TelusuR.ID

Beranda blog Halaman 334

GPK Jatim Solid Bergerak Menangkan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024 

0

JOMBANG, TelusuR.id – Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Jawa Timur menggelar deklarasi dukungan bagi pasangan Cagub dan Cawagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak.

Dukungan ini sejalan dengan keputusan DPP Partai Persatuan Pembangun (PPP) yang telah memberikan rekomendasi dukungan kepada pasangan petahana di Pilgub Jatim mendatang.

Kegiatan deklarasi dukungan ini dirangkai dengan Rakerwil GPK Jatim dan Pendidikan Politik Pemuda di Fatma Hotel Jombang, Sabtu (3/8) malam. Turut pula hadir wakil ketua DPW PPP Jatim, KH Mujahid Ansori dan Moectar W Oetomo sebagai pemateri.

Dalam sambutan, Ketua DPW PPP Jatim Hj Munjidah Wahab mengatakan bahwa seluruh banom maupun struktur PPP harus tegak lurus dengan DPP dalam menghadapi Pilkada serentak 2024.

“Seluruh banom termasuk GPK harus selaras dengan keputusan DPP PPP satu komando dan siap tampil dan kawal kegiatan Khofifah-Emil dalam upaya pemenangan Pilgub Jatim mendatang,” jelas perempuan yang juga Bacabup Jombang ini.

Selain Pilgub Jatim, kata Munjidah DPP PPP juga sudah memberikan Surat Rekomendasi beberapa calon kepala daerah di Jawa Timur untuk pasangan Bacabup dan Bacawabup di tujuh Kabupaten yang akan menggelar Pilkada serentak 2024.

Ketujuh daerah itu adalah Kabupaten Mojokerto rekomendasi diberikan ke Gus Bara), Lamongan ke Yuhronur, dan Kabupaten Sampang ke Gus Mamak, Bojonegoro ke Setyo Wahono, Probolinggo ke Ra Faris, dan Nganjuk ke Gus Boby. Sedangkan Kabupaten Jombang ke Hj Mundjidah.

“DPP juga sudah memberikan Surat Tugas dengan prioritas supaya melakukan survey, menjalin komunikasi politik dengan parpol dan segera mencari pasangan Bacawabup. Kalau sudah ada pasangan, maka DPP PPP bisa segera menerbitkan SK Rekomendasi untuk persyaratan mendaftar ke KPU,” kata putri KH Wahab Chasbullah ini.

Dikesempatan yang sama, Ketua GPK Jatim, H Mujtahidur Ridho menegaskan bahwa deklarasi dukungan Khofifah-Emil ini untuk menyiapkan mesin PPP dalam memenangkan pasangan calon yang didukung PPP pada gelaran Pilkada serentak 2024.

“Dengan senantiasa memohon ridho dan pertolongan dari Allah SWT, kami GPK Jatim mendukung dan siap memenangkan pasangan Cagub dan Cawagub Jatim periode 2025-2030, Ibu Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak,” tutur Gus Edo, sapaan akrabnya.

Gus Edo berharap dengan perjuangan bersama-sama dan kesolidan seluruh kader pemuda ka’bah dapat menjadikan kemenangan untuk calon gubernur dan wakil gubernur 2025-2030.

“Semoga Allah memberikan jalan kemenangan dan keberkahan untuk masyarakat Jatim,” tutur Gus Edo.

Mahatir Muhammad selaku perwakilan tim pemenangan Khofifah-Emil menyatakan terima kasih dan bersyukur karena semakin banyak elemen yang mendukung pasangan petahana di Pilgub Jatim mendatang, sehingga pihaknya optimis bisa memenangkan Pilgub Jatim 2024.

“Ini adalah deklarasi pertama dari sayap parpol pendukung, luar biasa. Saya sampaikan banyak terima kasih,”katanya.

Gus Kikin Terpilih Ketua PWNU Jatim saat Harlah ke-125 Pesantren Tebuireng

0

JOMBANG, TelusuR.id – KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim masa khidmat 2024-2029. Ia terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) NU Jatim di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Sabtu (03/08/2024).

