Jombang, TelusuR.id – Dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-76 Polwan Republik Indonesia tahun 2024, Polwan Polres Jombang menggelar kegiatan sosial. Adapun kegiatannya yakni, melaksanakan bakti sosial dan bakti religi membersihkan beberapa tempat ibadah.
Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi melalui Kasihumas Iptu Kasnasin mengatakan bahwa Bakti Religi yang dilakukan dalam rangka menyambut hari jadi Polwan RI ke -76.
“Ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-76 Polwan RI tahun 2024 di Polres Jombang,”,ujar Iptu Kasnasin, Rabu (21/8/2024).
Melalui kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Religi ini, tidak hanya memperingati HUT ke-76 Polwan, tetapi juga meningkatkan solidaritas dan kerjasama antara Polisi dan masyarakat.
Selain bersih – bersih, juga memberikan alat kebersihan dan tali asih kepada pengurus Gereja, pengurus Klenteng dan Takmir Masjid.
Menurut Iptu Kasnasin, kegiatan ini dilakukan sebagai wujud bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan upaya menghadirkan Polri dalam setiap lini masyarakat. Sebagai anggota Polri, ia memandang, tugas yang diemban tidak hanya sebagai pengayom dan penegak hukum, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat.
“Polri harus memberikan pelayanan yang maksimal, tak terkecuali Polwan yang memiliki peran penting, sudah selayaknya memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan pendekatan humanisnya,” jelasnya.
Kasihumas Polres Jombang menambahkan, selain kegiatan Bakti Religi atau bansos, dalam rangkaian menyambut Hari Jadi ke 76 Polwan RI, Polres Jombang melaksanakan berbagai kegiatan lain seperti anjangsana, olahraga bersama, donor darah, baksos, Goes to School, Patroli Harkamtibmas, Tabur bunga di TMP Kusuma Bangsa Jombang dan sejumlah kegiatan lainnya.
“Harapannya dapat memberikan dampak positif dan inspirasi bagi masyarakat untuk selalu bekerja sama dalam menjaga keamanan, ketertiban dan keharmonisan lingkungan”, kata Iptu Kasnasin.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polres Jombang berharap dapat terus berperan aktif dalam berbagai aksi sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang positif.
JOMBANG,TelusuR.id – Beragam kesenian daerah ditampilkan dalam pawai karnaval di Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (18/8/2024).
Iring-iringan karnaval terlihat gegap gempita dengan balutan pakaian penuh warna warni, sesuai tema yang diperankan masing-masing peserta. Selain membawa replika kendaraan militer seperti tank, kapal perang, pesawat tempur dan kapal selam, para peserta karnaval juga menggunakan berbagai macam kostum unik. Ada yang layaknya sebagai petani, pengantin, jemaah haji, hantu dan masih banyak lagi.
Ratusan peserta ikut berpartisipasi dalam pawai karnaval untuk memperingati hari kemerdekaan ke 77 tahun ini. Para peserta cukup semangat dan antusias mengikutinya.
Berbagai atraksi yang ditampilkan peserta pun membuat penonton berdecak kagum, hingga terkadang menimbulkan gelak tawa ratusan penonton di tepi jalan raya desa. Momen kemerdekaan tahun 2024 memang ditunggu masyarakat sekitar. Sebab, 3 tahun sebelumnya tidak ada hiburan lantaran masih pandemi COVID-19.
Adapun rute karnaval berjalan melewati di beberapa dusun dengan jarak tempuh sejauh 5 kilometer. Peserta ada yang jalan kaki, juga ada yang membawa kendaraan.
Pawai karnaval dimulai dari SDN Turipinggir 01 dan berakhir (finish) di balai pertemuan Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh. Keseluruhan peserta yakni adalah seluruh warga Desa Turipinggir yang ditotal ada 21 grup dalam gelaran pawai tahun ini. Peserta karnaval merupakan perwakilan tiap RT dan Lembaga pendidikan desa setempat.
