JOMBANG, TelusuR.ID – Tanggal 17 Agustus 2024 nanti Indonesia genap berusia 79 tahun. Kemerdekaan yang didapat dari perjuangan melawan penjajahan diproklamirkan oleh Soekarno Hatta yang disambut pekik merdeka dari seluruh bangsa. Merdeka dari penjajah dan penguasaan asing pada perkembangannya bangsa ini harus menghadapi penjajahan baru, yaitu oleh paham asing yang menguasai Indonesia.
Ormas lintas agama budaya dan kebhinekaan PNIB melalui ketua umumnya, Gus Wal menyampaikan beberapa pernyataan penting menyambut hari kemerdekaan RI ke 79
“Lepas dari penjajah militer bukan berarti tidak ada penjajah lain yang datang. Faham khilafah dan Wahabi yang masuk ke Indonesia tanpa kita sadari merupakan bentuk penjajahan ideologi bangsa. Mereka berniat mengganti ideologi bangsa dengan paham asing mengatasnamakan Agama. Ini nyata terjadi dan menjadi bahan perenungan kita di usia ke 79 tahun” ungkap Gus Wal dalam wawancara melalui sambungan telepon.
Paham Wahabi dan Khilafah yang melahirkan bibit intoleransi antar umat beragama, menurut Gus Wal lebih dari sekedar menjajah namun melakukan penghapusan perbedaan yang ada.
“Berabad-abad kita hidup dalam tradisi kebhinekaan yang harmoni, itulah Nusantara dengan keunikan budayanya. Kedatangan imigran Yaman membuat kerukunan bersama itu berubah menjadi kerumunan yang saling bertentangan. Pembelokan sejarah bangsa oleh imigran Yaman sebagai kaum yang paling berjasa adalah pemutar balikan fakta sejarah. Itulah penjajahan budaya yang masih kita rasakan dan gelisahkan sampai saat ini” lanjut Gus Wal.
Di hari kemerdekaan RI ke 79 ini, Gus Wal dan PNIB senantiasa mengingatkan kita untuk kembali kepada jatidiri bangsa. Menghadapi penjajahan kelompok Wahabi dan Khilafah butuh perjuangan yang tidak mudah.
“Kita Indonesia, Kita merah putih, Kita Pancasila. Saatnya kita merdeka dari penjajahan kelompok sarapatigenah dalam bentuk apapun. Jangan pernah mau tunduk pada doktrin-doktrin impor menyesatkan yang berujung pada perpecahan bangsa. Intoleransi, radikalisme, separatisme dan terorisme adalah musuh kita bersama. Musuh dalam selimut yang sulit mendeteksi namun benar-benar ada di sekitar kita. Saatnya Indonesia tanpa koma, Indonesia setara yang menghargai perbedaan. Itulah kemerdekaan yang sesungguhnya” harapan Gus Wal menutup pernyataannya.
JOMBANG, TelusuR.id – Tiga pengedar pil koplo di Jombang berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Jogoroto. Berkat penangkapan itu, polisi juga berhasil menyita 685 butir pil dobel L dan Y dari tangan para pelaku.
Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi melalui Kasi Humas Iptu Kasnasin mengungkapkan, awalnya awalnya anggota Unit Reskrim Polsek Jogoroto mencurigai FA yang duduk di depan SDN Tambar, Desa Tambar, Jogoroto pada Selasa (06/08/024) pukul 00.15 WIB. Anggota pun mendatangi FA dan memeriksanya.
“Dari saksi FA ditemukan barang bukti berupa 1 bungkus plastik klip berisi 8 butir pil dobel L, dan 1 bungkus plastik klip lainnya berisi 7 butir pil dobel L,” ujarnya, Jumat (09/08/2024).
Kepada polisi, FA mengaku membeli pil koplo itu dari FAS (25), warga Dusun Tanggungan, Desa Bandung, Diwek seharga Rp 30 ribu untuk 10 butir dobel L. Berdasarkan pengakuannya, polisi bergerak cepat memburu FAS. Ia pun diringkus di kediaman saat itu juga.
“Petugas menemukan dan menyita sejumlah barang bukti berupa 2 bungkus plastik masing-masing berisi 8 butir Pil LL dan 1 Unit HP merk OPPO A16 warna silver dari tangan FAS,” ungkap Kasnasin.
