TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 350

Kaum Revolusioner Bergerak di Jombang, Bangun Kesadaran Demokrasi

0

JOMBANG, TelusuR.id – Sekelompok orang yang mengatasnamakan masyarakat peduli demokrasi berbaur dalam Bukber (Buka Bersama) Kaum Revolusioner di salah satu rumah di jalan RA Kartini, Jombang.

Dalam gagasannya, mereka menilai demokrasi di Indonesia telah diambang kehancuran. Untuk itu, para mantan aktifis 98 dan aktifis mahasiswa era generasi z (Gen Z) ini berkumpul mempertahankan kedaulatan negara bukan absolutisme pemimpin nasional.

Menurut aktifis 98 yang bergerak dikampus-kampus daerah, Qomar menilai api revolusi di dalam jiwa generasi muda tidak boleh padam, harus selalu hidup dan menghidupi. Di setiap daerah harus selalu dijaga.

“Karena jiwa revolusi inilah yang akan selalu menjadi suluh dan penggerak semua anak bangsa dalam menjaga kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia agar selalu eksis,” ujar Cak Qomar, sapaan akrabnya, yang juga Kordinator Gerakan Rakyat Demokratik Jawa Timur, Selasa (26/03).

Ditempat yang sama, Wawan Leak salah satu aktifis 80 an dan penggiat demokrasi ini menegaskan bahwa ada kefatalan tata kelola berbangsa dan bernegara yang dilakukan oleh Rezim Jokowi, dan sangat mencederai rakyat Indonesia yaitu tentang Politik Dinasti.

“Dan ini bentuk barbarian, sehingga menjadi kewajiban segenap rakyat Indonesia guna menggaungkan pelengserannya. Dan itu menjadi pintu gerbang, menuju kesejahteraan yang berkeadilan bagi segenap rakyat Indonesia,” ujarnya.

Disisi lain, Medan Amrullah, Inisiator GemassDin Jombang memberi pandangan bahwa masyarakat sipil secara alamiah hadir di saat struktur kekuasaan semakin ketat dan kaku, yang dimana Jokowi sebagai simbol kekuasaan telah mendegradasi demokrasi.

“Dimana proses pemilu di mobilisasi sedemikian rupa, cawe cawe Jokowi dalam proses Pemilu, hal tersebut memicu ketidakpuasan masyarakat sipil terhadap proses Pemilu 2024. hari ini gerakan sipil/people power menjadi alternatif saluran untuk mengembalikan muruah demokrasi,” ujar Bang Medan, demikian akrab dipanggil yang senior HMI di Jombang.

Sementara dari kalangan Mahasiswa yang hadir dalam BUKBER Kaum Revolusioner tersebut, Mario Pandu selaku Aksi Propaganda BEM UNDAR mengatakan adanya ketidakadilan politik itu karena ada imperialisme dan penyalahgunaan wewenang anggaran dan fasilitas untuk kepentingan kekuasaan.

“Daulat rakyat adalah daulat negara bukan berkehendak kepentingan perut dan jabatan, hari ini fenomenanya banyak yang kelaparan kemiskinan dan tidak adanya didikan regulasi tapi mengeluh untuk melawan yang bersalah,” ujarnya.

Senada, Alif aktifis mahasiswa GMNI menilai bangsa ini memanglah besar, simbolik Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia, namun simbolik itu menjadi bayangan semu, jika masih ada unsur ketidakadilan dalam gerakan sosial antara masyarakat dan pemerintah, maka cita -cita bangsa Indonesia yang diharapkan kedepannya yakni Indonesia emas, nanti hanyalah omong kosong belaka.

Maka dari itu, lanjutnya, yang kita harapkan generasi muda hari ini mampu menyadari akan hal tersebut dan mampu bergerak untuk menegakkan keadilan di negeri ini, agar menjadi bangsa yang berdaulat.

Terakhir, Gus Faizudin aktifis LBHAM (Lembaga Bantuan Hak Asasi Manusia) menyambut baik dan sangat senang sekali dengan adanya gagasan penyatuan kaum revolusioner di Jombang tersebut.

“Memang sudah saatnya kaum revolusioner untuk bersatu menyikapi keadaan pemerintahan dari tingkat pusat hingga daerah yang semakin hari semakin jauh dari rakyatnya,” tegas Direktur LBHAM.