Kepala Desa Turipinggir, Gunasir Wibowo mengatakan, karnaval budaya digelar untuk memperingati HUT ke 77 Kemerdekaan RI dan peserta menampilkan seni kebudayaan daerah. Menurut dia, kegiatan ini sangat mengobati kerinduan masyarakat yang telah lama dinantikan, sebab ,tradisi rutin itu sempat berhenti lantaran pandemi COVID-19.
“Antusias masyarakat sangat tinggi. Melalui karnaval ini diharapkan tali silaturahmi antar warga kian erat dan terawat,” kata Gunasir, Minggu (18/8/2024).
Sementara itu, Maimunah, salah satu warga yang menyaksikan karnaval mengaku sangat senang sekali.
“Warga sangat senang, mereka membuat macam-macam kreasi dalam karnaval untuk memeriahkan kemerdekaan tahun 2024 ini. Semoga karnaval tahun berikutnya kembali terlaksana,” ujarnya.
Jombang, TelusuR.ID – 50 santri meneguhkan diri untuk mengabdi kepada Nahdlatul Ulama (NU) dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui forum pembaiatan keanggotaan Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa (PSNU) Kabupaten jombang. Bertempat di padapepokan Pagar nusa Lingpasraga dusun kedung urip desa megaluh (17/08/2024), Mereka berjanji setia menjadi benteng ulama dan bangsa Indonesia, dengan mengedepankan akhlakul karimah dan ajaran aswaja.
“Syukur alhamdulillah kita bisa hadir di majlis yang mulia ini, semoga senantiasa diberikan barokah kepada para santri dan dicatat sebagai amal baik. Saya hanya menyampaikan semoga para kader bisa berkembang dan menjadi santri yang berkualitas,” ungkap Kang Yanto pembina padepolaan Pagar Nusa Lingpasraga.
Sementara itu, Ketua pc PSNU Pagar Nusa, H.abdurahim menyampaikan pesan kepada para anggota baru untuk menjadi kader yang militan. Penyebutan kader militan tidak secara tiba-tiba didapat, melainkan melalui proses yang panjang dengan waktu yang tidak sebentar.
“Pagar Nusa dilahirkan oleh kyai yang pendekar dan pendekar yang kyai. Akar lahirnya Pagar Nusa berasal dari pesantren, maka semua kader disebut santri. Nama santri tidak asal diberikan, namun penuh nilai-nilai luhur. Jadi kalian harus menunjukkan sikap seorang santri, salah satunya dengan berakhlakul karimah,” terang H.Abdurokhim
Hj. Khofifah Indar Parawansa mengundang Assyeikh Assayyid Afeefuddin Al-Jailani dalam Kajian Akhlak & Sholawat di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. foto: istimewa.
SURABAYA, TelusuR.id – Ketua Umum PP Muslimat NU yang juga Gubernur Jatim periode 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa secara khusus mengundang Pemegang Utama Mutawalli Masjid & Maqam Sultanul Aulia Al Sheikh Abdul Qadir Al-Jailani yaitu Assyeikh Assayyid Afeefuddin Al-Jailani dalam Kajian Akhlak & Sholawat di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, pada 16 Aguatus 2024.
Kajian ini digelar secara rutin ba’da salat Jumat dengan frekuensi dua bulan sekali mendatangkan langsung Syekh Afeefuddin yang berasal dari Baghdad Irak tersebut.
“Tentu ini sebuah kesempatan istimewa bahkan ada banyak masyarakat yang datang dari luar daerah khusus untuk mendengarkan kajian dari beliau. Insya allah Kajian Akhlak bersama Syekh Afeefuddin ini akan dilakukan setiap dua bulan sekali secara hybrid,” kata Khofifah dalam keterangannya, Ahad (18/8/2024)
Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini menjelaskan, sosok Syekh Afeefuddin adalah sosok yang begitu kuat di Baghdad yang membawahi maktabah alqodiriyah dan juga lembaga pendidikan yang ada di kawasan Makbaroh dan masjid Syekh Abdul Qadir Jailani.