Istimewanya, terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketua PWNU Jatim ini bersamaan dengan Hari Lahir (Harlah) ke-125 Pesantren Tebuireng pada Sabtu (03/08/2024). Mengingat, tepat di tanggal yang sama tahun 1899 Pesantren Tebuireng secara resmi berdiri. Harlah ke-125 Pesantren Tebuireng ini mengusung tema ‘125 Tahun Pesantren Tebuireng Merawat Islam Ahlussunnah wa Al-Jamaah yang Rahmatan lil ‘Alamin’.

Keputusan terpilihnya Gus Kikin ini ditetapkan pada Sidang Pleno V Konferwil NU Jatim yang dipimpin jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yakni H Amin Said Husni selaku Wakil Ketua Umum PBNU. Ia didampingi oleh Gus Aizuddin Abdurrahman selaku Ketua PBNU.

“Kiai Haji Abdul Hakim Mahfudz ditetapkan sebagai Ketua PWNU Jatim masa khidmat 2024-2029,” kata H Amin Said sembari mengetuk palu dalam sidang Pleno V itu dipusatkan di Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Jombang.

“Al-Fatihah,” imbuhnya.

Sebelumnya, Amin Said menjelaskan bahwa dalam NU ada dua mekanisme pemilihan ketua. Pertama, ditempuh dengan acara musyawarah mufakat. Kedua, dilakukan pemungutan suara berdasarkan tata tertib.

Mekanisme kedua dilakukan karena ada dua bakal calon Ketua PWNU Jatim, yakni KH Kikin A Hakim atau Gus Kikin dan KH Makki Nashir, yang tak lain Ketua PCNU Bangkalan sekaligus dzurriyah Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan.

Dalam sidang penjaringan atau pemilihan bakal calon ketua tanfidziyah Gus Kikin memperoleh 38 (88 persen) usulan, sedangkan Kiai Makki mendapat dukungan 5 (12 persen) peserta sidang. Dengan ini, Gus Kikin dianggap sah sebagai calon Ketua PWNU Jatim.

Sementara Kiai Makki tidak memenuhi syarat sebagaimana tatib Konferwil NU Jatim yaitu minimal memiliki 30 persen usulan. Adapun total hak suara ialah 43, karena PCNU Banyuwangi tidak memiliki hak suara dan PCNU Kediri tidak hadir.

KH Anwar Manshur Terpilih sebagai Rais Syuriah PWNU Jatim 2024-2029

0

JOMBANG, TelusuR.id – Penetapan Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur disahkan pada Sabtu (03/08/2024) sore di Universitas KH Hasyim Asyari saat sidang pleno IV Konferwil ke-18 NU Jawa Timur.

“Pada hari ini Sabtu (03/08/2024) bertempat di Pesantren Tebuireng Jombang dalam Konferwil ke-18 NU Jawa Timur telah dilaksanakan musyawarah Ahwa dan berdasarkan musyawarah mufakat sepakat untuk memilih KH Anwar Manshur sebagai Rais PWNU Jawa Timur masa khidmat 2024-2029,” kata KH Amin Said Husni, Wakil Ketua Umum PBNU.

Penetapan tersebut dilakukan setelah tujuh anggota Ahwa bermusyawarah. “Memenuhi pasal 5 ayat 1-10 UU Perkumpulan NU, maka tadi kami anggota Ahwa telah melaksanakan musyawarah dalam rangka menjalankan mandat dan amanah dari konferensi,” kata KH KH Anwar Iskandar, salah satu anggota Ahwa.

Hasil dari pada keputusan musywarah Ahwa kemudian dituangkan dalam sebuah berita acara yang sekaigus nanti menjadi keputusan rapat pleno pada hari ini.

“Mudah-mudahan apa yang kita putuskan menjadi keputusan yg diridhai Allah,” lanjut Kiai Anwar sebelum menutup penyampaian hasil musyawarah anggota Ahwa di dalam forum sidang pleno Konferwil.

Tujuh Ahwa tersebut di antaranya KH Miftachul Akhyar, KH Anwar Manshur, KH Anwar Iskandar, KH Mutawakkil Alallah, KH Fuad Nur Hasan, KH Ubaidillah Faqih danKH Mudatsir Badaruddin.
Adapun sidang pleno selanjutnya berdasarkan jadwal dari panitia adalah pemilihan Ketua PWNU Jawa Timur. Kemudian dilanjutkan penetapan Ketua PWNU Jawa Timur.