Tidak berhenti di situ, polisi mengembangkan 2 pengedar pil koplo lainnya dari hasil pengakuan FAS. Mereka adalah MRZ (25), dan MYM (21) yang sama-sama warga Desa Ngumpul, Jogoroto.
Dari penangkapan kedua pengedar ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti pil dobel L sebanyak 200 butir. Tidak hanya pil dobel L, polisi juga menemukan 497 butir pil kolo Y.
Selain itu, polisi juga menyita barang bukti lain berupa 2 unit HP merek OPPO beserta SIM card, dan uang tunai senilai Rp 650 ribu.
Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 435 UU RI No 17 tahun 2023 tentang kesehatan. “Ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun atau pidana denda paling banyak Rp 5 miliar,” tandasnya.
Dengan adanya peristiwa ini, Iptu Kasnasin mengatakan Polres Jombang mempunyai komitmen untuk tidak memberi ruang terhadap para pengedar Narkoba di Kota Santri ini. Sebab, Narkoba dapat merusak generasi muda yang harus diperangi.
“Pihaknya peringatkan, kepada siapa saja yang terlibat dengan narkoba akan ditindak tegas. Ini bentuk komitmen melindungi generasi muda dari bahaya Narkoba,” pungkasnya.
JOMBANG, TelusuR.id – Polres Jombang kembali sukses meraih 2 penghargaan sekaligus. Penghargaan itu berasal dari Kapolri dan Kapolda Jatim terkait kinerja jajaran Polres Jombang.
Penghargaan pertama berasal dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Penghargaan ini diberikan kepada Polres Jombang karena berhasil mendapatkan nilai indikator kinerja pelaksanaan anggaran (IKPA) 100 atau sempurna Tahun Anggaran 2023.
Penghargaan kedua berasal dari Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto kepada Polres Jombang sebagai satker terbaik nomor 2 pelaksanaan Sistem Aplikasi Sumber Daya Manusia Berkeunggulan (Siap Semeru) Polda Jatim periode Juli 2024.
Dua pengharagaan itu diberikan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto kepada Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi saat kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Sitkamtibmas dan Kesiapan Operasi Mantab Praja Semeru Tahun 2024 di Prigen Pasuruan, Selasa (6/8/2024).
Aplikasi Siap Semeru diluncurkan Biro SDM untuk mengawasi kinerja anggota Polri. Sebab Aplikasi ini mempunyai fitur untuk melaporkan hard dan soft competency, inovasi, serta prestasi anggota polisi. Begitu juga rapor kinerja unsur pimpinan dan laporan kegiatan.
AKBP Eko Bagus Riyadi mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut. Menururnya, penghargaan tersebut bisa menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Jombang untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan di masa depan.
“Kami akan terus berupaya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas dalam pengelolaan anggaran demi pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Ini merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras seluruh Satker Polres Jombang dalam mengelola anggaran dengan tranparansi dan akuntabilitas,” ujarnya, Rabu (07/08/2024).
Ia berharap, dengan adanya penghargaan ini tentunya menjadi motivasi besar dan mendorong seluruh satker di Polres Jombang bekerja lebih baik lagi. Dan juga beradaptasi sesuai dengan perkembangan dan regulasi serta tuntutan terkait pengelolaan anggaran demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Semoga ini bisa menjadi motivasi serta wujud nyata apresiasi dari Bapak Kapolda Jatim bagi personil Polres Jombang untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas dan bekerja yang lebih baik lagi,” jelasnya.
H. Irwan Setiawan, Ketua DPW PKS Jatim menyerahkan SK DPP kepada Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai Calon Bupati Sumenep. foto: istimewa.
SURABAYA, TelusuR.id – Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) kembali mengeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk calon kepala daerah di Jawa Timur. SK itu diberikan kepada Hari Wuryanto untuk Kabupaten Madiun dan Achmad Fauzi Wongsojudo untuk Kabupaten Sumenep.
SK itu diberikan langsung oleh Ketua DPW PKS Jawa Timur, Irwan Setiawan di Kantor DPTW PKS Jatim, di kawasan Gunung Anyar, Surabaya pada 5 Agustus 2024.
Dalam kesempatan itu, Hari Wuryanto ditemani oleh Bakal Calon Wakil Bupati Purnomo Hadi, sementara Fauzi ditemani Bakal Calon Bupati KH Imam Hasyim.