“Mudah-mudahan beliau bisa terus hadir bersama kita untuk menyampaikan ajaran akhlak sebagaimana semangat yang beliau selalu gaungkan yaitu my morality my religion, my religion my morality yaitu Agamaku akhlakku, akhlakku agamaku,” imbuh Khofifah.
Lebih lanjut kajian perdana kali ini dikatakan Khofifah cukup istimewa karena digelar sehari sebelum peringatan hari kemerdekaan Indonesia yang ke-79. Diharapkan kajian ini ikut serta membangun dan menguatkan karakter dan moral bangsa Indonesia.
“Yang namanya iman memang bisa bertambah dan berkurang. Maka dari itu betapa penting sebuah siraman rohani, siraman spiritual terus dilakukan untuk menguatkan dan menambah keimanan kita semua. Semoga majelis ini menjadi majelis yang dirahmati Allah sehingga kita mendapatkan ilmu yang barokah,” kata Khofifah.
Di sisi lain, di kajian perdana ini, Syekh Afeefuddin membuka ceramahnya dengan pentingnya sebuah akhlak bagi seorang manusia dan juga bagi kehidupan di dunia. Bahkan ditegaskan Syekh Afeefuddin, inti dari Islam sendiri juga adalah tentang akhlak.
“Tema akhlak adalah tema umat Islam. Karena intisari dari Islam adalah akhlak. Oleh sebab itu Allah tidak memberikan sifat pada Rasulullah dengan ungkapan dia adalah ahli puasa dan ahli ibadah. Melainkan Allah memberikan padanya Rasulullah adalah ahli sifat ahli akhlaq yang baik,” tegasnya.
Lebih lanjut ia juga menjelaskan bahwa kalau dalam masalah ibadah adalah hubungan manusia dengan Allah. Namun dalam muamalah adalah hubungan manusia dengan hak orang lain. Dan ditegaskannya Allah memberikan pahala disana agar manusia bersikap baik pada manusia yang lain.
Hj. Khofifah Indar Parawansa mengundang Assyeikh Assayyid Afeefuddin Al-Jailani dalam Kajian Akhlak & Sholawat di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. foto: istimewa.
Ditegaskan Syekh Afeefuddin, manusia harus memiliki akhlak yang baik untuk kemudian diterapkan dalam hubungan dengan manusia yang lain. Oleh sebab itu dikatakan dalam Islam adalah anjuran untuk beramal saleh, yang mana beramal saleh pada orang lain itu yang menciptakan kemanusiaan di dunia.
Tidak sampai di sana, Syekh Afeefuddin kemudian memberikan nasihat tentang tiga amalan yang harus diterapkan umat Islam sebagai pemilik karakter dan akhlak yang baik.
“Suatu ketika ada orang saleh yang memberikan nasihat pada anaknya. Wahai anakku, katanya, dalam hidup kamu harus mengetahui tentang tiga hal ini dan harus kamu amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Syekh Afeefuddin.
“Yang pertama, makanlah dengan makanan yang terbaik. Kedua, tidurlah di tempat terbaik juga. Dan ketiga tinggallah juga di tempat yang terbaik. Kemudian anak ini bertanya pada sang ayah. Wahai ayah bagaimana aku bisa makan, tidur dan tinggal di tempat terbaik sementara kita ini orang yang tak mampu,” imbunya.
Syekh Afeefuddin kemudian menjelaskan bahwa nasihat sang ayah pada anaknya tersebut bukan karena mereka adalah keluarga yang kaya. Dan kata terbaik dalam tiga hal itu bukan dalam arti secara materi melainkan ada nilai di dalamnya.
“Jika engkau makan dalam kondisi lapar, maka makanan yang kamu makan itu akan jadi makanan terenak. Sama seperti ketika kamu puasa dan berbuka, maka makanan didepanmu saat buka itulah makanan yang terbaik,” terang Syekh Afeefuddin.
