfokuskan dalam pembahasan RPJPD. Selain itu, pansus RPJPD ini juga bisa melakukan study keluar daerah untuk berbagi ilmu di daerah lain.

“Karena RPJPD ini program nasional yang harus dijalankan semua daerah. Jadi semua daerah tentu membahas ini,” pungkasnya.

Cagub Jatim Terkuat Versi ARCI, Khofifah Akan Lanjutkan Jatim Cettar Jilid 2

0

SURABAYA, TelusuR.id – Nama Khofifah Indar Parawansa semakin menguat dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur yang akan digelar pada bulan November 2024 mendatang.

Berdasarkan rilis survey terbaru Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI), Rabu (27/3/2024), Khofifah menjadi nama terkuat sebagai calon gubernur Jatim dari segi top of mind masyarakat, elektabilitas, popularitas maupun kesukaan warga Jawa Timur.

Dalam survei ARCI kategori top of mind untuk calon gubernur Jatim 2024, Khofifah berada di peringkat tertinggi dengan angka 39,2%. Khofifah jauh unggul dibandingkan nama-nama yang lain seperti Emil Elestianto Dardak dan juga Anwar Sadad yang berada di urutan kedua dan ketiga.

Untuk kategori elektabilitas, ARCI melakukan dua jenis simulasi. Pertama simulasi dengan enam nama tertutup, di sini elektabilitas Khofifah menjadi yang terkuat yakni 41,5%. Begitu juga dalam simulasi tiga nama tertutup, elektabilitas Khofifah masih menjadi yang terkuat dengan angka 47,2 persen.

Pun begitu untuk kategori popularitas. Untuk survey nama yang digadang menjadi Cagub Jatim 2024, Khofifah menduduki posisi tertinggi yakni 98,7%, disusul Cak Imin 98,6%, Emil Dardak 91,6%, Risma 78,5%, Anwar Sadad 76,9%, Sarmuji 71,5%, Ahmad Fauzi 57,7%.

Dan untuk kategori kesukaan, Khofifah lagi-lagi tertinggi di angka 76,5%. Di susul Emil Dardak 71,2%, Anwar Sadad 53,8%, Risma 51,2%, Sarmuji 45,2%, Cak Imin 41,7%, Fauzi 41,7%.

Menanggapi hasil survey ini, Khofifah menyampaikan terima kasihnya pada seluruh warga Jatim. Pasalnya hasil survey ini dianggapnya sebagai cerminan bagaimana warga Jatim mengapresiasi kinerja dan juga Bhakti yang dilakukan Khofifah selama lima tahun memimpin Jatim sejak tahun 2019 hingga tahun 2024.

“Tentunya kami menyampaikan terima kasih pada seluruh warga Jatim yang menjadikan kami sebagai top of mind maupun yang tertinggi untuk survey elektabilitas maupun popularitas dan juga kesukaan,” kata Khofifah, Senin (1/4/2024).

“Namun ini tidak akan menjadikan kami besar kepala melainkan menjadi motivasi kami untuk semakin memacu semangat melanjutkan pembangunan Jawa Timur,” imbuh Khofifah.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini menegaskan bahwa ia berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan Jatim Cettar jilid dua. Dikatakannya, ada banyak hal yang masih harus diselesaikan dan dilanjutkan untuk memajukan dan menyejahterakan warga masyatakat Jawa Timur.

Menurut Khofifah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan memang tidak cukup jika dilakukan dalam waktu lima tahun . Sehingga pihaknya semakin mantap untuk melanjutkan perjuangan dan maju kembali dalam kontestasi Pilgub Jatim 2024.

“Insya Allah kami siap untuk melanjutkan Jatim Cettar jilid-2. Masih banyak cita cita yang kita ingin wujudkan untuk masyarakat Jatim yang semakin maju dan sejahtera,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Khofifah saat ini juga sudah mengantongi surat rekomendasi dari empat partai politik. Yaitu PAN, Partai Gerindra, Partai Golkar dan juga Partai Demokrat.

Selain itu dukungan dari basis relawan juga semakin menguat. Seperti DHD ’45, dukungan dari kalangan buruh, dukungan relawan lintas profesi di tapal kuda, hingga dukungan jaringan kiai santri Jawa Timur. Hal ini diyakini menjadi modal kuat Khofifah untuk kembali memenangkan Pilgub Jatim di tahun 2024.

“Bismillah yang jelas kami akan berjuang kembali di Pilgub 2024. Kami mohon doa dan restu pada seluruh warga Jatim,” pungkasnya.