“Calon kepala daerah yangmenerima surat keputusan ini sudah menyatakan kesiapannya mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, siap bekerja keras untuk kepentingan rakyat,” kata Irwan, dalam keterangannya, Selasa (6/8/2024).
PKS kata Irwan, menyakini kesiapan kedua pasangan Cakada yang diusung PKS tersebut. Ia menyatakan kedua pasangan ini siap untuk senantiasa menjaga integritas dalam setiap langkah dan keputusan dan memberikan pelayanan maksimal kepada Masyarakat.
Pria 48 tahun itu juga menyampaikan kesiapan kedua pasangan yang mendapatkan SK untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas serta berkomitmen untuk kesejahteraan rakyat.
H. Irwan Setiawan, Ketua DPW PKS Jatim menyerahkan SK DPP kepada Hari Wuryanto sebagai Calon Bupati Madiun. foto: istimewa.
“Kami percaya dengan komitmen dan kerja keras, dapat membawa perubahan positif dan mewujudkan harapan masyarakat. PKS akan selalu mendukung dan bekerja bersama dalam setiap langkah perjuangan ini,” ucap pria yang akrab disapa Kang Irwan itu.
Hari Wuryanto menyampaikan terima kasihnya telah dipercaya berjuang bersama PKS untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Madiun.
“Kami ingin membangun Madiun bersama-sama. Alhamdulillah dapat support luar biasa dari PKS dan kami harus bertanggungjawab atas amanah yang diberikan pada kami ini,” tutur Hari.
Senada dengan Hari, Achmad Fauzi juga menyampaikan terima kasihnya bahwa PKS selama ini terus membersamai.
“Terima kasih karena sudah sampai di proses pemberian SK. Kebersamaan PKS dilanjutkan bersama untuk mengemban amanah melanjutkan sesuatu yang diharapkan bersama,” pungkasnya.
Dalam penyerahan SK itu, Irwan ditemani oleh Sekretaris DPW PKS Jatim, Ahmadi serta Ketua DPD PKS Kabupaten Madiun, Jumadi dan Ketua DPD PKS Sumenep, Rimbun Hidayat. Keduanya ditemani pengurus harian.
Tim Satpol PP Jombang bersama Bea Cukai Kediri mengamankan ratusan bungkus rokok ilegal, Senin (8/7).
Jombang, TelusuR.id – Perang terhadap peredaran terus di lakukan Pemkab Jombang bersama dengan Bea Cukai Kediri, melihat keseriusan dan penindakan tegas oleh tim operasi gabungan pemkab Jombang dan Bea cukai Kediri pada peredaran rokok ilegal di Jombang. Sekdakab Jombang, Agus Purnomo, mengapresiasi tim operasi yang berhasil mengamankan 3.900 batang rokok ilegal yang beredar di Kabupaten Jombang.
Pemkab Jombang akan terus berupaya untuk mengempur peredaran rokok ilegal.
’’Kami sangat mengapresiasi dan kerjasama tim operasi baik dari Satpol PP, Bea Cukai Kediri maupun Polres Jombang yang terus berupaya menggempur peredaran rokok ilegal,’’ kata Sekdakab Jombang, Agus Purnomo.
Koordinasi dan kerjasama dengan baik ini akan terus dilakukan untuk meraih tujuan yang sama.
’’Operasi ini memang terus dilakukan. Dan itu saling berkoordinasi dan bekerjasama,’’ bebernya.
Sebelum melakukan razia, ada deteksi yang dilakukan Satpol PP Jombang.
Pada saat melakukan razia melakukan koordinasi dengan Bea Cukai Kediri.
’’Setelah mendapat persetujuan dari Bea Cukai Kediri langsung melakukan operasi bersama seperti hari ini (kemarin, Red),’’ terangnya.
Dari hasil operasi tersebut tim operasi berhasil mengamankan ribuan batang rokok ilegal.
’’Dari laporan yang saya terima, berhasil menyita 3.900 batang untuk barang bukti. Kemudian selanjutnya akan diserahkan ke Bea Cukai Kediri,’’ bebernya.
Pihaknya juga menghimbau kepada pedagang agar tidak lagi menjual rokok ilegal.