Begitu juga untuk nasihat yang kedua, tidurlah di tempat yang terbaik. Bukan berarti harus tidur di tempat yang penuh dengan kemewahan. Melainkan jika sesorang datang dari pekerjaan yang sangat melelahkan, dan pulang usai kerja dengan begitu kerasnya. Kemudian orang tersebut mengistirahatkan badan, hati dan pikiran mereka di tempat tidur untuk maka itulah tempat tidur yang paling baik.
“Seperti orang haji, setelah dari arafah untuk mabit maka tidurnya sangat lelah bahkan sepeti tidurnya ahlu kahfi. Bahkan mereka kadang tidur dalam kondisi berdiri,” ujarnya.
Begitu juga yang nasihat yang ketiga, tinggallah kamu di tempat tinggal yang terbaik. Bukan berarti harus tinggal di rumah besar dan mewah. Bukan juga harus rumah yang di dalamnya ada emas dan berlian.
“Tapi maksudnya adalah jika kau berbuat baik pada orang lain, dan orang itu kemudian mencintaimu, maka di saat itu kamu akan tinggal di tempat yang paling enak di dunia ini,” kata Syekh Afeefuddin.
H. Irwan Setiawan, Ketua PKS Jatim memimpin upacara bendera 17 Agustus di Rooftop Kantor DPTW PKS Jawa Timur. foto: istimewa.
SURABAYA, TelusuR.id – Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Irwan Setiawan menegaskan komitmennya untuk terus menjadi partai Islam rahmatal lil alamin untuk menjadi partai yang kokoh dan terdepan dalam melayani rakyat dan NKRI.
Hal itu disampaikan Irwan dalam sambutannya saat upacara bendera 17 Agustus di Rooftop Kantor DPTW PKS Jawa Timur.
“Saya ingin tegaskan bahwa komitmen PKS tak pernah luntur. PKS
insya Allah tegak lurus memegang jati diri sebagai Partai Islam
Rahmatan Lil ‘alamin yang kokoh dan terdepan dalam melayani rakyat dan
NKRI,” kata Irwan dalam keterangannya dikutip TelusuR.id, Minggu (18/08).
Dia menegaskan bahwa PKS akan berjuang melalui panggung politik menjadi partai pelopor dalam mewujudkan cita-cita nasional bangsa
Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Dalam kesempatan itu, Irwan membacakan amanat Presiden PKS Ahmad Syaikhu yang dibacakan dalam upacara bendera di DPP PKS. Irwan meminta kepada seluruh struktur, pengurus, anggota, dan simpatisan PKS di seluruh Indonesia untuk melayani masyarakat tiada henti, melayani
dengan setulus hati.
Ia juga berpesan kaser PKS harus selalu sigap memberi bantuan bagi korban di saat bencana, mengadakan berbagai kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan,
mengadvokasi dan membela masyarakat.
“Karenanya, PKS siap mengusung calon terbaiknya yang memiliki kredibilitas, kapasitas, dan elektabilitas untuk maju sebagai kandidat Calon Gubernur atau Wakil Gubernur, Calon Walikota atau Wakil Walikota, serta Calon Bupati atau Wakil Bupati di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Irwan.
H. Irwan Setiawan, Ketua PKS Jatim memimpin upacara bendera 17 Agustus di Rooftop Kantor DPTW PKS Jawa Timur. foto: istimewa.
Irwan mengungkapkan PKS terbuka mendengarkan aspirasi dan masukan dari para tokoh keumatan dan kebangsaan, serta elemen masyarakat lainnya terkait dengan permasalahan masyarakat.
“Dalam momen baik ini, izinkan kami, keluarga besar PKS mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari seluruh
masyarakat Indonesia, telah memilih PKS pada Pemilu 2024 yang lalu,” imbuh Irwan.
Ia kemudian memohon doa, nasihat, dan dukungannya, agar para anggota legislatif PKS baik di pusat, provinsi, maupun kota/kabupaten dapat menjalankan mandat
rakyat dengan sebaik-baiknya.