Pengurus JKSN Se-Jateng Dikukuhkan, Bu Nyai Khofifah Pesan Kuatkan Ukhuwah

0
Khofifah Indar Parawansa menggelar forum silaturahmi sekaligus mengukuhkan pengurus Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Se-Jawa Tengah. foto: istimewa.

SEMARANG, TelusuR.id – Khofifah Indar Parawansa menggelar forum silaturahmi sekaligus mengukuhkan pengurus Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Se-Jawa Tengah di Hotel Metro Park View Semarang, 24 Maret 2024.

Dalam kesempatan ini, Khofifah yang merupakan inisiator dari JKSN memberikan sejumlah pesan yang panjang tentang besarnya peran kiai dan santri untuk menjadi speaker dan menyebarkan Islam wasathiyah, demi menjaga persatuan dan kerukunan warga bangsa Indonesia.

“Salah satu PR kita yang harus kita kerjakan bersama sama adalah bagaimana kerukunan, ukhuwah Islamiyah, wathoniyah dan basyariyah serta mewujudkan Islam Wasathiyah bisa terus terjaga,” kata Khofifah, dalam keterangannya, Senin (25/3/2024).

Pesan ini disampaikan Khofifah sejalan dengan tiga ikrar yang disampaikan para pengurus JKSN Se Jateng dalam pengukuhan. Bahwa yang pertama JKSN berkomitmen untuk menegakkan akidah Islam Ahlussunnah wal Jamaah dan mengamalkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 secara murni dan konsekuen serta patuh pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Jaringan Kyai-Santri Nasional.

Kemudian, JKSN juga berikrar akan melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Pengurus Cabang Jaringan Kyai-Santri Nasional se Jawa Tengah Masa Khidmat 2023-2028 penuh dedikasi dan keikhlasan demi kepentingan organisasi, kepentingan umat Islam ahlussunnah wa jamaah, dan kepentingan bangsa Indonesia.

Serta akan mengabdikan tenaga dan pikiran demi kepentingan bangsa, negara dan agama dengan menjunjung tinggi kepentingan organisasi demi terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridlai Allah SWT.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini menceritakan kondisi global dimana banyak negara yang kerukunan warga bangsanya tidak terjaga maka kondisinya kacau dan terjadi perang saudara, dan membuat banyak kondisi tidak stabil.

“Insya Allah Indonesia kondisinya jauh lebih baik dari sejumlah negara lain yang saat ini sedang ada konflik maupun peperangan,” tegas wanita yang juga Ketua PBNU dan Ketum PP Muslimat NU tersebut.

Karenanya ia menyebutkan bahwa saat ini dibutuhkan speakers yang mampu untuk menjaga suasana tetap kondusif agar tidak ada konflik yang menyebabkan perpecahan. Yang ia harapkan itu bisa muncul dari jaringan kiai, ibu nyai dan juga santri yang ada di Indonesia.

“Saya pikir kita butuh speakers, juru bicara. Untuk membuat persandingan dan perbandingan Supaya balance. Karena sekarang banyak berita dan informasi yang dibuat tidak seimbang supaya ada distrust pada pemerintah dan seterusnya,” ucapnya.

“Apa yang kemudian dalam institusi formal seperti NU dan Muhammadiyah juga sudah melakukan itu tapi pelapisan harus tetap dilakukan. Karena ada hal tertentu yang pendekatannya bisa dilakukan secara formal tapi ada juga hal hal tertentu yang harus dilakukan dengan pendekatan informal,” imbuh Gubernur Jatim periode 2019-2024 ini.

Khofifah optimis para tokoh agama yang tergabung dalam JKSN akan mampu mengambil peran untuk menjaga bangsa tetap damai, menyemai ajaran ahlussunah wal jamaah sebagai bentuk upaya memajukan bangsa Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan ini penasehat JKSN Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, Ketua JKSN Jawa Tengah Dr. KH. M Adnan, MA, Sekretaris JKSN Jateng KH. Najahan Musyaffak, KH. Izzudin Abdussalam, KH. Hanif Ismail, Romo KH. Muslihan, KH. Saiful Muhtadin dan para Ketua JKSN se Jawa Tengah.

Silaturahmi PDNU Jatim, Konsolidasi Menuju Banom NU

0
Pengurus Perhimpunan Dokter NU (PDNU) se Jatim menggelar silaturahmi dan konsolidasi di Surabaya. foto: istimewa.

SURABAYA, TelusuR.id – Pengurus Wilayah Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) Jawa Timur menggelar silaturahmi yang dikemas buka puasa bersama di salah satu rumah makan di Surabaya. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 dokter anggota PDNU se Jawa Timur.

