TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 347

Pj Bupati Jombang Terima penghargaan PWI Jatim Award kategori Creative Regional Head Di Jember

0

Jombang, TelusuR.ID – Di malam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2024 di Kabupaten Jember, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur memberikan penghargaan kepada Pj Bupati Jombang, Sugiat.

Pj Bupati Jombang, Sugiat menerima penghargaan PWI Jatim Award kategori Creative Regional Head atas kiprahnya dalam memimpin Kota Santri, dengan responsif dan cepat tanggap melalui terobosan baru dalam penanganan sebuah masalah.

Didampingi istrinya, Ibu Yayuk Sugiat penghargaan tersebut diterima oleh Pj Bupati Sugiat oleh Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim di New Sari Utama Convention Hall Kabupaten Jember, pada Minggu 28 April 2024 malam, bertajuk “Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Menjaga Keutuhan Bangsa”.

Oleh PWI Jatim Pj Bupati Sugiat dinilai tegas, bersih, dan responsif dalam menangani persoalan di masa jabatannya tujuh bulan, sejumlah langkah yang dilakukan bersama para Kepala OPD terkait melakukan blusukan menuju desa-desa dengan mengendarai motor vespa.

Kemudian didalam kegiatan itu, Pj Bupati Sugiat juga melakukan penyerapan aspirasi, menggali potensi, menyelesaikan persoalan sosial, menangani mangkraknya penanganan aset, juga melaksanakan 10 program prioritas yang harus diselesaikannya.

Pj Bupati Jombang sendiri merupakan putra asli daerah yakni Desa Japanan, Kecamatan Gudo yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Intelejen Daerah Sulawesi Barat ini meras terhormat, dipercaya memimpin kampung asalnya agar lebih maju dalam setiap bidang.

Kemudian terhadap penghargaan PWI Jatim Award ini, Pj Bupati Sugiat mengungkapkan jika hal tersebut menjadi salah satu motivasi bersama Pemkab Jombang untuk bekerja lebih baik lagi untuk masyarakat.

“Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras, tekad dan dukungan semua pihak. Saya bersyukur atas kerja tim yang luar biasa di Pemkab Jombang dan penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus bekerja dengan lebih baik, untuk masyarakat,” ungkapnya.

Pj Bupati Sugiat juga mengingatkan agar dalam melayani masyarakat Jombang, seluruh pemangku kepentingan diharapkan untuk perkuat koordinasi, kolaborasi,dan komunikasi, bekerja dengan ikhlas dan tuntas.

Ia juga memberikan apresiasi kepada PWI Jatim atas penghargaan yang ia terima untuk kategori Creative Regional Head, didalam masa jabatannya dengan model kepemimpinannya yang cepat dan tanggap untuk mengabdi kepada bangsa dan negara khususnya warga Jombang.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Ketua dan segenap Pengurus PWI Jawa Timur, seluruh wartawan di Indonesia,   Selamat Hari Pers Nasional”, pungkasnya.

Sementara itu, ketua PWI Jatim, Muhammad Lutfil Hakim menegaskan bahwa profesi wartawan harus dijaga dengan benar. Bahkan ia menegaskan, menjadi wartawan bukanlah hal yang mudah, karena terikat dengan berbagai aturan dan kode etik.

“Memang siapapun bisa menjadi wartawan, tapi tidak semua orang bisa menjadi wartawan yang baik dan benar. Profesi ini terikat dengan banyak aturan dan kode etik, sehingga menjadi wartawan sebenarnya tidaklah mudah. Wartawan haru berpihak kepada kebenaran,” ungkap Lutfil saat sambutan di puncak HPN.

Ada berbagai penghargaan yang diberikan saat puncak HPN di Jember. Di antaranya diberikan kepada tokoh Jurnalis Jawa Timur, Pj Gubernur Jatim, Bupati Jember, Rektor UNESA Surabaya dan sejumlah Kepala Daerah yang lainnya.