Irwan menambahkan, PKS terbuka dengan berbagai masukan, nasihat, dan aspirasi dari seluruh elemen masyarakat, para tokoh bangsa, tokoh umat, dan tokoh lintas elemen lainnya.
“Semuanya kami maknai sebagai bentuk kepedulian dan cinta kepada PKS, kepada bangsa dan negara. Insya Allah kami terima dengan terbuka, menjadi masukan berharga bagi PKS agar menjadi lebih
baik lagi,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, Irwan juga menyindir masalah kebijakan pelarangan penggunaan jilbab untuk paskibraka muslimah yang berhijab.
Hal ini, menurutnya, merupakan tindakan yang tidak Pancasilais, karena bertentangan dengan UUD 1945 yang memberi jaminan untuk memeluk agama dan beribadat menurut agamanya masing-masing.
“Alhamdulillah, pemerintah telah mengoreksi kebijakan itu,” tandas pria yang akrab disapa Kang Irwan tersebut.
Selain itu, PKS juga menyoroti Peraturan Pemerintah (PP) no. 28 tahun 2024 tentang penyediaan alat kontrasepsi bagi anak sekolah dan usia remaja.
“Pasal ini tidak disertai dengan penjelasan eksplisit tentang siapa anak sekolah dan remaja yang dimaksud, sehingga berpotensi mutitafsir dan ditafsirkan ke arah pelegalan perilaku seks bebas di kalangan pelajar atau remaja,” ujar pria 48 tahun itu.
JOMBANG, TelusuR.id – Maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 pada Pemilihan Bupati (Pilbub) Jombang, Sumrambah mantan wabup jombang melakukan Safari dan silahturahim ke Semua lapisan Masyrakat, baik itu Ormas maupun organisasi kemasyarakatan lainnya. Tak terkecuali perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Jombang.
pada kesempatan kali ini, Kamis (15/8/2024) Mas Ramba panggilan akrab Sumrambah melakukan silahturahim ke padepokan pencak silat lingparga yang berada di dusun Kedung urip desa megaluh kecamatan megaluh.
pada kesempatan itu Mas Rambah menyampaikan makna sillahturahim. “Ajang silaturahim yang memiliki makna mengundang masyarakat untuk berkumpul menjadi satu Untuk menjalin tali silaturahim,Persatuan.dan kesatuan
merupakan salah satu wujud kebersamaan kita untuk dapat selalu menyambung tali silaturahim, serta mempererat hubungan kekeluargaan yang selama ini sudah terjalin dengan baik” terang Mas Rambah.
Lebih jauh Mas Rambah menuturkan ” Selain itu, silahturahim juga menjadikan kesempatan untuk saling bertukar pikiran satu sama lain guna mempererat kerjasama yang terus berkesinambungan” paparnya.
Sementara itu Pegiat demokrasi mifathuddin (kang.pithil),yang turut membersamai silahturahim Mas Rambah tersebut. Dalam penilaian kepemimpinan Hj Mundjidah Wahab dan Mas Rambah telah sukses menjalankan roda pemerintahan sesuai visi misi atau program dengan baik dan juga banyak penghargaan telah diraihnya
“Banyak penghargaan atau apresiasi yang telah diraih oleh Pemerintah Kabupaten Jombang sepanjang perjalanan kepemimpinan beliau. Selain itu, komunikasi dengan legislatif juga baik untuk bersama-sama membangun Jombang tercinta ini,” ujar miftahuddin
Politisi demokrat dan pegiat demokrasi ini meyakini bahwa dukungan kepada beliau akan terus mengalir dalam Pilkada 2024 untuk melanjutkan program pembangunan di Kabupaten Jombang, Karena Bu Nyai Mundjidah dan Mas Rambah sangat akomodatif dalam mengedepankan kepentingan masyarakat.
Ormas
organisasi keagaman.