Ketua PDNU Jatim, dr. Hamid Nawawi, Sp.A mengungkapkan, kegiatan silaturahmi ini juga merupakan bagian dari konsolidasi internal organisasi. Ia berharap ke depan para dokter yang berlatar belakang NU bisa terpanggil bergabung di PDNU.

“Sejak berdiri dalam Kongres Nasional di Malang tahun 2018, saya sudah ditunjuk sebagai Ketua. Kemudian terpilih dalam konferwil, sampai saat ini sudah ada 20 Pengurus Cabang se-Jatim. Target kami nantinya ada pengurus cabang di 38 kabupaten/kota, dan PDNU bisa menjadi badan otonom (Banom) NU,” kata Dokter Spesialis anak ini, Selasa (26/3/2024).

Hamid mengatakan, pihaknya siap bersinergi dengan seluruh potensi yang ada di Nahdlatul Ulama. Ia mencontohkan, NU punya Asosiasi Rumah Sakit NU (Arsinu) yang mewadahi rumah sakit di bawah NU.

Ia menjelaskan, PDNU siap mendistribusikan dokter-dokter ke rumah sakit yang dibawah Arsinu. Sebab, PDNU punya sumber daya profesional di bidang kedokteran.

“Dokter-dokter yang berhimpun di PDNU tentunya siap berkhidmat di rumah sakit yang ada di bawah Arsinu. Dokter-dokter NU ini tentu komitmennya lebih teruji dari dokter dari luar,” ujar Dokter Hamid.

Sementara itu, dr. Raudatul Hikmah, MM, Sp.OG, Subsp. F.E.R mengakui masih banyak potensi dokter berlatar NU yang belum bergabung di PDNU. Demikian pula untuk para dokter perempuan.

Menurut pengurus PDNU Kabupaten Bangkalan ini, ia optimis para dokter berlatar NU akan bergabung dengan sendirinya bila program kerja sudah berjalan. Sebab, Hikmah mengakui masih banyak cabang yang belum berjalan dengan semestinya.

“Insya Allah, untuk Bangkalan sudah baik. Saya berharap PDNU Bangkalan menjadi pioner di Madura,” pungkas istri Kolonel CPM, M. Sawi tersebut.

Safari Ramadhan, Pedagang Kambing dan Sapi Minta Gus Fawait Maju Bupati Jember 2024

0
Ketua Fraksi Gerindra Jatim, Gus Fawait menerima bantuan urunan ternak dari Persatuan Pedagang Kambing dan Sapi Kecamatan Mayang yang mendaulat dirinya maju sebagai Calon Bupati Jember. foto: istimewa

JEMBER, TelusuR.id – Persatuan Pedagang Kambing dan Sapi di Kecamatan Mayang, Jember melamar Anggota DPRD Jatim Dapil Jember dan Lumajang, Gus Muhammad Fawait untuk bersedia maju sebagai Calon Bupati Jember pada pilkada tahun ini. Peristiwa itu terjadi dalam kegiatan safari Ramadan Gus Fawait di wilayah Kecamatan Mayangan, Jember.

Tak hanya diminta kesediaannya untuk maju pilkada Jember, para pedagang kambing dan sapi itu bahkan menyerahkan 10 ekor kambing yang disumbangkan untuk biaya pencalonan Gus Fawait sebagai Calon Bupati Jember.

Sontak aksi spontan pedagang kambing dan sapi tersebut menimbulkan rasa haru yang mendalam dari Gus Fawait dan para tokoh masyarakat yang menyaksikan langsung. Bahkan ada seorang ibu yang tak kuasa menahan tangis melihat kecintaan dan keikhlasan masyarakat Jember yang mendaulat Gus Fawait memimpin Jember.

“Saya terharu, tadi ada juga yang menangis. Para pedagang kambing itu tak hanya meminta kesediaan saya maju, tapi mereka juga urunan menyumbang 10 ekor kambing,” kata Gus Fawait, dalam keterangannya, Sabtu (23/3/2024).

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini mengungkapkan, sebagai santri pamali bagi dirinya meminta jabatan. Tetapi bila mendapat amanah pantang baginya menghindar.

Gus Fawait mengakui ia banyak mendapat dorongan dari sejumlah kelompok masyarakat di Jember untuk maju dalam pilkada. Namun ia ingin melihat sejauh mana aspirasi tersebut.