Ini 7 Ahwa Hasil Tabulasi Konferwil ke 18 NU Jatim

0

JOMBANG – Hari kedua pelaksanaan Konferwil ke-18 Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur digelar berbagai sidang komisi, sidang pleno, tabulasi penghitungan Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa), penetapan Rais Syuriah, dan pemilihan ketua tanfidziyah.

Prof KH Ali Maschan Moesa, Ketua Stering Comitte (SC) mengatakan bahwa pelaksanaan konferwil dihari kedua ini digelar berbagai sidang baik komisi maupu pleno, penghitungan Ahwa juga penetapan Rais Syuriyah dan pemilihan ketua tanfidziyah.

“Tinggal menunggu komisi bahtsul masail, dan saya yakin sebentar lagi selesai. Kemudian lanjut Ishoma, lalu pleno ketiga untuk pengesahan komisi,” kata KH Ali Maschan.

Dia menambahkan bahwa Insyaallah proses pemilihan Ahwa akan dimulai setelah maghrib setelah pleno ke-4. Sehingga nanti setelah maghrib pleno ke 4 akan dilaksanakan pemilihan, dimulai dari Ahwa dan akan kita tabulasi.

“Dari situ nanti siapa yang terpilih di antara mereka sebagai anggota Ahwa, dan dari situlah Ahwa menentukan Rais Syuriah. Setelah itu kita umumkan dalam pleno, dan dilanjutkan pleno pemilihan ketua tanfdziyah. Semuanya ini yang mimpin dari PBNU,” tambahnya.

Ketua SC Konferwil NU Jatim ini menjelaskan bahwa masing-masing PCNU mengusulkan nama-nama sebagai anggota Ahwa dan nama-nama itu selanjutnya harus sudah masuk dalam sebuah amplop.

“Dari itu kemudian di tabulasi sehingga terpilih siapa yang terbanyak. 7 orang terbanyak berdasarkan usulan PCNU itulah yang akan menjadi anggota Ahwa,” imbuhnya.

Diketahui, nama-nama usulan anggota Ahwa dari PCNU tersebut merupakan tokoh atau ulama pesantren di Jawa Timur yang pernah menjadi pengurus NU, baik di PWNU maupun PCNU.

Kemudian anggota ahwa akan rapat untuk menentukan sosok Rais Syuriah PWNU Jatim. Dilanjutkan dengan pemilihan ketua Tanfidziyah.

Daftar 7 Anggota Ahwa Hasil Tabulasi

Tabulasi anggota Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) pada Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-18 Nahdlatul Ulama (NU) selesai dilakukan, Sabtu (03/08) sore. Dalam hal ini terpilih tujuh anggota Ahwa untuk kemudian menetapkan Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur masa khidmat 2024-2029.

Pada kegiatan penghitungan yang berlangsung di Universitas KH Hasyim Asyari, Jombang ini dipilih 7 anggota Ahwa. Mereka inilah yang selanjutnya akan menentukan siapa yang akan menjadi Rais Syuriah PWNU Jawa Timur lima tahun mendatang.

Ketujuh kiai dan ulama tersebut adalah:

1. KH Miftachul Akhyar
2. ⁠KH Anwar Manshur
3. ⁠KH Anwar Iskandar
4. ⁠KH Mutawakkil Alallah
5. ⁠KH Fuad Nur Hasan
6. ⁠KH Ubaidillah Faqih
7. ⁠KH Mudatsir Badaruddin

Wakil Ketua Umum PBNU H Amin Said Husni selaku pimpinan sidang menerangkan bahwa ada dua amplop yang tidak dimasukkan dalam penghitungan karena beberapa hal. “Pertama dari PWNU Jatim karena PWNU tidak punya hak suara dan yang satunya baru diterima,” ujarnya di hadapan peserta sidang.

Untuk itu, dengan demikian maka berdasarkan hasil tabulasi Ahwa pada Konferwil NU Jatim telah disahkan 7 masyayikh untuk menjadi Ahwa. Selanjutnya nanti secara mufakat akan menentukan Rais Syuriah PWNU Jatim.