Dinas kesehatan kabupaten Jombang bersama Puskesmas se-kabupaten Jombang Halal Bihalal bersama Pj Bupati Jombang

0

Jombang, TelusuR.ID – Dinas kesehatan kabupaten Jombang bersama Puskesmas se-kabupaten Jombang Mengadakan Kegiatan Halal Bihalal bersama Pj Bupati Jombang.

Acara tersebut dilaksanakan di wisata Selasar, desa Wonokerto, kecamatan Wonosalam, kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (29/04/2024). Pada acara Halal bihalal itu juga dihadiri para kepala Dinas dan kepala Badan yang ada di lingkup pemerintah daerah kabupaten Jombang.

Acara halal bihalal tersebut, juga diisi dengan audensi antara Kepala Puskesmas serta koordinator bidan di Kabupaten Jombang, acara tersebut berlangsung dengan suasana meriah dan penuh rasa khidmat.

Halal Bihalal dan audensi ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Jombang dengan para tenaga medis dan bidan di puskesmas. Diharapkan, melalui kegiatan ini, kolaborasi yang lebih baik dapat terwujud untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Jombang.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk PJ Bupati Jombang, Sugiat beserta istri, PLT Dinas Kesehatan, Saipul, Kepala Dinas Bapenda, DPKAD, Kesbangpol, Kepala RSUD Ploso, Dr. Hendri Marjuki, Staf ahli Pemkab Jombang, serta kepala Puskesmas dan koordinator bidan yang ada di puskesmas sewilayah kabupaten Jombang.

Kegiatan ini berlangsung dimulai pukul 13.00Wib sampai selesai, suasana di lokasi wisata Selasar, Wonokerto, Wonosalam, Jombang yang indah pemandangannya, juga udaranya yang segar bikin semua yang hadir betah.

Dalam acara tersebut, Plt Dinas Kesehatan Jombang, Saipul, dalam kata sambutannya mengucapkan banyak – banyak terima kasih atas kehadiran para undangan yang sudah meluangkan waktunya untuk hadir dalam acara halal bihalal tersebut, Lanjut Saiful Dia juga memperkenalkan kepala Puskesmas yang ada di kabupaten Jombang kepada Pj Bupati.

Pj Bupati Jombang dalam kesempatan itu juga menyampaikan maaf atas keterlambatanya dikarenakan ada sesuatu yang harus diselesaikan, tidak mengurangi rasa hormat Sugiat juga menyampaikan banyak terima kasih atas undangan halal bihalal yang diadakan oleh Dinas kesehatan, ungkapnya.

Dia juga menyampaikan baru pulang jam 03.00 Wib tadi, dari luar kota, untuk menghadiri bahwa kabupaten Jombang mendapat penghargaan lagi dari pemerintah pusat, tandas Sugiat.

“Dalam kurung waktu 7 (tujuh) bulan dirinya menjabat sebagai PJ Bupati Jombang, kabupaten Jombang sudah mendapkan beberapa penghargaan, pungkasnya.

Setelah acara sambutan – sambutan untuk acara berikutnya yakni sesi tanya jawab, ada beberapa undangan mengajukan pertanyaan kepada Pj Bupati Jombang. Pertanyaan yang disampaikan tersebut berkaitan dengan penambahan petugas medis di puskesmas. Menanggapi pertanyaan yang disampaikan tersebut, Pj Bupati Jombang Sugiat menjelaskan, “Kami telah mengajukan permohonan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan 10 dokter umum dan 9 dokter gigi.” terang Sugiat.

Dalam kesempatan tersebut, para kepala puskesmas dan koordinator bidan di puskesmas di Jombang juga berkesempatan untuk menyampaikan aspirasi serta berbagi pengalaman dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah tersebut.

Usai acara halal bihat terbut, Pj Bupati Sugiat, didampingi Plt Dinas Kesehatan, juga memberikan pernyataan terkait pertanyaan dari awak media. Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah mengenai 19 desa di Jombang yang tidak mendapatkan Bantuan Keuangan (BK). Pj Bupati menyatakan, “Kami akan berusaha untuk melakukan pemerataan bantuan tersebut guna memenuhi kebutuhan desa – desa yang belum mendapatkannya”tutur Pj Bupati Sugiat.