“Beliau meng akomodir semua kepentingan masyarakat.Dan mengedepankan maslahat, untuk ummah” tuturnya.
Ditengah gencarnya arus dukungan untuk Bu Nyai Mundjidah mas ramba dua periode miftahuddin (kang.pithil) mengaku pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk kembali mengusung Bu Nyai Mundjidah dan masramba sebagai bakal calon Bupati pada Pilkada 2024.
“Kami dan kader Demokrat di pac megaluh trus menjalin komunikasi dengan partai-partai lain untuk mengusung Hj Mundjidah ramba sebagai Calon Bupati Jombang pada Pilkada 2024,” ujarnya.
Sementara itu Kang yanto pembina padepokan lingparga juga berharap doa dan dukungan dari seluruh masyarakat,Megaluh. terutama desa megaluh relawan dan simpatisan Bu Nyai Mundjidah mas.ramba pada Pilkada 2024 agar dimudahkan jalannya untuk terus menjalankan progres pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Jombang.
“Terima kasih kepada semua pihak. Mohon doa dan dukungannnya untuk mendukung Ibu Nyai Mundjidah mas.ramba melanjutkan pemerintahannya membangun Kabupaten Jombang tercinta,” katanya.
JOMBANG, TelusuR.id – Polisi meringkus DP (41), warga Dusun Surak, Desa Pesanggrahan, Gudo, Jombang karena menyewakan kamar kos untuk berbuat mesum. Tarif kamar kos dibandrol Rp 40 ribu untuk satu jam sewa.
Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi melalui Kasi Humas Iptu Kasnasin mengatakan, awalnya pihak kepolisian menerima informasi terkait kamar kos yang disewakan untuk pasangan mesum di Jalan Pattimura, Desa Sengon, Kecamatan Jombang. Polisi pun bergerak melakukan penyelidikan.
Setelah didapatkan informasi yang akurat, polisi mendatangi lokasi pada Kamis (25/07/2024). Benar saja, polisi mendapati satu pasangan bukan suami istri yang sedang berbuat mesum di dalam kamar.
“Dia mengaku membayar sewa kamar kepada DP sebesar Rp 90.000 untuk sewa kamar 3 jam,” terang Iptu Kasnasin.
Dalam penggerebekan itu, polisi juga berhasil menangkan DP yang kebetulan ada di lokasi rumah kos. DP mengaku, kamar kos yang ia sewa itu disewakan lagi ke orang lain dengan harga Rp 40 ribu untuk satu jam. Ia menawarkan kamar kos melalui media sosial.
“Modusnya pelaku menyediakan rumah kontrakan untuk disewakan kamarnya perjam melalui media sosial Facebook dengan tarif Rp 40.000/jam kepada pasangan laki-laki dan perempuan untuk melakukan perbuatan cabul,” ujarnya.
Saat ini, lanjut Iptu Kasnasin, DP telah meringkuk di Rutan Polres Jombang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat dengan Pasal 296 KUHP.
“Tindak pidana barang siapa yang mata pencahariannya atau kebiasaannya yaitu dengan sengaja mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain, dihukum penjara selama-lamanya satu tahun empat bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 15.000,” pungkasnya.
JOMBANG, TelusuR. id – MRM (22), warga Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Gresik membawa kabur gadis berusia 13 tahun. Tidak hanya itu, palaku juga menyetubuhi korban dengan menjanjikannya untuk dinikahi.
Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Bagus Riyadi melalui Kasi Humas Iptu Kasnasin mengatakan, pelaku membawa kabur korban pada Senin (15/07/2024). Hilangnya gadis 13 tahun ini baru disadari orang tunya sekitar pukul 21.30 WIB.
Sadar anak gadisnya hilang, WD (41), warga Kecamatan Diwek, Jombang ini mencoba mencarinya ke rumah teman korban. Dari teman korban ini diketahui bawah putrinya kabur bersama MRM yang tidak lain pacarnya sendiri.