“Saya ingin tahu apakah ini aspirasi masyarakat luas atau hanya segelintir masyarakat. Karena itu di bulan puasa ini, saya manfaatkan untuk melakukan safari ramadan dalam rangka menyerap seberapa besar aspirasi rakyat yang menginginkan saya maju sebagai Bupati Jember,” ujar Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) tersebut.

Sementara itu, Munasip Ketua Persatuan Pedagang Kambing dan Sapi Kecamatan Mayang, Jember memohon kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto agar merekomendasikan Gus Fawait sebagai Calon Bupati Jember 2024-2029. Ia yakin dengan kepemimpinan Gus Fawait Jember bisa lebih sejahtera dan maju.

Munasip mengatakan, ia bersama teman-teman pedagang kambing dan sapi tidak memiliki uang yang banyak. Tapi sebagai bentuk komitmen, pihaknya menyumbangkan sejumlah kambing untuk membiayai pencalonan Gus Fawait.

“Kami siap urunan lagi untuk membantu pencalonan Gus Fawait, bila yang bersangkutan nantinya direkomendasikan maju sebagai calon Bupati Jember,” pungkas Haji Munasip.

Pengarah TKN Khofifah Imbau Tak Perlu Ada Euforia Berlebihan Dalam Rayakan Kemenangan Pilpres 2024

0
Khofifah saat bertemu Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor. foto: istimewa.

SURABAYA, TelusuR.id – Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Khofifah Indar Parawansa mensyukuri penetapan hasil Pemilu 2024 dengan kemenangan pasangan Prabowo-Gibran. Namun demikian Khofifah menghimbau kepada seluruh pendukung Prabowo-Gibran untuk tidak melakukan aksi euforia berlebihan saat merayakan kemenangan.

“Pengumuman ini sudah ditunggu-tunggu sejak lama, dan Alhamdulillah hasilnya sesuai dengan apa yang diharapkan. 96 juta lebih pemilih mempercayakan paslon Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode lima tahun kedepan,” ungkap Khofifah di kediamannya di Jemursari, Surabaya, Kamis (21/3/2024).

“Saya berharap semua pihak bisa mengendalikan diri dan menerima hasil Pemilu 2024 dengan bijak. Bagi pendukung, simpatisan, relawan Prabowo-Gibran sebaiknya tidak perlu ada euforia berlebihan saat merayakan kemenangan. Cukup doakan saja Bapak Prabowo dan Bapak Gibran mampu membawa kebaikan dan kemajuan bagi Indonesia,” tambah dia.

Sebagai informasi Pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menang dalam Pilpres 2024 berdasarkan hasil rekapitulasi suara 38 provinsi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Keputusan itu ditetapkan Ketua KPU Hasyim Asy’ari dalam Keputusan KPU bernomor 360/2024 pada rapat pleno pengumuman rekapitulasi nasional Pemilu 2024, Rabu (20/3/2024).

Hasilnya, Prabowo-Gibran menang di 36 dari 38 provinsi di Indonesia. Mereka juga unggul dalam pemungutan suara di luar negeri. Dua provinsi lainnya dimenangkan oleh Anies-Muhaimin. Sementara itu, Ganjar-Mahfud tak menang di provinsi mana pun.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini menyampaikan ucapan rasa syukurnya karena Pemilu 2024 berjalan dengan aman, damai, lancar, dan menggembirakan. Menurutnya, pasca penetapan hasil rekapitulasi oleh KPU selayaknya para elite politik untuk memberikan kesejukan dan tidak membuat suasana damai tersebut menjadi keruh dengan narasi-narasi yang memberikan tensi disharmoni.

“Hasil dari pilihan rakyat ini harus bisa diterima seluruh pihak. Namun, apabila merasa tidak puas akan hasilnya, sebaiknya menggunakan jalur-jalur konstitusional yang diatur oleh peraturan perundang-undangan ,” imbuhnya.

Sementara itu, kepada seluruh masyarakat khususnya di Jawa Timur, Khofifah berpesan untuk kembali bersatu meski berbeda pilihan. Khofifah menyebutnya sebagai proses rekonsiliasi massal karena harus dilakukan di tingkatan elit politik, tokoh masyarakat, hingga masyarakat luas.

“Pemilu sudah selesai, saatnya kita kembali bergandengan tangan, hidup rukun dan damai, serta merajut hubungan yang mungkin sempat kusut karena perbedaan pilihan politik. Saatnya untuk bersatu dan kembali membangun Jawa Timur menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Jombang Berkadang Tak Lagi Realisasi di 2024, Pengamat Kebijakan Publik Sebut Pj Bupati Overlapping

0

JOMBANG, TelusuR.id – Tahun 2024, Program unggulan Pemerintahan Jombang 2018-2023 semasa Kepemimpinan Mundjidah Sumrambah dihentikan oleh Pj Bupati Jombang Sugiat.