Juga disingung terkait rencana relokasi RSUD Jombang, PJ Bupati Sugiat menjelaskan bahwa rencana tersebut akan dikaji ulang karena adanya dugaan mafia tanah yang terlibat dalam proses relokasi tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menjaga integritas dan transparansi dalam semua kegiatan pembangunan. jelas Sugiat.

Pj Bupati Jombang Sugiat Gelar audiensi dengan Kementrian PPN/Bappenas

0

Jombang, TelusuR.ID – Pj Bupati Jombang Sugiat menggelar audiensi dengan Kementrian PPN/Bappenas di Jakarta Rabu (24/4).

Audiensi dengan kementian PPN/Bappenas itu, dilakukan untuk mendalami rencana usulan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Khususnya DAK pada Fisik Bidang Kesehatan dan Tematik Penguatan Kawasan Sentra Produksi Pangan serta Tematik Penguatan Destinasi Pariwisata Prioritas tahun 2025.

Pj Bupati Jombang memimpin langsung audiensi bersama Direktur Regional I Deputi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) itu.

Sugiat menyebut, pertemuan itu salah satu bentuk Pemkab Jombang mendukung komitmen Pemerintah Indonesia untuk mengelola DAK yang lebih berorientasi hasil.

“Tentunya agar selaras dengan prioritas kebutuhan daerah, dan terintegrasi dalam perencanaan daerah,” tutur Pj Bupati Jombang Sugiat.

Lebih lanjut Sugiat  menegaskan jika dukungan Pemkab Jombang akan memperkuat proses penyesuaian kebijakan alokasi DAK.

Mulai dari membuat analisis metode perhitungan biaya (costing) yang membantu perkiraan kebutuhan DAK Fisik Bidang Kesehatan, dan produksi pangan serta destinasi pariwisata prioritas guna.

“Semuanya ini untuk mewujudkan peningkatan capaian hasil/ out come kesehatan secara nasional,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Pemkab Jombang juga nantinya akan membuat analisis formulasi alokasi DAK Fisik.

“Analisis formulasi itu juga akan lebih mengakomodasi perbedaan antar daerah meliputi status kesehatan, kapasitas, dan kinerja sistem kesehatan,” imbuhnya

Analisis lainya yang akan disusun terkait formulasi alokasi DAK non fisik Biaya Operasional Kesehatan (BOK), Jampersal, Kesetaraan, dan produksi pangan serta destinasi pariwisata dengan mengintegrasikan SPM dalam penentuan prioritas kegiatan.

Dalam kegiatan itu, hadir pula beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkab Jombang.

Para Kepala OPD yang turut serta  diantaranya, Kepala Bappeda Jombang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Jombang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jombang.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Jombang.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang.

Komisi C DPRD Jombang meminta pemkab mempercepat lelang proyek fisik, Supaya Pembangunan bisa cepat dirasakan masyarakat

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Belum banyaknya proses lelang di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Jombang mendapat respons kalangan dewan.

Komisi C DPRD Jombang berharap proyek fisik terutama yang anggaran besar segera dilakukan lelang secepatnya.

”Seharusnya bulan ini sudah banyak yang masuk lelang,” ujar Wakil Ketua Komisi C DPRD Jombang Miftahul Huda saat dikonfirmasi.

Untuk itu, dirinya meminta pemkab mempercepat lelang proyek fisik, Supaya Pembangunan bisa cepat dirasakan masyarakat.

Harapannya agar proyek yang sudah direncanakan bisa segera berjalan dengan baik sehingga evaluasi proyek bisa berjalan sebelum akhir tahun.

”Seharusnya bulan-bulan ini lelang proyek sudah berjalan sehingga pembangunan bisa segera dimulai,” imbuhnya.