Diketahui, survei ARCI dilakukan pada 15 sampai 23 Maret 2024 dengan jumlah 1.200 responden. Survei ARCI menggunakan metode stratified multistage random sampling.

Survei ARCI memiliki margin of error di angka 2,8% dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Sebanyak 25% kuesioner dilakukan quality control.

GPK Siap Jadi Martir Dua Periode Bu Nyai Mundjidah

0

JOMBANG, TelusuR.id Menakar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Jombang 2024, Kader GPK (Gerakan Pemuda Ka’bah) siap menjadi martir kemenangan Bakal Calon Bupati (Bacabup) yang pernah menjabat periode 2018-2023.

Ibu Nyai Mundjidah yang merupakan Bupati Jombang periode 2018-2023 dipilih kader GPK untuk meneruskan estafet kepemimpinan dua periode. Hal itu terbukti sejumlah program yang direalisasikan berpihak kepada kemaslahatan masyarakat jombang.

“Kami mengusulkan Ibu Nyai Mundjidah Wahab meneruskan kepemimpinan 2 periode dalam Pilkada 2024. Programnya terbukti, salah satunya keindahan tata kota dan program pemberdayaan desa melalui Berkadang,” kata Sukri, Sekretaris GPK Jombang, Minggu (31/03).

 

Mantan aktifis PMII ini menegaskan bahwa Bu Nyai Mundjidah merupakan tokoh perempuan yang aktif diberbagai bidang baik politik maupun sosial keagamaan. Tentunya, karir beliau dimulai dari bawah sewaktu aktif dikegiatan badan otonom Nahdlatul Ulama yakni IPPNU.

“Beliau juga pernah menjabat anggota legislatif termuda dalam memulai karir politiknya. Semangatnya luar biasa dalam kegiatan sosial sampai hari ini. Buktinya, diamanahi menjadi Ketua Muslimat Jombang dan masih sering Turba ke ranting-ranting,” ujar Sukri.

Dia menambahkan bahwa beliau merupakan tokoh perempuan nahdliyin yang juga putri dari pahlawan nasional pendiri dan penggerak Nahdlatul Ulama. Untuk itu, ia berharap masyarakat kembali mengamanahkan kepemimpinan jombang dilanjutkan 2 periode.

“Kami harap dukungan masyarakat kembali mempercayakan kepemimpinan jombang 2 periode. Karena banyak program yang sangat positif dan mempunyai value tinggi dalam kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat jombang,” tukasnya.

Sementara, Ketua GPK Jawa Timur H Mujtahidur Ridho menyambut positif dukungan kader GPK akar rumput yang mengusulkan Bu Nyai Mundjidah Wahab untuk melanjutkan kepemimpinan di Kabupaten Jombang.

“Alhamdulillah, kami di Jatim sangat mendukung pilihan kader. Dan beliau juga banyak prestasi dalam mengemban amanah sebagai Bupati. Kami sangat berterima kasih kader dan masyarakat yang masih mengharapkan beliau melanjutkan pemerintahannya di Kabupaten Jombang,” tutur Gus Edo.

Sekedar informasi, Pilkada Jombang 2024 bakal diramaikan beberapa tokoh partai politik maupun pendatang baru yang sudah mulai muncul diantaranya Calon dari Incumbent Hj Mundjidah Wahab, dan Sumrambah. Beliau berdua merupakan Bupati dan Wakil Bupati periode 2018 – 2023.

Pada Pilkada mendatang kemungkinan bisa mencalonkan diri masing-masing. Bu Nyai Mundjidah merupakan tokoh Nahdliyin Perempuan dan juga politisi PPP. Sedangkan dari pendatang baru yaitu Ketua Asosiasi Kepala Desa, H Warsubi.

Geliat Pilkada Jombang 2024, Suksesi Demokrat dan Gerindra

0

JOMBANG, TelusuR.id – Kasak kusuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 sudah mulai bergeliat di Kabupaten Jombang. Beberapa komunikasi lintas partai dilakukan dalam menentukan arah koalisi pada Pilkada 2024 mendatang.

Salah satunya diakui oleh Ketua Partai Demokrat Jombang, Syarif Hidayatulloh mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan beberapa pihak dalam gagasan koalisi Pilkada 2024 dan terutama dengan Partai Gerindra Jombang.

“Saat ini memang Partai Demokrat sudah berkomunikasi dengan semua partai. Namun, komunikasi Partai Demokrat sangat intensif dengan partai Gerindra,” kata Gus Sentot, sapaan akrab Ketua Demokrat Jombang yang bakal menjadi pimpinan DPRD saat ditemui di Rumah Gus Han dalam giat Sahur Bareng, Minggu (31/03).