’’Selain merugikan masyarakat juga merugikan negara. Tindakan itu juga melanggar hukum dan sanksinya pidana,’’ tandasnya.
Masyarakat mempunyai peranan yang sangat penting untuk ikut serta memberantas rokok ilegal.
’’Bisa menolak atau tidak membeli rokok itu. Atau bahkan bisa melaporkan apabila ada temuan peredaran rokok ilegal,’’ ungkapnya.
acara Sosialisasi gempur rokok Ilegal yang digelar Pemkab Jombang bersama Bea Cukai Kediri di Mapolres Jombang (28/6)
Jombang, TelusuR.id – Dalam upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal di wilayah kabupaten Jombang, Pemkab Jombang terus mendorong dan mendukung upaya pihak terkait untuk terus melakukan razia dan penindakan peredaran rokok ilegal.
Dukungan dan dorongan itu, diberikan karena bagi Pemkab Jombang, rokok ilegal bukan hanya merugikan kesehatan, namun juga merugikan negara.
“Selain merugikan masyarakat juga merugikan negara. Tindakan itu juga melanggar hukum dan sanksinya pidana,” ungkap Sekdakab Jombang Agus Purnomo.
Agus menjelaskan, pemberantasan peredaran rokok ilegal ini akan terus dilakukan pemkab Jombang bersama instansi terkait.
“Kita sudah seringkali memberikan sosialisasi kepada masyarakat, juga melalui sejumlah kegiatan razia juga,” lontarnya.
Termasuk bersama bea Cukai, Agus menyebut akan terus menggelorakan pemberantasan peredaran rokok ilegal ini.
“Di Jombang, Satpol PP terus melakukan pemataan dan pemantauan, tindakan akan juga dilakukan saat dinilai dibutuhkan, begitupun dengan teman-teman di bea Cukai kediri,” pungkasnya.
Sementara itu, Bea Cukai Kediri Bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Jombang, Bea Cukai Kediri menyelenggarakan sosialisasi gempur rokok ilegal yang dilaksanakan di Polres Jombang (28/06).
Kedua sosialisasi yang diselenggarakan ini dikemas dalam bentuk olah raga senam dan jalan santai bersama.
Andyk Budi Widodo selaku narasumber dalam sosialisasi ini menegaskan bahwa sinergi dan kolaborasi yang harmonis antar instansi sangat diperlukan terutama yang bertujuan untuk mengamankan hak-hak negara.
“Bea Cukai tidak sendiri, kita saling membantu bahu membahu dalam upaya pemberantasan rokok ilegal” ungkap Andyk
Andyk juga menjelaskan bahwa sosialisasi tidak melulu dilakukan dalam bentuk tatap muka. Bisa dalam bentuk event seperti kegiatan olah raga dan pementasan kesenian lain.
Hal ini berdasarkan survey bahwa masyarakat lebih bisa menyerap materi sosialisasi bila dikemas dalam kegiatan yang menyenangkan dan menghibur.
Dari event olahraga ini Andyk berharap semua materi yang disampaikan secara lisan maupun dalam bentuk media cetak bisa terserap oleh masyarakat. Sehingga peredaran rokok ilegal di wilayah Kab. Jombang bisa ditekan sampai titik terendah.
SURABAYA, TelusuR.id – Bakal Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar pertemuan dengan keluarga besar Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PPGI) dan Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Jawa Timur di Surabaya pada 4 Agustus 2024.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh 40 orang pendeta dari berbagai kabupaten/ kota tersebut, Khofifah mengajak jajaran pendeta yang tergabung dalam PPGI maupun PGLII untuk bersama sama membangun harmonious partnership demi terwujudnya kedamaian dan kesejahteraan warga masyarakat Jatim.
“Pentingnya ada pertemuan semacam ini adalah agar ada meeting of mind atau titik temu cara pandang antara kita bersama. Apa yang menjadi rekomendasi tersampaikan sehingga muncul yang namanya mutual understanding,” kata Khofifah, dalam keterangannya, Senin (5/8/2024).
“Ketika sudah muncul mutual understanding maka solusi akan semakin mudah dicari. Dengan begitu juga akan muncul mutual trust dan mutual respect. Bangunan ini akan menciptakan harmoni di antara kita semua,” imbuh Khofifah.