Selain itu, pemkab juga harus memperketat pengawasan pada pemilihan kontraktor.

Mengingat proses lelang pada tahun lalu, banyak pengerjaan proyek molor hingga tak tuntas 100 persen.

”Terlebih lagi tahun lalu banyak proyek yang tidak selesai dan pekerjaanya amburadul,” bebernya.

Dirinya berharap, dari kejadian itu, pemkab bisa melakukan evaluasi sehingga tahun ini bisa melakukan langkah-langkah yang tepat terkait pelaksanaan proyek.

”Pemkab harus berbenah terkait dengan proyek fisik ini. Jangan seperti tahun-tahun kemarin,” ungkapnya.

Politikus PKB itu menambahkan, apabila ada proyek yang tidak tuntas pastinya masyarakat yang akan dirugikan.

”Seperti proyek puskesmas, padahal itu untuk pelayanan tapi sekarang tidak tuntas. Pastinya pelayanan menjadi tidak maksimal kalau seperti ini, yang dirugikan juga masyarakat,” pungkasnya.

Sampai pekan ketiga April, proses lelang proyek di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Jombang masih sedikit.

Dari pantauan di laman LPSE Jombang, setidaknya baru sebanyak 7 paket naik lelang.

1 paket di antaranya sudah selesai tender.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang Joko Murcoyo mengatakan, saat ini ada 17 dokumen paket yang diterima pihaknya dari OPD terkait.

Meliputi 8 paket dari dinas PUPR, 7 paket dinas P dan K (Pendidikan dan Kebudayaan), dan 2 paket milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang.

”Jadi, setelah di-review teman-teman tim pokja, Jumat kemarin sudah ada prapendampingan,” kata Joko.

Dijelaskan, belasan paket itu menunggu tahapan tuntas hingga nantinya naik lelang.

”Karena ada koreksi atau masukan teman-teman pokja baru kita lakukan pendampingan dengan APH,” imbuh dia.

Meski begitu, menurut Joko, saat ini terdapat 7 paket yang sudah ditender.

4 paket di antaranya baru saja naik lelang minggu ini.

”Sedangkan 3 paket tahapannya sudah penandatanganan kontrak,” imbuh dia

KPU Tetapkan Prabowo-Gibran Pemenang Pilpres, Gus Fawait : Ini Kemenangan Bersama

0
Gus Muhammad Fawait, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim. foto : istimewa.

SURABAYA, TelusuR.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan pasangan nomor urut 02, Prabowo – Gibran sebagai pemenang Pilpres 2024. Penetapan itu dilaksanakan setelah Mahkamah Konstitusi menolak permohonan pasangan 01 dan 03.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur, Gus Muhammad Fawait mengatakan kemenangan ini bukan hanya kemenangan 02. Tapi juga kemenangan 01 dan 03.

“Ini kemenangan bersama, kemenangan bangsa Indonesia. Pak Prabowo Subianto adalah Presiden bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutur Gus Fawait, Rabu (24/4/2024).

Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini bersyukur pemilu berlangsung sukses dan lancar. Soal adanya gugatan ke MK, menurutnya itu adalah hal yang lumrah. Sebab itu adalah saluran konstitusi yang sah.

Gus Fawait melanjutkan, yang terpenting pasca putusan MK semua pasangan pilpres bisa menerima. Bahkan masing-masing calon dan partai pengusung sudah mengucapkan selamat kepada pasangan Prabowo-Gibran.

“Pidato kemenangan Pak Probowo pun sangat sejuk. Beliau membuka tangan terbuka kepada semua partai dan mantan rival saat pilpres untuk bersama membangun bangsa. Ini sikap seorang negarawan,” kata Gus Fawait.

Bendahara Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur ini berharap situasi kondusif yang berlangsung saat pilpres 2024, juga berlanjut pada pilkada serentak bulan November 2024. Ia pilkada nanti berlangsung dengan riang gembira.