Sejauh ini, perolehan hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, Partai Demokrat mendapatkan 6 kursi. Dan Partai Gerindra mendapatkan 8 kursi DPRD. Maka, untuk menjalin koalisi sudah memenuhi ambang batas kursi yakni lebih dari 10 kursi DPRD.

Jika menimbang dari muara koalisi yang terbangun linear dengan koalisi nasional. Maka, dipastikan akan ada tambahan kursi dari Partai Golkar yakni 5 kursi yang diperolehnya pada Pileg 2024. Jika ditotal 19 kursi.

“Ini sesuai harapan Mas AHY dan Mas Emil yang menginginkan suasana di Jatim kondusif dan linear. Seperti Pilgub Jatim Demokrat dan Gerindra mendukung Bu Nyai Khofifah dan Mas Emil,” jelasnya.

Gus Sentot menegaskan bilamana koalisi ini diharapkan sesuai dengan koalisi yang terbangun secara nasional. Sesuai intruksi dari Ketua Umum AHY dalam mempertahankan Koalisi Indonesia Maju menyesuaikan siapa nantinya kader dari masing-masing partai yang lebih mempunyai value dan elektoralnya bagus.

“Apabila ada calon Gerindra diatas Demokrat. Maka harus didukung oleh Demokrat,” ujar Gus Sentot.

Politisi Demokrat yang maju dari Dapil 2 Jombang ini menambahkan pihaknya sangat terbuka dan masih mengalir sesuai dengan arahan pimpinan pusat atau keputusan partai. Harapannya ada kader yang bisa diusulkan nanti.

“Tidak harus maju Jombang 1 (Cabup), mungkin bisa Jombang 2 (Cawabup). Namun, Demokrat juga masih membuka peluang pihak eksternal yang dicalonkan partainya,” ungkapnya.

Gus Sentot menandaskan bahwa siapapun yang didukungnya dalam Pilkada 2024 nantinya dipastikan dapat melenggang dengan lancar dan itu terbukti di Pemilukada sebelumnya.

“Alhamdulillah siapapun yang didukung Demokrat, insyaallah menang,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad mengatakan pihaknya sedang menggagas arah koalisi karena Partai Gerindra mendapatkan 8 kursi legislatif pada Pileg 2024. Dan sejauh ini masih dinamis juga tidak harus linear koalisi nasional.

“Kita kan kurang 2 menuju syarat minimal. Jadi, harus komunikasi politik dengan partai lain,” kata dia.

Dia berharap meskipun pada akhirnya koalisi dengan partai lain, namun harapannya Gerindra bisa menjadi pioner atau kapten dalam koalisi nantinya. Dan tentunya arah koalisi menyesuaikan dengan dinamika lokal.

“Tidak harus linear koalisinya, kalo bisa ditempuh, ya tidak masalah. Tapi menyesuaikan dengan dinamika lokal,” katanya.

Sekedar informasi, Pilkada 2024 Jombang beberapa tokoh partai politik maupun non partai politik sudah mulai muncul diantaranya Calon dari Incumbent Hj Mundjidah Wahab, Sumrambah. Sedangkan dari non partai politik yaitu Ketua Asosiasi Kepala Desa, H Warsubi

Seluruh komisi DPRD Jombang Kunker ke Kalimantan dan DIY, ini yang di bahas

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Seluruh komisi di DPRD Jombang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke sejumlah kota di Kalimantan dan DIY selama (20-22/3).

Kunker tersebut bertujuan untuk membahas sejumlah permasalahan yang ada di Kabupaten Jombang, seperti perizinan, stabilisasi harga, ketertiban lalu lintas, dan pelayanan kesehatan.

Diharapkan kunker ke sejumlah daerah ini dapat menghasilkan solusi dan masukan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di Kabupaten Jombang.

Ketua Komisi A DPRD Jombang, Andik Basuki Rahmat, mengatakan bahwa komisi A dalam kunker fokus pada mekanisme perizinan dalam kunjungannya ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bantul.

Menurut politisi Partai Golkar ini, proses perizinan di Jombang selama ini masih membutuhkan waktu lama. Terlebih lagi harus mendapatkan rekomendasi dari dinas teknis.

“Harapannya, dengan mempelajari sistem di Bantul, proses perizinan di Jombang bisa dipermudah sehingga menarik lebih banyak investor,” ujarnya.