“Sejatinya kami harus mengundang beliau untuk kesediaannya, kami yakin karena amanah yang diberikan tidak mungkin beliau tidak bersedia, maka kita mohon kesediaan 7 masyayikh untuk segera bermusyawarah,” pungkasnya.

Buka Konferwil NU Jatim, Ini Yang Di Sampaikan Gus Yahya

0

JOMBANG, TelusuR.id -Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) NU Jatim yang digelar di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jumat (02/08/2024). Hal itu ditandai dengan pemencetan tombol sirine oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyebut bahwa Nahdlatul Ulama harus terus berupaya melakukan transformasi. Hal ini mengingat telah banyak entitas yang tidak relevan dan terkikis oleh perkembangan zaman yang begitu cepat.

“NU akan terus berupaya menjadi organisasi yang tetap dibutuhkan oleh umat,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang ini.

Menurut Gus Yahya, dunia sedang berubah dan perubahannya begitu cepat. Di tengah perubahan itu semua akan menghadapi tantangan yang paling mendasar yaitu tantangan untuk menjadi tetap relevan. Menurutnya, perubahan ini tidak memandang entitas apapun.

“Perubahan itu bisa negara, atau organisasi atau bahkan perorangan. Kita tahu sudah berapa banyak orang-orang yang begitu penting di tengah-tengah masyarakat menjadi tidak relevan karena habis masa jabatannya,” ujarnya.

Dalam konteks yang berskala besar, lanjut Gus Yahya, NU harus mampu mempertahankan relevansinya di tengah perubahan peradaban yang begitu cepat. Ia meyakini bahwa NU adalah organisasi yang penuh keberkahan dan tetap dibutuhkan umat sepanjang zaman.

“Apalagi dalam konteks masyarakat berskala peradaban seperti yang kita alami saat ini. maka NU-pun memiliki tantangan yang sama. sejauh mana NU mampu mempertahankan relevansi ditengah tengah perubahan yang begitu cepat. Sampai kapan orang butuh NU. kita yakin jam’iyah ini adalah jam’iyah yang berokah sebagai mana di nash oleh muassisnya sendiri,” terangnya.

Gus Yahya mengatakan, keyakinan tentang keberkahan NU dan para Muassis yang senantiasa membuat optimis tentang masa depan. Kendati demikian, keyakinan tersebut harus dibarengi dengan tanggung jawab yang besar pula.

“Tetapi tentu saja siapapun yang sudah berani memegang tanggung jawab atas organisasi ini harus berbuat sesuatu sehingga relevansi ini tetap lestari bahkan meningkatkan menjadi relevan lagi,” jelasnya.

Berdasarkan cara berfikir inilah, maka PBNU sampai pada kesimpulan bahwa jam’iyah ini harus bertranformasi. Transformasi yang dibutuhkan ialah transportasi secara dharury bukan hanya musabaqoh menjadi lebih baik dari yang lain, atau bahkan hanya muharabah untuk memenangkan pertarungan dengan yang lain.

“Ini soal survival, bagaimana soal bertahan di tengah gelombang yang terjadi. Ini dalam rangka memenuhi kebutuhan transportasi itu kita kembangkan sejumlah strategi yang pada dasarnya meliputi 3 matra besar. Di antaranya meliputi konsolidasi tata kelola organisasi, konsolidasi agenda-agenda organisasi, dan konsolidasi sumber daya organisasi,” ucapnya.

Pihaknya pun bersyukur pada malam hari ini bukan hanya untuk melaksanakan kewajiban organisasi di lingkungan PWNU Jatim ini. “Tempat konferensi ini dilaksanakan di Tebuireng, tempat kita bertabaruk pada muassis jam’iyah dan dzuriyah beliau,” pungkasnya.

Konferwil ke-18 Dibuka, Gus Kikin :Fokus Kuatkan Potensi di Jawa Timur

0

JOMBANG, TelusuR.id -Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-18 Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur pada Jumat (02/08/2024) malam di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

Pj Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya akan mengoptimalkan apa yang ada di Jatim. Termasuk penyelarasan dengan apa yang telah diprogramkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) saat ini seperti sistem tata kelola.

“Kita akan mengoptimalisasikan apa yang ada di Jawa Timur. Seperti penguatan program dan sistem yang mana PBNU gencar melakukan hal tersebut. Sehingga PWNU harus selaras dengan apa yang dikembangkan PBNU,” kata Gus Kikin, sapaan akrabnya.