Gus Fawait yang digadang sebagai Calon Bupati Jember ini mengajak semua calon kepala daerah menjadikan pilkada sebagai ajang adu ide dan gagasan. Karenanya, jangan sampai kompetisi politik memecah belah elemen masyarakat.

“Pak Jokowi dan Pak Prabowo sudah meletakan tradisi demokrasi yang indah. Meskipun pernah menjadi rival dalam dua kali pilpres tapi hubungan keduanya tetap baik. Bahkan pasca pilpres 2019, Pak Prabowo bersedia masuk kabinet yang dipimpin Pak Jokowi,” pungkasnya.

HUT GP Ansor ke-90, Ini Harapan Khofifah Ketua Umum PP Muslimat NU

0
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa dalam satu kegiatan GP Ansor. foto: istimewa.

SURABAYA, TelusuR.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengajak Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) bersama Badan Otonom (Banom) NU lainnya untuk terus terlibat aktif dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Khofifah berharap seluruh Banom tetap solid dalam menyokong pembangunan manusia, kesetaraan penguasaan teknologi, kerjasama internasional dan juga kekuatan spritualitas dan keadilan untuk perdamaian dunia.

“Selamat HUT ke-90 saudara-saudaraku di GP Ansor , semoga tetap teguh memberi yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, negara, dan agama,” ungkap Khofifah, Rabu (24/4/2024).

Khofifah mengatakan, sebagai bagian dari Jam’iyyah Nahdlatul Ulama, Ansor harus mampu untuk terus menunjukkan eksistensinya memenuhi tuntutan zaman. Menurutnya, kontribusi Ansor sangat dibutuhkan Indonesia di berbagai bidang kehidupan. Mulai dari menjadi benteng Pancasila dan NKRI, pelopor kerukunan dan kedamaian, penggerak ekonomi kerakyatan, menggelorakan kemandirian , menguatkan kualitas pendidikan, hingga penghalau gerakan ekstrim dan radikal .

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini berpesan agar GP Ansor bersama Banom NU lainnya, harus menjadi umatan wasathan yakni berdiri di tengah semua golongan masyarakat dan mempersatukan berbagai kelompok masyarakat. Menurut Khofifah, keberadaan Ansor segaris dengan tujuan NU dan sesuai dengan genetika ahlu sunah wa jamaah yang sudah dibangun oleh para ulama dan pendahulu bangsa.

“Peran penting inilah yang mengharuskan Ansor harus masuk dan merasuk dari level masyarakat profesional hingga terkecil rumah tangga. Eksistensi Ansor harus terus terjaga dan dikuatkan,” imbuhnya.

Khofifah berharap, Ansor tetap teguh memegang empat prinsip dalam setiap laku dan geraknya yaitu i’tidal (bertindak yang adil), tasamuh (seimbang), tawasuth (berada di tengah), dan umatan wasathan (moderat). Jika empat prinsip tersebut dipegang teguh, tambah dia, maka gerakan ansor akan semakin kuat dan mengakar di seluruh lapisan masyarakat.

“Sekali lagi selamat kepada Ansor, semoga eksistensi Ansor tidak lekang oleh zaman dan semakin kuat mengakar,” pungkasnya.

DPRD Jombang Soroti masih Tingginya Asusila dan Kekerasan Seksual Di usia anak sekolah

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Banyaknya kasus kejahatan bahkan perbuatan asusila yang dilakukan anak dan remaja usia sekolah di Kabupaten Jombang memicu keprihatinan. Kekerasan seksual terhadap anak juga masih banyak terjadi di Jombang. Hal ini juga menjadi sorotan di kalangan DPRD Jombang.

Komisi D DPRD Jombang meminta agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang mengantisipasi hal tersebut.

’’Upaya pencegahan harus dilakukan dan semakin digalakkan di sekolah-sekolah. Pemahaman tentang seksualitas harus diberikan sejak dini, termasuk dampaknya, baik secara fisik, psikis maupun yang berhubungan dengan agama,’’ kata Ketua Komisi D DPRD Jombang, Erna Kuswati.