Sementara Komisi B DPRD Jombang yang dipimpin oleh Sunardi, melakukan kunker ke DPRD Sleman untuk membahas stabilisasi harga pangan menjelang lebaran.

Mengingat harga kebutuhan pangan sudah banyak yang naik, kata Sunardi komisi B ingin mempelajari langkah-langkah yang diambil Sleman dalam menekan inflasi.

Sunardi mengungkapkan bahwa Pemkab Jombang sudah melakukan beberapa upaya, seperti operasi pasar dan pasar murah. “Kunker ini diharapkan dapat memberikan masukan untuk meningkatkan efektivitas upaya tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Komisi C DPRD Jombang dipimpin Wakil Ketua Miftahul Huda, melakukan kunker ke sejumlah wilayah. “Harapannya kunker ini dapat menghasilkan solusi dan masukan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di Kabupaten Jombang,” katanya.

Huda mengaku terkesan dengan sistem CCTV di Banjarbaru yang memantau titik-titik rawan kecelakaan secara langsung ke Dishub dan kepolisian. Ia berharap sistem serupa dapat diterapkan di Jombang untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Sedangkan Komisi D DPRD Jombang dipimpin oleh Erna Kuswati, melakukan kunker ke DPRD Yogyakarta untuk membahas pelayanan kesehatan. Erna ingin memastikan bahwa semua masyarakat di Jombang mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, baik di puskesmas maupun RSUD Jombang dan Ploso.

Erna menekankan bahwa citra pelayanan di rumah sakit pemerintah harus ditingkatkan agar tidak ada lagi keluhan dari masyarakat. “Kunker ini diharapkan dapat menghasilkan solusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Jombang dengan langkah-langkah yang tepat,” tuturnya.

“Harapannya Jombang dapat menjadi daerah yang lebih baik dan sejahtera nantinya,” pungkasnya.

Polisi Bubarkan Balap Liar di Peterongan dan Amankan 35 Remaja dan 22 Sepeda Motor

0

JOMBANG, TelusuR.id – Polisi membubarkan aksi balap liar puluhan remaja di Jalan H. Ismail Desa Tugu Sumberjo tepatnya depan Kantor Kecamatan Peterongan, Jombang. Dari pembubaran itu, petugas mengamankan 35 remaja dan menyita 22 kendaraan yang digunakan untuk aksi balap liar.

Kapolsek Peterongan AKP Dian Anang Nugroho mengatakan, awalnya ia menerima laporan masyarakt dari Call center Kandani Polres Jombang terkait adanya aksi balap liar di depan Kantor Kecamatan Peterongan, Jalan H Ismail, Desa Tugusumberjo. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi pagi tadi pukul 05.00 WIB

Ternyata benar, di lokasi sudah terdapat puluhan remaja yang tengah melakukan aksi balap liar. Dengan sigap, anggota Polsek Peterongan langsung membubarkan aksi balap liar dan meringkus pelaku balap liar.

“Kita mengamankan sekitar 22 sepeda motor dan 35 remaja,” ungkapnya kepada wartawan di Mapolsek Peterongan, Sabtu (30/3/2024).

Dikatakan AKP Anang, 35 remaja yang diamankan itu lantas digelandang ke Mapolsek Peterongan dengan berjalan kaki sembari menuntun sepeda motornya sejauh 4,5 Km. Puluhan remaja itu juga diberikan pembinaan dengan disuruh membaca selawat saat Mapolsek Peterongan.

“Di Polsek dihukum ngaji baca Surah Yasin sampai Hari Raya Idul Fitri. Jadi kita lakukan pembinaan hafalan Surah Yasin mulai nanti malam setelah tarawih,” kata AKP Anang.

Sementara, 22 kendaraan yang diamankan dilakukan penindakan tilang oleh anggota Satlantas Polres Jombang. Dari 22 kendaraan itu, ada 9 sepeda motor yang tidak sesuai standar diamankan ke Satlantas Polres Jombang. Sedangkan, 13 lainnya disita di Mapolsek Peterongan dan akan dikembalikan setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Yang 9 kendaraan ditilang 2 bulan, kalau yang lengkap atributnya dikembalikan setelah Hari Raya,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi mengimbau kepada anak muda di momen bulan suci Ramadhan untuk melaksanakan ibadah. Dia menegaskan, balap liar bisa membahayakan para pelaku juga pengguna jalan lainnya..

“Kami mengimbau kepada para pengendara tersebut agar tidak mengulangi aksinya kembali karena sangat membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengendara lainnya,” imbuhnya.