Jombang Berkadang program yang diprioritaskan membantu Desa melalui mekanisme bantuan keuangan, yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dengan bentuk pembangunan fisik/belanja fisik dan non fisik kini tak lagi bisa direalisasikan.

Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo mengatakan bahwa program Jombang Berkadang sudah tidak ada lagi ditahun 2024.

“Jombang Berkadang tahun 2024 sudah tidak ada lagi, itu kan dulu sesuai visi misi RPJMD.. Sekarang diganti Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK),” katanya.

Agus menjelaskan bahwa PIK itu dengan rumusan luas wilayah dan jumlah penduduk sebagai indikator penerimanya dimasing-masing wilayah pembanguan daerah.

“Dulu itu sesuai dengan RPJMD dan sekarang umtuk 2024 -2026 itu terdapat dalam rencana pembangunan daerah,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Pakar Hukum dan Pengamat Kebijakan Publik Dr Solikin Rusli ketika di hubungi awak media TelusuR.ID pada rabu/20/03/2024 melalui sambungan telpon seluler menilai Pj Bupati Jombang sudah overlapping terkait kebijakannya menghentikan program berkadang di tahun 2024 ini.

Lebih lanjut Ia menegaskan bahwa Pj Bupati itu seharusnya meneruskan apa yang sudah ada dalam RPJMD yang mana rpjmd adalah sebuah produk hukum yang sudah di setujui oleh dprd, seyogyanya Pj Bupati itu tidak membuat program sendiri.

“Karena Pj Bupati beda dengan bupati yang mana bupati itu berproses melalui pilkada dan hal itu sangat melelahkan dan berdarah darah dalam prosesnya” ujarnya.

Ketika di tanya apakah ini merupakan sebuah pelanggaran Perda ? Dr Solikin Rusli menilai itu masi perlu kajian lebih lanjut apakah hal ini merupakan sebuah pelanggaran perda atau bukan.

“Itu perlu kajian lebih lanjut, apakah itu pelanggaran dan tidaknya,” katanya.

Sebagai tambahan informasi, merujuk Pasal 65 Ayat (1) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, kepala daerah memiliki tugas sebagai berikut.

– Memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD;

– Memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat;

– Menyusun dan mengajukan rancangan peraturan daerah tentang RPJPD dan rancangan peraturan daerah tentang RPJMD kepada DPRD untuk dibahas bersama DPRD, serta menyusun dan menetapkan RKPD;

– Menyusun dan mengajukan rancangan peraturan daerah tentang APBD, rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD untuk dibahas bersama;

– Mewakili daerahnya di dalam dan di luar pengadilan dan dapat menunjuk kuasa hukum untuk mewakilinya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

– Mengusulkan pengangkatan wakil kepala daerah; dan

– Melaksanakan tugas lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, wewenang penjabat kepala daerah tercantum dalam Pasal 65 Ayat (2) UU Pemerintah Daerah yaitu sebagai berikut.

– Mengajukan rancangan peraturan daerah;

– Menetapkan peraturan daerah yang telah mendapat persetujuan bersama DPRD;

– Menetapkan peraturan kepala daerah dan keputusan kepala daerah;

– Mengambil tindakan tertentu dalam keadaan mendesak yang sangat dibutuhkan oleh daerah dan/atau masyarakat;

– Melaksanakan wewenang lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

Kemudian, soal larangan untuk penjabat kepala daerah tercantum dalam Pasal 132A Ayat (1) dan (2) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2008 tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Dalam aturan tersebut terdapat empat larangan sebagai penjabat kepala daerah, yaitu sebagai berikut.

– Melakukan mutasi pegawai;

– Membatalkan perijinan yang telah dikeluarkan pejabat sebelumnya dan/atau mengeluarkan perijinan yang bertentangan dengan yang dikeluarkan penjabat sebelumnya;

– Membuat kebijakan tentang pemekaran daerah yang bertentangan dengan kebijakan pejabat sebelumnya;

– Membuat kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan dan program pembangunan pejabat sebelumnya;

Namun, jika merujuk Pasal 132A Ayat (2), ketentuan di atas dapat dikecualikan setelah mendapatkan persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri.seperti di kutip dari cnn indonesia.com

Sowan Khofifah dan Gus Miftah ke Pengasuh Ponpes Al Falah Ploso Kediri Doakan Bangsa Indonesia Aman dan Tenteram

0
Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa sowan dan bersilaturahmi dengan Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri KH Nurul Huda Jazuli. foto: istimewa

SURABAYA, TelusuR.id – Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa sowan dan bersilaturahmi dengan Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri KH Nurul Huda Jazuli, Senin (18/3/2024) malam.