Antisipasi kejahatan kepada anak itu disampaikan DPRD Jombang dalam rekomendasi DPRD kepada Pemkab Jombang di bidang pendidikan.

Angka kriminal pada anak-anak semakin tinggi. Juga banyak kasus kekerasan yang menimpa anak.

Banyaknya kasus pernikahan dini karena hamil di luar nikah membuat DPRD semakin miris.

’’Ini sangat memprihatinkan, dan ini jadi tanggungjawab bersama,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen, mengatakan, pihaknya telah berupaya untuk menekan angka kekerasan pada anak.

Membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (TPPKS).

’’Kami memaksimalkan peran dari TPPKS yang ada di semua satuan pendidikan, untuk melakukan antisipasi dan pencegahan,’’ ungkap Senen.

Anak yang menjadi korban atau terlanjur melakukan pelanggaran, tidak dikeluarkan dari sekolah.

Sekolah wajib memberikan fasilitas pendidikan kepada siswa apapun kondisinya.

’’Yang sudah terlanjur tidak mau sekolah, akan kami carikan solusi untuk bisa mendapatkan pendidikan di tempat lain,’’ tegasnya.

Rapat Paripurna Atas LKPJ Bupati 2023,DPRD Jombang Beri Rekomendasi Pj Bupati

0

JOMBANG, TelusuR.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang menyelenggarakan Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi Atas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Jombang Tahun 2023. Rapat Paripurna diselenggarakan di Ruang Rapat Gedung DPRD Kabupaten Jombang pada Senin (22/4).

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Jombang H. Mas’ud Zuremi ini, dihadiri Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos.,M.Psi.,T, Forkopimda Jombang, Sekdakab Jombang, Ketua Fraksi dan Anggota DPRD Kabupaten Jombang, Kepala OPD lingkup Pemkab Jombang, staf ahli serta asisten.

Ketua DPRD Jombang, Mas’ud Zuremi mengatakan, bahwa Rekomendasi itu berisi catatan strategis dalam rangka perbaikan dan penyempurnaan kebijakan pemerintahan ke depan yang lebih baik.

”Rekomendasi ini sudah kami berikan ke Pj Bupati Jombang Sugiat,” katanya.

Mas’ud menjelaskan, sejumlah rekomendasi diberikan agar aparatur pemerintah daerah dalam rangka melaksanakan sesuai tugas dan fungsinya. Karena rekomendasi ini nantinya akan dijadikan pijakan pemerintah untuk membangun Kabupaten Jombang menjadi lebih baik lagi.

“Semisal terkait dengan pendidikan. Kami meminta agar pemerintah tetap melanjutkan program kain seragam dan buku gratis. Ini merupakan kewajiban negara untuk mencerdaskan anak bangsa,” jelasnya.

Kemudian terkait dengan kesehatan, Mas’ud memaparkan, DPRD Jombang juga memberi rekomendasi untuk relokasi RSUD tetap dilanjutkan.

”Kalau memang belum ada progress terkait itu, kami juga meminta pemkab untuk melakukan evaluasi,” paparnya.

Terkait infrastruktur, Mas’ud membeberkan, para wakil rakyat juga memberikan rekomendasi agar pemerintah melakukan percepatan pemerataan pembangunan.

“Mulai dari sarana pendidikan, jalan, jembatan serta fasilitas kesehatan,” bebernya.

Selanjutnya Mas’ud menegaskan, sejumlah rekomendasi terkait PAD (pendapatan asli daerah), Pertanian dan lain sebagainya juga diberikan.

“Kami berharap agar rekomendasi ini bisa benar-benar dijadikan acuan dalam pelaksanaan pemerintah dan pembangunan,” tukasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Jombang Sugiat menerangkan, beberapa waktu yang lalu pihaknya sudah menyampaikan LKPj dalam paripurna.

“Sekarang DPRD memberikan rekomendasinya,” terangnya.