Selama 6 bulan ditugaskan sebagai Pj Ketua PWNU Jatim, Gus Kikin melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan di dalam provinsi di ujung timur Pulau Jawa ini.

“Mulai dari sisi pengembangan ekonomi, tata kelola dan kebijakan,” ucap Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang ini.

Tak lupa Gus Kikin juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bahu membahu mensukseskan acara Konferwil ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan PWNU Jawa Timur yang sudah menyiapkan ini semuanya, khususnya kepada Stering Comitte (SC) dan Organizing Comitte (OC). NU ini besar, organisasi yang sangat besar. Organisasi yang diisi dengan orang-orang ikhlas. Tidak terbayang fikiran, tenaga, uang yang dikeluarkan,” ucapnya.

Konferwil NU Jatim ini dihadiri oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf serta Sekretaris Jenderal PBNU H Saifullah Yusuf. Di jajaran PWNU Jatim hadir Rais Syuriah KH Anwar Manshur, Katib KH Romadlon Chotib, Pj Ketua KH Abdul Hakim Mahfudz serta Sekretaris Prof Akh Muzakki.

Kegiatan ini diwarnai dengan penyerahan cenderamata dari PWNU Jatim kepada Ketua Umum PP Muslimat NU Dr Hj Khofifah Indar Parawansa ​​​​​, Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono ​​​​​, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, dan Direktur Utama PT Petrokimia Gresik.

Persiapan Konferwil NU Jatim Capai 100 Persen, Pembukaan Siap Digelar Nanti Malam

0

JOMBANG, TelusuR.id -Berbagai persiapan terus dilakukan untuk mensukseskan gelaran Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-18 Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur pada Jumat-Ahad (02-04/08/2024) di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

KH Wafiyul Ahdi Amanullah, Wakil Sekretaris Organizing Comitte (OC) mengatakan bahwa persiapan Konferwil NU Jawa Timur sudah 100 persen.

“Kesiapan panitia sudah 100 persen lebih karena tenda-tenda untuk venue utama, konsumsi dan lain sebagainya sudah terpasang semua. Semua sudah final,” kata Gus Wafi sapaan akrabnya, Kamis (02/08/2024).

Ia menambahkan bahwa panitia lokal dan Jawa Timur terus berkolaborasi dalam menyukseskan Konferwil NU Jatim 2024 ini. “Sejauh ini kami terus berkolaborasi dan berkomunikasi secara intens, jadi tidak ada kendala yang serius,” tambahnya.

Selain persiapan teknis, pihaknya juga melakukan perizinan dengan pihak-pihak terkait di Kabupaten Jombang demi kelancaran acara.

“Sejak awal sudah komunikasi dan tidak ada masalah dengan PJ Bupati, Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD), bahkan dengan Polres, Polsek dan Dinas Perhubungan. Bahkan lokasi Konferwil juga sudah dikunjungi oleh Kapolres beserta para kanitnya, kemudian Kapolsek dan PJ Bupati bersama jajarannya,” pungkasnya.

Kegiatan ini akan dihadiri oleh Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ketua Umum PBNU dan jajarannya, Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Pj Ketua PWNU Jawa Timur dan jajarannya, Pj Bupati Jombang dan SKPD, serta 45 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur.

Bersepeda Tempuh 1945 KM, Dua Cyclist ini ke IKN untuk Upacara Bendera

0
Sugeng Santoso (64) dan Wirawan Dwi (42) bersepeda 1945 KM dari Surabaya menuju IKN di Kalimantan Timur. foto: istimewa.

KALTIM, TelusuR.id – Jika umumnya, kemerdekaan RI diperingati dengan berbagai lomba, Sugeng Santoso (64) dan Wirawan Dwi (42) berbeda. Keduanya memulai bersepeda sejauh 1945 KM menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, pada Kamis (1/8/2024).

Dua pesepeda asal Sidoarjo ini memilih memulai perjalanannya dari Tugu Pahlawan dan Titik Nol Surabaya. Kota Surabaya sebagai kota pahlawan dianggap tepat, untuk mewakili semangat perjalanan menempuh 1945 kilometer itu.