Lebih lanjut wanita yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini menegaskan bahwa keberagaman Indonesia adalah sebuah kekuatan. Namun dengan catatan dalam keberagaman tersebut harus tercipta keseimbangan dan saling menguatkan. Yang mana kekuatan ini sangat penting dalam mewujudkan kemajuan pembangunan Jawa Timur.
“Bagi kita sangat penting untuk menempatkan Jatim sebagai center of gravity. Saya sering menyampaikan bahwa ketika IKN resmi difungsikan maka defacto ibu kota negara Indonesia adalah Jawa Timur. Mengingat sektor pendidikan maupun kesehatan di Jatim relatif memenuhi standart internasional,” tegasnya
Bakal Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar pertemuan dengan keluarga besar PPGI dan PGLII Jawa Timur di Surabaya. foto: istimewa.
Oleh sebab itu, Khofifah sering menyampaikan setiap ada pergantian pejabat seperti , Kapolda , Pangdam V Brawijaya, Kajati, Pangdivif 2 Kostrad serta Pangko Armada II, bahwa Jatim tidak boleh batuk. Karena jika batuk maka droplet nya akan sampai ke ibukota.
“Harmonious partnership harus kita bangun. Terutama untuk menyelesaikan kerja-kerja yang telah kita inisiasi bersama selama lima tahun ke belakang. Karena masih ada PR besar yang harus kita selesaikan, salah satunya yaitu masalah ketimpangan percepatan pembangunan Utara dan wilayah selatan,” tegasnya.
Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu mengatakan bahwa wilayah selatan cenderung lebih lambat kecepatan pembangunan dan kemajuan ekonominya dibandingkan wilayah utara. Hal ini tidak terjadi di Jawa timur saja melainkan juga di provinsi lain di Indonesia bahkan di tataran negara negara dunia. Bahkan di tataran internasional atau global ada organisasi khusus yang merupakan kumpulan kolaborasi negara selatan – selatan (south south collaboration) untuk menggenjot percepatan pembangunan wilayah selatan.
“ Dalam lima tahun kepemimpinan kami kemarin sebenarnya sudah ada prioritas untuk pengembangan dan pembangunan di wilayah selatan Jawa timur salah satunya adalah dengan inisiasi pembangunan kawasan Selingkar Wilis,” tutur Khofifah.
Tidak hanya itu dalam kesempatan ini Khofifah juga menyampaikan bahwa Pekerjaan rumah yang juga harus diselesaikan adalah terkait percepatan peningkatan kualitas SDM. Dari segi indeks pembangunan manusia (IPM) selama lima tahun ke kepemimpinan Khofifah, memang telah banyak meningkat secara signifikan.
Salah satunya di bidang pendidikan. Di sektor ini bahkan legacy yang sangat prestisius yang berhasil dilakukan Khofifah salah satunya adalah dibukanya kampus King’s College London di KEK Singhasari Malang. Yang saat ini sudah selesai proses rekrutmennya dan siap dimulai kegiatan perkuliahan di bulan September 2024.
“Banyak yang tidak percaya Jawa Timur berhasil menggandeng KCL untuk membuka kampus di Jawa Timur. Namun dengan semangat agar SDM Jawa timur bisa meningkat di tengah perkembangan yang pesat di sektor industri manufaktur maka alhamdulillah KCL bisa membuka kampusnya di Jawa timur,” ungkapnya.
Pada bulan September 2024 ini akan dimulai untuk dua program studi yaitu program studi digital economi dan digital future. Dua prodi ini sangat prestisius untuk diikuti oleh masyatakat Jatim.
Dikatakannya bahwa mencangkok atau mempercepat peningkatan kualitas SDM di Jatim adalah sebuah kebutuhan yang tidak bisa ditunda tunda. Sebab per Mei 2024 ini, sektor industri manufaktur Jatim sudah mencapai 35 persen. Jauh di atas capaian nasional karena Presiden Jokowi sempat menyampaikan bahwa target industri manufaktur di Indonesia di tahun 2045 harus mencapai 30 persen. Sedangkan Jatim sudah mencapai 35 persen di Mei tahun 2024.
“Maka meningkatkan kualitas SDM tidak bisa lagi ditawar. Karena jangan sampai anak-anak Jatim menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan industri manufaktur Jatim,” ucapnya.