Menurut Sugiat, sejumlah rekomendasi yang diberikan, pihaknya akan mempelajari dan akan segera ditindak lanjuti untuk menjalankan pemerintahan ke depan.

”Rekomendasi-rekomendasi itu nanti kami akan mempelajari dan jalankan. Hal ini untuk memajukan Jombang tentunya,” pungkasnya.

Hari Buku Internasional 2024, Khofifah: Jadikan Buku Sumber Pengetahuan, Ide dan Kreativitas

0
Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat Jawa Timur membudayakan literasi dengan aktif membaca buku. foto: istimewa

SURABAYA, TelusuR.id – Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat Jawa Timur untuk semakin membudayakan literasi dengan aktif membaca buku. Ajakan itu secara khusus ia sampaikan di peringatan Hari Buku Internasional yang jatuh pada hari ini, Selasa (23/4/2024).

Senada dengan tema yang diangkat UNESCO dalam World Book Day tahun 2024 yaitu ‘Read Your Way’, Khofifah mengimbau masyarakat untuk menjadikan buku sebagai sumber pengetahuan, sumber menggali ide, dan sumber untuk menciptakan inovasi dan kreativitas.

“Di era saat ini begitu banyak media yang bisa dijadikan untuk menikmati buku. Tak hanya buku secara fisik, tapi juga banyak yang sudah berbentuk digital dan juga dalam bentuk audio visual,” kata Khofifah yang merupakan Ketum Muslimat NU dan Gubernur Jatim periode 2019-2024 ini.

“Maka temukan cara berinteraksi dengan buku favorit masing-masing, bagaimana pun format atau genrenya. Karena ada pepatah yang mengatakan bahwa you are what you read. Kamu adalah apa yang kamu baca,” tegasnya.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini mengungkapkan, membudayakan gemar membaca bisa dilakukan dengan aktif datang ke perpustakaan. Terlebih banyak sekali perpustakaan di Jatim yang telah diformat sangat menarik dan tematik sehingga membuat betah dan nyaman para pengunjungnya.

Di Jatim sendiri, total ada sebanyak 27.866 perpustakaan yang telah berdiri. Jumlah tersebut meliputi perpustakaan umum, sekolah/madrasah, perguruan tinggi, desa/kelurahan, rumah ibadah, popes, taman baca, dan dinas/instansi. Dan yang sudah terakreditasi per tahun 2023 mencapai 2.642 perpustakaan. Jumlah ini merupakan yang terbanyak di Indonesia.

Oleh sebab itu Khofifah mendorong masyarakat untuk mengeksplor kegemaran membaca buku untuk menemukan apa yang disukai dan diminati. Dengan harapan semakin tingginya minat baca maka tingkat literasi masyarakat juga akan meningkat.

“Semakin tinggi literasi masyarakat lewat gemar membaca maka akan berseiring dengan kualitas SDM,” tegas Khofifah.

Tak sampai di sana, Khofifah menyebutkan data Tingkat Kegemaran Membaca Provinsi Jawa Timur tahun 2023 berada di angka 69,78. Dengan angka tersebut Jatim berada di urutan kelima nasional.

Dimana DIY berada di peringkat pertama dengan angka 73,27. Kemudian disusul posisi kedua Jateng dengan angka 71,31 dan posisi ketiga Jabar dengan angka 70,47 serta posisi keempat DKI Jakarta dengan angka 69,94.

“Tingkat Kegemaran Membaca Jatim tahun 2023 sebesar 69,78 sudah masuk kategori tinggi dan meningkat dibandingkan tahun 2022 dimana Jatim berada di angka 68,54. Atau meningkat signifikan 11,24 poin,” imbuh Khofifah.

Khofifah mengatakan ada banyak manfaat yang dapat dirasakan ketika gemar membaca buku. Mulai dari belajar dari pengalaman orang lain dan dapat menambah pengetahuan. Manfaat khusus dari kegiatan membaca adalah dapat terhindar dari kerusakan jaringan otak di masa tua apabila orang rajin membaca buku.

