JOMBANG,TelusuR.ID — Program pemberdayaan pengemudi becak di Kabupaten Jombang memasuki babak baru. Sebanyak 200 unit becak listrik akan disalurkan kepada penerima manfaat melalui bantuan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).
Bantuan tersebut memiliki nilai sekitar Rp4,4 miliar, dengan harga masing-masing becak listrik mencapai sekitar Rp22 juta. Penyaluran dijadwalkan berlangsung pada 24 Agustus 2026 di Pendopo Kabupaten Jombang dan akan diserahkan kepada para penerima manfaat oleh Bupati Jombang, Warsubi.
Program ini mendapat peran penting dari Asosiasi Becak Cas (ABC) Jombang. Organisasi tersebut menjadi salah satu penggerak yang memastikan bantuan becak listrik dapat dimanfaatkan oleh para pengemudi becak yang selama ini menggantungkan penghasilan dari sektor transportasi rakyat.
Ketua ABC Jombang sekaligus Seksi Transportasi Panitia Daerah Muktamar ke-35 NU, Abdul Hamid Hamdah, mengatakan sebanyak 100 unit becak listrik telah tiba dalam tahap awal. Sebanyak 100 unit berikutnya akan menyusul sehingga total bantuan mencapai 200 unit.
“Untuk tahap pertama sebanyak 100 unit. Selanjutnya akan ditambah 100 unit lagi, sehingga totalnya ada 200 unit becak listrik,” ujar Hamid saat pengiriman perdana becak listrik di Lapangan Desa Sambong, Sabtu (22/8/2026).
Bantuan GSN, ABC Siapkan Pengemudi
Hamid menjelaskan, becak listrik tersebut merupakan bantuan dari Yayasan GSN. Sementara ABC berperan dalam mengorganisasi dan mempersiapkan para pengemudi yang akan menerima serta mengoperasikan armada tersebut.
Penerima manfaat diprioritaskan bagi pengemudi becak manual yang telah melalui proses verifikasi di lapangan. Skema tersebut diharapkan memastikan bantuan benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan dan menjadikan becak sebagai sarana untuk meningkatkan produktivitas serta pendapatan keluarga.
Bagi ABC, bantuan tersebut bukan sekadar pergantian kendaraan. Ada upaya untuk membawa transportasi rakyat memasuki era baru tanpa menghilangkan peran para pengemudi becak sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Jombang.
“Ini bukan hanya soal kendaraan. Yang paling penting adalah bagaimana bantuan ini bisa memberikan manfaat nyata bagi para pengemudi dan keluarganya,” kata Hamid.
GSN Dorong Pemberdayaan Masyarakat
Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) dikenal sebagai organisasi nonpolitik dan independen yang diinisiasi dan dideklarasikan sebagai bentuk transformasi dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.
Melalui bantuan becak listrik tersebut, Yayasan GSN turut mengambil bagian dalam program pemberdayaan masyarakat di Jombang. Bantuan senilai miliaran rupiah itu diharapkan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya kelompok pengemudi becak.
Penyerahan secara resmi pada 24 Agustus mendatang akan menjadi momentum bertemunya pemberi bantuan, pemerintah daerah, organisasi pengemudi, dan para penerima manfaat.
Bupati Jombang Warsubi dijadwalkan menyerahkan bantuan tersebut kepada penerima manfaat di Pendopo Kabupaten Jombang.
Becak Listrik Dukung Muktamar NU
Selain memberikan manfaat ekonomi bagi penerima, ratusan becak listrik tersebut juga diproyeksikan memperkuat sistem transportasi selama pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang.
ABC, melalui Hamid yang juga terlibat dalam Seksi Transportasi Panitia Daerah Muktamar NU, memastikan armada tersebut disiapkan untuk mendukung mobilitas para tamu dan peserta muktamar.
Becak listrik akan disiagakan untuk membantu mengantar para kiai, masyayikh dan muktamirin dari titik registrasi menuju tower penginapan hingga ke arena persidangan.
Kehadiran becak listrik juga membawa wajah baru bagi transportasi rakyat Jombang. Para pengemudi yang sebelumnya mengandalkan tenaga untuk mengayuh becak kini mendapat kesempatan menggunakan kendaraan yang lebih ringan dan efisien.
Di tengah kesibukan Jombang menyambut ribuan peserta Muktamar NU, para tukang becak tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari. Mereka juga dilibatkan dalam memberikan pelayanan transportasi kepada para tamu yang datang dari berbagai daerah.
Bagi ABC, inilah yang membuat program tersebut memiliki makna lebih luas: bantuan dari GSN menjadi kendaraan pemberdayaan, sementara para pengemudi becak menjadi bagian penting dari wajah pelayanan Jombang.