Di akhir Khofifah Kembali menyampaikan bahwa kesejahteraan dan pembangunan Jawa timur tidak bisa dilakukan tanpa adanya harmonious partnership di antara semua pihak.
“Mari bergandengan tangan, menjaga kondusivitas Jatim, mewujudkan kemajuan pembangunan warga masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.
SURABAYA, TelusuR.id – Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan menegaskan bahwa seluruh elemen PKS, harus memenangkan pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024.
Perintah itu ditegaskan Irwan saat memberikan sambutan dalam Pelantikan Anggota Madya dan Dewasa pada 4 Agustus 2024 di Aula DPTW PKS Jatim.
“Untuk Pilgub kita punya tugas memenangkan pasangan bu Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak. Untuk kabupaten-kota masing-masing daerah juga punya pasangan yang harus dimenangkan,” kata Irwan dalam keterangannya, Senin (5/8/2024).
Pria yang akrab disapa Kang Irwan itu melanjutkan, agar terus menguatkan SDM di seluruh struktur hingga di level DPRa di tingkat desa.Karenannya, ia meminta agar seluruh elemen PKS memperhatikan empat hal.
Pertama, memperkuat sinergi dan kolaborasi. Menurutnya, PKS sebagai sebuah keluarga besar, harus saling mendukung dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Irwan kemudian juga meminta agar seluruh anggota terus berupaya membangun kolaborasi dengan berbagai elemen bangsa yang lain, baik dalam skala kecil maupun luas.
Kedua, meningkatkan kualitas diri.
Sebagai kader PKS, harus terus belajar dan berkembang, baik dalam hal ilmu pengetahuan, keterampilan, maupun akhlak.
“Jadilah teladan yang baik di tengah masyarakat, sehingga mereka dapat melihat bahwa PKS adalah partai yang membawa kebaikan dan perubahan positif,” kata alumnus FISIP Unair ini.
Ketiga, bekerja keras dan berikhtiar.
Di poin ini, Irwan meminta seluruh anggota PKS agar turun ke lapangan, mendengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat, serta memberikan solusi yang nyata.
“Dengan demikian, kita dapat mewujudkan visi dan misi PKS dalam membangun masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera,” tegasnya.
Bagi Irwan, anggota PKS, harus berusaha menjawab dan menghadapi tantangan untuk tetap menjadi relevan dengan kondisi yang ada saat ini.
Menurutnya, tugas anggota PKS bukan hanya ada di lima tahunan yaitu pemilu dan pilkada, namun ada tugas yang melekat yaitu melakukan pembinaan, pelayanan dan pembelaan kepada masyarakat.
Keempat, menjaga niat yang ikhlas.
Ia berpesan bahwa segala upaya dan perjuangan harus didasari oleh niat yang ikhlas karena Allah SWT.
“Mari kita selalu mengingat tujuan akhir kita, yaitu mendapatkan ridha-Nya dan meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat,” pesannya.
Dalam pelantikan tersebut, semua anggota yang dilantik membacakan ikrar pelantikan salah satunya menyatakan janji setia kepada Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
“Semua anggota yang dilantik menyatakan janji setia kepada Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Itu berarti mereka siap berjuang bersama PKS untuk membela bangsa dan negara Serta berkontribusi untuk bangsa dan negara,” pungkas Kang Irwan.
SURABAYA, TelusuR.id – Relawan Pro Jokowi (Projo) menyatakan dukungan dan kesiapannya untuk all out memenangkan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak dalam Pilgub Jatim 2024.
Sebagai bentuk nyata dukungan tersebut, Sekjen DPP Projo Handoko beserta jajaran DPD Projo Jatim secara khusus bertandang ke kediaman Khofifah di kawasan Jemursari Surabaya, Sabtu (3/8/2024) malam.
Dalam kunjungan yang disambut hangat oleh Khofifah tersebut, dilakukan diskusi strategis untuk merumuskan pemenangan Khofifah-Emil sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim lima tahun mendatang.
“Kami dari Projo melakukan kunjungan ke Surabaya malam ini tak lain untuk menyongsong Pilgub Jatim. Dalam hal ini kami menyatakan dukungan untuk pasangan Ibu Khofifah dan Bapak Emil Dardak,” kata Handoko.