“Mudah-mudahan semangat para pahlawan ini menguatkan kami saat menempuh jalan ribuan kilometer itu,” ujar Wirawan.

Wirawan menjelaskan, perjalanannya ke IKN dengan bersepeda ini diberi tema “1945 KM, Bersepeda untuk Indonesia”.

Menurut Wirawan, angka 1945 diambil dari tahun kemerdekaan Indonesia. Selain itu, tema ini dipilih untuk mewakili rasa syukurnya pada Indonesia, tempat dengan beragam keragaman namun dengan toleransi yang begitu tinggi.

“Indonesia ini punya 1340 suku, 715 bahasa daerah, dan ada 6 agama, tapi kita punya toleransi yang sangat tinggi. Kita masih sangat nyaman berkomunikasi dan bekerjasama dengan teman yang berbeda suku, ras maupun agama. Hanya ada di Indonesia. Coba kalo di luar negeri, beda suku atau agama, gesekannya bisa luar biasa,” kata pria 42 tahun tersebut.

Karena itulah, kata Wirawan, perjalanan bersepeda ini dilakukan, dalam rangka bersyukur telah terlahir dan dibesarkan di Indonesia.

“Dengan beragam dinamika di negeri ini, kami bersyukur sudah terlahir dan besar di Indonesia, alhamdulillah. Perjalanan kami ini juga akan mengekplorasi tempat wisata dan kuliner Indonesia, kami akan posting di medsos kami,” kata pria yang aktif di komunitas sepeda GXid Gerbangkertosusila ini.

Sementara Sugeng Santoso, menyampaikan alasan mengapa IKN menjadi tujuan dari bersepedanya.

“IKN ini masa depan Indonesia setelah DPR menyetujui RUU yang kini sudah menjadi Undang-undang. Karenanya, kami juga ingin bersepeda dan melakukan upacara di sana.” kata pria yang sering dipanggil Opa Sugai itu.

Sugeng menyampaikan, perjalanan 1945 KM ini dimulai dari Kota Pahlawan Surabaya lalu terbang ke Pontianak.

“Kami akan melewati empat provinsi, Kalbar, Kalteng, Kalsel, lalu finis di Bontang Kaltim. Target kami tanggal 17 Agustus, bisa sampai IKN dan upacara di sana,” kata pria 64 tahun yang pernah bersepeda ke Mekkah itu.

Sugeng berharap perjalannya ini bisa memberi motivasi pada yang lain, khususnya untuk generasi muda dalam memperingati kemerdekaan RI.

Perjalanan start kedua cyclist di Tugu Pahlawan Surabaya ini ditemani beberapa cyclist dari Komunitas GXid Gerbangkertosusila.

Di perjalanan, Sugeng mengaku akan bertemu komunitas bersepeda Equator dari Bandung yang juga akan melakukan perjalanan bersepeda ke Kalimantan.

“Sluman, slumun, slamet, mohon doanya untuk kami,” pungkas Sugeng.

Khofifah Bersama Gibran Tinjau Implementasi Makan Siang Gratis di Surabaya

0
Khofifah mendampingi Wapres RI terpilih Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan uji coba pemberian makanan bergizi dan gratis di Kota Surabaya. foto: istimewa

SURABAYA, TelusuR.id – Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa optimistis program makan siang bergizi dan gratis yang digagas Presiden RI terpilih Prabowo Subianto akan membawa multiplier effect yang bermanfaat bagi generasi bangsa serta pelaku UMKM.

Tak hanya memperbaiki gizi anak dan mencegah stunting, tapi juga memberi ungkitan ekonomi pada para pelaku usaha kecil baik yang menyediakan makanan maupun yang mengantarkan makanan ke sekolah.

Hal itu disampaikan Khofifah saat mendampingi Wapres RI terpilih Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan uji coba pemberian makanan bergizi dan gratis di Kota Surabaya, Kamis (1/8/2024).

Dalam rangkaian kunjungan di Surabaya ini, Gibran, Khofifah yang juga didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau pelaksanaan program dari hulu hingga hilir.