Tak sendiri, sowan Khofifah kali ini juga ditemani oleh pendakwah kondang KH. Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab dikenal Gus Miftah, dan juga pelantun lagu kenamaan Denny Caknan.

Dalam kesempatan ini, diskusi gayeng membicarakan kondisi kekinian bangsa tampak terbangun antara Khofifah dan rombongan bersama Kiai Huda. Bahkan tak sekali dua kali diskusi cukup serius disampaikan saat membicarakan kondisi umat dan juga masa depan Indonesia.

“Alhamdulillah kami semalam bersama Gus Miftah dan Deny Caknan berkesempatan untuk sowan dan bersilaturrahim langsung dengan ke KH. Nurul Huda Jazuli Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri,” kata Khofifah, Selasa (19/3/2024).

“Beliau banyak mendo’akan agar negara Indonesia tenang tentram agar semua sektor kehidupan dapat bekerja maksimal. Beliau mendoakan semua bisa mergawe,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, ulama tersohor yang juga ayahanda dari Gus Kautsar itu dikatakan Khofifah banyak memberikan pesan khususnya pada masyarakat untuk bersama-sama menjaga Indonesia tetap guyup rukun dan sejahtera.

“Beliau juga menyampaikan pesan agar kita semua memperbanyak membaca sholawat nariyah agar khusnul khowatim atau happy ending. Ini sebuah pesan penting yang menurut saya bisa mudah untuk kita amalkan bersama-sama terlebih saat ini di bulan Ramadhan,” tegas Gubernur Jatim periode 2019-2024 ini.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini menjelaskan bahwa shawalat nariyah memiliki banyak Fadhilah karena mengandung doa yang begitu dalam pada Allah SWT. Mulai dari doa agar semua urusan dilancarkan, dijauhkan dari kesusahan hingga doa agar apa yang diharapkan bisa tercapai.

Sebagaimana diketahui terjemahan dari salawat nariyah adalah sebagai berikut. ‘Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.’

“Shalawat nariyah ini yang menciptakan adalah keturunan Rasulullah yaitu Syekh Ibrahim bin Muhammad bin Ali At-Tazi. Beliau merupakan wali agung dari kota Taza, Maroko. Beliau adalah seorang sufi, waliyullah, dan juga seorang yang ahli ilmu hadis, mantiq, usuluddin, tajwid, hingga liguistik arab. Suaranya sangat merdu,” kata Khofifah.

Salawat nariyah sejauh ini telah banyak diamalkan oleh umat muslim di Indonesia. Bahkan tak jarang di usia anak-anak sudah menghafal shalawat nariyah yang memang nada bacaannya dikatakan Khofifah mudah untuk diingat.

“Semoga apa yang dipesankan oleh Kiai Huda bisa kita amalkan bersama-sama. Semoga semua menjadi manfaat barakah. Do’a kami semua semoga Kyai Huda sehat panjang umur menjaga santri dan bangsa Indonesia,” pungkas Khofifah.

Amaliyah Ramadhan Bareng Hafidzoh, Khofifah Lestarikan Tradisi Ayahanda Khataman

0
Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menggelar khataman Quran di kediamannya di Jemursari Surabaya. foto : istimewa.

SURABAYA, TelusuR.id – Mengisi amaliyah bulan Ramadhan hari ke-4, Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menggelar khataman Quran di kediamannya di Jemursari Surabaya, Jumat (15/3/2024).

Mendatangkan sebanyak 100 hafidzoh, para penghafal Alquran ini berhasil melakukan 20 kali khatam sejak pagi hingga waktu dhuhur.

Khofifah mengatakan bahwa kegiatan khataman Alquran ini sengaja dihelat melengkapi amaliyah Ramadhan yang sebelumnya telah digelar yaitu santunan anak yatim dan juga santunan dhuafa.