Ibu korban pun meminjam handphone (HP) teman korban untuk memancing anak gadisnya. Beberapa saat kemudian korban memberitahu keberadaannya di rumah kos Dusun Mojosongo, Desa Balongbesuk, Diwek.
“Saat itu juga ibu korban dibantu oleh beberapa temannya bergegas menuju ke kos-kosan tersebut. Namun setelah sampai disana pelapor tidak juga menemukan korban dan pelaku,” terangnya, Kamis (15/08/2024).
Selama dua hari, ibu korban mencoba membujuk putrinya agar pulang ke rumah. Korban akhirnya pulang bersama pelaku pada Rabu (07/07/2024).
Kepada orang tua korban, pelaku mengaku telah berhubungan badan dengan putrinya selama kabur dari rumah. Kesal dengan perbuatan pelaku, ia lantas membawa MRM ke Polres Jombang di hari itu juga untuk melaporkan persetubuhan yang dialami putrinya.
“Pelaku menjalin hubungan berpacaran dengan korban selama 2 minggu. Lalu pelaku berusaha meyakinkan korban akan menjalin hubungan serius dan akan menikahi korban. Sehingga korban mau disetubuhi oleh pelaku. Kemudian pelaku mengajak korban pergi dari rumah selama 2 hari,” beber Iptu Kasnasin.
Saat ini, MRM telah ditetapkan tersangka dan sudah dijebloskan ke penjara. Pelaku dijerat Pasal 81 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 01 tahun 2016 jo pasal 76D UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
“Ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara,” pungkasnya.
JOMBANG, TelusuR.id – Peringatan hari lahir (Harlah) Muslimat NU Ke-78 di Jombang menghadirkan lomba Qasidah Rebana. Ratusan emak-emak antusias mengikuti lomba ini dengan membuat grup Qasidah Rebana.
Lomba Qasidah Rebana digelar Muslimat NU Kabupaten Jombang sejak dua bulan lalu. Acara dimulai dari perlombaan di 21 kecamatan yang diikuti ratusan grup Qasidah Rebana dari 306 ranting Muslimat NU di tingkat Desa.
Dari tingkat kecamatan, masing-masing pemenang akan diperlombakan di tingkat kabupaten untuk memperebutkan trofi juara dari Ketua Muslimat NU Kabupaten Jombang Mundjidah Wahab. Acara puncak lomba Qasidah Rebana ini digelar di aula SMKN 3 Jombang, Kamis (15/08/2024).
Mundjidah mengatakan, lomba Qasidah Rebana ini merupakan rangkaian peringatan Harlah Muslimat NU Ke-78. Finalis lomba Qasidah Rebana ini diikuti 21 grup dari 21 kecamatan yang ada di Jombang. Sedangkan, jurinya didatangkan dari Surabaya.
“Jurinya dari Surabaya semua agar nanti netral dan objektif. Jadi ndak ada juri dari Jombang,” ujarnya kepada wartawan di lokasi.
Diungkapkan Mundjidah, lomba Qasidah Rebana sengaja dipilih untuk memeriahkan Harlah Muslimat NU Ke-78. Sebab menurutnya, kesenian Qasidah Rebana merupakan salah satu bentuk seni yang bernuansa islami, yang bukan hanya sekadar hiburan semata tetapi juga merupakan media dakwah yang santun dan menghibur.
“Melalui alunan musik dan syair yang indah, Qasidah Rebana mampu menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan cara yang menyentuh hati,” ucapnya.
Lomba Qasida Rebana ini mensyaratkan batas usia minimal 45 tahun. Menurut Mundjidah, usia 45 tahun merupakan usia yang mapan dimana pengalaman hidup dan pemahaman keagamaan telah teruji.
Sehingga, akan menambah kekhidmatan dalam setiap alunan Qasidah yang ditampilkan. “Qasidah rebanah ini syair musiknya mengandung dakwa. Jadi harus kita lestarikan terus jangan sampai pudar. Makanya kami mengajak ibu-ibu Muslimat, meski usia sudah lanjut tapi masih semangat,” kata Mundjidah.