“Hal ini sekaligus menjadi pesan bagi seluruh Projo Jatim untuk bekerja sekuat tenaga demi kemenangan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim,” imbuhnya.
Lebih lanjut Handoko menegaskan bahwa Projo sudah berpengalaman banyak dalam membantu pemenangan kepala daerah. Hal ini karena jaringan relawan Projo yang tersebar di seluruh daerah dan tersistematis arah gerakannya.
Karenanya, ke depan segala langkah teknis yang strategis ditegaskan Handoko, siap untuk dilakukan oleh Projo. Mulai dari deklarasi dan juga melakukan langkah-langkah taktis di lapangan.
“Kami akan mengaktivasi posko-posko Projo di seluruh daerah. Karena posko kami banyak sekali dan tersebar di seluruh kabupaten kota. Dan akan kami aktivasi kembali untuk memenangkan Ibu Khofifah,” ujarnya.
Jaringan relawan ini dikatakan Handoko tak ubahnya seperti mesin pemenangan yang saat ini siap untuk dipanasi dan beraksi begitu proses kampanye Pilgub Jatim dimulai.
Menyambut pernyataan dukungan dari Relawan Projo, Khofifah mengaku berterima kasih dan menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, dukungan Projo menjadi penguatan strategis dalam barisan pemenangan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim mendatang.
“Tentu ini menjadi energi luar biasa bagi kami, saya dan Mas Emil, untuk berikhtiar lebih maksimal lagi untuk mencapai pemenangan Pilgub Jatim mendatang,” tegas Khofifah.
Mantan Menteri Sosial era Kabinet Kerja Presiden Jokowi ini menyebut bahwa kekuatan Relawan Projo tak perlu dikhawatirkan lagi. Mereka terbukti militan, solid dan berkomitmen dalam mendukung calon kepala daerah. Bahkan menurut Khofifah Projo memiliki power yang kuat untuk menggerakkan relawan hingga lini paling bawah.
Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu mengungkapkan dukungan Projo menjadi penguat bagi pihaknya. Karena kekuatan Projo ini tidak beririsan dengan komunitas yang ia berproses di dalamnya seperti Muslimat dan juga NU.
“Sehingga sekali lagi terima kasih. Mari bergandengan tangan, mempererat barisan, mewujudkan kemenangan Khofifah-Emil, mewujudkan kemenangan masyarakat Jawa Timur,” pungkas Khofifah.
JOMBANG, TelusuR.id – Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Se Jatim menggelar pertemuan membahas strategi penguatan kinerja organisasi dalam masa periode 2024-2026 pada 3 Agustus 2024 di arena Konferwil XVIII NU Jatim di komplek Pesantren Tebuireng, Jombang.
Pertemuan ini bertujuan untuk menyatukan visi dan misi, serta merumuskan program kerja yang lebih efektif dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu penting dibahas. Pertama, peningkatan transparansi dan akuntabilitas: Lazisnu berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dalam pengelolaan dana zakat dan infak, serta memperkuat sistem akuntabilitas untuk memastikan dana tersebut digunakan secara tepat sasaran.
Kedua, pengembangan program pemberdayaan: Lazisnu akan fokus pada pengembangan program pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan, bantuan modal usaha, dan program kesehatan.
Ketiga, penguatan sinergi dengan berbagai pihak: Lazisnu akan memperkuat sinergi dengan pemerintah, lembaga filantropi, dan berbagai pihak terkait untuk meningkatkan dampak sosial dari program-program yang dilaksanakan.
“Kami berharap pertemuan ini dapat menjadi momentum bagi Lazisnu Jawa Timur untuk semakin solid dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Ketua Lazisnu Jawa Timur, Afif Amrullah, dalam keterangannya, Ahad (4/8/2024).
Ketua Lazisnu Surabaya, Mohammad Mukhrojin menambahkan, dengan solidnya kinerja Lazisnu PCNU Kota Surabaya, Lazisnu PCNU Se Jawa Timur dan Lazisnu PWNU Jawa Timur, diharapkan dapat semakin banyak masyarakat yang terbantu dan merasakan manfaat dari pengelolaan zakat dan infak yang lebih baik.
“Melalui sinergi yang kuat, kami berkomitmen menjadikan Lazisnu sebagai lembaga filantropi yang terpercaya dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutur Mukhrojin.