Tidak hanya itu, Khofifah menyampaikan bahwa khataman ini merupakan kegiatan rutin yang selalu ia gelar di hari Jumat Legi. Yang mana khataman ini juga merupakan tradisi yang sudah dilakukan oleh ayahanda Khofifah semasa hidup dan selalu ia lestarikan.

“Kegiatan khataman ini sudah puluhan tahun kami lakukan dan memang dilakukan setiap Jumat Legi. Jumat itu sayyidul ayyam yang biasanya dari sisi peribadahan setiap hari Jumat memang ibadahnya ditambah. Kebetulan kali ini Jumat Legi nya jatuh di awal Ramadhan, maka kegiatan ini menjadi amaliyah kita di hari keempat,” kata Khofifah.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini menjelaskan bahwa tadarrus atau membaca Alquran sangat dianjurkan di bulan Ramadhan. Terlebih karena Alquran pertama kali diturunkan juga di bulan suci Ramadhan.

“Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Rasulullah setiap malam di bulan Ramadhan didatangi oleh Malaikat Jibril. Sehingga setiap malam itu Rasulullah melakukan tadarrus dan yang menyimak adalah langsung malaikat Jibril. Dalam sebulan Rasulullah menkhatamkan Alquran satu kali. Sehingga sangat diseyogyakan untuk membaca Alquran di bulan Ramadhan usahakan minimal khatam sekali.,” imbuh Gubernur Jatim periode 2019-2024 ini.

Tadarrus sangat diseyogyakan dilakukan di malam hari. Akan tetapi jika tidak memiliki waktu di malam harindengan cukup tadarrus bisa dilakukan sehabis subuh ataupun seluangnya waktu.

Dengan niatan mendapatkan rahmat Allah dan mendapatkan berkah dari Alquran. Terlebih Allah juga telah menjanjikan bahwa mereka yang di bulan romadlan melakukan tadarrus maka pahalanya akan dilipatgandakan.

Di Muslimat dikatakan Khofifah tak hanya membudayakan Tadarrus, tapi juga belajar membaca Alquran yang dikemas dalam forum belajar bahasa Arab. Di majelis ini bacaan tajwidnya, mkhrajnya diajarkan hingga kelancaran membaca Alquran dengan tartil.

“Saat ini media untuk belajar Alquran sudah begitu banyak. Banyak mentor yang bisa datang langsung ataupun belajar secara online. Tak ada kata terlambat untuk mencari ilmu, termasuk belajar Al Qur’an, karena sejatinya kita diwajibkan belajar sejak masih dalam ayunan hingga nanti di liang lahat,” tegasnya.

Untuk itu, di hari keempat bulan Ramadhan ini kembali Khofifah mengajak masyatakat umat Muslimin untuk memperbanyak tadarrus Al Qur’an . Dengan tadarrus maka hati akan tenang dan akan menjadi obat bagi yang membaca.

“Semoga kita mendapatkan rahmat dan ampunan serta ridho Allah SWT dengan memperbanyak ibadah di bulan Ramadhan,” pungkas Khofifah.

Polres Jombang Gelar Gerakan Pangan Murah

0

JOMBANG, TelusuR.id – Polres Jombang laksanakan Jumat Curhat dengan menggelar Gerakan pangan murah bekerjasama dengan Pemkab Jombang bertempat di Halaman Mapolres setempat. Jum’at (15/3/2024) pagi.

Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Selain itu, untuk mempererat tali silaturahmi dan pendekatandengan masyarakat serta menjaga kondusifitas Kamtibmas.

Menurut Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi, kegiatan Jumat Curhat menjadi program rutinitas yang dilaksanakan setiap hari Jum’at di wilayah kerjanya. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan guna menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idul Fitri dan sebagai upaya balancing

“Alhamdulillah pada giat Jumat Curhat ini, kami dari Polres Jombang bekerja sama dengan Pemkab Jombang dengan menggelar Gerakan Pangan Murah dan mendapat respon baik dari pihak masyarakat,” kata Kapolres Jombang.

Hadir pula PJ. Bupati Jombang Sugiat, Dandim 0814 Jombang Letkol Kav Devid Eko Junanto, Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan, Pejabat Utama Polres Jombang dan Kepala OPD Pemkab Jombang, serta masyarakat yang membeli beras murah lainnya.

Kapolres Jombang mengatakan gerakan Pangan Murah ini, dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan di wilayah Kabupaten Jombang untuk masyarakat umum. Minggu ini akan turun Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) masalah bencana alam.