Mundjidah menyampaikan ucapan selamat bagi para pemenang lomba. Ia juga memberikan langsung trofi juara bagi para pemenang lomba Qasidah Rebana sore itu.
SURABAYA, TelusuR.id – Ketua Mabida Gerakan Pramuka Jawa Timur periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa menerima penganugerahan tanda penghargaan Lencana Melati dalam upacara Peringatan Hari Pramuka ke-63 tahun 2024 yang digelar di Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta, pada 14 Agustus 2024.
Penghargaan Lencana Melati tersebut diserahkan secara simbolis pada Ketua Kwarda Pramuka Jawa Timur H M Arum Sabil yang hadir secara langsung pada upacara peringatan Hari Pramuka di Cibubur.
Penganugerahan Lencana Melati ini sendiri diberikan Kwarnas Pramuka pada Khofifah sebagai apresiasi atas jasa dan pengabdian yang luar biasa bagi kepentingan Gerakan Pramuka Jawa Timur.
“Terima kasih luar biasa kami sampaikan atas penghargaan Lencana Melati bagi kami. Ini menjadi penyemangat bersama untuk terus menumbuhkan semangat Pramuka yang hebat, penuh asa di Jawa Timur,” kata Khofifah, dalam keterangannya, Kamis (15/8/2024).
Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu menyebut bahwa gerakan kepanduan Pramuka memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda berjiwa Pancasila dan cinta tanah air. Karakter ini penting sebagai salah satu modal kuat dalam menghadapi tantangan global.
Pesan tersebut sejalan dengan tema Hari Pramuka tahun 2024 yakni ‘Pramuka Berjiwa Pancasila Menjaga NKRI’. Hari Pramuka yang diperingati setiap tanggal 14 Agustus ini sekaligus merupakan HUT Pramuka ke-63 Tahun 2024.
“Penanaman nilai-nilai Pancasila ini menjadi salah satu kekuatan dan ciri khas dari kepanduan Pramuka. Tidak hanya menciptakan generasi cinta Pancasila dan NKRI, tapi gerakan pramuka adalah kawah candradimuka yang menempa generasi muda menjadi penerus bangsa yang tangguh, jujur, disiplin, dan amanah,” kata Khofifah.
Khofifah mengatakan, Pramuka berperan dalam menginternalisasi dan menerapkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dalam kehidupan sehari-hari.
“Ini juga menekankan tanggung jawab anggota Pramuka untuk aktif menjaga persatuan dan kesatuan NKRI, serta berkontribusi dalam proses kemajuan bangsa. Sehingga selain mandiri, bertanggungjawab, seorang anggota Pramuka harus berjiwa Pancasila,” tuturnya.
Menurutnya, Pramuka tidak hanya berperan dalam pembangunan karakter anggotanya, tapi juga berperan aktif dalam berbagai program pengabdian masyarakat. Dimana, anggota pramuka selalu terlibat dalam penanganan bencana, bakti sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
“Partisipasi Pramuka dalam kegiatan tersebut tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan anggota Pramuka untuk menjadi lebih peduli dan tanggap terhadap kebutuhan sekitar,” katanya.
“Selamat Hari Pramuka. Semoga semangat dan dedikasi dalam mendarma baktikan diri kepada masyarakat dan bangsa terus menginspirasi dan memberi manfaat. Teruslah menjadi teladan dalam setiap tindakan dan sikap,” pungkasnya.
Hari Pramuka dilakukan untuk menghormati gerakan Pramuka atau Scouts. Perayaan ini bertujuan untuk mengenang dan menghargai kontribusi serta pencapaian gerakan Pramuka dalam pendidikan karakter, kepemimpinan, dan layanan masyarakat. Gerakan Pramuka sendiri memiliki tujuan untuk membentuk karakter dan keterampilan anak muda melalui kegiatan yang bermanfaat dan mendidik.