Pertama mereka meninjau rumah pelaku UMKM di kawasan Manyar yang bertugas untuk memasak makanan yang akan diberikan ke sekolah SDN Klampis Ngasem III Surabaya. Setelahnya mereka langsung meninjau pembagian makan siang bergizi dan gratis di SDN Klampis Ngasem III Surabaya.

Makanan yang diberikan pada siswa memiliki komponen yang komplit. Ada nasi, protein berupa ayam saus manis, kemudian sayuran, serta buah dan susu.

“Terima kasih Mas Gibran yang memberikan atensi untuk pilot project implementasi program makanan bergizi dan gratis untuk siswa SD di Surabaya,” kata Khofifah.

“Kita tadi melihat tempat proses memasaknya. Insya allah nanti sesuai perencanaannya yang sudah dipresentasikan ke saya dan mas Emil, nanti yang akan memasak adalah para para pelaku UMKM,” imbuh Khofifah.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu menjelaskan, setiap UMKM akan mendapat kuota tertentu. Apakah nanti 50 box atau 100 box. Dengan begitu setiap UMKM akan menyerap tenaga kerja yang akan membangkitkan ekonomi di lingkungan mereka.

Khofifah mendampingi Wapres RI terpilih Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan uji coba pemberian makanan bergizi dan gratis di Kota Surabaya. foto: istimewa

Selain itu Khofifah juga mengapresiasi karena dalam rangkaian program ini, setelah makanan sudah siap termasak, nantinya akan diserahkan ke ojek online untuk diantar ke sekolah.

“Betapa program ini akan mendatangkan multiplier effect. Mulai yang memasak, yang mengantar dan seterusnya. Ini akan mendatangkan income untuk masyarakat,” tandasnya.

Serta yang tidak kalah penting adalah manfaat yang didatangkan dari segi gizi makanan yang dibagikan. Makanan gizi komplit ini akan meningkatkan SDM anak-anak siswa siswi SD. Terlebih mereka akan menjadi pengisi Indonesia Emas 2045 mendatang.

“Jadi manfaat ekonominya dapat, impact pada IPM juga akan tersupport. Pendekatan yang komprehensif semacam ini akan menjadi titik awal untuk direplikasi dengan format-format yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” tegasnya.

Meski digarap oleh pelaku UMKM, Khofifah tetap menjamin bahwa makanan yang sampai ke siswa terjaga kualitasnya. Baik gizi yang terukur hingga kualitas bahan makanan.

“Tentu food security menjadi hal penting yang harus kita jamin bersama. Bahwa gizi dan keamanan makanan semua terjamin,” pungkasnya.

Di sisi lain, Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa uji coba pembagian makanan bergizi dan gratis sudah dilaksanakan di sejumlah tempat. Yang sudah ditinjau langsung oleh Gibran ada di Sentul, Surakarta dan hari ini di Surabaya. Rencanaya pekan depan hal yang sama akan dilakukan di Tangerang dan juga mulai meluas ke luar Jawa.

“Dalam program ini kita melibatkan banyak UMKM. Kita kemarin mengevaluasi di Sentul dan Surakarta. Ada banyak masukan dari orang tua, pengamat, juga netizen salah satunya adalah soal packaging. Alhamdulillah di Surabaya Pak Walikota sudah menemukan solusi dengan cara daur ulang,” kata Gibran.

Hingga nanti pelantikan, setiap harinya Gibran akan melakukan evaluasi terharap program ini. Selama itu, ia mengharapkan evaluasi dan juga masukan dari semua pihak.

“Yang jelas kita ingin menyediakan makanan terbaik dengan nutrisi terbaik. Food security juga akan kita jaga betul,” tegasnya.

Untuk Kota Surabaya, dikatakan Gibran nilai per pack makan siang gratis dipagu dengan besaran Rp 15.000. Namun dengan harga tersebut Gibran menjamin bahwa nutrisinya sudah lengkap dan mengandung komponen yang lengkap mulai karbohidrat, protein dan juga vitamin yang dibutuhkan anak.

“Ini masih uji coba. Saya ingin mendapatkan masukan dari semua pihak. Semoga semua berjalan dengan lancar dan memberi manfaat untuk generasi bangsa,” pungkas Gibran.

PPP Deklarasi Jihad, Komitmen Menangkan Khofifah-Emil Pada Pilgub Jatim 2024

0
kader dan pengurus PPP Jatim deklarasi jihad memenangkan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak. foto: istimewa.