“Selamat Hari Buku Internasional 2024, mari jadikan buku sumber pengetahuan, sumber menggali ide untuk menumbuhkan inovasi dan kreativitas,” pungkas Khofifah.

Halal Bi Halal Muslimat NU Se Sulawesi Tenggara, Khofifah Ingatkan Pentingnya Berjuang di Jalan NU

0

KONAWE SULTRA, TelusuR.id – Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menghadiri Halal Muslimat NU Se Sulawesi Tenggara di di Ponpes Minhajut Thullab, Konawe Selatan, Sabtu (20/4/2024).

Acara ini cukup istimewa karena selain dihadiri ribuan jamaah Muslimat NU se Sulawesi Tenggara juga dihadiri oleh Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga beserta Kapolres, Bupati Konawe Utara dan para Tokoh Masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Khofifah mengajak seluruh jamaah Muslimat, Fatayat, Ansor dan juga Banser dan seluruh warga masyarakat NU untuk ikhlas berjuang di jalan NU. Ia mengajak mereka semua untuk ikhlas membangun peradaban dengan berlandaskan ahlussunnah wal jamaah.

“Dalam Quran Surat Az Zumar ayat 73 disebutkan ‘Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantar ke dalam surga secara berombongan. Sehingga apabila mereka sampai kepadanya (surga) dan pintu-pintunya telah dibukakan, penjaga-penjaganya berkata kepada mereka, “Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! Maka masuklah, kamu kekal di dalamnya,” kata Khofifah menukil ayat Alquran.

Dari ayat itu, Kiai Hasyim Asyari sebagai pendiri NU pernah mengatakan bahwa siapapun yang berjuang di jalan NU maka akan diakui sebagai santrinya dan keluarganya. Ditegaskan Khofifah, dari sanad keilmuannya, NU nyambung hingga Rasulullah, sehingga tidak ada yang perlu disanksikan lagi.

“Maka saya ajak yang Muslimat ikhlaskan berjuang, yang Fatayat ikhlaskan berjuang. Begitu juga yang IPPNU yang Banser juga yang Ansor, ikhlaskan berjuang di jalan NU untuk li i’lai kalimatillah,” tegas Khofifah.

Jika keikhlasan itu terbangun, maka Khofifah menegaskan bahwa Allah yang memiliki pasukan di langit dan di di bumi akan memberikan penguatan pada kehidupan seluruh jamaah yang berjuang di jalan NU.

“Barokah rizkinya, umurnya, keluarganya dan bismillah insya Allah membuka pintu surganya untuk kita semua. Amin ya Robbal Alamin,” tegasnya.

Sebelumnya, Khofifah menjelaskan bahwa halal bi halal menjadi momentum penting untuk menyatukan pemikiran, saling bermaaf maafan dan menpererat ukhuwah.

“Halal bi halal sudah menjadi tradisi dan budaya warga Indonesia yang dilakukan setiap hari raya Idul Fitri. Tradisi ini, awal mulanya, dikatakan Khofifah, diperkenalkan oleh ulama pendiri Nahdatul Ulama, K.H. Abdul Wahab Hasbullah,” tutur Khofifah.

Saat itu Presiden Soekarno silaturrahim pada Kiai Wahab Hasbullah dan menyampaikan tentang kondisi bangsa yang menurutnya membutuhkan forum untuk bisa saling bersapa yang meneduhkan antarpemimpin politik pada masa itu.

“Atas saran K.H. Abdul Wahab Hasbullah, kemudian di Hari Raya Idul Fitri 1948 H, Bung Karno mengundang seluruh tokoh politik untuk bersilahturahmi di Istana Negara dengan judul ‘Halalbihalal’,” kata Khofifah.

Semenjak saat itu, berbagai instansi pemerintahan di era Soekarno menggelar halalbihalal dan berkembang luas di masyarakat hingga menjadi suatu tradisi di masyarakat Indonesia