“Gerakan Pangan Murah ini, dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan di wilayah Kabupaten Jombang untuk masyarakat umum. Minggu ini akan turun Bantuan Cadangan pangan Pemerintah Daerah (CPPD) masalah bencana alam,” Jelasnya

AKBP Eko Bagus merinci, dalam gerakan pangan murah yang digelar hari ini, pemerintah menyediakan stok 4 ton beras, kemasan 5 kilogram dengan harga jual Rp 51.000 tiap 5 kilogramnya. Selanjutnya, menyediakan 50 kilogram telor, yang dijual dengan harga Rp28.000, per kilogramnya. Selain itu ada minyak goreng yang disediakan stok 90 liter, dengan harga jual Rp33.000, per liternya. Dan menyediakan 100 kilogram gula, yang dijual dengan harga Rp16.000, per kilogramnya.

“Kebutuhan pokok yang kita jual, beras, gula, minyak goreng, telor dan ada juga frozen food, ini dijual hari ini dengan harapan dapat membantu masyarakat,” katanya

AKBP Eko Bagus mengingatkan kepada penjual beras agar tidak melakukan penimbunan beras serta tidak menjual beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melebihi harga Eceran Tertinggi (HET).

Ia menegaskan bahwa harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah ini harganya jauh di bawah harga pasar. “Yang jelas ini kebutuhan pokok yang kita jual dibawah harga pasar. Seperti beras medium SPHP dengan harga Rp10.200, ini dari Bulog,” ujarnya.

Della salah satu warga Desa Pandanwangi Kecamatan Diwek Jombang menyampaikan, Ia sengaja datang jauh-jauh ke Polres Jombang, untuk mengantri membeli beras SPHP, yang harganya lebih murah daripada beras di pasar.

“Dari Pandanwangi, mau beli beras di sini. Harganya lebih murah daripada di pasar yang harganya masih Rp 15.000 per kilogramnya. Kalau di sini harganya Rp 51.000, itu dapat 5 kilogram,” kata Della, Jumat 15 Maret 2024.

Ia mengaku datang sejak awal lantaran tak ingin gak kebagian beras murah yang disediakan oleh pemerintah itu. Nantinya beras murah itu akan dimasak buat makan untuk keluarganya

Petugas Gabungan Bersihkan Sungai Kalimaling Bareng Jombang Dari Timbunan Tanah Longsor

0

JOMBANG, TelusuR.id – Bencana alam sebuah tebing di Dusun Balekambang, Desa Jenisgelaran yang berbatasan dengan Desa Ngampungan Kecamatan Bareng Jombang mengalami longsor. Akibatnya, area persawahan di Desa Ngapungan kurang lebih 5 -6 hektar tertutup longsor dan sungai Kali Maling menjadi sempit akibat tersumbat lumpur dan kayu.

Dengan adanya kejadian tersebut, Forkopimda Jombang melakukan peninjauan di lokasi tanah longsor. Selanjutnya, Petugas Gabungan Polres Jombang, Kodim 0814 dan Pemkab Jombang diterjunkan untuk melakukan Pembersihan material longsor agar aliran sungai kembali normal.

Mereka bergotong royong membersihkan material longsor berupa tanah berlumpur, batang-batang kayu dan rumpun bambu dari dalam sungai. Sedikit demi sedikit material longsor itu diangkat dari dalam aliran Kali Maling dengan alat seadanya.

“Kami membantu masyarakat membersihkan Kali Maling dari material longsor agar sungai mengalir lancar. Kerja sama dan kekompakan seperti ini sangatlah penting dalam menghadapi bencana alam. Saya harap semangat gotong royong ini dapat terus terjaga,” kata Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi, Kamis (14/03/2024).

Dikatakan Kapolres, longsor di Desa Jenisgelaran itu disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi. Dampak dari longsor di area perbukitan sawah itu membuat 5-6 hektare lahan pertanian warga terdampak akibat tertutup tanah.

Tidak hanya itu, material longsor juga mengakibatkan rumah milik Nasrin di RT 01 RW 04 Desa Ngampungan rusak. “Dampaknya dapur di rumah warga menggantung akibat tanah tergerus air luberan longsor. Sekarang sudah ditangani darurat dengan penyangga bambu,” terangnya.

Atas peristiwa itu, Kapolres mengimbau agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaannya. Terutama pada musim hujan yang kerap mengakibatkan bencana.

“Bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor, saya imbau untuk selalu waspada dan memantau kondisi lingkungan sekitar. Segera hubungi petugas jika melihat tanda-tanda longsor atau bencana alam lainnya,” pungkasnya.