SURABAYA – Jajaran kader dan pengurus DPW PPP melakukan deklarasi jihad untuk memenangkan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak saat gelaran Musykerwil PPP Jatim dan Deklarasi Dukungan dan Pemenangan Khofifah-Emil di Surabaya, Rabu (31/7/2024).

Sebagaimana dibacakan oleh Kiai Mujahid Ansori, DPW PPP Jatim menyatakan pemenangan Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim 2024 adalah jihad di jalan Allah dengan berdasar lima alasan.

“Yang pertama, DPW PPP Jatim memandang kepemimpinan Khofifah-Emil di periodd 2019-2024 telah menurunkan angka kemiskinan Jawa Timur secara signifikan,” kata Mujahid.

Kedua DPW PPP Jatim memandang bahwa program beasiswa yang diberikan untuk guru diniyah dan dan juga di kampus-kampus pesantren yang digagas oleh Khofifah-Emil telah berhasil memajukan pendidikan Jawa Timur.

“Berikutnya yang ketiga, DPW PPPJatim memandang bahwa penguatan UMKM, investasi dan pengembangan SDM pada kepemimpinan Khofifah Emil berhasil memajukan masyarakat Jawa Timur. Keempat bahwa kepemimpinan Kabupaten Emil 2019-2024 berhasil membawa Jawa Timur menjadi lumbung pangan nasional,” tegasnya.

Kemudian yang ke lima, DPW PPP Jatim juga memandang bahwa percepatan pembangunan di Jatim yang seperti di Selingkar Wilis, Gerbangkertasusila dan juga rencana pembangunan Islamic Science  Park sebagaimana tertuang dalam Perpres 80 tahun 2019 harus dipastikan keberlangsungannya.

“Berpijak dari pokok-pokok pikiran di atas maka demi kesinambungan dan keberlanjutan pada prestasi tersebut maka dengan ini DPW PPP Jatim menyatakan berjihad untuk kemenangan Khofifah dalam Pilgub Jatim 2024,” ucapnya.

Menyambut hal itu, Plt Ketua Umum DPP PPP Muhammad Mardiono menegaskan bahwa seluruh elemen dan jajaran kader PPP harus komitmen mewujudkan kemenangan Khofifah-Emil.

“Bahwa kita memberikan dukungan politik adalah bukan semata-mata dukungan administrasi tapi kita harus bekerja untuk pemenangan calon  yang kita dukung baik itu untuk Gubernur maupun untuk pemilihan kepala daerah di kabupaten kota,” tegasnya.

Dikatakannya seluruh kader harus mencerminkan bahwa PPP adalah partai yang berlandaskan Islam yang senantiasa terus akan mentaati apa apa yang sudah dicontohkan oleh guru-guru pendiri PPP.

Menanggapi Deklarasi Jihad ini, Khofifah yang hadir langsung dalam Musykerwil tersebut menyampaikan terima kasih dan apresiaisnya. Pihaknya pun menyatakan komitmen yang sama bahwa Khofifah-Emil akan bekerja keras untuk ikhtiar kemenangan di Pilgub Jatim mendatang.

“Kami sampaikan terima kasih PPP telah memberikan amanat pada kami. Kami siap bekerja keras menjalankan amanah yang diberikan,” tegas Khofifah.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini juga menyebut bahwa Deklarasi jihad yang dibacakan malam ini adalah jihad bersama untuk kemenangan masyarakat Jatim.

Ditegaskan Khofifah, pihaknya sampai saat ini juga terus melakukan perumusan program strategis untuk pembangunan Jatim ke depan. Perumusan itu dilakukan dengan melibatkan para pakar di Jatim, konsultan dan juga aspirasi serta masukan dari banyak pihak termasuk dari partai pengusung Khofifah-Emil.

“Kami juga akan menyiapkan bedah konsep pembangunan Jatim. Kami sudah menyerap pemikiran pemikiran para tokoh dan sudah dikompilasi. Semua akan masuk dalam program program yang akan kami sampaikan saat kampanye dan insya allah jika Allah paring ridho akan menjadi program strategis Pemerintah Provinsi Jatim lima tahun mendatang,” pungkas Khofifah.